Font size
WorksheetsHereditas pada Manusia
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Seorang anak laki-laki mengalami sindrom Down. Hasil analisis kromosom menunjukkan jumlah total kromosom 47. Kelainan ini disebabkan oleh...
Duplikasi gen pada kromosom X
Nondisjungsi kromosom nomor 21 saat pembentukan gamet
Mutasi titik pada gen pembentuk protein otot
Inversi pada kromosom nomor 15
Delesi gen pada kromosom 21
Seseorang dengan genotipe XXY mengalami ciri seperti dada membesar dan testis kecil. Berdasarkan hasil tersebut, orang tersebut menderita...
Sindrom Turner
Sindrom Edwards
Sindrom Klinefelter
Sindrom Jacob
Sindrom Down
Jika suatu keluarga memiliki silsilah dengan pola pewarisan hemofilia hanya terjadi pada anak laki-laki, namun tidak pada anak perempuan, maka dapat disimpulkan bahwa...
Hemofilia diwariskan secara autosomal dominan
Hemofilia diturunkan secara autosomal resesif
Hemofilia adalah kelainan gonosom resesif terkait kromosom X
Hemofilia adalah kelainan dominan kromosom Y
Hemofilia disebabkan oleh mutasi kromosom 21
Jika seorang wanita carrier buta warna menikah dengan pria normal, maka kemungkinan anak laki-laki yang buta warna adalah...
0%
25%
50%
75%
100%
Sindrom Turner terjadi karena individu memiliki kromosom seks...
XXY
XO
XYY
XXX
YO
Seorang anak mengalami trisomi 18 dengan ciri kelainan jantung dan kelainan bentuk tangan. Sindrom yang dialami anak tersebut adalah...
Down
Edwards
Patau
Turner
Jacob
Seorang pria normal menikah dengan wanita buta warna. Peluang mereka memiliki anak perempuan carrier adalah...
0%
25%
50%
75%
100%
Jika diketahui 10% pria di suatu populasi mengalami buta warna ( XnY ), berapakah frekuensi alel buta warna (q)?
0,01
0,05
0,1
0,3
0,9
Sindrom Jacob (XYY) umumnya tidak menimbulkan kelainan berat, tetapi cenderung menyebabkan...
Ketulian
Cacat jantung
Gangguan perilaku dan agresivitas
Kemandulan total
Rambut rontok
Seorang wanita normal memiliki ayah buta warna. Ia menikah dengan pria normal. Kemungkinan anak laki-lakinya buta warna adalah...
0%
25%
50%
75%
100%
Sindrom Patau disebabkan oleh trisomi kromosom nomor...
13
15
18
21
23
Seorang siswa membuat hipotesis bahwa peningkatan usia ibu meningkatkan risiko kelainan kromosom pada anak. Uji hipotesis tersebut paling tepat dilakukan dengan...
Studi laboratorium tentang mutasi gen
Survei terhadap usia ibu dan kejadian kelainan kromosom pada bayi
Eksperimen pada hewan percobaan dengan pemberian hormon
Tes genetik terhadap ayah
Analisis DNA bayi normal
Perhatikan data berikut: Ayah: normal Ibu: carrier hemofilia Anak laki-laki: ? Kemungkinan anak laki-laki normal dan anak laki-laki hemofilia berturut-turut adalah...
1 : 1
3 : 1
1 : 3
2 : 1
1 : 2
Jika seorang wanita carrier buta warna ( XNXn ) menikah dengan pria buta warna ( XnY ), maka kemungkinan lahir anak perempuan buta warna adalah...
0%
25%
50%
75%
100%
Seseorang dengan genotipe XYY menikah dengan wanita normal XX. Jika terjadi nondisjungsi pada sperma yang membawa dua kromosom Y, maka genotipe anak laki-laki yang dihasilkan kemungkinan...
XY
XYY
XYYY
XXY
XO
Dalam persilangan monohibrid antara tanaman berbatang tinggi (Tt) dengan tanaman berbatang pendek (tt), perbandingan fenotipe yang dihasilkan adalah...
1 tinggi : 1 pendek
3 tinggi : 1 pendek
Semua tinggi
Semua pendek
1 pendek : 3 tinggi
Jika pada persilangan dihibird antara tanaman berbunga merah bulat (RrBb) dengan berbunga putih keriput (rrbb) muncul perbandingan fenotipe 1:1:1:1, maka kesimpulannya adalah...
Terjadi pautan gen
Gen bebas bersegregasi
Gen R dan B terletak pada kromosom yang sama
Tidak terjadi pindah silang
Hukum II Mendel tidak berlaku
Jika gen A dan B mengalami pautan penuh, maka hasil persilangan antara AaBb × aabb adalah...
1:1:1:1
1:1
3:1
Semua seperti induk
Tidak bisa ditentukan
Tanaman berbiji bulat kuning (RRYY) disilangkan dengan berbiji keriput hijau (rryy). F1 semua bulat kuning, namun F2 memiliki rasio 9:3:3:1. Hal ini membuktikan bahwa...
Gen R dan Y terpaut
Gen R dan Y bebas bersegregasi
Gen R epistasis terhadap Y
Gen Y hipostasis terhadap R
Gen mengalami mutasi
Dalam kasus bunga mawar merah hasil persilangan bunga merah (RR) dan putih (rr) menghasilkan F1 merah muda (Rr). Pola pewarisan tersebut menunjukkan...
Dominansi penuh
Intermediet
Kodominansi
Epistasis
Poligen
Pada manusia, golongan darah AB merupakan contoh dari...
Dominansi penuh
Intermediet
Kodominansi
Epistasis
Hipostasis
Seorang siswa ingin membuktikan hukum segregasi Mendel. Ia menyilangkan kacang ercis galur murni berbunga ungu (UU) dengan putih (uu). Untuk membuktikan hukum Mendel I, siswa harus...
Menyilangkan F1 × F1 dan mengamati F2
Menyilangkan F1 dengan induk resesif
Mengamati warna bunga F1 saja
Menyilangkan F2 dengan induk dominan
Mengamati F2 dengan genotipe heterozigot
Seorang peneliti menemukan bahwa persilangan dua tanaman berbuah merah menghasilkan F2 dengan rasio 9 merah : 7 putih. Pola ini termasuk jenis...
Kodominansi
Epistasis resesif
Epistasis dominan ganda
Epistasis resesif ganda (komplementer)
Poligen
Perhatikan pernyataan berikut: 1. Rasio F2 9:3:3:1 2. Adanya gen yang menutupi gen lain 3. Fenotipe F1 berbeda dari kedua induknya 4. Alel dominan dan resesif memisah secara bebas Pernyataan yang menunjukkan penyimpangan hukum Mendel adalah...
1 dan 4
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 3
Dalam suatu percobaan, gen A dan B menentukan warna bulu ayam: • A_B_ = hitam • A_bb = biru • aaB_ = putih • aabb = putih Jika F1 semuanya hitam dan F2 menunjukkan rasio 9 hitam : 3 biru : 4 putih, maka pola pewarisan yang terjadi adalah...
Epistasis dominan
Epistasis resesif
Epistasis dominan ganda
Hipostasis
Poligen
Seorang siswa mencampurkan enzim katalase dari hati dengan larutan H2O2 dalam dua kondisi: • Tabung A: suhu 37°C • Tabung B: suhu 80°C Hasilnya, tabung A menghasilkan banyak gelembung, sedangkan tabung B tidak. Kesimpulan yang paling tepat adalah...
Enzim katalase bekerja lebih baik pada suhu tinggi
Enzim katalase terdenaturasi pada suhu tinggi
H2O2 rusak karena pemanasan
Aktivitas enzim tidak dipengaruhi suhu
Enzim hanya aktif pada suhu dingin
Dalam sel, proses glikolisis menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Namun, sebagian besar energi kimia glukosa belum digunakan sepenuhnya. Berdasarkan hal tersebut, pernyataan yang paling tepat adalah...
Glikolisis adalah tahap paling efisien dari respirasi
Energi terbesar tersimpan dalam asam piruvat hasil glikolisis
ATP dihasilkan hanya dalam tahap dekarboksilasi
Semua energi glukosa diubah menjadi panas
Glikolisis tidak membutuhkan enzim
Seorang ilmuwan ingin meningkatkan hasil produksi glukosa pada tanaman. Ia berencana menambah intensitas cahaya dan kadar CO2 di lingkungan tanaman tersebut. Prediksi hasil percobaan yang paling logis adalah...
Fotosintesis menurun karena stomata menutup
Laju anabolisme meningkat sampai batas tertentu
Proses katabolisme meningkat
Enzim Rubisco menjadi tidak aktif
Tidak ada perubahan pada laju fotosintesis
Seorang siswa menambahkan asam ke dalam campuran reaksi enzimatik dan menemukan bahwa aktivitas enzim menurun drastis. Hal ini disebabkan oleh...
Asam meningkatkan suhu reaksi
Asam mengubah struktur aktif enzim
Asam berfungsi sebagai substrat pengganti
Enzim memerlukan pH rendah untuk aktif
Asam mempercepat pembentukan kompleks enzim–substrat
Jika dalam suatu percobaan respirasi, suplai oksigen diputus tetapi glikolisis tetap berlangsung, maka sel akan menghasilkan energi dengan cara...
Fermentasi yang menghasilkan ATP sedikit
Siklus Krebs tanpa oksigen
Rantai transpor elektron yang lebih cepat
Fotosintesis untuk menggantikan respirasi
Mengubah NADH menjadi CO2 dan H2O
Seorang siswa melakukan percobaan terhadap dua tanaman kacang hijau yang ditanam pada kondisi berbeda: Tanaman A diletakkan di tempat terang; Tanaman B diletakkan di tempat gelap. Setelah 5 hari, tinggi tanaman B lebih besar daripada A, tetapi warna daunnya pucat dan batangnya lemah. Berdasarkan data tersebut, pilih semua pernyataan yang benar.
Pertumbuhan tanaman B lebih cepat karena energi dari cahaya lebih besar
Tanaman B mengalami etiolasi akibat kekurangan cahaya
Pertumbuhan tanaman A lebih lambat karena terjadi fotosintesis
Pertumbuhan tanaman B tidak efisien secara fisiologis
Tanaman B mengalami fototropisme positif
Perhatikan faktor-faktor berikut: 1) Suhu 2) Air 3) Genetik 4) Hormon 5) Nutrisi. Jika dilakukan percobaan pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan, pilih semua variabel yang dapat dimanipulasi langsung.
Suhu
Air
Genetik
Hormon
Nutrisi
Sebuah biji tanaman disimpan di tempat lembap dan hangat. Setelah beberapa hari biji membengkak, kulit biji pecah, dan radikula keluar. Tahapan tersebut menunjukkan bahwa pilih semua pernyataan yang benar.
Air berperan dalam aktivasi enzim
Proses respirasi aerob meningkat
Tahap tersebut disebut imbibisi
Tahapan ini merupakan bagian dari perkecambahan
Fotosintesis sudah berlangsung aktif
Seorang peneliti memberikan hormon sintetik giberelin pada tanaman kerdil. Setelah beberapa hari, tanaman menunjukkan peningkatan tinggi batang yang signifikan. Hasil percobaan tersebut menunjukkan bahwa: 1. Giberelin berperan dalam pemanjangan sel batang. 2. Tanaman kerdil disebabkan oleh mutasi genetik penghambat giberelin. 3. Tanaman kerdil tidak memiliki gen penghasil auksin. 4. Auksin dan giberelin dapat berinteraksi dalam proses pertumbuhan. 5. Tanaman tersebut mengalami pertumbuhan primer. Pernyataan yang benar adalah
1, 2, dan 4
2, 3, dan 4
1, 4, dan 5
1, 2, 4, dan 5
2, 3, 4, dan 5
Perhatikan data hasil percobaan berikut: Empat kelompok tanaman diberi perlakuan berbeda. Tabel: Kelompok dan perlakuan—A: tanpa hormon; B: diberi auksin; C: diberi sitokinin; D: diberi auksin + sitokinin. Rata-rata tinggi (cm)—A: 8; B: 14; C: 9; D: 18. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa: 1. Auksin berperan dalam pemanjangan batang. 2. Sitokinin mempercepat pembelahan sel. 3. Kombinasi auksin dan sitokinin bersifat sinergis. 4. Sitokinin menghambat kerja auksin. 5. Tanaman tanpa hormon tumbuh paling lambat. Pernyataan yang benar adalah
1, 2, 3, dan 5
1, 2, dan 4
2, 3, dan 4
1, 3, 4, dan 5
1, 2, 4, dan 5
Perhatikan pernyataan berikut tentang enzim: 1. Enzim bekerja dengan cara menurunkan energi aktivasi reaksi. 2. Enzim bersifat spesifik terhadap substratnya. 3. Enzim tidak berubah setelah reaksi berlangsung. 4. Enzim mempercepat reaksi dengan cara meningkatkan energi aktivasi. 5. Enzim dapat rusak akibat suhu tinggi. Pernyataan yang benar tentang sifat enzim adalah
1, 2, dan 3
1, 2, dan 5
2, 3, dan 5
1, 3, dan 4
1, 2, 3, dan 5
Perhatikan proses berikut: 1. Reaksi terang menghasilkan ATP dan NADPH. 2. Reaksi gelap menggunakan ATP dan NADPH untuk mengikat CO2. 3. Reaksi terang terjadi di stroma kloroplas. 4. Reaksi gelap terjadi di grana kloroplas. 5. Proses anabolisme menghasilkan glukosa dari senyawa sederhana. Pernyataan yang benar tentang fotosintesis adalah ....
1, 2, dan 5
1, 3, dan 5
2, 3, dan 4
1, 2, 3, dan 5
1, 2, 4, dan 5
Perhatikan tahapan respirasi sel berikut: 1. Glikolisis 2. Dekarboksilasi oksidatif 3. Siklus Krebs 4. Transport elektron 5. Fermentasi Urutan proses katabolisme glukosa secara aerob yang benar adalah ....
1 → 2 → 3 → 4
1 → 3 → 2 → 4
1 → 2 → 4 → 3
2 → 1 → 3 → 4
1 → 5 → 3 → 4
Seorang siswa melakukan percobaan dengan dua tabung berisi larutan glukosa: • Tabung A: diberi ragi dan dibiarkan terbuka (ada O2). • Tabung B: diberi ragi dan ditutup rapat (tanpa O2). Setelah beberapa jam, tabung B menghasilkan gas dan berbau alkohol, sedangkan tabung A tidak. Dari percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa .... 1. Ragi pada tabung B melakukan respirasi aerob. 2. Proses di tabung B menghasilkan energi lebih sedikit daripada tabung A. 3. Proses di tabung B menghasilkan etanol dan CO2. 4. Proses di tabung A menghasilkan H2O dan CO2. 5. Respirasi aerob lebih efisien dibanding anaerob. Pernyataan yang benar adalah ....
2, 3, dan 4
1, 3, dan 5
2, 3, 4, dan 5
1, 2, dan 3
2, 4, dan 5
Perhatikan tahapan sintesis protein berikut: 1. Translasi 2. Transkripsi 3. Pembentukan rantai polipeptida 4. Pembentukan mRNA dari DNA 5. Aktivasi asam amino oleh tRNA Urutan proses yang benar dalam sintesis protein adalah ....
1 → 2 → 4 → 3 → 5
2 → 4 → 1 → 3 → 5
2 → 4 → 5 → 1 → 3
4 → 2 → 5 → 3 → 1
2 → 4 → 1 → 5 → 3
