Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kuis PPG

Total questions: 64

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

Pak Agus adalah seorang guru informatika yang akan menyusun desain pembelajaran pada mata pelajaran desain perencanaan produk. Melalui model Project based learning, guru tersebut menerapkan teori konstruktivistik dalam desain pembelajarannya. Tahap pertama yang perlu diperhatikan oleh guru dalam merancang pembelajaran tersebut adalah ...

a)

guru meminta peserta didik untuk mencari solusi atau menyelidiki konsep yang telah dipaparkan. Kegiatan tersebut bisa diisi dengan membaca buku, mencari referensi dari berbagai sumber, atau mengorganisasi ilmu-ilmu yang relevan.

b)

peserta didik diminta untuk memberikan pemaparan tentang konsep yang dirumuskan berdasarkan investigasi yang telah mereka dilakukan. Selain itu juga bisa memberikan penguatan berdasarkan pemahaman yang dimiliki.

c)

mendidik suasana belajar di kelas menjadi lebih hangat, santun, dan penuh wibawa. Dengan demikian, guru bisa mendorong peserta didik untuk mempraktekkan pembelajaran dalam perilaku yang akan diperolehnya di kehidupan sehari-hari

d)

guru membentuk pemikiran peserta didik bahwa bekerja secara mandiri akan menghasilkan kegiatan belajar yang lebih bermakna.

e)

guru harus bisa memancing peserta didik tentang suatu pokok bahasan atau konsep, misalnya dengan memberikan sejumlah pertanyaan yang bersifat clickbait di kehidupan sehari-hari. Lalu, guru bisa mulai membangun komunikasi dua arah agar mereka bersedia memberikan gambaran umumnya.

2.

Pak Efendi adalah seorang guru informatika yang akan melakukan kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan peserta didik untuk mencari dan menyelidiki sesuatu secara sistematis, kritis, dan logis, sehingga mereka dapat merumuskan sendiri temuannya. Model yang tepat digunakan Pak Efendi dalam pembelajaran tersebut untuk membentuk kemampuan berpikir kritis (critical thinking skill) adalah ....

a)

inquiry learning

b)

discovery learning

c)

problem based learning

d)

project based learning

e)

contextual teaching and learning

3.

Guru informatika kelas X SMK akan merancang desain pembelajaran mata pelajaran multimedia dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL). Luaran produk yang dihasilkan adalah animasi video tutorial berbasis animaker. Dalam mendesain pembelajaran tersebut menerapkan tahapan tahapan (syntax) yang harus dilakukan. Tahapan awal model PjBL yang dilakukan oleh guru adalah ....

a)

membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan untuk dipaparkan kepada orang lain

b)

peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah-masalah yang meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, dan sumber yang dibutuhkan

c)

peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru

d)

peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan

e)

peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek secara kolaboratif dengan orang lain

4.

Pada saat guru mengajar di kelas, diperoleh sikap siswa yang kurang fokus terhadap materi yang dijelaskan oleh guru di depan kelas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru tersebut harus mampu menerapkan keterampilan memberi penguatan dalam proses pembelajaran. Bentuk keterampilan memberi penguatan yang dapat dilakukan oleh guru adalah berupa ....

a)

ungkapan verbal, mendekati, sentuhan, kegiatan yang menyenangkan, dan symbol

b)

pemberian acuan, pemusatan, pemindahan giliran, penyebaran, pemberian waktu berpikir dan tuntunan

c)

kesenyapan, suara, mimik dan gerak, kontak pandang, dan perubahan posisi

d)

kejelasan, penggunaan contoh, pengorganisasian, penekanan, balikan, ajukan pertanyaan, dan kejelasan maksud

e)

mengulang jawaban siswa, menjawab pertanyaan sendiri, dan menentukan siswa menjawab

5.

Kebutuhan peserta didik dalam belajar selalu berbeda-beda selama pembelajaran berlangsung di kelas. Perbedaan tersebut mencakup beberapa aspek, seperti misalnya kesiapan belajar, minat, potensi, atau gaya belajarnya. Bila Anda sebagai guru informatika hendak mengajar di kelas tersebut, maka model yang tepat yang bisa diterapkan oleh guru tersebut adalah ....

a)

discovery learning

b)

inquiry learning

c)

diferensiasi

d)

problem based learning (PBL)

e)

project based learning (PjBL)

6.

Bila Anda adalah seorang guru informatika yang hendak mengajarkan konsep desain multimedia, maka dalam mengajarkan materi tersebut perlu dilakukan sebuah proses kegiatan dengan metodologi khusus, dimana dalam proses tersebut melibatkan berbagai faktor yang harus dipertimbangkan berkaitan dengan tema permasalahan untuk menemukan solusi secara komprehensif konsep desain multimedia tersebut. Untuk membangun konsep dasar desain multimedia tersebut diperlukan ....

a)

perancangan sistem proteksi dari software sistem media untuk basis data materi ajar yang telah dibuat

b)

alat untuk memproses (informasi) dan subyek yang diproses (masalah), serta pemroses (pendesain)

c)

penentuan video yang berfungsi sebagai pendukung dan penjelasan bagian-bagian tertentu dari materi ajar

d)

dapat menerapkan metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi)

e)

menggabungkan berbagai bidang keilmuan: sains, teknologi, dan seni

7.

Untuk mengajarkan konsep animasi 2D dan 3D pada peserta didiknya, peserta didik harus mampu menentukan letak perbedaan yang paling mencolok antara animasi 2D dan 3D pada saat membuatnya. Untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut, maka desain pembelajaran yang dianggap paling lengkap dilakukan oleh guru dalam mengajarkan konsep animasi 2D dan 3D tersebut adalah memperhatikan ....

a)

objek dan karakter untuk memiliki volume sehingga memberikan kesan yang lebih nyata dan mendalam

b)

penggambaran dilakukan dengan membuat gambar berurutan yang disebut frame untuk menciptakan ilusi Gerakan

c)

dimensi, teknik pembuatan, estetika visual, pengalaman interaktif, proses produksi dan biaya

d)

pembuatan objek virtual, pencahayaan, tekstur, dan animasi gerak yang lebih kompleks

e)

nuansa dan tekstur yang lebih kompleks sehingga membuatnya terlihat lebih hidup

8.

Dalam strategi pembelajaran desain pengembangan multimedia, seorang guru harus memperhatikan kondisi di sekitar lingkungan sekolah yang relevan dengan melibatkan peserta didik dalam pembelajarannya. Untuk mengadaptasi kebutuhan dalam pembelajaran tersebut, maka tindakan guru yang tepat dalam melakukan strategi pembelajarannya adalah ....

a)

menyenangkan, tetapi juga membantu anak memahami sesuatu yang bersifat abstrak

b)

memperkuat kemampuan dan pengetahuan tentang media pembelajaran karena banyak guru yang belum mengerti tentang media pembelajaran

c)

merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan atau keterampilan belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran

d)

meningkatkan semangat dan motivasi siswa dalam belajar, selain itu juga akan dengan mudah memahami suatu materi

e)

mengatur, mengarahkan, dan menciptakan suasana kondusif yang mendorong siswa untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran

9.

Seorang guru akan merancang desain instruksional pembelajaran penyuntingan video dengan tujuan khusus meliputi pembuatan dokumen desain, penerapan prinsip desain pesan, serta pembuatan animasi dan video. Agar struktur materi yang disajikan bermakna sesuai tujuan, maka yang dilakukan guru dalam desain pembelajaran penyuntingan video untuk mencapai aspek kompetensi keterampilan (Skill) yang tepat adalah ....

a)

peserta didik memahami prinsip desain pesan

b)

peserta didik cermat dalam menciptakan model pembelajaran

c)

peserta didik kreatif dalam membuat video pembelajaran.

d)

peserta didik mampu membuat desain dokumen video pembelajaran.

e)

peserta didik teliti dan rapi dalam menerapkan prinsip desain serta EYD dalam pembuatan video.

10.

Metode yang dilakukan guru saat mengajar informatika dalam menerapkan model belajar kolaboratif secara daring bisa dengan memberi tugas tentang suatu pokok bahasan yang berbeda beda pada anggota suatu kelompok. Setelah itu, setiap kelompok akan mendapatkan tes menyangkut keseluruhan materi. Hal ini bertujuan agar guru bisa melihat kelompok mana yang memahami topik secara baik dan mendalam. Metode yang digunakan guru tersebut adalah ....

a)

jigsaw procedure (JP)

b)

bercerita melalui aplikasi video konferensi

c)

learning together (LT)

d)

teams-games-tournament (TGT)

e)

brainwriting

11.

Seorang guru informatika harus mampu menggunakan sumber belajar sesuai tujuan pembelajaran. Sumber belajar yang akan diberikan kepada peserta didik juga harus sesuai dengan beragam perbedaan yang ada. Dalam buku pemandu kreatif membuat bahan ajar inovatif, terdapat kriteria di mana guru menyeleksi sumber belajar yang sesuai pada jenjang pendidikan. Berikut ini adalah kriteria kriteria umum untuk guru dalam menyeleksi sumber belajar yang sesuai pada jenjang pendidikan adalah ....

a)

semua kalangan bisa mendapatkan sumber balajar tersebut dan dengan isi yang berkualitas serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik

b)

sumber belajar yang diberikan mampu memotivasi peserta didik dalam meningkatkan proses belajar mengajar

c)

sumber belajar yang diberikan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar

d)

sumber belajar yang diberikan mampu membantu dalam memecahkan masalah

e)

sumber belajar yang diberikan harus sesuai dengan karakteristik peserta didik

12.

Salah satu pendekatan strategi pembelajaran yang digunakan guru informatika dalam mengembangkan kecakapan berpikir kritis peserta didik adalah memilih strategi ekspositori. Selama kegiatan inti pembelajaran, aktivitas guru adalah memberikan tugas atau memberikan tes yang sesuai dengan materi yang dipelajari kepada peserta didik guna mengetahui kemampuan peserta didik dalam menyimak penjelasan materi pelajaran yang telah disampaikan oleh guru. Strategi ekspositori yang tepat dalam menyusun desain pembelajaran tersebut adalah ....

a)

guru melakukan persiapan pembelajaran yang akan disampaikan

b)

guru memberikan penilaian pembahasan kepada peserta didiknya

c)

guru melakukan korelasi pembelajaran dengan kondisi lingkungan secara riil dengan strategi pembelajaran aktif

d)

guru memerintahkan kepada peserta didik untuk membentuk kelompok diskusi

e)

guru menyampaikan materi secara verbal kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal

13.

Komponen-komponen yang harus diperhatikan oleh guru saat menyusun Kompetensi Dasar (KD) adalah penjabaran indikator harus mengacu pada KD yang berpusat pada peserta didik. Rumusan indikator harus memuat kata kerja yang menunjang yang bisa diukur dan diamati. Adapun kata operasional untuk bisa disusun dalam harapan sesuai dengan tingkat kognitifnya. Berikut ini adalah contoh kata operasional bisa digunakan dalam level afektif adalah ....

a)

pengamatan, contoh memberi proses, memberi perhatian pada sesuatu, dan sebagainya

b)

meniru, contoh mengubah, mencoba, mengembalikan, melatih, dan sebagainya

c)

pembiasaan, contoh membiasakan sesuatu, dan mempertahankannya

d)

penyesuaian, contoh menyesuaikan, mengubah, menjawab, dan menerapkan model

e)

merespon, contoh mengonfirmasi, menjawab, membaca, dan sebagainya

14.

Seorang guru informatika melaksanakan asesmen yang dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik, hambatan atau kesulitan yang mereka hadapi, dan juga untuk mendapatkan informasi perkembangan peserta didik. Asesmen yang dilakukan oleh guru tersebut dalam pembelajaran disebut

a)

asesmen diagnostic

b)

asesmen diagnostik non kognitif

c)

asesmen formatif

d)

asesmen diagnosis kognitif

e)

asesmen sumatif

15.

Dengan membaca lembar refleksi peserta didik, pendidik memperoleh umpan balik terhadap keefektifan proses pembelajarannya, dan dapat menyampaikan umpan balik mengenai apa yang sudah dilakukan dengan baik oleh peserta didik serta saran untuk hal‑hal yang perlu diperbaiki. Berikut ini disediakan beberapa pertanyaan dalam lembar refleksi: 1) Apa saja yang telah kamu pelajari? 2) Apa yang paling kamu kuasai? 3) Bagaimana caramu belajar untuk menguasai bab ini? 4) Apa yang kamu sukai dari kegiatan belajar yang sudah kamu lakukan dalam mempelajari bab ini? 5) Pengetahuan apa yang kamu kuasai sebelumnya? 6) Apa keterkaitan antara bab materi kegiatan belajar sebelumnya dengan kegiatan belajar bab ini? Di antara pertanyaan tersebut di atas, manakah yang dianggap paling tepat digunakan oleh guru dalam lembar refleksi yaitu

a)

1,2,3,5

b)

3,4,5,6

c)

2,3,4,5

d)

2,3,4,6

e)

1,2,3,4

16.

Berikut ini adalah hal yang harus ditinggalkan guru saat mengolah seluruh data formatif dan sumatif, untuk dijadikan nilai laporan capaian pembelajaran yaitu

a)

mengolah seluruh data formatif dan sumatif, untuk dijadikan nilai rapor

b)

data berupa narasi (kualitatif) digunakan sebagai pertimbangan deskripsi capaian kompetensi dalam rapor

c)

penilaian didasarkan pada data yang lengkap dari formatif dan sumatif sehingga pendidik memiliki informasi yang lebih banyak untuk menentukan nilai akhir

d)

penilaian tujuan pembelajaran berupa angka, pendidik tidak melakukan asesmen kualitatif karena bukan menjadi komponen penyusun nilai rapor

e)

melibatkan orangtua peserta didik sebagai partner untuk menghasilkan penilaian yang efektif

17.

Berikut ini terdapat langkah‑langkah dalam menyusun portofolio yang dijadikan sebagai salah satu bentuk laporan: 1) tentukan tujuan portofolio 2) identifikasi hasil pembelajaran yang akan ditangani oleh portofolio 3) putuskan apa yang akan dimasukkan siswa dalam portofolio mereka 4) identifikasi atau kembangkan kriteria penilaian (misalnya, rubrik) untuk menilai kualitas portofolio 5) tetapkan standar kinerja dan berikan contoh 6) buat instruksi siswa yang menentukan bagaimana siswa mengumpulkan, memilih, merefleksikan, memformat, dan menyerahkan. Urutan langkah yang benar perlu diperhatikan oleh guru dalam menyusun portofolio sebagai salah satu bentuk laporan adalah

a)

3,1,2,4,6,5

b)

1,3,2,4,5,6

c)

1,2,3,4,5,6

d)

1,2,4,3,5,6

e)

1,3,4,2,6,5

18.

Seorang guru menjelaskan tentang traffic shaping dalam manajemen bandwidth. Teknik ini digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan bandwidth di jaringan. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan traffic shaping?

a)

Bagaimana traffic shaping membatasi kecepatan transfer data untuk aplikasi tertentu?

b)

Apa tujuan dari traffic shaping dalam jaringan komputer?

c)

Bagaimana traffic shaping dapat meningkatkan kinerja jaringan?

d)

Apa perbedaan antara traffic shaping dan bandwidth throttling?

e)

Bagaimana traffic shaping penting untuk mencegah buffering pada jaringan sekolah?

19.

Seorang guru ingin mengajar siswa tentang keamanan jaringan nirkabel dengan studi kasus tentang serangan peretasan WiFi. Bagaimana cara yang paling efektif bagi guru untuk menyampaikan konsep ini kepada siswa?

a)

Menyebarkan daftar sandi WiFi dari jaringan terdekat dan meminta siswa untuk mencoba masuk.

b)

Mendukung seorang peretas profesional untuk melakukan demonstrasi serangan WiFi.

c)

Menyajikan materi tentang jenis‑jenis serangan WiFi dengan contoh‑contoh kasus.

d)

Menugaskan siswa untuk membuat perangkat peretas WiFi dan mencoba serangan di jaringan sendiri.

e)

Menyajikan materi tentang keamanan jaringan WiFi tanpa contoh nyata.

20.

Bagian modul ajar tentang jaringan fiber optic juga mencakup materi tentang jenis‑jenis konektor yang digunakan dalam menyambungkan serat optik. Guru ingin mengajukan pertanyaan evaluasi untuk memastikan pemahaman siswa tentang topik ini. Mana dari pernyataan berikut yang merupakan pertanyaan evaluasi yang paling tepat?

a)

Apakah Anda dapat menyebutkan nama‑nama beberapa merek konektor serat optik yang populer?

b)

Mengapa penting untuk menggunakan konektor yang benar dalam jaringan fiber optic?

c)

Apakah Anda dapat menunjukkan teknik yang tepat untuk memotong serat optik saat memasang konektor?

d)

Bagaimana Anda akan menguji koneksi serat optik setelah memasang konektor?

e)

Apakah Anda dapat menunjukkan cara memasang konektor SC ke ujung serat optik?

21.

Guru menjelaskan kepada siswa tentang proses editing video menggunakan perangkat lunak Adobe Premiere Pro. Bagaimana guru dapat memastikan bahwa siswa memahami tahapan dasar dalam proses editing video?

a)

Apa langkah pertama yang harus dilakukan saat memulai proyek baru di Adobe Premiere Pro?

b)

Bagaimana cara menambahkan transisi antara dua klip video?

c)

Bagaimana pengaturan untuk memahami timeline dalam editing video?

d)

Apa perbedaan antara trimming dan cutting dalam editing video?

e)

Bagaimana cara mengatur kecepatan video di Adobe Premiere Pro?

22.

Guru menjelaskan konsep layanan komputasi awan kepada siswa dan meminta mereka mengevaluasi manfaat dan kekurangannya. Bagaimana guru dapat memastikan bahwa siswa dapat mengevaluasi penggunaan layanan komputasi awan dalam konteks bisnis?

a)

Apa keuntungan utama menggunakan layanan komputasi awan bagi perusahaan kecil?

b)

Bagaimana komputasi awan dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan?

c)

Apa saja risiko keamanan yang terkait dengan penggunaan komputasi awan?

d)

Bagaimana biaya penggunaan layanan komputasi awan dibandingkan dengan infrastruktur tradisional?

e)

Mengapa beberapa perusahaan masih ragu untuk mengadopsi komputasi awan meskipun ada banyak keuntungan?

23.

Dalam rangka mengajarkan konsep IoT (Internet of Things) siswa yang memiliki minat berbeda, guru perlu mendesain aktivitas pembelajaran yang memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan masing‑masing siswa. Aktivitas mana yang paling tepat?

a)

Meminta semua siswa untuk membaca artikel tentang IoT yang memungkinkan siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang konsep Internet of Things, aplikasi serta potensialnya dalam berbagai bidang.

b)

Memberikan proyek kelompok di mana setiap siswa berkontribusi sesuai dengan minat dan keahlian mereka, seperti pemrograman, desain perangkat keras, atau analisis data, untuk membangun sistem IoT yang lengkap.

c)

Mengadakan diskusi kelas tentang keuntungan dan kerugian IoT yang memungkinkan siswa untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang manfaat dan tantangan yang terkait dengan teknologi IoT dalam berbagai konteks.

d)

Menyuruh siswa membuat presentasi tentang aplikasi IoT di berbagai industri yang memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi bagaimana IoT digunakan dalam bidang seperti kesehatan, manufaktur, transportasi, pertanian, dan teknologi.

e)

Mengadakan ujian teori tentang konsep dasar IoT yang memungkinkan untuk menguji pemahaman siswa tentang prinsip, teknologi, dan aplikasi fundamental dari IoT dalam konteks koneksi perangkat, sensor, dan pengolahan data.

24.

Dalam rangka mengajarkan konsep pemulihan sistem kepada siswa yang memiliki minat berbeda, guru perlu mendesain aktivitas pembelajaran yang memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan masing‑masing siswa. Aktivitas mana yang paling tepat?

a)

Meminta semua siswa untuk membaca artikel tentang pemulihan sistem secara saksama sehingga apabila di kemudian hari menemukan kasus yang sama, siswa mampu melakukan pemulihan sistem yang mengalami kegagalan dengan cepat.

b)

Mengadakan ujian teori untuk menguji pemahaman siswa tentang konsep dasar pemulihan sistem, meliputi teknik‑teknik, strategi, dan prinsip‑prinsip penting yang digunakan dalam proses pemulihan tersebut.

c)

Mengadakan diskusi kelas tentang keuntungan dan kerugian dari berbagai teknik pemulihan sistem sehingga siswa dapat mengevaluasi risiko yang dapat dihadapi di internet sehingga siswa mampu mengantisipasi kegagalan ataupun melakukan pemulihan sistem.

d)

Menyuruh siswa membuat presentasi tentang aplikasi pemulihan sistem di berbagai industri yang memungkinkan mereka mengeksplorasi aplikasi‑aplikasi yang sensitif terhadap gangguan baik serangan maupun adanya defect (masukan) yang salah.

e)

Memberikan proyek kelompok di mana setiap siswa berkontribusi sesuai dengan minat dan keahlian siswa, seperti pemrograman, manajemen sistem, atau lainnya, untuk merancang dan mengimplementasikan strategi pemulihan sistem yang komprehensif.

25.

Untuk mengajarkan siswa tentang penggunaan query dalam RDBMS, guru memberikan tugas untuk mencari data dalam sebuah tabel yang merefleksikan latar belakang ekonomi siswa. Contohnya, tabel berisi informasi siswa dan beasiswa yang mereka terima. Langkah mana yang paling tepat untuk membantu siswa memahami cara menulis query untuk menampilkan siswa yang menerima beasiswa?

a)

Menyuruh siswa membaca dokumentasi SQL.

b)

Memberikan contoh query yang mencari data secara umum tanpa kaitan dengan tabel siswa.

c)

Meminta siswa menulis query untuk SELECT * FROM tabel_beasiswa WHERE Jumlah_Beasiswa > 0.

d)

Menyuruh siswa membuat presentasi tentang manfaat beasiswa.

e)

Menjelaskan teori SQL dengan konsep dasar tanpa menggunakan contoh konkret untuk memberikan pemahaman fundamental.

26.

Untuk memaksimalkan potensi dan minat siswa, guru ingin mereka merancang sesi pembelajaran menggunakan perangkat lunak kolaboratif daring yang mencakup berbagai aktivitas interaktif. Bagaimana guru dapat membimbing siswa dalam mendesain sesi ini?

a)

Menyediakan daftar perintah untuk perangkat lunak tanpa panduan aktivitas dapat membingungkan pengguna dan menghambat pemahaman mereka tentang cara menggunakan perangkat lunak tersebut secara efektif.

b)

Menjelaskan secara mendalam teori di balik pembelajaran kolaboratif daring, dengan menyoroti konsep-konsep seperti interaksi sosial, konstruktivisme, dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa.

c)

Membimbing siswa untuk merancang sesi pembelajaran yang mencakup aktivitas seperti diskusi kelompok, kuis interaktif, dan tugas berbasis proyek, dengan menggunakan fitur perangkat lunak yang mendukung kolaborasi efektif dan sesuai dengan cara belajar mereka.

d)

Memberikan siswa modul pembelajaran yang sudah disusun secara rapi dan lengkap, mencakup materi, latihan, dan sumber daya tambahan untuk mendukung pemahaman konsep yang diajarkan di kelas.

e)

Menyuruh siswa membuat laporan yang mendetail tentang berbagai manfaat dari pembelajaran kolaboratif daring, termasuk peningkatan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi.

27.

Seorang guru ingin merancang modul pembelajaran yang menggabungkan komunikasi sinkron dan asinkron untuk siswa penyandang disabilitas. Bagaimana guru dapat memastikan bahwa konten tersebut mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan semua siswa?

a)

Menyediakan materi dalam format teks saja dapat mengabaikan preferensi pembelajar visual dan audiitori yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan multi-sensor.

b)

Menggunakan video konferensi untuk sesi pembelajaran yang menyenangkan, menekankan interaksi real-time, kolaborasi antar siswa, dan pengorganisasian yang terstruktur secara efektif secara virtual.

c)

Menyediakan materi pembelajaran dalam berbagai format, seperti video dengan teks tertutup, transkrip teks, serta sesi tanya jawab langsung (sinkron) dan forum diskusi (asinkron) yang dapat diakses sesuai kebutuhan siswa.

d)

Menyediakan buku cetak yang mengemas tuntutan tentang komunikasi sinkron dan asinkron, meliputi sejarah, karakteristik, kelebihan, kekurangan, dan contoh penerapan dalam berbagai konteks.

e)

Mengadakan ujian tertulis komprehensif tentang komunikasi sinkron dan asinkron yang mencakup berbagai aspek penting seperti definisi, karakteristik, kelebihan, kekurangan, dan contoh penerapannya dalam berbagai konteks.

28.

Seorang guru ingin mengajarkan konsep berbakat topologi jaringan komputer kepada siswa dengan kebutuhan pembelajaran yang beragam, termasuk siswa penyandang disabilitas. Bagaimana guru dapat mengorganisasi konten pembelajaran agar semua siswa dapat memahami konsep tersebut dengan jelas?

a)

Menyediakan materi pembelajaran hanya dalam bentuk teks tertulis, tanpa menyertakan media tambahan seperti video, audio, atau gambar, yang dapat membantu memperjelas dan memperkaya pemahaman siswa terhadap konten yang diajarkan.

b)

Menggunakan presentasi visual yang menarik dengan gambar, grafik, dan diagram tanpa menyertakan teks tambahan, agar siswa dapat fokus pada elemen visual untuk memahami konsep yang diajarkan melalui visualisasi yang jelas dan efektif.

c)

Menyediakan materi dalam berbagai format, seperti video dengan teks tertutup, gambar dengan deskripsi audio, dan diagram interaktif yang dapat diakses oleh semua siswa sesuai kebutuhan mereka.

d)

Mengadakan ujian tertulis yang komprehensif tentang topologi jaringan, mencakup berbagai tipe seperti bus, star, ring, dan mesh, untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap konsep, kelebihan, dan kelemahan masing-masing topologi secara mendalam.

e)

Menyuruh siswa membaca buku teks tentang topologi jaringan komputer.

29.

Seorang guru ingin memastikan bahwa siswa memahami cara menginstal dan mengkonfigurasi perangkat keras komputer dengan benar. Langkah mana yang harus dilakukan guru untuk mengorganisasi pembelajaran ini agar memudahkan pemahaman siswa?

a)

Memberikan ceramah detail tentang langkah-langkah instalasi perangkat keras, mulai dari persiapan perangkat dan perangkat lunak, serta proses pemasangan fisik.

b)

Menggunakan video tutorial yang menunjukkan proses instalasi perangkat keras, disertai dengan latihan praktik di laboratorium komputer.

c)

Menyuruh siswa membaca manual instalasi perangkat keras tanpa bimbingan, dengan tujuan memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mandiri.

d)

Memberikan soal tes tertulis yang mencakup langkah-langkah teknis instalasi perangkat keras, termasuk persiapan, pemasangan fisik, konfigurasi, dan pengujian. Menyuruh siswa menulis esai tentang pengetahuan perangkat keras komputer.

e)

Menyediakan sesi presentasi yang memaparkan teori konfigurasi perangkat keras tanpa demonstrasi praktik.

30.

Seorang guru memberikan tugas kepada mahasiswa untuk membuat modul pembelajaran tentang sistem operasi yang mencakup penjadwalan CPU dan manajemen memori. Modul tersebut harus digunakan oleh siswa dengan berbagai tingkat pemahaman teknologi. Langkah mana yang paling tepat dalam mendesain modul tersebut? Jawaban benar lebih dari satu.

a)

Menyertakan latihan soal interaktif yang mencakup skenario penjadwalan CPU.

b)

Menambahkan teori penjadwalan CPU tanpa contoh nyata.

c)

Menggunakan studi kasus untuk menunjukkan manajemen memori dalam sistem operasi populer.

d)

Menghindari penggunaan ilustrasi untuk menjaga kesederhanaan materi.

e)

Menyediakan panduan langkah-demi-langkah untuk konfigurasi manajemen memori di berbagai sistem operasi.

31.

Guru ingin menilai kemampuan siswa dalam memahami jenis-jenis grafik yang paling sesuai untuk berbagai jenis data. Konten pembelajaran apa yang paling tepat untuk indikator asesmen ini?

a)

Penggunaan tabel dalam penyajian data memungkinkan untuk menyusun dan menyajikan informasi secara terstruktur.

b)

Proses penelitian yang terstruktur melibatkan langkah-langkah seperti merumuskan masalah, mengumpulkan data, dan menganalisis temuan.

c)

Menjelaskan perbedaan grafik seperti bar chart, pie chart, dan scatter plot untuk data kuantitatif dan kualitatif.

d)

Sejarah perkembangan grafik komputer dari awal hingga perkembangan aplikasi, dan kontribusi inovatif dalam industri kreatif dan teknologi informasi.

e)

Dasar-dasar pemrograman visual mencakup penggunaan antarmuka grafis untuk membuat dan mengelola program desain dan antarmuka.

32.

Seorang guru meminta siswa untuk mengevaluasi antarmuka pengguna (UI) dari sebuah aplikasi pendidikan. Manakah dari pertanyaan berikut yang paling tepat digunakan untuk menentukan kualitas asesmen pembelajaran?

a)

Apakah warna dan kontras dalam antarmuka membantu meningkatkan keterbacaan dan kenyamanan mata pengguna?

b)

Berapa banyak elemen grafis yang ada dalam antarmuka tersebut?

c)

Apakah desain antarmuka mengikuti tren desain terbaru?

d)

Bagaimana tata letak antarmuka memengaruhi navigasi dan alur kerja pengguna?

e)

Seberapa menarik komponen visual antarmuka bagi pengguna pertama kali?

33.

Diberikan kasus di mana mahasiswa harus mengajarkan konsep Inheritance dalam OOP kepada siswa. Pilih pernyataan yang benar atau salah yang dapat digunakan dalam materi ajar untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Mana saja pernyataan yang benar?

a)

Inheritance memungkinkan kelas anak (child class) mewarisi atribut dan metode dari kelas induk (parent class).

b)

Inheritance tidak mendukung penambahan fitur baru ke dalam kelas anak.

c)

Inheritance membantu dalam mengorganisasi kode yang berulang menjadi lebih efisien dan mudah dipelihara.

d)

Inheritance memungkinkan modifikasi kode kelas induk tanpa mempengaruhi kelas anak.

e)

Inheritance adalah konsep di mana sebuah objek dapat berubah bentuk menjadi objek lain.

34.

Seorang guru ingin mengajarkan konsep dasar struktur data seperti linked list dan stack dengan cara yang menarik dan memotivasi siswa. Bagaimana guru dapat mengorganisasi konten pembelajaran ini?

a)

Menyuruh siswa membaca buku teks dan membuat ringkasan membantu mereka memperoleh pemahaman yang mendalam tentang materi serta mengembangkan keterampilan sintesis dan analisis.

b)

Memberikan ceramah yang interaktif dengan siswa sehingga dapat menghasilkan pengalaman belajar yang menarik dan efektif yang memungkinkan siswa untuk berpartisipasi aktif, bertanya, atau berdiskusi.

c)

Menggunakan simulasi visual dan animasi untuk menunjukkan bagaimana linked list dan stack bekerja, serta memberikan tugas praktis untuk mengimplementasikan struktur data tersebut dalam bahasa pemrograman.

d)

Mengadakan tes tertulis tentang definisi linked list dan stack membantu mengukur pemahaman siswa tentang karakteristik, kelebihan, kekurangan, dan contoh penerapan dalam berbagai konteks.

e)

Menyuruh siswa menulis esai tentang pentingnya struktur data dalam ilmu komputer yang memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi konsep, aplikasi, dan dampak pentingnya struktur data dalam pengembangan perangkat lunak.

35.

Seorang guru ingin merancang proyek akhir untuk kelas pemrograman web yang memungkinkan siswa untuk membangun literasi dan numerasi secara efektif. Proyek mana yang paling tepat untuk tujuan ini?

a)

Menyuruh siswa menulis esai tentang pentingnya pemrograman web agar siswa dapat mengeksplorasi dampak dan manfaat pemrograman web dalam mewujudkan aplikasi, situs web, dan layanan online yang inovatif, efisien, dan mudah diakses oleh pengguna di seluruh dunia.

b)

Membuat siswa membuat halaman web statis sederhana tanpa fungsi yang interaktif agar siswa dapat mempraktikkan keterampilan dasar dalam merancang tata letak, mengatur konten, dan memformat elemen-elemen HTML dan CSS untuk membuat halaman yang responsif dan estetis.

c)

Mengembangkan aplikasi web interaktif yang menggunakan data numerik dari API publik (misalnya, data cuaca atau keuangan) untuk memvisualisasikan informasi dalam bentuk grafik dan tabel, serta menyediakan analisis berbasis teks yang menjelaskan tren data.

d)

Mengkuasakan siswa untuk membaca buku tentang sejarah internet, untuk membantu siswa memahami evolusi, perkembangan, dan dampak revolusi digital yang telah mengubah cara kita berkomunikasi, bekerja, dan hidup sehari-hari.

e)

Mengadakan ujian teori tentang dasar-dasar HTML dan CSS yang memungkinkan untuk menguji pemahaman siswa tentang konsep, sintaksis, dan prinsip dasar yang terkait dengan pembuatan halaman web menggunakan kedua bahasa pemrograman tersebut.

36.

Anda ditugasi membimbing guru muda dalam menyusun alat penilaian hasil belajar, yang kemudian harus Anda periksa hasilnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ada beberapa rumusan tujuan pembelajaran di dalam rancangan pembelajaran yang tidak terwakili oleh soal pada alat penilaian. Sebagai pembina guru muda yang ahli yang harus memegang teguh proses evaluasi yang komprehensif, yang harus Anda lakukan adalah ....

a)

membelajarkan referensi instrumen penilaian hasil belajarnya untuk materi yang sama, menyusun ulang instrumen penilaian berdasar referensi, mengecek dan memperbaiki instrumen penilaiannya

b)

menyarankan ke guru muda untuk mengoreksi instrumen penilaian hasil belajar siswa, menyusun ulang instrumen penilaian, mengecek kesesuaian instrumen, dan memperbaiki instrumen penilaiannya

c)

memberikan koreksi kepada guru muda terhadap instrumen penilaian hasil belajarnya, menyusun ulang instrumen penilaian, mengecek kesesuaian instrumen, dan memperbaiki instrumen penilaiannya

d)

menjelaskan konsep menilai hasil belajar siswa, penyusunan alat penilaian hasil belajar, pengecekan kesesuaian instrumen dengan materi pembelajaran, dan cara perbaikan instrumen penilaian

e)

menjelaskan prinsip penilaian hasil belajar, penyusunan instrumen penilaian, pengecekan kesesuaian instrumen dengan tujuan, dan meminta guru muda untuk memperbaiki instrumennya

37.

Salah satu Capaian Pembelajaran (CP) yang tertuang dalam kurikulum termasuk dalam materi dengan tuntutan level kognitifnya adalah C4 (analisis). Data yang terkait hasil belajar peserta didik pada semester yang lalu, rombongan belajar yang akan mempelajari materi tersebut adalah peserta didik yang kemampuannya berpikirnya “rendah” dibandingkan rombongan belajar lainnya. Sebagai guru, tindakan yang paling tepat adalah ....

a)

menyusun alat untuk mengukur hasil belajar peserta didik setelah pembelajaran sesuai tingkat kompetensi pada capaian pembelajaran yang tertuang di dalam kurikulum

b)

memberikan perlakuan yang sama terhadap semua rombongan belajar dalam rancangan pembelajaran karena target capaian pembelajaran tiap kelas harus dicapai

c)

melaksanakan pembelajaran di kelas maupun di laboratorium sesuai kebutuhan peserta didik dengan memberikan penguatan materi dan strategi yang tepat

d)

mengutamakan materi dari yang mudah sampai sulit dan sistematis dalam rancangan pembelajaran sesuai dengan pendekatan, model, dan metode yang sesuai

e)

menerapkan model dan metode pembelajaran yang sesuai karakteristik peserta didik dalam rancangan pembelajaran sehingga kompetensi dapat tercapai

38.

Suatu rancangan pembelajaran memperlihatkan bahwa langkah-langkah pembelajaran yang tersusun tidak menggambarkan sintaks model pembelajaran yang sudah dituliskan di dalam rancangan pembelajaran tersebut. Sebagai guru yang diharuskan menggunakan rancangan tersebut, tindakan yang perlu dilakukan adalah ....

a)

menggunakan rancangan pembelajaran tersebut sebagai acuan melaksanakan pembelajaran agar pelaksanaan tahapan pembelajarannya lebih terarah

b)

bertanya kepada guru yang membuat rancangan pembelajaran tersebut terkait rincian sintaks model pembelajaran yang digunakan

c)

memperbaiki tahapan pembelajaran di rancangan pembelajaran sesuai dengan sintaks model pembelajaran dan melaksanakannya dalam kelas

d)

menyesuaikan sintaks pembelajaran dalam rancangan pembelajaran sesuai model pembelajarannya agar tahapan pembelajaran lebih jelas

e)

pelaksanaan pembelajaran di kelas menggunakan sintaks model yang digunakan meskipun di rancangan pembelajaran tidak dilakukan perbaikan

39.

Berdasarkan hasil evaluasi di akhir pembelajaran, diketahui bahwa minat peserta didik terhadap pembelajaran kurang dan kemampuan nalar kritis kurang tercapai. Berdasarkan kondisi tersebut, maka beberapa aspek kompetensi pedagogik guru yang kurang optimal dan harus ditingkatkan dalam pembelajaran adalah ....

a)

penggunaan TIK untuk meningkatkan minat dan nalar kritis peserta didik

b)

desain proses pembelajaran yang mencakup strategi dan komunikasi untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik

c)

pelaksanaan pembelajaran terkait strategi yang sesuai untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik

d)

komunikasi selama pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik

e)

penggunaan media pembelajaran yang memvisualisasikan materi untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik

40.

Hal yang harus dilakukan ketika terjadi miskonsepsi materi terkait materi yang diberikan adalah ....

a)

mengungkap miskonsepsi yang terjadi, menemukan penyebab utamanya, dan menentukan tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasinya

b)

menentukan penyebab utama terjadinya miskonsepsi pada peserta didik, dan menentukan tindakan tepat untuk mengatasi miskonsepsi tersebut

c)

mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama miskonsepsi pada peserta didik, dan menentukan apakah miskonsepsi ini terjadi pada semua peserta didik

d)

menindaklanjuti miskonsepsi dengan tindakan-tindakan prefentif selama berlangsungnya proses pembelajaran di dalam kelas maupun laboratorium

e)

melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rancangan pembelajaran dengan struktur materi yang jelas sesuai dengan tujuan pembelajaran

41.

Anda berencana mengadakan praktikum dengan menggunakan 3 metode berbeda: Kelompok 1 menilai rasa, warna, dan aroma minuman tradisional dengan menggunakan indera, kelompok 2 menilai sifat minuman tradisional dengan menggunakan pH meter atau kertas pH, serta larutan asam dan basa, dan kelompok 3 menyeleksi kualitas minuman tradisional dengan uji laboratorium. Hal yang harus Anda lakukan sebelum pelaksanaan praktikum tersebut adalah ....

a)

mengelompokkan siswa berdasarkan keinginan siswa, kemudian menyediakan bahan dan alat yang sesuai

b)

mengelompokkan siswa dengan menggunakan aplikasi spin kemu menyediakan berbagai alat dan bahan yang sesuai

c)

mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan akademiknya, kemudian menyediakan berbagai alat dan bahan yang sesuai

d)

mengelompokkan siswa berdasarkan minatnya, kemudian menyediakan berbagai alat dan bahan yang sesuai

e)

mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat keterampilannya, kemudian memberikan bahan dan alat yang sesuai

42.

Anda dan beberapa rekan guru melakukan diskusi terkait kemampuan beradaptasi. Rekan-rekan tersebut tampak tidak memiliki solusi terkait cara memasukkan kemampuan interpersonal yang merupakan bagian dari kemampuan beradaptasi. Hal yang dapat Anda lakukan adalah ....

a)

merekomendasikan kepada guru-guru, beberapa aspek yang dapat dimasukkan dalam kegiatan inti pada rancangan pembelajaran untuk penguatan kemampuan interpersonal yang mencakup penguatan di kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal, mendengarkan, empati dan kerjasama

b)

menyarankan untuk memasukkan aspek-aspek penting yang mendukung kemampuan interpersonal peserta didik dalam rancangan pembelajaran yang harus dibuat agar selama pembelajaran peserta didik terlatih dalam mengembangkan kemampuan interpersonalnya memberikan saran ke guru-guru agar

c)

memberikan rincian kegiatan yang jelas dalam pendekatan pembelajaran (saintifik) di RPP khususnya pada tahapan “M” yang kelima (mengkomunikasikan), sehingga kemampuan interpersonal peserta didik dapat ditingkatkan sesuai dengan tujuan pembelajaran

d)

menentukan model pembelajaran discovery learning yang dituangkan dalam rancangan pembelajaran, serta merinci sintaks model pembelajaran tersebut dalam aktivitas belajar yang jelas agar saat pelaksanaan pembelajaran, tujuan pembelajaran dapat terlihat tidak ada yang tertinggal

e)

melakukan evaluasi secara komprehensif dengan aspek yang mendasari kemampuan interpersonal peserta didik sehingga dapat diukur dengan baik semua kemampuan interpersonal peserta didik setelah melaksanakan pembelajaran

43.

Saat Anda sebagai wali kelas bersama rekan-rekan guru rapat untuk menentukan nilai hasil belajar siswa, guru Matematika menyatakan ketidakseetujuan atas nilai yang diberikan oleh Bahasa Indonesia untuk seorang murid. Menurutnya, murid tersebut tidak berhak mendapatkan nilai yang tinggi karena saat pelajaran Matematika sering tidak mengumpulkan tugas dan nilai-nilai yang diperolehnya di bawah rata-rata kelas. Namun guru Bahasa Indonesia tetap bersikeras untuk memberikan nilai yang tinggi. Tindakan yang akan Anda lakukan adalah ....

a)

meminta murid tersebut untuk mengulang ujian tengah semester dan akhir semester serta mengerjakan tambahan tugas

b)

meminta pendapat yang dominan dari hasil musyawarah dengan guru saat rapat penentuan nilai akhir

c)

meminta kedua guru secara bersama mengecek kembali tugas dan nilai murid tersebut untuk mendapatkan nilai yang tepat

d)

meminta guru Matematika untuk mempertimbangkan kembali penilaiannya, mengingat perilaku baik murid tersebut

e)

meminta murid tersebut untuk melakukan remedial pada setiap kuis yang dilakukan dan mengumpulkan tugas

44.

Saat melakukan pembelajaran di kelas dengan menerapkan metode casebased learning yang dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan kelompok terkait kasus yang disampaikan, ada dua kelompok yang berbeda pendapat mengenai penyebab dan cara menyelesaikan kasus tersebut. Masing-masing merasa argumennya yang paling kuat dan tidak dapat menerima argumen lain. Tindakan yang akan Anda lakukan adalah ....

a)

membiarkan kedua kelompok saling beragumen mempertahankan pendapatnya masing-masing karena kedua kelompok memiliki alasan yang kuat dan sebagai bentuk kebebasan berpendapat

b)

meminta salah satu kelompok mengalah karena argumen yang disampaikan oleh kelompok lainnya dirasa lebih rasional karena didasarkan pada informasi yang jelas dan terpercaya

c)

menunjukkan sikap netral terhadap semua kelompok agar suasana kelas kembali aman dan nyaman, argumen yang disampaikan oleh kedua kelompok tersebut

d)

menyampaikan materi pembelajaran yang menggunakan referensi yang dapat dipercaya sehingga kedua kelompok dapat menerima kebenaran dari kelompok lainnya

e)

menyampaikan kepada kedua kelompok kekurangan dan kelebihan argumen yang disampaikan oleh masing-masing kelompok sehingga kedua kelompok dapat menerima pendapat dari kelompok lainnya

45.

Sebagai seorang guru baru di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan, Anda memperhatikan bahwa beberapa siswa di kelas Anda tampak kurang fokus, menunjukkan tanda-tanda bosan, dan ada beberapa insiden kecil dimana siswa terlihat dalam pertengkaran ringan. Anda ingin menciptakan suasana belajar mengajar yang sehat, positif, dan menyenangkan sehingga siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar. Tindakan yang dapat Anda lakukan adalah ....

a)

menggunakan teknik pengajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan

b)

meminta siswa memberikan umpan balik pada akhir pembelajaran

c)

menciptakan tata tertib selama proses pembelajaran dengan ketat

d)

mengatur waktu untuk kegiatan relaksasi melalui ice breaking

e)

mengadakan kegiatan khusus untuk mendekat siswa secara emosional secara berkala

46.

Dalam kelas dengan peserta didik dari beragam latar budaya, terjadi kecanggungan ketika kerja kelompok karena perbedaan kebiasaan dan cara komunikasi. Kelompok siswa tidak bekerja secara optimal, dan beberapa menyampaikan rasa tidak nyaman terhadap perbedaan. Langkah yang paling tepat dilakukan guru untuk membangun pembelajaran sosial emosional berbasis empati dan toleransi adalah ....

a)

mengganti kerja kelompok dengan tugas mandiri agar peserta didik merasa nyaman

b)

memfasilitasi kegiatan refleksi kelompok dan dialog budaya agar peserta didik saling memahami

c)

memberikan penjelasan tentang pentingnya menghargai perbedaan sebelum proyek dimulai

d)

menugaskan kerja kelompok dengan rotasi anggota agar peserta didik belajar berinteraksi

e)

mengingatkan peserta didik bahwa tiap anggota kelompok berhak menyatakan pendapat

47.

Seorang guru menyadari bahwa beberapa peserta didik sering terlibat konflik kecil dan kesulitan bekerja dalam tim. Guru tersebut ingin menerapkan strategi pembelajaran sosial emosional untuk meningkatkan kerja sama dalam kelompok. Strategi paling tepat yang dapat ia pilih dalam situasi ini adalah ....

a)

mengatur rotasi kelompok setiap praktikum berdasarkan kesepakatan peserta didik dan melakukan refleksi setelah melaksanakan praktikum

b)

menyerahkan pembagian kelompok kepada ketua kelas dan meminta setiap kelompok membuat laporan mingguan tugas setiap anggota

c)

merancang aktivitas kelompok dan menyerahkan pembagian peran kepada kelompoknya sehingga peserta didik merasa nyaman

d)

menyerahkan pembagian kelompok kepada peserta didik agar merasa nyaman dan dapat menyelesaikan praktikum tepat waktu

48.

Seorang guru SMK Teknik Logistik selalu datang tepat waktu, berpakaian rapi, dan menyapa peserta didik dengan ramah setiap pagi. Ia tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menunjukkan kesabaran dan konsistensi dalam perilaku sehari-hari. Tindakan guru tersebut secara prosedural menunjukkan peran sebagai teladan yang dapat ....

a)

membangun budaya disiplin dan menumbuhkan sikap profesionalisme di kalangan peserta didik melalui contoh nyata setiap hari

b)

membangun budaya rasa percaya diri dengan menunjukkan konsistensi dalam berpenampilan rapi dan keramahan

c)

menunjukkan bahwa guru harus memiliki penampilan yang rapi dan selaras agar menyenangkan saat proses pembelajaran

d)

menunjukkan bahwa guru memiliki citra kepribadian dan sosial yang baik serta kemampuan dalam proses pembelajaran

49.

Seorang guru produktif SMK di bidang Teknik Otomotif mengamati bahwa meskipun peserta didik telah mengikuti praktik, mereka masih kesulitan menjelaskan prinsip kerja sistem rem hidrolik. Ia ingin meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui pendekatan experiential learning. Strategi paling tepat yang dapat dipilih guru tersebut untuk mengimplementasikan prinsip “concrete experience” dalam experiential learning adalah ....

a)

membagi siswa menjadi kelompok kecil untuk menganalisis studi kasus kerusakan sistem rem hidrolik

b)

mengajak siswa menganalisis kerusakan sistem rem mobil yang dibongkar di bengkel sekolah

c)

menyampaikan ulang materi dengan menggunakan media visual dan simulasi berbasis komputer

d)

membenarkan kuis reflektif setelah penjelasan prinsip kerja rem hidrolik dan diskusi kelompok

50.

Di SMK Teknik Elektronika, seorang guru ingin menerapkan pembelajaran berbasis pengalaman agar peserta didik mampu memahami prinsip kerja sensor suhu dengan pendekatan experiential learning. Salah satu tahapan dalam siklus experiential learning adalah reflective observation. Langkah-langkah yang paling tepat dilakukan guru dalam menerapkan reflective observation adalah ....

a)

meminta peserta didik melakukan pengamatan langsung, diskusi hasil, penarikan kesimpulan, dan penerapan kembali dalam bentuk praktikum proyek mini

b)

meminta peserta didik mengamati berbagai video tentang sensor suhu, diskusi hasil, penarikan kesimpulan, dan penerapan kembali dalam bentuk proyek mini

c)

meminta peserta didik melakukan studi literasi sebagai sumber belajar, diskusi hasil, penarikan kesimpulan, dan penerapan kembali dalam bentuk proyek mini

51.

Guru di SMK Teknik Pemesinan memberikan tugas kepada peserta didik untuk membuat alat sederhana dari barang bekas, kemudian mempresentasikan proses dan tantangan yang mereka alami. Langkah-langkah yang paling tepat mencerminkan pendekatan experiential learning adalah ....

a)

meminta peserta didik membuat alat dari barang bekas, membuat laporan praktikum, dan melakukan evaluasi bersama guru setelah praktik

b)

meminta peserta didik membuat alat dari barang bekas, merekam prosesnya, dan melakukan evaluasi bersama guru setelah praktik

52.

Di SMK Nusantara, peserta didik mengalami penurunan semangat belajar. Setelah dilakukan survei, diketahui bahwa sebagian besar peserta didik merasa tidak nyaman karena sering terjadi konflik antar mereka dan minimnya dukungan guru. Berdasarkan prinsip school well-being, tindakan yang paling efektif dilakukan guru agar suasana belajar menjadi lebih positif adalah ....

a)

meningkatkan pembelajaran di luar kelas dan layanan konseling bagi peserta didik

b)

meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler dan pemberian reward bagi peserta didik yang berprestasi

c)

memberikan dukungan emosional yang membangun rasa aman dan kepercayaan siswa terhadap lingkungan sekolah.

53.

Pak Parlan memperhatikan seorang guru muda yang sering melakukan bimbingan klasikal dengan cara bimbingan kelompok pada beberapa peserta didik. Kelas yang harus ditanganinya tidak hanya satu kelas, tetapi lebih dari empat kelas. Melihat kondisi tersebut, tindakan yang perlu dilakukan oleh Pak Parlan adalah ....

a)

meminta guru muda tersebut untuk melakukan bimbingan klasikal sewaktu-waktu saat diperlukan sehingga waktu yang tersedia dapat menangani semua kelas

b)

menyarankan bahwa selain bimbingan kelompok, bimbingan klasikal dapat dilakukan dalam kelas atau lintas kelas, agar waktu yang tersedia cukup untuk semua kelas.

54.

Bu Ratna diminta untuk mendampingi Bu Dewi dalam kegiatan bimbingan klasikal dengan metode ekspositori (ceramah). Bu Dewi melaksanakan bimbingan tersebut dengan beberapa langkah, yaitu menjelaskan suatu masalah, memecahkan masalah, dan mendemonstrasikan. Sebagai guru pendamping, Bu Ratna perlu memperbaiki langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Bu Dewi. Langkah-langkah yang dilakukan seharusnya adalah ....

a)

menyampaikan materi, memecahkan masalah yang ada, dan memperjelas suatu masalah sesuai materi yang telah diberikan.

b)

menjelaskan materi terkait, memberikan contoh nyata dan mendemonstrasikan materi secara sistematis dan terstruktur.

55.

Seorang muda Guru sedang belajar memberikan layanan perencanaan individual kepada peserta didiknya. Dalam pelaksanaannya, guru muda tersebut belum dapat melakukan layanan perencanaan individual dengan baik terhadap peserta didiknya. Sebagai guru profesional, tindakan yang tepat dilakukan adalah ....

a)

meminta guru tersebut untuk memahami materi tentang bimbingan klasikal untuk mendapatkan informasi mengenai konseli dalam rangka setiap peserta didik memiliki rencana masa depan.

b)

memberi penjelasan perlunya pemahaman tentang konseli secara mendalam, penafsiran hasil asesmen, penyediaan informasi akurat, sesuai dengan peluang dan potensi konseling.

56.

Seorang peserta didik di dalam kelas menggunakan pakaian yang sesuai dengan tuntunan agamanya. Peserta didik lainnya yang memiliki keyakinan berbeda merasa tidak senang dan mengomentari dengan kalimat-kalimat yang kurang pantas sehingga peserta didik yang dianggap menjadi menangis. Sebagai guru yang bertanggung jawab terhadap kelas tersebut, tindakan yang perlu dilakukan sesuai nilai-nilai Pancasila adalah ....

a)

mendamaikan peserta didik yang sedang bermasalah sehingga kelas menjadi nyaman kembali

b)

mengingatkan peserta didik yang mengomentari untuk menghormati keyakinan peserta didik lain yang berbeda dan menjunjung tinggi toleransi antar peserta didik dalam kelas.

57.

Bu Darmi memperhatikan keadaan semua peserta didik yang ada di kelasnya. Sebagian besar peserta didik senang menggunakan media sosial untuk mengakses informasi positif. Namun, banyak juga informasi negatif yang dengan cepat menyebar di media sosial. Efeknya juga terasa di kelas Bu Darmi. Penurunan moral tampak pada peserta didik, sebagai salah satu dampak konten-konten negatif pada media sosial yang diakses. Sebagai salah satu guru yang ikut bertanggung jawab terhadap perilaku peserta didik, yang perlu dilakukan oleh Bu Darmi adalah

a)

menggalakkan kegiatan-kegiatan yang mendorong peserta didik menjadi peserta didik yang beriman dan bertakwa dan memiliki keberanian juang terhadap hak dan kewajibannya di sekolah.

b)

memberikan pendidikan nilai sebagai fondasi esensial untuk membentuk peserta didik yang utuh, berkarakter, cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab.

c)

membentuk peserta didik menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan bertanggung jawab, memiliki akhlak yang mulia, mandiri dan demokratis dalam melakukan tindakan.

d)

memupuk nilai kemandirian peserta didik untuk menjadi manusia yang beriman dan bertakwa dan memiliki bertanggung jawab atas semua tindakan dan pekerjaannya, serta memiliki akhlak yang mulia.

e)

menanamkan pendidikan nilai sebagai dasar untuk membentuk peserta didik menjadi manusia cerdas, beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab atas diri dan orang lain.

58.

Sekolah merupakan salah satu tempat untuk mendidik agar peserta didik memiliki karakter jujur. Pada kenyataannya, masih banyak siswa yang berbuat tidak jujur dalam beberapa aktivitas di sekolah. Sebagian peserta didik sering berbuat dan berkata tidak jujur. Apabila saya sebagai seorang guru ingin menciptakan lingkungan yang mendukung kejujuran di sekolah, tindakan yang perlu dilakukan adalah

a)

mengajak semua warga sekolah, terutama peserta didik, untuk selalu berbuat jujur karena nilai kejujuran akan memberikan manfaat dan kebaikan bagi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

b)

memberikan kenyamanan bagi peserta didik yang selalu berbuat jujur dengan mengapresiasi segala bentuk perbuatan jujur di sekolah dan di dalam kelas sebagai contoh bagi teman-teman sekolah lainnya.

c)

menciptakan suasana aman untuk berbuat dan berkata jujur, memberikan penghargaan terhadap perilaku jujur, dan tidak memberikan hukuman bagi kesalahan kecil yang diakui dengan jujur.

d)

memberikan kesempatan bagi semua peserta didik untuk dapat berbuat jujur di lingkungan sekolah sehingga tercipta suasana sekolah yang penuh nilai kejujuran dan menghilangkan rasa khawatir di sekolah.

e)

menciptakan kondisi yang aman untuk berbuat dengan memberikan penghargaan terhadap peserta didik yang berperilaku jujur serta tidak menghukum kepada peserta didik jika mengakui dengan jujur.

59.

Seorang peserta didik sangat rajin belajar dan prestasi akademiknya di atas rata-rata temannya. Di dalam kelas, dia sering menyendiri sambil membaca buku atau kegiatan lain yang selalu berkaitan dengan materi pembelajaran. Teman-temannya menjauh darinya karena memang kurang bersosialisasi. Sebagai Guru, tindakan yang perlu dilakukan adalah

a)

mengajak peserta didik untuk bergabung dengan bimbingan belajar di luar sekolah yang dapat mengasah kemampuan akademiknya sehingga dapat bersosialisasi dengan anggota lainnya.

b)

menyarankan kepada peserta didik tersebut untuk bergabung dengan kelompok-kelompok belajar yang dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan akademik.

c)

menyarankan kepada peserta didik tersebut untuk mengikuti ekstrakurikuler KIR (Karya Ilmiah Remaja) yang ada di sekolah yang sudah banyak memiliki anggota.

d)

mengarahkan peserta didik tersebut untuk menjadi mentor belajar untuk teman-temannya di kelasnya sebagai jalan berbagi ilmu dan bersosialisasi.

e)

merekomendasikan peserta didik tersebut untuk masuk ke kegiatan ekstrakurikuler Olimpiade yang banyak diikuti oleh peserta didik yang senang dengan kegiatan akademik.

60.

Salah satu organisasi massa mendatangi sekolah dengan beberapa tuntutan berkaitan dengan pendanaan. Ormas tersebut menuntut sekolah agar dapat memberikan sumbangan yang nilainya cukup besar, sementara sekolah tidak memiliki anggaran yang sifatnya tidak terprogram. Sebagai salah satu warga sekolah yang memiliki komitmen tinggi, yang dapat dilakukan adalah

a)

melakukan komunikasi dengan baik, sopan, dan dengan nada rendah dengan pihak ormas sehingga terjadi interaksi yang sejuk saat menyampaikan kondisi yang ada.

b)

melakukan pendekatan secara baik dengan pembicaraan yang tenang antara pihak sekolah dan ormas saat menyampaikan keadaan dan keterbatasan sekolah.

c)

berusaha melakukan pendekatan yang baik dengan pihak ormas dan menyampaikan keadaan sekolah dengan baik sehingga pihak ormas memahami kondisi sekolah.

d)

menyampaikan melalui laporan yang dilaksanakan setiap hari di sekolah yang berjalan apa adanya dengan keadaan keterbatasan anggaran sekolah.

e)

berusaha tidak memberikan tanggapan dan komunikasi dengan pihak ormas karena secara khusus memang sekolah tidak dapat mengeluarkan anggaran tersebut.

61.

Situasi di sebuah sekolah terasa tidak kondusif. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah jumlah kelas yang sedikit dibanding jumlah guru sehingga jam mengajar guru menjadi sangat sedikit. Sebagian guru berebut untuk mendapat jam mengajar yang banyak. Sebagai guru profesional, tindakan yang dapat dilakukan adalah

a)

melibatkan guru-guru yang ada di sekolah untuk saling bekerjasama dalam pekerjaan terkait pembelajaran untuk keberhasilan semua peserta didik.

b)

mengusulkan adanya kolaborasi antar guru dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan di sekolah dan berkompetisi dalam menghasilkan pekerjaan yang tuntas.

c)

memberikan saran kepada pengelola sekolah agar adil penjadwalan, apresiatif, membantu kerjasama dan membangun suasana kompetitif yang sehat.

d)

melaksanakan pekerjaan yang dibebannya dengan baik yang berorientasi pada keberhasilan pembelajaran dengan indikator hasil belajar siswa yang baik.

e)

menyampaikan adanya kompetisi yang sehat antar guru sehingga terjadi kerjasama yang baik sehingga guru yang memiliki kinerja yang baik dapat diapresiasi.

62.

Anda adalah seorang guru yang telah mendapatkan sertifikasi sebagai guru profesional. Hari ini, Anda dihadapkan dengan tiga tugas mendesak. Anda harus menyusun modul ajar untuk minggu depan, tugas harus diserahkan ke kepala sekolah hari ini. Rencana ini memerlukan waktu dan perhatian penuh karena ada pos yang penting terkait kompetensi literasi peserta didik yang berbeda-beda. Tugas lain adalah menyelesaikan penilaian akhir semester peserta didik yang sudah dikumpulkan. Hasil penilaian ini penting karena akan dijadikan bahan rapat dengan orang tua pada pertemuan yang akan dilaksanakan pekan ini. Anda juga diminta membuat laporan pelatihan yang harus diikuti selama 2 (dua) minggu dengan tujuan melakukan refleksi atas hasil pelatihan melalui tindak lanjut berupa menyusun modul ajar beserta perangkat pembelajaran lainnya. Sebagai guru profesional yang memiliki integritas, tindakan yang Anda lakukan adalah

a)

mengerjakan penilaian peserta didik terlebih dahulu, kemudian menyusun modul ajar beserta perangkat pembelajaran lainnya dan meminta teman sesama peserta pelatihan untuk membuat laporan pelatihan.

b)

membuat modul ajar beserta perangkat pembelajaran yang lainnya untuk segera dikumpulkan minggu ini, meminta teman sesama pelatihan untuk membuat laporan dan memundurkan pertemuan dengan orangtua dari peserta didik pada minggu berikutnya.

c)

meminta bantuan sesama rekan guru untuk membantu membuatkan modul ajar beserta perangkat pembelajaran yang lainnya karena harus mengerjakan laporan pelatihan dan memundurkan pertemuan dengan orangtua dari peserta didik pada minggu berikutnya.

d)

mengerjakan penilaian peserta didik terlebih dahulu, kemudian menyusun modul ajar beserta perangkat pembelajaran lainnya dan dilanjutkan dengan menyusun laporan pelatihan.

e)

mengerjakan penilaian peserta didik terlebih dahulu, kemudian menyusun modul ajar beserta perangkat pembelajaran lainnya dan meminta teman sesama peserta pelatihan untuk membuat laporan pelatihan.

63.

Pada rapat dewan guru, Kepala Sekolah meminta 3 orang guru untuk mengikuti pelatihan. Kegiatan pelatihan ini sesuai dengan salah satu dari kode etik guru yaitu “Melaksanakan tugas mengajar dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme”. Namun ada salah seorang guru yang ditunjuk untuk mengikuti pelatihan menolak secara keras kegiatan tersebut dengan alasan pribadi dan cenderung kurang tepat. Tindakan Anda sebagai sesama rekan guru adalah

a)

menanyakan alasan guru tersebut mengingat karakternya yang keras dan tidak mau mengikuti perintah.

b)

melakukan pendekatan dan komunikasi pribadi kepada guru yang menolak pelatihan dengan mengingatkan akan profesinya sebagai guru dan kode etik yang harus ikuti guru.

c)

memberikan waktu kepada guru tersebut untuk bisa menerima tugas pelatihan yang diberikan dan melaksanakannya.

d)

memberikan waktu kepada sekolah untuk menyelesaikan tugas-tugas yang terpending dahulu.

e)

memberikan alternatif kegiatan lain yang diterima oleh guru tersebut memberikan alternatif alasan yang diajukan agar relevan dengan profesinya sebagai guru.

64.

Pada pembelajaran di kelas dengan menerapkan metode casebased learning, Anda sebagai guru memberikan contoh kasus yang terjadi di lapangan yang berkaitan dengan materi tersebut. Pembelajaran dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang membahas mengenai kasus yang disampaikan. Saat pemaparan hasil diskusi, ada dua kelompok yang berbeda pendapat mengenai penyebab dan cara menyelesaikan kasus tersebut. Kedua kelompok mempunyai argumen yang menurut mereka kuat sehingga kelompok lainnya dianggap salah. Sebagai guru, tindakan yang dapat dilakukan adalah

a)

memilih bersikap netral terhadap kedua kelompok karena ada unsur kebenaran dari argumen-argumen yang disampaikan oleh kedua kelompok tersebut.

b)

membiarkan kedua kelompok saling berargumen mempertahankan pendapatnya masing-masing karena kedua kelompok memiliki alasan yang kuat dan sebagai bentuk kebebasan berpendapat.

c)

meminta salah satu kelompok mengalah karena argumen yang disampaikan oleh kelompok lainnya dirasa lebih rasional karena didasarkan pada informasi yang jelas dan terpercaya.

d)

menyampaikan kepada kedua kelompok kekurangan dan kelebihan argumen yang disampaikan oleh masing-masing kelompok sehingga kedua kelompok dapat menerima pendapat dari kelompok lainnya.

e)

meminta kedua kelompok untuk menyampaikan alasannya dengan jelas menggunakan referensi yang dapat dipercaya sehingga kedua kelompok dapat menerima kebenaran dari kelompok lainnya.