NEW
Font size
WorksheetsASSEMENT MATERI JALAN CEPAT DAN TOLAK PELURU
Total questions: 11
Worksheet time: 6mins
Apa perbedaan mendasar antara teknik "jalan" dalam Jalan Cepat dengan berjalan kaki biasa, khususnya terkait aturan kontak kaki dengan tanah dan posisi kaki tumpu saat melewati posisi vertikal?
Jalan Cepat mengharuskan kontak kaki dengan tanah selalu terjaga dan kaki tumpu lurus saat melewati posisi vertikal, sedangkan berjalan biasa tidak memiliki aturan tersebut.
Jalan Cepat memperbolehkan kedua kaki terangkat dari tanah secara bersamaan, sedangkan berjalan biasa tidak.
Jalan Cepat mengharuskan lutut selalu ditekuk saat melewati posisi vertikal, sedangkan berjalan biasa tidak.
Jalan Cepat dan berjalan biasa sama-sama mengharuskan kaki tumpu ditekuk saat melewati posisi vertikal.
Analisis Dampak Gerakan:
Bagaimana posisi dan ayunan lengan yang benar dalam Jalan Cepat dapat memengaruhi efisiensi langkah, kecepatan, dan keseimbangan atlet? Jika seorang atlet sering mengayunkan lengan terlalu menyalin, latihan spesifik apa yang dapat dilakukan untuk mengoreksi kesalahan tersebut?
Melatih ayunan lengan dengan menjaga siku pada sudut 90 derajat dan tidak menyalin di depan tubuh.
Melatih ayunan lengan dengan mengayunkan lengan lurus ke depan dan belakang tanpa memperhatikan sudut siku.
Melatih ayunan lengan dengan membiarkan lengan menyalin di depan tubuh untuk meningkatkan kecepatan.
Melatih ayunan lengan dengan menekuk siku kurang dari 45 derajat saat berjalan cepat.
Strategi lomba Jalan Cepat 5000 meter terbagi menjadi tiga fase utama: Start Awal (10%), Fase Tengah (80%), dan Fase Akhir/Sprint (10%). Apa fokus teknis dan target pacing yang tepat untuk setiap fase agar atlet mencapai performa optimal dan menghindari kelelahan dini?
Start Awal: fokus pada teknik dan kecepatan stabil; Fase Tengah: menjaga ritme dan efisiensi; Fase Akhir/Sprint: meningkatkan kecepatan secara maksimal.
Start Awal: sprint penuh; Fase Tengah: berjalan santai; Fase Akhir/Sprint: memperlambat kecepatan.
Start Awal: berjalan lambat; Fase Tengah: sprint; Fase Akhir/Sprint: istirahat.
Start Awal: teknik diabaikan; Fase Tengah: kecepatan menurun; Fase Akhir/Sprint: tetap lambat.
Evaluasi Masalah Teknis: Manakah dua kesalahan teknis umum pada gerakan kaki/panggul yang kemungkinan besar menjadi penyebab rasa sakit di sekitar lutut pada atlet Jalan Cepat setelah latihan intensif?
Overstriding dan rotasi panggul yang berlebihan
Postur tubuh terlalu tegak dan ayunan lengan yang minim
Langkah terlalu pendek dan pendaratan kaki di tumit
Gerakan kepala yang berlebihan dan pandangan ke bawah
Mengapa rotasi panggul (pelvic roll) dianggap sebagai kunci utama dalam menghasilkan kecepatan tinggi pada Jalan Cepat, dibandingkan hanya mengandalkan panjang langkah?
Karena rotasi panggul memungkinkan langkah menjadi lebih efisien dan meningkatkan kecepatan tanpa melanggar aturan teknik Jalan Cepat.
Karena panjang langkah lebih penting daripada teknik rotasi panggul dalam meningkatkan kecepatan.
Karena rotasi panggul hanya berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh, bukan meningkatkan kecepatan.
Karena rotasi panggul dapat menyebabkan cedera sehingga tidak dianjurkan dalam Jalan Cepat.
Perbandingan dua teknik dasar Tolak Peluru, Gaya Meluncur (O'Brien/Glide) dan Gaya Berputar (Rotasi/Spin), terutama terletak pada cara menghasilkan momentum dan transfer energi dari kaki ke peluru. Mengapa Gaya Berputar semakin populer di kalangan atlet elit modern?
Karena Gaya Berputar memungkinkan transfer energi yang lebih besar dan menghasilkan kecepatan awal peluru yang lebih tinggi.
Karena Gaya Meluncur lebih mudah dipelajari dan digunakan oleh pemula.
Karena Gaya Berputar membutuhkan ruang yang lebih kecil dibandingkan Gaya Meluncur.
Karena Gaya Meluncur menghasilkan kecepatan awal peluru yang lebih tinggi daripada Gaya Berputar.
Analisis Biomekanika Sudut Lepas: Sudut lepas (angle of release) adalah faktor krusial dalam keberhasilan Tolak Peluru. Faktor apa yang paling mempengaruhi keberhasilan Tolak Peluru menurut analisis biomekanika?
Sudut lepas (angle of release)
Kecepatan angin
Jenis sepatu
Warna lapangan
Secara teoritis, berapakah sudut lepas optimal untuk mencapai jarak terjauh dalam Tolak Peluru, dan mengapa atlet elit sering memilih sudut lepas yang sedikit lebih rendah daripada nilai teoritis tersebut?
45 derajat; karena faktor biomekanik dan kenyamanan atlet membuat sudut yang lebih rendah lebih efektif dalam praktik.
60 derajat; karena sudut yang lebih tinggi memberikan kecepatan awal yang lebih besar.
30 derajat; karena sudut yang lebih rendah selalu menghasilkan jarak terjauh.
90 derajat; karena sudut vertikal memberikan jarak maksimum.
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh program latihan spesifik selama empat minggu untuk meningkatkan daya ledak kaki dan pinggul pada teknik Tolak Peluru?
Plyometric squat, lunge jump, dan hip thrust
Jogging santai, stretching statis, dan yoga
Latihan kardio, renang, dan pilates
Push up, sit up, dan plank
Dalam Tolak Peluru Gaya Berputar, peran penting anggota tubuh yang 'kurang aktif' atau 'tertinggal' (seperti kaki belakang dan lengan non-penolak) adalah:
Menjaga keseimbangan, menciptakan torsi, dan memastikan transfer energi yang efisien.
Mengurangi kecepatan putaran tubuh agar peluru tidak terlalu jauh.
Menghambat gerakan lengan penolak agar lebih stabil.
Mengalihkan fokus energi ke bagian tubuh yang lebih aktif.
Kritiklah pernyataan berikut berdasarkan prinsip-prinsip biomekanika Tolak Peluru: "Seorang pelatih pemula menyarankan atletnya untuk hanya berfokus pada kekuatan dorongan lengan dan bahu agar Tolak Peluru mencapai jarak maksimum." Bagian tubuh mana yang seharusnya menjadi fokus utama untuk menghasilkan kecepatan dorongan terbesar dalam rantai kinetik gerakan menolak peluru?
Kaki dan pinggul sebagai penghasil gaya utama sebelum diteruskan ke tubuh atas
Lengan dan bahu sebagai satu-satunya penghasil gaya dorong
Punggung dan leher sebagai penghasil gaya utama
Jari-jari tangan sebagai penghasil gaya terbesar sejak awal gerakan
