wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Modifikasi Makanan Khas Daerah

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu tujuan utama modifikasi makanan khas daerah adalah ....

a)

Menghilangkan ciri khas rasa daerah asalnya

b)

Meniru sepenuhnya makanan dari luar negeri

c)

Menyesuaikan dengan selera pasar tanpa mengubah bahan lokal

d)

Mengurangi kualitas makanan agar harganya murah

e)

Menghapus identitas budaya daerah

2.

Contoh makanan khas daerah yang telah dimodifikasi adalah ....

a)

Rendang Padang tanpa santan

b)

Gudeg Yogyakarta dengan tambahan keju dan susu

c)

Sate Madura asli tanpa bumbu kacang

d)

Lontong Balap tanpa tahu dan lentho

e)

Pempek Palembang tanpa ikan

3.

Dalam proses modifikasi makanan khas daerah, hal yang harus dipertahankan agar identitas kuliner tidak hilang adalah ....

a)

Bentuk penyajian modern

b)

Unsur bahan pokok dan cita rasa dasar

c)

Penggunaan bahan impor

d)

Warna dan ukuran makanan

e)

Nama merek produk

4.

Modifikasi makanan khas daerah dapat memberikan peluang usaha karena ....

a)

Tidak membutuhkan keterampilan khusus

b)

Dapat menarik minat konsumen baru dengan inovasi rasa dan tampilan

c)

Tidak memerlukan promosi

d)

Dapat menurunkan biaya produksi secara drastis

e)

Mudah ditiru tanpa modal

5.

Seorang siswa membuat “Pizza Rendang” dari kombinasi makanan khas Italia dan Minangkabau. Contoh ini menunjukkan ....

a)

Makanan tradisional yang tidak asli lagi

b)

Modifikasi makanan dengan konsep fusion food

c)

Peniruan makanan barat

d)

Hilangnya nilai budaya daerah

e)

Makanan cepat saji tanpa nilai gizi

6.

Aspek penting yang harus diperhatikan dalam mengembangkan produk makanan khas daerah yang dimodifikasi adalah ....

a)

Hanya mengikuti tren makanan luar negeri

b)

Tidak perlu memperhatikan kebersihan

c)

Inovasi, cita rasa, dan keamanan pangan

d)

Penggunaan bahan kimia agar tahan lama

e)

Mengubah seluruh bahan lokal menjadi impor

7.

Salah satu alasan modifikasi makanan khas daerah perlu dilakukan adalah ....

a)

Agar makanan daerah sama seperti makanan luar negeri

b)

Untuk menjaga agar makanan tidak lagi dikenal sebagai tradisional

c)

Menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan gaya hidup masyarakat

d)

Supaya bahan-bahannya lebih mahal

e)

Agar rasa aslinya benar-benar berubah

8.

Contoh modifikasi makanan khas daerah dari Jawa Barat adalah ....

a)

Seblak dengan tambahan keju mozzarella

b)

Soto Lamongan dengan ayam goreng

c)

Rawon Surabaya dengan daging kambing

d)

Gudeg dengan telur puyuh

e)

Pempek kapal selam dengan sambal terasi

9.

Dalam mengembangkan makanan khas daerah yang dimodifikasi, penting untuk melakukan uji coba produk agar ....

a)

Dapat menghemat bahan

b)

Dapat mengetahui tanggapan konsumen terhadap rasa dan tampilan

c)

Tidak perlu promosi

d)

Menghilangkan cita rasa lokal

e)

Bisa dijual lebih murah

10.

Berikut ini yang bukan termasuk langkah modifikasi makanan khas daerah adalah ....

a)

Menentukan makanan khas yang akan dimodifikasi

b)

Menyusun resep dan melakukan percobaan

c)

Mengabaikan selera konsumen

d)

Membuat inovasi rasa dan bentuk

e)

Menguji hasil modifikasi sebelum dipasarkan

11.

Makanan khas daerah yang dimodifikasi tetap harus memperhatikan aspek gizi agar ....

a)

Dapat menarik minat konsumen dari luar negeri saja

b)

Tidak merugikan kesehatan konsumen

c)

Bisa disimpan tanpa batas waktu

d)

Lebih murah harganya

e)

Mudah diproduksi massal

12.

Jika seseorang menciptakan “Es Dawet Latte” (perpaduan dawet tradisional dengan kopi susu kekinian), maka bentuk inovasi yang dilakukan adalah ....

a)

Inovasi rasa dan penyajian

b)

Inovasi nama dan kemasan

c)

Inovasi alat produksi

d)

Inovasi bahan baku non-lokal

e)

Inovasi harga jual

13.

Modifikasi makanan khas daerah dapat menjadi daya tarik wisata karena ....

a)

Wisatawan hanya tertarik pada makanan luar negeri

b)

Makanan modifikasi lebih cepat basi

c)

Makanan modifikasi memberikan pengalaman kuliner yang unik

d)

Wisatawan tidak suka makanan tradisional

e)

Tidak perlu promosi karena sudah terkenal

14.

Dalam mengembangkan makanan khas daerah yang dimodifikasi, kemasan berperan penting karena ....

a)

Tidak memengaruhi keputusan pembelian

b)

Hanya berfungsi untuk mempercantik produk

c)

Dapat menarik minat konsumen dan menjaga kualitas makanan

d)

Menambah biaya tanpa manfaat

e)

Membuat makanan lebih berat

15.

“Donat Ubi Ungu” merupakan contoh modifikasi makanan khas daerah yang memanfaatkan bahan lokal karena ....

a)

Menggunakan bahan impor untuk cita rasa modern

b)

Menggabungkan bahan tradisional dengan bentuk modern

c)

Tidak mempertahankan bahan daerah

d)

Meniru produk luar negeri sepenuhnya

e)

Mengurangi nilai gizi makanan

16.

Agar modifikasi makanan khas daerah dapat diterima masyarakat luas, maka pelaku usaha harus ....

a)

Menjual tanpa promosi

b)

Mengabaikan saran dari konsumen

c)

Melakukan survei pasar dan uji rasa

d)

Mengubah seluruh bahan menjadi instan

e)

Menjual dengan harga sangat tinggi

17.

Berikut yang termasuk contoh fusion food dari makanan khas daerah adalah ....

a)

Sate Padang dengan saus BBQ

b)

Soto Betawi asli

c)

Gudeg tanpa santan

d)

Rawon khas Surabaya

e)

Pempek tanpa cuko

18.

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai jual produk makanan lokal adalah ....

a)

Memanfaatkan sumber daya lokal secara bijak dan ramah lingkungan

b)

Mengutamakan bahan impor

c)

Memproduksi makanan secara berlebihan

d)

Mengabaikan limbah produksi

e)

mengutamakan bahan ekspor

19.

Makanan khas daerah yang dimodifikasi dapat meningkatkan nilai jual karena ....

a)

Terlihat lebih menarik dan mengikuti tren konsumen

b)

Selalu lebih murah dari makanan aslinya

c)

Tidak memerlukan bahan berkualitas

d)

Tidak memperhatikan tampilan produk

e)

Tidak perlu promosi tambahan

20.

Yang dimaksud dengan pasar global adalah ....

a)

Pasar yang hanya ada di dalam negeri

b)

Pasar antar-kelompok masyarakat di daerah tertentu

c)

Pasar yang mencakup perdagangan antarnegara di seluruh dunia

d)

Pasar yang menjual produk tradisional

e)

Pasar lokal yang berkembang menjadi modern

21.

Produk kerajinan yang berpotensi menembus pasar global adalah produk yang ....

a)

Menggunakan bahan mentah tanpa pengolahan

b)

Tidak memiliki nilai estetika

c)

Memiliki ciri khas lokal namun kualitasnya memenuhi standar internasional

d)

Tidak memperhatikan kebutuhan konsumen

e)

Hanya dibuat untuk hobi

22.

Salah satu faktor penting agar produk kerajinan dapat bersaing di pasar global adalah ....

a)

Harga tinggi tanpa kualitas

b)

Desain kreatif dan inovatif

c)

Tidak memperhatikan selera pasar

d)

Proses produksi seadanya

e)

Mengabaikan fungsi produk

23.

Produk kerajinan dari Indonesia yang banyak diminati di pasar global antara lain ....

a)

Kerajinan logam dan batik

b)

Pakaian massal pabrikan

c)

Produk makanan cepat saji

d)

Barang elektronik

e)

Peralatan medis

24.

Agar produk kerajinan dapat diterima di pasar global, pengrajin perlu memahami ....

a)

Kebiasaan lokal saja

b)

Tren dan selera konsumen internasional

c)

Hanya bahan baku yang digunakan

d)

Cara menjual di pasar tradisional

e)

Produksi tanpa perencanaan

25.

Berikut ini yang merupakan contoh kerajinan berbasis budaya lokal yang telah menembus pasar global adalah ....

a)

Tas anyaman dari pandan yang diekspor ke Jepang

b)

Kerajinan dari plastik bekas untuk keperluan lokal

c)

Lukisan dinding sekolah

d)

Mainan anak dari kardus

e)

Bunga plastik untuk dekorasi rumah

26.

Aspek penting yang perlu diperhatikan agar produk kerajinan disukai pasar global adalah ....

a)

Desain monoton

b)

Tidak memperhatikan kemasan

c)

Kualitas produk dan finishing yang baik

d)

Produksi terbatas tanpa kontrol

e)

Tidak ada inovasi

27.

Contoh bentuk adaptasi produk kerajinan untuk kebutuhan pasar global adalah ....

a)

Mengubah desain agar sesuai dengan tren dunia tanpa menghilangkan unsur lokal

b)

Menghapus semua ciri khas daerah

c)

Menggunakan bahan impor sepenuhnya

d)

Membuat desain yang sama dengan negara lain

e)

Menjual tanpa sertifikasi

28.

Sertifikasi produk diperlukan agar ....

a)

Produk mudah ditiru oleh negara lain

b)

Harga produk bisa dinaikkan tanpa alasan

c)

Produk diakui dan dipercaya kualitasnya di pasar internasional

d)

Pengrajin tidak perlu promosi

e)

Produk tidak perlu standar produksi

29.

Strategi pemasaran produk kerajinan ke pasar global dapat dilakukan melalui ....

a)

Promosi di media sosial dan pameran internasional

b)

Penjualan dari mulut ke mulut

c)

Menunggu pembeli datang sendiri

d)

Tidak perlu iklan

e)

Hanya dijual di pasar local

30.

Salah satu kendala produk kerajinan Indonesia dalam memasuki pasar global adalah ....

a)

Kualitas dan desain belum memenuhi standar internasional

b)

Produk terlalu kreatif

c)

Permintaan pasar yang rendah

d)

Bahan baku terlalu murah

e)

Tenaga kerja terlalu terampil

31.

Produk kerajinan yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan sangat diminati pasar global karena ....

a)

Mudah rusak

b)

Mengandung bahan kimia

c)

Mendukung konsep keberlanjutan (sustainability)

d)

Produksinya mahal

e)

Tidak efisien

32.

Kerajinan tangan dari limbah kayu yang diubah menjadi perabot unik merupakan contoh ....

a)

Daur ulang untuk nilai tambah ekonomi

b)

Produk tanpa manfaat

c)

Limbah yang tidak bernilai

d)

Karya tanpa estetika

e)

Barang yang tidak bisa dijual

33.

Nilai tambah dalam produk kerajinan dapat diperoleh melalui ....

a)

Desain yang menarik dan kemasan profesional

b)

Harga yang lebih murah dari bahan mentah

c)

Mengurangi kualitas bahan

d)

Produksi tanpa uji kualitas

e)

Peniruan produk luar negeri

34.

Berikut ini contoh produk kerajinan yang telah menyesuaikan kebutuhan pasar global adalah ....

a)

Batik dengan motif modern pada pakaian casual

b)

Gerabah tradisional tanpa glasir

c)

Anyaman bambu seadanya

d)

Patung kayu tanpa ukiran

e)

Kain songket tanpa pewarna alami

35.

Untuk menarik perhatian pasar global, pengrajin perlu memperhatikan faktor branding, yaitu ....

a)

Memberikan identitas dan citra positif pada produk

b)

Menjual tanpa nama

c)

Mengandalkan pembeli lokal

d)

Menghindari promosi

e)

Menghapus ciri khas produk

36.

Dalam menghadapi persaingan global, pengrajin perlu ....

a)

Meningkatkan kreativitas dan inovasi produk

b)

Mengurangi kualitas agar murah

c)

Mengabaikan standar ekspor

d)

Tidak mengikuti tren

e)

Menggunakan bahan seadanya

37.

Pasar global menuntut produk kerajinan yang tidak hanya indah tetapi juga ...

a)

Tidak tahan lama

b)

Mudah rusak

c)

Fungsional dan berkualitas tinggi

d)

Berbahan mahal

e)

Berat dan besar

38.

Salah satu contoh pengemasan produk kerajinan yang sesuai untuk pasar global adalah ....

a)

Kemasan seadanya dari kertas bekas

b)

Kemasan ramah lingkungan dengan desain elegan dan informatif

c)

Tanpa label dan merek

d)

Hanya dibungkus plastik

e)

Tidak ada informasi asal produk

39.

Peluang besar bagi pengrajin Indonesia di pasar global muncul karena ....

a)

Kekayaan budaya dan keragaman bahan lokal yang unik

b)

Produk Indonesia mirip dengan negara lain

c)

Tidak ada ciri khas

d)

Kurangnya tenaga kerja kreatif

e)

Produk sulit dipasarkan

40.

Yang dimaksud dengan pasar lokal adalah ....

a)

Pasar antarmarga

b)

Pasar antarprovinsi

c)

Pasar dalam negeri yang melayani kebutuhan masyarakat sekitar

d)

Pasar internasional

e)

Pasar digital global

41.

Tujuan utama usaha kerajinan berdasarkan kebutuhan pasar lokal adalah ....

a)

Meningkatkan ekspor

b)

Memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar daerah produksi

c)

Meniru produk dari luar negeri

d)

Menghapus budaya lokal

e)

Menggunakan bahan impor

42.

Satu ciri produk kerajinan untuk pasar lokal adalah ....

a)

Menggunakan bahan baku impor

b)

Mengikuti budaya luar negeri

c)

Menggunakan bahan lokal dan disesuaikan dengan budaya daerah

d)

Tidak memperhatikan selera masyarakat

e)

Mengutamakan gaya modern

43.

Contoh produk kerajinan yang dibuat berdasarkan kebutuhan pasar lokal adalah ....

a)

Patung miniatur candi untuk wisatawan daerah

b)

Mobil mewah impor

c)

Jam tangan digital luar negeri

d)

Komputer rakitan

e)

Bahan bangunan

44.

Agar produk kerajinan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, pengrajin harus ....

a)

Mengabaikan selera masyarakat

b)

Melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen

c)

Meniru produk luar negeri

d)

Menggunakan bahan langka

e)

Menjual tanpa promosi

45.

Kelebihan usaha kerajinan yang menyesuaikan kebutuhan pasar lokal adalah ....

a)

Lebih mudah diterima masyarakat sekitar

b)

Sulit dipasarkan

c)

Tidak memiliki nilai budaya

d)

Biaya produksi tinggi

e)

Tidak laku di daerah lain

46.

Produk kerajinan khas daerah seperti tenun ikat, anyaman bambu, dan batik termasuk contoh ....

a)

Produk impor

b)

Produk kerajinan berbasis budaya lokal

c)

Produk pabrikan

d)

Produk digital

e)

Produk global

47.

Faktor penting yang memengaruhi keberhasilan usaha kerajinan lokal adalah ....

a)

Modal besar tanpa perencanaan

b)

Desain menarik, kualitas baik, dan harga sesuai daya beli masyarakat

c)

Meniru produk negara lain

d)

Menjual di luar daerah saja

e)

Produksi tanpa memperhatikan kebutuhan pasar

48.

Pasar lokal sering dipengaruhi oleh faktor ....

a)

Cuaca global

b)

Budaya dan kebiasaan masyarakat setempat

c)

Politik luar negeri

d)

Nilai tukar mata uang asing

e)

Perdagangan internasional

49.

Strategi promosi produk kerajinan lokal yang efektif adalah ....

a)

Menjual langsung di pasar tradisional atau melalui media sosial lokal

b)

Mengandalkan pembeli luar negeri

c)

Menjual di toko online luar negeri saja

d)

Tidak perlu promosi

e)

Menunggu pembeli datang

50.

Kerajinan tangan seperti topi pandan khas Lombok termasuk produk untuk pasar lokal karena ....

a)

Terbuat dari bahan impor

b)

Mengandung unsur budaya daerah

c)

Diperjualbelikan di luar negeri

d)

Tidak memiliki nilai seni

e)

Dibuat oleh pabrik besar

51.

Dalam menghadapi pesaing di pasar lokal, pengrajin perlu ....

a)

Menurunkan kualitas produk

b)

Meniru pesaing

c)

Meningkatkan inovasi dan pelayanan

d)

Tidak memasarkan produknya

e)

Menghindari promosi

52.

Langkah awal dalam membuat usaha kerajinan untuk pasar lokal adalah ....

a)

Menentukan ide dan riset kebutuhan masyarakat sekitar

b)

Membuat produk tanpa rencana

c)

Meniru produk global

d)

Mencari bahan dari luar negeri

e)

Membuat produk sebanyak mungkin tanpa uji pasar

53.

Bahan baku yang sering digunakan dalam kerajinan pasar lokal antara lain ....

a)

Plastik impor

b)

Logam berat

c)

Bambu, rotan, tanah liat, dan serat alam

d)

Besi dan baja

e)

Bahan sintetis kimia

54.

Salah satu keuntungan menggunakan bahan lokal untuk produk kerajinan adalah ....

a)

Menghemat biaya produksi dan menjaga kearifan lokal

b)

Membuat harga produk lebih mahal

c)

Sulit ditemukan

d)

Tidak ramah lingkungan

e)

Menurunkan nilai jual

55.

Produk kerajinan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal akan memiliki ....

a)

Nilai budaya dan fungsi yang tinggi

b)

Kualitas rendah

c)

Tampilan monoton

d)

Desain asing

e)

Harga terlalu tinggi

56.

Fungsi utama kemasan dalam produk kerajinan untuk pasar lokal adalah ....

a)

Melindungi produk dan menarik minat pembeli

b)

Menambah berat barang

c)

Agar mudah rusak

d)

Membuat biaya tinggi

e)

Mengurangi nilai estetika

57.

Peluang usaha kerajinan di pasar lokal dapat tumbuh karena ....

a)

Banyaknya permintaan masyarakat terhadap produk khas daerah

b)

Kurangnya minat masyarakat

c)

Produk impor mendominasi

d)

Harga bahan mahal

e)

Tenaga kerja terbatas

58.

Usaha kerajinan berbasis pasar lokal juga berperan dalam ....

a)

Melestarikan budaya dan membuka lapangan kerja masyarakat sekitar

b)

Menghapus budaya tradisional

c)

Menutup usaha kecil

d)

Mengandalkan produk impor

e)

Mengurangi pendapatan daerah

59.

 

Contoh usaha kerajinan lokal yang dapat berkembang di era digital adalah ....

a)

a. Penjualan anyaman bambu melalui platform online daerah

b)

b. Produksi mobil listrik

c)

c. Penjualan barang impor

d)

d. Produksi massal pabrikan

e)

e. Usaha tanpa promosi

60.

Salah satu keuntungan ekonomi dari modifikasi makanan khas daerah adalah ....

a)

a. Produk menjadi tidak laku karena berbeda dari aslinya

b)

b. Memanfaatkan sumber daya lokal secara bijak dan ramah lingkungan

c)

c. Mengutamakan bahan impor

d)

d. Memproduksi makanan secara berlebihan

e)

e. Mengabaikan limbah produksi