Font size
WorksheetsManajemen 9.1 Kepemimpinan
Total questions: 96
Worksheet time: 48mins
Apa perbedaan utama antara pemimpin dan manajer menurut penjelasan dalam materi ini?
Pemimpin selalu lebih baik dari manajer
Manajer hanya fokus pada tugas administratif, sedangkan pemimpin tidak
Seorang manajer yang baik belum tentu merupakan pemimpin yang baik, dan sebaliknya
Pemimpin tidak memiliki kekuasaan dalam organisasi
Menurut John R.P. French dan Bertram Raven, berapa banyak sumber kekuasaan yang diidentifikasi dalam kepemimpinan?
Tiga
Empat
Lima
Enam
Salah satu sumber kekuasaan yang disebutkan oleh French dan Raven adalah "reward power". Dalam konteks kepemimpinan, apa yang dimaksud dengan reward power?
Kekuasaan yang berasal dari kemampuan memberikan penghargaan kepada bawahan
Kekuasaan yang berasal dari ancaman hukuman
Kekuasaan yang berasal dari posisi formal dalam organisasi
Kekuasaan yang berasal dari keahlian khusus
Jelaskan mengapa pemahaman terhadap teori-teori kepemimpinan penting bagi seorang manajer agar dapat menjadi pemimpin yang baik!
Karena teori-teori tersebut hanya untuk pengetahuan umum
Karena teori-teori tersebut membantu manajer memahami cara memimpin dengan efektif
Karena teori-teori tersebut tidak relevan dengan praktik manajemen
Karena teori-teori tersebut hanya membahas tugas administratif
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh penggunaan kekuasaan balasan (Reward Power) dalam organisasi?
Memberikan bonus kepada karyawan yang mencapai target penjualan
Memberikan peringatan kepada karyawan yang melanggar aturan
Memecat karyawan yang tidak disiplin
Menunjuk karyawan sebagai pemimpin tim karena jabatan formalnya
Apa perbedaan utama antara kekuasaan balasan (Reward Power) dan kekuasaan paksaan (Coercive Power)?
Kekuasaan balasan memberikan penghargaan, sedangkan kekuasaan paksaan memberikan hukuman
Kekuasaan balasan hanya digunakan oleh pemilik perusahaan, sedangkan kekuasaan paksaan oleh manajer
Kekuasaan balasan bersifat negatif, sedangkan kekuasaan paksaan bersifat positif
Kekuasaan balasan tidak mempengaruhi perilaku karyawan, sedangkan kekuasaan paksaan sangat mempengaruhi
Seorang manajer yang memiliki wewenang formal untuk memerintah bawahan dalam organisasi menggunakan jenis kekuasaan apa?
Kekuasaan Legitimasi (Legitimate Power)
Kekuasaan Referensi (Referent Power)
Kekuasaan Kepakaran (Expert Power)
Kekuasaan Balasan (Reward Power)
Bagaimana kekuasaan referensi (Referent Power) dapat mempengaruhi perilaku bawahan dalam organisasi?
Bawahan akan meniru perilaku manajer yang dikagumi atau dianggap sebagai model
Bawahan akan menerima hukuman jika tidak mengikuti perintah
Bawahan akan mendapatkan penghargaan jika mencapai target
Bawahan akan mengikuti perintah karena keahlian manajer
Mengapa seseorang dengan kekuasaan kepakaran (Expert Power) dapat mempengaruhi orang lain dalam organisasi?
Karena orang tersebut memiliki keahlian dalam bidang tertentu yang diakui
Karena orang tersebut memiliki jabatan formal
Karena orang tersebut dapat memberikan hukuman
Karena orang tersebut populer di kalangan karyawan
Apa perbedaan utama antara pemimpin dan manajer menurut teks?
Pemimpin biasanya memiliki kemampuan memotivasi orang lain dengan semangat dan karisma tinggi, sedangkan manajer lebih fokus pada perencanaan dan pengelolaan organisasi.
Pemimpin selalu memiliki jabatan formal, sedangkan manajer tidak.
Manajer tidak pernah memotivasi karyawan, sedangkan pemimpin selalu memotivasi.
Pemimpin hanya menggunakan kekuasaan balasan, sedangkan manajer menggunakan kekuasaan referensi.
Mengapa kepemilikan terhadap sumber kekuasaan tidak secara otomatis membuat bawahan mengerjakan sesuatu yang spesifik?
Karena bawahan ingin meniru prestasi manajer, tetapi kemampuan mereka masih terbatas.
Karena manajer selalu menggunakan kekuasaan balasan.
Karena semua bawahan memiliki keahlian yang sama dengan manajer.
Karena bawahan tidak pernah ingin meniru perilaku manajer.
Jelaskan bagaimana seorang manajer dapat menggunakan kekuasaan dalam organisasi menurut teks.
Dengan menggunakan kekuasaan balasan dan hukuman melalui sumber daya organisasi.
Dengan hanya menggunakan kekuasaan referensi.
Dengan memotivasi karyawan melalui pidato inspiratif.
Dengan menghindari penggunaan kekuasaan sama sekali.
Menurut teks, mengapa kata-kata saja dari manajer tidak cukup kuat untuk memotivasi karyawannya?
Karena manajer biasanya memotivasi karyawan dengan insentif gaji, bukan hanya kata-kata.
Karena manajer tidak memiliki kekuasaan dalam organisasi.
Karena karyawan tidak pernah mendengarkan manajer.
Karena manajer selalu menggunakan kekuasaan referensi.
Menurut teori bakat, apa yang membedakan pemimpin yang efektif dengan pemimpin yang tidak efektif?
Sifat/karakteristik pribadi yang dimiliki sejak lahir
Jumlah pengalaman kerja yang dimiliki
Tingkat pendidikan yang dicapai
Dukungan dari masyarakat
Mengapa teori bakat dianggap tidak sesuai dengan pandangan bahwa kepemimpinan dapat dipelajari?
Karena teori bakat mengasumsikan sifat kepemimpinan dibawa sejak lahir
Karena teori bakat menekankan pentingnya pendidikan formal
Karena teori bakat hanya fokus pada pengalaman kerja
Karena teori bakat mengabaikan faktor lingkungan
Sifat apa yang sering disebut dimiliki oleh pemimpin menurut teori bakat?
Lebih cerdas, percaya diri, bertanggung jawab, dan jangkauan luas
Lebih pendiam, kurang percaya diri, dan tidak bertanggung jawab
Tidak memiliki kelebihan dibandingkan orang lain
Hanya mengandalkan keberuntungan
Mengapa teori bakat tidak mampu menjelaskan mengapa ada orang yang lebih cerdas dibandingkan pemimpin, tetapi tidak menjadi pemimpin?
Karena kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan
Karena semua orang cerdas pasti menjadi pemimpin
Karena kecerdasan adalah satu-satunya faktor kepemimpinan
Karena teori bakat menolak adanya pemimpin yang introvert
Bagaimana pengalaman menjadi pemimpin dapat memengaruhi karakteristik kepemimpinan seseorang?
Pengalaman membuat seseorang mampu menguasai karakteristik yang diperlukan untuk menjadi pemimpin
Pengalaman tidak berpengaruh terhadap karakteristik kepemimpinan
Pengalaman hanya penting bagi pemimpin yang introvert
Pengalaman hanya meningkatkan kecerdasan seseorang
Penelitian tentang sifat-sifat pemimpin menemukan bahwa:
Tidak ada sifat-sifat khusus yang membedakan pemimpin dengan nonpemimpin
Semua pemimpin memiliki sifat yang sama
Sifat-sifat pemimpin selalu diwariskan secara genetik
Sifat-sifat pemimpin hanya dipengaruhi oleh lingkungan
Apa temuan utama dari penelitian yang membedakan pemimpin yang efektif dengan yang tidak efektif?
Kemampuan mengawasi menggunakan teknik-teknik pengawasan situasi tertentu
Tingkat kecerdasan yang lebih tinggi
Sifat introvert yang dominan
Pengalaman militer yang luas
Menurut teori perilaku kepemimpinan, apa yang membedakan pemimpin dari nonpemimpin?
Sifat bawaan sejak lahir
Perilaku yang dapat diidentifikasi
Tingkat pendidikan
Jumlah pengalaman kerja
Teori perilaku kepemimpinan berpendapat bahwa pemimpin dapat dipelajari. Apa makna dari pernyataan tersebut?
Pemimpin harus memiliki bakat alami
Kepemimpinan hanya untuk orang tertentu
Seseorang dapat mempelajari perilaku kepemimpinan untuk menjadi pemimpin yang efektif
Pemimpin tidak perlu belajar apapun
Fungsi pemimpin menurut teori perilaku mencakup dua hal. Manakah di bawah ini yang merupakan fungsi tugas (task-related functions)?
Menjadi penengah dalam konflik
Mengarahkan bawahan agar menyelesaikan tugas
Menjaga hubungan antaranggota
Memberikan motivasi sosial
Bagaimana teori perilaku kepemimpinan menjelaskan efektivitas seorang pemimpin dalam situasi di mana ia hanya ahli dalam satu fungsi?
Pemimpin tetap efektif dalam semua situasi
Pemimpin dapat digantikan oleh orang lain yang lebih ahli dalam fungsi lain
Pemimpin tidak perlu menjalankan fungsi sosial
Pemimpin harus menghindari tugas yang tidak dikuasai
Jelaskan secara strategis bagaimana dua fungsi pemimpin (tugas dan sosial) dapat mempengaruhi efektivitas organisasi dalam jangka panjang.
Hanya fungsi tugas yang penting untuk efektivitas organisasi
Kedua fungsi harus dijalankan secara seimbang agar organisasi berjalan efektif
Fungsi sosial dapat diabaikan jika tugas berjalan baik
Fungsi tugas dan sosial tidak berpengaruh pada efektivitas organisasi
Menurut Teori Tannenbaum dan Warren H. Schmidt, gaya kepemimpinan dapat dijelaskan melalui dua titik ekstrem. Apa saja dua titik ekstrem tersebut?
Fokus pada atasan (pemimpin) dan fokus pada bawahan
Fokus pada hasil dan fokus pada proses
Fokus pada pelanggan dan fokus pada produk
Fokus pada keuntungan dan fokus pada kerugian
Bagaimana peran manajer yang memiliki gaya kepemimpinan dengan fokus pada pekerjaan (task oriented style)?
Lebih mementingkan pekerjaan dengan mengendalikan dan mengawasi karyawan secara dekat
Memberikan kebebasan penuh kepada bawahan untuk mengambil keputusan
Hanya memperhatikan kepuasan pekerja tanpa mengawasi pekerjaan
Tidak pernah membuat keputusan sendiri
Manajer yang menyajikan ide dan mengundang pertanyaan dari bawahan berada di wilayah mana dalam kerangka kepemimpinan Tannenbaum dan Schmidt?
Wilayah kebebasan untuk bawahan
Penggunaan wewenang oleh manajer
Fokus pada pelanggan
Fokus pada hasil
Jelaskan secara strategis bagaimana seorang manajer dapat meningkatkan motivasi bawahan menurut gaya kepemimpinan yang berorientasi pada karyawan (employee oriented style).
Dengan memberi perhatian pada masalah kepuasan pekerja atau perkembangan pekerja/bawahan
Dengan mengabaikan kebutuhan bawahan dan hanya fokus pada hasil
Dengan membatasi komunikasi antara manajer dan bawahan
Dengan memberikan tugas tanpa penjelasan
Dalam kerangka Tannenbaum dan Schmidt, apa yang dilakukan manajer ketika ia menentukan batas, kemudian meminta kelompok membuat keputusan?
Memberikan kebebasan kepada bawahan dalam batas yang telah ditentukan
Mengambil semua keputusan sendiri tanpa melibatkan bawahan
Menyajikan keputusan yang tidak bisa diubah
Mengabaikan pendapat bawahan sepenuhnya
Menurut Tannenbaum dan Schmidt, apa yang dimaksud dengan "zero sum game" dalam gaya kepemimpinan?
Permainan di mana total hasil selalu positif
Permainan di mana jika satu pihak mendapat lebih, pihak lain mendapat kurang sehingga jumlahnya nol
Permainan di mana semua pihak selalu menang
Permainan di mana hasil tidak dapat diukur
Faktor apa saja yang menurut dua akademisi tersebut menentukan gaya kepemimpinan dalam organisasi?
Faktor manajer, faktor bawahan, faktor situasi
Faktor manajer, faktor karyawan, faktor situasi
Faktor manajer, faktor organisasi, faktor waktu
Faktor manajer, faktor struktur, faktor perhatian
Bagaimana gaya kepemimpinan manajer yang lebih otoriter dapat menjadi lebih efektif menurut penjelasan dalam teks?
Ketika pekerjaan membutuhkan partisipasi tinggi
Ketika pekerjaan berada dalam tekanan waktu dan harus cepat selesai
Ketika karyawan memiliki pengalaman yang baik
Ketika organisasi tidak memiliki nilai yang jelas
Penelitian Ohio State University melihat efektivitas kepemimpinan melalui dua variabel. Variabel apa saja yang digunakan?
Struktur inisiatif dan perhatian
Struktur organisasi dan motivasi
Struktur inisiatif dan komunikasi
Struktur organisasi dan partisipasi
Jelaskan mengapa gaya kepemimpinan manajer tidak selalu merupakan "zero sum game" menurut penelitian lanjutan.
Karena manajer hanya bisa fokus pada satu pihak saja
Karena manajer dapat bersifat multidimensi, fokus pada bawahan sekaligus atasan
Karena manajer tidak memiliki otoritas dalam organisasi
Karena kepemimpinan selalu bersifat otoriter
Matriks dua variabel efektivitas kepemimpinan menurut Studi Ohio State University (struktur inisiatif dan perhatian).
Struktur inisiatif dan perhatian
Struktur tugas dan motivasi
Kepemimpinan otoriter dan demokratis
Komunikasi dan kontrol
Berdasarkan penelitian pada Studi Ohio State, gaya kepemimpinan dengan perhatian tinggi cenderung menghasilkan apa?
Tingkat kepuasan karyawan yang paling tinggi dan tingkat absensi serta perpindahan kerja yang rendah
Tingkat keluhan karyawan yang tinggi dan perpindahan kerja yang tinggi
Tingkat kepuasan karyawan yang rendah dan absensi yang tinggi
Tingkat absensi yang tinggi dan kepuasan karyawan yang rendah
Menurut hasil penelitian, dalam situasi perang atau militer, gaya kepemimpinan yang paling efektif adalah yang berorientasi pada apa?
Tugas (perhatian rendah)
Karyawan (perhatian tinggi)
Struktur rendah
Struktur inisiatif
Menurut penelitian Studi Ohio State, manajer pada bidang nonproduksi lebih efektif jika mereka memiliki perhatian yang tinggi terhadap karyawan karena:
situasi kerja nonproduksi membutuhkan perhatian terhadap karyawan untuk menghasilkan kepemimpinan yang efektif
struktur inisiatif lebih penting daripada perhatian
absensi karyawan tidak berpengaruh pada efektivitas kepemimpinan
kepemimpinan semata-mata tergantung pada struktur tinggi
Bagaimana penelitian Studi Ohio State menyimpulkan hubungan antara perhatian pemimpin dan efektivitas kepemimpinan?
Kepemimpinan dengan perhatian tinggi merupakan kepemimpinan yang efektif
Kepemimpinan dengan struktur tinggi selalu lebih efektif
Kepemimpinan dengan perhatian rendah menghasilkan kepuasan karyawan yang tinggi
Kepemimpinan dengan struktur rendah lebih efektif dalam semua situasi
Menurut studi University of Michigan yang dipelopori oleh Rensis Likert, apa perbedaan utama antara fokus pada produksi (production centered) dan fokus pada karyawan (employee centered)?
Fokus pada produksi menekankan partisipasi karyawan dalam pengambilan keputusan, sedangkan fokus pada karyawan menekankan pengawasan ketat.
Fokus pada produksi menekankan standar kerja yang keras dan pengawasan ketat, sedangkan fokus pada karyawan menekankan partisipasi, rasa percaya, dan penghargaan antaranggota.
Fokus pada produksi menekankan penghargaan antaranggota, sedangkan fokus pada karyawan menekankan hukuman.
Fokus pada produksi dan fokus pada karyawan tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Berdasarkan hasil penelitian University of Michigan, gaya kepemimpinan seperti apa yang dianggap lebih efektif dalam meningkatkan prestasi karyawan?
Gaya kepemimpinan yang berfokus pada produksi.
Gaya kepemimpinan yang berfokus pada karyawan.
Gaya kepemimpinan yang otoriter-eksploitatif.
Gaya kepemimpinan yang tidak melibatkan bawahan.
Menurut studi University of Michigan, gaya kepemimpinan yang berfokus pada karyawan (employee centered) dianggap lebih efektif karena...
gaya ini menekankan hukuman dan ancaman.
gaya ini membatasi komunikasi hanya satu arah.
gaya ini mendorong partisipasi, rasa percaya, dan penghargaan antaranggota, serta membangun hubungan baik antara pemimpin dan bawahan.
gaya ini hanya mengutamakan hasil produksi.
Sistem kepemimpinan otoriter-eksploitatif (exploitative-authoritative) menurut Likert memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali:
Kepercayaan yang rendah terhadap bawahan.
Motivasi bawahan melalui ancaman atau hukuman.
Komunikasi dilakukan dua arah secara terbuka.
Pengambilan keputusan hanya untuk manajer.
Pada sistem benevolent-authoritative, manajer melakukan hal berikut, kecuali:
Mempercayai bawahan sampai tingkat tertentu.
Memotivasi bawahan melalui ancaman dan hukuman.
Membatasi komunikasi hanya ke bawah tanpa memperhatikan pendapat bawahan.
Mendelegasikan wewenang pengambilan keputusan meskipun masih melakukan pengawasan ketat.
Apa perbedaan utama antara sistem manajerial konsultatif dan partisipatif dalam hal pengambilan keputusan?
Konsultatif hanya melibatkan atasan, partisipatif melibatkan semua karyawan
Konsultatif melibatkan pendapat bawahan secara terbatas, partisipatif mendorong partisipasi penuh karyawan
Konsultatif tidak menggunakan insentif, partisipatif selalu menggunakan insentif
Konsultatif lebih produktif daripada partisipatif
Mengapa organisasi dengan manajer bertipe partisipatif (sistem 4) dianggap paling efektif dalam mencapai tujuan?
Karena manajer selalu membuat keputusan sendiri tanpa melibatkan karyawan
Karena komunikasi hanya berjalan satu arah dari atasan ke bawahan
Karena partisipasi karyawan dalam penentuan tujuan dan penilaian kemajuan sangat didorong
Karena insentif ekonomi tidak digunakan sama sekali
Bagaimana kisi-kisi manajerial (Managerial Grid) berbeda dari studi kepemimpinan sebelumnya menurut teks?
Kisi-kisi manajerial hanya fokus pada tugas
Kisi-kisi manajerial menilai kepemimpinan secara multidimensional, tidak hanya satu orientasi
Kisi-kisi manajerial tidak mempertimbangkan orientasi pada karyawan
Kisi-kisi manajerial tidak menggunakan skala penilaian
Mengapa penting bagi seorang manajer untuk memiliki orientasi pada tugas dan karyawan secara bersamaan menurut konsep kisi-kisi manajerial?
Agar dapat meningkatkan prestasi yang superior
Agar dapat menghindari konflik di tempat kerja
Agar dapat mengurangi beban kerja manajer
Agar dapat mengabaikan pendapat bawahan
Jelaskan bagaimana penggunaan skala 1 sampai 9 dalam kisi-kisi manajerial membantu mengidentifikasi gaya kepemimpinan seorang manajer.
Skala ini digunakan untuk menentukan tingkat insentif yang diberikan
Skala ini digunakan untuk mengukur seberapa sering manajer berkomunikasi
Skala ini digunakan untuk mengidentifikasi kombinasi orientasi tugas dan karyawan dalam gaya kepemimpinan
Skala ini digunakan untuk menilai jumlah bawahan yang dimiliki manajer
Berdasarkan Gambar 9.3 Bagan Kisi-kisi Manajerial, gaya kepemimpinan manakah yang menunjukkan perhatian tinggi terhadap karyawan tetapi rendah terhadap produksi?
Team Management (9.9)
Country Club Management (1.9)
Authority Compliance (9.1)
Middle of The Road Management (5.5)
Gaya kepemimpinan 1.1 disebut sebagai impoverished management atau laissez-faire management karena:
Manajer sangat memperhatikan karyawan tetapi tidak memperhatikan produksi.
Manajer tidak menjalankan peran kepemimpinan dan memiliki perhatian rendah terhadap karyawan dan kerja.
Manajer sangat memperhatikan produksi tetapi tidak memperhatikan karyawan.
Manajer menyeimbangkan perhatian antara karyawan dan produksi.
Menurut penjelasan pada teks, apa yang membedakan gaya kepemimpinan 9.1 (task or authoritarian management) dengan gaya kepemimpinan 1.9 (country club management)?
9.1 lebih memperhatikan karyawan, sedangkan 1.9 lebih memperhatikan produksi.
9.1 memperhatikan produksi tinggi dan karyawan rendah, sedangkan 1.9 memperhatikan karyawan tinggi dan produksi rendah.
9.1 dan 1.9 sama-sama memperhatikan karyawan dan produksi secara seimbang.
9.1 tidak menjalankan peran kepemimpinan, sedangkan 1.9 sangat otoriter.
Menurut Blake dan Mouton, mengapa gaya kepemimpinan 9.9 (team atau democratic management) dianggap paling efektif?
Karena hanya fokus pada produksi
Karena memperhatikan karyawan dan kerja secara tinggi
Karena mengabaikan kepuasan karyawan
Karena meningkatkan absensi kerja
Apa yang menjadi inti dari teori situasi (contingency) dalam kepemimpinan?
Kepemimpinan selalu efektif dalam semua situasi
Efektivitas kepemimpinan tergantung pada situasi tertentu
Gaya kepemimpinan tidak pernah berubah
Semua pemimpin harus otoriter
Faktor apa saja yang termasuk dalam pendekatan situasional (contingency) menurut teks?
Hanya budaya organisasi
Hanya perilaku karyawan
Pekerjaan, perilaku teman kerja, karakteristik karyawan, budaya organisasi
Hanya kebijakan organisasi
Model kepemimpinan Hersey dan Blanchard membagi gaya kepemimpinan berdasarkan:
Berdasarkan usia pemimpin
Berdasarkan empat kotak dengan sumbu perilaku kerja dan hubungan antarmanusia
Berdasarkan tingkat pendidikan bawahan
Berdasarkan jumlah bawahan
Mengapa kesiapan bawahan penting dalam model kepemimpinan Hersey dan Blanchard?
Karena menentukan efektivitas kepemimpinan
Karena hanya mempengaruhi gaji
Karena tidak berpengaruh pada tugas
Karena hanya penting untuk promosi
Bagaimana gaya kepemimpinan 9.9 dapat mempengaruhi absensi dan kepuasan karyawan?
Meningkatkan absensi dan menurunkan kepuasan
Mengurangi absensi dan meningkatkan kepuasan
Tidak berpengaruh pada absensi
Hanya meningkatkan absensi
Berdasarkan penjelasan, apa yang sebaiknya dilakukan seorang manajer agar kepemimpinannya lebih efektif menurut Blake dan Mouton?
Mengubah gaya kepemimpinan menjadi 9.9
Mengabaikan pelatihan manajer
Fokus pada produksi saja
Tidak memperhatikan bawahan
Apa yang ditunjukkan oleh gambar empat kotak dalam model kepemimpinan Hersey dan Blanchard?
Pembagian gaya kepemimpinan berdasarkan perilaku kerja dan hubungan antarmanusia
Pembagian tugas berdasarkan departemen
Pembagian gaji berdasarkan jabatan
Pembagian waktu kerja
Berdasarkan Matriks Kepemimpinan Hersey dan Blanchard, pada tahap awal perjalanan organisasi, gaya kepemimpinan nomor berapakah yang paling efektif diterapkan?
Nomor 1
Nomor 2
Nomor 3
Nomor 4
Mengapa gaya kepemimpinan nomor 1 (kerja tinggi, hubungan rendah) dianggap efektif pada awal perjalanan organisasi menurut penjelasan dalam teks?
Karena karyawan belum tahu banyak dan membutuhkan instruksi yang rinci
Karena karyawan sudah berpengalaman dan dapat mengarahkan diri sendiri
Karena hubungan manusiawi lebih penting daripada instruksi kerja
Karena struktur kerja tidak diperlukan pada tahap awal
Pada tahap ketika karyawan mulai belajar dan semakin terbiasa dengan organisasi, gaya kepemimpinan apa yang sebaiknya diterapkan oleh manajer menurut Hersey dan Blanchard?
Gaya kepemimpinan nomor 2 (hubungan tinggi, tugas tinggi)
Gaya kepemimpinan nomor 1 (hubungan rendah, tugas tinggi)
Gaya kepemimpinan nomor 3 (hubungan tinggi, tugas rendah)
Gaya kepemimpinan nomor 4 (hubungan rendah, tugas rendah)
Alasan gaya kepemimpinan nomor 3 (hubungan tinggi, tugas rendah) lebih sesuai diterapkan ketika kesiapan karyawan semakin baik adalah...
Karena manajer tidak perlu lagi memberikan instruksi yang tegas dan mengarahkan secara langsung
Karena hubungan manusiawi tidak lagi penting
Karena struktur kerja tidak diperlukan sama sekali
Karena karyawan masih membutuhkan instruksi yang rinci
Pada tahap akhir, ketika karyawan sudah sangat berpengalaman dan dapat mengarahkan diri sendiri, gaya kepemimpinan mana yang paling tepat diterapkan menurut Matriks Hersey dan Blanchard?
Gaya kepemimpinan nomor 4 (hubungan rendah, tugas rendah)
Gaya kepemimpinan nomor 1 (hubungan rendah, tugas tinggi)
Gaya kepemimpinan nomor 2 (hubungan tinggi, tugas tinggi)
Gaya kepemimpinan nomor 3 (hubungan tinggi, tugas rendah)
Menurut model kepemimpinan situasional, apa yang harus dilakukan manajer atau pemimpin agar gaya kepemimpinannya efektif?
Mengikuti gaya kepemimpinan yang sama dalam setiap situasi
Menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan kondisi karyawan
Mengabaikan kondisi karyawan dan fokus pada hasil
Memberikan kebebasan penuh kepada karyawan tanpa evaluasi
Apa yang dapat terjadi jika manajer tidak cukup fleksibel dalam mengubah gaya kepemimpinannya?
Efektivitas kepemimpinan meningkat
Perkembangan karyawan menjadi terhambat
Motivasi karyawan semakin tinggi
Profesionalisme karyawan berkembang pesat
Menurut Model Fiedler, apa yang menjadi dasar seseorang menjadi pemimpin yang efektif?
Hanya karena karakteristik individu mereka
Hanya karena pengalaman kerja yang panjang
Karena karakteristik individu dan variabel situasi serta interaksi dengan bawahan
Karena latar belakang pendidikan yang tinggi
Dimensi "kekuasaan posisi" dalam Model Fiedler menjelaskan bahwa pemimpin yang memiliki kekuasaan posisi yang besar akan:
Sulit mendapatkan kepatuhan dari bawahan
Lebih mudah memperoleh kepatuhan bawahan
Tidak berpengaruh terhadap kepatuhan bawahan
Selalu menimbulkan konflik dengan bawahan
Bagaimana struktur pekerjaan yang jelas menurut Model Fiedler dapat memengaruhi bawahan?
Membuat bawahan tidak bertanggung jawab
Membuat bawahan bertanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan
Membingungkan bawahan dalam melaksanakan tugas
Mengurangi motivasi bawahan
Menurut Fiedler, apa yang dimaksud dengan "favorableness of situation" dalam konteks kepemimpinan?
Situasi kerja saat kekuasaan jelas, struktur pekerjaan baik, dan hubungan antara pemimpin dan bawahan baik.
Situasi kerja saat bawahan tidak menyukai pemimpinnya.
Situasi kerja tanpa struktur dan kekuasaan.
Situasi kerja dengan orientasi tugas rendah.
Bagaimana gaya kepemimpinan seseorang yang memberikan rating tinggi kepada teman kerja yang paling tidak disukai menurut skala LPC?
Cenderung berorientasi pada hubungan manusia.
Cenderung berorientasi pada tugas.
Tidak memiliki gaya kepemimpinan.
Selalu memilih orientasi kerja.
Jelaskan bagaimana metode kedua dalam penilaian kesamaan antara pihak yang berlawanan menurut Fiedler dapat menghasilkan hasil yang sama dengan metode pertama.
Karena asumsi bahwa orang yang senang bekerja dengan orang yang memiliki banyak kesamaan dengan mereka.
Karena semua orang memiliki gaya kepemimpinan yang sama.
Karena rating selalu tinggi pada semua situasi.
Karena struktur pekerjaan tidak berpengaruh.
Jika seorang manajer memberikan rating rendah (LPC rendah) kepada teman kerja yang paling tidak disukai, gaya kepemimpinan seperti apa yang cenderung dimilikinya?
Gaya kepemimpinan yang berorientasi pada tugas.
Gaya kepemimpinan yang berorientasi pada hubungan manusia.
Gaya kepemimpinan yang tidak terstruktur.
Gaya kepemimpinan yang selalu fleksibel.
Berdasarkan Gambar 9.5, bagaimana hubungan antara kekuasaan posisi pemimpin dan efektivitas kepemimpinan dalam situasi yang berbeda?
Kekuasaan posisi pemimpin yang kuat cenderung meningkatkan efektivitas kepemimpinan dalam situasi baik.
Kekuasaan posisi pemimpin yang lemah selalu menghasilkan kepemimpinan yang efektif.
Efektivitas kepemimpinan tidak dipengaruhi oleh kekuasaan posisi pemimpin.
Kekuasaan posisi pemimpin yang kuat hanya penting dalam situasi jelek.
Efektivitas kepemimpinan menurut Fiedler berbeda-beda tergantung pada situasi kerja yang dihadapi karena...
setiap situasi kerja memiliki karakteristik yang berbeda sehingga membutuhkan gaya kepemimpinan yang berbeda pula.
efektivitas kepemimpinan tidak dipengaruhi oleh situasi kerja.
semua situasi kerja membutuhkan gaya kepemimpinan yang sama.
manajer selalu menggunakan orientasi hubungan manusiawi.
Menurut teori jalur-tujuan (Path-Goal Theory), apa yang menjadi dasar motivasi seseorang dalam bekerja?
Harapan mengenai balasan (reward) dan kekuatan daya tarik balasan (valence)
Jumlah gaji yang diterima setiap bulan
Hubungan pribadi dengan atasan
Tingkat pendidikan yang dimiliki
Salah satu faktor yang memengaruhi efektivitas kepemimpinan menurut teori jalur-tujuan adalah karakteristik bawahan. Apa yang termasuk dalam karakteristik bawahan tersebut?
Kemampuan yang dipersepsikan dan pengendalian diri (locus of control)
Tingkat pendidikan dan usia bawahan
Jumlah bawahan dalam organisasi
Lokasi geografis tempat kerja
Bagaimana gaya kepemimpinan yang suportif (mendukung) menurut teori jalur-tujuan?
Memberi perhatian terhadap kebutuhan bawahan dan menciptakan suasana organisasi yang menyenangkan
Memberikan instruksi yang tegas dan tidak memberi ruang diskusi
Mengutamakan hasil kerja tanpa memperhatikan kesejahteraan bawahan
Mengabaikan hubungan antar karyawan
Gaya kepemimpinan yang berorientasi pada kerja lebih efektif dalam situasi yang sangat terstruktur seperti perang karena...
Karena struktur kerja jelas dan hubungan atasan-bawahan baik
Karena bawahan bebas mengambil keputusan sendiri
Karena tidak ada aturan yang harus diikuti
Karena suasana kerja tidak menentu
Dalam teori jalur-tujuan, perilaku pemimpin dapat dikategorikan dalam empat kelompok. Salah satunya adalah kepemimpinan yang partisipatif. Apa yang dilakukan pemimpin dengan gaya ini?
Memberi kesempatan kepada bawahan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan
Memberikan instruksi tanpa diskusi
Mengabaikan pendapat bawahan
Hanya fokus pada hasil kerja
Manakah dari berikut ini yang merupakan ciri utama dari kepemimpinan yang instrumental (directive)?
Memberikan pengarahan yang spesifik dan menjelaskan apa yang diharapkan dari bawahan.
Mendorong bawahan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.
Menetapkan tujuan dan mencari cara untuk meningkatkan prestasi.
Meningkatkan kepercayaan diri bawahan tanpa arahan khusus.
Dalam situasi di mana bawahan sudah mahir dalam pekerjaannya, gaya kepemimpinan apa yang paling sesuai digunakan menurut teori path-goal?
Kepemimpinan partisipatif
Kepemimpinan instrumental (directive)
Kepemimpinan suportif
Kepemimpinan orientasi pencapaian prestasi
Bagaimana karakteristik pribadi bawahan dapat memengaruhi efektivitas gaya kepemimpinan menurut pendekatan path-goal?
Jika bawahan merasa tidak mampu, gaya directive lebih sesuai.
Jika bawahan merasa tidak mampu, gaya partisipatif lebih sesuai.
Jika bawahan merasa mampu, gaya suportif lebih sesuai.
Jika bawahan merasa mampu, gaya directive lebih sesuai.
Menurut kerangka path-goal, faktor apa saja yang memengaruhi motivasi bawahan?
Karakteristik pribadi bawahan, perilaku pemimpin, dan karakteristik lingkungan
Karakteristik pribadi bawahan dan perilaku pemimpin saja
Perilaku pemimpin dan karakteristik lingkungan saja
Karakteristik lingkungan saja
Mengapa fleksibilitas pemimpin dianggap penting dalam teori path-goal?
Karena pemimpin harus dapat menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan situasi yang dihadapi.
Karena pemimpin harus selalu menggunakan gaya directive.
Karena pemimpin harus mengikuti standar yang tetap.
Karena pemimpin tidak perlu mempertimbangkan karakteristik bawahan.
Menurut teori kepemimpinan, bagaimana gaya kepemimpinan yang paling sesuai jika bawahan memiliki locus of control yang tinggi?
Gaya kepemimpinan partisipatif
Gaya kepemimpinan directive
Gaya kepemimpinan otoriter
Gaya kepemimpinan laissez-faire
Mengapa gaya kepemimpinan directive tidak cocok diterapkan pada struktur kerja yang tinggi?
Karena bawahan tidak suka selalu diberi tahu apa yang harus dikerjakan
Karena bawahan lebih suka bekerja sendiri tanpa arahan
Karena sistem formal tidak memerlukan kepemimpinan
Karena gaya directive hanya cocok untuk pekerjaan kreatif
Apa fokus utama dari Model Vroom-Yetton dan Vroom-Jago dalam proses kepemimpinan?
Tingkat partisipasi bawahan dalam pengambilan keputusan
Tingkat motivasi bawahan dalam bekerja
Tingkat pengawasan langsung oleh atasan
Tingkat kesejahteraan karyawan
Bagaimana peran bawahan dalam gaya keputusan "AII" menurut Model Vroom-Yetton-Jago?
Memberikan informasi, tetapi keputusan tetap diambil oleh manajer sendiri
Membuat keputusan bersama manajer
Tidak terlibat sama sekali dalam proses pengambilan keputusan
Menentukan keputusan akhir tanpa campur tangan manajer
Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan gaya keputusan CII menurut tabel pada gambar?
Manajer mengambil keputusan sendiri tanpa mempertimbangkan pendapat bawahan.
Manajer dan bawahan bertemu, mendiskusikan masalah, mengevaluasi alternatif, lalu manajer mengambil keputusan yang mungkin tidak mencerminkan pengaruh bawahan.
Manajer dan bawahan bertemu sebagai kelompok, mendiskusikan masalah, dan kelompok mengambil keputusan bersama.
Manajer hanya meminta informasi dari bawahan tanpa diskusi kelompok.
Jika penerimaan keputusan oleh kelompok merupakan hal yang sangat penting untuk keberhasilan, gaya keputusan manakah yang paling sesuai untuk digunakan?
AI
CI
CII
GII
Seorang manajer menghadapi masalah yang tidak terstruktur dan membutuhkan informasi dari bawahan. Gaya keputusan manakah yang lebih sesuai untuk situasi ini?
AI dan CI
CII dan GII
AI dan AII
CI dan CII
Mengapa penerimaan keputusan oleh karyawan penting dalam menentukan gaya kepemimpinan yang sesuai?
Karena penerimaan keputusan mencerminkan seberapa baik manajer menyelesaikan masalah sendiri.
Karena penerimaan keputusan menunjukkan seberapa besar kemungkinan bawahan mendukung keputusan yang diambil.
Karena penerimaan keputusan hanya penting jika keputusan bersifat kompromi.
Karena penerimaan keputusan tidak mempengaruhi kualitas keputusan.
Bagaimana seorang manajer dapat menentukan apakah gaya AI bukan merupakan gaya yang sesuai dalam pengambilan keputusan?
Jika manajer memiliki semua informasi dan mampu memecahkan masalah sendiri.
Jika manajer tidak memiliki informasi atau kemampuan untuk memecahkan masalah sendiri.
Jika manajer ingin keputusan diambil secara kelompok.
Jika manajer hanya ingin meminta saran dari bawahan.
