WorksheetsBCKS
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Pak Aldi baru empat bulan menjabat sebagai Kepala Sekolah. Pak Aldi merasa sulit beradaptasi dengan pola pikir guru yang sebagian besar sulit menerima perubahan, mereka adalah guru senior yang merasa sudah memiliki banyak pengalaman. Pak Aldi ingin melakukan interfensi pola pikir, melalui pemahaman tentang ‘Growth mindset’, namun Pak Aldi merasa kurang percaya diri untuk berhadapan dengan guru-guru tersebut. Seringkali Pak Aldi gemetaran jika harus berhadapan dengan guru-guru tersebut.
Pada kasus di atas, Pak Aldi perlu meningkatkan kompetensinya sebagai kepala sekolah, yaitu:
Kompetensi kepribadian, karena Pak Aldi perlu memberikan keteladanan
Kompetensi sosial, terutama agar tidak gemetaran
Kompetensi kepribadian, karena Pak Aldi harus meningkatkan kepercayaan diri
Kompetensi sosial, tentang mengelola stress
Pak Aldi baru empat bulan menjabat sebagai Kepala Sekolah. Pak Aldi merasa sulit beradaptasi dengan pola pikir guru yang sebagian besar sulit menerima perubahan, mereka adalah guru senior yang merasa sudah memiliki banyak pengalaman. Pak Aldi ingin melakukan interfensi pola pikir, melalui pemahaman tentang ‘Growth mindset’, namun Pak Aldi merasa kurang percaya diri untuk berhadapan dengan guru-guru tersebut. Seringkali Pak Aldi gemetaran jika harus berhadapan dengan guru-guru tersebut.
Berdasarkan kasus di atas, langkah paling penting dilakukan oleh Pak Aldi adalah ...
Melakukan mediasi dengan guru-guru senior
Peduli terhadap kondisi warga sekolah
Berusaha lebih mengenal kepribadian guru-guru sebelum memulai materi
Berusaha mendekati guru-guru yang sudah baik pola pikirnya, agar merekalah yang akan mendampingi guru-guru yang lain untuk mengubah pola pikir.
Yang bukan merupakan manfaat dari menguasai ketrampilan public speaking bagi kepala Sekolah Adalah:
Meluaskan lingkaran pengaruh
Audien dapat melihat apa yang disampaikan, bukan siapa yang menyampaikan
Kepala Sekolah dapat terlihat memiliki ketrampilan emosional yang baik
Meningkatkan kolaborasi dan keterlibatan
Mampu menghadapi audiens yang beragam, adalah salah satu ketrampilan yang harus dimiliki Kepala Sekolah pada kompetensi....
Sosial
Kepribadian
Emosional
Manajerial
Berikut bukan yang dibutuhkan sebagai public speaker yang baik
Bahasa yang efektif
Kelola rasa gugup
Kuasai materi
Empati
Salah satu karakteristik visi yang tepat adalah…
Bersifat tetap dan tidak boleh berubah
Berisi langkah konkret pelaksanaan program
Gambaran masa depan serta dapat memberikan panduan
Hanya dirumuskan oleh kepala sekolah
Dalam prinsip SMART, huruf “R” berarti…
Tujuan harus sederhana dan memiliki ciri khas
Tujuan relevan dengan misi dan memperkuat kompetensi peserta didik
Tujuan harus dapat dicapai oleh peserta didik
Tujuan memiliki batas waktu yang ketat
Contoh misi yang selaras dengan Pembelajaran Mendalam adalah…
“Meningkatkan kedisiplinan guru melalui pengawasan harian.”
“Menyelenggarakan pembelajaran berbasis proyek yang bermakna untuk mengembangkan penalaran kritis dan kreativitas peserta didik.”
“Mengurangi jumlah kegiatan kolaboratif agar proses belajar lebih cepat.”
“Membatasi keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah.”
Implementasi Visi, Misi, dan Tujuan yang baik ditandai dengan…
Visi dan misi hanya menjadi dokumen tertulis tanpa praktik di sekolah
Tidak melibatkan warga sekolah
Peran aktif seluruh warga sekolah, dukungan ekosistem, dan praktik pembelajaran sehari-hari yang selaras dengan VMT
Fokus pada administrasi semata tanpa perubahan praktik belajar
Langkah penting dalam penyelarasan visi dengan Pembelajaran Mendalam (PM) adalah…
Menghapus elemen profil lulusan dari visi
Meninjau visi dan menambahkan elemen dimensi profil lulusan bila belum muncul
Mengganti visi setiap tahun ajaran
Membuat visi hanya berdasarkan kebutuhan administrasi
Proses membayangkan, merancang, dan mewujudkan masa depan ideal bagi sekolah dengan
pendekatan yang sistematis dan partisipatif merupakan ….
Tujuan sekolah
Misi sekolah
Visioning Sekolah
Program Sekolah
Memiliki pemikiran Strategis, Inovatif dan Adaptif, Mampu Menginspirasi, kolaboratif dan
Komitmen terhadap perubahan berkelanjutan, merupakan ciri-ciri …
Kepala Sekolah teladan
Kepala sekolah visioner
Kepala sekolah kompeten
Kepala sekolah ideal
Data Mutu dan Relevansi Hasil Belajar peserta didik pada Rapor Pendidikan adalah …
Literasi, Numerasi, Hasil belajar siswa, dan nilai rapor
Literasi, numerasi, karakter dan Kualitas Pembelajaran
Literasi, numerasi, karakter dan Iklim keamanan sekolah
Literasi, numerasi, karakter dan Indeks Sosial Ekonomi (ISE)
Perencanaan Berbasis Data (PBD) bertujuan untuk memberikan perbaikan pembelanjaan
anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan sekolah yang …
Efektif, akuntabel dan konkret
Transparan dan tepat sasaran
Terencana dan efisien
Transparan dan akuntabel
Prinsip pengelolaan sumber daya sekolah yang memastikan bahwa semua pihak dapat
memahami bagaimana sumber daya digunakan dan pengelolaan dapat diakses oleh semua
pihak yang berkepentingan termasuk orang tua, peserta didik dan masyarakat merupakan
prinsip ….
Efisiensi dan Efektivitas
Keadilan dan Kesetaraan
Transparansi dan Akuntabilitas
Partisipasi dan Keterlibatan
Bu Sari, guru kelas 5, sering memuji murid dengan “Wah, kamu pintar sekali!”. Akibatnya, ketika diberi tugas sulit, banyak murid memilih tugas yang mudah agar tetap terlihat pintar. Berdasarkan penelitian Po Bronson (2007) , jenis pujian yang diberikan Bu Sari termasuk…
Pujian Proses
Pujian Usaha
Pujian Pribadi
Pujian Strategi
Pak Joko, seorang guru senior, berkata, “Saya sudah terlalu tua untuk belajar aplikasi pembelajaran baru. Kalau saya gagal menggunakannya di depan murid, berarti saya memang tidak mampu.” Berdasarkan tabel Suara PPT vs Suara PPB , pernyataan Pak Joko paling tepat mencerminkan…
Suara Pola Pikir Bertumbuh karena ia sadar ada keterbatasan usia
Suara Pola Pikir Tetap karena kegagalan dianggap sebagai bukti ketidakmampuan permanen
Penerapan The Power of YET karena ia masih mau mencoba
Productive Failure karena ia bersedia gagal demi belajar
Data PISA 2018 menunjukkan hanya <40 % murid Indonesia memiliki PPB (Pola Pikir Bertumbuh). Sebagai calon kepala sekolah, intervensi pertama yang paling strategis dan berdampak sistemik untuk mengubah kondisi ini adalah…
Mengadakan pelatihan teknologi pembelajaran bagi seluruh guru
Melatih guru-guru untuk mengenali dan mengcounter Suara PPT
Memberlakukan remedial wajib bagi murid yang nilainya di bawah KKM
Mengganti kurikulum menjadi berbasis proyek agar lebih menarik
Dalam sistem TARGET Carol Ames , dimensi “Evaluation” yang paling mendukung terbentuknya Pola Pikir Bertumbuh adalah penilaian yang…
Dilakukan secara serentak di akhir semester dengan standar yang sama untuk semua murid
Mengukur kemajuan individu dan perkembangan murid dari waktu ke waktu
Menggunakan peringkat kelas dan papan penghargaan
Berfokus pada ketepatan jawaban dan kecepatan pengerjaan tugas
Sebagai kepala sekolah baru, Bapak/Ibu menerima laporan bahwa dana BOS tahap 2 terlambat cair 3 bulan dan hanya 65 % dari yang dianggarkan. Akibatnya, rencana renovasi 2 ruang kelas yang bocor dan pembelian 3 unit laptop untuk guru hampir batal total. Di rapat komite sekolah, muncul tiga usulan berbeda :
Membuat prioritas ulang bersama tim BOS dan komite: tetap melanjutkan renovasi 2 ruang kelas terparah terlebih dahulu, mencari alternatif murah untuk laptop, serta melaporkan keterlambatan ke dinas sambil mencari solusi kreatif
Membatalkan seluruh rencana renovasi dan laptop, lalu mengalihkan sisa dana BOS yang ada untuk kegiatan study tour kelas 9 agar “sekolah tetap terlihat sukses” di mata orang tua.
Menggunakan dana pribadi kepala sekolah dan guru untuk menalangi renovasi dulu sambil menunggu
Menunda semua kegiatan fisik hingga tahun depan karena “keterlambatan dana ini membuktikan bahwa sekolah kita memang tidak mampu melakukan perubahan besar”.
