Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Aplikasi Sistem Tertanam Polije 2025

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan berikut benar menjadi alasan kenapa media komunikasi untuk sebuah system tertanam menggunakan jaringan nirkabel

a)

Komunikasi nirkabel lebih canggih

b)

Komunikasi nirkabel lebih flesibel dan mendukung mobility perangkat

c)

Komunikasi nirkabel mudah diamankan

d)

Komunikasi nirkabel sesuai untuk penggunaan pengiriman data yang besar

2.

Saat system pengontrol pada sebuah system tertanam berjarak 65 meter dari pengolah datanya dan kecepatan data sedang, maka protocol komunikasi yang sesuai adalah

a)

wifi

b)

bluetooth

c)

LoRa

d)

NFC

3.

Dalam sebuah pengiriman data, hal berikut adalah menjadi pertimbangan penting pada aplikasi system tertanam

a)

Kontur lahan

b)

Kecepatan data

c)

Sensitifitas sensor

d)

QoS

4.

Berikut adalah pernyataan yang benar dari mode infrastruktur wifi

a)

AP mengirimkan probe request untuk menemukan jaringan

b)

AP mengirimkan probe response pada saat mendapatkan SSID

c)

Client mengirimkan probe request secara broadcast

d)

SSID mengirimkan request pada AP

5.

Berikut adalah platform IoT yang biasa digunakan, kecuali

a)

    Thingsboard

b)

Blynk

c)

Thingspeak

d)

Wemos

6.

Pernyataan berikut benar tentang penggunaan Blynk IoT

a)

Blynk pratform untuk aplikasi mobile dari android dan iOS dengan tujuan mengendalikan berbagai developing board seperti Arduino, raspberry Pi, ESP8266, WEMOS, dll

b)

Blynk pratform untuk aplikasi mobile hanya untuk android dengan tujuan mengendalikan berbagai developing board seperti Arduino, raspberry Pi, ESP8266, WEMOS, dll

c)

Blynk pratform untuk aplikasi mobile hanya untuk iOS dengan tujuan mengendalikan berbagai developing board seperti Arduino, raspberry Pi, ESP8266, WEMOS, dll

d)

Blynk pratform untuk aplikasi mobile dari android dan iOS dengan tujuan melancarkan komunikasi berbagai developing board seperti Arduino, raspberry Pi, ESP8266, WEMOS, dll

7.

Dalam konteks aplikasi tertanam seperti sensor dan aktuator yang terhubung ke Internet, apakah peran utama dari Broker MQTT?

a)

Menerjemahkan data sensor menjadi format HTTP/JSON sebelum dikirim ke cloud

b)

Bertindak sebagai perantara (middleware) untuk menerima pesan dari Publisher dan mengirimkannya ke Subscriber yang sesuai

c)

Menyimpan semua data historis dari perangkat tertanam untuk analisis jangka panjang

d)

Menentukan alamat IP mana yang boleh terhubung ke jaringan perangkat

8.

Berikut ini alasan penggunaan UART (universal asynchronous receiver transmitter) pada komunikasi WEP32 dan sensor GPS

a)

Jika perangkat yang ada hanya dua, sehingga komunikasi yang dilakukan point-to-point

b)

Untuk perangkat yang ada lebih dari 2 dan telah kompleks, sehingga komunikasi yang dilakukan point-to-point

c)

Jika perangkat yang ada hanya dua, sehingga komunikasi yang dilakukan sinchrounous

d)

Jika perangkat yang ada hanya dua, sehingga komunikasi yang dilakukan end user to server

9.

Metode manajemen daya di mana sistem mematikan sebagian besar fungsinya (termasuk CPU dan periferal) dan hanya mempertahankan memori untuk menyimpan konteks kerja disebut mode apa?

a)

Mode Turbobost (Turboboost Mode)

b)

Mode Idle (Idle Mode)

c)

Mode Aktif (Active Mode)

d)

Mode Tidur Dalam (Deep Sleep Mode)

10.

Mengapa Dynamic Voltage and Frequency Scaling (DVFS) menjadi teknik manajemen daya yang sangat penting dalam aplikasi sistem tertanam modern?

a)

Karena DVFS adalah cara untuk meningkatkan performa chip secara signifikan di atas batas termal yang diizinkan

b)

Karena DVFS hanya mengatur frekuensi clock dan tidak memiliki efek pada tegangan operasional

c)

Karena konsumsi daya (P) berbanding lurus dengan frekuensi (f) dan berbanding kuadrat dengan tegangan P = C·V²·f

d)

Karena DVFS memungkinkan pendinginan aktif (kipas) untuk bekerja lebih efisien

11.

Pada manajemen daya berbasis perangkat lunak, algoritma DPM (Dynamic Power Management) biasanya bertindak dengan cara:

a)

Memprediksi periode idle pada sistem dan menempatkan komponen ke mode daya rendah yang sesuai

b)

Memaksa semua periferal untuk beroperasi pada tegangan tertinggi secara permanen

c)

Meningkatkan frekuensi CPU secara terus menerus untuk menyelesaikan tugas lebih cepat

d)

Memperbaiki kesalahan data yang terjadi akibat tegangan yang terlalu rendah

12.

Manakah dari komponen berikut yang, jika dimatikan atau diatur ke mode daya rendah, memberikan penghematan daya yang paling signifikan dalam sistem tertanam yang tidak melakukan komunikasi data intensif?

a)

Sirkuit Pencatu Daya (Power Supply Unit - PSU)

b)

Unit Pemrosesan Sentral (Central Processing Unit CPU/Microcontroller

c)

LED Indikaroe Status

d)

EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)

13.

Apa fitur paling krusial yang harus dimiliki oleh Real-Time Operating System (RTOS) yang membedakannya secara fundamental dari General-Purpose OS (GPOS) seperti Windows atau Linux standar?

a)

Kemampuan menjalankan ribuan proses secara bersamaan

b)

Determinisme, yaitu menjamin tugas selesai dalam batas waktu yang ditentukan (deadline).

c)

Ukuran kernel yang sangat kecil dan konsumsi daya rendah

d)

Adanya antarmuka pengguna grafis (GUI) yang sederhana

14.

Dalam klasifikasi RTOS, jika kegagalan tugas untuk memenuhi batas waktu (deadline) dapat menyebabkan kerusakan fisik atau kerugian finansial yang signifikan (seperti pada sistem kontrol penerbangan), maka sistem tersebut diklasifikasikan sebagai apa?

a)

Soft Real-Time System

b)

Firm Real-Time System

c)

Hard Real-Time System

d)

Distributed Real-Time System

15.

Sebuah RTOS menggunakan penjadwalan preemptive berbasis prioritas. Apa implikasi utama dari mekanisme ini terhadap eksekusi tugas berprioritas tinggi?

a)

Tugas berprioritas tinggi harus menunggu sampai tugas berprioritas rendah selesai mengeksekusi time slice-nya.

b)

Tugas berprioritas tinggi dapat menginterupsi (preempt) dan mengambil alih CPU segera dari tugas berprioritas rendah yang sedang berjalan

c)

Semua tugas akan dibagi rata waktu eksekusinya, terlepas dari prioritasnya

d)

Tugas hanya dapat diinterupsi oleh event hardware, bukan oleh tugas software lain

16.

Dalam konteks manajemen sumber daya pada RTOS, fenomena ketika tugas berprioritas tinggi terblokir untuk jangka waktu tak terduga oleh tugas berprioritas menengah, sementara tugas berprioritas rendah memegang sumber daya yang dibutuhkan, disebut apa?

a)

Starvasi (Starvation)

b)

Kebuntuan (Deadlock)

c)

Jitter

d)

Inversi Prioritas (Priority Inversion)

17.

Arsitektur Microkernel sering dipilih dalam aplikasi sistem tertanam yang mengutamakan keamanan dan ketahanan (robustness) karena

a)

Menghilangkan semua komunikasi antar-proses (IPC), sehingga eksekusi menjadi sangat cepat

b)

Memungkinkan semua layanan sistem (seperti driver perangkat) berjalan dalam ruang alamat kernel yang terlindungi

c)

Mendukung plug-and-play yang lebih baik untuk periferal yang tidak dikenal

d)

Sebagian besar layanan berjalan sebagai proses di ruang pengguna (user space), sehingga kegagalan satu layanan tidak akan merusak keseluruhan kernel

18.

Mengapa latensi interupsi (Interrupt Latency) menjadi metrik kinerja yang sangat penting untuk dievaluasi pada sebuah RTOS, terutama pada sistem Hard Real-Time?

a)

Karena ini menentukan seberapa cepat RTOS dapat melakukan switch konteks antar-tugas berprioritas rendah

b)

Karena latensi yang rendah akan memastikan semua data dapat disimpan di memori non-volatil

c)

Karena latensi interupsi yang tinggi akan mempercepat waktu booting OS

d)

Karena ia mengukur waktu tunda antara terjadinya event eksternal hingga eksekusi kode penanganan interupsi (ISR) dimulai

19.

Protokol komunikasi bus internal yang dikenal memiliki arsitektur Master-Slave yang efisien, hanya memerlukan dua jalur fisik (SCL dan SDA), dan cocok untuk perangkat berkecepatan rendah (seperti sensor atau EEPROM) adalah..

a)

SPI (Serial Peripheral Interface)

b)

UART (Universal Asynchronous Receiver-Transmitter)

c)

I²C (Inter-Integrated Circuit)

d)

CAN (Controller Area Network)

20.

Protokol jaringan lapisan aplikasi yang paling cocok untuk perangkat IoT yang memiliki bandwidth terbatas, daya baterai kecil, dan membutuhkan komunikasi yang ringan dengan model Publish/Subscribe adalah..

a)

MQTT (Message Queuing Telemetry Transport)

b)

HTTP/HTTPS (Hypertext Transfer Protocol)

c)

CoAP (Constrained Application Protocol)

d)

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)