wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Uji Coba

Total questions: 102

Worksheet time: 51mins

Name
Class
Date
1.

Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, terdapat dalam pasal berapakah bahwa Menteri bertanggung jawab memberikan penyediaan konsumsi kepada Jemaah Haji Indonesia?

a)

Pasal 38

b)

Pasal 39

c)

Pasal 40

d)

Pasal 41

2.

Sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, konsumsi yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia agar dapat memenuhi standar:

a)

kesehatan, kebutuhan gizi, dan cita rasa Indonesia.

b)

kesehatan, kebutuhan gizi, tepat waktu, tepat jumlah, dan cita rasa Indonesia.

c)

Kesehatan dan cita rasa Indonesia.

d)

Kesehatan.

3.

Dalam menyusun menu jemaah haji Indonesia agar mendapatkan konsumsi yang memenuhi kebutuhan Gizi, Kementerian Agama melibatkan unsur ahli Gizi dari:

a)

Direktorat Kesehatan Masyarakat ibu dan anak Kementerian Kesehatan.

b)

Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan

c)

Puskesmas Terdekat

d)

BPJS

4.

Dalam Pasal 40 yang terdapat pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, konsumsi yang disediakan untuk jemaah haji Indonesia haruslah memenuhi “tepat waktu”, apa yang dimaksud tepat waktu:

a)

Konsumsi diberikan ke jemaah pada waktu jemaah lapar.

b)

Konsumsi diberikan ke jemaah pada waktu selesainya memasak.

c)

Konsumsi diberikan ke jemaah sesuai dengan waktu jadwal yang telah ditentukan

d)

Konsumsi diberikan kepada jemaah pada waktu - waktu tertentu saja.

5.

Agar konsumsi yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia mempunyai cita rasa Indonesia, hal-hal apa saja yang telah ditempuh oleh Kementerian Agama:

a)

Juru Masak/Chef dan Bahan Baku harus dari Indonesia

b)

Produksi/memasak harus dilakukan di Indonesia

c)

Alat-alat masak harus didatangkan dari Indonesia

d)

Tenaga Packing dan distribusi harus dari Indonesia.

6.

Hasil Survey Kepuasan Jemaah Haji Indonesia yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 1445H/2024M untuk Pelayanan Katering Non Armina menunjukkan Indeks Kepuasan Jemaah sebesar:

a)

87,72

b)

86,72

c)

88,75

d)

92,72

7.

Dalam musim haji Tahun 1445H/2024M pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama memberikan layanan konsumsi Jemaah haji Indonesia untuk wilayah Madinah, berapa kali maksimal mendapatkan makan:

a)

27 kali

b)

28 kali

c)

29 kali

d)

30 kali

8.

Layanan konsumsi Jemaah haji Indonesia untuk wilayah Makkah Tahun 1445H/2024M, paling banyak diberikan berapa kali makan:

a)

82 kali

b)

83 kali

c)

84 kali

d)

85 kali

9.

Layanan konsumsi Jemaah haji Indonesia untuk Bandara Jeddah Tahun 1443H/2023M, diberikan sebanyak:

a)

1 kali makan

b)

2 kali makan

c)

3 kali makan

d)

4 kali makan

10.

Layanan konsumsi jemaah haji Indonesia di wilayah Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina), diberikan berapa banyak:

a)

1 kali

b)

2 kali

c)

3 kali

d)

4 kali

11.

Layanan konsumsi jemaah haji Indonesia di wilayah Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina), diberikan berapa banyak:

a)

15 kali makan dan 1 paket snack Muzdalifah

b)

16 kali makan dan 1 paket snack Muzdalifah

c)

17 kali makan dan 1 paket snack Muzdalifah

d)

18 kali makan dan 1 paket snack Muzdalifah

12.

Total jumlah makan layanan konsumsi yang diterima jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi pada penyelenggaraan haji tahun 1444H/2023M, yaitu:

a)

123 kali dan 1 kali snack Muzdalifah.

b)

124 kali dan 1 kali snack Muzdalifah.

c)

125 kali dan 1 kali snack Muzdalifah.

d)

126 kali dan 1 kali snack Muzdalifah.

13.

Tidak hanya di Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina), Jemaah haji selama di Makkah dan Madinah mendapatkan makan sehari sebanyak:

a)

1 kali

b)

2 kali

c)

3 kali

d)

4 kali

14.

Komposisi layanan konsumsi pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445H/2024M yang diberikan Jemaah haji Indonesia di Arab Saudi yaitu:

a)

Nasi, lauk, sayur, dan air mineral.

b)

Nasi, lauk, sayur, buah dan air mineral.

c)

Nasi, lauk, sayur, buah, roti dan air mineral.

d)

Nasi, lauk, sayur, buah, roti, pudding dan air mineral.

15.

Komposisi gramasi konsumsi pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445H/2026M yang diberikan Jemaah haji Indonesia di Arab Saudi yaitu:

a)

Nasi 150 gram, lauk 100 gram, sayur 80 gram, dan air mineral 600 ml

b)

Nasi 150 gram, lauk 85 gram, sayur 80 gram, dan air mineral 600 ml

c)

Nasi 150 gram, lauk 75 gram, sayur 80 gram, dan air mineral 600 ml

d)

Nasi 150 gram, lauk 95 gram, sayur 100 gram, dan air mineral 600 ml

16.

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445H/2024M, jemaah haji diberikan layanan konsumsi selama di Arab Saudi di wilayah?

a)

Makkah dan Madinah

b)

Armina

c)

Jeddah, Makkah dan Madinah

d)

a dan b benar

17.

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444H/2023M, distribusi layanan konsumsi di Bandara Jeddah pada saat kedatangan diberikan di...

a)

Bis

b)

Mushola

c)

Plaza Bandara

d)

Pesawat

18.

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444H/2023M, distribusi layanan konsumsi di Bandara Jeddah pada saat kepulangan diberikan di...

a)

Bis

b)

Plaza Bandara

c)

Pesawat

d)

Mushola

19.

Tambahan menu konsumsi yang diberikan dalam layanan konsumsi di Bandara Jeddah, yang tidak diberikan dalam layanan konsumsi di Makkah dan Madinah, pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444H/2023M adalah ...

a)

Bubur Kacang Hijau

b)

Bubur Ketan Hitam

c)

Puding

d)

Ice Cream

20.

Lokasi Penyedia konsumsi/Dapur yang menyediakan layanan konsumsi di Bandara Jeddah haruslah berada:

a)

Jeddah

b)

Makkah

c)

Madinah

d)

Di dalam Bandara Jeddah

21.

Pada saat tiba di Arafah Jamaah Haji Indonesia pada Penyelenggaraan Haji Tahun 1445H/2024M akan menerima “Welcome Drink” berupa ...

a)

Makanan Selamat Datang

b)

Puding

c)

3 botol Air Mineral 600 Ml

d)

Bubur Kacang Hijau

22.

Paket kelengkapan konsumsi berupa teh, kopi, gula, saus sambel dan kecap pada Penyelenggaraan Haji Tahun 1445H/2024M diberikan Jamaah haji Indonesia ketika berada di wilayah...

a)

Armina

b)

Makkah

c)

Madinah

d)

Jeddah

23.

Dalam Menu untuk Arafah Muzdalifah Mina (Armina) Pada tahun 1445H/2024M jemaah akan mendapatkan Makanan Siap Saji sebanyak ?

a)

3 kali

b)

4 kali

c)

5 kali

d)

6 kali

24.

23. Dapur Penyedia Konsumsi di Arafah dalam memproduksi konsumsi untuk Jamaah haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445H/2024M menggunakan bahan bakar:

a)

Gas LPG

b)

Batu bara

c)

Minyak tanah

d)

Kayu bakar

25.

Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445H/2024M begitu tiba di Arafah akan langsung mendapatkan layanan konsumsi untuk:

a)

Makan Pagi

b)

Makan Siang

c)

Makan Malam

d)

Tidak mendapatkan Layanan Makan

26.

Pada tanggal 9 Dzulhijjah, Ketika Jemaah di Arafah dan akan berangkat ke Muzdalifah, makan malam dimajukan jadwalnya menjadi pukul :

a)

Pukul 14.00 WAS

b)

Pukul 15.00 WAS

c)

Pukul 16.00 WAS

d)

Pukul 17.00 WAS

27.

Jemaah haji Indonesia akan mendapatkan Paket Snack Muzdalifah yang terdiri dari:

a)

Nasi Goreng, Roti Manis, Biskuit Asin, Kurma Sukari, Puding dan Air Mineral.

b)

Bubur/Mie Instan, Roti Manis, Biskuit Asin, Kurma Sukari, Puding dan Air Mineral.

c)

Al Baik, Roti Manis, Biskuit Asin, Kurma Sukari, Puding dan Air Mineral.

d)

Arem-arem, Roti Manis, Biskuit Asin, Kurma Sukari, Puding dan Air Mineral.

28.

Pada tahun 1445H/2024M waktu distribusi makanan di wilayah Makkah dan Madinah adalah...

a)

Makan Pagi dan makan siang

b)

Makan siang dan makan malam

c)

Makan pagi dan makan malam

d)

Makan pagi, makan siang dan makan malam

29.

Makanan Jemaah haji di Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina) terdiri dari...

a)

Makan pagi, makan siang dan Malam

b)

Makan pagi dan siang

c)

Makan Siang dan Malam

d)

Makan pagi dan malam

30.

Berapakah jumlah Penyedia Konsumsi/Perusahaan Katering di Makkah pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445H/2024M yang melayani jemaah Indonesia sebanyak?

a)

1 perusahaan katering

b)

21 perusahaan katering

c)

57 perusahaan katering

d)

23 perusahaan katering

31.

Jemaah haji mendapatkan layanan konsumsi di Arafah mulai tanggal ...... Dzulhijjah

a)

11

b)

9

c)

10

d)

8

32.

Selama di Arafah, Jemaah haji mendapatkan makan sebanyak....kali makan.

a)

5

b)

3

c)

4

d)

2

33.

Snack Muzdalifah Jemaah haji diberikan di...

a)

Muzdalifah

b)

Arafah

c)

Mina

d)

a dan b benar

34.

Selama di Mina, Jemaah haji mendapatkan makan paling banyak.....kali makan.

a)

7

b)

8

c)

9

d)

10

35.

Penyedia layanan konsumsi Jemaah Haji di Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina) dilayani oleh...

a)

Kantor Urusan Haji

b)

Muta’ahidin

c)

Kementerian Haji

d)

Syarikah

36.

Ruang lingkup pengawasan layanan konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi meliputi...

a)

Pengawasan Produksi

b)

Pengawasan hotel

c)

Pengawasan Distribusi

d)

a dan c benar

37.

Petugas pengawas layanan konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi terdiri dari ...

a)

Daker dan Sektor

b)

Dapur Perusahaan

c)

Sektor

d)

Daker

38.

Penyajian makanan Jemaah haji diberikan dalam bentuk...

a)

Prasmanan

b)

Kemasan boks

c)

Kantung plastic

d)

a dan b benar

39.

Distribusi makanan Jemaah haji Indonesia di Arab Saudi dibagikan melalui...

a)

TPHI dan TPIHI

b)

TKHI

c)

Ketua Rombongan

d)

Ketua Regu

40.

Saat ditemukan makanan tidak layak konsumsi, apa yang harus dilakukan petugas pengawas konsumsi di sektor ...

a)

membuang makanan

b)

koordinasi dengan petugas pengawas konsumsi Daker

c)

tidak mendistribusikan makanan

d)

b dan c benar

41.

Saat distribusi konsumsi terlambat, apa yang harus dilakukan petugas pengawas konsumsi di sektor...

a)

menghubungi Perusahaan katering.

b)

membeli makanan.

c)

koordinasi dengan petugas pengawas konsumsi Daker.

d)

menjauh dari Jamaah haji.

42.

Saat ditemukan pendistribusian jumlah konsumsi tidak sesuai jumlah Jamaah haji (kurang), apa yang harus dilakukan petugas pengawas konsumsi di sektor..

a)

menginformasikan kepada petugas distribusi perusahaan katering untuk menambah kekurangan konsumsi

b)

Melaporkan ke pengawas katering Daker

c)

membeli makanan tambahan

d)

a dan b benar

43.

Apa yang dilakukan petugas pengawas konsumsi di sektor pada saat makanan tiba di pemondokan Jamaah haji?

a)

Memastikan jumlah dan kualitas makanan

b)

Langsung dibagikan ke Jamaah haji

c)

Membagikan makanan ke Ketua rombongan

d)

a dan c benar

44.

Apabila ditemukan kejadian keracunan makanan pada Jamaah, apa yang dilakukan petugas pengawas konsumsi di sektor ...

a)

Koordinasi dengan petugas kesehatan kloter dan Ketua Kloter

b)

Mengecek makanan sample

c)

Melaporkan ke pengawas konsumsi katering Daker dan Kasektor

d)

a, b dan c benar

45.

Pada tahun 1445H/2024M berapa hari Jemaah haji di wilayah Makkah, tidak mendapatkan layanan konsumsi ...

a)

0 hari

b)

1 hari

c)

2 hari

d)

3 hari

46.

Tanggal berapa Jemaah haji tidak mendapat layanan konsumsi di Makkah, pada saat sebelum dan sesudah Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina) Tahun 1444H/2023M...

a)

4, 5, dan 8 Dzulhijjah

b)

7, 14, dan 15 Dzulhijjah

c)

7, 8, dan 9 Dzulhijjah

d)

8, 9, dan 10 Dzulhijjah

47.

Tanggal berapa Jemaah haji tidak mendapat konsumsi di Makkah pada saat pasca Armina Tahun 1444H/2023M?

a)

12 dan 13 Dzulhijjah

b)

13 dan 14 Dzulhijjah

c)

14 dan 15 Dzulhijjah

d)

15 dan 16 Dzulhijjah

48.

Berapa kali Jemaah haji mendapatkan paket Snack Muzdalifah...

a)

1 kali

b)

3 kali

c)

2 kali

d)

b dan c salah

49.

Berapa kali Jemaah haji mendapatkan layanan konsumsi di Bandara Internasional AMMA Madinah...

a)

1 kali makan

b)

2 kali makan

c)

3 kali makan

d)

a, b dan c salah

50.

Di Bandara Internasional AMMA Madinah jemaah haji mendapat layanan konsumsi pada saat di ....

a)

Bandara

b)

Musholla

c)

Bis

d)

a, b dan c salah

51.

Layanan konsumsi petugas haji Indonesia yang tergabung dalam Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dikelola oleh...

a)

Perusahaan Katering

b)

Kantor Urusan Haji Jeddah

c)

Muassasah Asia Tenggara

d)

Muta’ahidin

52.

Kualitas makanan akan terjaga dengan baik di dalam pemanas (heater) dengan suhu minimal...

a)

65⁰C

b)

60⁰C

c)

55⁰C

d)

50⁰C

53.

Berikut adalah paket kelengkapan konsumsi yang tidak diberikan kepada Jemaah haji, yaitu ....

a)

Teh dan kopi.

b)

Gelas dan Sendok.

c)

Piring dan Garpu.

d)

Saus sambal dan Kecap.

54.

Tanda terima (fathuroh) layanan konsumsi Jemaah haji berupa makan pagi/siang/malam/selamat datang ditandatangani oleh..

a)

Ketua Kloter.

b)

Ketua Regu.

c)

Ketua Rombongan.

d)

Masing-masing Jemaah.

55.

Setiap perusahaan katering wajib melebihkan jumlah makanan yang didistribusikan ke Jemaah haji guna keperluan uji sampel petugas pengawas katering sektor maupun Daker, berapa persenkah kelebihannya dari jumlah Jemaah ...

a)

1%

b)

2%

c)

3%

d)

4%

56.

Sebelum makanan didistribusikan kepada Jemaah haji untuk wilayah Makkah dan Madinah, perusahaan katering wajib memberikan sampel makanannya kepada :

a)

Petugas pengawas konsumsi Katering di Daker dan Sektor.

b)

Petugas pengawas konsumsi Katering Daker.

c)

petugas Kesehatan di KKHI.

d)

Petugas pengawas konsumsi di Daker, Sektor dan petugas Kesehatan di KKHI.

57.

Layanan konsumsi Jemaah haji untuk makan selamat jalan di wilayah Madinah menuju Makkah diberikan pada saat...

a)

Dalam Bus.

b)

Pemondokan.

c)

Di Bir Ali.

d)

a dan b benar

58.

Anggaran untuk pembiayaan petugas pengawas konsumsi menggunakan anggaran....

a)

BPIH.

b)

Anggaran Daerah.

c)

DIPA.

d)

a dan b benar.

59.

Kebutuhan bahan baku berupa protein untuk konsumsi Jemaah haji Indonesia berupa ...

a)

Telur, daging, ayam dan ikan.

b)

Telur, buah, daging dan ayam.

c)

buah, nasi, daging dan ikan

d)

Daging, ayam, ikan dan buah

60.

Jika makanan yang diterima Jemaah haji tidak layak makan/ basi, maka Jemaah akan mendapatkan ...

a)

Pengganti berupa uang

b)

Pengganti berupa roti

c)

Pengganti konsumsi berupa makanan cepat saji

d)

Tidak mendapatkan makanan pengganti

61.

Berapa banyak air mineral yang diberikan kepada setiap Jemaah ketika mendapatkan paket makan?

a)

1 botol ukuran 600 ml

b)

2 botol ukuran 600 ml

c)

3 botol ukuran 600 ml

d)

4 botol ukuran 600 ml

62.

Berapa banyak buah yang diberikan kepada Jemaah haji ketika mendapatkan paket makan ...

a)

1 buah

b)

2 buah

c)

3 buah

d)

4 buah

63.

Mitra kerja Direktorat Pelayanan haji Luar Negeri di Arab Saudi meliputi...

a)

Muassasah, Naqabah, KADIN, dan Maktab.

b)

KJRI Jeddah, Muassah, Kementrian KUKM, KADIN.

c)

Muassasah, Naqabah, Kementrian KUKM, dan Maktab.

d)

KJRI Jeddah, Syarikah, Naqabah, dan Maktab wakala.

64.

Dalam melakukan pengawasan produksi dan distribusi layanan konsumsi jemaah haji Indonesia selama di Arab Saudi, Kementerian Agama merekrut tenaga profesional yang tergabung dalam Petugas PPIH Arab Saudi yang berasal dari :

a)

Politeknik Pariwisata Palembang

b)

Politeknik Pariwisata NHI Bandung

c)

Politeknik Pariwisata Bali

d)

Politeknik Pariwisata Medan

65.

Sejak Tahun 2024 layanan konsumsi untuk jemaah Haji Indonesia diberikan 3 kali per hari, yaitu makan pagi makan siang dan makan malam, dengan kondisi tersebut maka sesuai perjanjian kontrak setiap penyedia konsumsi diwajibkan mempunyai chef dan asistennya sebanyak:

a)

4 chef dan 8 asisten chef.

b)

2 chef dan 4 asisten chef.

c)

3 chef dan 6 asisten chef.

d)

5 chef dan 10 asisten chef.

66.

Tahun berapakah layanan konsumsi untuk jemaah haji Indonesia mulai diberikan di wilayah Makkah?

a)

Tahun 2015

b)

Tahun 2016

c)

Tahun 2017

d)

Tahun 2018

67.

Konsumsi yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia akan diambil melalui Ketua Regu/Rombongan pada saat jadwal makan dan harus menandatangani tanda terima yang disebut:

a)

Buku Saku

b)

Faturoh

c)

Buku Kesehatan

d)

Kwitansi

68.

Komponen apa saja yang dicek petugas konsumsi pada saat memeriksa sampel konsumsi jemaah haji?

a)

Gramasi

b)

Kesesuaian menu

c)

Kelayakan makanan

d)

a, b dan c benar

69.

Jika penyedia konsumsi/dapur kesulitan bahan baku untuk menyediakan konsumsi sesuai menu yang ditentukan, makan diperbolehkan untuk mengganti menu tersebut ke petugas pengawas konsumsi daker dengan membuat surat berapa hari sebelumnya?

a)

Satu hari

b)

Dua hari

c)

Tiga hari

70.

Jadwal distribusi Makan Pagi konsumsi untuk jemaah haji Indonesia Tahun 1444H/2023M yaitu pada pukul:

a)

Pukul 04.00 sd 07.00 WAS

b)

Pukul 05.00 sd 07.00 WAS

c)

Pukul 06.00 sd 09.00 WAS

d)

Pukul 07.00 sd 10.00 WAS

71.

Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk layanan konsumsi yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia dikeluarkan oleh:

a)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DIPA Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI.

b)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DIPA Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI.

c)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah.

d)

Menteri Agama RI.

72.

Jemaah haji Indonesia Ketika tiba di pemondokan Makkah akan mendapatkan layanan konsumsi berupa makan “Selamat Datang” yang diberikan maksimal pada pukul berapa:

a)

Pukul 21.00 WAS

b)

Pukul 22.00 WAS

c)

Pukul 23.00 WAS

d)

Pukul 24.00 WAS

73.

Layanan konsumsi bagi Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dilayani oleh:

a)

Perusahaan Katering jemaah haji.

b)

Swakelola Kantor Urusan Haji (KUH).

c)

Dikelola sesuai Daerah Kerja.

d)

Biaya masing – masing petugas.

74.

Apa yang harus dilakukan petugas konsumsi sektor, jika Konsumsi jemaah haji di pemondokan mengalami keterlambatan sampai batas akhir distribusi belum juga tiba?

a)

MMenunggu sampai konsumsi tiba di pemondokan

b)

Mencari pengganti alternatif makanan lainnya

c)

Menghubungi petugas distribusi penyedia konsumsi

d)

Menghubungi petugas distribusi penyedia konsumsi dan petugas konsumsi daker

75.

Jemaah haji yang berusia lanjut (lansia) yang membutuhkan makanan lunak seperti bubur, dapat meminta kepada :

a)

Petugas Konsumsi di pemondokan sektor.

b)

Petugas Konsumsi di kantor daker.

c)

Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

d)

Membeli di rumah makan terdekat.

76.

Sebelum operasional penyelenggaraan ibadah haji, semua juru masak dari penyedia konsumsi diberikan pelatihan berupa:

a)

Materi proses produksi makanan.

b)

Praktek produksi makanan sesuai menu.

c)

Materi dan Praktek produksi makanan.

d)

Rapat diskusi terkait produksi makanan sesuai menu.

77.

Materi apa saja yang disampaikan dalam kegiatan pelatihan juru masak bagi para penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia?

a)

Higienitas san Sanitasi.

b)

Food Proses.

c)

Bahan Baku (penyimpanan dan expired data)

d)

Higienitas dan Sanitasi, Food Proses dan Bahan Baku.

78.

Pada saat pelatihan juru masak para penyedia konsumsi baik Makkah maupun Madinah, poin apa saja yang dinilai?

a)

Kesesuaian menu.

b)

Gramasi bahan makanan.

c)

Cita rasa Indonesia.

d)

Kesesuaian Menu, Gramasi dan cita rasa Indonesia.

79.

Persiapan konsumsi jemaah haji sebelum keberangkatan meliputi:

a)

Persediaan bahan baku.

b)

Kesiapan peralatan alat masak.

c)

Kesiapan para juru masak.

d)

a, b dan c benar.

80.

Persyaratan administrasi yang bersifat menggugurkan dalam proses pendaftaran penyedia konsumsi untuk melayani konsumsi jemaah haji Indonesia, yaitu kecuali:

a)

Memiliki SIUP.

b)

Memiliki Izin Dapur dari pemerintah setempat.

c)

Memiliki izin kepemilikan/sewa dapur.

d)

Memiliki Sertifikat HACCP.

81.

Struktur jalan di kota Makkah yang cenderung tidak rata, menyebabkan pengiriman konsumsi jemaah haji dari dapur penyedia konsumsi ke pemondokan jemaah haji harus menggunakan?

a)

Heater.

b)

Keranjang Plastik.

c)

Kantong Plastik.

d)

Food Warmer.

82.

Pada penyelenggaraan haji Tahun 1440H/2019M pengiriman konsumsi jemaah haji dari dapur penyedia konsumsi ke pemondokan jemaah masih menggunakan keranjang plastik, namun hal tersebut sekarang tidak diperkenankan penyebab utamanya adalah:

a)

Makanan cepat basi.

b)

Makanan cepat dingin.

c)

Makanan mudah tercemar debu di jalanan.

d)

Makanan mudah tumpah.

83.

Pemilihan buah untuk jemaah haji yang berusia lanjut (lansia) dengan mengutamakan penyediaan buah apa?

a)

Apel dan Pear.

b)

Pisang dan Jeruk.

c)

Apel dan Jeruk.

d)

Pisang dan Pear.

84.

Berapa kalikah makanan siap saji yang rencananya akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia pada saat di Makkah?

a)

2 kali.

b)

3 kali.

c)

4 kali.

d)

5 kali.

85.

Makanan siap saji yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia pada saat di Armina dibuat dengan metode retort, apakah yang dimaksud dengan metode Retort?

a)

Metode untuk memperpanjang usia suatu produk.

b)

Metode untuk mematikan bakteri pada makanan.

c)

Metode untuk menghambat pembusukan makanan.

d)

a, b dan c benar.

86.

Jika kepulangan jemaah haji mengalami keterlambatan yang disebabkan masalah teknis penerbangan, sehingga harus tinggal lebih lama lagi di pemodokan, maka layanan konsumsi biayanya akan ditanggung oleh?

a)

Pihak panitia penyelenggara ibadah haji.

b)

Pihak maskapai penerbangan.

c)

Pihak kantor daerah kerja.

d)

Pribadi jemaah.

87.

Penyedia konsumsi atau Perusahaan katering yang melayani konsumsi jemaah haji Indonesia akan medapatkan pembayaran melalui e-hajj dengan berapa tahap?

a)

1 tahap.

b)

2 tahap.

c)

3 tahap.

d)

4 tahap.

88.

Pembayaran tahap 1 penyedia konsumsi atau perusahaan katering yang melayani jemaah haji Indonesia akan mendapatkan pembayaran berapa persen dari total menerima kontrak?

a)

10%

b)

20%

c)

30%

d)

40%

89.

Proses Penyediaan Layanan Konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi berprinsip untuk mewujudkan proses penyediaan konsumsi yang transparan, adil dan akuntabel sesuai dengan tata nilai penyediaan barang dan jasa penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi, sesuai dengan?

a)

Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 47 Tahun 2019.

b)

Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 48 Tahun 2019.

c)

Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 49 Tahun 2019.

d)

Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 50 Tahun 2019.

90.

Salah satu rangkaian proses penyediaan layanan konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi adalah visitasi atau kunjungan lapangan dapur penyedia konsumsi yang dikenal dengan istilah?

a)

Verifikasi Dokumen.

b)

Pengecekan Kelengkapan Dokumen.

c)

Kasyfiyah.

d)

Negosiasi.

91.

Apa saja yang dibahas dalam negosiasi antara penyedia konsumsi dan tim penyediaan konsumsi?

a)

Harga.

b)

Teknis Layanan.

c)

Harga dan Teknis Layanan.

d)

Terkait sanksi-sanksi jika melanggar.

92.

Penyedia konsumsi yang terpilih dalam proses negosiasi akan diusulkan oleh Tim penyediaan Konsumsi kepada?

a)

Konsul Haji KUH Jeddah.

b)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KUH Jeddah.

c)

KJRI Jeddah.

d)

Direktur Jenderal PHU Kemenag RI.

93.

Tim Penyediaan Konsumsi Jemaah Haji Indonesia dalam melaksanakan tugasnya haruslah bersikap netral dan ...

a)

profesional

b)

emosional

c)

acuh tak acuh

d)

egois

94.

Profesional dan menjauhkan dari hal perbuatan apa saja?

a)

Korupsi.

b)

Kolusi.

c)

Nepotisme dan Gratifikasi

d)

a, b dan c benar.

95.

Pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1445H/2024M, Indonesia memperoleh tambahan kuota jemaah sebanyak?

a)

10.000 jemaah.

b)

20.000 jemaah.

c)

30.000 jemaah.

d)

40.000 jemaah.

96.

Berapakah harga konsumsi per box untuk makan/sarapan pagi bagi jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan haji tahun 1445H/2024M?

a)

SAR 7

b)

SAR 7,5

c)

SAR 8

d)

SAR 10

97.

Berapakah harga konsumsi per box untuk makan siang atau makan malam bagi jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan haji tahun 1445H/2024M?

a)

SAR 14

b)

SAR 14,5

c)

SAR 16,5

d)

SAR 17,5

98.

Sebagai pengganti serat, karena bahan baku sayur yang sangat terbatas, selama berada di Armina, setiap makan malam selalu diberikan menu tambahan berupa?

a)

Air Mineral

b)

Puding.

c)

Susu cair.

d)

Roti cup cake.

99.

Selama operasional penyelenggaraan ibadah haji, pengawasan layanan konsumsi juga dilakukan oleh, kecuali

a)

Kementerian Perdagangan RI.

b)

Food Sanitary dan Securiy Kementerian Kesehatan RI

c)

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

d)

Kementerian Agama RI

100.

Jemaah haji Indonesia yang sedang dalam keadaan sakit dan dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), maka layanan konsumsinya akan dilayani oleh?

a)

Penyedia Konsumsi/Perusahaan katering pemondokan

b)

Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

c)

Pemerintah Arab Saudi

d)

Membeli makanan sendiri

101.

Jika terjadi kasus makanan/konsumsi basi di pemondokan jemaah haji, maka tindakan pertama yang harus dilaksanakan petugas konsumsi kloter adalah?

a)

Meminta jemaah untuk tidak mengkonsumsi makanan basi tersebut dan berkoornasi dengan petugas konsumsi daerah kerja (daker).

b)

Langsung membuang makanan basi tersebut

c)

Menghubungi Perusahaan catering penyedia konsumsi tersebut

d)

Membeli sendiri pengganti makanan basi tersebut

102.

Direncanakan pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun1446H/2025M Jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi, akan mendapatkan layanan konsumsi sebanyak…. Kali makan

a)

125

b)

126

c)

127

d)

128