WorksheetsPengertian dan Konfigurasi Dasar WAN
Total questions: 18
Worksheet time: 9mins
Apa yang dimaksud dengan Wide Area Network (WAN) dalam konteks jaringan komputer?
Jaringan yang menghubungkan perangkat dalam satu ruangan kecil tanpa router
Jaringan komputer yang mencakup area luas antar wilayah/kota/negara dan membutuhkan router serta saluran komunikasi publik
Jaringan pribadi yang hanya menghubungkan dua komputer dengan kabel crossover
Jaringan yang hanya menggunakan media nirkabel di dalam gedung
Tujuan pembelajaran bagian ini adalah...
Memahami dan mengonfigurasi topologi WAN
Menginstal sistem operasi server Linux
Menganalisis performa serat optik metro ethernet
Membangun pusat data berbasis cloud
Menurut latar belakang materi, fungsi utama WAN adalah...
Menggantikan LAN agar semua perangkat berada pada satu subnet kecil
Menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal lain agar pengguna di lokasi berbeda dapat berkomunikasi
Menyediakan layanan streaming video internal tanpa internet
Mengamankan data dengan enkripsi end-to-end di dalam satu gedung
Alat dan bahan yang diperlukan untuk praktik ini adalah...
Komputer/Laptop dan aplikasi Cisco Packet Tracer
Router fisik dan modem DSL saja
Switch Layer 3 dan kabel fiber multimode saja
Server web dan firewall next-gen
Berdasarkan langkah awal, berapa perangkat yang disiapkan di Cisco Packet Tracer sebelum pengkabelan?
3 pc, 1 switch, 1 router, 1 server
6 pc, 2 switch, 1 router, 2 server
4 pc, 2 switch, 2 router, 1 server
8 pc, 1 switch, 1 router, 2 server
Jenis kabel apa yang digunakan untuk menghubungkan perangkat 1/1 pada tahap awal perakitan topologi?
Fiber Single-Mode
Serial DCE/DTE
Copper Straight-Through
Crossover FastEthernet
Langkah untuk memberikan alamat IP pada Server0 di Packet Tracer adalah...
Klik Server0 > Config > Routing > OSPF
Klik Server0 > Desktop > IP Configuration lalu isi IP dan netmask
Klik Server0 > Services > HTTP lalu aktifkan
Klik Server0 > Physical > Tambah NIC baru
Perintah CLI yang benar untuk mengonfigurasi IP 192.168.0.100/24 pada antarmuka FastEthernet0/0 router adalah...
enable > config t > interface fa0/0 > ip address 192.168.0.100 255.255.255.0 > no shut > exit
enable > config t > interface fa0/0 > ip address 192.168.0.100 255.255.0.0 > shutdown > exit
enable > interface fa0/0 > ip address 192.168.0.100 255.255.255.0 > no shut > write erase
enable > config t > interface fa0/1 > ip address 192.168.0.100 255.255.255.0 > no shut > exit
Untuk sisi jaringan kedua, perintah yang digunakan agar antarmuka FastEthernet1/0 memiliki IP 192.168.10.201/24 adalah...
conf t > int fa1/0 > ip address 192.168.10.201 255.255.255.0 > no shut > exit
conf t > int fa1/0 > ip address 192.168.10.201 255.255.0.0 > shutdown > exit
conf t > int fa0/1 > ip address 192.168.10.201 255.255.255.0 > no shut > exit
conf t > int fa1/1 > ip address 192.168.10.201 255.255.255.0 > no shut > exit
Jika memilih layanan DHCP pada Server0, langkah pengaktifan yang tepat adalah...
Klik Server0 > Services > DHCP > pastikan Service ON lalu atur Start IP Address, misalnya 192.168.0.2, kemudian simpan
Klik Server0 > Desktop > DHCP > pilih Auto lalu Restart
Klik Server0 > Config > Interfaces > DHCP > aktifkan DHCP Client
Klik Server0 > Services > DNS > tambahkan A record untuk gateway
Konsep: Mengapa router diperlukan pada jaringan WAN menurut materi ini?
Karena WAN menggunakan saluran komunikasi publik dan membutuhkan perute untuk menghubungkan jaringan yang berbeda
Karena router menggantikan fungsi DHCP pada server
Karena router hanya digunakan untuk menghubungkan dua PC dalam satu switch
Karena router berfungsi sebagai penyimpan data file di jaringan
Strategi konfigurasi: Setelah memberi IP pada kedua antarmuka router dan mengaktifkan DHCP di Server0, tindakan apa yang paling tepat untuk memastikan host di jaringan 192.168.0.0/24 mendapatkan alamat secara otomatis?
Menyalakan DHCP pada Server0 dengan Start IP 192.168.0.2 dan menghubungkan PC ke switch pada segmen tersebut
Mengganti subnet mask router menjadi /16 agar DHCP berfungsi
Mengaktifkan DHCP pada Router dengan perintah service dhcp
Memberi IP statis 192.168.0.2 ke setiap PC agar tidak bentrok dengan DHCP
Dalam contoh konfigurasi, Start IP Address pada pool DHCP diset mulai dari 192.168.10.3. Tujuan pengaturan ini adalah:
Menghindari konflik dengan alamat gateway dan server yang biasanya menggunakan IP awal jaringan
Meningkatkan kecepatan broadcast DHCP karena IP kecil lebih cepat diproses
Memastikan semua PC mendapat subnet mask /16
Membatasi klien agar tidak dapat mengakses internet
Pada jendela Services > DHCP (diagram), selain Start IP Address terdapat kolom Subnet Mask dan Maximum number of users. Apa konsekuensi jika Maximum number of users diset 254 pada jaringan 192.168.10.0/24?
Server dapat membagikan hingga 254 alamat kepada klien dalam satu pool
Server hanya membagikan alamat untuk 24 klien saja
Semua klien akan selalu mendapat IP statis
Server tidak akan memberikan default gateway kepada klien
Ketika mengatur IP pada PC0–PC7, terdapat dua pilihan: DHCP atau Static (diagram). Kapan sebaiknya memilih DHCP pada klien?
Saat ingin alamat IP diperoleh otomatis dari server agar mudah dikelola
Saat ingin menetapkan alamat IP yang tidak berubah untuk tiap perangkat penting
Saat jaringan tidak memiliki server DHCP sama sekali
Saat ingin mematikan koneksi jaringan untuk sementara
Seorang siswa mengonfigurasi PC1 dan memilih Static lalu mengisi IP 192.168.10.20 tetapi membiarkan Default Gateway kosong (diagram). Dampak yang paling mungkin terjadi adalah:
PC dapat berkomunikasi di jaringan lokal namun gagal mengakses jaringan luar subnet
PC tidak akan mendapatkan alamat IP sama sekali
PC akan otomatis menerima gateway dari server DHCP
PC akan menonaktifkan interface jaringan
Untuk memverifikasi konektivitas jaringan pada Packet Tracer, salah satu cara yang disebutkan adalah mengirimkan simple PDU. Apa fungsi utama pengujian simple PDU?
Menguji jalur koneksi end-to-end dengan paket uji tanpa membuka terminal
Mengubah konfigurasi DHCP secara otomatis jika terjadi kegagalan
Menghasilkan laporan keamanan firewall terperinci
Mengalokasikan ulang alamat IP pada semua klien secara dinamis
Anda bertugas merencanakan distribusi alamat dari server DHCP seperti pada contoh: jaringan 192.168.10.0/24, Start IP Address 192.168.10.3, dan Maximum number of users 75. Manakah rentang IP yang akan diberikan kepada klien?
192.168.10.3 sampai 192.168.10.77
192.168.10.3 sampai 192.168.10.78
192.168.10.1 sampai 192.168.10.75
192.168.10.10 sampai 192.168.10.85
