wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Al-Qur'an Hadis

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Bacaan Literasi: Surat Al-‘Alaq adalah surat pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Ayat pertamanya berisi perintah untuk membaca. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ilmu pengetahuan dalam kehidupan manusia. Pertanyaan: Surat Al-‘Alaq termasuk surat ke ... dalam Al-Qur’an.

a)

94

b)

95

c)

96

d)

97

2.

Bacaan Literasi: Dalam surat Al-‘Alaq, Allah memerintahkan manusia untuk membaca atas nama Tuhannya yang telah menciptakan. Perintah ini bukan hanya membaca tulisan, tetapi juga memahami makna kehidupan. Pertanyaan: Arti kata “Iqra” dalam surat Al-‘Alaq adalah ...

a)

Menulis

b)

Membaca

c)

Mendengar

d)

Menghafal

3.

Bacaan Literasi: Allah menciptakan manusia dari sesuatu yang hina, yaitu segumpal darah. Dari situ Allah ingin mengajarkan bahwa manusia harus selalu rendah hati dan tidak sombong dengan ilmunya. Pertanyaan: Dalam surat Al-‘Alaq, manusia diciptakan dari ...

a)

Tanah liat

b)

Air

c)

Segumpal darah

d)

Tulang

4.

Bacaan Literasi: Surat Al-‘Alaq mengajarkan bahwa Allah Maha Pemurah, Dia yang memberi ilmu dan mengajarkan manusia dengan pena. Pertanyaan: Siapakah yang mengajarkan manusia dengan pena menurut surat Al-‘Alaq?

a)

Malaikat

b)

Nabi

c)

Allah

d)

Ulama

5.

Bacaan Literasi: Manusia sering lupa kepada Tuhannya karena merasa cukup dengan ilmunya. Padahal, semua ilmu berasal dari Allah SWT. Pertanyaan: Sikap manusia ketika merasa cukup dalam surat Al-‘Alaq disebut ...

a)

Rendah hati

b)

Sombong

c)

Pemurah

d)

Penyayang

6.

Bacaan Literasi: Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang menjadikan seseorang semakin dekat dengan Allah. Membaca tidak hanya tentang buku, tetapi juga membaca tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta. Pertanyaan: Hikmah dari perintah membaca dalam surat Al-‘Alaq adalah ...

a)

Menjadi pintar di sekolah

b)

Menambah pahala

c)

Memperluas ilmu dan keimanan

d)

Menghafal pelajaran

7.

Bacaan Literasi: Dalam kehidupan sehari-hari, membaca dapat dilakukan di mana saja: di rumah, di sekolah, bahkan di alam. Dengan membaca, seseorang bisa lebih peka terhadap lingkungan dan ciptaan Allah. Pertanyaan: Cara menerapkan perintah “Iqra” dalam kehidupan sehari-hari adalah ...

a)

Rajin membaca buku dan Al-Qur’an

b)

Bermain tanpa batas waktu

c)

Menghafal tanpa memahami

d)

Berhenti belajar setelah dewasa

8.

Bacaan Literasi: Nabi Muhammad SAW menjadi teladan bagi umatnya dalam hal belajar. Beliau tidak pernah berhenti belajar sepanjang hidupnya. Pertanyaan: Nilai keteladanan dari surat Al-‘Alaq adalah ...

a)

Sombong dengan ilmu

b)

Rajin menuntut ilmu

c)

Menyimpan pengetahuan

d)

Mengajarkan kesombongan

9.

Bacaan Literasi: Pendidikan adalah cara untuk meningkatkan derajat manusia. Allah meninggikan orang yang berilmu beberapa derajat. Pertanyaan: Apa manfaat utama dari ilmu menurut kandungan surat Al-‘Alaq?

a)

Untuk mencari harta

b)

Untuk memimpin orang lain

c)

Untuk mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah

d)

Untuk menunjukkan kepintaran

10.

Bacaan Literasi: Allah mengajarkan manusia agar tidak lalai dan selalu mengingat-Nya di setiap kegiatan. Membaca dan menulis adalah bagian dari ibadah jika diniatkan karena Allah. Sikap terbaik setelah mempelajari surat Al-‘Alaq adalah …

a)

Mengabaikan isi surat

b)

Mengamalkan isi kandungannya

c)

Membaca tanpa memahami

d)

Melupakan pelajaran

11.

Bacaan Literasi: Kemajuan zaman membawa banyak informasi. Namun, tidak semua bacaan membawa kebaikan. Seorang muslim harus mampu memilih bacaan yang bermanfaat dan sesuai ajaran Islam. Bagaimana cara menerapkan “Iqra’” di era digital?

a)

Membaca berita tanpa disaring

b)

Menyaring informasi dan membaca hal yang baik

c)

Membaca gosip artis

d)

Menyebarkan berita palsu

12.

Bacaan Literasi: Ilmu yang benar adalah ilmu yang membuat manusia semakin tawadhu. Banyak orang berilmu tetapi lupa bahwa ilmunya berasal dari Allah. Apa akibat jika seseorang berilmu tetapi tidak beriman kepada Allah?

a)

Ilmunya membawa manfaat

b)

Ilmunya menjadi berkah

c)

Ilmunya dapat menjerumuskannya

d)

Ilmunya membuatnya sabar

13.

Bacaan Literasi: Allah menciptakan manusia dari yang lemah, kemudian diberikan akal dan ilmu. Dengan ilmu, manusia bisa menolong sesama dan membangun peradaban. Bagaimana hubungan antara ilmu dan kemanusiaan menurut surat Al-‘Alaq?

a)

Ilmu harus dipakai untuk menolong sesama

b)

Ilmu hanya untuk pribadi

c)

Ilmu untuk mencari pujian

d)

Ilmu hanya untuk agama

14.

Bacaan Literasi: Rasulullah SAW mengajarkan bahwa belajar harus dengan niat yang ikhlas. Orang yang belajar karena Allah akan mendapatkan keberkahan. Apa yang menentukan keberkahan dalam menuntut ilmu?

a)

Banyaknya guru

b)

Banyaknya buku

c)

Keikhlasan niat karena Allah

d)

Banyaknya nilai bagus

15.

Bacaan Literasi: Membaca ayat Al-Qur’an bukan hanya melafalkan hurufnya, tetapi memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan. Bagaimana cara terbaik menerapkan surat Al-‘Alaq dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Membaca Al-Qur’an tanpa makna

b)

Membaca dan memahami isi kandungannya

c)

Membaca hanya saat ujian

d)

Mengabaikan bacaan

16.

Bacaan Literasi: Surat Al-Qadr menjelaskan tentang malam yang penuh kemuliaan, yaitu Lailatul Qadr. Malam ini lebih baik dari seribu bulan. Hal ini menunjukkan betapa besar kesempatan untuk mendapatkan pahala di bulan Ramadan. Surat Al-Qadr menjelaskan tentang malam …

a)

Isra Mi’raj

b)

Lailatul Qadr

c)

Tahun Baru

d)

Idul Fitri

17.

Bacaan Literasi: Allah menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadr. Ini menjadi tanda bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk dan rahmat bagi seluruh manusia. Siapa yang menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadr?

a)

Nabi Muhammad

b)

Allah SWT

c)

Malaikat Israfil

d)

Malaikat Mikail

18.

Bacaan Literasi: Malam Lailatul Qadr memiliki nilai pahala yang sangat besar. Seseorang yang beribadah di malam ini akan memperoleh pahala setara ibadah selama seribu bulan. Arti ayat “khairun min alfi syahr” adalah …

a)

Kurang dari seribu bulan

b)

Sama dengan seribu bulan

c)

Lebih baik dari seribu bulan

d)

Seribu tahun

19.

Bacaan literasi: Malam Lailatul Qadr terjadi di malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dan membaca Al-Qur’an. Di bulan apa Lailatul Qadr terjadi?

a)

Muharram

b)

Dzulhijjah

c)

Ramadan

d)

Syawal

20.

Bacaan literasi: Allah merahasiakan waktu Lailatul Qadr agar umat Islam senantiasa berusaha meningkatkan ibadah sepanjang Ramadan. Mengapa Allah merahasiakan waktu Lailatul Qadr?

a)

Agar manusia beribadah setiap malam

b)

Agar manusia malas

c)

Agar manusia bingung

d)

Agar manusia sedih

21.

Bacaan literasi: Beribadah di malam Lailatul Qadr akan menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Hal ini menunjukkan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Apa keutamaan malam Lailatul Qadr bagi umat Islam?

a)

Malam biasa

b)

Mendapat pahala setara seribu bulan

c)

Hanya untuk Nabi

d)

Tidak penting

22.

Bacaan literasi: Selain ibadah pribadi, malam Lailatul Qadr juga menjadi momen introspeksi dan memperbaiki diri. Aktivitas terbaik yang dapat dilakukan pada malam Lailatul Qadr adalah …

a)

Tidur terus-menerus

b)

Beribadah dan berdoa dengan sungguh-sungguh

c)

Bermain sepanjang malam

d)

Menonton film

23.

Bacaan literasi: Kesempatan untuk beribadah di malam Lailatul Qadr sangat berharga. Orang yang bijak akan memanfaatkan waktu ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menanamkan kebiasaan baik. Jika kamu mengetahui malam Lailatul Qadr telah tiba, apa yang sebaiknya dilakukan?

a)

Bermalas-malasan

b)

Beribadah dengan sungguh-sungguh

c)

Menonton televisi

d)

Tidur sepanjang malam

24.

Bacaan literasi: Nilai malam Lailatul Qadr mengajarkan manusia agar selalu istiqamah dan tidak menunda perbuatan baik. Bagaimana cara menerapkan nilai surat Al-Qadr dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Rajin berdoa, membaca Al-Qur’an, dan beramal baik

b)

Bermalas-malasan di rumah

c)

Menunda ibadah sampai besok

d)

Mengabaikan ibadah rutin

25.

Bacaan literasi: Dengan memahami malam Lailatul Qadr, seorang muslim belajar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya karena waktu adalah amanah yang harus dijaga. Hikmah yang bisa dipetik dari malam Lailatul Qadr adalah …

a)

Waktu harus dimanfaatkan untuk kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah

b)

Mengabaikan waktu

c)

Hanya bermain sepanjang malam

d)

Menunda ibadah

26.

Bacaan literasi: Dalam membaca Al-Qur’an, setiap huruf memiliki hukum tajwid yang harus diperhatikan agar bacaan benar dan indah. Lam Jalalah dan huruf Ro’ memiliki aturan khusus yang membuat bacaan terdengar sempurna. Lam Jalalah dibaca tafkhim jika didahului harakat …

a)

Kasrah

b)

Fathah

c)

Sukun

d)

Dhammah

27.

Bacaan literasi: Jika huruf Lam Jalalah berada setelah kasrah, bacaan menjadi tipis (tarqiq). Hal ini mengajarkan kita untuk memperhatikan detail ketika membaca Al-Qur’an. Lam Jalalah dibaca tarqiq jika didahului …

a)

Kasrah

b)

Fathah

c)

Dhammah

d)

Tanwin

28.

Bacaan Literasi: Huruf Ro’ memiliki dua cara membaca: tebal (tafkhi m) dan tipis (tarqiq), tergantung harakatnya. Membaca sesuai kaidah menunjukkan kecintaan pada Al-Qur’an. Huruf Ro’ dibaca tebal jika berharakat …

a)

Kasrah

b)

Fathah atau Dhammah

c)

Tanwin

d)

Sukun

29.

Bacaan Literasi: Ketelitian dalam membaca Al-Qur’an sangat penting. Salah satu contohnya adalah mengetahui hukum Ro’ tipis yang muncul setelah kasrah. Huruf Ro’ dibaca tipis jika …

a)

Sebelum kasrah

b)

Setelah kasrah

c)

Dikelilingi huruf hijaiyah

d)

Berharakat fathah

30.

Bacaan Literasi: Bacaan Allahu Akbar dalam shalat harus memperhatikan hukum Lam Jalalah agar lafaznya sesuai dengan sunnah. Bacaan “الله أكبر” dibaca …

a)

Tafkhim

b)

Tarqiq

c)

Qalqalah

d)

Idgham

31.

Bacaan Literasi: Bacaan Bismillah dalam Al-Qur’an diawali dengan lam yang lembut (tarqiq) untuk menyesuaikan hukum tajwid. Bacaan “بسم الله” dibaca …

a)

Tarqiq

b)

Tafkhim

c)

Ikhfa

d)

Idgham

32.

Bacaan Literasi: Huruf Ro’ pada kata “الرحمن” dibaca tebal (tafkhim) untuk menunjukkan kemuliaan Allah dalam Al-Qur’an. Hukum Ro’ pada kata “الرحمن” adalah …

a)

Tafkhim

b)

Tarqiq

c)

Idgham

d)

Mad

33.

Bacaan Literasi: Memahami hukum Ro’ dan Lam Jalalah bukan hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi untuk menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an agar pahala bacaan maksimal. Apa tujuan belajar hukum tajwid, termasuk Ro’ dan Lam Jalalah?

a)

Agar bacaan Al-Qur’an sesuai makhraj dan tajwid

b)

Agar cepat membaca

c)

Agar menghafal huruf

d)

Agar tampil di depan kelas

34.

Bacaan Literasi: Salah membaca huruf tertentu bisa mengubah makna ayat. Oleh karena itu, ketelitian sangat penting ketika membaca Al-Qur’an. Jika seseorang membaca Ro’ tipis pada tempat tebal, maka …

a)

Bacaan salah

b)

Bacaan benar

c)

Bacaan lebih indah

d)

Bacaan cepat

35.

Bacaan Literasi: Dengan memahami hukum tajwid, bacaan Al-Qur’an terdengar indah dan lebih mudah dipahami maknanya, sehingga hati lebih tenang dan khusyuk. Mengapa penting memahami hukum Lam Jalalah dan Ro’?

a)

Agar bacaan Al-Qur’an indah dan benar

b)

Agar bisa cepat menghafal

c)

Agar bisa menulis huruf Arab

d)

Agar dikenal teman

36.

Bacaan Literasi: Islam mengajarkan pentingnya memberi atau bersedekah. Memberi tidak hanya berbentuk harta, tetapi juga tenaga, waktu, dan senyum. Memberi adalah tanda kepedulian dan kasih sayang antar sesama. Hadis tentang keutamaan memberi diriwayatkan oleh …

a)

Bukhari dan Muslim

b)

Abu Dawud

c)

Tirmidzi

d)

Nasai

37.

Bacaan Literasi: Dalam hadis disebutkan bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, artinya memberi lebih mulia daripada menerima. Arti “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah” adalah …

a)

Pemberi lebih baik dari penerima

b)

Memegang lebih baik dari melepaskan

c)

Menolak lebih baik dari menerima

d)

Orang kaya lebih mulia

38.

Bacaan Literasi: Memberi yang ikhlas akan menumbuhkan kebahagiaan dan ketenangan hati. Hal ini menegaskan bahwa memberi bukan sekadar materi tetapi juga amal yang bermanfaat bagi jiwa. Makna hadis tersebut adalah …

a)

Lebih baik memberi daripada meminta

b)

Menyimpan harta lebih baik

c)

Meminta kepada orang lebih utama

d)

Menunda memberi lebih aman

39.

Bacaan Literasi: Memberi kepada orang yang membutuhkan membuat masyarakat lebih harmonis dan saling tolong-menolong. Memberi dalam Islam berarti …

a)

Bersedekah dan membantu sesama

b)

Menyombongkan diri

c)

Menghina orang

d)

Mengambil milik orang lain

40.

Bacaan Literasi: Orang yang gemar memberi akan mendapat balasan pahala dari Allah SWT dan dicintai oleh sesama manusia. Orang yang suka memberi akan mendapat …

a)

Pahala

b)

Dosa

c)

Marah

d)

Sedih

41.

Bacaan Literasi: Memberi bukan hanya soal harta, tapi juga tenaga, waktu, dan perhatian. Semua bentuk kebaikan yang diberikan dengan ikhlas termasuk sedekah. Contoh memberi yang sesuai hadis adalah …

a)

Memberi bantuan kepada teman yang membutuhkan

b)

Menahan sedekah untuk diri sendiri

c)

Menyombongkan pemberian

d)

Memberi dengan paksaan

42.

Bacaan Literasi: Hadis memberi mengajarkan nilai sosial dan empati. Memberi melatih manusia untuk peduli dan tidak egois. Mengapa Islam menganjurkan memberi?

a)

Karena memberi menumbuhkan kasih sayang dan empati

b)

Karena harta harus dikumpulkan

c)

Agar terkenal

d)

Agar orang lain iri

43.

Bacaan Literasi: Memberi yang ikhlas membuat hati lebih tenang dan bahagia, serta membangun masyarakat yang peduli. Manfaat memberi bagi diri sendiri adalah …

a)

Membuat hati tenang dan bahagia

b)

Membuat stres

c)

Membuat sombong

d)

Mengurangi teman

44.

Bacaan Literasi: Hadis ini menekankan bahwa memberi yang ikhlas akan mendapatkan balasan pahala yang berlipat dari Allah SWT. Cara memberi yang benar menurut hadis adalah …

a)

Dengan ikhlas tanpa mengharap balasan

b)

Untuk pamer kepada orang lain

c)

Memaksa orang lain menerima

d)

Menunda memberi

45.

Bacaan Literasi: Memberi bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita, seperti membantu teman atau keluarga. Hal kecil yang dilakukan dengan ikhlas akan bernilai di sisi Allah. Contoh perbuatan memberi di sekolah adalah …

a)

Membantu teman yang tidak memiliki alat tulis

b)

Mengambil barang teman

c)

Mengolok-olok teman miskin

d)

Menahan bantuan

46.

Bacaan Literasi: Memberi menumbuhkan kepedulian dan rasa empati yang mendalam. Seorang muslim sebaiknya selalu memikirkan kebaikan bagi orang lain. Jika kamu melihat orang miskin di jalan, apa yang sebaiknya dilakukan?

a)

Memberi sedekah dengan senyum dan ikhlas

b)

Mengabaikannya

c)

Mengejeknya

d)

Membiarkannya

47.

Bacaan Literasi: Memberi juga bisa dalam bentuk waktu dan tenaga, bukan hanya harta. Semua bentuk kebaikan yang diniatkan karena Allah adalah sedekah. Bagaimana cara meneladani hadis ini dalam keluarga?

a)

Saling membantu antar anggota keluarga dengan ikhlas

b)

Mengabaikan anggota keluarga

c)

Hanya memberi saat diingat

d)

Memberi untuk pamer

48.

Bacaan Literasi: Tidak memberi membuat hati menjadi keras dan hubungan sosial terganggu. Memberi mempererat tali persaudaraan dan membangun kepedulian. Apa akibat jika manusia tidak mau memberi?

a)

Dijauhi rezeki dan teman

b)

Diberi pahala

c)

Disayangi semua orang

d)

Mendapat balasan cepat

49.

Bacaan Literasi: Memberi tidak selalu berupa harta. Senyum, kata-kata baik, dan bantuan kecil pun termasuk amal yang mulia. Memberi selain harta dapat berupa …

a)

Senyum dan tenaga

b)

Mengolok-olok teman

c)

Memaksa orang lain

d)

Menunda bantuan

50.

Bacaan Literasi: Memberi adalah cara untuk membangun masyarakat yang peduli, harmonis, dan penuh kasih sayang. Setiap kebaikan kecil yang kita lakukan membawa perubahan positif bagi banyak orang. Makna sosial dari hadis tentang memberi adalah …

a)

Membangun masyarakat yang peduli dan bahagia

b)

Mengumpulkan harta sendiri

c)

Mengabaikan sesama

d)

Menunda sedekah