wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Ukom Bab 1 KELAS XI OB REMIDI – Menjiwai Pancasila

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Dalam konteks keterkaitan antar sila Pancasila, sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa) menjadi fondasi bagi sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) karena memberikan dasar moral untuk menghargai martabat manusia. Namun, jika sila pertama diabaikan dalam penerapan sila kedua, apa implikasi filosofis yang paling mungkin terjadi dalam masyarakat Indonesia?

a)

Munculnya relativisme etis yang mengabaikan nilai universal kemanusiaan.

b)

Penguatan persatuan nasional melalui interpretasi sekuler yang dominan.

c)

Penurunan keadilan sosial karena hilangnya rasa empati berbasis spiritual.

d)

Pembatasan musyawarah demokrasi akibat ketidakpastian nilai moral.

e)

Peningkatan konflik antargama yang melemahkan hak asasi manusia.

2.

Analisis keterkaitan antara sila ketiga (Persatuan Indonesia) dan sila keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan) menunjukkan bahwa persatuan nasional harus diwujudkan melalui proses demokrasi yang bijaksana. Dalam situasi konflik etnis yang mengancam persatuan, bagaimana sila keempat dapat memperkuat sila ketiga secara optimal, jika diterapkan dengan prinsip keterkaitan Pancasila?

a)

Dengan memprioritaskan suara mayoritas tanpa mempertimbangkan minoritas, untuk mempercepat keputusan.

b)

Melalui musyawarah yang inklusif, sehingga persatuan terbentuk dari konsensus yang menghormati keberagaman.

c)

Dengan menerapkan sistem perwakilan yang ketat, mengabaikan aspirasi lokal demi stabilitas nasional.

d)

Menggunakan hikmat kebijaksanaan untuk menekan dissenting opinion, guna menjaga kesatuan ideologi.

e)

Dengan membatasi partisipasi demokrasi pada kelompok tertentu yang dianggap mewakili persatuan.

3.

Sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) terkait erat dengan sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa) melalui prinsip bahwa keadilan sosial harus berlandaskan nilai ketuhanan. Jika kebijakan ekonomi nasional mengabaikan keterkaitan ini, apa risiko utama yang muncul dalam konteks Pancasila sebagai ideologi holistik?

a)

Peningkatan disparitas ekonomi yang justified oleh interpretasi agama yang salah.

b)

Hilangnya motivasi spiritual untuk redistribusi kekayaan, menyebabkan ketidakadilan struktural.

c)

Penguatan persatuan melalui kebijakan sekuler yang fokus pada efisiensi ekonomi.

d)

Pembatasan hak asasi manusia karena prioritas pada keadilan material semata.

e)

Munculnya demokrasi liberal yang mengabaikan aspek sosial Pancasila.

4.

Dalam perspektif keterkaitan antar sila, sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) dan sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) saling menguat lewat penghormatan hak asasi manusia yang adil. Namun, dalam kasus diskriminasi berbasis kelas sosial, bagaimana ketidakterkaitan kedua sila ini dapat memicu krisis konstitusional di Indonesia?

a)

Dengan melemahkan persatuan nasional melalui konflik horizontal antar kelompok.

b)

Melalui pengabaian musyawarah yang bijaksana, menyebabkan kebijakan yang tidak representatif.

c)

Dengan hilangnya dasar ketuhanan, sehingga keadilan sosial menjadi alat manipulasi politik.

d)

Melalui pelanggaran hak manusia yang sistematis, yang bertentangan dengan Pancasila sebagai kesatuan organik.

e)

Dengan peningkatan efisiensi ekonomi yang mengorbankan nilai kemanusiaan universal.

5.

Keterkaitan antara sila keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan) dan sila ketiga (Persatuan Indonesia) menuntut bahwa proses demokrasi harus mendukung persatuan, bukan memecah belah. Dalam konteks pemilu yang polarisasi, apa pendekatan terbaik untuk menjaga keterkaitan ini agar tidak menimbulkan ancaman disintegrasi nasional?

a)

Menerapkan sistem demokrasi langsung tanpa perwakilan, untuk menghindari bias kelompok.

b)

Mengintegrasikan hikmat kebijaksanaan dalam musyawarah untuk mencapai konsensus yang memperkuat persatuan.

c)

Membatasi partisipasi pada partai politik nasionalis, mengabaikan isu regional.

d)

Memprioritaskan suara mayoritas untuk mempercepat persatuan, meskipun mengorbankan minoritas.

e)

Gunakan pendekatan sekuler sepenuhnya untuk menghindari konflik berbasis identitas.

6.

Secara filosofis, semua sila Pancasila terkait secara organik, di mana sila pertama sebagai puncak mempengaruhi seluruhnya. Jika dalam pembangunan nasional, sila kelima (Keadilan Sosial) diterapkan tanpa keterkaitan dengan sila ketiga (Persatuan Indonesia), apa konsekuensi paling mendalam terhadap integritas Pancasila sebagai ideologi negara?

a)

Munculnya keadilan yang parsial, di mana kelompok tertentu mendominasi sumber daya tanpa persatuan.

b)

Peningkatan demokrasi yang berfokus pada keadilan, meskipun mengabaikan nilai ketuhanan.

c)

Hilangnya kemanusiaan adil karena prioritas pada persatuan paksaan.

d)

Pembentukan musyawarah yang efisien tapi tidak inklusif terhadap keberagaman.

e)

Penguatan hak asasi manusia melalui kebijakan sosial yang independen dari persatuan.

7.

Keterkaitan antara sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” dengan sila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” terlihat pada...

a)

Kebebasan beragama tanpa mempedulikan harkat manusia

b)

Pengakuan bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang harus dihormati

c)

Kewajiban beribadah hanya untuk kelompok tertentu

d)

Pemisahan total antara agama dan nilai kemanusiaan

e)

Penghormatan manusia hanya berdasarkan status sosial

8.

Sila “Persatuan Indonesia” tidak dapat dipisahkan dari sila “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan...” karena...

a)

Persatuan hanya tercapai melalui pemungutan suara mayoritas

b)

Musyawarah mufakat memperkuat rasa kebersamaan antardaerah dan golongan

c)

Keputusan musyawarah boleh mengabaikan kepentingan nasional

d)

Persatuan hanya diperlukan saat ada konflik eksternal

e)

Musyawarah hanya dilakukan oleh pemerintah pusat

9.

Hubungan sila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” dengan sila “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” adalah...

a)

Kemanusiaan hanya berlaku di bidang hukum, sedangkan keadilan sosial di ekonomi

b)

Penghormatan harkat manusia menjadi dasar pembagian sumber daya yang adil

c)

Keadilan sosial mengesampingkan nilai kemanusiaan demi efisiensi

d)

Kemanusiaan hanya untuk individu, sedangkan keadilan sosial untuk kelompok

e)

Tidak ada hubungan karena keduanya berdiri sendiri

10.

Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” menjadi dasar bagi sila “Persatuan Indonesia” melalui...

a)

Penyeragaman agama di seluruh wilayah Indonesia

b)

Keyakinan bahwa bangsa Indonesia adalah ciptaan Tuhan yang satu

c)

Pemaksaan agama dari semangat kebangsaan

d)

Kewajiban beribadah hanya di ibu kota negara

e)

Penghapusan perbedaan keyakinan demi persatuan

11.

Keterkaitan sila “Kerakyatan...” dengan sila “Keadilan Sosial...” tercermin dalam...

a)

Musyawarah yang mengabaikan kepentingan rakyat kecil

b)

Pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mewujudkan kesejahteraan bersama

c)

Keadilan sosial hanya dicapai melalui perintah pemimpin

d)

Musyawarah hanya untuk kelompok elit politik

e)

Keadilan sosial tidak memerlukan proses demokrasi

12.

Dalam konteks globalisasi, makna “Ketuhanan Yang Maha Esa” tidak sekadar pengakuan eksistensi Tuhan, melainkan juga menolak...

a)

Pluralisme agama dalam masyarakat multikultural

b)

Sekularisme radikal yang memisahkan agama dari moralitas publik

c)

Ateisme pribadi yang tidak mengganggu ketertiban umum

d)

Sinkretisme agama yang mengaburkan identitas keyakinan

e)

Dominasi satu agama atas agama lain di ranah negara

13.

Makna “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” secara filosofis menolak pandangan antropologi bahwa manusia hanyalah...

a)

Makhluk ekonomi yang berorientasi keuntungan semata

b)

Subjek hukum yang hanya diukur dari kepatuhan pada undang-undang

c)

Entitas biologis tanpa dimensi spiritual dan sosial

d)

Individu atomistik yang terpisah dari komunitas

e)

Produk evolusi tanpa tanggung jawab moral universal

14.

Dalam perspektif geopolitik, sila “Persatuan Indonesia” mengandung implikasi bahwa...

a)

Integrasi nasional dapat dicapai dengan menghapus otonomi daerah

b)

Negara kesatuan lebih unggul daripada federalisme dalam konteks kepulauan

c)

Sentralisasi kekuasaan adalah syarat mutlak keutuhan wilayah

d)

Keberagaman budaya harus diseragamkan demi stabilitas politik

e)

Ancaman disintegrasi hanya berasal dari faktor eksternal

15.

Prinsip “hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan” secara epistemologis berbeda dari demokrasi liberal Barat karena...

a)

Mengutamakan mufakat daripada voting mekanis

b)

Menolak peran partai politik dalam sistem perwakilan

c)

Menganggap musyawarah hanya untuk elite tradisional

d)

Menghapus hak suara individu demi konsensus kelompok

e)

Mengabaikan konstitusi demi fleksibilitas musyawarah

16.

Makna “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” secara ontologis menolak...

a)

Kapitalisme neoliberal yang mengandalkan “tangan tak terlihat” tanpa intervensi negara

b)

Sosialisme komunis yang menghapus hak milik pribadi secara absolut

c)

Feodalisme yang mengikat status sosial secara turun-temurun

d)

Meritokrasi murni yang mengabaikan ketimpangan awal

e)

Semua jawaban di atas benar

17.

“Ketuhanan Yang Maha Esa” mencakup pengakuan terhadap keberadaan Tuhan dan kebebasan beragama. Hal ini berarti negara Indonesia...

a)

Mewajibkan seluruh warga menganut satu agama resmi

b)

Menjamin setiap warga untuk memeluk agama sesuai keyakinannya

c)

Menghapus seluruh perbedaan agama demi kesatuan

d)

Hanya mengakui agama-agama besar di dunia

18.

Sila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” menekankan penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia. Contoh penerapan di kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum

b)

Memberikan bantuan kepada korban bencana tanpa memandang suku

c)

Membedakan perlakuan berdasarkan status sosial

d)

Menghukum pelaku kejahatan dengan cara kekerasan

e)

Mengabaikan hak orang lain demi mencapai tujuan

19.

Makna “Persatuan Indonesia” dalam sila ketiga adalah...

a)

Semua daerah harus memiliki budaya yang sama

b)

Menjaga keutuhan bangsa di atas kepentingan golongan atau daerah

c)

Mengutamakan kepentingan partai politik tertentu

d)

Memisahkan pulau-pulau besar dari yang kecil

e)

Membiarkan perbedaan suku menjadi sumber konflik

20.

Sila “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan” mengandung makna bahwa keputusan diambil melalui...

a)

Pemungutan suara mayoritas tanpa diskusi

b)

Musyawarah untuk mencapai mufakat yang bijaksana

c)

Perintah langsung dari pemimpin tertinggi

d)

Keputusan sepihak oleh kelompok berkuasa

e)

Pengabaian pendapat minoritas

21.

Makna “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” dalam sila kelima adalah...

a)

Pemerataan kekayaan tanpa mempedulikan usaha individu

b)

Setiap warga mendapat hak dan kewajiban yang seimbang sesuai porsinya

c)

Hanya kelompok miskin yang mendapat bantuan negara

d)

Keadilan hanya berlaku di bidang hukum

e)

Mengutamakan kelompok tertentu dalam pembagian sumber daya

22.

Hubungan antarsila dalam Pancasila bersifat...

a)

Saling bertentangan dan berdiri sendiri

b)

Saling melengkapi dan membentuk satu kesatuan utuh

c)

Hanya sila pertama yang menjadi dasar

d)

Sila kelima yang paling utama dibanding lainnya

e)

Tidak ada keterkaitan antarsila

23.

Contoh perilaku yang mencerminkan sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” di sekolah adalah...

a)

Memaksa teman untuk mengikuti ibadah tertentu

b)

Menghormati teman yang sedang beribadah sesuai agamanya

c)

Mengolok-olok keyakinan agama orang lain

d)

Melarang kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah

e)

Mengabaikan pelajaran agama di kelas

24.

Sila “Persatuan Indonesia” dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dengan cara...

a)

Mengutamakan bahasa daerah di atas bahasa Indonesia

b)

Menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan

c)

Menolak kerja sama dengan daerah lain

d)

Membentuk kelompok eksklusif berdasarkan suku

e)

Menghapus identitas budaya lokal

25.

Dalam sila “Kerakyatan...”, hikmat kebijaksanaan berarti...

a)

Mengabaikan pendapat orang lain demi kepentingan pribadi

b)

Mengutamakan emosi dalam pengambilan keputusan

c)

Mempertimbangkan akal sehat dan keadilan dalam musyawarah

d)

Memaksa semua pihak menerima keputusan mayoritas

e)

Menghindari musyawarah demi efisiensi waktu

26.

Penerapan sila “Keadilan Sosial” di bidang ekonomi adalah...

a)

Memberikan kesenjangan sosial tanpa campur tangan negara

b)

Memberikan subsidi pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu

c)

Hanya pengusaha besar yang mendapat keringanan pajak

d)

Menghapus upah minimum demi kebebasan pasar

e)

Mengutamakan impor daripada produksi dalam negeri

27.

Seorang gubernur mengeluarkan peraturan daerah yang mewajibkan seluruh siswi berjilbab di sekolah negeri, termasuk non-Muslim. Tindakan ini bertentangan dengan Pancasila dalam tindakan karena melanggar sila...

a)

Pertama, sebab memaksa keyakinan pribadi

b)

Kedua, sebab merendahkan harkat non-Muslim

c)

Ketiga, sebab memecah belah kesatuan nasional

d)

Keempat, sebab mengabaikan musyawarah DPRD

e)

Kelima, sebab diskriminatif dalam akses pendidikan

28.

Dalam sidang DPR, fraksi oposisi walkout saat voting RUU kontroversial karena merasa aspirasinya diabaikan. Tindakan ini sesuai Pancasila dalam tindakan jika...

a)

Dilakukan untuk menjaga mufakat demi persatuan

b)

Merupakan bentuk protes konstitusional tanpa kekerasan

c)

Dilakukan atas perintah partai tanpa musyawarah internal

d)

Bertujuan memaksa pembubaran sidang

e)

Hanya dilakukan oleh fraksi minoritas

29.

Pemerintah menetapkan kuota 30% caleg perempuan melalui UU Pemilu. Kebijakan ini merupakan Pancasila dalam tindakan karena mewujudkan...

a)

Sila 2: afirmasi harkat perempuan sebagai manusia

b)

Sila 4: representasi kerakyatan yang inklusif

c)

Sila 5: keadilan substantif atas ketimpangan historis

d)

Sila 3: persatuan gender dalam politik nasional

e)

Semua jawaban benar dalam kadar berbeda

30.

Seorang bupati mengalihfungsikan lahan sawah produktif menjadi kawasan industri tanpa musyawarah dengan petani dan tanpa kompensasi layak. Tindakan ini melanggar Pancasila dalam tindakan karena...

a)

Mengorbankan sila 5 demi pertumbuhan ekonomi

b)

Mengabaikan sila 4 dalam pengambilan keputusan

c)

Merusak sila 2 dengan merendahkan profesi petani

d)

Mengancam sila 3 akibat konflik agraria

e)

Semua jawaban benar secara kausal-bermakna

31.

Dalam kasus korupsi dana bantuan bencana alam, pelaku berdalih “demi pembangunan daerah”. Pembelaan ini tidak dapat dibenarkan oleh Pancasila dalam tindakan karena...

a)

Tujuan pembangunan daerah lebih utama daripada proses hukum

b)

Dana bencana boleh dialihkan jika hasilnya lebih besar bagi masyarakat

c)

Korupsi kecil demi tujuan besar masih sesuai hikmat kebijaksanaan

d)

Pembangunan daerah adalah wujud ketuhanan dalam pembangunan infrastruktur

e)

Pancasila menolak prinsip “tujuan menghalalkan cara” karena setiap sila memiliki integritas moral yang tidak dapat dikompromikan

32.

Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal UU yang membatasi hak pilih mantan narapidana korupsi dengan alasan “hak politik tidak dapat dicabut seumur hidup”. Putusan ini merupakan Pancasila dalam tindakan karena...

a)

Mengampuni dosa korupsi demi persatuan nasional

b)

Memberikan hak pilih tanpa syarat kepada semua warga

c)

Mengutamakan keadilan retributif di atas rehabilitasi

d)

Menghapus sanksi politik karena korupsi bukan kejahatan berat

e)

hukuman tetap ada, hak politik dikembalikan pasca-pidana, dan mantan narapidana tetap warga negara

33.

Pengertian ideologi secara sederhana adalah...

a)

Kumpulan aturan hukum yang mengikat masyarakat

b)

Sistem keyakinan dan nilai yang menjadi pedoman hidup bernegara

c)

Doktrin agama yang wajib diikuti umat beragama

d)

Rencana pembangunan ekonomi lima tahun

e)

Pendapat pribadi seorang pemimpin

34.

Secara ontologis, ideologi berbeda dari sekadar “kumpulan gagasan” karena ideologi memiliki...

a)

Fungsi legitimasi kekuasaan yang bersifat hegemonik

b)

Struktur naratif koheren yang mengklaim kebenaran mutlak

c)

Kapasitas mobilisasi massa melalui simplifikasi realitas

d)

Dimensi normatif-preskriptif yang mengarahkan tindakan kolektif

e)

Semua jawaban benar sebagai ciri integral ideologi

35.

Ciri Pancasila sebagai ideologi negara yang terbuka berarti...

a)

Isi sila-sila dapat diubah setiap tahun

b)

Penerapannya dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman

c)

Hanya berlaku di Jakarta

d)

Tidak boleh dibahas di sekolah

e)

Harus diganti dengan ideologi baru

36.

Ideologi Pancasila bersifat terbuka-tertutup (open-closed) karena...

a)

Mengakui pluralisme nilai namun menolak relativisme moral absolut

b)

Memiliki inti tetap (5 sila) tapi ruang interpretasi kontekstual

c)

Dapat direvisi melalui amandemen UUD 1945

d)

Mengandung kontradiksi internal antara individualisme dan kolektivisme

e)

Hanya berlaku di ranah negara, bukan masyarakat sipil

37.

Pancasila sebagai ideologi negara menolak hegemoni ideologi lain (liberalisme ekstrem, komunisme, teokrasi) karena mengandung prinsip...

a)

Ekonomi kerakyatan yang menolak kapitalisme liar dan kolektivisme total

b)

Demokrasi musyawarah yang menolak liberalisme individualistik dan otoritarianisme

c)

Ketuhanan berkebudayaan yang menolak sekularisme radikal dan fundamentalisme

d)

Persatuan dalam keberagaman yang menolak nasionalisme chauvinis dan kosmopolitisme

e)

Semua jawaban benar sebagai sintesis dialektis Pancasila

38.

Pancasila sebagai ideologi negara bukan ideologi transisional, melainkan ideologi permanen karena...

a)

Telah terbukti adaptif terhadap empat rezim pemerintahan berbeda (1945-sekarang)

b)

Mengandung nilai-nilai sukma bangsa yang bersifat transhistoris dan transkultural

c)

Ditetapkan dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai staatsfundamentalnorm yang tak tergoyahkan

39.

Istilah “meja statis” menggambarkan Pancasila sebagai...

a)

Nilai dasar yang tetap dan tidak berubah

b)

Pedoman yang selalu berubah mengikuti zaman

c)

Aturan sementara pemerintahan

d)

Dokumen sejarah yang tidak relevan

e)

Rencana pembangunan lima tahun

40.

Di bawah ini yang mencerminkan perilaku yang mencerminkan Pancasila sebagai Meja Statis (nilai tetap) sila ke 3 adalah.....

a)

Menggunakan aplikasi e-KTP berbasis blockchain untuk mencegah duplikasi identitas

b)

Mengadakan doa lintas agama secara virtual saat bencana nasional

c)

Membuat program “Kartu Prakerja” online untuk pelatihan kerja

d)

Menggelar musyawarah desa melalui aplikasi desa digital (SID)

e)

Mendirikan posko bantuan banjir dengan drone pengantar logistik

41.

Dibawah ini yang bukan merupakan sifat meja statis Pancasila adalah...

a)

Rumusan lima sila tetap sama sejak 18 Agustus 1945

b)

Sila pertama tetap “Ketuhanan Yang Maha Esa”

c)

Urutan sila boleh dibolak-balik jika diperlukan

d)

Pembukaan UUD 1945 (yang memuat Pancasila) tidak dapat diubah

e)

Larangan membentuk negara dalam negara atau federal

42.

Penerapan program belajar daring selama pandemi mencerminkan leitsar dinamis karena.... kecuali :

a)

Tetap menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak Indonesia

b)

Menggunakan teknologi digital sebagai sarana baru yang sesuai zaman

c)

Menunjukkan fleksibilitas Pancasila dalam menghadapi krisis nasional

d)

Mewujudkan musyawarah antara guru, siswa, dan orang tua secara virtual

e)

Mengganti sila kelima menjadi “pendidikan digital” secara permanen

43.

Pancasila disebut leitsar dinamis karena...

a)

Penerapannya dapat menyesuaikan perkembangan zaman

b)

Isi lima silanya berubah setiap tahun

c)

Hanya berlaku di masa Orde Baru

d)

Tidak boleh diterapkan di era digital

e)

Harus diganti dengan ideologi baru

44.

Menurut Notonagoro, Pancasila sebagai leitsar dinamis berarti...

a)

Nilai inti tetap (tertutup), tetapi penafsiran operasional terbuka sesuai zaman

b)

Isi Pancasila berubah mengikuti tren global

c)

Tidak boleh digunakan di era digit

d)

Sila-sila dapat dihapus jika tidak relevan

e)

Rumusan sila boleh diubah oleh DPR

45.

Pemerintah membuat program “UMKM Go Digital” untuk bantu pedagang kecil. Ini adalah leitsar dinamis karena...

a)

Mewujudkan keadilan sosial lewat teknologi

b)

Menutup pasar tradisional

c)

Mengganti sila kelima dengan “UMKM online”

d)

Melarang pedagang kecil berjualan

e)

Menambah sila baru tentang e-commerce

46.

Mengadakan doa bersama lintas agama via live streaming merupakan wujud leitsar dinamis dari sila pertama karena...

a)

Mengubah rumusan “Ketuhanan Yang Maha Esa” menjadi “Ketuhanan Digital”

b)

Menghapus kewajiban ibadah di rumah ibadah

c)

Membatasi doa hanya untuk umat beragama tertentu

d)

Menjadikan live streaming sebagai satu-satunya cara beribadah selamanya

e)

Tetap menjalankan ibadah dan toleransi beragama dengan memanfaatkan teknologi sesuai zaman

47.

Pemerintah meluncurkan aplikasi “PeduliLindungi” untuk tracing COVID-19. Aplikasi ini mencerminkan leitsar dinamis Pancasila karena...

a)

Mengganti sila kedua dengan “perlindungan digital”

b)

Menghapus hak privasi warga

c)

Mewujudkan kemanusiaan yang adil dan beradab dengan teknologi kesehatan

d)

Membatasi kebebasan beragama

e)

Menambah sila keenam tentang aplikasi

48.

Seorang guru mengadakan rapat orang tua via Zoom untuk musyawarah kelas. Tindakan ini mencerminkan leitsar dinamis karena...

a)

Menghapus musyawarah tatap muka selamanya

b)

Mengubah sila keempat menjadi “demokrasi digital”

c)

Tetap menjalankan musyawarah mufakat dengan platform modern

d)

Melarang orang tua ikut rapat

e)

Menambah aturan baru di UUD

49.

Pemerintah memberikan bantuan kuota internet gratis bagi siswa miskin selama PPKM. Kebijakan ini adalah leitsar dinamis karena...

a)

Mengganti sila kelima dengan “keadilan internet”

b)

Menghapus bantuan sosial konvensional seperti BOS

c)

Mewujudkan keadilan sosial melalui akses pendidikan digital

d)

Membatasi akses internet untuk kelas menengah

e)

Menambah beban APBN

50.

Desa mengadakan pemilihan kepala desa secara e-voting dengan pengawasan KPU. Sistem ini mencerminkan leitsar dinamis karena...

a)

Menghapus hak pilih warga lansia

b)

Membatasi partisipasi hanya untuk warga berpendidikan tinggi

c)

Tetap menjamin kerakyatan yang dipimpin hikmat kebijaksanaan dengan teknologi

d)

Melarang musyawarah desa dengan voting otomatis tanpa diskusi

e)

Menjadikan e-voting sebagai satu-satunya cara pemilihan selamanya

51.

Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka karena...

a)

Isi sila-sila Pancasila dapat diubah melalui amandemen UUD 1945

b)

Nilai-nilai dasarnya tetap, tetapi penafsirannya dapat menyesuaikan perkembangan zaman

c)

Setiap partai politik boleh menafsirkan Pancasila sesuai ideologi mereka

d)

Pancasila hanya berlaku di era Orde Baru saja

e)

Pancasila dapat diganti dengan ideologi lain melalui referendum nasional

52.

Ketika pemerintah menerbitkan Perpres tentang percepatan kendaraan listrik, hal ini paling tepat mencerminkan pengalaman sila ke...

a)

1. karena menjaga lingkungan adalah perwujudan ketuhanan

b)

2. karena melindungi generasi mendatang adalah perwujudan kemanusiaan yang adil dan beradab

c)

3. karena program nasional memperkuat persatuan Indonesia

d)

4. karena melibatkan musyawarah antara pemerintah dan pengusaha

e)

5. karena keadilan sosial terwujud melalui subsidi kendaraan ramah lingkungan bagi rakyat

53.

Mengapa Pancasila lebih tepat sebagai ideologi negara Indonesia dibandingkan ideologi liberalisme ekstrem atau komunisme ekstrem?

a)

Karena Pancasila berasal dari budaya lokal Indonesia

b)

Karena Pancasila mengandung nilai religi, kemanusiaan, dan keadilan sekaligus sehingga sesuai dengan karakter bangsa

c)

Karena liberalisme dan komunisme pernah gagal di Indonesia pada 1965

d)

Karena hanya Pancasila yang diakui PBB sebagai ideologi negara

e)

Karena Pancasila tidak mengenal konsep hak individu sama sekali

54.

Di era society 5.0 (masyarakat super cerdas yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi) tantangan terbesar dalam menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara yang hidup adalah...

a)

Generasi muda lebih mengenal K-pop daripada wayang kulit

b)

Maraknya hoaks di media sosial yang memecah belah persatuan

c)

Banyaknya partai politik yang tidak lagi mencantumkan Pancasila di anggaran dasar

d)

Adanya gerakan khilafah yang menolak Pancasila secara terbuka

e)

Kurangnya mata pelajaran PPKn di sekolah

55.

Seorang bupati mengalokasikan 70% APBD untuk pembangunan mall dan apartemen mewah, hanya 5% untuk irigasi petani. Tindakan ini bertentangan dengan Pancasila karena...

a)

Melanggar sila ke-1 karena mall menyediakan tempat hiburan yang tidak bermoral

b)

Melanggar sila ke-2 karena petani diperlakukan tidak adil dan tidak beradab

c)

Melanggar sila ke-3 karena mall milik investor asing

d)

Melanggar sila ke-4 karena tidak melibatkan musyawarah dengan DPRD

e)

Melanggar sila ke-5 karena menciptakan ketimpangan ekonomi yang sangat mencolok

56.

Kamu magang di bengkel resmi Honda. Bos meminta kamu memasang sparepart KW supaya untung lebih besar, padahal motor konsumen masih garansi resmi. Sikap yang paling mencerminkan sila ke-2 adalah...

a)

Tetap pasang KW karena takut dipecat

b)

Pasang KW tapi tidak bilang ke konsumen

c)

Menolak perintah bos sambil menjelaskan bahwa menipu konsumen tidak beradab

d)

Lapor ke polisi langsung

e)

Pasang ori tapi minta tambahan uang dari konsumen

57.

Di jurusan TKJ, proyek kelompok kalian membuat website company profile untuk UMKM lokal gratis. Tindakan ini paling tepat mencerminkan sila ke...

a)

1. karena membantu sesama adalah ibadah

b)

2. karena memperlakukan UMKM kecil sama seperti perusahaan besar

c)

3. karena seluruh anggota kelompok dari berbagai suku bekerja sama

d)

4. karena keputusan dibuat melalui voting di WhatsApp group

e)

5. karena membantu pemerataan ekonomi digital bagi pelaku usaha kecil

58.

Saat prakerin di hotel bintang 5, kamu melihat temen sesama anak magang (dari SMK lain) di-bully terus oleh senior. Yang kamu lakukan adalah...

a)

Diam saja, nanti juga kelar prakerin

b)

Ikut-ikutan bully biar diterima senior

c)

Lapor ke HRD hotel sambil bawa bukti video

d)

Nasihati temenmu supaya lebih sabar

e)

Posting di TikTok “hotel X bully anak magang” tanpa sensor nama

59.

Kamu jualan online kaos distro lewat Shopee. Tiap dapat orderan, kamu selalu sisihkan Rp5.000 untuk donasi korban bencana lewat Kitabisa. Perilaku ini mencerminkan urutan sila yang benar adalah…

a)

Sila 1 — 2 — 5

b)

Sila 2 — 1 — 5

c)

Sila 5 — 3 — 1

d)

Sila 1 — 5 — 2

e)

Sila 4 — 5 — 3

60.

Di kelas XI TKR, guru meminta kalian membuat video TikTok tentang “Pancasila di Bengkel”. Kelompok kamu menampilkan: 1) Salam pembuka semua agama 2) Mekanik perempuan juga ikut bongkar mesin 3) Hasil service dibagi rata ke semua anggota kelompok 4) Keputusan warna cat motor diputuskan musyawarah Urutan sila yang benar dalam video kalian adalah…

a)

1 - 2 - 5 - 4

b)

1 - 2 - 4 - 5

c)

2 - 1 - 4 - 5

d)

5 - 3 - 1 - 2

e)

4 - 5 - 2 - 1