Font size
WorksheetsQuiz Pertumbuhan Wilayah
Total questions: 97
Worksheet time: 49mins
Suatu wilayah atau kawasan yang mempunyai pertumbuhan sangat pesat di segala bidang yang dapat mempengaruhi kawasan disekitarnya disebut ....
Hinterland
Wilayah pembangunan
Pusat Pertumbuhan
Inti kota
Pusat perdagangan
Pengaruh pusat pertumbuhan terhadap bidang ekonomi, kecuali ...
Terbatasnya barang dan jasa di pasaran
Lapangan kerja bertambah
Meningkatnya sosial ekonomi penduduk
Meningkatnya kesejahteraan hidup
Terjadinya arus barang antar daerah
Perhatikan pernyataan di bawah ini! 1) Faktor alam 2) Faktor lokasi 3) Faktor ekonomi 4) Faktor industri 5) Faktor sosial 6) Faktor lalu lintas 7) Faktor organisasi sosial 8) Faktor letak Berdasarkan pernyataan di atas, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan adalah ...
1,2,3,4,6,7,8
2,4,6,7,8
1,3,4,5,6
2,3,6,7,8
3,4,5,6,7
Pengaruh pusat pertumbuhan terhadap pemusatan dan persebaran sumber daya adalah ...
meningkatnya sumber daya ekonomi
sebagai pusat perdagangan
adanya asimilasi budaya masyarakat
teknologi transportasi cukup besar
perubahan pola pikir masyarakat
Yang termasuk aspek ekonomi yang menyebabkan terjadinya interaksi antar wilayah sehingga mendukung pembentukan wilayah fungsional adalah ...
pemasaran barang, peniruan mode
pemasaran barang, pengiriman barang
perpindahan penduduk, pemasaran barang
perpindahan penduduk, pengiriman barang
kebutuhan tenaga kerja, pengiriman barang
Yang termasuk aspek sosial penyebab/pendukung terbentuknya wilayah fungsional adalah ...
pemasaran barang dan mobilitas penduduk
pemasaran barang dan tenaga kerja
Wilayah fungsional sangat didukung oleh aspek budaya. Aspek budaya yang dimaksud adalah...
Peniruan mode, mobilitas penduduk
Gaya hidup, tenaga kerja
Gaya hidup, mobilitas penduduk
Peniruan mode dan gaya hidup
Imitasi mode, tenaga kerja
Hal yang relevan dengan pusat pertumbuhan yaitu...
Harga tanah yang sangat tinggi
Tumbuh persaingan di bidang bisnis
Semakin besar pendapatan penduduk
Terdapat peluang lapangan kerja di berbagai sektor
Pola konsumerisme bagi masyarakat
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan adalah...
Alam, ekonomi, industri, sosial, budaya
Sosial, ekonomi, industri, politik, lalu lintas
Alam, ekonomi, industri, sosial, letak
Alam, sosial, politik, industri, ekonomi
Alam industri, sosial, politik, lalu lintas
Pengaruh pusat pertumbuhan terhadap sosial budaya masyarakat adalah...
Perkembangan sektor industri
Perkembangan lembaga ekonomi
Munculnya lembaga perbankan
Terciptanya lapangan kerja baru
Perubahan sistem mata pencaharian
Pengaruh pusat pertumbuhan akan memotivasi masyarakat untuk berlomba memiliki pengetahuan dan keterampilan. Hal tersebut adalah pengaruh pusat pertumbuhan terhadap...
Pertumbuhan sosial budaya
Penyebaran budaya
Perkembangan ekonomi
Perkembangan perdagangan
Perkembangan teknologi
Pengaruh pusat pertumbuhan terhadap perkembangan ekonomi adalah...
Sektor industri berkembang pesat
Timbulnya mobilitas penduduk
Perubahan sistem mata pencaharian
Variasi tingkat pendidikan
Formal region adalah ...
wilayah yang terbentuk karena adanya karakteristik yang sama
wilayah yang terbentuk karena adanya kenampakan hampir sama
wilayah yang terbentuk karena adanya perbedaan kenampakan
wilayah yang terbentuk karena adanya kondisi alam
wilayah yang terbentuk karena adanya alam dan budaya
Perhatikan pernyataan berikut ini! 1) Sarana prasarana transportasi 2) Kesuburan tanah 3) Potensi sumber daya manusia 4) Kondisi iklim wilayah Faktor fisik yang turut mempengaruhi pusat pertumbuhan suatu wilayah adalah ...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
1 dan 4
Perhatikan pernyataan di bawah ini! 1. Sikap terbuka masyarakat untuk menerima hal baru 2. Kemajuan di bidang teknologi dan informasi 3. Memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah 4. Merupakan daerah dataran rendah yang subur 5. Memiliki jumlah penduduk yang sangat besar Faktor non fisik yang menjadi alasan suatu wilayah menjadi pusat pertumbuhan ditunjukkan oleh nomor ...
3, 4, dan 5
1, 2, dan 3
1, 2, dan 5
1, 3, dan 4
2, 4, dan 5
Perhatikan peta berikut, wilayah pembangunan III meliputi ...
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat
Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali
Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan
Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan
Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan
Wilayah yang termasuk dalam wilayah Pembangunan X meliputi:
Mataram, Sorong, Jayapura
Kupang, Manokwari, Jayapura
Makassar, Merauke, Nabire
Makassar, Ambon, Jayapura
Makassar, Ambon, Jayapura
Wilayah Pembangunan IV meliputi:
Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jogjakarta
Lampung, Palembang, Jambi, Jakarta
Palembang, Jambi, Jakarta, Jawa Barat
Jambi, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah
Lampung, Jambi, Jakarta, Jawa Tengah
Kota Manado merupakan pusat pertumbuhan wilayah pembangunan:
Wilayah pembangunan VI
Wilayah pembangunan VII
Wilayah pembangunan VIII
Wilayah pembangunan IX
Wilayah pembangunan X
Wilayah Pembangunan Utama A terdiri dari:
Wilayah Pembangunan VII dan VIII
Wilayah Pembangunan V dan VI
Wilayah Pembangunan I dan II
Wilayah Pembangunan II dan III
Wilayah Pembangunan IX dan X
Wilayah Pembangunan Utama D berpusat di kota:
Ambon
Makassar
Manokwari
Daerah-daerah di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan menurut pengembangan nasional, dikelompokkan pada ...
Wilayah pembangunan V
Wilayah pembangunan VI
Wilayah pembangunan VII
Wilayah pembangunan VIII
Wilayah pembangunan IX
Tujuan Penataan Ruang dalam pembangunan wilayah antara lain:
Untuk mendapatkan keuntungan
Agar dapat dilihat para investor
Untuk menghindari monopoli proyek
Agar mudah dalam pengawasan
Untuk meningkatkan kualitas hidup atau kesejahteraan rakyat
Pusat pertumbuhan di Indonesia termasuk wilayah pembangunan I dan II meliputi ...
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu
Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara
Bengkulu, Riau, Sumatera Utara, Aceh
Pengembangan wilayah seperti pada gambar adalah ke arah ...
Laut, dikembangkan wisata bahari
Sawah, sumber air cukup
Ladang, tersedia lahan luas
Industri, lapangan kerja memadai
Hutan, tersedia sumber daya alam
Prinsip pemusatan (Aglomerasi) kegiatan sebagai wujud eksistensi pusat pelayanan ditunjukkan oleh pernyataan berikut ...
Mengelompoknya pertokoan dan pemukiman di dekat kampus
Orang berbelanja dengan memilih lokasi terdekat dari tempat tinggal
Kawasan permukiman kelas atas cenderung berada di pinggiran kota
Perhatikan pernyataan berikut: 1. Pengendalian laju pertumbuhan penduduk 2. Pengembangan kemampuan ilmu dan teknologi 3. Menambah ruang terbuka hijau 4. Peningkatan status gizi masyarakat Upaya perbaikan daya dukung wilayah dari aspek sumber daya manusia ditunjukkan oleh pernyataan nomor...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
Salah satu keuntungan negara dari tindakan pembangunan yang berorientasi pada spread effects yaitu...
A. Perluasan aktivitas dari pusat pembangunan ekonomi ke daerah lain
B. Anggaran pembangunan lebih rendah untuk lokasi perencanaan pada daerah yang luas
C. Konsentrasi pembangunan tidak terpusat di satu lokasi saja
D. Pembangunan menyebar membentuk pusat pertumbuhan baru
E. Efektivitas waktu pada pembangunan sektoral di daerah
Pengembangan wilayah yang sesuai ilustrasi gambar lebih cepat ke arah … karena ….
A. i), wilayah udara sejuk
B. ii), kawasan kegiatan ekonomi
C. iii), pusat kegiatan agraris
D. iv), kawasan sulit dibangun
E. v), tersedia lahan gambut yang murah
Wilayah formal yang dibatasi kenampakan fisik berdasarkan aspek morfologi yaitu...
A. hutan
B. perbukitan
C. permukiman
D. perkebunan
Perencanaan tata ruang mempunyai manfaat di berbagai bidang pembangunan. Salah satu contoh manfaat perencanaan ruang di bidang sosial adalah...
Mencegah resiko kerusakan lingkungan akibat pembangunan
Menentukan lokasi pembangunan infrastruktur untuk pengembangan instalasi listrik
Meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di suatu wilayah
Mengidentifikasi kebutuhan pembangunan berupa fasilitas pusat perdagangan
Menciptakan lingkungan yang aman melalui pemenuhan kebutuhan penduduk dengan baik
Pernyataan berikut yang menunjukkan pengaruh negatif interaksi antar wilayah pusat pertumbuhan dari sisi lingkungan fisik yaitu...
Meningkatnya tindak kriminalitas
Banyaknya penduduk tidak memiliki izin tinggal
Munculnya pemukiman kumuh di kota
Tidak terpenuhinya kebutuhan ruang publik bagi penduduk
Adanya gesekan sosial yang menimbulkan konflik
Desa Minggir merupakan daerah penghasil bambu dan menjadi sentra industri kerajinan bambu yang berkembang pesat. Berdirinya lokasi industri kerajinan bambu di desa Minggir berorientasi pada...
Ketersediaan bahan baku
Ketersediaan air
Suplai energi
Tenaga kerja
Pasar
Pemilihan lokasi industri yang memudahkan proses produksi dan berorientasi kewilayahan ditunjukkan oleh...
Perizinan pendirian bangunan tidak rumit
Kedekatan dengan area pemasaran hasil produksi
Kemudahan mendapat energi dari penyambungan tenaga listrik
Ketersediaan infrastruktur penunjang proses produksi bagi industri
Pembayaran pajak dan premi asuransi lebih fleksibel secara prosedur
Perkembangan pembangunan di pusat pertumbuhan yang pesat dapat mendorong arus urbanisasi dari wilayah luar pusat pertumbuhan. Urbanisasi dapat menyebabkan permasalahan sosial di pusat pertumbuhan. Solusi untuk penanganan masalah tersebut yaitu...
Penguatan adat istiadat di daerah
Pembangunan fasilitas umum di daerah
Pemusatan daerah industri di daerah kota
Pengembangan fasilitas umum di pusat pertumbuhan
Penciptaan pusat-pusat pertumbuhan baru
Perencanaan tata ruang berguna untuk efisiensi penggunaan energi di sektor industri. Contoh fungsi perencanaan tata ruang untuk hal tersebut adalah...
Pembangunan permukiman penduduk jauh dari kawasan industri
Pendirian sarana prasarana jaringan jalan dan instalasi jaringan listrik
Penyusunan pola ruang berupa kawasan industri secara memusat
Pembangunan pembangkit listrik di dekat kawasan industri
Di tinjau dari pengertiannya, wilayah dapat dibedakan menjadi wilayah fungsional dan wilayah formal. Dilihat dari dinamikanya, wilayah fungsional lebih dinamis daripada wilayah formal karena wilayah fungsional...
Perbedaan kondisi fisik geografisnya mencolok
Fokus pada pengembangan jenis industri yang sama
Lebih menekankan pada aspek perkembangan wilayah
Penggunaan lahannya memiliki pola seragam
Penunjang aktivitas ekonominya sangat beragam
Pembentukan pusat pertumbuhan di luar Jawa bertujuan untuk:
Merangsang pembangunan wilayah sekitarnya
Meminimalisasi potensi setiap daerah untuk mencapai tujuan nasional
Meningkatkan kesenjangan pembangunan antar wilayah di Indonesia
Mengurangi kemampuan daya saing tiap wilayah dalam perekonomian nasional
Mengeksploitasi sumber daya alam daerah tertentu untuk kesejahteraan penduduk
Koridor ekonomi Kalimantan merupakan pusat produksi dan pengolahan hasil tambang. Wilayah Kalimantan berfungsi sebagai lumbung energi nasional. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ekonomi utama di Kalimantan meliputi sektor:
Minyak, gas, makanan dan minuman
Tekstil, kelapa sawit, dan perkayuan
Peralatan transportasi, besi baja, dan minyak
Perikanan, batubara, dan kelapa sawit
Batubara, besi baja dan bauksit
Industri skala besar di suatu wilayah dapat menimbulkan terjadinya kutub pertumbuhan. Hal tersebut terjadi karena...
Menurunnya tindak kriminalitas di sekitar pusat industri besar
Berkurangnya kesenjangan kondisi ekonomi penduduk antar wilayah
Berkurangnya kesempatan kerja melalui industri di kutub pertumbuhan
Terhambatnya proses tenaga terampil dan modal masuk ke wilayah
Adanya kegiatan ekonomi berkesinambungan dengan fasilitas memadai
Dampak positif pusat pertumbuhan terhadap kesejahteraan masyarakat berupa...
Meningkatnya pendapatan masyarakat
Semakin majunya pola pikir masyarakat
Meningkatnya arus migrasi masuk
Pembangunan sarana transportasi
Meningkatnya jumlah permukiman
Salah satu isi rencana tata ruang wilayah nasional yaitu penetapan kawasan strategis nasional. Penetapan kawasan strategis nasional bertujuan:
Menyusun prioritas pengembangan wilayah secara nasional
Mempercepat pembangunan di kawasan barat Indonesia
Meningkatkan kondisi infrastruktur di kawasan perkotaan
Mengubah kawasan lindung menjadi kawasan budidaya
Contoh faktor yang diperhatikan dalam pembangunan regional adalah...
Pembangunan sosial melalui komunitas masyarakat
Pendapatan per kapita penduduk secara nasional
Tingkat keamanan dan pertahanan nasional
Perbedaan potensi sumber daya alam
Tingkat diversifikasi kegiatan ekonomi
Manfaat perencanaan ruang dalam bidang ekonomi ditunjukkan oleh nomor...
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
2, 3, dan 4
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
Tahap awal penataan ruang di berbagai daerah belum terselesaikan dengan baik. Salah satu akibat kendala tersebut adalah...
Sulitnya proses pemetaan untuk informasi penataan ruang
Rendahnya pengetahuan penduduk yang terlibat dalam tata ruang
Minimnya dana yang dialokasikan pemerintah untuk tata ruang
Belum terselesaikannya perencanaan tata ruang wilayah daerah
Lambatnya proses evaluasi dalam pelaksanaan tata ruang daerah
Prinsip pemusatan (aglomerasi) kegiatan sebagai wujud eksistensi pusat pelayanan ditunjukkan oleh pernyataan...
Mengelompoknya pertokoan dan pemukiman di dekat kampus
Orang berbelanja dengan memilih lokasi terdekat dari tempat tinggal
Kawasan pemukiman high class cenderung berada di pinggiran kota
Kawasan pemukiman buruh dekat dengan Central business district
Pusat perdagangan dikelilingi oleh pemukiman high class
Hambatan dalam penerapan perencanaan Tata Ruang di Indonesia antara lain...
Pemanfaatan dan pengendalian ruang sudah efektif
Lembaga penyelenggaraan Penataan Ruang sudah maksimal
Potensi konflik sudah berkurang
Sistem Informasi penunjang pembangunan sudah bagus
Lemahnya koordinasi antar daerah dalam mengelola wilayah
Upaya dalam mengatasi permasalahan penerapan Tata Ruang di Indonesia antara lain...
Peningkatan kualitas Sumber daya manusia untuk penataan ruang
Pengurangan peran masyarakat dalam penataan ruang
Peningkatan konflik antar daerah untuk penataan ruang
Pengurangan dana untuk pembangunan tata ruang
Penurunan kualitas sistem informasi tata ruang
Penerapan Pola Tata Ruang dengan dibangunnya Ruang Terbuka Hijau di daerah perkotaan merupakan perencanaan Ruang di tingkat....
Tingkat Regional
Tingkat Nasional
Tingkat Provinsi
Tingkat Kabupaten/Kota
Tingkat Kelurahan
Menurut UU Republik Indonesia No. 6 tahun 2014, tentang Desa, dijelaskan bahwa desa diartikan...
Merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah
Desa merupakan wilayah administratif yang dipimpin oleh lurah
Organisasi pemerintahan terendah dibawah kabupaten
Kepala desa dipilih secara langsung oleh rakyat
Merupakan wilayah yang jauh dari keramaian
Desa mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali ....
Masyarakatnya bersifat individualis
Konflik sosial frekuensi kecil
Hubungan kekerabatan kuat
Mata pencaharian homogen agraris
Terikat pada tradisi
Desa sebagai tata ruang merupakan perpaduan antara tiga unsur utama yaitu ....
Topografi, tata kehidupan, letak
Daerah, penduduk, tata kehidupan
Letak, penduduk, tata kehidupan
Tata kehidupan, tata geografi, letak
Daerah, topografi, letak
Salah satu komponen potensi non fisik desa adalah ....
Tanah
Iklim
Sumber Daya
Tata Air
Lembaga Sosial
Desa sebagai hinterland mempunyai fungsi terhadap daerah sekitarnya sebagai berikut, kecuali ....
Pasar produk industri
Sumber tenaga kerja produktif
Sumber bahan pangan
Sentra industri kecil
Pola permukiman penduduk di daerah dengan topografi kasar, biasanya berbentuk...
Mengelompok
Memanjang
Terpencar
Memusat
Tidak teratur
Di Provinsi Kalimantan Tengah banyak dijumpai permukiman di sepanjang sungai, hal ini disebabkan ....
Sungai merupakan prasarana transportasi utama
Tanah di sekitar sungai subur
Sebagian besar penduduk sebagai nelayan
Sungai dijadikan sebagai pasar
Kemudahan memperoleh sumber air
Sistem pertanian ladang berpindah (shifting cultivation) dapat dilakukan dalam kondisi ....
Kepadatan penduduk tinggi
Hutan semakin habis
Kepadatan penduduk rendah
Curah hujan rendah
Lahan yang subur habis
Kota yang ditandai oleh adanya kerawanan sosial yang tinggi, kriminalitas yang tidak terkendali merupakan kota pada tahap perkembangan ....
Nekropolis
Polis
Metropolis
Megapolis
Tyranopolis
Menurut Teori Konsentris daerah kumuh (slums area) terdapat pada zone ....
Daerah Pusat Kegiatan (DPK)
Transisi (peralihan dari perdagangan ke pemukiman)
Pemukiman Pekerja kasar (buruh)
Pemukiman kaum proletar
Penglaju
Hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antara dua wilayah atau lebih yang dapat menimbulkan gejala, kenampakan atau masalah baru disebut ....
Interdependensi
Relasi
Kolaborasi
Integrasi
Simbiosis
Suatu daerah yang terletak antara desa dengan kota, yang ditandai oleh penggunaan lahan campuran pertanian dan non pertanian adalah ….
Kota
Sub Urban
Sub Urban Fringe
Rural Urban Fringe
Rural
Fungsi RTH (Ruang Terbuka Hijau) adalah sebagai berikut, kecuali:
Fungsi Ekonomis
Fungsi Ekologis
Fungsi Estetis
Fungsi Sosial
Fungsi Etika
Kehadiran RTH (Ruang Terbuka Hijau) memperindah pemukiman, komplek perumahan, perkantoran, sekolah, mall, dan lain-lain, merupakan fungsi …
Fungsi Ekonomis
Fungsi Ekologis
Fungsi Estetis
Fungsi Rekreasi
Fungsi Sosiologis
RTH sebagai ‘paru-paru’ kota atau wilayah. Tumbuhan dan tanaman hijau dapat menyerap kadar karbon dioksida (CO2), menambah oksigen, menurunkan suhu dengan keteduhan dan kesejukan tanaman, menjadi area resapan air, serta meredam kebisingan. Hal tersebut merupakan fungsi …
Fungsi Ekonomis
Fungsi Ekologis
Fungsi Estetis
Fungsi Rekreasi
Fungsi Sosial
Ciri-ciri kota adalah sebagai berikut, kecuali:
Merupakan suatu tempat yang penduduknya padat
Mata pencaharian penduduk bukan pertanian
Masih terikat tradisi dan adat istiadat
Penduduknya bersifat heterogen
Masyarakat bersifat individualistis
Faktor yang mempengaruhi terjadinya alih fungsi lahan sebagai berikut, kecuali:
Tingginya harga jual lahan yang terletak di jalan utama
Lokasi lahan strategis untuk pengembangan sektor industri
Kebutuhan lahan untuk pembangunan fasilitas umum
Perubahan kebijakan tata ruang wilayah
Tingkat kesuburan tanah yang rendah
Ciri-ciri Desa Swakarya terdapat pada nomor:
1), 3) dan 4)
1), 4) dan 5)
2), 3) dan 4)
2), 3) dan 5)
3), 4) dan 5)
Desa Harapan Jaya, sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani, kegiatan gotong royong sering dilakukan penduduk, tingkat pendidikan rendah dan mengandalkan pendapatan dari hasil pertanian. Maka desa tersebut termasuk kelompok desa...
Desa tradisional
Desa Swadaya
Desa Swakarya
Desa Swa sembada
Desa tertinggal
Permukiman penduduk di dataran rendah atau pantai, membentuk pola...
Radial
Terpusat
Memanjang
Menyebar
Mengelompok
Faktor utama penyebab permukiman di daerah pegunungan berkembang dengan pola mengelompok adalah...
Dekat sumber air
Mengikuti bentuk jalan
Mengikuti bentuk topografi
Masih ada hubungan keluarga
Dekat dengan sumber kehidupan
Lingkungan fisik dan sosial wilayah Indonesia membentuk pola permukiman yang berbeda-beda. Perbedaan pola permukiman di Indonesia umumnya disebabkan...
Jumlah penduduk yang berbeda
Topografi wilayah yang tidak sama
Adat istiadat yang berkembang tidak sama
Kemampuan ekonomi penduduk yang berbeda
Tingkat pengetahuan penduduk yang tidak sama
Angka 3 dan 5 pada gambar struktur kota menurut teori sektoral menunjukkan:
Pusat perdagangan dan industri
Permukiman kumuh dan rendah
Permukiman kelas rendah dan elite
Permukiman pedagang dan menengah
Zona perdagangan dan kawasan industri
Perhatikan pernyataan berikut: 1. Memberdayakan ekonomi masyarakat berbasis potensi komunitas 2. Membatasi jejaring antar desa dan pemangku kepentingan 3. Mendorong kegiatan berbagai sektor untuk menciptakan lapangan kerja 4. Mendorong masyarakat desa untuk bekerja di luar daerah 5. Mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan Upaya pengembangan kawasan pedesaan ditunjukkan oleh pernyataan:
1), 2), dan 4)
1), 3), dan 5)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
3), 4) dan 5)
Gambar menunjukkan hubungan antara pusat pertumbuhan, pusat perdagangan, kota industri, dan lautan. Berdasarkan gambar, apa yang menjadi fokus utama dalam pengembangan wilayah?
Pengembangan pusat rekreasi
Pengembangan pusat perdagangan
Pengembangan kota industri
Pengembangan kawasan pegunungan
Pengembangan kawasan lautan
Kawasan yang tidak mempengaruhi perkembangan pusat pertumbuhan sesuai gambar, ditunjukkan oleh:
Kota industri
Pusat rekreasi
Lautan
Pusat perdagangan
Pegunungan
Faktor penyebab terjadinya backwash effect antara lain:
Perpindahan tenaga produktif ke pusat pertumbuhan
Penanaman modal di desa
Pola perdagangan dikuasai daerah hinterland
Pembangunan mengarah ke daerah hinterland
Daerah hinterland tidak memiliki transportasi yang memadai
Berdasarkan ilustrasi, fungsi desa bagi kota adalah:
Hinterland
Peripheral area
Raw material
Farm village
Zone of transition
Salah satu manfaat kajian daya dukung wilayah untuk kependudukan adalah:
Pertimbangan aspek lingkungan hidup untuk pengambil kebijakan
Perencanaan tata ruang untuk mengakomodasi lokasi pemukiman
Penanganan masalah kumulatif pencemaran lingkungan
Pengembangan kawasan industri berat
Perlindungan aset sumber daya alam
Faktor penghambat dari sisi internal terkait daya dukung lahan adalah:
Bencana alam
Pengaruh iklim
Jumlah penduduk
Sempitnya lahan
Pencemaran lingkungan
Proses perkembangan wilayah kota berdasarkan pernyataan di atas menyebabkan terjadinya:
Urbanisasi
De Urbanisasi
Transmigrasi
Gaya sentripetal
Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk pemerataan pembangunan di desa dan di kota, kecuali:
Meningkatkan pendidikan, untuk mengubah pola pikir penduduk desa yang tradisional
Membuka usaha kecil dan menengah di desa
Meningkatkan kualitas Sumber Daya manusia
Berkurangnya fasilitas penunjang di desa
Mengadakan penyuluhan, pelatihan dan pembinaan
Kawasan permukiman penduduk yang bertempat tinggal di daerah pegunungan memiliki pola permukiman...
Menyebar
Menjalur
Mengelompok
Memisah
Memanjang
Gambar tersebut merupakan contoh struktur perkembangan kota menurut:
Teori konsektoral
Teori konsentris
Teori sektoral
Teori Kutub pertumbuhan
Teori Inti Ganda
Karakteristik kehidupan penduduk desa nelayan antara lain:
Tidak terpengaruh dengan perkembangan teknologi
Pola permukiman memanjang mengikuti garis pantai
Saat air laut pasang, penduduk menjahit jaring yang koyak
Membangun rumah sepanjang delta
Penduduk banyak yang membuat es batu untuk mengawetkan ikan
Perhatikan pernyataan berikut: 1) Timbul rasa segan jika tidak ikut gotong royong 2) Menjadi bahan pembicaraan jika tidak ikut perkumpulan sosial 3) Jam kunjung masyarakat terbatas sampai jam 21.00 Ciri-ciri di atas merujuk pada...
Struktur sosial masyarakat desa
Hukum informal yang berlaku di desa
Tradisi masyarakat desa
Pola kehidupan masyarakat kota
Sistem ekonomi masyarakat desa
Jakarta sebagai ibu kota Negara memiliki penduduk yang heterogen, menurut Lewis Mumford adalah tahap..
eopolis
tyranopolis
Metropolis
Megapolis
Polis
Zona yang muncul untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang berada antara zona medium class residental dan high class residental berdasarkan teori Inti Ganda yaitu daerah...
Manufaktur berat
Industri sub urban
Infra struktur berat
Grosir dan manufaktur
Di luar Central business district
Penggunaan lahan di desa Banyubiru didominasi oleh areal persawahan. Meskipun demikian, penduduknya dengan mudah memperoleh kebutuhan sehari-hari yang dijual di pertokoan sekitar desa Banyubiru. Hal tersebut menunjukkan, desa Banyubiru terletak di Zona...
Sub Urban
Urban fringe
Central Fringe
Rural fringe
Rural-urban fringe
Salah satu contoh perubahan Tata Guna lahan antara lain:
Kawasan hutan yang ditebang dan digunakan sebagai bandara
Daerah sekitar pantai yang digunakan sebagai tambak
Pelebaran dan pengaspalan jalan negara
Pembangunan kantin sehat di sekolah
Perluasan daerah permukiman elite
Berikut ini merupakan dampak positif interaksi desa kota bagi desa, kecuali:
Ketinggian wilayah desa semakin berkurang
Kesenjangan ekonomi wilayah semakin berkurang
Aksesibilitas wilayah desa semakin sulit
Kebutuhan barang yang tidak dihasilkan desa, dapat terpenuhi
Pengetahuan penduduk desa semakin bertambah
Dampak positif interaksi Desa-Kota bagi Kota, antara lain:
Pasokan sumber daya alam berupa bahan mentah makin berkurang
Kebutuhan pangan yang berasal dari desa bisa terpenuhi
Kebutuhan tenaga kerja tidak terpenuhi
Kebutuhan barang dari desa tidak terpenuhi
Berikut ini bukan merupakan faktor yang mempengaruhi interaksi desa dan kota:
Wilayah yang saling melengkapi
Kesempatan berintervensi
Kemudahan pemindahan dalam ruang
Tidak ada jaringan komunikasi dan transportasi
Adanya perbedaan sumber daya antara desa dan kota
Yang bukan merupakan dampak negatif interaksi desa kota bagi kota adalah:
Meningkatnya jumlah pengangguran
Munculnya daerah kumuh
Tingginya angka kepadatan penduduk
Terjadinya degradasi kualitas lingkungan fisik dan sosial
Terpenuhinya kebutuhan pangan penduduk kota karena produktivitas desa
Penduduk kota Intan berjumlah 20.000 jiwa. Penduduk kota Jati berjumlah 15.000 jiwa, penduduk kota Kenanga 25.000 jiwa. Jarak kota Intan ke kota Jati: 60 Km, sedangkan jarak kota Jati ke kota Kenanga: 50 Km. Hitunglah interaksi ekonomi yang terjadi di kota Intan dan Jati:
7.500.000
5.000.000
750.000
500.000
50.000
Kota A merupakan kota yang sedang berkembang. Kota A berada di antara kota B dan C. Jarak kota A dan B adalah 10 Km, sedangkan jarak kota A dan C adalah 5 Km. Kota A berpenduduk 5000 jiwa, Kota B berpenduduk 8000 jiwa dan kota C berpenduduk 6000 jiwa. Berapa besar kekuatan interaksi kota tersebut ke arah B?
5 kali lebih besar ke arah B
4 kali lebih besar ke arah B
3 kali lebih besar ke arah B
2 kali lebih besar ke arah B
1 kali lebih besar ke arah B
Sebuah sekolah akan dibangun di antara kota A dan B. Jarak kota A dan B sejauh 12 Km. Jumlah penduduk kota A: 100.000 jiwa, dan jumlah penduduk kota B: 400.000 jiwa. Lokasi pembangunan sekolah yang tepat terletak di:
3 Km dari kota A
3 Km dari kota B
4 Km dari kota A
4 Km dari kota B
5 Km dari kota A
Jumlah penduduk wilayah X adalah 40.000 jiwa dan wilayah Y adalah 10.000 jiwa, jarak antara kedua wilayah 30 Km, maka lokasi titik henti wilayah Y ke wilayah X adalah:
10 km
20 km
15 km
25 km
5 km
