WorksheetsMEKANIKA BATUAN
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Sifat fisik batuan yang dapat diukur tanpa merusak batuan disebut
Uji destructive
Sifat mekanik
Sifat fisik
Kuat tekan
Parameter yang menunjukkan berapa banyak pori dalam batuan adalah
Modulus elastisitas
Porositas
Kuat geser
Kohesi
Uji sifat mekanik batuan yang dilakukan dengan menghancurkan contoh batuan adalah
Uji point load
Uji sifat fisik
Uji destructive
Uji non-destructive
Kuat tekan uniaksial (UCS) merupakan parameter untuk
Menentukan porositas batuan
Kualitas batuan
Mengukur kadar air batuan
Berat jenis
Uji triaksial pada batuan berfungsi untuk mengetahui
Kuat geser
Modulus elastisitas dinamik
Kekuatan batuan di bawah pembebanan triaksial
Porositas batuan
Sistem klasifikasi massa batuan RMR dikembangkan oleh
Barton
Bieniawski
Deere
Hoek
Dalam sistem RMR, salah satu parameter diperoleh dari persentase panjang core utuh adalah
UCS
Spasi diskontinuitas
RQD (Rock Quality Designation)
Orientasi Diskontinuitas
Dalam sistem Q, parameter "Jr" mengacu pada
Jumlah set diskontinuitas
Kekasaran bidang diskontinuitas
Tingkat alterasi bidang diskontinuitas
Faktor air pada bidang diskontinuitas
Tegangan diferensial terjadi karena
Berat lapisan batuan di atasnya
Tegangan yang tidak sama besar di semua arah dalam batuan
Tegangan tarik yang merata
Tegangan gravitasi
Deformasi bersifat elastis artinya
Batuan berubah bentuk permanen
Batuan berubah bentuk dan kembali ke bentuk semula setelah beban dihilangkan
Batuan pecah saat diberi beban
Batuan mengalami regangan plastis
Kuat geser Mohr-Coulomb dihitung menggunakan parameter
Tekanan air pori dan densitas batuan
Kohesi dan sudut geser dalam
Modulus elastisitas dan poisson ratio
Tegangan sisa dan tekanan eksterna
Model kuat geser batuan Hoek-Brown lebih cocok untuk
Batuan homogen dan tanpa diskontinuitas
Massa batuan utuh dan jointed rock mass
Tanah lempung dan pasir
Material beton
Bobot isi kering batuan adalah perbandingan antara
Berat batuan asli dengan volume total batuan
Berat batuan jenuh air dengan volume total batuan
Berat batuan kering dengan volume total batuan
Berat batuan basah dengan volume butiran
Uji kuat tarik tak langsung pada batuan sering disebut
Uji triaksial
Uji Brazil
Uji geser langsung
Uji point load
Dalam klasifikasi massa batuan RMR, nilai RMR 80-100 menunjukkan
Batuan sangat lemah
Batuan sangat kuat dan baik
Batuan sedang kualitasnya
Batuan sangat buruk
Parameter utama yang ditentukan dari uji geser blok adalah
Modulus elastisitas
Kohesi dan sudut geser dalam
Kuat tekan uniaksia
Kadar air asli batuan
Tegangan yang bekerja rata dan seimbang ke segala arah disebut
Tegangan diferensial
Tegangan geser
Tegangan uniform
Tegangan sisa
Perilaku plastis atau duktile pada batuan terjadi setelah
Tegangan mencapai batas elastis
Tegangan berkurang
Beban hilang
Tegangan tetap di bawah batas elastis
Dalam hubungan Mohr-Coulomb, kuat geser batuan dipengaruhi oleh
Tegangan tarik dan modulus elastisitas
Tegangan geser dan tekanan pori
Tegangan normal dan tegangan geser
Berat jenis dan kadar air
Jika sudut geser dalam batuan meningkat, maka biasanya
Kekuatan geser batuan menurun
Kekuatan geser batuan meningkat
Tidak berpengaruh pada kekuatan geser
Nilai kohesi meningkat
