wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SUAMATIF AKHIR SEMESTER I SENI RUPA

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Seni rupa yang merupakan awal atau dasar dari semua ide visual dan tidak memiliki dimensi panjang atau lebar adalah

a)

Garis.

b)

Titik.

c)

Bidang.

d)

Bentuk.

2.

Garis yang memberikan kesan tenang dan statis pada sebuah gambar adalah garis...

a)

Lengkung.

b)

Tegak lurus.

c)

Zig-zag.

d)

Miring.

3.

Permukaan dua dimensi (panjang dan lebar) yang dibatasi oleh garis disebut...

a)

Bentuk.

b)

Tekstur.

c)

Ruang.

d)

Bidang.

4.

Fungsi unsur warna gelap-terang (nilai) pada sebuah lukisan adalah

a)

Memberi kesan ritme yang berulang.

b)

Menunjukkan sifat kekasaran permukaan.

c)

Memberikan kesan kedalaman atau tiga dimensi.

d)

Menciptakan keseimbangan yang simetris.

5.

Jika seorang perupa ingin menonjolkan bagian tertentu dari objek gambar, ia dapat menggunakan unsur warna dengan teknik...

a)

Memberi warna yang sama rata pada seluruh objek.

b)

Menggunakan warna yang kontras atau lebih terang pada bagian yang ditonjolkan.

c)

Menggunakan tekstur yang sangat kasar.

d)

Memanfaatkan garis lengkung.

6.

Prinsip seni rupa yang mengacu pada keteraturan susunan unsur-unsur yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh disebut...

a)

Kesatuan (Unity)

b)

Keseimbangan (Balance)

c)

Ritme (Rhythm)

d)

Kontras (Emphasis)

7.

Prinsip penempatan unsur-unsur seni rupa agar tidak terkesan berat di salah satu sisi, seperti simetris atau asimetris, dinamakan...

a)

Proporsi.

b)

Harmoni.

c)

Keseimbangan.

d)

Irama.

8.

Sebuah kolase yang menggunakan potongan kertas, kain, dan daun kering pada satu bingkai, tetapi menghasilkan tampilan yang indah dan terpadu, menunjukkan penerapan prinsip...

a)

A. Kontras.

b)

B. Ritme.

c)

C. Keseimbangan non-formal.

d)

D. Kesatuan.

9.

Untuk menciptakan kesan kesatuan pada karya seni rupa, perupa dapat melakukan...

a)

Menggunakan banyak warna yang saling bertabrakan.

b)

Mengatur unsur-unsur agar saling berhubungan dan mendukung.

c)

Membiarkan bidang kosong terlalu banyak.

d)

Hanya menggunakan satu jenis garis saja.

10.

Dalam mendesain motif batik, penggunaan ukuran dan bentuk motif yang seragam dan diulang-ulang secara teratur bertujuan untuk menerapkan prinsip...

a)

A. Penekanan.

b)

B. Kontras.

c)

C. Irama dan Kesatuan.

d)

D. Keseimbangan asimetris.

11.

Prinsip ritme (irama) dalam seni rupa adalah...

a)

Susunan unsur-unsur yang berlawanan.

b)

Pengulangan unsur-unsur seni rupa yang teratur.

c)

Perbandingan ukuran antar unsur.

d)

Penggunaan warna yang seragam.

12.

Ritme visual pada gambar dapat memberikan kesan...

a)

Bergerak dan mengalir.

b)

Diam dan statis.

c)

Penuh kejutan.

d)

Berat dan padat.

13.

Ritme yang diciptakan dengan mengulang satu bentuk secara terus menerus tanpa variasi dinamakan ritme...

a)

Progresif.

b)

Alternatif (pergantian).

c)

Repetitif (pengulangan).

d)

Mengalir.

14.

Perbedaan antara ritme pengulangan (repetitif) dengan ritme pergantian (alternatif) terletak pada...

a)

A. Intensitas warna yang digunakan.

b)

B. Jarak pengulangan unsur.

c)

C. Ada tidaknya variasi bentuk yang diulang.

d)

D. Jenis garis yang membentuk pola.

15.

Untuk menggambar pola sederhana dengan ritme yang teratur, hal yang perlu dilakukan adalah...

a)

Menggunakan bentuk yang berbeda-beda tanpa aturan jarak.

b)

Mengulang satu atau dua bentuk dasar dengan jarak dan ukuran yang konsisten.

c)

Menggunakan garis yang berantakan.

d)

Menghilangkan unsur warna.

16.

Gambar yang menunjukkan ritme progresif adalah...

a)

Pengulangan lingkaran dengan ukuran yang semakin membesar.

b)

Pengulangan kotak dan segitiga secara bergantian.

c)

Pengulangan garis lurus yang sejajar.

d)

Pengulangan warna biru-kuning-biru-kuning.

17.

Jika Anda menggambar sekumpulan ombak laut, kesan ritme yang paling tepat untuk diaplikasikan adalah ritme...

a)

Statis (diam).

b)

Mengalir.

c)

Radial (memancar).

d)

Random (acak).

18.

Unsure seni rupa yang paling sering digunakan secara berulang untuk menciptakan ritme visual adalah...

a)

Ruang kosong dan tekstur.

b)

Titik dan garis.

c)

Gelap terang (nilai).

d)

Simetri.

19.

Dalam membuat motif hias, ritme yang didapat dari pergantian dua warna berbeda termasuk jenis ritme...

a)

A. Acak.

b)

B. Transisi.

c)

C. Alternatif.

d)

D. Radial.

20.

Simpul yang digunakan untuk mengikat ujung tali agar serat tali tidak terurai adalah...

a)

Simpul jangkar.

b)

Simpul mati.

c)

Simpul anyam.

d)

Simpul pangkal.

21.

Dalam kegiatan kerajinan, simpul yang berfungsi untuk menyambung dua utas tali yang sama besar dan tidak licin adalah...

a)

Simpul hidup.

b)

Simpul mati.

c)

Simpul kembar.

d)

Simpul erat.

22.

Fungsi utama dari penggunaan simpul dalam kerajinan tangan (seperti makrame) adalah

a)

Menghilangkan unsur warna.

b)

Menciptakan bentuk dan tekstur dari tali.

c)

Mengurangi biaya produksi.

d)

Menyembunyikan bahan utama.

23.

Simpul yang digunakan untuk mengawali pekerjaan makrame pada kayu atau cincin logam disebut simpul...

a)

Simpul anyam.

b)

Simpul kepala (Lark's Head Knot).

c)

Simpul tiang.

d)

Simpul mati ganda.

24.

Bahan utama yang digunakan untuk membuat kerajinan ikatan dan simpul adalah...

a)

Kertas.

b)

Kayu.

c)

Tali/benang.

d)

Tanah liat.

25.

Alat yang penting dan harus tersedia saat mengeksplorasi ikatan dan simpul agar hasil akhir rapi adalah...

a)

Gunting atau pisau.

b)

Kuas.

c)

Papan tulis.

d)

Mesin jahit.

26.

Makrame adalah seni kerajinan tangan yang dibuat dengan teknik...

a)

Menjahit.

b)

Mengukur.

c)

Menganyam.

d)

Menyimpul (mengikat).

27.

Simpul yang paling sering digunakan dan menjadi dasar utama dalam membuat bentuk geometris pada makrame adalah...

a)

Simpul kembar.

b)

Simpul mati.

c)

Simpul kotak (Square Knot).

d)

Simpul gantung.

28.

Langkah awal yang paling penting sebelum memulai menyimpul tali pada proyek makrame adalah...

a)

Mencat tali.

b)

Mengukur dan memotong tali sesuai kebutuhan.

c)

Mengeringkan tali di bawah sinar matahari.

d)

Menempelkan tali dengan lem.

29.

Setelah mengikat simpul kepala pada kayu gantungan, langkah selanjutnya dalam membuat makrame sederhana adalah...

a)

Memotong semua sisa tali.

b)

Mulai menyimpul dengan simpul dasar (misalnya, simpul kotak atau simpul ganda).

c)

Menempelkan hiasan.

d)

Melilitkan tali pada gantungan.

30.

Simpul kotak (square knot) dalam makrame dibuat dengan menggabungkan...

a)

Dua simpul mati.

b)

Simpul kepala dan simpul mati.

c)

Dua simpul setengah.

d)

Simpul hidup dan simpul anyam.

31.

Salah satu desain produk sederhana dari makrame yang fungsinya sebagai dekorasi dinding adalah...

a)

Dompet koin.

b)

Tatakan gelas.

c)

Gantungan pot bunga.

d)

Sajadah.

32.

Untuk menciptakan variasi pada karya makrame, seorang siswa dapat...

a)

Hanya menggunakan satu jenis simpul.

b)

Mengombinasikan beberapa jenis simpul yang berbeda.

c)

Menggunakan tali dengan warna yang sama.

d)

Menggunakan tali dengan ukuran yang sangat pendek.

33.

Jika Anda ingin membuat gantungan kunci makrame, jenis tali yang paling cocok digunakan agar hasil kuat dan ukurannya kecil adalah...

a)

Tali tambang besar.

b)

Tali raffia.

c)

Benang katun kecil atau tali kur.

d)

Pita kain.

34.

Teknik pembuatan kerajinan dengan menyilangkan atau menumpang tindihkan bahan secara berulang-ulang disebut...

a)

Menjahit.

b)

Menyulam.

c)

Menganyam.

d)

Memahat.

35.

Salah satu jenis anyaman tradisional Indonesia yang terkenal menggunakan bahan dasar daun lontar atau pandan adalah...

a)

Anyaman kulit kayu.

b)

Anyaman tikar.

c)

Anyaman kain perca.

d)

Anyaman kawat.

36.

Anyaman yang dibuat dengan menyilangkan bilah-bilah bambu yang disusun secara mendatar dan tegak lurus disebut...

a)

Anyaman melingkar.

b)

Anyaman datar.

c)

Anyaman spiral.

d)

Anyaman tiga dimensi.

37.

Berikut adalah contoh bahan alami yang dapat digunakan untuk membuat anyaman, **kecuali**...

a)

A. Daun pandan.

b)

B. Rotan.

c)

C. Kertas bekas.

d)

D. Bambu.

38.

Keuntungan menggunakan bahan buatan (seperti plastik atau kertas) dalam anyaman dibandingkan bahan alami adalah...

a)

Lebih sulit ditemukan.

b)

Lebih tahan air dan pewarnaannya lebih mudah.

c)

Memiliki tekstur yang lebih alami.

d)

Memerlukan waktu persiapan yang lebih lama.

39.

Anyaman tunggal (sederhana) adalah teknik anyaman yang memiliki pola silangan...

a)

Satu bilah melompati dua bilah.

b)

Satu bilah melewati satu bilah dan sebaliknya.

c)

Dua bilah melewati dua bilah dan sebaliknya.

d)

Tidak ada silangan.

40.

Perbedaan utama antara anyaman tunggal dan anyaman ganda terletak pada...

a)

Bahan yang digunakan.

b)

Jumlah bilah yang disilangkan secara bersamaan.

c)

Arah menganyamnya.

d)

Bentuk hasil akhirnya.

41.

Alat dasar yang digunakan untuk memotong bahan-bahan anyaman alami seperti bambu atau rotan adalah...

a)

Jarum jahit.

b)

Gunting atau pisau.

c)

Palu.

d)

Pensil warna.

42.

Selain bahan dan alat, unsur penting yang harus disiapkan saat menganyam adalah...

a)

Bingkai penahan atau cetakan.

b)

Minyak pelumas.

c)

Air mendidih.

d)

Mesin pemotong.

43.

Langkah awal yang paling penting sebelum memulai proses menganyam souvenir dari kertas adalah...

a)

Menempelkan semua lem.

b)

Mengukur dan memotong kertas menjadi bilah-bilah yang seragam.

c)

Mewarnai kertas.

d)

Menyiapkan simpul.

44.

Untuk membuat souvenir tempat pensil berbentuk tabung dari anyaman, langkah awal yang harus dilakukan adalah...

a)

Menganyam bagian penutup tabung.

b)

Menyusun bilah-bilah sebagai rangka tegak (lusi).

c)

Menempelkan hiasan.

d)

Menentukan motif dan ukuran tabung.

45.

Motif anyaman yang paling cocok untuk souvenir sederhana seperti tatakan gelas adalah...

a)

Motif yang sangat rumit dan tebal.

b)

Motif anyaman tunggal (sederhana) yang rapat dan rata.

c)

Motif tiga dimensi.

d)

Motif yang hanya menggunakan ikatan.

46.

Jika Anda ingin souvenir anyaman memiliki dua warna yang kontras, maka Anda harus...

a)

Menggunakan dua jenis bahan yang berbeda.

b)

Menggunakan bilah-bilah anyaman dengan dua warna berbeda secara bergantian.

c)

Mewarnai anyaman setelah selesai.

d)

Menganyam dengan pola yang acak.

47.

Selain nilai guna (fungsional), nilai estetika pada souvenir anyaman dapat dilihat dari...

a)

Harga jual yang mahal.

b)

Kerapian anyaman, kombinasi warna, dan keserasian motif.

c)

Ukuran yang sangat besar.

d)

Kecepatan pembuatannya.

48.

Suatu souvenir anyaman dikatakan memiliki nilai guna yang tinggi apabila...

a)

Dapat berfungsi sesuai tujuan pembuatannya dan bahannya kuat.

b)

Memiliki banyak warna.

c)

Berasal dari bahan daur ulang.

d)

Motifnya sangat sederhana.

49.

Menganalisis estetika sebuah souvenir anyaman dapat dilakukan dengan menilai...

a)

Asal bahan anyaman.

b)

Kesesuaian antara bentuk dan fungsinya.

c)

Bagaimana unsur-unsur (warna, motif) dikombinasikan secara harmonis.

d)

Siapa yang membuat anyaman tersebut.

50.

Kriteria utama keberhasilan pada hasil karya souvenir anyaman yang sederhana adalah...

a)

Menggunakan bahan yang mahal.

b)

Bilah-bilah anyaman tersusun rapat, rapi, dan pola silangan tidak ada yang longgar.

c)

Ukuran souvenir sangat besar.

d)

Waktu pengerjaannya sangat lama.