wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung (PERKI 2023)

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu tanda spesifik gagal jantung adalah:

a)

Batuk di malam hari

b)

Peningkatan tekanan vena jugularis

c)

Depresi

d)

Oliguria

2.

Seorang pasien menunjukkan suara jantung S3 (irama gallop) dan apes jantung bergeser ke lateral. Berdasarkan tabel, tanda ini termasuk dalam kategori:

a)

Tipikal

b)

Spesifik

c)

Kurang tipikal

d)

Kurang spesifik

3.

Peningkatan kadar peptida natriuretik dapat digunakan sebagai bukti objektif gagal jantung karena:

a)

Peptida natriuretik hanya meningkat pada penyakit ginjal

b)

Peningkatan peptida natriuretik menunjukkan adanya stres pada jantung akibat kongesti

c)

Peptida natriuretik menurunkan tekanan darah secara langsung

d)

Peptida natriuretik menyebabkan edema perifer

4.

Berdasarkan kriteria, berapakah nilai FEVKI pada pasien dengan HFrEF?

a)

FEVKI ≤40%

b)

FEVKI ≥41%

c)

FEVKI ≥50%

d)

FEVKI <30%

5.

Jelaskan perbedaan utama antara HFpEF dan HFmrEF dalam klasifikasi gagal jantung berdasarkan FEVKI.

a)

HFpEF memiliki FEVKI ≥50%, sedangkan HFmrEF memiliki FEVKI 41-49%

b)

HFpEF memiliki FEVKI ≤40%, sedangkan HFmrEF memiliki FEVKI ≥50%

c)

HFpEF memiliki FEVKI 41-49%, sedangkan HFmrEF memiliki FEVKI ≤40%

d)

HFpEF dan HFmrEF memiliki kriteria yang sama

6.

Apa yang dimaksud dengan LBBB dalam konteks abnormalitas EKG?

a)

Left Bundle Branch Block

b)

Left Blood Brain Barrier

c)

Low Blood Base Balance

d)

Long Base Block

7.

Bagaimana abnormalitas EKG berperan dalam diagnosis gagal jantung?

a)

Memiliki nilai prediktif yang besar

b)

Memiliki nilai prediktif yang kecil

c)

Tidak berpengaruh sama sekali

d)

Selalu menentukan diagnosis pasti

8.

Seorang pasien dengan infark miokard kemungkinan besar akan menunjukkan abnormalitas EKG berupa:

a)

Gelombang Q

b)

Sinus takikardia

c)

Mikrovaskular

d)

Hipertrofi ventrikel kiri

9.

Apa penyebab utama terjadinya kardiomegali yang dapat dideteksi melalui foto toraks?

a)

Dilatasi ventrikel kiri, ventrikel kanan, atrium, efusi perikard

b)

Emboli paru atau emfisema

c)

Peningkatan tekanan limfatik

d)

Pneumonia sekunder akibat kongesti paru

10.

Bagaimana kadar plasma peptida natriuretik (NP) berubah sebagai respons terhadap peningkatan tekanan dinding ventrikel?

a)

Meningkat

b)

Menurun

c)

Tetap sama

d)

Tidak terdeteksi

11.

Jika ditemukan efusi pleura bilateral pada foto toraks, apa kemungkinan penyebab utamanya?

a)

Gagal jantung

b)

Emboli paru

c)

Penyakit sistemik

d)

Peningkatan tekanan limfatik

12.

Pada tabel 3.6, berapakah nilai batas atas NT-proBNP untuk gagal jantung akut?

a)

≥300 pg/mL

b)

≥125 pg/mL

c)

≥100 pg/mL

d)

≥35 pg/mL

13.

Manakah di bawah ini yang merupakan penyebab non-kardiak peningkatan nilai peptida natriuretik?

a)

Anemia

b)

Miokarditis

c)

Penyakit jantung katup

d)

Takiaritmia atrial dan ventricular

14.

Salah satu tujuan pemeriksaan ekokardiografi pada pasien dengan dugaan gagal jantung adalah...

a)

Mengidentifikasi abnormalitas miokardium, katup jantung, dan perikardium

b)

Menurunkan tekanan darah secara langsung

c)

Mengobati infeksi paru-paru

d)

Meningkatkan kadar peptida natriuretik

15.

Proses titrasi dosis ARNI pada pasien HFrEF yang dirawat di rumah sakit dilakukan dengan cara:

a)

Titrasi dilakukan lebih cepat dengan mempertimbangkan klinis pasien, tekanan darah, evaluasi fungsi ginjal dan kadar kalium serum

b)

Titrasi dilakukan tanpa memperhatikan kondisi pasien

c)

Titrasi dilakukan hanya berdasarkan usia pasien

d)

Titrasi dilakukan satu kali tanpa penyesuaian dosis

16.

Bagaimana cara pemberian ARB pada pasien gagal jantung yang intoleran terhadap ACE-I?

a)

Diberikan sebagai terapi substitusi sejak awal

b)

Diberikan hanya saat pasien sembuh

c)

Diberikan bersamaan dengan ACE-I

d)

Tidak diberikan sama sekali

17.

Mengapa titrasi dosis antagonis aldosteron perlu dilakukan secara bertahap pada pasien gagal jantung?

a)

Untuk menghindari efek samping pada kulit

b)

Agar dosis optimal atau dosis yang dapat ditoleransi tercapai

c)

Supaya pasien tidak perlu pemeriksaan laboratorium

d)

Untuk mempercepat proses penyembuhan

18.

Apa indikasi utama pemberian penghambat SGLT2 pada pasien dengan gagal jantung HFrEF?

a)

Semua pasien HFrEF

b)

Hanya pasien HFrEF dengan diabetes

c)

Pasien dengan gagal ginjal kronis

d)

Pasien dengan hipertensi

19.

Bagaimana penyesuaian dosis furosemide dilakukan pada pasien HF rEF yang menjalani rawat inap?

a)

Berdasarkan perbaikan atau perburukan gejala kongesti

b)

Berdasarkan usia pasien

c)

Berdasarkan berat badan pasien

d)

Berdasarkan kadar gula darah pasien

20.

Pada pemeriksaan NT-proBNP, berapakah nilai ambang batas untuk pasien akut dengan irama sinus yang menunjukkan kemungkinan gagal jantung?

a)

>300 pg/mL

b)

>125 pg/mL

c)

>660 pg/mL

d)

>375 pg/mL