Font size
WorksheetsUKMPPD - TO 3
Total questions: 150
Worksheet time: 1hrs 15mins
Seorang pria berusia 58 tahun dibawa keluarganya ke IGD karena merintih kesakitan dan memegangi perut bagian bawahnya. Pasien mengaku tidak bisa BAK sejak 2 hari yang lalu dan mengalami nyeri pada area perut bawah. Dari anamnesis, setiap pasien buang air kecil harus mengejan dan alirannya dikatakan terputus-putus. Pemeriksaan tanda vital BP 130/90, HR 80, RR 18, suhu afebris. Dilakukan pemeriksaan colok dubur didapatkan pool atas membesar, konsistensi kenyal, simetris, nyeri tekan (-). Dokter akan melakukan pemeriksaan BNO-IVP. Apakah gambaran yang dapat ditemukan pada pemeriksaan tersebut?
Apple core appearance
Pine tree appearance
Indentasi kranial
Bent inner tube sign
Filling defect
Seorang pria berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri saat berkemih sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan nyeri juga dirasakan saat ejakulasi. Dari anamnesis diketahui pasien jarang buang air kecil akibat pekerjaan yang sangat padat. Dari pemeriksaan tanda vital BP 120/85, HR 80, RR 22, suhu 38,9, nyeri tekan suprapubik (-). Pemeriksaan colok dubur, teraba prostat (+) membesar, kenyal, simetris, tidak berdukungkul, nyeri saat perabaan prostat (+), teraba hangat. Apakah kemungkinan diagnosis kasus tersebut ?
Striktur uretra
Proktatitis akut
Vesikolitiasis
Prostatitis akut
Karsinoma prostat
Seorang pria berusia 32 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada kemaluan yang memberat sejak 2 minggu lalu. Keluhan nyeri dialami saat ereksi disertai penis membengkok ke arah atas. Pasien memiliki riwayat trauma pada sekitar penis 2 tahun lalu namun tidak berobat karena dirasakan sudah membaik. Pada pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan status lokalis tampak kemaluan tidak ereksi dalam keadaan normal. Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien ini?
Hipospadia
Priapismus iskemik
Priapismus non-iskemik
Parafimosis
Penyakit peyronie
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dibawa ke IGD oleh orang tuanya dengan keluhan nyeri hebat pada buah zakar setelah tidak sengaja tertendang oleh temannya. Keluhan ini dialami sejak 2 jam yang lalu. Keluhan disertai dengan mual tetapi tidak muntah. Pada pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan status lokalis posisi testis kanan lebih tinggi daripada testis kiri dan phren sign (-). Apakah sistem skoring yang dapat digunakan sesuai kondisi pasien di atas?
Quebeck score
PUOC score
Twist score
Wayne score
Burch-Wartofsky score
Seorang anak laki-laki berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik oleh ibunya dengan keluhan pada kantung skrotum anaknya hanya terdapat satu buah pelir. Keluhan ini dialami sejak lahir tetapi ibu pasien menganggapnya beberapa minggu kemudian akan menjadi normal. Saat ini ibu pasien menjadi panik dan takut terjadi apa-apa pada anaknya. Pada pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik didapatkan 1 buah testis pada skrotum sebelah kanan dan teraba kosong pada sebelahnya.
Apakah edukasi yang tepat yang disampaikan kepada ibu pasien?
A. Observasi hingga usia 6 bulan
B. Tindakan operasi pada usia 10 minggu
C. Tindakan operasi dilakukan secepat mungkin
D. Tindakan operasi pada usia 18 bulan
E. Tidak perlu dilakukan tindakan operasi
Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dibawa orang tua ke poliklinik karena disadari saat anaknya kencing tidak keluar dari ujung penisinya melainkan dari sisi bawah penis. Orang tuanya tidak tahu sejak kapan keluhan ini terjadi karena baru disadari sejak 1 tahun terakhir. Riwayat trauma disangkal. Pada pemeriksaan didapatkan lubang uretra berada di sisi ventral di dekat corona glandis.
Glanular hipospadia
Subcoronal hipospadia
Midshaft hipospadia
Penoscrotal hipospadia
Perineal hipospadia
Seorang pria berusia 40 tahun, datang dibawa ke IGD karena nyeri pada daerah kemaluan 1 jam yang lalu. Dari anamnesis diketahui pasien
saat bermain bola tanpa sengaja lawannya menendang dengan keras ke arah kemaluan pasien. Keluhan disertai dengan sulit kencing. Pemeriksaan fisik didapatkan adanya darah menetes pada orifisium uretra eksternum dan penis tampak eggplant deformity seperti gambar dibawah ini : Apakah kemungkinan diagnosa yang terjadi pada pasien ini?
Parafimosis
Striktur uretra
Peyronie disease
Ruptur uretra anterior
Ruptur uretra posterior
Seorang pria berusia 56 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dan bengkak pada daerah dubur sejak 2 minggu yg lalu. Pasien mengaku awalnya diawali luka pada daerah dubur karena BAB keras, namun luka tidak menyembuh dan semakin nyeri ketika buang air. Keluhan ini dirasakan pertama kali. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan suhu 38°C, pada pemeriksaan fisik ditemukan massa lunak dengan diameter 1 cm, fluktuatif, kemerahan, dan nyeri pada lubang anus.
Prolaps rekti
Fistula rekti
Hemoroid interna
Hemoroid eksterna
Abses perianal
Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke IGD karena keluhan nyeri perut kanan bawah sejak 2 jam yang lalu. Keluhan disertai dengan demam sejak 1 hari yang lalu, namun tidak disertai dengan mual dan muntah. Pasien mengatakan saat ini tidak nafsu makan dan 1 hari yang lalu nyerinya berada di ulu hati sebelum pindah ke sisi kanan bawah. Pemeriksaan tanda vital BP 110/70, HR 98, RR 23, suhu 38. Dari pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan dan nyeri lepas Right Lower Quadrant. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan leukosit 8.000 sel/mm³, pada hitung jenis leukosit dalam batas normal.
A. 5, not likely appendicitis
B. 5, equivocal
C. 6, equivocal
D. 6, not likely appendicitis
E. 7, probably appendicitis
Seorang anak perempuan berusia 1 tahun dibawa ibunya ke IGD dengan keluhan sesak nafas yang dirasakan hilang timbul sejak 7 bulan yang lalu. Keluhan sesak terutama dirasakan saat menangis dan bermain. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bising usus di dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan babygram didapatkan gambaran loop usus pada hemithoraks sinistra. Apakah diagnosis yang tepat untuk kondisi pasien ini?
Hernia diafragmatika akuisita
Hernia diafragmatika kongenital
Hernia diafragmatika traumatik
Hernia spiegel
Hernia umbilikalis
Seorang laki-laki 30 tahun dibawa ke IGD oleh warga setelah mengalami kecelakaan motor sekitar 1 jam yang lalu. Pasien mengeluhkan nyeri hebat pada perut bawah. Keluhan disertai sulit BAK. Pemeriksaan fisik menunjukkan jejas berbentuk stang motor diperut bawah pasien (+), meatal bleeding (-). Pemeriksaan sistografi menunjukkan cairan kontras diperitoneum. Tatalaksana yang tepat adalah?
Kateter
Laparotomi dan repair VU
Pungsi suprapubic
Sistostomi
Observasi
Seorang pria 45 tahun dibawa kerumah Seorang pria usia 67 tahun mengeluhkan sulit buang air kecil. Pasien juga mengeluhkan sering terbangun malam hari untuk kencing tetapi sedikit dan rasa tidak lampias keluhan disertai dengan penurunan berat badan. Tanda vital TD 130/80, RR 20, HR 90, suhu afebris. Pemeriksaan colok dubur didapatkan konsistensi prostat keras (+), permukaan berbenjol-benjol, asimetris, nyeri (-). Dimanakah letak anatomis tersering kasus diatas?
Central zone
Fibromuscular zone
Transitional zone
Peripheral zone
Periuretral gland region
Bayi perempuan berusia 4 hari dibawa orang tuanya ke poliklinik karena muntah tiap kali minum susu. Muntah tidak hijau. Ibu pasien juga mengatakan air liur bayi selalu menetes dan anak tampak rewel. Riwayat kehamilan ibu dengan air ketuban berlebih. Pemeriksaan TTV dalam batas normal. Dilakukan pemasangan NGT dan didapatkan NGT tergulung
Berdasarkan klasifikasi GROSS, tipe tersering pada kasus diatas adalah?
Atresia esofagus tipe A
Atresia esofagus tipe B
Atresia esofagus tipe C
Atresia esofagus tipe D
Atresia esofagus tipe E
Seorang pria 25 tahun dibawa ke UGD puskesmas oleh keluarganya karena mengeluhkan nyeri perut hebat 1 hari yang lalu. Pasien merasa tidak bisa kentut. Sebelumnya pasien mengeluhkan demam naik turun selama 10 hari, naik turun, meningkat terutama saat malam dan disertai mual muntah. Pemeriksaan tanda vital TD 120/80, HR 112, RR 22, T 39,1 C. Pemeriksaan abdomen bising usus (-), nyeri tekan seluruh lapang abdomen (+). Apakah gambaran yang mungkin ditemukan?
Cupulo sign
Dilated bowel
String of beads sign
Gasless abdomen
Coffee bean
Seorang bayi laki-laki berusia 1 hari dirujuk dari puskesmas dengan keluhan saluran cerna berada di luar perut. Ibu baru saja melahirkan anak pertamanya kemarin di rumah dan ditolong oleh bidan.. Bayi tampak rewel, tidak ada demam maupun muntah. Pemeriksaan fisik tampak seperti isi usus keluar dari umbilicus yang dilapisi selaput. Apakah diagnosis pada pasien ini?
Omphalitis
Exomphalos
Gastroskisis
Patent ductus uracus
Bayi laki-laki usia 4 minggu dibawa ke IGD RS karena muntah setiap habis menetek sejak 7 hari ini. Muntah menyemprot, tidak kehijauan. Pemeriksaan TTV dalam batas normal. anak tampak rewel. Pemeriksaan fisik didapatkan massa di RUQ. Gambaran FPA yang mungkin ditemukan adalah?
Caterpillar sign
Gasless abdomen
Double bubble
Triple bubble
Coffee bean
Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri pada kaki kiri sejak 3 bulan yang lalu. Keluhan membaik dengan pemberian obat anti nyeri, namun sering kambuh kembali. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 89, RR 18, suhu 38.3. Pada inspeksi didapatkan edema, hangat, eritema dan nyeri tekan pada femur distal sinistra. Pemeriksaan xray didapatkan gambaran lesi destruktif dikelilingi reaksi periosteal. Apakah kemungkinan diagnosis dari kasus diatas?
A. Osteosarcoma
B. Ewing sarcoma
C. Osteochondroma
D. Osteoclastoma
E. Chondrosarcoma
Seorang pria 49 tahun datang dengan keluhan penis tegang selama 5 jam. Ereksi tanpa ada rangsangan seksual. Keluhan disertai nyeri. Diketahui pasien memiliki riwayat sickle cell anemia.
Apakah talaksana awal pada kasus diatas?
A. Aspirasi dengan atau tanpa irigasi
B. Observasi
C. Fenilefrin
D. Distal shunting
E. Proximal shunting
Seorang pasien laki-laki berusia 47 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering merasa haus sejak 1 bulan terakhir. Pasien juga sering buang air kecil saat malam hari. Dokter puskesmas kemudian memutuskan dilakukan pemeriksaan gula darah puasa dengan hasil 110. Kemudian dilakukan pemeriksaan ulang pada hari berikutnya dan didapatkan hasil yg sama. Pemeriksaan dilanjutkan dengan pemeriksaan TTGO dan didapatkan hasil 205. Apa hasil interpretasi pemeriksaan penunjang pasien tersebut?
Prediabetes
TGT
GDPT
Diabetes tipe 2
Hiperglikemia
Seorang Perempuan berusia 62 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan lemas sejak tadi pagi. Pasien juga mengeluhkan keringat dingin dan mual. Pasien memiliki riwayat penyakit gula. Pasien sebelumnya rutin mengonsumsi glibenclamid pada pagi hari, namun kemarin mengonsumsinya saat malam hari sebelum tidur karena lupa. Pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal. Hasil pemeriksaan GDS 65. Apakah klasifikasi pasien yang paling tepat berdasarkan ADA 2020?
Hipoglikemia level 1
Hipoglikemia level 2
Hipoglikemia level 3
Hipoglikemia derajat A
Hipoglikemia derajat B
Seorang perempuan berusia 19 tahun dibawa ke IGD RS oleh orang tuanya dengan keluhan tidak sadarkan diri dirumah sejak 1 jam yang lalu. Pasien memiliki riwayat pengobatan dengan insulin karena penyakitnya. 1 minggu terakhir pasien mengalami demam. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 90/60, HR 111, RR 30 cepat dan dalam, T 38,1. Nafas bau aseton (+). Pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 511, osmolaritas plasma 220, pH 6,9, HCO3 10, PCO2 25, Kalium 4. Apa tatalaksana pasien yang paling tepat pada pasien?
Rehidrasi kristaloid 1,5 L/jam dalam 2 jam pertama + insulin rapid acting 0.1 iu IV bolus
Rehidrasi kristaloid 1,5 L/jam dalam 2 jam pertama + insulin long acting 0.1 iu IV bolus
Rehidrasi kristaloid 1,5 L/jam dalam 2 jam pertama + insulin rapid acting 0.1 iu IV bolus +KCl
Rehidrasi kristaloid 1,5 L/jam dalam 2 jam pertama + insulin rapid acting 0.1 iu IV bolus + KCl + Natrium bicarbonat
Rehidrasi kristaloid 1,5 L/jam dalam 2 jam pertama + insulin rapid acting 0.1 iu IV bolus + Natrium bicarbonate
Seorang perempuan 28 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan berdebar-debar sejak 1 bulan terakhir. Pasien juga mengeluhkan sering berkeringat dan tidak tahan terhadap panas. Berat badan pasien juga menurun walau nafsu makan pasien meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/80, HR 113, RR 23, T 37,1. Didapatkan exofthalmus (+), dan terdapat pembesaran difus pada kelenjar tiroid tanpa nyeri. Pemeriksaan laboratorium didapatkan TSH menurun dan FT4 meningkat.
Apakah pemeriksaan Goldstandard yang dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis pasien?
Anti-TPO
FNAB
Skintigrafi
TR-Ab
USG Thyroid
Seorang perempuan berusia 42 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan nyeri perut sejak 1 hari yang lalu. Nyeri perut menjalar ke bagian umbilikus dan disertai mual dan muntah. Pasien sejak beberapa bulan terakhir sering mengalami berdebar dan nyeri tulang. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90, HR 90, RR 19, T 36,8. Spasme carpopedal (+), CVA (+/+). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan peningkatan kadar kalsium dan penurunan kadar pospat. Apakah kondisi dan diagnosis pasien yang paling tepat?
Hiperparatiroid e.c adenoma paratiroid
Hipoparatiroid e.c CKD
Hipotiroid e.c Tiroiditis dequervain
Hipoparatiroid e.c iatrogenic
Hiperparatiroid e.c Hiperplasia paratiroid
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan lemas sejak 2 bulan terakhir. Pasien juga mengeluhkan penurunan BB dan kulitnya yang tampak menghitam. Pasien baru pertama kali mengalami keluhan seperti ini, mengaku tidak pernah ada riwayat penyakit serupa sebelumnya, namun saat ini pasien sedang mengalami stress berat karena di PHK. Riwayat konsumsi steroid disangkal. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 100/70, HR 63, RR 16, T 36,6. Pemeriksaan Cosyntropin test didapatkan tidak adanya peningkatan kortisol. Apa diagnosis yang paling tepat pada pasien?
Krisis adrenal
Cushing disease
Addison disease
Cushing syndrome
Hiperkortisolism
Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik RS untuk kontrol penyakitnya. Pasien adalah penderita CKD dan rutin melakukan hemodialisa sejak 2 tahun yang lalu. Pasien Sebelumnya pasien mengaku sempat merokok sewaktu remaja. Ayah pasien meninggal saat berusia 40 tahun karena serangan jantung. Dokter melanjutkan pemeriksaan dengan kimia darah dan didapatkan kolesterol total 270, HDL 30, LDL 250, TG 210. Berapakah target kontrol dislipidemia pada pasien ini?
Kolesterol dan TG < 200
LDL < 55
HDL > 50
LDL < 70
LDL < 100
Seorang anak perempuan berusia 4 tahun datang dibawa orangtuanya dengan keluhan kaki pasien sering teraba dingin dan terlihat pucat. Pada pemeriksaan didapatkan TD ekstremitas atas 110/70 dan ekstremitas bawah 70/50. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pulsasi arteri dorsalis pedis dan arteri tibialis posterior teraba lemah. Pada pemeriksaan penunjang ditemukan gambaran seperti berikut. Apakah diagnosis dari pasien?
Tetralogy of fallot
VSD
Subclavian steal syndrome
Koarktasi aorta
PDA
Seorang pasien wanita, 30 tahun, datang dengan keluhan berdebar. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD 120/80, HR 140, RR 23, T 36,5. Pasien memiliki riwayat stroke dua bulan yang lalu dan sempat dirawat. Pemeriksaan EKG ditemukan hasil sebagai berikut. Apa tatalaksana yang tepat?
Carotid massage
Adenosine 6 mg
Adenosine 12 mg
Amiodarone 150 mg
Seorang wanita berusia 85 tahun dengan riwayat diabetes mellitus dan hipertensi datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada sejak 4 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien mengalami mual dengan riwayat emesis sebanyak dua kali. Saat ini pasien tidak lagi merasakan nyeri dada. Pemeriksaan fisik tekanan darah 130/70 mmHg, frekuensi nadi 50x/menit, pernapasan 20x/menit, dan saturasi oksigen 95% room air. Pemeriksaan fisik menunjukkan bunyi napas normal dan bunyi jantung S4 tanpa murmur. EKG pasien menunjukkan hasil sebagai berikut.
Omeprazole dan ondansetron
Nitroglycerin sublingual
Beta blocker intravena
Kateterisasi jantung segera
Inhibitor glycoprotein IIb/IIIa
Seorang laki-laki 55 tahun, datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas yang semakin memberat dalam 3 hari terakhir. Sebelumnya pasien sering mengeluhkan sesak nafas terutama ketika beraktifitas. Disertai batuk berdahak. Pasien juga mengeluhkan sering terbangun ketika tertidur, bahkan harus tidur dengan menggunakan minimal 3 bantal. Pada pemeriksaan Fisik TD 160/100, HR 98, RR 26, dan T 37,0, akral hangat. Pada X-ray ditemukan gambaran sebagai berikut. Apa temuan yang didapatkan dari pemeriksaan x-ray thoraks?
Batwing appearance
Waterbottle appearance
Boot-shaped heart
Figure of 3
Aortic knob menonjol
Seorang pasien laki-laki usia 65 tahun datang ke IGD atas keluhan sesak dan bengkak di kaki. Sesak memberat satu minggu belakangan. Pasien memiliki riwayat merokok selama 50 tahun. Hasil pemeriksaan tanda vital TD 150/90, HR 100, RR 28, T 36,5. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan peningkatan JVP, wheezing pada kedua lapang paru, dan edema pitting pada tungkai. Apakah gambaran EKG yang mungkin dalam keadaan pasien?
Gelombang P > 2,5 mm
Gambaran ST elevasi pada II, III, avF
Gambaran ST elevasi pada seluruh lead
Gelombang S di V1/V2 + R di V5/V6 > 35 mm
Gambaran Q patologis pada V1-V6
Seorang wanita 55 tahun datang dengan penurunan kesadaran. Sebelumnya pasien mengeluh sering lemas terutama ketika aktivitas disertai mata berkunang dan mudah lelah. Pemeriksaan fisik TTV TD 60/40, HR 20, RR 16, T 36,5. Pada monitor EKG tampak gambaran sebagai berikut. Apakah pilihan tatalaksana yang tepat untuk pasien?
Sulfas atropine
Pacu jantung transkutan
Dobutamin
Digoxin
Amiodaron
Seorang dokter ingin melakukan penelitian di sebuah sekolah. Populasi penelitian adalah semua siswa di sekolah tersebut. Setelah seluruh daftar nama siswa didapat, peneliti akan hanya mengambil sampel dengan nomor urut ganjil. Apakah metode pengambilan sampel yang digunakan?
Cluster sampling
Snowball sampling
Systematic random sampling
Stratified random sampling
Simple random sampling
Seorang peneliti ingin melihat pengaruh olahraga aerobic terhadap kadar gula nadi masyarakat. Peneliti akan membandingkan kadar gula sebelum dan setelah dilakukannya olahraga aerobic rutin selama 2 minggu. Nilai uji Kolmogorov-smirnov ditemukan p=0,21. Apakah uji hipotesis yang tepat dilakukan?
Wilcoxon
Paired T-test
Mann-Whitney U test
Independent T test
Seorang dokter ingin membuat penelitian terkait hubungan antara riwayat konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia. Kedua variabel dikategorikan menjadi Ya dan Tidak. Jumlah respon diketahui sebanyak 100 orang. Apakah uji statistik yang tepat digunakan?
Wilcoxon
Chi-square
Fischer exact
One Way anova
Mann-whitney U-test
Seorang dokter akan melakukan studi terkait hubungan insiden karsinoma dengan penggunaan tabir surya. Dokter mengumpulkan 40 orang yang terdiagnosis karsinoma kemudian diwawancara terkait penggunaan tabir surya dalam 15 tahun terakhir. Apakah desain penelitian yang tepat digunakan untuk kasus di atas?
Eksperimental
Kohort retrospektif
Kohort prospektif
Potong lintang
Kasus-kontrol
Pemerintah saat ini menggalakan program vaksinasi COVID-19 sebagai upaya untuk mencegah penularan dan penyebaran virus COVID-19. Termasuk apakah upaya yang dilakukan pemerintah tersebut?
Upaya Pelayanan Kesehatan Perseorangan Primer
Upaya Pelayanan Kesehatan Perseorangan Sekunder
Upaya Pelayanan Kesehatan Masyarakat Primer
Upaya Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sekunder
Upaya Pelayanan Kesehatan Masyarakat Tersier
Pasien perempuan 54 tahun mengalami sesak napas yang memberat sejak pagi tadi. Pasien kemudian dibawa ke RS swasta dan terdiagnosis asma yang mengancam jiwa dan memerlukan penanganan segera. RS swasta tersebut merupakan RS yang tidak bekerja sama dengan BPJS dan pasien merupakan peserta BPJS PBI. Apakah tindakan yang harus dilakukan RS tersebut?
Menolak pasien dan meminta pasien untuk mencari rumah sakit lain
Merawat terlebih dahulu kemudian merujuk dan meminta pasien untuk membayar setelah dirujuk
Merawat terlebih dahulu kemudian dilakukan penagihan ke pasien
Memberi informasi kepada keluarga bawah pasien tidak bisa dirawat di sini
Melakukan penanganan kegawatan dan setelah teratasi dirujuk ke RS yang bekerja sama dengan BPJS serta tidak menarik biaya apapun pada pasien
Seorang dokter yang sekaligus menjadi kepala puskesmas di desa X. Hari ini dokter tersebut mendapat laporan dari petugas puskesmas bahwa telah KLB difteri yang mengenai desa tersebut. Dokter tersebut kemudian segera melakukan pencatatan dan segera melaporkan hal tersebut kepada pihak terkait. Dimanakah dokter mencatat laporan tersebut?
Lembar W1
Lembar W2
Lembar LB1
Lembar LB2
Lembar LB3
Puluhan warga datang ke IGD RS terdekat dengan keluhan diare dan nyeri perut. Setelah ditelusuri puluhan warga tersebut merupakan tamu undangan hajatan di suatu desa dan mengonsumsi sop buah. Apakah tipe epidemic yang menggambarkan kasus tersebut?
A. Point source epidemic
B. Continous source epidemic
C. Propagated source epidemic
D. Intermittent source epidemic
E. Fluctuative source epidemic
Suatu puskesmas melaporkan adanya kejadian polio. Hal tersebut disebabkan capaian imunisasi pada balita yang menurun akibat kurangnya sarana prasarana pendukung. Puskesmas kemudian melakukan program imunisasi terutama pada bayi usia dibawah 1 tahun. Apakah upaya lanjutan yang dilakukan puskesmas tersebut?
Crash Program
Sub - PIN
Backlog fighting
Pekan Imunisasi Nasional
Catch up Campaign Campak
Seorang dokter umum yang menjadi kepala puskesmas merencanakan program berantas jentik nyamuk karena selama 3 bulan terakhir, terdapat peningkatan angka insidensi demam berdarah dengue. Dokter tersebut kemudian membagi pegawai puskesmas ke dalam tim yang disebar di dusun-dusun. Apakah manajemen kesehatan yang dilakukan oleh kepala puskesmas?
Planning
Organizing
Actuating
Evaluating
Controlling
Seorang bayi laki-laki berusia 3 minggu dibawa oleh orang tuanya ke poliklinik anak karena anak tampak kuning dan perut semakin membesar. Pasien kuning sejak awal kelahiran tetapi semakin lama semakin kuning. Kuning terlihat sampai ke talapak tangan dan kaki sebelah kanan dan kiri. BAB anak selama ini tampak pucat, serta BAK seperti teh. Riwayat anak lahir di bidan dengan BBL 3100 gram, menangis spontan. Pemeriksaan tanda vital TD 90/60, HR 120, RR 36, T 36,4. Dokter hendak melakukan pemeriksaan USG. Hasil pemeriksaan penunjang pasien adalah?
Apple core sign
Bird beak sign
Bull’s eye sign
Target sign
Triangular cord sign
Seorang anak laki-laki berusia 12 bulan datang diantar kedua orang tuanya ke puskesmas untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan anak. Keluhan pada anak disangkal. Pemeriksaan tanda vital TD 90/60, HR 120, RR 40, T 36,4. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pada pemeriksaan antropometri didapatkan hasil sesuai dengan usia dan berada di garis hijau. Pada saat pemeriksaan KPSP didapatkan total skor 9. Interpretasi dan tatalaksana lanjutan untuk pasien tersebut adalah?
Terdapat penyimpangan dan perlu rujuk ke Sp.A
Meragukan, sehingga beri nasihat ibu untuk stimulasi dan cek ulang 2 minggu lagi
Sesuai usia dan perlu rujuk ke Sp.A
Meragukan, namun dianggap tidak ada gangguan
Sesuai usia dan periksa ulang pada usia selanjutnya
Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun dengan keluhan pertumbuhan yang tidak normal jika dibandingkan teman seusianya. Perawakan anak sangat tinggi, pertambahan tingginya >4 cm/tahun. Pasien juga dikeluhkan perkembangan alat kelaminnya terhambat. Pemeriksaan tanda vital TD 120/80, HR 80, RR 18, T 36, serta pemeriksaan fisik didapatkan pembesaran payudara dan atrofi testis. Pada pemeriksaan laboratorium mengalami peningkatan FSH dan LH.
Sindrom turner
Sindrom prader willi
Sindrom klineferter
Sindrom marfan
Sindrom jones
Seorang anak perempuan berusia 18 bulan dibawa ke IGD oleh orang tuanya dengan keluhan BAB cair sejak kemarin. BAB sebanyak kurang lebih 7-8 kali dalam sehari. Lendir dan darah disangkal. Sebelum keluhan muncul, pasien sempat meminum susu dari saudaranya yang tidak diketahui kandungan di dalamnya. Pemeriksaan tanda vital TD 90/60, HR 120, RR 24, suhu 36,3, serta pemeriksaan fisik didapatkan distensi abdomen (+), perianal hiperemis dan feses berbau asam. Pernyataan yang tepat pada kasus tersebut adalah?
A. Etiologi berupa hipersensitivitas terhadap susu sapi
B. Kelainan pasien merupakan reaksi imunologis
C. Diagnosis pasien adalah alergi laktosa
D. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah hydrogen breath test
E. Tatalaksana yang diberikan berupa susu terhidrolisis sempurna
Seorang anak perempuan berusia 1 bulan datang dibawa kedua orang tuanya ke IGD RS dengan keluhan anak tidak dapat dibangunkan sejak 1 hari yang lalu. Dua hari sebelumnya anak sempat mengalami kejang pada sisi kanan tubuh. Riwayat anak lahir cukup bulan di dukun beranak. Pemeriksaan tanda vital TD 90/60, HR 120, RR 40, T 36,4. Pemeriksaan fisik didapatkan LK >+2 SD, konjungtiva anemis, ubun-ubun menonjol. Pada pemeriksaan faal hemostasis didapatkan PT dan aPTT memanjang.
Tetanus neonatorum
Ensefalitis
Hidrosefalus
VKDB
Epilepsi
Seorang anak perempuan berusia 8 tahun dibawa oleh orang tuanya ke poliklinik anak dengan keluhan anak tampak sangat kurus. Keluhan lain terdapat anak sering merasa haus, sehingga minum terus menerus. Kemudian pasien sering sekali makan. Pasien juga sering terbangun untuk buang air kecil. Keluhan ini sudah dirasakan sejak 2 bulan yang lalu. Pemeriksaan tanda vital TD 100/70, HR 88, RR 20, T 36,4. Pemeriksaan GDS didapatkan hasil 280 mg/dL.
Tatalaksana yang tepat untuk pasien adalah?
Akarbose
Glibenklamid
Glimepirid
Metformin
Insulin
Seorang anak laki-laki berusia 4 hari datang dibawa oleh orang tuanya ke RS dengan keluhan anak tidak mau menyusu. Ibu juga merasa pusar anak mengeluarkan bau yang tidak sedap. Riwayat anak lahir di rumah dibantu oleh dukun beranak. Pemeriksaan tanda vital TD 90/60, HR 100, RR 20, T 39. Pada pemeriksaan fisik dijumpai eritema pada pusar disertai dengan pus (+). Tatalaksana yang tepat untuk pasien di atas adalah?
Observasi dalam beberapa minggu
Povidone iodine setiap hari + rawat tali pusat
Chlorhexidine 4% setiap hari + rawat tali pusat
Ampisilin 50 mg/kgBB 2x/hari + gentamisin 3-5 mg/kgBB 1x/hari
Kloramfenikol 50-100 mg/kgbb 4x/hari
Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun datang dibawa oleh orang tuanya ke RS dengan keluhan sulit berjalan sejak 2 minggu yang lalu. Riwayat anak lahir cukup bulan di RS. Imunisasi dasar lengkap. Riwayat keluarga dijumpai paman pasien mengalami kelumpuhan pada usia 14 tahun. Pada saat anak berdiri, anak akan mulai dari posisi duduk kemudian menumpukan kedua tangannya di pahanya terlebih dahulu. Pemeriksaan tanda vital TD 100/70, HR 100, RR 30, T 36,2. Pada pemeriksaan fisik dijumpai pseudohipertrofi pada betis kanan dan kiri. Diagnosis yang tepat pada pasien adalah?
Becker muscular dystrophy
Cerebral Palsy tipe paraplegi
Duchenne muscular dystrophy
Guillain barre syndrome
Poliomyelitis
Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun dibawa oleh orang tuanya dengan keluhan batuk sejak 2 bulan terakhir. Keluhan lain terdapat demam dan keringat dingin setiap malam hari sejak 2 minggu terakhir. Berat badan anak sulit naik. Riwayat ayah pasien TB dengan BTA (+) dan sedang menjalani pengobatan TB. Pasien tidak dapat mengeluarkan dahak. Pemeriksaan tanda vital TD 100/70, HR 100, RR 30, T 36,2. Pemeriksaan status gizi pasien pada kurva who adalah -3 SD. Pernyataan yang tepat pada kasus tersebut adalah?
Pemeriksaan penunjang saat ini yang dapat dilakukan adalah tes BTA
Pasien terdiagnosis TB terkonfirmasi bakteriologis
Uji tuberculin dikatakan positif TB jika indurasi 5 mm
Pada pemeriksaan skoring TB didapatkan hasil 7
Pasien hanya perlu dilakukan observasi
Seorang anak perempuan berusia 12 bulan datang dibawa orang tuanya
ke IGD karena anak tampak sesak. Keluhan lain terdapat batuk pilek sejak 4 hari yang lalu dan belum diberikan obat apapun. Riwayat keluhan serupa disangkal. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/60, HR 120, RR 50, T 38,5. Pemeriksaan fisik paru didapatkan wheezing +/+, Fine inspiratory crackles (+). Pemeriksaan foto toraks didapatkan gambaran hiperaerasi (+) dan air trapping (+).
Tatalaksana yang tepat untuk pasien adalah?
Antibiotik
Observasi
Nebulisasi SABA
Nebulisasi steroid
Steroid peroral
Seorang pasien laki-laki berusia 39 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri seluruh tubuh. Mata pasien juga terlihat semakin kuning dari hari ke hari. Keluhan disertai dengan demam lebih dari 1 mingguan ini. Di wilayah pasien sedang terjadi wabah yang disebabkan oleh tikus. Tanda vital TD 138/70, HR 90, RR 22, T 38.0, sklera ikterik +/+, nyeri tekan gastrocnemius +/+. Apakah pemeriksaan penunjang yang digunakan untuk visualisasi etiologi pada kasus?
Microscopic agglutination tes
IgM ELISA
Ziehl neelsen stain
Gram staining
Dark field microscopy
Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam disertai dengan BAB cair sejak 6 hari. Demam hilang timbul, anak aktif pada siang hari, dan lemas disertai demam pada sore hari. BB 20 kg. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/70, HR 81, RR 20, T 38.7, lidah kotor, bising usus meningkat. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 11, hct 33, leukosit 3900, trombosit 190.000, widal titer 0 1/320. Apakah tatalaksana lini pertama untuk pasien di atas?
Amoksisilin 3x500mg
Ciprofloxacin 2x500 mg
Kloramfenikol 3x250mg
Cefixime 2x200mg
Kloramfenikol 4x500mg
Seorang laki-laki berusia 23 tahun datang ke poliklinik Puskesmas dengan keluhan nyeri perut disertai dengan BAB cair, sudah 1 minggu ini, pasien sudah berobat tetapi belum membaik. Beberapa hari sebelum keluhan muncul pasien sempat berenang di danau daerah Sulawesi saat dirinya berlibur. Pasien sempat mengeluhkan gatal di kaki pasca berenang. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70, HR 95, RR 20, T 37.4. Dari pemeriksaan feses rutin didapatkan gambaran sebagai berikut.
Telur
Cacing dewasa
Metaserkaria
Serkaria
Proglotid
Seorang Perempuan berusia 36 tahun datang ke puskesmas untuk konsultasi, pasien tidak mengeluhkan apapun sekarang. Pasien baru pindah rumah di wilayah puskesmas 1 mingguan ini dan pasien merasa takut karena tetangga ada yang mengalami kaki gajah, pasien takut itu akan menular pada dirinya. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/60, HR 90, RR 20, T 36.9, pemeriksaan lain dalam batas normal. Apakah profilaksis yang bisa diberikan untuk pasien?
Mebendazole 100 mg, 3 hari
Albendazole 400 mg, dosis tunggal
DEC 6 mg/BBkg/hari 12 hari
DEC 6 mg/kgBB/hari 12 hari dan Albendazole 400 mg SD/tahun
Ivermectin 150mcg/kg SD dan Albendazole 400 mg SD/tahun
Seorang laki laki 80 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan penurunan kesadaran sejak tadi pagi yang semakin bertambah parah, tadi pagi pasien masih merespon walaupun hanya berkata tidak jelas, sekarang pasien hanya bisa bergumam. Pasien juga demam sejak 3 hari yang lalu dan sudah diberikan paracetamol. Pemeriksaan fisik didapatkan E2V3M4, TD 60/40, HR 120, RR 30, T 39.0, rhonki +/+ wheezing +/+. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hb 11, hct 35, leukosit 29.000, trombosit 167.000. Dokter menduga pasien mengalami syok sepsis. Apakah yang bisa menjadi dasar diagnosis syok sepsis?
Hipotensi persisten memerlukan vasopressor untuk mempertahankan MAP > 35mmHg
Hipotensi persisten memerlukan vasopressor untuk mempertahankan MAP > 45mmHg
Hipotensi persisten memerlukan vasopressor untuk mempertahankan MAP > 55mmHg
Asidosis laktat kadar > 18 mg/dL walaupun telah mendapatkan resusitasi adekuat
Asidosis laktat kadar > 20 mg/dL walaupun telah mendapatkan resusitasi adekuat
Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke poli dalam dengan bengkak pada area wajah disertai dengan demam sumer-sumer dan tidak nafsu makan sudah beberapa hari ini. Keluhan muncul setelah pasien pulang dari Amerika saat melakukan perjalanan liburan. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70, HR 80, RR 20, T 37.5, chagoma (+), romana sign (+). Apakah diagnosis pada pasien di atas?
Kala Azar
Chagas disease
Weil’s disease
Sarcoidosis
Blastomycosis
Seorang wanita 41 tahun diantar ke IGD karena mual muntah. Keluhan dirasakan sejak 3 hari lalu, muntah frekuensi 10x/hari, tidak dipengaruhi makan. Nyeri perut dirasakan di bagian ulu hati. Keluhan disertai badan lemas dan diare 8x/hari. Pasien terakhir BAK 14 jam SMRS. Riwayat DM disangkal. Pemeriksaan
tanda vital TD 100/60, HR 120, RR 24, SpO2 95%, dan T 37,2. Pemeriksaan fisik tampak mata cekung (+/+) dan nadi teraba lemah. Hasil pemeriksaan lab didapatkan ureum 113 dan kreatinin serum 3,6. Pasien dipasang kateter urin dan tidak ada urin yang keluar.
Apa diagnosis kasus tersebut?
AKI kategori ESRD
AKI kategori loss
AKI kategori failure
AKI kategori injury
AKI kategori risk
Laki-laki 32 tahun datang ke IGD dengan keluhan bengkak di kedua mata. Keluhan dirasakan sejak 3 hari ini dan makin memberat. Keluhan demam (-), gatal (-), alergi (-), sesak (-). Pasien merasa BAK semenjak sakit seperti air cucian daging dengan volume lebih sedikit dari biasanya. Pasien memiliki riwayat batuk dan nyeri tenggorokan 1 bulan lalu, hanya minum obat warung. Pemeriksaan tanda vital TD 160/90, HR 105, RR 20, SpO2 99%, dan T 36,7. Pemeriksaan fisik tampak edema periorbita, pemeriksaan abdomen dan toraks kesan dalam batas normal. Pemeriksaan lab darah didapatkan kreatinin serum 3,1.
Hiperkolesterolemia
Hiperalbuminemia
Hipoalbuminemia
RBC cast
Fatty cast
Wanita 61 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas. Pasien didiagnosis dokter penanggung jawab dengan acute decompensated heart failure. Pada hari perawatan ke-4, pasien mengeluh badannya makin lemas, otot terasa kaku saat digerakkan, dan pasien belum bisa BAB dalam 3 hari terakhir. Riwayat obat yang diberikan yaitu ramipril, furosemide, spironolakton, ondancentron, dan omeprazole. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 130/90, HR 90, RR 24, SpO2 98%, dan T 36,8. Pemeriksaan EKG tampak amplitudo gelombang T rendah dan gelombang U menonjol.
Apakah kemungkinan obat yang memicu keluhan pasien?
Ramipril
Furosemide
Spironolakton
Ondancentron
Omeprazole
Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan sering lemas disertai mual. Keluhan dirasakan sejak 2 minggu terakhir dan makin memberat. Pasien juga mengeluh nyeri kepala berdenyut. Pasien memiliki riwayat DM dan HT sejak 15 tahun, tetapi hanya minum obat yang dibeli sendiri dari apotek. Pemeriksaan tanda vital TD 160/90, HR 110, RR 24, SpO2 98%, dan T 36,8. Pemeriksaan fisik tampak konjungtiva anemis (+/-). Pemeriksaan lab darah didapatkan Hb 8, ureum 150, dan kreatinin serum 7,4. Manakah pilihan obat anti hipertensi untuk pasien?
Amlodipin
Diltiazem
Carvedilol
Ramipril
Hidroklorotiazid
Wanita 76 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak sejak 3 bulan. Sesak dirasakan terus menerus, memberat dengan aktivitas. Pasien biasa tidur 1 bantal. Keluhan sesak disertai batuk berdahak warna kuning. Pasien diketahui memasak menggunakan kayu bakar sejak 56 tahun lalu. Riwayat hipertensi dan DM disangkal. Pemeriksaan tanda vital TD 135/85, HR 80, RR 28, SpO2 93%, dan T 36,7. Pemeriksaan auskultasi paru terdengar wheezing dan ronki basah kasar di kedua lapang paru. Dokter menduga pasien mengalami PPOK.
Manakah hasil penunjang yang mendukung diagnosis?
Infiltrat pada X-Ray toraks
Honeycomb appearance pada X-Ray toraks
Peningkatan jumlah leukosit darah
Variabilitas <20%
FEV1/FVC 85%
Laki-laki 67 tahun diantar ke IGD oleh keluarga karena gelisah. Sebelumnya pasien mengalami demam tinggi disertai sesak napas. Demam sudah 7 hari, terus menerus tinggi. Sesak mulai memberat 3 hari disertai batuk berdahak warna kekuningan. Sekitar 6 jam SMRS pasien mulai gelisah dan sesak bertambah berat. Riwayat pengobatan hanya obat warung, tidak ada perbaikan. Pemeriksaan kesadaran GCS E3V3M5, dengan tanda vital TD 80/40, HR 120, RR 36, SpO2 87%, dan T 38,7. Pemeriksaan fisik toraks ditemukan suara ronki pada kedua lapang paru. Hasil pemeriksaan X-Ray toraks didapatkan gambaran berikut. Manakah pilihan antibiotik yang tepat?
Azitromisin
Ceftazidime
Doksisiklin
Ceftriaxone + Levofloksasin
Ampisilin + Sulbactam
Wanita 65 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak dan batuk sejak 3 hari. Keluhan memberat saat malam dan pagi. Batuk dahak sedikit. Riwayat demam (-), pilek (-), dan nyeri tenggorokan (- ). Keluhan sesak sering berulang sejak pasien kecil. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan DM. Pemeriksaan tanda vital TD 160/95, HR 98, RR 28, SpO2 98%, dan T 36,7. Pemeriksaan auskultasi paru terdengar wheezing di akhir ekspirasi. Dokter meresepkan obat salbutamol oral.
Apa efek samping obat yang dapat timbul pada pasien?
Bradikardi
Sesak memberat
Hipoglikemia
Palpitasi
Hipotensi
Laki-laki 71 tahun diantar ke IGD dengan keluhan batuk berdahak warna kuning sejak 2 minggu yang lalu. Dahak berbau busuk. Pasien juga merasa demam menggigil dan agak sesak. Pasien mengatakan
pernah didiagnosis dokter dengan bronkitis kronis 1 tahun lalu. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 150/90, HR 100, RR 28, SpO2 92%, dan T 38,1. Pada pemeriksaan toraks didapatkan fremitus raba hemitoraks kanan lebih meningkat dibandingkan hemitoraks kiri, perkusi pada sekitar SIC 4 hemitoraks kanan redup, dan ditemukan suara amforik pada area tersebut. Dokter menduga pasien mengalami abses paru.
Apakah gambaran radiologis yang menunjang diagnosis dokter?
Meniscus sign
Kavitas multipel
Opasitas inhomogen
Kavitas dengan air fluid level
Mediastinum tertarik ke kanan
Laki-laki 67 tahun diantar ke IGD dengan keluhan sesak makin memberat sejak 5 hari SMRS. Pasien merasa sesak dengan aktivitas seperti berjalan dan pasien tidur dengan 3 bantal. Keluhan disertai bengkak pada kedua kaki pasien. Pasien memiliki riwayat HT dan DM tidak terkontrol. Pemeriksaan tanda vital TD 80/50, HR 110, RR 32, SpO2 88%, dan T 36,4. Auskultasi paru terdengar ronki basah halus bilateral dan akral dingin. Hasil X-Ray seperti gambar di bawah. Pemeriksaan lab darah Hb 11, Htc 34, trombosit 300, leukosit 6, albumin 4, ureum 40, dan kreatinin 1,1.
Bagaimana mekanisme yang memicu keluhan pasien?
Peningkatan tekanan hidrostatik
Penurunan tekanan hidrostatik
Peningkatan tekanan onkotik
Penurunan tekanan onkotik
Gangguan drainase limfatik
Seorang wanita 32 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk yang kambuh. Keluhan batuk dirasakan sejak 3 minggu lalu. Keluhan disertai demam hilang timbul dan keringat malam. Pasien pernah mengalami keluhan serupa 10 bulan lalu dan hanya minum obat selama 2 bulan. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 120/80, HR 100, RR 28, SpO2 99%, dan T 37,5. Dari pemeriksaan TCM ditemukan MTB Detected dan terdapat resistensi terhadap rifampisin dan pirazinamid. Apa diagnosis pasien?
TB paru monoresisten
TB paru MDR
TB paru poliresisten
TB paru RR
TB paru XDR
Seorang wanita 50 tahun tergeletak di dapur rumahnya dalam keadaan sudah meninggal. Saat dilakukan olah TKP, polisi menemukan banyak alat-alat elektronik yang pelindung kabelnya sudah mengelupas. Dilakukan pemeriksaan kepada mayat, ditemukan adanya luka di bagian telunjuk dan ibu jari tangan pasien berwarna kecoklatan dan disekitar luka tersebut dikelilingi bagian kulit yang sedikit bengkak dan menonjol warna kemerahan. Bagaimana mekanisme kematian dari korban tersebut?
Syok neurogenik
Aritmia kordis
Asfiksia
Dehidrasi
Perdarahan
Seorang jenazah laki-laki ditemukan di sebuah kamar mandi rumah kontrakan. Di samping jenazah ditemukan sebuah senjata api. Terdapat robekan pada beberapa bagian pakaian korban. Rumah ditemukan dalam keadaan tidak rapi dan perabotan sangat berantakan. Polisi menduga kasus ini adalah kasus pembunuhan kemudian meminta dokter memeriksa jenazah. Dokter menemukan tubuh mayat dan menemukan 1 buah luka tembus berbentuk bulat dengan kelim jelaga dan kelim tato.
Berapakah jarak tembak terjauh yang sesuai dengan luka pada korban?
15 cm
30 cm
40 cm
60 cm
>60cm
Seorang wanita berusia 21 tahun mengaku telah diperkosa oleh teman laki-lakinya yang sedang mabuk setelah semalam berpesta. Korban kemudian datang bersama penyidik dan meminta dokter melakukan pemeriksaan untuk membuktikan hal tersebut. Pada pemeriksaan luar, ditemukan adanya tanda perlawanan, tampak luka-luka lecet dan memar pada sekitar alat kelamin korban. Lalu dokter berencana untuk melakukan pemeriksaan penunjang. Sampel diambil dari fornix vagina. Apa nama tes uji dan hasil interpretasinya yang tepat?
Tes Florence, tampak kristal warna kuning kehijauan
Tes Berberio, kepala sperma berwarna merah
Tes Baechi, tampak kristal warna kuning kehijauan
Tes fosfatase asam, timbul warna keunguan
Tes Malachite Green, kepala sperma berwarna merah
Seorang pemulung sampah menemukan jasad bayi dalam kardus di tempat sampah. Pemulung tersebut langsung melaporkan ke polisi. Jasad bayi tersebut kemudian dibawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan awal didapatkan PB 37 cm, LK 35 cm, BB 2800 gr. Pada pemeriksaan didapatkan plasenta dan tali pusat utuh. Pada pemeriksaan dalam didapatkan tepi paru tajam, tes apung (-).
Apakah kondisi yang benar mengenai jasad tersebut?
Merupakan pembunuhan anak
biasa karena bayi mati tanpa
dirawat
Merupakan pembunuhan anak
sendiri karena sempat dirawat
sebelum mati
Bayi lahir hidup, sempat
bernafas saat lahir kemudian
mati
Bayi lahir mati, bayi belum bernafas saat lahir
Kondisi belum bisa dikatakan pembunuhan anak karena belum viabel
Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang bersama istrinya dengan keluhan sering mencret dan berat badan turun sejak 2 bulan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya candidiasis oral. Dokter kemudian merencanakan melakukan pemeriksaan serologi HIV,
didapatkan hasil positif. Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium, istri pasien kemudian bertanya ke dokter mengenai diagnosis dan hasil pemeriksaan pasien.
Apa tindakan yang harus dilakukan oleh dokter?
Dokter hanya memberitahu pasien
Dokter memberitahu penyakit kepada istri pasien saja karena berisiko tertular
Dokter memberitahu pasien dan menjelaskan risiko penyakitnya kepada istri pasien
Dokter menceritakan kepada teman sejawat
Dokter meminta petugas laboratorium untuk memberi tahu istri pasien
Pria 78 tahun dirawat di RS dengan karsinoma nasofaring selama hampir 2 tahun. Sebelumnya pasien sudah menjalani operasi, namun saat ini kanker terus berkembang dan sudah mulai menyebar ke organ lain. Dokter mengatakan bahwa saat ini kemoterapi adalah terapi yang paling tepat untuk dilakukan untuk pasien. Keluarga pun setuju dengan anjuran dokter dan bersedia melakukan kemoterapi. Apa etika klinis yang dianut oleh dokter tersebut?
Contextual Feature
Quality of Life
Medical Indications
Altruism
Patient Preferences
Seorang dokter jaga hendak menuliskan obat dekongestan "ephedrine" untuk pasien sinusitis yang sedang dirawat. Namun, karena terburu buru, tulisan dokter tersebut sulit dibaca sehingga di resep seakan-akan seperti tertulis "epinephrine". Perawat yang hendak memberikan obat merasakan ada yang janggal dan langsung mengonfirmasi kepada dokter sehingga tulisan tersebut bisa dikoreksi. Apa jenis kejadian pada kondisi tersebut?
Kejadian potensial cedera
Kejadian nyaris cedera
Kejadian tidak cedera
Kejadian tidak diharapkan
Kejadian sentinel
Seorang pria 67 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan penurunan kesadaran. Dokter jaga IGD mencurigai diagnosis pasien adalah stroke. Dokter tersebut langsung memberikan dual-regimen anti platelet kepada pasien tanpa menunggu hasil pemeriksaan CT scan kepala. Tiba-tiba tanda tanda vital pasien menjadi tidak stabil dan pasien mengalami perburukan gejala. Apa bentuk kelalaian medis pada kondisi tersebut?
Misfeasance
Malfeasance
Non feasance
Lack of skill
Professional misconduct
Seorang wanita usia 33 tahun datang dengan keluhan nyeri kepala. Nyeri terasa di seluruh area kepala seperti terikat, terutama di bagian belakang kepala. Keluhan hilang timbul, terutama semakin memberat jika pasien dalam kondisi stress atau saat pasien sedang lembur di kantornya. Tidak terdapat keluhan mual dan muntah. Pemeriksaan tanda vital
didapatkan TD 110/80, HR 85, RR 17, dan T 37. Tidak didapatkan adanya defisit neurologis.
Apa etiologi yang mendasari kondisi ini?
Adanya gelombang eksitasi neuron pada substansia grisea dari satu sisi ke sisi lain
Vasodilatasi pembuluh darah
Iritasi nervus trigeminus
Spasme muscular perikranial
Inflamasi pada pembuluh darah
Anak perempuan berusia 6 tahun dibawa keluarga karena kejang yang terjadi kedua kali hari ini. Di antara 2 kejang pasien tidak sadar. Kejang terjadi berupa kelojotan seluruh tubuh dan berlangsung selama 5 menit. Anak juga demam sejak 2 minggu tetapi tidak tinggi. Riwayat penurunan BB selama 2 bulan terakhir, riwayat kakek flek paru (+). GCS somnolent, TD 110/70, HR 105, RR 28, T 37,6, kaku kuduk (+), refleks patologis (+), pembesaran KGB cervical (+). Apakah hasil pemeriksaan lumbal pungsi yang mungkin didapatkan pada pasien?
LCS kekuningan, leukositosis dominan limfosit, glukosa menurun, protein meningkat
LCS keruh, leukositosis dominan neutrofil, glukosa rendah, protein meningkat
LCS kekuningan, leukositosis dominan monosit, glukosa meningkat, protein menurun
LCS jernih, leukositosis dominan limfosit, glukosa dan protein normal
LCS keruh, leukositosis dominan neutrofil, glukosa dan protein meningkat
Seorang pria 55 tahun dibawa ke IGD karena tidak dapat diajak bicara dan tidak dapat bergerak sejak 1 hari SMRS. Sebelumnya pasien mengeluhkan nyeri kepala hebat disertai muntah menyembur setelah beraktifitas. Pasien masih dapat membuka mata tetapi tidak dapat berbicara. Pasien masih dapat tidur dan bangun dengan normal. Riwayat HT (+). Pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum sakit berat, TD 170/100, HR 130, RR 18 spontan, T 37, Gerakan mata vertikal (+), quadriplegia (+), kekuatan motorik seluruh ekstremitas 0. Refleks patologis (+). Hasil CT scan sebagai berikut. Kemungkinan diagnosis pasien adalah
Mati batang otak
Locked-in syndrome
Persistent vegetative state
Rapid eye movement state
Perdarahan subaraknoid
Seorang pria berusia 21 tahun dibawa ke UGD RS setelah mengalami kejang 1 kali dalam 1 jam terakhir. Saat kejang didapatkan mata mendelik ke atas, keempat ekstremitas kelojotan. Pasien memiliki riwayat kejang waktu kecil tetapi tidak didahului demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, kesadaran menurun, tekanan darah 110/70, HR 82, RR 18 dan T 37. Tatalaksana yang tepat pada pasien setelah stabil adalah?
Phenobarbital
Diazepam
Asam valproat
Phenytoin
Levetiracetam
Seorang pria berusia 36 tahun dibawa ke IGD RS karena kelemahan lengan dan kaki. Kelemahan kedua terjadi awalnya hanya di kedua kaki, tapi kemudian diikuti oleh kelemahan pada kedua tangan. Sebelum keluhan kelemahan muncul, pasien memiliki riwayat demam 10 hari sebelumnya disertai diare. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 130/80, HR 88, RR 18, T 36,5. Pemeriksaan neurologis ditemukan kekuatan motorik ekstremitas atas 3/3 dan ekstremitas bawah 1/1, pemeriksaan sensoris ditemukan parestesia pada seluruh lengan dan tungkai, babinski (-). Tidak terdapat keluhan BAB atau BAK. Hasil lab darah normal. Dokter merencanakan pemeriksaan pungsi lumbal. Apa temuan yang diharapkan dari pemeriksaan tersebut?
Peningkatan kadar protein tanpa leukositosis
Penurunan protein dan peningkatan glukosa
Penurunan protein dan glukosa
Leukositosis dengan peningkatan protein
Leukositosis tanpa peningkatan protein
Laki-laki berusia 64 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri punggung bawah sejak 1 bulan yang lalu. Nyeri punggung bawah dirasakan menjalar hingga ke tungkai kiri, hilang timbul, semakin terasa sakit terutama jika pasien batuk atau bersih. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 130/70, HR 70, 18 dan T 36. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan dengan mengangkat tungkai kiri pasien dan melakukan dorsifleksi pergelangan kaki, pasien merasa kesakitan. Apa nama pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter?
Pemeriksaan Lhermitte
Pemeriksaan Laseque
Pemeriksaan Bragard
Pemeriksaan Siccard
Pemeriksaan Valsava
Seorang pria berusia 58 tahun datang ke poliklinik karena kesulitan berjalan. Hal ini sudah dirasakan sejak 3 bulan yang lalu. Menurut keluarga, pasien sekarang berjalan sangat lambat dan sulit berjalan lurus sehingga sering jatuh saat berjalan sendiri. Riwayat hipertensi, DM, dan trauma disangkal. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/80, HR 90, RR 20, dan T 37. Pemeriksaan neurologis didapatkan masked face (+) dan rigiditas (+). Pilihan terapi farmakologi pada kasus ini adalah?
Ergotamin
Pramipexole
Levodopa
Amantadin
Entacapon
eorang pria berusia 32 tahun datang ke poliklinik saraf dengan keluhan kelopak mata kanan sulit diangkat. Hal ini sudah dirasakan sejak 2 minggu yang lalu dan sekarang semakin memberat. Pasien juga mengeluhkan akhir akhir ini wajah sisi kanan tidak pernah berkeringat. Riwayat trauma sebelumnya tidak ada. Nenek pasien diketahui juga memiliki keluhan yang sama. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70, HR 90, RR 19, dan T 37.
Pemeriksaan neurologis didapatkan pupil 3 mm/5 mm, pada pemeriksaan mata tampak palpebral dextra cenderung menutup sebagian. Sudah dilakukan pemeriksaan rontgen thorax dan CT scan kepala, tidak didatkan hasil abnormal.
Diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?
Myasthenia Gravis
Bell's Palsy
Horner Syndrome
Wallenberg Syndrome
Pancoast Syndrome
Seorang perempuan usia 22 tahun, datang diantar keluarganya karena ditemukan sedang meminum pil koplo tablet dalam jumlah banyak yang dibeli secara online. Pasien dikatakan baru saja minum 4 tablet sekaligus. Pasien tampak tertidur. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/50 mmHg, HR 56 x/menit, pernapasan 12 x/menit. Apakah tatalaksana yang tepat?
Flumazenil
Benzodiazepine
Metadon
Nalokson
Bromokriptin
Seorang laki-laki berusia 40 tahun diantar ke poli psikiatri oleh keluarganya karena terdapat perubahan perilaku. Pasien tampak sering mengecap-ngecap mulut. Keluhan makin lama makin bertambah intensitasnya. Pasien diketahui rutin mengonsumsi obat untuk halusinasinya. Keluarga meningkatkan dosis obat sejak 1 bulan terakhir karena sering mengamuk. Pada pemeriksaan fisik didapatkan chewing motion. Apakah diagnosis pasien?
Distonia akut
Tics
Diskinesia tardif
Akatisia
Sindrom neuroleptik maligna
Seorang perempuan 30 tahun dibawa keluarganya karena histeris. Pasien mengatakan bahwa orang sekitarnya mengetahui isi pikirannya dan pasien mendengar suara-suara orang yang bersekongkol untuk menyakitinya. Keluhan ini pasien rasakan sudah sejak seminggu yang lalu. Pada status mentalis ditemukan halusinasi auditorik (+) dan waham (+). Apakah diagnosis yang tepat pada kasus ini?
Waham kejar
Gangguan psikotik akut
Gangguan waham menetap
Skizofrenia paranoid
Skizofrenia simpleks
Seorang wanita usia 40 tahun dibawa ke IGD RS karena mengalami kebutaan mendadak setelah melihat anaknya ditabrak oleh truk empat jam yang lalu. Pada pemeriksaan funduskopi dan mata tidak ditemukan adanya kelainan. Apakah diagnosis dari keadaan pasien?
Gangguan konversi
Gangguan somatisasi
Hipokondriasis
Malingering
Gangguan psikotik akut
Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan sering merasa sedih tanpa alasan jelas. Hal ini sudah berlangsung selama 3 tahun terakhir. Pasien adalah seorang pekerja kantoran yang masih bisa menyelesaikan pekerjaannya.
Apakah diagnosis pasien ini?
Siklotimia
Depresi sedang
Episode depresi berulang
Distimia
Gangguan bipolar episode kini depresif
Seorang laki-laki, 27 tahun, datang dengan ke poli karena memiliki kebiasaan aneh yang mengganggu pasien. Setiap akan tidur atau keluar rumah, pasien sering memeriksa berulang kali apakah kompor sudah mati. Ia tetap melakukan walau tau bahwa kompor sudah mati, tapi tidak bisa mengendalikan keinginannya untuk mengecek ulang.
Fluoksetin
Lithium
Diazepam
Risperidon
Amitriptilin
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dikeluhkan orangtua karena belum bisa berbicara lancar dibandingkan anak seusianya. Pasien juga sering tidak menjawab pertanyaan, kurang kontak mata, dan senang berlama-lama bermain mobil. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk kondisi pasien?
Sindrom Rett
Sindrom Asperger
Autisme masa kanak
Retardasi mental
ADHD
Seorang perempuan usia 40 tahun dibawa ke IGD RS oleh keluarganya karena berteriak dan meronta-ronta. Pasien merupakan ibu rumah tangga dan sudah sebulan ini merasa bahwa keluarganya bersekongkol untuk menjebaknya. Pasien histeris dan hendak melarikan diri, pasien juga mendengar bisikan bahwa orang di sekitarnya membencinya dan akan membunuhnya. Apakah tatalaksana yang tepat untuk kondisi pasien sekarang?
Haloperidol IV 0,5 mg
Haloperidol IV 5 mg
Haloperidol IM 0,5 mg
Haloperidol PO 2 mg
Haloperidol IM 5 mg
Seorang wanita 31 tahun G3P2A0 usia kehamilan 38 minggu datang ke puskesmas karena kontraksi yang semakin sering sejak 3 jam yang lalu disertai pengeluaran lendir darah. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TTV dbn. Pemeriksaan obstetri leopold I bulat besar lunak, TFU 3 jari diatas pusat, leopold II bagian memanjang di sebelah kanan, leopold III bagian bulat besar keras, Leopold IV teraba bagian bawah janin sudah masuk PAP. DJJ 141 x/menit, His 3x10”(35”). Pada pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 5 cm, portio tebal lunak, KK (+), dan bagian bawah kepala berada di hodge 1, teraba glabella
Fetus dengan presentasi dahi
Fetus dengan presentasi sinciput
Fetus dengan presentasi vertex
Fetus dengan presentasi Bokong kaki
Fetus dengan presentasi muka
Seorang wanita 26 tahun G3P1A1 usia kehamilan 38 minggu datang ke IGD RS dengan keluhan keluar lendir darah dari jalan lahir sejak 1 jam yang lalu. Keluhan tersebut disertai nyeri perut tembus ke belakang. Keluar air deras dari jalan lahir disangkal. Pada Pemeriksaan fisik didapatkan TTV TD 110/80, HR 88, RR 18, T 36,5. TFU 33 cm. His 2x10’(30”). DJJ 150 x/menit. Dokter melakukan pemeriksaan dalam dan didapatkan pembukaan 7 cm, lunak, tipis, KK (+), dan teraba kepala di tepi bawah simfisis pubis. Dimanakah bagian terbawah janin pada kasus?
Hodge I
Hodge II
Hodge III
Hodge IV
Hodge V
Seorang wanita 33 tahun G2P1A0 usia kehamilan 36 minggu datang ke IGD dengan keluhan nyeri perut hebat sejak 1 jam yang lalu pasca terjatuh dan terbentur di bagian perut. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TTV TD 80/50, HR 115, RR 24, T 36,1, konjungtiva anemis, dan akral dingin. Fundus teraba keras dan nyeri saat penekanan, DJJ sulit terdeteksi. Pada pemeriksaan inspekulo didapatkan adanya pembukaan 1 cm dengan sedikit fluksus berwarna merah kehitaman. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?
Solusio plasenta
Atonia uteri
Sisa plasenta
Plasenta previa
Ruptur uterus
Seorang wanita berusia 30 tahun G1P0A0 usia kehamilan 31 minggu datang ke IGD dengan keluhan keluar air dari jalan lahir sejak 5 jam SMRS. Pasien menyangkal cairan keruh maupun berbau. Keluhan berupa nyeri perut disangkal oleh pasien. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TTV TD 120/70, HR 90, RR 18, T afebris. Pemeriksaan obstetric didapatkan TFU sesuai dengan usia kehamilan, DJJ 145 x/menit, His (-). Dokter melakukan tes nitrazine dan didapatkan hasil positif.
Memberikan terapi pematangan paru
Segera terminasi kehamilan dengan SC
Melakukan pemberian cairan kristaloid
Memberikan antibiotik metronidazole 3 x 500 mg PO
Melakukan induksi persalinan
Seorang wanita usia 32 tahun G3P2A0 UK 38 minggu datang ke RS dengan keluhan nyeri perut menjalar hingga ke pinggang sejak 8 jam SMRS. Pasien juga mengaku keluhan disertai pengeluaran lendir darah, namun keluar air dari jalan lahir disangkal pasien. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TTV TD 126/87, HR 87, RR 22, T 37. TFU sesuai usia kehamilan, DJJ 153 x/menit, His 3x10”(40”). Pada pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 8 cm, portio tipis, kulit ketuban (+), dan kepala berada di hodge II. Apakah fase persalinan pada kasus?
A. Inpartu kala 1 fase laten
B. Inpartu kala 1 fase akselerasi
C. Inpartu kala 1 fase dilatasi maksimal
D. Inpartu kala 1 fase deselerasi
E. Inpartu kala 2
eorang wanita 34 tahun G3P2A0 usia kehamilan 42 minggu datang dengan keluhan keluar air – air dari jalan lahir sejak 12 jam SMRS. Dikatakan cairan yang keluar berwarna jernih dan tidak berbau.
Demam, keluar lendir darah, dan mules-mules sebelumnya disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam batas normal. TFU 33 cm. DJJ 148 x/menit. His (-). Pemeriksaan inspekulo tidak dijumpai adanya pembukaan serviks dan terdapat pooling cairan di fornix posterior. Pada pemeriksaan kertas lakmus dijumpai kertas lakmus berubah dari merah menjadi biru.
Apakah diagnosis pada pasien ini?
Kehamilan post datum + KPD
Kehamilan preterm + KPD
Kehamilan aterm + KPD
Kehamilan post term + KPD
Kehamilan aterm + KPD memanjang
Seorang wanita 28 tahun G1P0A0 usia kehamilan 38 minggu sedang berada dalam kala II persalinan. Pasien telah dipimpin mengejan selama 3 jam namun bayi tidak kunjung lahir. Pasien sudah tampak kelelahan. Diketahui pasien memiliki riwayat DM sejak sebelum kehamilan dan tidak rutin mengonsumsi obat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TTV TD 100/65, HR 105, RR 22, T afebris. Dokter melakukan pertolongan pertama dengan memposisikan pasien untuk fleksi lutut dan panggul hingga menyentuh dada dan melakukan pertolongan dengan cara menekan suprapubik tetapi bayi masih tidak kunjung lahir. Selanjutnya dokter memutuskan untuk memasukan jari serta menekan bahu posterior ke arah dada bayi. Apakah nama manuver atau pertolongan yang dilakukan dokter?
McRoberts
Manuver Massanti
Manuver Rubin
Manuver wood’s screw
Maneuver Schwartz dan Dixon
Seorang perempuan 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri perut bagian bawah sejak 3 hari smrs. Keluhan disertai dengan demam, riwayat keputihan berulang (+). Pemeriksaan TTV 120/80, HR 98, T 38.3 C, pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan pada perut bagian bawah kanan dan chandelier sign (+). Hasil pemeriksaan USG tampak adanya massa diuba kanan diameter 5 cm, tes plano (-). Apakah diagnosis pada pasien ini?
Penyakit radang panggul
Abses tuboovarium
Kehamilan ektopik terganggu
Torsio ovarium
Appendisitis akut
Seorang perempuan 40 tahun P3A0 datang ke RS dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir sejak 5 bulan terakhir. Perdarahan muncul setiap habis berhubungan seksual. Keluhan juga disertai nyeri saat berhubungan. Keluar lender berbau disangkal. Pemeriksaan tanda vital 110/70, HR 70, T 37.0. dari hasil pemeriksaan, kanker serviks telah menyebar sampai ke perimetrium. Menurut FIGO, berapakah staging kasus diatas?
Stage I
Stage II A
Stage II B
Stage IIIB
Stage IVA
Seorang wanita 25 tahun datang ingin berkonsultasi. Pasien sudah menikah 2 tahun namun belum mempunyai anak walaupun tidak memakai kontrasepsi. Pasien mengatakan, ketika haid mengalami nyeri hebat dan selalu terjadi setiap
kali haid. Keluhan tidak disertai demam. Pasien juga mengeluhkan nyeri saat bersenggama. Pemeriksaan TTV dalam batas normal. pemeriksaan abdomen tidak ditemukan massa
Apakah kemungkinan penyebab infertilitas pada pasien diatas?
Mioma uteri
Endometriosis
Endometritis
Pelvic inflammatory disease
PCOS
Seorang Wanita usia 25 tahun G1P0A0 UK 11 minggu diantar ke RS untuk pemeriksaan kehamilan. Keadaan umum baik, TD 110/70, HR 79, RR18, T 36.9. Pada pemeriksaan USG didapatkan rasio kepala: abdomen normal. Apakah penyebab pada kasus diatas?
Abnormalitas kromosom
Hipertensi gestasional
Malnutrisi maternal
Insufisiensi uteroplasenta
Diabetes gestasional
Seorang wanita 25 tahun UK 26 minggu datang ke poliklinik untuk kontrol rutin. Dari hasil pemeriksaan, TD 160/90, HR 87, RR 20, T 36.7, DJJ 148. Pemeriksaan USG didapatkan rasio antara kepala dan abdomen tidak seimbang. Apakah diagnosis pada kasus diatas?
Preeklampsia
Preeklampsia berat
Eklamsia
Superimposed preeklampsia
Hipertensi gestasional
Seorang wanita 28 tahun postpartum 3 minggu yang lalu datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada payudara kanan. Demam (+), puting payudara lecet (+). Pemeriksaan TD 110/70, HR 80, T 38.9. Status lokal didapatkan payudara kanan teraba hangat, hiperemis, tegang, fluktuasi (-). Apakah tatalaksana pada kasus diatas?
Kloksasilin 4x500 mg selama 3 hari
Eritromisin 3x250 selama 14 hari
Insisi dan drainase
Eritromisin 3x250 mg 3 hari
Lanolin
Seorang wanita 29 tahun datang ke puskesmas untuk berkonsultasi. Saat ini pasien menggunakan kontrasepsi pil KB akan tetapi lupa minum pil KB hormonal kemarin. Apakah tindakan yang tepat yang harus dilakukan oleh pasien?
Minum 2 pil pada hari berikutnya
Minum 3 pil sekaligus
Minum 2 pil per hari selama 2 hari
Buang pil placebo yang terlupakan
Ganti metode kontrasepsi
Seorang laki-laki usia 47 tahun datang dengan keluhan kaki kiri nyeri sejak 3 hari yang lalu. Sebelumnya pasien menginjak cangkang kerang saat sedang bekerja sebagai nelayan. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/80, HR 70, RR 16, terdapat luka pada digit V pedis sinistra dan makula eritema linier membentuk alur hingga dorsum pedis sinistra. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien?
Limfangitis
Limfadenopati
Limfedema
Limfadenitis
Pasien perempuan usia 31 tahun, berkonsultasi ke dokter karena sering mimisan sejak 2 minggu ini. Pada bagian perut dan tungkai bawah didapatkan bercak merah. Pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis (+/+), TD 100/60, HR 88, RR 20, T 37.7, terdapat purpura dan ekimosis di regio abdomen. Pemeriksaan darah didapatkan Hb 7,8; leukosit 88.000; trombosit 95.000. Pada apusan darah didapatkan gambaran dominan sel myeloid. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
CLL
ALL
CML
AML
ITP
Seorang wanita usia 45 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan lemah letih lesu sejak 2 bulan terakhir. Dari pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva pucat, sklera ikterik, hepar teraba 4 cm di bawah arcus costae, spleen tidak teraba. TD 110/80, RR 24, HR 110, suhu afebris. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 7.8, SGOT 144, dan SGPT 186. Pasien memiliki kebiasaan minum alkohol sejak muda. Apakah penyebab yang paling mungkin dari keluhan pasien?
Defisiensi besi
Pemecahan eritrosit berlebih
Perdarahan kronis
Defisiensi asam folat
Defisiensi B12
Pasien laki-laki usia 6 tahun dibawa berobat dengan keluhan lemas dan pucat selama 1 bulan terakhir. Orangtua kesulitan untuk membiasakan pasien makan secara teratur. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 100/70, HR 90, RR 28, T 36,7, konjungtiva anemis, atrofi papil lidah. Pada pemeriksaan penunjang didapatkan Hb 8,6, leukosit 5.200, trombosit 276.000, MCV 68, MCH 19, MCHC 22.
Eritropoietin
Vitamin B12
Asam folat
Transfusi PRC
Preparat besi
Seorang anak laki-laki usia 12 tahun dibawa berobat ke dokter dengan keluhan tampak pucat. Pasien juga mudah lelah dan tertidur dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis +/+, HR 80, RR 24, suhu 37 °C, hepar dan lien dalam batas normal. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 6,5, leukosit 6.300, trombosit 225.000, MCV 70 fl, MCH 20 pg. Hasil elektroforesis didapatkan HbA2 10% dan HbF 8%. Hasil Index Mentzer 11. Dokter menyarankan pasien untuk dilakukan transfusi rutin. Apakah tatalaksana untuk mencegah terjadi komplikasi dari transfusi?
Zinc
Kortikosteroid
Sulfas ferosus
Asam askorbat
Deferoxamine
Seorang pria berusia 27 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam. Pasien mendapatkan terapi antibiotic intravena. Beberapa saat setelah mendapatkan terapi pasien tiba-tiba terlihat pucat, denyut nadi lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, akral dingin, dan terdapat ruam- ruam hampir di seluruh tubuh. Pada auskultasi didapatkan wheezing pada kedua lapang paru.
Apakah langkah selanjutnya yang paling tepat?
Hentikan obat yang sebelumnya didapat
Berikan kortikosteroid secepatnya
Berikan cairan ringer laktat
Berikan anti histamin
Berikan adrenalin
Seorang wanita berusia 29 tahun datang ke praktik dokter karena takut tulangnya keropos. Pasien diketahui memiliki Riwayat penyakit SLE dan mengonsumsi obat prednison selama 1 tahun terakhir. Pasien sudah mengonsumsi kalsium. Pemeriksaan TD 130/80, HR 80, 36.8. Apakah terapi tambahan yang dapat diberikan pada pasien tersebut?
Vitamin D
Paracetamol
Celecoxib
Alendronat
Risedronat
Seorang wanita 45 tahun, datang ke RS dengan keluhan utama berupa nyeri pada pangkal jari-jari tangan. Keluhan dirasakan sejak 4 bulan terakhir dan berulang selama 2 tahun. Pasien juga mengatakan keluhan disertai kaku pada sendi. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80, HR 82, RR 22, T 37. Pada PF didapatkan bengkak kemerahan pada sendi metacarpophalangeal, tampak Boutonniere deformity. Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
Osteoarthritis
Gout arthritis
Rheumatoid arthritis
Arthritis septik
Juvenile idiopathic arthritis
Seorang laki-laki 52 tahun mengeluh nyeri dijempol kaki kanan sejak kemarin setelah mengonsumsi semangkuk bayam. Keluhan sudah sering berulang dalam 1 tahun terakhir ketika pasien mengonsumsi makanan tertentu. Pemeriksaan TTV dalam batas normal. pemeriksaan status lokal didapatkan pada MTP 1 kaki dekstra terdapat edema, hiperemis dan nyeri. Kemudian dokter berencana melakukan pemeriksaan aspirasi cairan sendi. Apakah kemungkinan hasil yang didapatkan?
Kristal birefringent positif bentuk jarum
Kristal birefringent negative bentuk jarum
Kristal birefringent negative bentuk lonjong
Kristal birefringent positif bentuk lonjong
Sel darah putih >50.000/microliter
Seorang Perempuan berusia 39 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muncul bercak putih pada lidahnya sejak 1 minggu yang lalu. Bercak putih tidak nyeri dan jika dikerok meninggalkan bekas kemerahan. Pasien merupakan penderita asma dan diberikan obat inhaler untuk keluhannya. Pasien tidak memiliki riwayat merokok. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80, HR 89, RR 81, T 36,9. Didapatkan selaput putih yang menutupi mukosa bukal dan lidah.. Pada pemeriksaan KOH dijumpai blastospora.
Apakah etiologi yang tepat untuk keluhan pasien diatas?
Staphylococcus sp.
Herpes simplex virus
EBV
Candida albicans
Malassezia furfur
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri perut kanan atas sejak 1 minggu terakhir. Pasien juga mengeluhkan adanya demam tinggi disertai mual dan muntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan ICS-6 line axillaris anterior dextra. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan SGOT 390, SGPT 289. Pemeriksaan USG didapatkan hypoechoic, dan pada pemeriksaan mikroskopik feses didapatkan mikroorganisme dengan gambaran kista berinti 4. Apakah tanda khas yang dijumpai pada pasien diatas?
Murphy sign
Ludwig sign
Cullen sign
Grey Turner sign
Dunphy sign
Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan mengeluhkan rasa terbakar di dada terutama Ketika berbaring. Keluhan sudah dirasakan sejak 1 bulan terakhir disertai dengan tenggorokan terasa kering dan sering bersendawa. Mual dan muntah disangkal oleh pasien. Pasien gemar mengonsumsi kopi. Dari hasil pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal, nyeri tekan epigastric (+). Dokter memutuskan memberikan lansoprazole 2x30mg selama 1 minggu. Saat control pasien mengaku keluhan sudah membaik. Apakah tindakan yang tepat dilakukan oleh dokter?
Melanjutkan pengobatan lansoprazole 2 x 30 mg hingga 8 minggu
Melanjutkan pengobatan omeprazole 1 x 20 mg hingga 8 minggu
Menghentikan pengobatan dan pasien dinyatakan sembuh
Melanjutkan pengobatan omeprazole 2 x 20 mg hingga 4 minggu
Melanjutkan pengobatan lansoprazole 1 x 30 mg hingga 4 minggu
Seorang laki-laki usia 57 tahun datang ke IGD RS diantar oleh keluarganya dengan keluhan muntah darah kehitaman sejak 2 hari yang lalu. Sejak 1 bulan terakhir pasien mengaku tubuhnya menguning, BAB menjadi seperti teh dan perutnya membesar. Pasien sebelumnya memiliki riwayat mengonsumsi alcohol sejak remaja. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90, HR 110, RR 21, T 37,1. Didapatkan eritema palmaris, shifting dullness (+), hepar tidak teraba. Pada pemeriksaan USG didapatkan peningkatan ekodensitas. Apakah diagnosis pasien yang paling tepat pada kasus tersebut?
Mallory Weiss tear
Gastropati NSAID
Ruptur varises esophagus
Ensefalopaty hepatica
Gastritis erosive
Seorang laki – laki berusia 69 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan lemas sejak 1 bulan terakhir. Pasien lemas karena sering mengalami muntah. Muntah berwarna kemerahan dan gelap. Keluarga pasien mengaku perut pasien tampak lebih besar dari biasanya serta matanya menjadi kuning. Pasien juga kadang mengeluhkan demam sumer. Pemeriksaan didapatkan tekanan darah 150/90, HR 106, RR 21, T 36,9. Didapatkan hepar teraba 5 cm dibawah arcus costa, keras dan berdungkul, eritema palmaris (+), shifting dullness (+). Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 9, leukosit 8.000, trombosit 75.000.
Apakah biomarker spesifik untuk menegakkan diagnosis pasien?
CEA
Ca – 125
Ca – 19-9
Alfa feto protein
Amilase
Seorang perempuan 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mual dan muntah sejak 1 hari yang lalu. Pasien muntah sebanyak 7x disertai dengan BAB cair tanpa lendir dan darah. Pasien juga mengeluhkan nyeri pada ulu hati. Pasien merupakan anak kos dan mengaku sebelumnya menyantap nasi goreng sisa. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90, HR 112, RR 24, T 37,1. Nyeri epigastrium (+).
Vibrio cholera
Clostridium perfringens
Clostridium difficile
Bacillus anthracis
Bacillus cereus
Seorang anak laki-laki usia 2 tahun datang diantar orangtuanya ke poliklinik RS dengan keluhan BAB darah sejak 2 bulan terakhir. BAB darah tidak disertai nyeri namun pasien terkadang muntah berwarna kehijauan. Dokter mengatakan bahwa kemungkinan anak mengalami kelainan kongenital pada ususnya sehingga diperlukan pemeriksaan penunjang. Dari hasil skintigrafi didapatkan gambaran berikut. Apakah tanda yang ditemukan pada pemeriksaan penunjang tersebut?
String sign
Hotspot sign
Lead pipe
Apple core
Rat tail sign
Seorang perempuan berusia 52 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri perut sejak 2 hari yang lalu. Nyeri perut dirasakan mendadak dan disertai mual muntah. Nyeri perut terlokalisir di bagian bawah kiri. Sejak 2 minggu terakhir pasien sulit BAB dan fesesnya keras. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90, HR 108, RR 21, T 37,5. Defans muscular (-), Bising usus normal, nyeri pada regio inguinalis sinistra (+). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 12, leukosit 19.000, trombosit 270.000. Apakah kemungkinan diagnosis pasien diatas?
Ca colon
Kolitis
Divertikulosis
Divertikulitis
Apendisitis akut
Seorang wanita usia 18 tahun datang untuk kontrol benjolan pada kelopak mata kanan atas sejak 4 hari yang lalu. Benjolan terasa nyeri dan gatal namun tidak ditemukan penurunan penglihatan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan benjolan di palpebra superior dekstra, edema (+), hiperemis (+), nyeri tekan (+), terdapat bintik kekuningan dengan penonjolan ke arah dalam. Apakah tindakan yang dilakukan saat ini?
Rujuk ke spesialis untuk eksisi lesi
Insisi secara vertikal
Insisi secara horizontal
Kompres air hangat + antibiotik topikal
Kompres air dingin + antibiotik sistemik
Seorang pria 66 tahun datang dengan keluhan mata kanan merah dan berair sejak 1 tahun yang lalu, namun memburuk sejak 1 bulan terakhir. Pasien tidak memiliki riwayat trauma maupun benjolan di sekitar mata kanan. Status oftalmologis OD tampak eversi kelopak mata bawah. Pemeriksaan schirmer test (-) Apakah diagnosis dan tatalaksana definitive pada kasus?
Ektropion kongenital, rekonstruksi palpebra
Ektropion sikatrikal, artificial tears
Ektropion involusional, rekonstruksi palpebra
Ektropion paralisis, artificial tears
Ektropion mekanikal, rekonstruksi palpebra
Seorang pria berusia 33 tahun datang ke IGD dengan keluhan mata kiri nyeri. Sebelumnya pasien bermain bulutangkis dan mata kiri terkena shuttlecock. Keluhan disertai bengkak pada kelopak mata dan keluar banyak air mata. Pada pemeriksaan status oftalmologis didapatkan VOS 6/20 VOD 6/6. Segmen mata anterior mata kiri tampak seperti gambar. Apakah diagnosis dan tatalaksana awal yang tepat pada kasus?
Hifema grade I, bed rest + head up 30 derajat
Hifema grade II, atropine 1% tetes mata
Hifema grade III, Deksametason topikal
Hifema grade IV, eye patch pada mata kiri
Hifema grade V, asam traneksamat
Seorang wanita berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan merah dan nyeri terasa berdenyut sejak 1 hari SMRS. Keluhan memburuk dengan penglihatan semakin kabur, pasien juga melihat lingkaran cahaya 1 hari SMRS. Pada pemeriksaan oftalmologis VOD 6/24. OD segmen anterior tampak COA dangkal, injeksi siliar (+), kornea tampak keruh, dan lensa tampak keruh sebagian. Pada penekanan bola mata dengan jari pada saat mata tertutup, bola mata teraba keras. Apakah penyebab yang paling tepat pada keluhan pasien?
Akibat peningkatan ukuran lensa
Gangguan drainase karena terjadi sumbatan pada trabecular meshwork
Sudut antara iris dan kornea yang terlalu sempit sehingga terjadi sistem drainase yang terhambat
Akibat sumbatan pada trabecular meshwork karena kebocoran protein lensa
Akibat reaksi autoimun terhadap sisa protein lensa
Seorang pria 33 tahun pekerja pengelas kayu datang ke puskesmas karena mata kiri terkena serpihan kayu 2 jam yang lalu saat bekerja. Pasien saat ini mengeluhkan pandangan kabur, mata merah dan mengganjal. Belum ada penanganan yang dilakukan oleh pasien pasca terkena serpihan kayu. Pemeriksaan oftalmologi VOD 6/6 VOS 6/18. Segmen anterior OS tampak adanya serpihan kayu di kornea (+), injeksi siliar (+), dan lakrimasi (+). Apa tatalaksana yang dilakukan oleh dokter?
Tetes mata pantokain dan ekstraksi serpihan kayu
Irigasi dengan NaCl 0,9%
Ekstraksi serpihan kayu dengan cotton bud
Ekstraksi serpihan kayu dengan jarum 23G
Rujuk ke Sp.M
Seorang wanita usia 55 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mata kanan buram dan pandangan ganda sejak 6 jam yang lalu. Diketahui sebelumnya pasien juga mengalami benturan keras di daerah mata kanan. Pemeriksaan oftalmologis mata kiri kesan gerak bola mata bebas segala arah dan segmen anterior tenang, mata kanan kesan gerak bola mata bebas segala namun dijumpai iris bergoyang saat bola mata bergerak dan segmen anterior tenang. Apakah diagnosis pada kasus?
Dislokasi lensa anterior
Dislokasi lensa posterior
Iris bombans
Iridosiklitis
Subluksasi lensa
Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun datang dibawa ibunya dengan keluhan mata kiri juling. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan pada mata kiri cahaya jatuh di tepi pupil bagian nasal sedangkan mata kanan cahaya jatuh di tengah, segmen anterior dan posterior dalam batas normal. Saat dilakukan cover test mata kanan, posisi mata kiri bergerak ke arah medial. Apakah diagnosis anak tersebut?
Eksoforia
Esoforia
Eksotropia
Esotropia
Epikantus
Seorang pria usia 37 tahun datang dengan keluhan pandangan kedua mata buram. Pandangan buram sebenarnya sudah dirasakan sejak lama, tetapi saat ini dirasa sangat mengganggu. Pada pemeriksaan mata didapatkan VODS 6/30 dengan S+0,5 = 6/24, dengan S+1,00 = 6/15, dengan S+1,5 = 6/9 dengan S+2,00 = 6/6, dengan S+2,50=6/6. Bagaimanakah koreksi lensa sferis yang diberikan untuk pasien?
S+0,50
S+1,00
S+1,50
S+2,00
S+2,50
Seorang laki-laki 71 tahun datang ke RS mengeluhkan penurunan pendengaran pada kedua telinga sejak 8 bulan terakhir. Keluhan disertai suara mendengung pada kedua telinga. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan otoskopi didapatkan membrane timpani intak dan reflex cahaya positif. Pada pemeriksaan garpu tala didapatkan tes rinne (+), weber tidak ada lateralisasi, dan schwabach memendek. Pada pemeriksaan audiometri didapatkan penurunan pendengaran pada frekuensi tinggi.
A. Presbiakusis
B. Kolesteatoma
C. Otomikosis
D. Degenerasi ossikula
E. Tuli konduktif
Anak laki-laki usia 12 tahun diantar ke Puskesmas dengan keluhan rasa penuh pada telinga sejak 7 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa gatal dan saat ini pasien merasa pendengarannya menurun. Pasien diketahui ikut les berenang. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan otoskopi ditemukan liang telinga tampak hiperemis, sedikit edema, dan tampak filamen putih dengan titik-titik hitam yang tumbuh dari kotoran berwarna putih. Apa etiologi yang paling mungkin pada kasus?
Trichophyton mentagrophytes
Candida albicans
Aspergillus niger
Rhizopus oligosporus
Malassezia furfur
Laki-laki Wanita 44 tahun datang ke klinik mengeluhkan hidungnya sering tersumbat sejak 1 tahun terakhir. Keluhan biasa memberat saat pagi atau terpapar suhu dingin. Hidung yang tersumbat dirasakan bergantian kanan dan kiri yang dipengaruhi posisi tubuh. Riwayat alergi disangkal. Pemeriksaan tanda vital TD 130/85, HR 76, RR 24, SpO2 99%, dan T 36,7. Pemeriksaan rhinoskopi anterior tampak edema mukosa dengan konka warna merah gelap. Apakah tatalaksana yang tepat untuk kasus?
Pseudoefedrin PO
Deksametason PO
Loratadin PO
Antibiotik PO
Cuci hidung
Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa ke RS karena sering mendengkur saat tidur sejak beberapa bulan terakhir. Menurut orang tua, suara pasien juga menjadi sengau. Keluhan disertai pilek yang sering kambuh. Riwayat alergi disangkal. Pemeriksaan tanda vital HR 80, RR 28, SpO2 99%, dan T 36.6. Gambaran klinis pasien ditemukan seperti berikut. Apa kemungkinan diagnosis pasien?
Polip nasi
Angiofibroma
Deviasi septum
Adenoiditis
Hipertrofi adenoid
Seorang pasien datang dengan riwayat trauma dan darah menetes di tenggorokan. Pemeriksaan menunjukkan darah mengalir dari rhinoskopi anterior dan darah menetes di orofaring. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 199/135, HR 98, RR 20, SpO2 99%, dan T 36,5. Manakah pembuluh darah yang kemungkinan terlibat?
A. faringeal ascenden
B. A. palatina mayor
C. A. sfenopalatina
D. A. etmoidalis anterior
E. Plexus kiesselbach
Laki-laki 32 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri telinga dan penurunan pendengaran setelah menyelam di laut. Pasien memiliki riwayat penyakit asma dan merupakan perokok aktif. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal dan indeks massa tubuh pasien 25. Pemeriksaan otoskopi ditemukan glue ear. Apakah faktor risiko yang berperan pada keluhan pasien?
Riwayat asma
Merokok
IMT
Jenis kelamin
Menyelam
Wanita 39 tahun datang ke klinik mengeluhkan nyeri pada telinga kanan sejak 3 hari. Nyeri tidak disertai demam maupun keluar cairan dari telinga. Pasien memiliki riwayat berenang 5 hari sebelum keluhan muncul. Pemeriksaan tanda vital TD 120/85, HR 76, RR 16, SpO2 99%, dan T 36,9. Pada pemeriksaan telinga didapatkan tragus pain (+), kemudian pada otoskopi tampak liang telinga kanan menyempit, hiperemis, dan edema (+) sehingga MT sulit dinilai. Apa diagnosis kasus di atas?
Otitis eksterna sirkumskripta
Otitis eksterna difusa
Otitis eksterna maligna
Otitis media akut stadium hiperemis
Keratosis obstruans
Laki-laki 23 tahun datang ke Puskesmas dengan pusing berputar sejak 5 hari. Keluhan memberat dengan aktivitas, disertai telinga berdenging hilang timbul, rasa penuh, dan penurunan pendengaran pada telinga kanan. Keluhan demam dan riwayat minum obat disangkal. Pemeriksaan tanda vital TD 120/70, HR 79, RR 20, SpO2 99%, dan T 36,8. Pemeriksaan tes rinne (+), tes weber lateralisasi ke telinga kiri, dan tes schwabach memendek. Apa diagnosis kasus di atas?
Otitis media akut
BPPV
Labirinitis
Meniere’s disease
Vestibular neuritis
Seorang wanita berusia 35 tahun, datang ke poliklinik RS dengan keluhan gatal pada kepala sejak 3 minggu yang lalu. Tanda vital didapatkan TD 120/70, HR 90, RR 16, T 37. Pada pemeriksaan kepala didapatkan plak berwarna abu-abu, mudah patah sampai akar, berskuama (+). Dokter kemudian melakukan pemeriksaan penunjang lampu wood. Apakah hasil dari pemeriksaan penunjang tersebut?
Fluoresensi kuning kehijauan
Fluoresensi biru keputihan
Fluoresensi kuning keemasan
Fluoresensi merah bata
Fluoresensi tidak ada
Seorang anak laki-laki berusia 1,5 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan muncul bintil berisi air di telapak tangan dan kaki sejak 3 hari ini. Pasien juga diakui ibunya tampak sariawan pada mulut dan menolak tiap kali diberi MPASI. Hasil pemeriksaan tanda vital dalam batas normal, pada palmar dan plantar ditemukan lesi papul dan vesikel eritematosa serta pada mukosa oral ditemukan ulkus dengan tepi eritema.
Varisela
Shingles
Flu Singapura
Chicken pox
Moluskum kontagiosum
Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan bercak merah pada selangkangan kiri dan kanan sejak 1 minggu yang lalu. Rasa gatal disangkal. Tanda vital didapatkan TD 130/80, HR 80, RR 20, T 36,5. Pada status lokalis didapatkan makula eritematosa dengan skuama halus. Pemeriksaan penunjang didapatkan gambaran lampu wood coral red. Apakah tatalaksana dari keluhan pasien?
Klaritromisin 1 gram dosis tunggal
Klaritromisin 2 x 250 mg selama 2 minggu
Eritromisin 2 x 250 mg selama 2 minggu
Eritromisin 4 x 250 mg selama 2 minggu
Eritromisin 4 x 500 mg selama 2 minggu
Seorang wanita berusia 31 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kedua sela jarinya sejak 3 hari yang lalu. Gatal dirasakan memberat terutama pada malam hari. Pasien mengaku sebelumnya suami juga memiliki keluhan serupa. Saat ini pasien sedang hamil anak pertama. Tanda vital didapatkan TD 120/80, HR 86, RR 18, T 36,5. Pada pemeriksaan status lokalis didapatkan seperti pada gambar. Apakah tatalaksana yang sesuai?
Gameksan 1%
Sulfur Presipitatum 10%
Permetrin 1%
Permetrin 5%
Lindane 1%
Seorang laki-laki berusia 22 tahun, datang ke poliklinik RS dengan keluhan terdapat bercak merah bersisik tebal pada kedua sikunya, gatal (-), nyeri (-), kesemutan (-). Pasien mengaku beberapa bulan terakhir sering stress karena mengerjakan skripsi. Tanda vital didapatkan TD 120/80, HR 90, RR 20, S 37. Dokter melakukan pemeriksaan dengan menarik skuama pada bercak, lalu muncul titik perdarahan. Disebut apakah pemeriksaan fisik tersebut?
Fenomena tetesan lilin
Auspitz sign
Koebner phenomenon
Nikolsky sign
Asboe-Hansen sign
Seorang wanita berusia 26 tahun, datang ke klinik dokter dengan keluhan rambut sering rontok sejak 1 minggu yang lalu. Pasien baru saja melahirkan anak pertamanya 2 minggu yang lalu, namun pasien mengaku terkadang malas untuk mengurus anaknya karena sangat rewel. Riwayat konsumsi obat-obatan disangkal. Tanda vital didapatkan TD 115/80, HR 80, RR 20, T 37,3. Pada pemeriksaan kepala didapatkan hair pull test (+).
Anagen effluvium
Telogen effluvium
Alopecia areata
Alopecia androgenik
Trichotillomania
Seorang bayi laki-laki berusia 10 bulan dibawa oleh orang tuanya ke RS. Pasien dikeluhkan terdapat benjolan berwarna kemerahan di perut yang semakin lama semakin membesar dalam beberapa bulan terakhir. Pada pemeriksaan tanda vital TD 90/60, HR 120, RR 30, T 36,3. Pemeriksaan penunjang dilakukan biopsi dengan hasil sel endotel yang tampak bulat dan gambaran proliferasi endotel. Diagnosis yang tepat untuk pasien adalah?
Nevus pigmentosus
Melanoma maligna
Hemangioma infantil
Xanthoma
Karsinoma sel skuamosa
Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan bercak hitam pada wajahnya yang dialami sejak 2 bulan yang lalu. Pasien mengatakan bercak tersebut muncul setelah pasien jatuh dari motor dan wajahnya tergores aspal. Pasien sudah menggunakan sabun cuci muka hingga berganti merk dan menggunakan tabir surya, namun keluhan tidak membaik. Keluhan gatal, nyeri atau baal disangkal. Pada pemeriksaan tanda vital TD 120/80, HR 80, RR 18, T 36,4. Pemeriksaan fisik didapatkan makula hiperpigmentasi multipel dengan diameter 3-5 mm pada pipi sebelah kanan.
Bedak mentol
Mupirocin 2 %
Hidrokuinon 10 %
Hidrokuinon 4 %
Ketokonazol 2 %
eorang wanita berusia 24 tahun G1P0A0 datang ke poliklinik dengan keluhan jerawat di wajah yang dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Pasien mengeluhkan jerawat muncul sejak pasien hamil. Pasien sudah memakai berbagai macam krim yang di beli di toko online, namun tidak membaik. Pemeriksaan tanda vital TD 120/80, HR 80, RR 18, T 36,2. Pada pemeriksaan status lokalis didapatkan komedo berjumlah 100, papul berjumlah 30, nodul berjumlah 3 dan kista berjumlah 1.
Tatalaksana yang tepat untuk pasien adalah?
Benzoyl peroxide
Benzoyl peroxide + doksisiklin PO
Asam retinoate + eritromisin PO
Benzoyl peroxide + eritromisin PO
Benzoyl peroxide + asam retinoate
Seorang wanita berusia 60 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan terdapat benjolan berwarna merah kehitaman di hidungnya. Benjolan awalnya kecil namun dirasa semakin membesar. Pasien merupakan seorang petani dan tidak menggunakan tabir surya pada siang hari. Pemeriksaan tanda vital TD 130/90, HR 90, RR 20, T 36,5 dan pada pemeriksaan status lokalis didapatkan nodul hiperkeratosis, mudah berdarah dan tidak mengkilat. Pemeriksaan penunjang histopatologi dari kasus tersebut adalah?
Sel pagar
Sel palisade
Pearl horn
Displasia melanosit
Horn cyst
Seorang pria berusia 30 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan terdapat bercak kemerahan dan gatal di tungkai bawah kanan. Pasien bekerja sebagai pegawai bank. Pasien pernah mengalami keluhan serupa setiap akhir tahun karena kerja hingga larut malam. Dari pemeriksaan tanda vital TD 110/70, HR 90, RR 18, T 36.4. Pada pemeriksaan status lokalis didapatkan plak tebal eritematosa berbentuk seperti koin berbatas tegas, basah dan tersebar di tungkai bawah kanan. Tatalaksana yang tepat untuk pasien adalah?
Hidrokortison 1%
Clobethasol propionate 0,05%
Desonide 0,05%
Fluosinolone asetonid 0,025%
Hidrokortison 2,5%
Seorang wanita berusia 30 tahun G2P1A0 datang ke poliklinik dengan keluhan muncul kutil di daerah kemaluan sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan nyeri dan gatal disangkal. Kutil semakin banyak dan meluas. Pasien merupakan pekerja seks komersial. Pada pemeriksaan tanda vital TD 120/80, HR 88, RR 18, T 36,2. Pemeriksaan genitalia didapatkan papul multipel dengan permukaan verukosa pada vulva. Tatalaksana yang tepat untuk pasien adalah?
Podofillin 25%
Podofilotoksin 0,5%
Podofilotoksin 25%
Larutan trikloroasetat 80%
Larutan trikloroasetat 50%
