wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hukum Administrasi Kebidanan – Latihan Soal

Total questions: 14

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu ruang lingkup hukum administrasi kebidanan adalah…

a)

Kode etik kebidanan

b)

Perbuatan melawan hukum dan ganti rugi

c)

Perizinan praktik bidan dan STR

d)

Pelanggaran pidana dalam pelayanan

2.

Seorang bidan memberikan obat untuk menggugurkan kandungan pada remaja 17 tahun tanpa indikasi medis dan tanpa supervisi dokter. Tindakan bidan ini termasuk pelanggaran…

a)

Hukum Administratif

b)

Hukum Etik

c)

Hukum Pidana

d)

Hukum Perdata

3.

Bidan yang tetap membuka praktik setelah SIPB (Surat Izin Praktik Bidan) habis masa berlakunya melanggar…

a)

Hukum Perdata

b)

Hukum Administratif

c)

Hukum Etik

d)

Hukum Kesehatan

4.

Yang termasuk contoh peraturan terkait hukum administrasi kebidanan adalah…

a)

KUHP tentang tindak kejahatan

b)

Kode Etik IBI

c)

Undang-Undang Kesehatan dan Permenkes tentang Izin Praktik Bidan

d)

Aturan adat istiadat setempat

5.

Bidan meninggalkan pasien yang sedang dalam proses persalinan tanpa pengawasan hingga bayi mengalami asfiksia berat. Jika terbukti lalai dan menyebabkan cedera serius, maka bidan dapat dikenai…

a)

Sanksi etik saja

b)

Sanksi pidana karena kelalaian

c)

Sanksi administrasi karena tidak mematuhi SOP

d)

Sanksi adat

6.

Salah satu tujuan hukum administrasi kebidanan adalah…

a)

Mengatur sanksi pidana kepada bidan

b)

Menentukan hubungan perdata antara bidan dan pasien

c)

Menjamin legalitas praktik dan mutu pelayanan kebidanan

d)

Menetapkan norma adat dalam pelayanan kebidanan

7.

Sanksi yang dapat diberikan pada bidan yang melanggar administrasi, seperti tidak memperbarui STR, biasanya berupa…

a)

Penjara

b)

Ganti rugi

c)

Peringatan tertulis, pembekuan, atau pencabutan izin

d)

Tuntutan adat

8.

Seorang bidan mengubah catatan rekam medis untuk menutupi kesalahan dalam tindakan persalinan. Perbuatan ini termasuk tindak pidana karena…

a)

Tergolong wanprestasi

b)

Termasuk pemalsuan dokumen

c)

Merupakan pelanggaran standar fasilitas

d)

Hanya pelanggaran etik

9.

Seorang bidan memberikan anestesi umum kepada pasien untuk tindakan episiotomi tanpa kehadiran dokter dan tanpa kompetensi. Tindakan ini dapat dikategorikan sebagai tindak pidana karena…

a)

Tidak melibatkan keluarga

b)

Melakukan tindakan medis di luar kewenangan

c)

Tidak mengisi rekam medis

d)

Tidak memberikan edukasi

10.

Seorang ibu hamil dengan perdarahan datang ke klinik bidan, namun bidan menolak memberikan pertolongan tanpa alasan jelas. Ibu tersebut mengalami komplikasi serius. Tindakan bidan ini merupakan tindak pidana karena…

a)

Merupakan pelanggaran perdata

b)

Termasuk tindakan diskriminatif biasa

c)

Masuk kategori menelantarkan pasien dalam keadaan darurat

d)

Hanya pelanggaran etik yang ringan

11.

Seorang bidan berjanji akan melakukan kunjungan nifas 3 kali, namun hanya datang 1 kali sehingga kondisi ibu terlambat ditangani. Keluarga menuntut karena janji layanan tidak dipenuhi. Tuntutan ini termasuk kategori…

a)

Tidak memenuhi janji

b)

Tindak pidana

c)

Pelanggaran disiplin

d)

Pelanggaran administrasi

12.

Bidan melakukan tindakan episiotomi tanpa persetujuan atau informed consent dari ibu. Akibatnya ibu mengalami nyeri berat dan trauma. Keluarga menggugat ganti rugi. Gugatan ini masuk dalam hukum perdata karena…

a)

Termasuk perbuatan melawan hukum

b)

Termasuk tindak kriminal kekerasan

c)

Merupakan pelanggaran standar fasilitas

d)

Hanya pelanggaran etik

13.

Bidan lupa memeriksa tekanan darah ibu hamil meski ibu mengeluh pusing. Beberapa jam kemudian ibu mengalami komplikasi preeklampsia berat. Keluarga menuntut kompensasi kerugian. Tindakan bidan ini termasuk gugatan perdata karena…

a)

Ada pelanggaran pidana

b)

Kelalaian menyebabkan kerugian (negligence)

c)

Terjadi pelanggaran etik

d)

Ada pelanggaran administrasi

14.

Klinik bersalin menawarkan paket persalinan aman termasuk pemeriksaan USG 3 kali. Namun ternyata bidan hanya melakukan USG satu kali sehingga keluarga menuntut pengembalian uang. Kasus ini termasuk hukum perdata karena berkaitan dengan…

a)

Pelanggaran kode etik

b)

Pelanggaran kontrak/perjanjian

c)

Pelanggaran pidana

d)

Pelanggaran kewenangan