wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PAI X Bab 5: Metode Dakwah Wali Songo

Total questions: 45

Worksheet time: 27mins

Name
Class
Date
1.

Tradisi minum tuak, kepercayaan animisme dan dinamisme pada masa

sebelum datangnya Wali Songo, diluruskan oleh para wali dengan metode

dakwah yang penuh kelembutan dan kedamaian serta pelan-pelan dan

bertahap. Metode ini disebut dengan….

a)

Tadrij

b)

Takfiri

c)

Tarkhim

d)

Adamul Haraj

e)

Ahlul hallli wal 'aqd

2.

Dalam menyebarkan ajaran Islam para Wali Songo juga tidak mengusik

tradisi asli masyarakat Nusantara, tidak menyakiti, bahkan tidak mengusik

agama dan kepercayaan mereka, namun memperkuatnya dengan cara-cara

yang islami. Pendekatan ini disebut dengan….

a)

Tadrij

b)

Takfiri

c)

Tarkhim

d)

Adamul Haraj

e)

Ahlul Halli wal 'aqd

3.

Salah satu fokus dakwah Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik adalah

penghapusan sistem kastanisasi pada ajaran Hindu, yaitu pengelompokan

atau penggolongan manusia berdasarkan golongan tertentu. Kasta yang

terdiri dari golongan tokoh agama, pendeta dan rohaniawan yang bekerja

di bidang spiritual adalah kasta….

a)

Brahmana

b)

Ksatria

c)

Waisya

d)

Sudra

e)

Biasa

4.

Sunan Ampel mengenalkan ajaran yang sangat berkaitan dengan kebiasaan

masyarakat kala itu, yaitu ajaran Moh Limo. Moh Limo berasal dari bahasa

Jawa yaitu emoh (tidak mau) dan limo (lima). Artinya ajaran yang mengajak

masyarakat untuk tidak mau berjudi, mengundi nasib dan memasang

taruhan adalah….

a)

moh main

b)

moh maling

c)

moh madat

d)

moh ngombe

e)

moh madon

5.

Inti dari ajaran Sunan Drajat adalah Catur Piwulang (Empat Pengajaran).

Makna dari salah satu ajaran untuk Paring teken marang wong kang kalunyolan wuto adalah….

a)

memberikan pertolongan kepada orang yang sedang kesulitan

b)

memberikan pakaian kepada orang yang sedang kedinginan

c)

memberikan makan kepada orang yang sedang kelaparan

d)

memberikan tempat berteduh bagi orang yang kehujanan

e)

memberikan tempat tinggal bagi orang yang tuna wisma

6.

Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada umat Hindu,

Sunan Kudus melakukan strategi sebagai berikut….

a)

membangun pancuran wudu berjumlah 8 dan meletakkan arca di

atasnya

b)

tidak menghapus tradisi dan adat istiadat yang berkembang di masyarakat

c)

tidak menyembelih sapi pada saat Idul Adha karena sapi adalah hewan

yang dianggap suci bagi umat Hindu

d)

membiarkan pelaksanaan selamatan, upacara adat, pemberian sesajen

tetap berkembang di masyarakat

e)

menyusun syair-syair yang berisi tentang kecintaan kepada Allah Swt.

dan disenandungkan dengan iringan musik gamelan

7.

Pandangan politik Sunan Giri, sering dijadikan rujukan, bahkan ketika

Raden Patah melepaskan diri dari kerajaan Majapahit untuk mendirikan Kerajaan Demak Bintoro, Sunan Giri dipercaya meletakkan dasar-dasar

kerajaan masa perintisan atau ahlal-halli wa al-‘aqd, yaitu….

a)

sebuah lembaga yang berwenang dalam memutuskan pengangkatan

pemimpin dalam politik Islam

b)

sebuah lembaga yang memberikan keputusan tentang vonis atau

hukuman bagi orang yang melakukan kesalahan

c)

sebuah lembaga yang menyusun peraturan perundang-undangan

sebagai dasar hukum pemerintahan

d)

sebuah lembaga yang mengurus tentang pengelolaan upeti dan pajak

dari masyarakat

e)

sebuah lembaga yang menentukan arah kebijakan politik dan strategi

perang kerajaan

8.

Dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, para Wali Songo

memanfaatkan tradisi, adat istiadat serta kesenian yang telah berkembang

sebelumnya, dan disesuaikan dengan nafas dan ajaran Islam. Di antara

para wali yang mahir dalam memainkan kesenian wayang kulit dan

menjadikannya sebagai media dakwah yang efektif adalah….

a)

Sunan Gresik

b)

Sunan Ampel

c)

Sunan Bonang

d)

Sunan Kalijaga

e)

Sunan Gunung Jati

9.

Salah satu dari Wali Songo yang di masa mudanya pernah melakukan

tindakan pencurian dan perampokan kepada pejabat-pejabat korup di

kerajaan yang menyelewengkan uang upeti dari masyarakat, kemudian

membagikan hasil curian tersebut kepada orang-orang miskin dan terlantar

adalah….

a)

Sunan Muria

b)

Sunan Drajat

c)

Sunan Kalijaga

d)

Sunan Kudus

e)

Sunan Giri

10.

Berikut ini yang bukan merupakan ragam metode dakwah yang dilakukan

oleh Sunan Gunung Jati dalam proses Islamisasi tanah Jawa, yang memiliki

standar ganda sebagai seorang raja sekaligus sebagai seorang ulama

adalah….

a)

Metode muidlah hasanah/nasihat-nasihat yang baik

b)

Metode al-hikmah/menggunakan cara-cara yang bijaksana

c)

Metode takfiri yaitu menganggap kafir orang yang tidak satu iman

d)

Metode ta’awun yaitu saling tolong menolong dan berbagi ketugasan

e)

Metode tadarruj/berjenjang, tingkatan belajar seorang murid

(pesantren)

11.

Salah satu wali sembilan yang memiliki pesan Moh Limo adalah

a)

Sunan Gresik

b)

Sunan Ampel

c)

Sunan Muria

d)

Sunan Kudus

12.

Sunan Bonang berdakwah dengan cara menarik simpati masyarakat melalui

a)

Bercocok tanam

b)

Pencak silat

c)

Kesenian

d)

Pemerintah

13.

Dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, para Wali Songo memanfaatkan tradisi, adat istiadat serta kesenian yang telah berkembang sebelumnya, dan disesuaikan dengan nafas dan ajaran Islam. Di antara para wali yang mahir dalam memainkan kesenian wayang kulit dan menjadikannya sebagai media dakwah yang efektif adalah….

a)

Sunan Gresik

b)

Sunan Ampel

c)

Sunan Bonang

d)

Sunan Kalijaga

e)

Sunan Gunung Jati

14.

Ciri utama dakwah semua wali sembilan adalah....

a)

Berdakwah dengan lembut dan menghancurkan budaya setempat

b)

Berdakwah dengan keras dan menghormati budaya setempat

c)

Berdakwah dengan keras dan menghancurkan budaya setempat

d)

Berdakwah dengan lembut dan menghormati budaya setempat

15.

Berikut ini yang bukan merupakan ragam metode dakwah yang dilakukan oleh Sunan Gunung Jati dalam proses Islamisasi tanah Jawa, yang memiliki standar ganda sebagai seorang raja sekaligus sebagai seorang ulama adalah….

a)

Metode muidlah hasanah/nasihat-nasihat yang baik


b)

Metode tadarruj/berjenjang, tingkatan belajar seorang murid (pesantren).

c)

Metode ta’awun yaitu saling tolong menolong dan berbagi ketugasan

d)

Metode takfiri yaitu menganggap kafir orang yang tidak satu iman

e)

Metode al-hikmah/menggunakan cara-cara yang bijaksana

16.

Salah satu dari Wali Songo yang di masa mudanya pernah melakukan tindakan pencurian dan perampokan kepada pejabat-pejabat korup di kerajaan yang menyelewengkan uang upeti dari masyarakat, kemudian membagikan hasil curian tersebut kepada orang-orang miskin dan terlantar adalah Sunan ...

a)

Ampel

b)

Giri

c)

Drajat

d)

Gresik

e)

Kalijaga

17.

Salah satu jasa Sunan Kalijaga adalah menciptakan bedug di masjid yang berfungsi untuk...

a)

pertandingan pukul bedug

b)

memberitahukan warga jika ada maling

c)

memanggil orang untuk sholat berjamaah

d)

membuat keramaian di malam hari

e)

melestarikan budaya masyarakat

18.

Tembang Macapat Pangkur di ciptakan oleh sunan..... Sunan ini adalah salah satu Wali Songo yang berdakwah di Lamongan. 

a)

Sunan Giri

b)

Sunan Drajat

c)

Sunan Kalijaga

d)

Sunan Muria

e)

Sunan Ampel

19.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

(1) Islam masuk ke nusantara melalui peperangan.

(2) Islam tidak menganut kasta atau golongan.

(3) Kesamaan bahasa dan budaya Arab dengan budaya nusantara.

(4) Penyebaran Islam dibawa dengan cara damai.

(5) Sifat bangsa Indonesia yang ramah terhadap bangsa lain.


Dari pernyataan di atas, faktor-faktor yang mempermudah masuknya Islam di Nusantara adalah....

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 3, dan 5

c)

2, 3, dan 5

d)

2, 4, dan 5

e)

3, 4 dan 5

20.

Penyebaran agama Islam, khususnya di Jawa dikembangkan oleh sejumlah wali yaitu Wali Songo. Salah satu wali dari wali songo yang terkenal dan berjasa menyebarkan Islam di tanah Jawa adalah Sunan Gresik, yang memiliki nama lain….

a)

Maulana Rahmatullah

b)

Maulana Umar Said

c)

Maulana Malik Ibrahim

d)

Maulana Muhammad Said

e)

Raden Rahmat

21.

Proses masuknya Islam ke Nusantara melalui berbagai cara, diantaranya melalui pendidikan sebagaimana yang dilakukan oleh Sunan Giri dengan mendirikan Pesantren. Dampak positif yang ditimbulkan oleh usaha Sunan Giri tersebut terhadap masyarakat adalah….

a)

munculnya teknokrat ulung

b)

lahirnya ulama-ulama besar

c)

lahirnya saudagar kaya

d)

terbentuknya pemerintahan

e)

lahirnya ilmuwan dunia

22.

Salah satu metode wali songo dalam menyebarkan Islam sehingga mudah diterima oleh masyarakat adalah....

a)

Melalui perdagangan

b)

melalui kesenian

c)

melalui penampilan

d)

melalui kebiasaan

e)

melalui media komunikasi

23.

Upacara sekaten merupakan bentuk akulturasi budaya islam dengan Hindu, hal yang paling mendasar terlihat pada.....

a)

Bahan bahan makanan yang menjadi sesaji berbeda dan diganti, pada masa islam makanannya harus halal dan tidak mengandung babi atau makanan haram

b)

Gunungan makanan seperti sesaji tetap dipertahankan akan tetapi dibagikan kembali kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah

c)

Masyarakat tetap mempercayai hasil bumi pada gunungan akan membawa berkah untuk keberuntungan mereka

d)

gunungan dipersembahkan untuk para Dewa penguasa Gunung merapi dan Ratu pantai selatan

e)

sultan memandikan pusaka-pusaka peninggalan kerajaan, kemudian air bekas memandikan diprebutkan oleh masyarakat karena percaya mengandung berkah

24.

Berikut ini bukan salah satu keunggulan Islam dalam penyebarannya di Nusantara dalam hal ajarannya yakni ...

a)

mudah dipahami ajarannya

b)

syarat masuk Islam sangat mudah

c)

masyarakat dimanjakan dengan ajarannya

d)

tidak ada penggolongan dalam masyarakat

e)

mempermudah dalam berdagang

25.

Islam di Jawa disebarkan oleh para Ulama yang tergabung dalam sebutan Wali Songo. Tokoh berikut merupakan wali songo, kecuali ...

a)
Sunan Ampel
b)
Sunan Kalijaga
c)
Sunan Drajat
d)
Sunan Pakubuwono
e)

Sunan Kudus

26.

Tradisi minum tuak, kepercayaan animisme dan dinamisme pada masa sebelum datangnya Wali Songo, diluruskan oleh para wali dengan metode dakwah yang penuh kelembutan dan kedamaian serta pelan-pelan dan bertahap. Metode ini disebut dengan….

a)

Tadrij

b)

Takfiri

c)

Tarkhim

d)

‘Adamul Haraj

e)

Ahlul Halli wal ‘aqd

27.

Seorang wali dan juga pendiiri Kerajaan Banten dan Cirebon adalah....

a)

Sunan Ampel

b)

Sunan Bonang

c)

Sunan Drajat

d)

Sunan Kudus

e)

Sunan Gunungjati

28.

Gambar berikut ini merupakan salah satu bentuk penyebaran Islam. Nama wali yang menyebarkan dengan media tersebut adalah ....

a)

Sunan Gunung Jati

b)

Sunan Kalijaga

c)

Sunan Gresik

d)

Sunan Ampel

e)

Sunan Giri

29.

Apa arti kata "Wali" dalam konteks Wali Songo?

a)

Orang yang menentang Islam

b)

Orang yang mencintai dan dicintai Allah

c)

Pemimpin pemerintahan

d)

Guru agama Hindu-Budha

e)

Ahli ilmu falak

30.

Sunan Ampel mengenalkan ajaran yang sangat berkaitan dengan kebiasaan masyarakat kala itu, yaitu ajaran Moh Limo. Moh Limo berasal dari bahasa Jawa yaitu emoh (tidak mau) dan limo (lima.. Artinya ajaran yang mengajak masyarakat untuk tidak mau berzina dan pergaulan bebas adalah adalah….

a)

moh main

b)

moh maling

c)

moh madat

d)

moh ngombe

e)

moh madon

31.

Metode dakwah yang diterapkan oleh para Wali Songo adalah dengan menggunakan pendekatan budaya dan akulturasi. Pendekatan ini bertujuan untuk .....

a)

Menggantikan budaya lokal dengan budaya Islam

b)

Menciptakan konflik budaya

c)

Menggunakan cara-cara kekerasan

d)

Mempercepat perubahan budaya

e)

Mengurangi harmoni Masyarakat

32.

Makam Fatimah binti Maimun di Desa Pesucian, Gresik, Jawa Timur, dianggap sebagai bukti sejarah tertua di Nusantara yang berkaitan dengan peristiwa migrasi dari:

a)

arab

b)

persia

c)

india

d)

indonesia

e)

timur tengah

33.

Siapakah nama panggilan Sayyid Ja'far Shadiq Azmatkhan

a)

Sunan ampel

b)

Sunan kudus

c)

Sunan Gresik

d)

  Sunan bonang

e)

Sunan kalijaga

34.

Siapakah tokoh yang mendirikan masjid untuk beribadah dan kegiatan dakwah di Desa Pesucian serta membentuk komunitas muslim di Leran pada akhir abad ke-14?

a)

RAden Rakhmad

b)

Syaikh Ja'far Shadiq

c)

Syekh Maulana Malik Ibrahim

d)

Sunan Bonang

e)

Raden Umar Said

35.

Inti dari ajaran Sunan Drajat adalah Catur Piwulang (Empat Pengajaran.. Makna dari salah satu ajaran untuk Paring teken marang wong kang kalunyon lan wuto adalah….

a)

memberikan pertolongan kepada orang yang sedang kesulitan

b)

memberikan tempat tinggal bagi orang yang tuna wisma

c)

memberikan tempat berteduh bagi orang yang kehujanan

d)

memberikan makan kepada orang yang sedang kelaparan

e)

memberikan pakaian kepada orang yang sedang kedinginan

36.

Pada mulanya Maulana Malik Ibrahim berdakwah di kalangan orangorang yang tersisih karena perbedaan kasta tersebut, ia memperkenalkan
Islam melalui adab dan perilaku maupun informasi yang ia sampaikan kepada
masyarakat sehingga sering terjadi kajian yang panjang dan mengasikkan
Beliau berdakwah di kota ...


(a)  

37.

Sunan Ampel yang diminta oleh
kerajaan untuk mengembalikan budi pekerti dan akhlak masyarakat Majapahit
yang mengalami degradasi dan kemerosotan moral pasca wafatnya Maha Patih
Gajah Mada dan Prabu Hayam Wuruk. Dari situlah Sunan Ampel menyisipkan
pengajaran tentang adab, norma dan nilai-nilai Islam kepada masyarakat
Majapahit.

Sunan Ampel memiliki nama asli ...



(a)  

38.

Selesai belajar ilmu agama di Pasai, Sunan Bonang kembali ke Jawa dan
meneruskan jejak ayahandanya untuk menyebarkan ajaran Islam. Sunan
Bonang kemudian menjadi salah satu dari Wali Songo yang berdakwah di
wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Rembang, Lasem dan Tuban.
Ia pun menyebarkan Islam dengan cara-cara seperti yang ditempuh oleh
ayahandanya.
Nama asli Sunan Bonang adalah (a)  


39.

Pesan welas asih dari catur piwulang tersebut kepada umat Islam untuk
selalu memberikan pertolongan kepada orang yang mengalami kesulitan, tanpa
melihat suku, agama, ras atau golongannya
Pesan ini disampaikan oleh ...


(a)  

40.

Ada 8 (delapan) ajaran pada agama Budha
yang dikenal dengan Asta Sanghika Marga, yang kemudian simbol jumlah
8 tersebut dijadikan sebagai jumlah pancuran wudlu yang ia bangun. Beliau adalah (a)  

41.

Dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, para Wali Songo memanfaatkan tradisi, adat istiadat serta kesenian yang telah berkembang sebelumnya, dan disesuaikan dengan nafas dan ajaran Islam. Di antara para wali yang mahir dalam memainkan kesenian wayang kulit dan menjadikannya sebagai media dakwah yang efektif adalah….

a)

Sunan Gresik

b)

Sunan Ampel

c)

Sunan Bonang

d)

Sunan Kalijaga

e)

Sunan Gunung Jati

42.

Salah satu dari Wali Songo yang di masa mudanya pernah melakukan tindakan pencurian dan perampokan kepada pejabat-pejabat korup di kerajaan yang menyelewengkan uang upeti dari masyarakat, kemudian membagikan hasil curian tersebut kepada orang-orang miskin dan terlantar adalah….

a)

Sunan Muria

b)

Sunan Drajat

c)

Sunan Kalijaga

d)

Sunan Kudus

e)

Sunan Giri

43.

Salah satu fokus dakwah Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik adalah penghapusan sistem kastanisasi pada ajaran Hindu, yaitu pengelompokan atau penggolongan manusia berdasarkan golongan tertentu. Kasta yang terdiri dari golongan tokoh agama, pendeta dan rohaniawan yang bekerja di bidang spiritual adalah kasta….

a)

Brahmana

b)

Ksatria

c)

Waisya

d)

Sudra

e)

Biasa

44.

Hifzhu al-’aql dilakukan dengan cara menjaga akal pikiran agar dapat

digunakan untuk berpikir. Langkah yang tepat dan efektif untuk menjaga

akal adalah semenjak masa kanak-kanak. Mengapa demikian?

a)

sangat mudah menanamkan nilai-nilai kebaikan kedalam diri anak-anak

b)

masa kanak-kanak hanya adalah masa untuk bermain sambil belajar

c)

tidak akan banyak menemui kendala saat menanamkan nilai pada diri

anak

d)

seorang ibu akan sangat mudah membentuk kepribadian anak-anaknya

e)

lingkungan tidak punya pengaruh apa pun pada diri anak

45.

Pada saat haji wada’, Rasulullah Saw. berkata: “Sesungguhnya darahmu,

harta bendamu, dan kehormatanmu adalah suci atas kamu seperti sucinya

hari (hajimu) ini, dalam bulanmu (bulan Zulhijah) ini dan di negerimu

(tanah suci) ini.”

Perkataan Rasulullah Saw. tersebut merupakan contoh nyata komitmen

Islam dalam menjaga ….

a)

agama

b)

keturunan

c)

akal

d)

harta

e)

jiwa