WorksheetsSOAL PAI SEMESTER GANJIL 2025(BU NUR)
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguh sungguh dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan waktu sia-sia. Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan fastabiqul khairat adalah ....
Kurangnya ilmu untuk memahami isi Al-Qur’an
Memiliki pendirian yang teguh dan konsisten
Merasa diri paling benar dan menganggap pihak lain sesat
Merasa cukup dengan amal yang dilakukan
Tidak mau menerima nasehat orang lain
Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!
Berdasarkan potongan ayat tersebut, terdapat bacaan idgham bighunnah sejumlah…
3
4
5
6
7
Arti dari potongan Q.S.Al-Maidah/5:48 (pada soal nomor 2) adalah ….
Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah
Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang
Yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya
Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja)
Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya
Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini! Ayat yang bergaris bawah mengandung hukum bacaan ….
Mad jaiz munfashil dan idgham bilaghunnah
Mad wajib muttashil dan izhar safawi
Mad jaiz munfashil dan ikhfa’
Mad wajib muttashil dan idgham bilaghunnah
Mad iwadah dan iqlab
Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi ada tujuan mulia yakni ….
Mencapai pangkat tertinggi
Memperoleh harta yang melimpah
Sebagai bagian ibadah kepada Allah Swt.
Dimuliakan oleh masyarakat
Mendapatkan ketenangan hidup
Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah ….
Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi
Rasa malas dan berpangku tangan
Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan
Mendapatkan sumbangan dari orang lain
Tergerak untuk memperbanyak ibadah
Apa tujuan dari bersaing dalam kebaikan menurut Surah Al-Maidah ayat 48?
Mencari popularitas
Mencari kekayaan
Meningkatkan kualitas diri
Menunjukkan superioritas agama
Mencari jati diri
Firman Allah tentang etos kerja adalah pada Al-Quran ....
Surah At-Taubah ayat 105
Surah Al-Baqarah ayat 283
Surah Al-Maidah ayat 48
Surah Al-Furqan ayat 2
Surah Al- Isra’ ayat 48
Seandainya Allah Swt. menghendaki, niscaya umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan umat Nabi Muhammad Saw. akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak dikehendaki oleh Allah Swt. Hikmah yang dapat diambil adalah ….
Manusia memiliki nasib berbeda-beda
Agar dapat berlomba dalam kebaikan
Memperluas kewenangan manusia dalam mengolah bumi
Terciptanya kehidupan baru di bumi
Semua manusia dikendalikan oleh takdir
Arti dari ayat yang bergaris bawah adalah…
Katakanlah ( Nabi Muhammad) “Bekerjalah! Maka Allah, akan melihat pekerjaanmu.
Katakanlah ( Nabi Muhammad) “Bekerjalah! Maka Allah, Rasul-Nya, akan melihat pekerjaanmu
Katakanlah ( Nabi Muhammad) “Bekerjalah! Maka Allah, Rasul-Nya,dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu
Katakanlah ( Nabi Muhammad) “Bekerjalah! Maka Rasul-Nya,dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu
Katakanlah ( Nabi Muhammad) “Bekerjalah! Maka Allah, dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu
Sikap etos kerja harus dimiliki oleh setiap muslim agar menjadi seorang muslim yang baik. Berikut contoh perilaku seorang muslim yang memiliki sikap etos kerja adalah…
Menjalin kerjasama yang menguntungkan diri sendiri
Memacu perubahan sosial untuk jatuhnya perekonomian
Tidak peka dan tanggap terhadap permasalahan bisnis
Lebih mementingkan emosi daripada rasio atau akal
Bekerja dengan kesungguhan sehingga hasilnya maksimal
Setiap manusia pasti akan meninggal dunia. Tidak ada yang mengetahui batas usia seseorang. Tatkala manusia meninggal dunia, nasib kehidupan diakhirat sangat ditentukan oleh kualitas amal ibadah. Oleh karena itu, umat islam diperintahkan untuk selalu berkompetisi dalam kebaikan. Berikut yang tidak termasuk alasan umat islam melakukan perilaku tersebut adalah…
Setiap manusia mendambakan kebahagiaan hidup di akhirat
Kebahagiaan hidup di akhirat bersifat kekal dan abadi
Kehidupan di dunia mewakili kebahagiaan hidup di akhirat
Semua nasib kehidupan manusia terikat oleh qada dan qadar Allah Swt
Manusia yang selamat dan bahagia adalah yang berorientasi masa depan
Berkompetisi dalam kebaikan, baik dalam hal ibadah maupun muamalah akan diridhai oleh Allah Swt jika…
Dilakukan setiap hari
Dilakukan secara berjamaah
Pelaksanaannya keluar dari syari’at
Dilandasi dengan niat yang ikhlas
Dilakukan orang yang mukallaf
Dalam salah satu firman-Nya, Allah Swt memerintahkan umat islam. Apabila telah selesai dari satu pekerjaan, tetaplah bekerja keras(untuk pekerjaan yang lain). Hal tersebut merupakan salah satu dari karakter etos kerja, yaitu…
Memiliki dedikasi tinggi untuk pekerjaan
Bertanggungjawab dalam bekerja
Selalu menghargai waktu
Memiliki sikap disiplin
Memiliki inisiatif
Ajaran islam berisi materi keimanan, ibadah, akhlak, muamalah, jinayah dan lainnya. Pada aspek keimanan, ada yang dikenal dengan syu’abul imanyang artinya…
Pokok keimanan
Dalil keimanan
Intisari keimanan
Cabang-cabang iman
Ajaran keimanan
Bagaimana cara mewujudkan ketaudihan dengan iman dalam kehidupan sehari-hari?
Dengan menyembah berhala
Dengan mengabaikan ibadah
Dengan memperkuat iman kepada Allah dan beribadah dengan ikhlas
Dengan menyalah gunakan kekuasaan
Dengan meningkatkan kepercayaan pimpinan
Iman, Islam dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan yang kemudian disebut dengan agama Islam. Berikut inti yang merupakan pengertian dari iman adalah….
Mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan
Mempercayai setengah hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan
Mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan
Mempercayai dengan hati, menolak dengan ucapan dan membuktikan dengan perbuatan
Mempercayai dengan hati, menyangkal dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan
Seorang mukmin, adalah seorang yang beriman yang melaksanakan ibadah dengan sangat ikhlas, seakan-akan Allah Swt. melihatnya, meskipun ia tidak melihat Allah Swt. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari ….
Ihsan
Iman
Islam
Ikhlas
Istishab
a) Mahmud hanya mengerjakan salat jamaah saat berada di sekolah saaat dilihat oleh guru dan teman-temannya
b) Mamad selalu berbuat baik, berkata jujur, tetapi tidak pernah salat
c) Malik senantiasa mendirikan salat, berkata baik dan rajin bersedekah
d) Maman selalu istiqamah dalam beribadah dan gemar membantu orang tuanya
e) Marwan adalah ketua Rohis di sekolah tetapi saat di rumah sering berbohong kepada orang tuanya
Dari pernyataan tersebut, yang perilakunya selaras dengan iman, Islam dan ihsan adalah…
A. Malik dan Maman
B. Mamal dan Malik
C. Maman dan Marwan
D. Mahmud dan Mamad
E. Marwan dan Mahmud
Dimensi dari keimanan itu menyangkut tiga ranah yaitu ma’rifatun bil qalbi, iqrarun bil lisan dan amalu bil arkan. Dari contoh-contoh amalan di bawah ini yang merupakan cabang iman dalam ranah ma’rifatun bil qalbi adalah….
Belajar dan menuntut ilmu
Membaca kalimat thayyibah
Membaca kitab suci Al-Qur’an
Mengajarkan ilmu kepada orang lain
Mencintai dan membenci karena Allah Swt
Beriman pada hakikatnya adalah satu padu nya niat, ucapan dan perbuatan. Berikut ini yang bukan merupakan cabang iman dari ranah perbuatan adalah….
Mengurus perawatan jenazah
Menghindari bacaan yang sia-sia
Menjadi saksi yang adil dan tidak menutupi kebenaran
Meluruskan muamalah dan menghindari riba
Menunaikan dan membayar hutang
1. Perhatikan pernyataan berikut ini!
a) Belajar dan menuntut ilmu
b) Membaca kitab suci Al-Qur`an
c) Mengajarkan ilmu kepada orang lain
d) Berbakti dan menunaikan hak orang tua
e) Menikah untuk menghindarkan diri dari perbuatan keji dan haram
Dari pernyataan tersebut, yang merupakan cabang iman dari ranah niat, hati dan akidah adalah….
a) – b) – c)
a) – c) – d)
a) – d) – e)
b) – c) – d)
b) – d) – e)
Berikut ini yang bukan merupakan tanda-tanda orang yang beriman adalah….
Istiqamah dan tertib menjalankan salatnya
Bila disebutkan nama Allah swt. hatinya bergetar
Menafkahkan sebagian hartanya di jalan Allah swt.
Berjihad di jalan Allah swt. dengan harta dan jiwanya
Mempengaruhi orang lain untuk memerangi orang kair
Orang yang beriman, tidak akan luput dari ujian dan godaan yang terhadap keimanannya. Semakin beriman seseorang, semakin besar pula ujian dari Allah Swt. baginya. Berikut ini yang bukan merupakan ujian bagi seorang mukmin adalah….
Mukmin yang saling membenci satu sama lain
Mukmin yang saling mendukung satu sama lain
Datangnya orang munafik yang membenci kaum mukmin
Godaan hawa nafsu dari dalam diri setiap mukmin itu sendiri
Orang kafir yang memerangi kaum mukmin dengan tipu dayanya
1. Hamid adalah seorang muslim yang taat beribadah dan berperilaku baik di sekolah. Sejak SMP dia bercita-cita untuk melanjutkan ke sekolah favorit di kotanya. Bahkan dia pernah bernadzar apabila ia diterima di sekolah tersebut, ia akan berpuasa sunah selama tiga hari. Namun hingga saat ini, Hamid belum juga menunaikan nadzar tersebut, karena setiap kali hendak berpuasa, selalu saja ada halangannya untuk menunda. Hal ini merupakan contoh ujian keimanan bagi hamid yang datangnya dari ….
Bisikan setan
Bisikan orang mukmin lainnya
Bisikan orang kafir
Bisikan dari kaum munafik
Bisikan dari dalam hatinya sendiri
Orang yang beriman secara kafah, akan senantiasa berhati-hati dalam kehidupannya. Ia akan menempatkan Allah Swt. sebagai tujuan utama dari setiap aktivitasnya. Dengan demikian, hikmah iman bagi seorang mukmin adalah….
Membuat seseorang menjadi resah dan gelisah hidupnya
Mudah terserang ujub, riya dan sum’ah dalam hidupnya
Membuat seseorang hanya mengharap rida Allah swt.
Membuat seseorang terhindar dari keberuntungan
Membuat seseorang tergantung kepada makhluk
Harta benda yang dimiliki oleh seseorang berpotensi menjerumuskannya dalam jeratan tipu daya setan. Padahal, harta karunia Allah Swt. Tersebut seharusnya digunakan sebagai sarana ibadah. Berikut ini merupakan contoh penggunaan harta yang benar, kecuali ….
Disedekahkan untuk fakir miskin
Digunakan biaya biaya sekolah
Membeli barang mewah dan unik untuk disimpan
Disimpan untuk tabungan hari tua
Memenuhi kebutuhan keluarga
Perhatikan Q.S al-Isra’/17: 26-27 berikut ini! Ayat tersebut berisi pesan-pesan mulia bagi umat Islam. Di antara kandungan ayatnya adalah berisi larangan untuk ….
Berbuat aniaya kepada orang lain
Menghambur-hamburkan harta
Bergaya hidup terlalu hemat
Bersifat sombong dan membanggakan diri
Memberitakan amal kebaikan kepada orang lain
Pelajaran yang dapat diambil berdasarkan filosofi padi, yakni makin berisi menjadi makin merunduk. Hal tersebut dapat diartikan…
Makin kaya manusia, makin tercapai keinginannya
Makin pandai manusia, makin terampil menyelesaikan masalah
Makin tinggi derajat manusia, makin tawadu’
Makin tinggi pangkat seseorang, makin banyak kebajikan
Makin sering memberi, makin banyak untuk menerima
Apa yang dimaksud dengan riya’?
Keinginan untuk belajar agama
Tindakan berbuat baik dengan tujuan pamer
Kepedulian terhadap orang lain
Kebencian terhadap sesama manusia
Keinginan selalu berbuat baik pada sesama
Apa yang dimaksud dengan hassad?
Rasa syukur kepada Allah
Hasrat untuk selalu lebih baik daripada orang lain
Perasaan iri hati terhadap kesuksesan atau keberuntungan orang lain
Semangat bersaing dalam kebaikan
Foya-foya dalam menggunakan harta
Apa yang dimaksud dengan takabur?
Kesederhanaan dalam hidup
Rasa rendah diri dan merendahkan diri sendiri
Kebanggaan diri yang berlebihan dan meremehkan orang lain
Kepatuhan kepada perintah agama
Rasa syukur kepada Allah
Perhatikan narasi berikut ini! Allah Swt. sangat tidak menyukai seseorang yang mempergunakan harta secara berlebihan. Mereka menghamburkan harta sia-sia dan melupakan hak-hak orang lain atas hartanya. Ia membelanjakan harta melewati batas kepatutan menurut ajaran Islam, dan tidak ada nilai manfaatnya untuk kepentingan dunia maupun akhirat. Berdasarkan narasi tersebut, perilaku yang dimaksud adalah ….
Foya-foya
Riya’
Sum’ah
Hasad
Takabur
Allah Swt. sangat membenci sifat hidup berfoya-foya. Oleh karena itu seorang muslim harus menghindari sifat tersebut. Salah satu cara menghindari sifat hidup berfoya-foya adalah membiasakan bersedekah dan membantu orang lain. Mengapa bisa demikian?
Sedekah akan mempercepat habisnya harta benda
Amal kebaikan yang paling sulit dilakukan adalah sedekah
Karena sedekah dapat menumbuhkan rasa empati kepada sesama
tidak ada satu pun manusia yang dapat lepas dari takdir Allah Swt
Sedekah akan menjadikan seseorang semakin terkenal
Perhatikan pernyataan berikut ini! 1) Menerima dengan senang hati atas semua karunia dari Allah 2) Merasa yakin bahwa Allah Swt. telah menjamin rejeki semua makhluk ciptaan-Nya. Kedua pernyataan tersebut akan mewujudkan sifat-sifat berikut ini, kecuali ….
Qana’ah
Optimis
Yakin
Syukur
Ta’zim
Kebanyakan manusia sering melupakan nikmat yang diterima dari Allah Swt. Mereka beranggapan bahwa harta dan kedudukan yang diperoleh merupakan hasil kerja kerasnya. Anggapan seperti inilah yang memicu munculnya sifat riya’ dan sum’ah. Salah satu cara untuk menghindari perilaku riya’ adalah….
Memperhitungkan dampak ekonomi setiap amal kebaikan
Melakukan amal kebaikan hanya karena Allah Swt.
Memilih hari yang tepat untuk melakukan ibadah
Mengajak teman dekat untuk suatu amal ibadah
Mencatatnya di buku catatan pribadi
Perhatikan narasi berikut ini! Manusia merupakan makhluk lemah dan penuh keterbatasan. Tak mungkin ia dapat menyelesaikan semua masalah tanpa bantuan pihak lain. Posisinya sebagai makhluk yang lemah mengharuskannya berdoa memohon pertolongan dari Allah, termasuk mohon kekuatan agar terhindar dari sifat riya’ dan sum’ah. Berdasarkan narasi tersebut, hikmah yang dapat diambil adalah ….
A. Manusia selalu membutuhkan pertolongan Allah Swt.
B. Sifat riya’ dan sum’ah tidak mungkin bisa dihindari
C. Kekuatan isik manusia tidak akan mampu menghilangkan sifat tercela
D. Keterbatasan manusia dikarenakan tidak menggunakan akalnya
E. Doa dan pertolongan Allah Swt. tidak terkait secara langsung
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini! 1) Dibenci oleh Allah Swt. dan rasul-Nya 2) Memperbanyak teman dan kenalan 3) Mata hatinya terkunci dari memperoleh hidayah kebenaran 4) Mendapatkan siksa dan kehinaan di akhirat 5) Mampu menaklukkan dunia Manakah yang termasuk dampak negatif sifat takabur ….
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 4
C. 1, 3, 5
D. 2, 3, 4
E. 3, 4, 5
Perhatikan pernyataan berikut ini! Pada saat yang sudah ditentukan, kematian akan menjemput setiap manusia. Itu artinya, kehidupan di dunia hanya sebentar dan sementara. Banyak orang menjadi takabur karena melupakan hal ini. Mereka mengira bahwa kehidupan dunia kekal selamanya, hingga lupa bekal hidup di akhirat. Berdasarkan narasi tersebut, bekal hidup di akhirat berupa …
Pangkat, kedudukan dan jabatan
Kekayaan harta yang melimpah
Amal sholeh yang dilakukan dengan ikhlas
Banyaknya keturunan
Luasnya pergaulan dan teman dekat
Berdasarkan analisis terhadap makna ayat tersebut, sumber datangnya sikap tercela pada diri manusia salah satunya adalah dari…
Setan
Pengaruh keluarga
Lingkungan
Pergaulan bebas
Teman sejawat
Yang dimaksud dengan syariah dalam konteks ekonomi Islam adalah …
Pemerintah yang kuat dalam mengatur ekonomi
Prinsip-prinsip Islam yang mengatur perilaku ekonomi dan bisnis
Kebebasan tanpa batas dalam bisnis
Tidak ada pengaturan dalam ekonomi
Seseorang bebas mengatur laba ruginya dalam transaksi
Apa yang menjadi tujuan utama dari syariah dalam perekonomian Islam?
Membuat orang kaya menjadi lebih kaya
Memaksimalkan keuntungan pribadi
Memastikan adilnya distribusi kekayaan dan kesejahteraan sosial
Membuat sistem ekonomi yang komplek
Membuat sistem sesuai keinginan pribadi
Prinsip penting dalam bisnis yang masalahh menurut syariah Islam adalah…
Berlomba untuk mengalahkan pesaing tanpa pandang bulu
Menutup mata terhadap tindakan tidak adil dalam bisnis
Kejujuran, transparansi, dan menghindari riba (bunga)
Menipu pelanggan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar
Salah semua
Bagaimana hukum riba dalam Islam?
Dilarang sepenuhnya
Dianjurkan dalam situasi tertentu
Tidak ada aturan khusus mengenai riba
Diperbolehkan dalam bisnis internasional
Sesuka hati saja
Arti dari ayat tersebut adalah…
Tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebijakan dan taqwa
Tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebijakan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan
Tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan
Tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebijakan dan taqwa
Tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan
Lingkungan kerja akan menjadi positif ketika ada seseorang yang selalu bersemangat menjalani pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Hal tersebut merupakan salah satu …….etos kerja
Dampak negative dari
Cara memiliki sikap
Sebab seseorang memiliki
Karakteristik dari
Manfaat dari
Seorang hamba selalu berharap agar semua perbuatan yang dilakukannya sehari-hari diterima dan diridhoi oleh Allah swt. Perilaku hamba tersebut termasuk dalam syuabul iman kategori….
Khauf
Raja’
Bertauabat
Niat ikhlas
Bersyukur
Berkompetisi dalam kebaikan baik dalam hal ibadah maupun muamalah akan diridhoi oleh Allah swt jika….
Dilandasi dengan niat yang ikhlas
Dilakukan oleh mukallaf
Pelaksanaannya keluar dari syariat
Dilakukan secara berjamaah
Dilakukan setiap hari
Pak Ahmad berencana menyalurkan sebagian hartanya untuk fakir miskin dan yatim piatu. Pak Ahmad menyalurkannya melalui jasa koperasi syariah. Praktik koperasisyariah tersebut termasuk dalam bidang…
Bisnis
Sosial
Pendidikan
Perdagangan
Ekonomi
Pada prinsipnya, jiwa manusia harus selalu terjaga dan terselamatkan. Islam tidak melarang seseorang untuk memiliki asuransi, asalkan dana yang terkumpul dikelola sesuai…
Kaidah lembaga keuangan yang berlaku
Aturan yang dibangun atas dasar kesepakatan
Konsensi tokoh ekonomi bangsa
Peraturan perundang-undangan yang berlaku
Prinsip/syari’ah islami(al-qur’an dan hadist)
