wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Untitled Quiz

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah delta baru muncul akibat sedimentasi alami di sungai perbatasan antara Negara A dan Negara B. Negara A mengklaim wilayah itu karena “muncul dari arah aliran sungai ke wilayah A.” Apa dasar penilaian hukum internasional?

a)

Akresi hanya sah bila diakui kedua negara

b)

Delta baru menjadi milik negara tempat akresi terjadi

c)

Delta baru otomatis menjadi milik kedua negara

d)

Delta menjadi terra nullius

2.

Negara C menguasai pulau tak berpenghuni sejak 5 tahun lalu tanpa publikasi internasional, namun telah membangun fasilitas administrasi. Negara D membuat klaim dengan publikasi resmi tetapi tanpa penguasaan fisik. Siapa yang lebih kuat?

a)

Negara C berdasarkan efektivitas

b)

Negara D karena publikasi lebih penting

c)

Kedua negara setara

d)

Wilayah menjadi terra nullius lagi

3.

Perubahan alur sungai secara tiba-tiba (avulsion) mengalihkan tanah dari wilayah Negara E ke F. Negara F mengklaim tanah tersebut. Menurut hukum internasional…

a)

Tanah mengikuti alur sungai baru

b)

Tanah tetap menjadi milik Negara E

c)

Tanah menjadi objek preskripsi

d)

Tanah menjadi terra nullius

4.

Negara G dan H menandatangani perjanjian penyerahan wilayah. Setelah itu, penduduk wilayah menolak dan membuat deklarasi merdeka. Bagaimana status wilayah itu?

a)

Tetap sah diserahkan karena perjanjian antarnegara

b)

Tidak sah tanpa persetujuan penduduk

c)

Deklarasi penduduk membatalkan perjanjian otomatis

d)

Wilayah kembali ke status quo ante

5.

Negara I menguasai sebuah pulau kecil yang ditinggalkan sejak 50 tahun. Negara J tidak pernah memprotes walau pulau historisnya. Apakah I dapat mengklaim preskripsi?

a)

Tidak, butuh bukti tertulis

b)

Ya, jika penguasaan damai dan tak diprotes

c)

Tidak, karena preskripsi tidak berlaku pada pulau

d)

Ya, otomatis setelah 30 tahun

6.

Sebuah masyarakat adat di perbatasan mengalihkan kesetiaan kepada Negara K dan menyerahkan wilayah adat. Nilai hukum akuisisi ini?

a)

Sah karena kehendak masyarakat

b)

Tidak sah karena masyarakat bukan subjek penyerahan wilayah

c)

Sah jika disetujui PBB

d)

Wilayah menjadi terra nullius

7.

Negara L menduduki wilayah Negara M setelah perang dan mengumumkan aneksasi. Penilaian hukum internasional modern?

a)

Sah jika didukung referendum

b)

Tidak sah karena penaklukan dilarang

c)

Sah bila M kalah perang

d)

Sah bila L menguasai 10 tahun

8.

Sebuah pulau vulkanik baru muncul di laut lepas dekat Z, dan negara tetangga Y mengirimkan tim untuk menancapkan bendera tetapi tidak melakukan aktivitas setelahnya. Negara Z membentuk pos penjagaan tetap. Siapa yang memiliki klaim lebih kuat?

a)

Y berdasarkan penemuan

b)

Z berdasarkan efektivitas

c)

Y dan Z berbagi

d)

Pulau menjadi res communis

9.

Negara A menggunakan peta kolonial lama untuk mengklaim wilayah yang kini dikelola negara B tanpa sengketa selama 70 tahun. Apa prinsip yang berlaku?

a)

Uti possidetis juris

b)

Preskripsi

c)

Cession

d)

Terra nullius

10.

Sebuah semenanjung terhubung ke Negara C tetapi secara tradisi dikelola Negara D. Setelah banjir besar, semenanjung terputus dan menjadi pulau. Apakah kepemilikannya berubah?

a)

Menjadi milik D karena pengelolaan

b)

Menjadi milik C karena asal geografis

c)

Tetap milik D

d)

Menjadi milik C karena pembentukan pulau baru

11.

Negara E menguasai wilayah F melalui perwalian PBB dan setelah referendum rakyat memilih merdeka, bukan bergabung ke negara mana pun. E tetap menuntut wilayah. Sikap hukum internasional?

a)

Hak menentukan nasib sendiri menghapus klaim E

b)

E berhak menolak referendum

c)

PBB yang menentukan

d)

Wilayah otomatis kembali ke E

12.

Negara G menemukan atol kecil tanpa penduduk. G membuat instalasi riset tanpa deklarasi. Negara H mengajukan keberatan setelah 8 tahun. Apakah H dapat menggugurkan klaim G?

a)

Tidak, karena G telah efektif

b)

Ya, karena publikasi adalah syarat utama

c)

H dapat mengklaim preskripsi

d)

Atol tetap terra nullius

13.

Negara K menempatkan pasukan penjaga di wilayah sengketa tetapi tidak melakukan aktivitas administrasi. Kekuatan klaim?

a)

Lemah karena tidak ada efektivitas sipil

b)

Kuat karena ada penguasaan militer

c)

Kuat jika pasukan permanen

d)

Kuat bila diumumkan PBB

14.

Sebuah tanjung mengalami erosi sehingga menyatu dengan wilayah negara lain. Negara L mengklaim perpindahan wilayah. Apakah klaim tersebut sah?

a)

Sah karena perubahan alam

b)

Tidak sah karena erosi tidak mengubah batas

c)

Sah bila kedua negara sepakat

d)

Sah bila penduduk setuju

15.

Negara M membeli sebidang wilayah dari Negara N tetapi pembayaran belum lunas. Apakah cession berlaku?

a)

Tidak berlaku sampai lunas

b)

Berlaku saat perjanjian ditandatangani

c)

Berlaku setelah didaftarkan ke PBB

d)

Tidak sah karena jual beli ilegal

16.

Perpindahan batas akibat sedimentasi lambat (accretion).

a)

Wilayah bertambah mengikuti sedimentasi

b)

Tidak berubah

c)

Menjadi milik bersama

d)

Menjadi terra nullius

17.

Negara A menggunakan pemukiman nelayan sebagai dasar klaim.

a)

Sah sebagai effectivités

b)

Tidak sah karena bukan pejabat

c)

Sah bila diakui masyarakat internasional

d)

Tidak sah tanpa perjanjian

18.

Klaim negara terhadap pulau yang hilang lalu muncul kembali.

a)

Klaim lama tetap berlaku

b)

Menjadi terra nullius

c)

Harus diklaim ulang

d)

Menjadi milik negara penemu

19.

Negara B memprotes klaim A setelah 100 tahun tanpa aktivitas.

a)

Protes terlambat → preskripsi berlaku

b)

Protes valid

c)

Wilayah direvisi ICJ

d)

Menjadi res communis

20.

Negara C mengelola bandara di wilayah D atas izin sementara. C mengklaim setelah 40 tahun.

a)

Tidak sah

b)

Sah sebagai preskripsi

c)

Sah sebagai okupasi

d)

Sah bila penduduk setuju

21.

Sebutkan kasus rumit nomor 21 dalam klaim wilayah!

a)

Penemuan fosil di wilayah sengketa.

b)

Pembangunan gedung tanpa izin di wilayah netral.

c)

Pencemaran lingkungan oleh negara tetangga.

d)

Penyelundupan barang di perbatasan.

22.

Sebutkan kasus rumit nomor 22 dalam klaim wilayah!

a)

Negara memberi nama tempat sebagai dasar klaim.

b)

Negara mengirim pasukan militer ke wilayah tersebut.

c)

Negara membangun fasilitas ekonomi di wilayah tersebut.

d)

Negara melakukan perjanjian rahasia dengan negara lain.

23.

Sebutkan kasus rumit nomor 23 dalam klaim wilayah!

a)

Batas berubah karena gempa besar.

b)

Batas berubah karena migrasi hewan.

c)

Batas berubah karena musim hujan.

d)

Batas berubah karena aktivitas manusia.

24.

Sebutkan kasus rumit nomor 24 dalam klaim wilayah!

a)

Negara mengklaim pulau hanyut.

b)

Negara mengklaim wilayah udara tetangga.

c)

Negara mengklaim perairan internasional.

d)

Negara mengklaim gunung di perbatasan.

25.

Sebutkan kasus rumit nomor 25 dalam klaim wilayah!

a)

Wilayah runtuh dan terbentuk kembali.

b)

Wilayah tidak pernah berubah.

c)

Wilayah selalu stabil tanpa konflik.

d)

Wilayah tidak memiliki batas yang jelas.

26.

Sebutkan kasus rumit nomor 26 dalam klaim wilayah!

a)

Perjanjian kolonial kabur.

b)

Sengketa batas laut internasional.

c)

Konflik etnis lokal.

d)

Perselisihan sumber daya alam.

27.

Sebutkan kasus rumit nomor 27 dalam klaim wilayah!

a)

Garis pantai mundur 2 km.

b)

Wilayah bertambah 5 km.

c)

Batas laut berubah menjadi 3 mil.

d)

Pulau baru ditemukan di zona ekonomi eksklusif.

28.

Sebutkan kasus rumit nomor 28 dalam klaim wilayah!

a)

Negara asing membangun mercusuar tanpa izin.

b)

Negara asing melakukan penambangan ilegal di wilayah perairan.

c)

Negara asing melakukan penangkapan ikan tanpa izin.

d)

Negara asing membangun pelabuhan tanpa persetujuan.

29.

Sebutkan kasus rumit nomor 29 dalam klaim wilayah!

a)

Klaim karena penggunaan ekonomi intensif.

b)

Klaim karena perbedaan budaya.

c)

Klaim karena konflik militer.

d)

Klaim karena perubahan iklim.

30.

Sebutkan kasus rumit nomor 30 dalam klaim wilayah!

a)

Pengungsi menetap di pulau tak bertuan.

b)

Perebutan sumber daya alam di perbatasan.

c)

Perbedaan waktu penetapan batas wilayah.

d)

Konflik budaya antara dua negara tetangga.

31.

Sebutkan kasus rumit nomor 31 dalam klaim wilayah!

a)

Negara melakukan sensus penduduk wilayah sengketa.

b)

Negara membangun fasilitas militer di wilayah netral.

c)

Negara mengabaikan perjanjian internasional terkait batas wilayah.

d)

Negara menolak mediasi dari pihak ketiga.

32.

Sebutkan kasus rumit nomor 32 dalam klaim wilayah!

a)

Negara menarik pajak tanpa protes negara lain.

b)

Negara mengadakan perjanjian dagang dengan negara tetangga tanpa persetujuan PBB.

c)

Negara membangun fasilitas militer di wilayah sengketa tanpa izin.

d)

Negara melakukan eksplorasi sumber daya alam di wilayah negara lain tanpa koordinasi.

33.

Sebutkan kasus rumit nomor 33 dalam klaim wilayah!

a)

Kapal karam dijadikan bukti klaim.

b)

Penemuan artefak kuno di wilayah sengketa.

c)

Perjanjian internasional yang tidak diakui.

d)

Peta lama yang tidak valid digunakan sebagai bukti.

34.

Sebutkan kasus rumit nomor 34 dalam klaim wilayah!

a)

Instalasi militer ditinggalkan, negara lain masuk.

b)

Perbatasan alami berubah karena bencana alam.

c)

Penduduk lokal menolak klaim pemerintah.

d)

Wilayah tersebut tidak tercantum dalam peta resmi.

35.

Sebutkan kasus rumit nomor 35 dalam klaim wilayah!

a)

Negara membuat peta resmi baru.

b)

Negara menghapus batas wilayah lama.

c)

Negara menolak perjanjian internasional.

d)

Negara mengubah nama wilayah secara sepihak.

36.

Sebutkan kasus rumit nomor 36 dalam klaim wilayah!

a)

Wilayah terpotong banjir tahunan.

b)

Wilayah terkena gempa bumi setiap tahun.

c)

Wilayah sering mengalami kekeringan ekstrem.

d)

Wilayah berada di zona konflik militer.

37.

Sebutkan kasus rumit nomor 37 dalam klaim wilayah!

a)

Negara membangun terowongan bawah laut.

b)

Negara menanam pohon di perbatasan.

c)

Negara membangun jembatan gantung.

d)

Negara mendirikan monumen bersejarah.

38.

Sebutkan kasus rumit nomor 38 dalam klaim wilayah!

a)

Penguasaan de facto oleh perusahaan swasta.

b)

Sengketa batas antar provinsi.

c)

Perubahan nama wilayah secara sepihak.

d)

Pencaplokan wilayah oleh negara tetangga.

39.

Sebutkan kasus rumit nomor 39 dalam klaim wilayah!

a)

Suku adat memisahkan diri dan bergabung negara lain.

b)

Perbatasan wilayah tidak jelas antara dua negara.

c)

Sengketa sumber daya alam di wilayah perbatasan.

d)

Perbedaan bahasa menyebabkan konflik wilayah.

40.

Sebutkan kasus rumit nomor 40 dalam klaim wilayah!

a)

Klaim atas atol tenggelam sebagian.

b)

Klaim atas pulau buatan manusia.

c)

Klaim atas wilayah udara di atas laut lepas.

d)

Klaim atas zona ekonomi eksklusif tanpa dasar hukum.

41.

Sebutkan kasus rumit nomor 41 dalam klaim wilayah!

a)

Klaim atas wilayah gletser bergerak.

b)

Klaim atas wilayah gurun pasir tetap.

c)

Klaim atas wilayah hutan tropis.

d)

Klaim atas wilayah pegunungan statis.

42.

Sebutkan kasus rumit nomor 42 dalam klaim wilayah!

a)

Penguasaan hanya melalui patroli udara.

b)

Penguasaan melalui pembangunan permukiman.

c)

Penguasaan dengan penanaman bendera.

d)

Penguasaan melalui eksplorasi bawah laut.

43.

Sebutkan kasus rumit nomor 43 dalam klaim wilayah!

a)

Negara memungut biaya masuk wisata.

b)

Negara mengubah batas wilayah tanpa persetujuan.

c)

Negara menolak perjanjian internasional.

d)

Negara membangun fasilitas militer di wilayah sengketa.

44.

Sebutkan kasus rumit nomor 44 dalam klaim wilayah!

a)

Negara menempatkan robot penjaga otomatis.

b)

Negara membangun jembatan bawah laut tanpa izin.

c)

Negara mengubah batas wilayah secara sepihak.

d)

Negara menanam bendera di pulau tak berpenghuni.

45.

Sebutkan kasus rumit nomor 45 dalam klaim wilayah!

a)

Klaim berdasarkan data satelit.

b)

Klaim berdasarkan peta kuno.

c)

Klaim berdasarkan perjanjian internasional.

d)

Klaim berdasarkan pendapat ahli.

46.

Sebutkan kasus rumit nomor 46 dalam klaim wilayah!

a)

Klaim berdasarkan eksplorasi ilmiah.

b)

Klaim berdasarkan perjanjian dagang.

c)

Klaim berdasarkan migrasi penduduk.

d)

Klaim berdasarkan konflik militer.

47.

Sebutkan kasus rumit nomor 47 dalam klaim wilayah!

a)

Pulau terbelah dua karena gempa.

b)

Batas wilayah berubah karena banjir.

c)

Pulau hilang akibat erosi.

d)

Wilayah bertambah karena reklamasi.

48.

Sebutkan kasus rumit nomor 48 dalam klaim wilayah!

a)

Tanah menjorok yang hilang dan muncul kembali.

b)

Sengketa batas desa akibat sungai berpindah.

c)

Perubahan nama wilayah tanpa persetujuan warga.

d)

Klaim ganda atas tanah warisan.

49.

Sebutkan kasus rumit nomor 49 dalam klaim wilayah!

a)

Negara membiarkan wilayahnya dikelola negara lain.

b)

Negara menolak pengakuan internasional atas wilayahnya.

c)

Negara mengklaim wilayah tanpa bukti sejarah.

d)

Negara mengabaikan perjanjian batas wilayah.

50.

Sebutkan kasus rumit nomor 50 dalam klaim wilayah!

a)

Penguasaan wilayah bekas markas perang lama.

b)

Sengketa batas sungai antara dua negara.

c)

Perebutan pulau kecil di perairan internasional.

d)

Konflik hak atas sumber daya alam di wilayah perbatasan.

51.

Sebuah delta baru muncul akibat sedimentasi alami di sungai yang menjadi batas antara Negara A dan Negara B. Delta terbentuk di sisi aliran yang mengarah ke wilayah A. Negara A segera mengklaimnya tanpa konsultasi. Apa dasar penilaian hukum internasional?

a)

Akresi hanya sah bila diakui kedua negara

b)

Delta baru menjadi milik negara tempat akresi terjadi

c)

Delta baru otomatis menjadi milik kedua negara

d)

Delta menjadi terra nullius

52.

Okupasi vs Publikasi Negara C menguasai pulau tak berpenghuni sejak 5 tahun lalu, telah membangun fasilitas administrasi tetapi tidak melakukan publikasi internasional. Negara D kemudian membuat klaim resmi melalui publikasi, tetapi tidak menguasai fisik pulau.

a)

Negara C lebih kuat karena efektivitas

b)

Negara D lebih kuat karena publikasi

c)

Kedua negara seimbang

d)

Pulau menjadi terra nullius

53.

Perubahan mendadak alur sungai (avulsion) mengalihkan tanah dari Negara E ke wilayah F. Negara F mengklaim tanah tersebut.

a)

Klaim F sah

b)

Klaim F tidak sah

c)

Tanah tetap milik Negara E

d)

Tanah menjadi terra nullius

54.

Negara G dan H menandatangani perjanjian penyerahan wilayah. Penduduk wilayah menolak dan mendeklarasikan diri merdeka.

a)

Penyerahan tetap sah

b)

Tidak sah tanpa persetujuan penduduk

c)

Deklarasi penduduk membatalkan

d)

Wilayah kembali ke status semula

55.

Penguasaan Lama Tanpa Protes (Preskripsi) Negara I menguasai pulau kecil yang dulu milik J. Selama 50 tahun Negara J tidak pernah memprotes.

a)

Tidak, preskripsi butuh dokumen tertulis

b)

Ya, preskripsi sah bila damai

c)

Tidak berlaku pada pulau

d)

Ya otomatis setelah 30 tahun

56.

Masyarakat adat menyerahkan wilayah adat kepada Negara K.

a)

Sah

b)

Tidak sah—masyarakat bukan subjek cession

c)

Sah jika PBB menyetujui

d)

Wilayah menjadi terra nullius

57.

Aneksasi Pasca Perang Negara L menduduki wilayah Negara M setelah perang dan mengumumkan aneksasi.

a)

Sah bila referendum mendukung

b)

Tidak sah — penaklukan dilarang

c)

Sah bila M kalah perang

d)

Sah bila dikuasai 10 tahun

58.

Penemuan vs Efektivitas pada Pulau Vulkanik Baru Negara Y menancapkan bendera di pulau vulkanik baru, kemudian pergi. Negara Z membangun pos penjagaan tetap.

a)

Y menang

b)

Z menang karena efektivitas

c)

Kepemilikan bersama

d)

Pulau menjadi res communis

59.

Klaim dengan Peta Kolonial Lama Negara A memakai peta kolonial 100 tahun lalu untuk menuntut wilayah B, yang telah dikelola B secara damai.

a)

Uti possidetis juris

b)

Preskripsi menguatkan B

c)

Cession

d)

Terra nullius

60.

Semenanjung negara D terpisah karena badai besar dan menjadi pulau. Negara C mengklaimnya.

a)

Sah bagi C

b)

Wilayah tetap milik D

c)

Sah bila disepakati

d)

Pulau dianggap baru

61.

Wilayah perwalian PBB dikelola oleh Negara E. Referendum memilih merdeka, tetapi E menolak.

a)

A. Hak menentukan nasib sendiri berlaku

b)

B. E berhak menolak

c)

C. PBB yang menentukan

d)

D. Kembali ke E

62.

Keberatan terhadap Okupasi Setelah 8 Tahun biasanya muncul karena:

a)

Perubahan kebijakan yang merugikan

b)

Peningkatan kesejahteraan

c)

Dukungan masyarakat yang meningkat

d)

Stabilitas politik yang terjaga

63.

Negara G menempati atol tak berpenduduk. Negara H memprotes setelah 8 tahun.

a)

G makin kuat

b)

H menang karena publikasi lebih penting

c)

H dapat klaim preskripsi

d)

Atol tetap terra nullius

64.

Penguasaan Militer Tanpa Administrasi Negara K menempatkan pasukan penjaga di wilayah sengketa tetapi tidak melakukan administrasi.

a)

Lemah—kurang efektivitas

b)

Kuat karena pasukan

c)

Kuat jika permanen

d)

Kuat bila diumumkan PBB

65.

Erosi Mengubah Bentuk Pantai Tanjung terkikis hingga bergeser ke negara lain.

a)

Wilayah berpindah otomatis

b)

Tidak mengubah yuridiksi

c)

Hanya berubah jika disepakati

d)

Bergantung kesepakatan penduduk

66.

Cession Belum Dibayar Lunas Negara M membeli wilayah dari N namun belum lunas.

a)

Tidak berlaku

b)

Berlaku saat ditandatangani

c)

Berlaku setelah daftar PBB

d)

Tidak sah—jual beli dilarang

67.

Sedimentasi Lambat Akresi terjadi perlahan selama 50 tahun di wilayah perbatasan.

a)

Wilayah bertambah otomatis

b)

Tetap

c)

Bersama

d)

Terra nullius

68.

Pemukiman Nelayan sebagai Dasar Klaim Negara A: nelayan tinggal di pulau sengketa.

a)

Bisa sebagai efektivitas

b)

Tidak sah

c)

Sah bila diakui int’l

d)

Sah tanpa administrasi

69.

Pulau Tenggelam dan Muncul Kembali Negara B mengklaim pulau yang pernah tenggelam 30 tahun.

a)

Klaim lama tetap

b)

Jadi terra nullius

c)

Harus klaim ulang

d)

Milik penemu terbaru

70.

Protes Terlambat 100 Tahun Negara C protes klaim D setelah 100 tahun tanpa aktivitas.

a)

Terlambat → preskripsi

b)

Protes valid

c)

ICJ menentukan

d)

Res communis

71.

Penguasaan Bandara Negara C mengelola bandara di wilayah D 40 tahun atas izin sementara. C menuntut wilayah.

a)

Tidak sah

b)

Sah sebagai preskripsi

c)

Sah sebagai okupasi

d)

Sah bila penduduk setuju

72.

Negara E mengklaim wilayah karena fosil penting ditemukan di sana.

a)

Tidak relevan

b)

Sah bila fosil unik

c)

Sah sebagai okupasi

d)

Nasib fosil menentukan

73.

Negara F memberi nama baru pada pulau sengketa dan memuatnya dalam peta resmi.

a)

Tidak cukup

b)

Sah

c)

Sah bila didaftarkan

d)

Nama menentukan

74.

Gempa memindahkan lempeng sehingga pulau bergeser mendekat ke negara lain.

a)

Kepemilikan ikut bergeser

b)

Tidak berubah

c)

Bergantung kesepakatan

d)

Bergantung penduduk

75.

Pulau kecil hanyut mendekati negara G.

a)

Milik G

b)

Tetap milik awal

c)

Jadi terra nullius

d)

Milik negara terdekat

76.

Pulau vulkanik runtuh lalu muncul lagi 20 tahun kemudian.

a)

Klaim awal tetap

b)

Terra nullius

c)

Diklaim ulang

d)

Milik penemu

77.

Perjanjian Kolonial Kabur Negara H menafsirkan peta kolonial yang ambigu.

a)

Preskripsi berlaku

b)

ICJ menilai

78.

Garis Pantai Mundur 2 km Akibat kenaikan air laut.

a)

Negara kehilangan wilayah

b)

Tetap

c)

Jadi laut lepas

d)

Diputuskan PBB

79.

Mercusuar Dibangun Tanpa Izin Negara J membangun mercusuar di wilayah sengketa.

a)

Bukti efektivitas kuat

b)

Tidak sah

c)

Sah bila tujuan sipil

d)

Menjadi milik J

80.

Penggunaan Ekonomi Intensif Negara K memanfaatkan perikanan intensif di wilayah sengketa.

a)

Efektivitas ekonomi bisa dasar klaim

b)

Tidak sah tanpa administrasi

c)

Sah bila lama

d)

Tidak relevan

81.

30. Pengungsi Menetap di Pulau Tak Bertuan Mereka menyatakan taat kepada Negara L.

a)

Tidak mengubah status

b)

Jadi wilayah L

c)

Pulau jadi berpenduduk → bisa diklaim

d)

Penduduk menentukan

82.

Negara M melakukan sensus rutin.

a)

Penguatan efektivitas

b)

Tidak relevan

c)

Batal tanpa izin

d)

Menghapus klaim negara lain

83.

Pajak Dipungut Tanpa Protes Negara N memungut pajak di wilayah yang diklaim O.

a)

A. Preskripsi menguat

b)

B. Tidak sah

c)

C. O harus setuju

d)

D. Pajak tidak relevan

84.

Kapal Karam Sebagai Bukti Klaim Negara P mengklaim wilayah hanya karena kapal kolonial tenggelam di sana.

a)

Tidak relevan

b)

Sah bila kapal penting

c)

Sah bila diakui

d)

Menjadi bukti historis sah

85.

Markas Militer Ditinggalkan Negara Q meninggalkan pangkalan, negara R mengambil alih.

a)

R dapat mengklaim

b)

Tidak bisa—okupasi harus historis

c)

Pangkalan tidak menentukan

d)

Menjadi terra nullius

86.

Pemetaan Baru Negara S membuat peta baru yang memasukkan wilayah T.

a)

Tidak cukup

b)

Sah

c)

Sah bila dipublikasikan

d)

Membuat preskripsi baru

87.

Pulau terbelah menjadi dua.

a)

Kedua potong mengikuti klaim lama

b)

Menjadi entitas baru

c)

Terra nullius

d)

Ditentukan PBB

88.

Terowongan Bawah Laut Negara U membuat terowongan menuju pulau sengketa.

a)

Tidak relevan

b)

Mendukung efektivitas

c)

Jadi milik U

d)

Sah bila penduduk mendukung

89.

Penguasaan Swasta Perusahaan milik negara V menguasai pulau.

a)

Tidak sah

b)

Bisa sah bila negara mendukung

c)

Sah otomatis

d)

Terra nullius

90.

Suku adat menyatakan bergabung dengan W.

a)

Tidak mengubah kedaulatan

b)

Sah bila referendum

c)

Sah bila disetujui negara asal

d)

Menjadi negara baru

91.

Atol Tenggelam Sebagian Negara X klaim sebagian yang masih muncul.

a)

Sah

b)

Tidak sah

c)

Jadi laut lepas

d)

Milik negara terdekat

92.

Gletser berpindah ke negara lain membawa tanah.

a)

Tidak mengubah kedaulatan

b)

Tanah ikut bergerak

c)

Terra nullius

d)

Dapat diklaim ulang

93.

Patroli Udara sebagai Dasar Klaim Negara Y hanya melakukan patroli udara.

a)

Tidak sah

b)

Sah bila rutin

c)

Sah bila diumumkan

d)

Sah bila negara lain tidak protes

94.

Negara Z memungut tarif masuk wisata ke pulau sengketa.

a)

A. Efektivitas

b)

B. Tidak relevan

c)

C. Harus disetujui negara lain

d)

D. Tidak sah

95.

Robot Penjaga Otomatis Negara A1 menempatkan robot penjaga di pulau tak berpenghuni.

a)

Efektivitas modern sah

b)

Tidak sah

c)

Harus penduduk manusia

d)

Terra nullius

96.

Klaim dengan Data Satelit Negara B1 menggunakan citra satelit sebagai dasar klaim.

a)

Tidak cukup

b)

Sah

97.

Negara C1 melakukan penelitian ilmiah di pulau sengketa.

a)

Tidak sah

b)

Sah bila permanen

c)

Sementara—tidak mengubah

d)

Menjadi dasar okupasi

98.

Pulau Terbelah Dua karena Gempa Gempa membagi pulau menjadi dua.

a)

A. Kepemilikan mengikuti sebelumnya

b)

B. Dua pulau baru

c)

C. Terra nullius

d)

D. Ditentukan ICJ

99.

Tanah Menjorok yang Hilang dan Muncul Kembali Tanah yang hilang akibat abrasi muncul kembali 5 tahun kemudian.

a)

Milik awal

b)

Terra nullius

c)

Diklaim ulang

d)

Milik penemu

100.

Negara D1 membiarkan Negara E1 mengelola wilayahnya 80 tahun tanpa perjanjian.

a)

A. Preskripsi menguatkan E1

b)

B. Tetap milik D1

c)

C. Jadi sengketa

d)

D. Terra nullius