wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

M. Strategik 7.2 Intervensi Strategis Korporat

Total questions: 95

Worksheet time: 48mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan intervensi strategis korporat pada tingkat korporat menurut bacaan di atas?

a)

Tindakan yang dilakukan oleh kantor pusat terhadap unit bisnis dalam portofolio perusahaan

b)

Proses pengambilan keputusan oleh unit usaha strategis tanpa campur tangan kantor pusat

c)

Penetapan visi dan misi perusahaan oleh seluruh karyawan

d)

Penjualan seluruh aset perusahaan kepada pihak ketiga

2.

Mengapa efektivitas kantor pusat (KP) dalam strategi korporat mulai dipertanyakan menurut bacaan?

a)

Karena KP seringkali hanya menjadi sumber biaya tinggi dan dapat menyebabkan value destruction

b)

Karena KP selalu memberikan nilai tambah pada setiap unit usaha strategis

c)

Karena KP tidak pernah melakukan intervensi terhadap anak perusahaan

d)

Karena KP selalu menghasilkan keputusan yang cepat dan efisien

3.

Berdasarkan bacaan, apa yang menjadi kekhawatiran utama jika jalur birokrasi pengambilan keputusan di perusahaan semakin panjang?

a)

Munculnya penyakit laten perusahaan besar (high company disease)

b)

Meningkatnya efisiensi dan efektivitas perusahaan

c)

Bertambahnya jumlah unit usaha strategis yang mandiri

d)

Meningkatnya inovasi di setiap unit bisnis

4.

Bagaimana kecenderungan baru terkait pengelolaan unit usaha strategis (U2S) menurut bacaan?

a)

U2S lebih baik berdiri sendiri dan dikelola secara independen tanpa perlu diasuh oleh KP

b)

U2S harus selalu berada di bawah pengawasan ketat KP

c)

U2S sebaiknya digabungkan menjadi satu unit besar di bawah KP

d)

U2S tidak perlu melakukan inovasi apapun

5.

Mengapa setiap usaha membangun KP harus didahului oleh keyakinan bahwa berbagai penilaian negatif tentangnya haruslah dapat dihindari sejak awal pendiriannya?

a)

Agar KP dapat menjalankan tugas pokoknya dengan baik

b)

Agar KP dapat memperoleh keuntungan finansial

c)

Agar KP dapat memperluas jaringan bisnis

d)

Agar KP dapat mengurangi jumlah karyawan

6.

Mengapa KP perlu melakukan rekayasa agar kehadirannya dapat diterima oleh U2S yang diasuh (buy in)?

a)

Untuk meningkatkan jumlah produk yang dihasilkan

b)

Untuk menghasilkan sinergi dan nilai tambah dalam hubungan antara KP dan U2S

c)

Untuk mempercepat proses produksi

d)

Untuk mengurangi biaya operasional

7.

Bagaimana tingkat keberhasilan intervensi KP ditentukan menurut teks?

a)

Kompetensi dan kepemimpinan KP serta tingkat penerimaan (buy-in) U2S

b)

Jumlah modal yang dimiliki KP

c)

Banyaknya cabang perusahaan KP

d)

Tingkat penjualan produk KP

8.

Apa yang dimaksud dengan parenting advantage dalam konteks KP?

a)

Keunggulan asuhan yang dimiliki oleh KP

b)

Keunggulan dalam memproduksi barang

c)

Keunggulan dalam pemasaran produk

d)

Keunggulan dalam mengelola keuangan

9.

Proses awal terbentuknya perusahaan korporat adalah...

a)

Berawal dari satu perusahaan yang terus tumbuh dan berkembang menjadi entitas bisnis tunggal dengan aktivitas operasi yang strategis

b)

Berawal dari beberapa perusahaan kecil yang digabungkan

c)

Berawal dari perusahaan asing yang diakuisisi

d)

Berawal dari perusahaan yang hanya bergerak di bidang jasa

10.

Apa yang dimaksud dengan U2S dalam konteks perusahaan korporat?

a)

Unit usaha yang terpisah dari operasi bisnis utama perusahaan korporat

b)

Unit usaha yang selalu menjadi bagian dari perusahaan induk

c)

Unit usaha yang hanya bergerak di bidang jasa

d)

Unit usaha yang tidak menghasilkan pendapatan

11.

Mengapa perusahaan korporat dapat mendirikan beberapa U2S baru sebagai anak asuhannya?

a)

Untuk memperluas kepemilikan langsung dan mengendalikan kepentingan U2S

b)

Untuk mengurangi biaya operasional perusahaan induk

c)

Untuk menghindari persaingan di pasar

d)

Untuk menutup perusahaan lama yang tidak produktif

12.

Strategi pertumbuhan yang berkelanjutan menurut Chandler, Jr. dapat dicapai oleh U2S dengan cara:

a)

Dengan melakukan alokasi dan mengelola utilisasi sumber daya dan dana yang dimiliki

b)

Dengan mengurangi jumlah karyawan secara berkala

c)

Dengan menutup unit usaha yang tidak menghasilkan laba

d)

Dengan hanya fokus pada satu jenis produk saja

13.

Bagaimana hubungan bisnis antara perusahaan korporat dan perusahaan lain dapat tercipta menurut teks?

a)

Ketika korporat membeli saham perusahaan lain

b)

Ketika korporat menutup perusahaan lain

c)

Ketika korporat menghindari akuisisi

d)

Ketika korporat hanya melakukan kerjasama tanpa kepemilikan

14.

Apa yang menjadi ciri utama U2S yang benar-benar merupakan entitas bisnis?

a)

Memiliki aktivitas operasi sehari-hari dan bersaing di pasar

b)

Tidak memiliki kontak langsung dengan konsumen

c)

Hanya bergerak di bidang jasa tanpa produksi barang

d)

Tidak bertanggung jawab pada pemegang saham

15.

Bagaimana U2S dapat dikatakan memiliki keunggulan bersaing berkelanjutan (sustainable competitive advantage)?

a)

Jika pilihan strategi kepemimpinan biaya dan atau diferensiasi telah tercapai

b)

Jika hanya berfokus pada satu produk saja

c)

Jika tidak melakukan inovasi sama sekali

d)

Jika selalu mengikuti strategi perusahaan lain

16.

Apa perbedaan utama antara U2S korporat dan U2S konsumen dalam hal pendapatan?

a)

U2S korporat memperoleh pendapatan dari konsumen langsung

b)

U2S korporat memperoleh pendapatan dari jasa manajemen kepada U2S yang dimiliki

c)

U2S korporat memperoleh pendapatan dari penjualan produk

d)

U2S korporat memperoleh pendapatan dari investasi luar negeri

17.

Mengapa korporat perlu melakukan intervensi strategis terhadap semua U2S yang dimiliki?

a)

Agar U2S dapat menjual produk lebih banyak

b)

Agar semua U2S mampu membangun keunggulan bersaing

c)

Agar U2S dapat mengurangi biaya operasional

d)

Agar U2S dapat memperluas pasar internasional

18.

Dua tugas pokok korporat yang berkontribusi pada keunggulan asuhan (parenting advantage) adalah:

a)

Menentukan portofolio bisnis dan melakukan intervensi manajemen

b)

Menentukan harga produk dan melakukan promosi

c)

Melakukan riset pasar dan ekspansi internasional

d)

Mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi

19.

Bagaimana indikator keberhasilan keunggulan asuhan biasanya ditandai menurut teks?

a)

Kemampuan menciptakan nilai tambah yang unik dan karakteristik keunggulan asuhan yang khas

b)

Jumlah produk yang dijual dan tingkat kepuasan pelanggan

c)

Tingkat efisiensi operasional dan jumlah karyawan

d)

Jumlah cabang perusahaan dan total aset

20.

Apa saja tiga variabel pokok yang menentukan keberhasilan korporat dalam membangun keunggulan asuhan?

a)

Peluang intervensi, model dan proses intervensi, tingkat kecocokan antara korporat dan U2S

b)

Modal, sumber daya manusia, dan teknologi

c)

Visi, misi, dan tujuan perusahaan

d)

Strategi pemasaran, analisis SWOT, dan manajemen risiko

21.

Mengapa nilai tambah yang hendak disajikan oleh korporat terhadap U2S tidak hanya ditentukan oleh besarnya peluang intervensi yang berhasil ditemukan?

a)

Karena strategi dan teknik yang digunakan korporat dalam mengintervensi portofolio bisnis U2S juga berperan penting

b)

Karena nilai tambah hanya bergantung pada modal yang dimiliki

c)

Karena U2S selalu memiliki keunggulan tanpa intervensi

d)

Karena intervensi tidak memerlukan perencanaan

22.

Jelaskan apa yang terjadi jika tingkat kecocokan (fit) antara korporat dan U2S tidak atau hanya sedikit ditemukan!

a)

Korporat tidak mampu memformulasikan dan mengimplementasikan strategi intervensi yang diperlukan sehingga terjadi perusakan nilai (value destruction)

b)

Korporat akan selalu berhasil menciptakan nilai tambah

c)

U2S akan menjadi lebih kompetitif tanpa intervensi

d)

Tidak ada pengaruh terhadap penciptaan nilai

23.

Bagaimana cara sederhana untuk mengidentifikasi peluang intervensi menurut teks?

a)

Identifikasi area manajemen umum dan manajemen fungsional yang masih menjadi kelemahan U2S

b)

Melakukan survei pasar secara rutin

c)

Mengandalkan intuisi pimpinan korporat

d)

Mengikuti tren industri tanpa analisis

24.

Apa yang dimaksud dengan peluang intervensi yang diberikan oleh korporat kepada U2S?

a)

Kesempatan untuk menerima bantuan langsung atau tidak langsung dari korporat

b)

Kesempatan untuk menambah jumlah karyawan

c)

Kesempatan untuk mengubah visi perusahaan

d)

Kesempatan untuk menambah produk baru tanpa evaluasi

25.

Mengapa penilaian (assessment) kinerja U2S oleh korporat tetap perlu dilakukan meskipun U2S sudah memiliki kinerja yang bagus?

a)

Karena penilaian adalah kewenangan korporat

b)

Karena U2S tidak pernah memiliki kinerja bagus

c)

Karena penilaian hanya dilakukan jika U2S gagal

d)

Karena penilaian tidak penting bagi korporat

26.

Sebutkan salah satu contoh peluang intervensi yang dapat dilakukan oleh korporat untuk memperbaiki keunggulan bersaing U2S!

a)

Definisi bisnis

b)

Penambahan jam kerja

c)

Pengurangan gaji karyawan

d)

Penghapusan produk lama

27.

Mengapa penentuan skala prioritas penting dalam melakukan intervensi terhadap U2S?

a)

Agar intervensi dapat dilakukan secara efektif dan tidak berlebihan

b)

Agar semua intervensi dilakukan sekaligus tanpa pertimbangan

c)

Agar korporat tidak perlu melakukan penilaian

d)

Agar U2S dapat mengabaikan bantuan korporat

28.

Dalam praktiknya, penilaian terhadap peluang intervensi biasanya dikaitkan dengan empat area manajemen. Manakah di bawah ini yang bukan termasuk keempat area tersebut?

a)

Manajemen sumber daya manusia

b)

Penganggaran

c)

Perencanaan strategis

d)

Pemasaran produk baru

29.

Jelaskan alasan mengapa hubungan sinergis antar unit usaha strategis (common capabilities) menjadi salah satu peluang intervensi yang penting bagi korporat!

a)

Karena dapat meningkatkan efisiensi dan keunggulan bersaing

b)

Karena dapat menambah jumlah produk tanpa analisis

c)

Karena dapat mengurangi jumlah karyawan

d)

Karena dapat menghilangkan kebutuhan akan manajemen

30.

Apa tujuan utama dari intervensi korporat menurut Ward dkk (2005)?

a)

Meningkatkan jumlah karyawan

b)

Menciptakan tambahan nilai pada grup

c)

Mengurangi jumlah produk

d)

Menambah cabang perusahaan

31.

Perbedaan utama antara intervensi korporat secara langsung (direct) dan tidak langsung (indirect) dalam praktik perusahaan adalah...

a)

Direct dilakukan tanpa rencana, indirect dengan rencana

b)

Direct dilakukan oleh pihak luar, indirect oleh internal perusahaan

c)

Direct dilakukan secara langsung oleh korporat, indirect dilakukan secara tidak langsung

d)

Direct hanya untuk perusahaan kecil, indirect untuk perusahaan besar

32.

Jika tujuan pengurangan biaya dan penciptaan keunggulan diferensiasi digabungkan dengan pendekatan direct dan indirect, apa hasil yang didapatkan menurut teks?

a)

Matriks dua kali dua

b)

Laporan keuangan tahunan

c)

Penambahan jumlah produk

d)

Pengurangan jumlah karyawan

33.

Bagaimana hubungan antara tujuan holding dan penciptaan keunggulan diferensiasi dalam keseluruhan perusahaan?

a)

Keduanya tidak berhubungan sama sekali

b)

Tujuan holding fokus pada pengurangan biaya, sedangkan keunggulan diferensiasi untuk keseluruhan perusahaan

c)

Tujuan holding hanya untuk perusahaan besar, keunggulan diferensiasi untuk perusahaan kecil

d)

Tujuan holding meningkatkan jumlah produk, keunggulan diferensiasi mengurangi biaya

34.

Bagaimana cara menghasilkan matriks dua kali dua dalam analisis perusahaan dengan menggabungkan dua tujuan dan dua pendekatan intervensi korporat?

a)

Dengan menggabungkan tujuan pengurangan biaya dan penciptaan keunggulan diferensiasi, serta pendekatan direct dan indirect

b)

Dengan menambah jumlah karyawan

c)

Dengan menghilangkan tujuan holding

d)

Dengan hanya menggunakan pendekatan direct

35.

Berdasarkan Gambar 7.2.1, apa tujuan utama dari konfigurasi skala (SEL 1) dalam intervensi langsung pada U2S?

a)

Menurunkan biaya grup melalui sentralisasi dan manajemen rantai pasokan

b)

Meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam perusahaan

c)

Memperluas dan mendalami sistem dan proses

d)

Mengelola keuangan dan pemegang saham

36.

Mengapa korporat perlu menemukan justifikasi yang kuat ketika memilih konfigurasi sentralisasi?

a)

Karena U2S sering kali tidak mudah menerima sentralisasi dan dapat melakukan resistensi

b)

Karena sentralisasi selalu diterima tanpa masalah oleh U2S

c)

Karena sentralisasi tidak mempengaruhi biaya grup

d)

Karena sentralisasi hanya berlaku untuk aktivitas pendukung

37.

Jelaskan perbedaan antara intervensi langsung dan tidak langsung yang dilakukan korporat terhadap U2S menurut Gambar 7.2.1.

a)

Intervensi langsung melibatkan tindakan nyata pada aktivitas bisnis utama, sedangkan intervensi tidak langsung lebih pada pengendalian dan pengawasan

b)

Intervensi langsung hanya berupa konsultasi, sedangkan tidak langsung berupa sentralisasi

c)

Intervensi langsung selalu berfokus pada keuangan, sedangkan tidak langsung pada inovasi

d)

Intervensi langsung dan tidak langsung tidak memiliki perbedaan signifikan

38.

Bagaimana peran aktivitas kunci (key activities) dalam model intervensi korporat terhadap U2S?

a)

Aktivitas kunci adalah aktivitas utama yang membentuk nilai produk dan sering menjadi fokus intervensi langsung

b)

Aktivitas kunci hanya berupa proses akuntansi dan teknologi informasi

c)

Aktivitas kunci tidak berpengaruh pada nilai produk

d)

Aktivitas kunci selalu diabaikan dalam intervensi korporat

39.

Apa alasan utama yang meyakinkan terhadap pilihan sentralisasi dalam operasi U2S menurut teks?

a)

Sentralisasi memungkinkan biaya grup lebih rendah ketika aktivitas dilakukan secara menyatu.

b)

Sentralisasi mempercepat pengambilan keputusan.

c)

Sentralisasi meningkatkan duplikasi aktivitas.

d)

Sentralisasi mengurangi efisiensi operasional.

40.

Bagaimana cara korporat melakukan intervensi menurut set 2 pada Gambar 7.2.1?

a)

Secara tidak langsung (indirect method of involvement)

b)

Secara langsung melalui sentralisasi

c)

Tanpa intervensi sama sekali

d)

Melalui pengurangan jumlah U2S

41.

Mengapa korporat menetapkan ketentuan pokok pengelolaan perusahaan yang relatif seragam bagi seluruh portofolio bisnis yang dimiliki?

a)

Agar masing-masing U2S tidak perlu menyusunnya sendiri

b)

Untuk meningkatkan duplikasi aktivitas

c)

Supaya U2S dapat bekerja secara independen

d)

Agar biaya grup menjadi lebih tinggi

42.

Model kontrol konfigurasi (control configuration) dalam pengelolaan U2S berfungsi untuk:

a)

Memberikan petunjuk, nasihat, serta aturan ganjaran dan hukuman bagi manajemen U2S

b)

Menghilangkan fungsi pengawasan dan perencanaan

c)

Menetapkan target kinerja tanpa pengawasan

d)

Membebaskan U2S dari segala bentuk kontrol korporat

43.

Strategi apa yang digunakan korporat untuk memastikan target keuangan tercapai oleh masing-masing U2S?

a)

Penetapan ukuran kinerja dan target keuangan yang harus dicapai

b)

Penghapusan target kinerja

c)

Penyerahan sepenuhnya kepada U2S tanpa pengawasan

d)

Pengurangan jumlah U2S

44.

Apa yang dimaksud dengan konfigurasi kreatif (creative configuration) dalam konteks penciptaan pengetahuan teknologi baru oleh korporat?

a)

Proses pengembangan teknologi baru yang hanya berfokus pada produksi.

b)

Intervensi korporat yang menghasilkan nilai tambah lebih besar daripada kenaikan biaya yang ditanggung.

c)

Penerapan teknologi lama tanpa inovasi.

d)

Penurunan biaya produksi melalui efisiensi.

45.

Mengapa kantor pusat (corporate center) membangun visi perusahaan secara grup dengan ideologi inti sebelum memfasilitasi penciptaan pengetahuan teknologi baru?

a)

Agar perusahaan dapat bersaing secara global.

b)

Untuk memastikan rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi di antara unit bisnis.

c)

Supaya teknologi baru dapat langsung dipasarkan.

d)

Agar biaya produksi dapat ditekan.

46.

Bagaimana peran penciptaan nilai tambah oleh korporat terhadap teknologi yang sudah ada di anak perusahaan menurut teks?

a)

Menciptakan teknologi baru yang belum pernah ada.

b)

Menjamin penyebarluasan dan penggunaan teknologi yang sudah ada secara maksimal di seluruh anak perusahaan.

c)

Mengurangi penggunaan teknologi lama.

d)

Menghentikan inovasi di anak perusahaan.

47.

Jelaskan alasan mengapa kepentingan perusahaan menjadi sangat penting dalam memfasilitasi penciptaan pengetahuan teknologi baru menurut teks.

a)

Karena perusahaan ingin mengurangi biaya produksi.

b)

Karena perusahaan ingin memastikan siapa yang diuntungkan dan dirugikan dalam proses inovasi.

c)

Karena perusahaan ingin menunda pemanfaatan teknologi baru.

d)

Karena perusahaan ingin memastikan pemanfaatan teknologi baru benar-benar menjadi prioritas utama.

48.

Apa tujuan utama dari konfigurasi skala (scale configuration) dalam sebuah grup korporat?

a)

Meningkatkan jumlah karyawan dalam grup

b)

Menjadikan grup sebagai pemimpin pasar melalui reduksi biaya

c)

Memperluas jaringan pemasaran secara global

d)

Mengurangi proses produksi dalam grup

49.

Mengapa sentralisasi proses bisnis dalam korporat dapat dilakukan hanya pada proses bisnis yang lebih terbatas?

a)

Karena sentralisasi membutuhkan biaya tinggi

b)

Karena proses bisnis terbatas lebih mudah dikendalikan

c)

Karena proses bisnis utama memerlukan desentralisasi

d)

Karena proses bisnis terbatas hanya melibatkan fungsi pembantu atau pelayanan

50.

Bagaimana gaya manajer (manager style) yang dapat menyebabkan motivasi manajer U2S menurun?

a)

Gaya manajer yang pasif dan tidak terlibat dalam pengambilan keputusan

b)

Gaya manajer yang terlalu aktif dan mengambil alih semua keputusan serta implementasi

c)

Gaya manajer yang hanya fokus pada pemasaran

d)

Gaya manajer yang selalu mendelegasikan tugas

51.

Strategi apa yang dapat dilakukan korporat untuk mengurangi degradasi motivasi manajer U2S akibat sentralisasi?

a)

Meningkatkan jumlah tugas yang diberikan kepada manajer U2S

b)

Membuat ukuran kinerja yang lebih adil untuk menilai kinerja manajer U2S

c)

Mengurangi proses bisnis yang dikelola oleh U2S

d)

Menghilangkan mekanisme harga transfer dalam korporat

52.

Mengapa manajer korporat harus memiliki kompetensi dalam manajemen rantai pasokan (supply chain management) dan keahlian teknis (technical expertise) dalam pengaturan sentralisasi?

a)

Karena sentralisasi memerlukan detail dan tenaga kerja yang banyak

b)

Karena sentralisasi hanya membutuhkan satu manajer

c)

Karena sentralisasi tidak memerlukan keahlian khusus

d)

Karena sentralisasi hanya fokus pada aspek keuangan

53.

Apa yang dimaksud dengan strong leadership dalam konteks implementasi konfigurasi skala pada manajemen strategik?

a)

Kepemimpinan yang mampu menerima intervensi tinggi dari U2S

b)

Kepemimpinan yang hanya fokus pada hasil akhir

c)

Kepemimpinan yang tidak membutuhkan dukungan politis

d)

Kepemimpinan yang hanya dilakukan oleh satu orang

54.

Bagaimana proses penetapan target keuangan dalam konfigurasi pengendalian (control configuration) biasanya dilakukan?

a)

Secara bersama-sama antara korporat dengan U2S

b)

Hanya oleh manajer puncak korporat

c)

Sepenuhnya oleh manajer U2S tanpa diskusi

d)

Ditentukan oleh pihak eksternal

55.

Mengapa gaya memimpin yang serba target keuangan dan berdimensi waktu penting dalam manajemen korporat?

a)

Karena hampir tidak diperbolehkan ada penyimpangan dari target

b)

Karena target keuangan tidak penting dalam korporat

c)

Karena target keuangan selalu mudah dicapai

d)

Karena target keuangan bisa diabaikan jika tidak tercapai

56.

Apa yang dimaksud dengan gaya pemegang saham (shareholder style) dalam manajemen keuangan korporat?

a)

Gaya yang menekankan pada kepentingan pemegang saham dalam pengelolaan bisnis

b)

Gaya yang berfokus pada kepentingan karyawan

c)

Gaya yang mengutamakan kepentingan pelanggan

d)

Gaya yang hanya memperhatikan kepentingan manajer

57.

Mengapa manajemen tata kelola (governance) yang handal penting dalam pengelolaan portofolio bisnis korporat?

a)

Karena berkaitan dengan pengendalian keuangan dan organisasi

b)

Karena hanya berhubungan dengan pemasaran produk

c)

Karena dapat meningkatkan jumlah karyawan

d)

Karena dapat mengurangi biaya produksi

58.

Bagaimana biasanya korporat membatasi komunikasi bisnis antara U2S?

a)

Dengan membatasi posisi tawar korporat di mata masing-masing U2S

b)

Dengan meningkatkan jumlah staf

c)

Dengan memperbanyak pertemuan antar U2S

d)

Dengan memberikan kebebasan penuh kepada U2S

59.

Mengapa konfigurasi pengendalian dalam korporat tidak mensyaratkan gaya kepemimpinan yang kuat dan tinggi (strong and high profile)?

a)

Karena yang diperlukan adalah kepemimpinan yang dingin dan konsisten

b)

Karena kepemimpinan yang kuat selalu gagal

c)

Karena kepemimpinan yang lemah lebih efektif

d)

Karena kepemimpinan yang meledak-ledak lebih disukai

60.

Jelaskan alasan mengapa kepemimpinan yang diperlukan pada korporat lebih banyak pada kepemimpinan transaksional.

a)

Karena pencapaian target keuangan menjadi ukuran keberhasilan kepemimpinan

b)

Karena kepemimpinan transaksional selalu menghasilkan loyalitas tinggi

c)

Karena kepemimpinan transaksional tidak membutuhkan konsistensi

d)

Karena kepemimpinan transaksional lebih mudah diterapkan pada usaha kecil

61.

Mengapa kepemimpinan pada korporat harus mendorong U2S untuk berani mengambil risiko bisnis yang terkalulasi?

a)

Agar korporat dapat menumbuhkan semangat untuk terus belajar

b)

Agar korporat dapat menghindari semua risiko

c)

Agar korporat hanya fokus pada keuntungan finansial

d)

Agar korporat tidak perlu melakukan inovasi

62.

Apa karakteristik utama dari tipe pemimpin yang dibutuhkan oleh korporat untuk menghadapi perubahan dan inovasi?

a)

Berorientasi pada proses dan hasil jangka panjang

b)

Hanya berfokus pada keuntungan uang

c)

Memimpin berdasarkan hukuman dan ganjaran

d)

Tidak memperhatikan nilai-nilai ajaran tertentu

63.

Bagaimana budaya organisasi yang mendukung iklim inovatif pada U2S sebaiknya dibangun?

a)

Berdasarkan prinsip saling percaya (trust)

b)

Berdasarkan persaingan antar individu

c)

Berdasarkan kekuasaan mutlak pemimpin

d)

Berdasarkan hukuman yang tegas

64.

Mengapa penting bagi manajer korporat untuk memiliki pengetahuan yang relatif detail tentang semua portofolio bisnis yang dimiliki?

a)

Agar proses perluasan penggunaan teknologi benar-benar pas pada U2S yang memerlukan

b)

Agar dapat memperluas bisnis secara sembarangan

c)

Agar dapat menghindari semua bentuk inovasi

d)

Agar dapat mengabaikan sistem dan proses manajemen

65.

Kepemimpinan dengan kompetensi manajemen proses dan sistem dapat memberikan keunggulan bersaing bagi korporat dengan cara:

a)

Dengan memastikan bahwa keunggulan yang dimiliki dapat diterapkan pada seluruh U2S, bukan hanya pada U2S tertentu

b)

Dengan membatasi inovasi hanya pada satu U2S

c)

Dengan mengabaikan proses manajemen

d)

Dengan fokus pada perluasan bisnis tanpa strategi

66.

Apa yang dimaksud dengan kepemimpinan konsultan dalam konfigurasi organisasi menurut teks?

a)

Kepemimpinan yang hanya memberikan perintah tanpa penjelasan

b)

Kepemimpinan yang selalu menyediakan dan menawarkan perbaikan, bersedia belajar, memberikan dorongan, dan mampu meyakinkan pengikutnya tentang kegunaan perbaikan

c)

Kepemimpinan yang hanya fokus pada pencapaian target

d)

Kepemimpinan yang tidak melibatkan pengikut dalam proses perbaikan

67.

Mengapa konfigurasi pendalaman lebih mensyaratkan adanya kepemimpinan transformasional daripada transaksional?

a)

Karena transformasional lebih mudah diterapkan daripada transaksional

b)

Karena transformasional tidak memerlukan motivasi

c)

Karena transformasional berfokus pada perluasan dan pendalaman, bukan hanya penciptaan

d)

Karena transaksional lebih cocok untuk organisasi kecil

68.

Berdasarkan Gambar 7.2.2, kompetensi apa yang termasuk dalam SEL 3?

a)

Manajemen Rantai Pasokan, Transaksional, Budaya Efisien

b)

Visi dan Nilai, Transformasional, Identitas Grup Tinggi

c)

Manajemen Keuangan, Identitas Grup Rendah, Hukuman dan Ganjaran

d)

Manajemen Sistem dan Proses, Keahlian Teknis, Transformasional

69.

Jelaskan alasan mengapa keberhasilan konfigurasi pendalaman tidak memerlukan tingkat penerimaan yang tinggi dari U2S yang hendak diintervensi.

a)

Karena pemimpin korporat sudah memiliki bukti keunggulan U2S lain yang dapat digunakan

b)

Karena U2S yang diintervensi selalu menolak perubahan

c)

Karena penerimaan tinggi tidak berpengaruh pada keberhasilan

d)

Karena konfigurasi pendalaman hanya berlaku pada U2S baru

70.

Strategi apa yang digunakan dalam SEL 4 menurut Gambar 7.2.2?

a)

Manajemen Keuangan, Transaksional, Identitas Grup Rendah

b)

Manajemen Sistem dan Proses, Keahlian Teknis, Transformasional

c)

Visi dan Nilai, Transformasional, Identitas Grup Tinggi

d)

Manajemen Rantai Pasokan, Transaksional, Budaya Efisien

71.

Apa yang dimaksud dengan "parenting advantage" dalam konteks keberhasilan korporat?

a)

Keunggulan korporat dalam membangun asuhan terhadap U2S

b)

Keunggulan korporat dalam mengelola sumber daya manusia

c)

Keunggulan korporat dalam mengembangkan produk baru

d)

Keunggulan korporat dalam meningkatkan penjualan

72.

Mengapa tingkat penerimaan intervensi korporat pada U2S sangat bergantung pada kecocokan karakteristik korporat dengan faktor keberhasilan kunci U2S?

a)

Karena intervensi hanya berhasil jika ada kesamaan faktor keberhasilan

b)

Karena korporat selalu memiliki kontrol penuh atas U2S

c)

Karena U2S tidak membutuhkan intervensi korporat

d)

Karena semua U2S memiliki karakteristik yang sama

73.

Sebutkan salah satu karakteristik korporat yang dinilai melalui peta mental (mental maps)!

a)

Struktur, sistem, dan proses

b)

Jumlah produk yang dihasilkan

c)

Tingkat penjualan tahunan

d)

Lokasi kantor pusat

74.

Bagaimana karakteristik korporat yang memiliki peta mental seimbang antara sentralisasi dan desentralisasi dapat mempengaruhi keberhasilan intervensi pada U2S?

a)

Memudahkan pengambilan keputusan strategis secara bersama-sama

b)

Menghambat proses komunikasi antara korporat dan U2S

c)

Menurunkan efisiensi operasional U2S

d)

Membatasi inovasi dalam U2S

75.

Mengapa faktor keberhasilan kunci pada U2S harus difokuskan pada faktor-faktor yang memungkinkan untuk diintervensi oleh korporat?

a)

Agar intervensi korporat dapat memberikan dampak nyata pada keberhasilan U2S

b)

Agar korporat dapat mengontrol seluruh aspek U2S

c)

Agar U2S dapat beroperasi secara independen

d)

Agar korporat dapat mengurangi biaya operasional

76.

Apa tantangan utama yang dihadapi korporat dalam membawa kemungkinan keberhasilan U2S?

a)

Menemukan tipe manajer yang sesuai untuk intervensi

b)

Meningkatkan jumlah produk yang dijual

c)

Mengurangi jumlah karyawan

d)

Memperluas jaringan distribusi

77.

Mengapa penemuan faktor keberhasilan kunci pada tahap berikutnya penting bagi korporat dalam memberikan intervensi pada U2S?

a)

Karena memungkinkan korporat untuk menilai keunggulan teknis, hubungan publik, dan pengendalian biaya yang dimiliki U2S.

b)

Karena korporat hanya perlu mengetahui faktor keberhasilan umum tanpa intervensi.

c)

Karena korporat tidak memiliki peran dalam penentuan keberhasilan U2S.

d)

Karena semua U2S memiliki faktor keberhasilan kunci yang sama.

78.

Bagaimana peran pemilihan manajer yang tepat antara U2S dan korporat dalam menentukan keberhasilan perusahaan menurut teks?

a)

Pemilihan manajer yang tepat sangat kritikal dan menjadi penentu pemula dalam keberhasilan perusahaan.

b)

Pemilihan manajer tidak berpengaruh terhadap keberhasilan perusahaan.

c)

Pemilihan manajer hanya penting untuk U2S, bukan korporat.

d)

Pemilihan manajer dapat diabaikan jika faktor teknis sudah terpenuhi.

79.

Menurut teks, apa yang dapat dilakukan manajer korporat dalam perjalanan perusahaan terkait penilaian faktor keberhasilan kunci U2S?

a)

Melakukan evaluasi ulang dan penyesuaian terhadap semua penilaian faktor keberhasilan kunci.

b)

Tidak melakukan perubahan apapun terhadap penilaian yang sudah ada.

c)

Hanya fokus pada penilaian biaya langsung tanpa memperhatikan faktor lain.

d)

Mengabaikan faktor keberhasilan kunci dan hanya mengikuti prosedur standar.

80.

Jelaskan bagaimana modifikasi satu atau dua faktor pada korporat dapat mempengaruhi keberhasilan U2S menurut teks.

a)

Modifikasi faktor pada korporat membawa implikasi pada modifikasi faktor keberhasilan kunci pada U2S.

b)

Modifikasi faktor pada korporat tidak berpengaruh sama sekali pada U2S.

c)

Modifikasi faktor hanya berdampak pada pemasaran, bukan pada keberhasilan U2S.

d)

Modifikasi faktor pada korporat hanya relevan untuk perusahaan besar.

81.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tiga macam pilihan sistem pengendalian terhadap U2S yang dimiliki korporat?

a)

Sistem pengendalian melalui perencanaan strategis, sistem pengendalian keuangan, dan sistem pengendalian strategis

b)

Sistem pengendalian operasional, sistem pengendalian produksi, dan sistem pengendalian pemasaran

c)

Sistem pengendalian internal, sistem pengendalian eksternal, dan sistem pengendalian risiko

d)

Sistem pengendalian sumber daya manusia, sistem pengendalian teknologi, dan sistem pengendalian keuangan

82.

Mengapa sistem pengendalian perencanaan strategis (SPPS) menuntut keterlibatan korporat sejak awal fungsi perencanaan bisnis sampai pada implementasinya terhadap U2S?

a)

Karena korporat harus memberikan arah secara garis besar sebagai pedoman U2S yang diasuh

b)

Karena korporat hanya bertanggung jawab pada hasil akhir

c)

Karena korporat tidak perlu terlibat dalam proses perencanaan

d)

Karena korporat hanya mengawasi tanpa memberikan arahan

83.

Bagaimana model SPPS biasanya digunakan oleh korporat yang memiliki banyak portofolio bisnis dan U2S yang berada dalam bisnis dengan risiko besar?

a)

Korporat memberikan dorongan untuk pertumbuhan secara agresif

b)

Korporat membatasi pertumbuhan U2S

c)

Korporat hanya fokus pada bisnis dengan risiko kecil

d)

Korporat tidak melakukan koordinasi antar U2S

84.

Dalam pengawasan SPPS, mengapa ukuran kinerja keuangan jangka pendek saja tidak cukup untuk menilai keberhasilan perusahaan?

a)

Karena pengawasan SPPS diarahkan pada perkembangan dan kesehatan perusahaan dalam jangka panjang

b)

Karena kinerja keuangan jangka pendek selalu lebih baik

c)

Karena perusahaan hanya fokus pada laba tahunan

d)

Karena ukuran jangka pendek lebih mudah diukur

85.

Jelaskan alasan mengapa pengendalian dan pengawasan secara formal, seperti dilakukan secara rutin bulanan atau catur wulan, tidak menjadi ukuran keberhasilan kinerja strategis dalam SPPS.

a)

Karena keberhasilan kinerja strategis memerlukan penilaian jangka panjang dan ukuran pangsa pasar

b)

Karena pengawasan rutin selalu menghasilkan hasil yang sama

c)

Karena pengendalian formal tidak diperlukan dalam bisnis

d)

Karena pengawasan bulanan lebih penting daripada strategi

86.

Apa perbedaan utama antara sistem pengendalian keuangan (SPK) dan SPPS dalam hal desentralisasi perencanaan bisnis?

a)

SPK memberikan desentralisasi penuh, sedangkan SPPS sentralisasi penuh

b)

SPK dan SPPS sama-sama sentralisasi

c)

SPK dan SPPS sama-sama desentralisasi

d)

SPK memberikan sentralisasi penuh, sedangkan SPPS desentralisasi penuh

87.

Mengapa korporat memperlakukan U2S sebagai satu entitas bisnis yang berdiri sendiri (stand-alone)?

a)

Agar U2S dapat berkoordinasi dengan U2S lain

b)

Agar U2S tidak perlu bertanggung jawab atas bisnis yang dipimpin

c)

Agar U2S memiliki otonomi penuh dalam merumuskan dan mengimplementasikan strategi bisnis

d)

Agar U2S selalu mengikuti arahan korporat secara detail

88.

Bagaimana korporat mendorong manajer U2S untuk mencapai target yang tinggi?

a)

Dengan memberikan toleransi yang besar terhadap kegagalan

b)

Dengan menetapkan target yang tinggi (stretch) dan standar kuantitatif yang dapat diukur

c)

Dengan mengurangi tanggung jawab manajer U2S

d)

Dengan menghilangkan sistem pengawasan

89.

Bagaimana korporat biasanya mengukur keberhasilan investasi pada U2S?

a)

Dengan melihat jumlah staf yang dimiliki

b)

Dengan mengukur seberapa cepat investasi tersebut kembali (payback)

c)

Dengan membandingkan dengan perusahaan lain

d)

Dengan melihat jumlah U2S yang dimiliki

90.

Apa yang dilakukan korporat dalam pengawasan U2S setelah target keuangan disetujui bersama?

a)

Memberikan toleransi besar terhadap kegagalan

b)

Memantau hasil U2S secara detail dan ajek dalam waktu tertentu

c)

Mengabaikan hasil yang dicapai oleh U2S

d)

Mengubah target keuangan secara sepihak

91.

Jelaskan alasan korporat tidak memberikan perhatian pada ukuran strategis dan berdimensi waktu panjang dalam pengawasan U2S.

a)

Karena korporat lebih fokus pada hasil jangka pendek dan target keuangan yang telah disetujui

b)

Karena korporat tidak memiliki staf yang cukup

c)

Karena korporat ingin U2S selalu berkoordinasi

d)

Karena korporat mengutamakan inovasi

92.

Apa saja tiga komponen pokok dalam Pernyataan Keunggulan Asuhan (PKA) korporat menurut dokumen tersebut?

a)

Proses penciptaan nilai tambah, keunikan karakteristik korporat, wilayah inti bisnis

b)

Proses pemasaran, keunikan produk, wilayah distribusi

c)

Proses rekrutmen, keunikan sumber daya manusia, wilayah operasional

d)

Proses produksi, keunikan teknologi, wilayah ekspansi

93.

Bagaimana korporat mendorong U2S untuk bekerja secara efisien dalam proses penciptaan nilai tambah?

a)

Dengan melakukan reduksi biaya, khususnya biaya tidak langsung (overhead costs)

b)

Dengan meningkatkan jumlah karyawan

c)

Dengan memperluas pasar secara global

d)

Dengan mengurangi investasi pada U2S

94.

Jelaskan bagaimana asas desentralisasi terkendali diterapkan dalam keunikan karakteristik korporat!

a)

Korporat memiliki sistem dan struktur sederhana, memberikan intervensi terbatas, berorientasi pada aksi, dan mengukur kinerja berdasarkan pencapaian target keuangan tahunan

b)

Korporat mengontrol seluruh keputusan U2S tanpa delegasi

c)

Korporat menerapkan sentralisasi penuh dalam pengambilan keputusan

d)

Korporat tidak melakukan pengukuran kinerja sama sekali

95.

Jika korporat ingin mendorong U2S untuk membesarkan skala usaha yang dimiliki, strategi apa yang dapat digunakan berdasarkan dokumen ini?

a)

Memberikan kewenangan usulan investasi dan melakukan pengendalian terhadap rencana serta implementasi anggaran tahunan

b)

Mengurangi jumlah produk yang dihasilkan

c)

Menurunkan standar kualitas produk

d)

Mengabaikan proses evaluasi kinerja