WorksheetsSAS GANJIL KELAS XI AKUNTANSI
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Pilihlah semua jawaban yang benar untuk setiap pernyataan. 1. Akun-akun berikut yang termasuk akun riil dan tidak memerlukan Jurnal Penyesuaian (AJP) adalah:
Beban Gaji
Kas
Utang Usaha
Pendapatan Jasa
Peralatan
Pilihlah semua jawaban yang benar untuk setiap pernyataan. 2. Manakah dari transaksi berikut yang akan memengaruhi akun Utang Usaha?
Menerima pembayaran di muka dari pelanggan
Membeli perlengkapan kantor secara kredit
Melunasi utang bank
Membayar beban iklan bulanan
Menerima tagihan listrik yang belum dibayar
Ketika mencatat transaksi dalam Jurnal Umum, aturan pendebitan yang benar berlaku untuk akun:
Beban (Bertambah)
Utang (Berkurang)
Modal (Bertambah)
Piutang Usaha (Bertambah)
Kas (Berkurang)
Pilihlah semua jawaban yang benar untuk setiap pernyataan. 4. Buku besar memiliki peran penting dalam siklus akuntansi, diantaranya adalah:
Sumber utama untuk menyusun Laporan Laba Rugi dan Neraca
Mencatat semua transaksi secara kronologis
Mengelompokkan transaksi yang sejenis
Menyediakan informasi saldo akhir setiap akun
Menghitung laba bersih secara langsung
Pilihlah semua jawaban yang benar untuk setiap pernyataan. 5. Pendapatan yang harus diakui di akhir periode melalui Jurnal Penyesuaian adalah:
Gaji yang sudah menjadi beban tapi belum dibayar (Utang Gaji)
Pendapatan yang sudah diselesaikan tetapi belum ditagih (Piutang Pendapatan / Pendapatan Akrual)
Perlengkapan yang sudah terpakai
Pendapatan yang awalnya dicatat sebagai Utang (Pendapatan Diterima Dimuka, dicatat dengan pendekatan Utang)
Penyusutan atas Peralatan
Transaksi pembelian peralatan secara kredit akan dicatat dalam jurnal umum dengan:
Kas (D), Peralatan (K)
Peralatan (D), Kas (K)
Peralatan (D), Utang Usaha (K)
Utang Usaha (D), Peralatan (K)
Beban Peralatan (D), Kas (K)
Pada tanggal 5 Mei, perusahaan "Jasa Cepat" membeli perlengkapan kantor seharga Rp 1.500.000 secara kredit. Pencatatan jurnal umum yang benar adalah...
(D) Kas Rp 1.500.000, (K) Perlengkapan Rp 1.500.000
(D) Perlengkapan Rp 1.500.000, (K) Utang Usaha Rp 1.500.000
(D) Perlengkapan Rp 1.500.000, (K) Kas Rp 1.500.000
(D) Utang Usaha Rp 1.500.000, (K) Perlengkapan Rp 1.500.000
(D) Beban Perlengkapan Rp 1.500.000, (K) Utang Usaha Rp 1.500.000
Jika perusahaan melunasi utang usaha sebesar Rp 5.000.000, maka dalam buku besar akun Kas akan dicatat di sisi:
Debit sebesar Rp 5.000.000
Kredit sebesar Rp 5.000.000
Debit sebesar Rp 10.000.000
Kredit sebesar Rp 2.500.000
Tidak memengaruhi akun Kas
Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) dibuat dengan tujuan utama untuk:
Mencatat semua transaksi yang terjadi
Menghitung laba bersih perusahaan
Menetapkan saldo akun riil dan nominal sesuai kondisi aktual
Menutup semua akun nominal
Mempersiapkan laporan arus kas
Akun yang saldonya akan diakui sebagai Beban pada akhir periode melalui penyesuaian untuk pemakaiannya adalah:
Kas
Piutang Usaha
Sewa Dibayar Dimuka
Modal
Pendapatan
Pada tanggal 31 Desember, diketahui perlengkapan yang tersisa di gudang senilai Rp 800.000. Saldo awal akun Perlengkapan (sebelum penyesuaian) adalah Rp 2.500.000. Jurnal penyesuaian yang tepat adalah:
Perlengkapan (D) Rp 1.700.000, Beban Perlengkapan (K) Rp 1.700.000
Beban Perlengkapan (D) Rp 800.000, Perlengkapan (K) Rp 800.000
Beban Perlengkapan (D) Rp 1.700.000, Perlengkapan (K) Rp 1.700.000
Perlengkapan (D) Rp 2.500.000, Beban Perlengkapan (K) Rp 2.500.000
Beban Perlengkapan (D) Rp 2.500.000, Perlengkapan (K) Rp 2.500.000
Pencatatan utang usaha dalam jurnal umum, yang disebabkan oleh pembelian barang dagang secara kredit, akan dicatat di sisi:
Debit
Kredit
Sisi yang sama dengan Kas
Sisi yang sama dengan Piutang Usaha
Sesuai jenis barang dagang
Akun Akumulasi Penyusutan Peralatan memiliki saldo normal:
Debit
Kredit
Sesuai dengan Peralatan
Sesuai dengan Beban Penyusutan
Debit jika aset bertambah
Perusahaan menerima pembayaran atas jasa yang telah diberikan sebesar Rp 3.000.000. Jurnal umum yang benar adalah:
Piutang Usaha (D) Rp 3.000.000, Pendapatan Jasa (K) Rp 3.000.000
Kas (D) Rp 3.000.000, Piutang Usaha (K) Rp 3.000.000
Kas (D) Rp 3.000.000, Pendapatan Jasa (K) Rp 3.000.000
Beban Gaji (D) Rp 3.000.000, Kas (K) Rp 3.000.000
Pendapatan Diterima Dimuka (D) Rp 3.000.000, Kas (K) Rp 3.000.000
Jika saldo Utang Usaha di Buku Besar adalah Rp 12.000.000 (Kredit), dan terjadi pelunasan utang sebesar Rp 5.000.000, maka saldo Utang Usaha setelah pelunasan adalah:
Rp 17.000.000 (Kredit)
Rp 7.000.000 (Debit)
Rp 7.000.000 (Kredit)
Rp 5.000.000 (Debit)
Rp 12.000.000 (Kredit)
Pembelian perlengkapan kantor secara tunai sebesar Rp 600.000 dicatat dalam jurnal umum dengan mendebit akun:
Kas
Utang Usaha
Beban Perlengkapan
Perlengkapan
Modal
Sewa dibayar pada tanggal 1 September 2025 untuk 1 tahun sebesar Rp 24.000.000. Jurnal penyesuaian per 31 Desember 2025 jika dicatat sebagai Harta (Sewa Dibayar Dimuka) adalah:
Beban Sewa (D) Rp 16.000.000, Sewa Dibayar Dimuka (K) Rp 16.000.000
Beban Sewa (D) Rp 8.000.000, Kas (K) Rp 8.000.000
Beban Sewa (D) Rp 24.000.000, Sewa Dibayar Dimuka (K) Rp 24.000.000
Beban Sewa (D) Rp 8.000.000, Sewa Dibayar Dimuka (K) Rp 8.000.000
Sewa Dibayar Dimuka (D) Rp 8.000.000, Beban Sewa (K) Rp 8.000.000
Pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum diterima pembayarannya dicatat sebagai:
Kas
Utang Usaha
Piutang Usaha
Pendapatan Diterima Dimuka
Beban
Pencatatan pengakuan beban gaji yang masih harus dibayar (Gaji terutang) sebesar Rp 4.000.000 pada akhir periode adalah:
Kas (D) Rp 4.000.000, Utang Gaji (K) Rp 4.000.000
Beban Gaji (D) Rp 4.000.000, Kas (K) Rp 4.000.000
Utang Gaji (D) Rp 4.000.000, Kas (K) Rp 4.000.000
Beban Gaji (D) Rp 4.000.000, Utang Gaji (K) Rp 4.000.000
Beban Gaji (D) Rp 4.000.000, Piutang Usaha (K) Rp 4.000.000
Dalam buku besar bentuk T, kolom yang terletak di sisi kiri menunjukkan:
Sisi Kredit
Sisi Saldo
Sisi Debet
Sisi Keterangan
Sisi Nomor Akun
Saldo normal akun Utang Usaha akan bertambah jika dicatat di sisi:
Debit
Kredit
Sisi yang sama dengan Beban
Sesuai transaksi
Tidak pernah bertambah
Amortisasi atau alokasi biaya perolehan aset tetap yang memiliki umur ekonomis lebih dari satu periode akuntansi disebut:
Depresiasi/Penyusutan
Deplesi
Amortisasi
Beban
Penyesuaian
Saldo awal Piutang Usaha adalah Rp 15.000.000 (D). Selama bulan berjalan, terjadi penjualan kredit Rp 8.000.000 dan penerimaan pelunasan Rp 6.000.000. Saldo akhir Piutang Usaha adalah:
Rp 17.000.000 (D)
Rp 21.000.000 (D)
Rp 13.000.000 (D)
Rp 7.000.000 (D)
Rp 19.000.000 (D)
Jika perusahaan menerima uang muka atas jasa yang baru akan diselesaikan bulan depan, maka akun yang dikredit adalah:
Pendapatan Jasa
Kas
Piutang Usaha
Pendapatan Diterima Dimuka
Utang Usaha
Perusahaan membayar premi asuransi Rp 12.000.000 untuk 1 tahun dan dicatat sebagai Beban Asuransi. Pada akhir periode, 3 bulan asuransi telah terpakai. Jurnal penyesuaian yang tepat adalah:
Beban Asuransi (D) Rp 9.000.000, Asuransi Dibayar Dimuka (K) Rp 9.000.000
Asuransi Dibayar Dimuka (D) Rp 9.000.000, Beban Asuransi (K) Rp 9.000.000
Beban Asuransi (D) Rp 3.000.000, Kas (K) Rp 3.000.000
Asuransi Dibayar Dimuka (D) Rp 3.000.000, Beban Asuransi (K) Rp 3.000.000
Asuransi Dibayar Dimuka (D) Rp 12.000.000, Beban Asuransi (K) Rp 12.000.000
Pada buku besar, kolom referensi (Ref) berfungsi untuk mencatat:
Nomor urut transaksi
Nomor halaman jurnal umum asal pemostingan
Tanggal transaksi
Keterangan transaksi
Saldo akun
Piutang usaha perusahaan bertambah karena:
Menerima pelunasan piutang
Perusahaan membayar utang
Penjualan jasa/barang secara tunai
Penjualan jasa/barang secara kredit
Pemilik mengambil uang untuk keperluan pribadi
Pencatatan transaksi pelunasan piutang oleh pelanggan sebesar Rp 2.000.000 adalah:
Piutang Usaha (D) Rp 2.000.000, Kas (K) Rp 2.000.000
Utang Usaha (D) Rp 2.000.000, Kas (K) Rp 2.000.000
Kas (D) Rp 2.000.000, Piutang Usaha (K) Rp 2.000.000
Kas (D) Rp 2.000.000, Pendapatan Jasa (K) Rp 2.000.000
Kas (D) Rp 2.000.000, Utang Usaha (K) Rp 2.000.000
Jika sebuah perusahaan dagang membeli barang dagang secara kredit, maka akun yang dikre dit adalah:
Utang Usaha
Piutang Usaha
Kas
Pembelian
Pendapatan Diterima Dimuka
Jika perusahaan melakukan penyusutan aset tetap sebesar Rp 10.000.000, maka jurnal yang tepat untuk mencatat penyusutan tersebut adalah:
Beban Penyusutan (D) Rp 10.000.000, Akumulasi Penyusutan (K) Rp 10.000.000
Akumulasi Penyusutan (D) Rp 10.000.000, Beban Penyusutan (K) Rp 10.000.000
Akumulasi Penyusutan (D) Rp 10.000.000, Kas (K) Rp 10.000.000
Kas (D) Rp 10.000.000, Akumulasi Penyusutan (K) Rp 10.000.000
Beban Penyusutan (D) Rp 10.000.000, Kas (K) Rp 10.000.000
