wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Dasar-Dasar Kelistrikan

Total questions: 90

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Apa kepanjangan dari huruf "V" dalam dasar-dasar kelistrikan?

a)

Voltase

b)

Volume

c)

Variabel

d)

Vektor

2.

Sistem kelistrikan alat berat mempelajari hubungan antara tiga besaran utama. Manakah di bawah ini yang bukan termasuk besaran utama dalam kelistrikan?

a)

Kecepatan

b)

Tegangan (V)

c)

Arus (I)

d)

Hambatan (R)

3.

Dalam segitiga kelistrikan, huruf "I" biasanya melambangkan apa?

a)

Arus listrik

b)

Hambatan

c)

Tegangan

d)

Intensitas cahaya

4.

Jika sebuah alat berat memiliki sistem kelistrikan, mengapa penting memahami hubungan antara V, I, dan R?

a)

Agar dapat mendiagnosa dan memperbaiki masalah kelistrikan dengan tepat

b)

Agar dapat menghitung massa alat berat

c)

Agar dapat menentukan warna kabel

d)

Agar dapat mengukur suhu mesin

5.

Apa yang dimaksud dengan arus listrik?

a)

Aliran proton yang bergerak melalui penghantar dalam suatu rangkaian listrik

b)

Aliran elektron yang bergerak melalui penghantar dalam suatu rangkaian listrik

c)

Aliran neutron yang bergerak melalui penghantar dalam suatu rangkaian listrik

d)

Aliran cahaya yang bergerak melalui penghantar dalam suatu rangkaian listrik

6.

Apa perbedaan utama antara arus searah (DC) dan arus bolak-balik (AC)?

a)

Arus searah berubah arah secara periodik, sedangkan arus bolak-balik tetap

b)

Arus searah memiliki arah aliran yang tetap, sedangkan arus bolak-balik berubah arah secara periodik

c)

Arus searah tidak memerlukan penghantar, sedangkan arus bolak-balik memerlukan penghantar

d)

Arus searah hanya digunakan di rumah, sedangkan arus bolak-balik hanya digunakan di laboratorium

7.

Mengapa arus listrik dapat terjadi dalam suatu rangkaian listrik?

a)

Karena adanya perbedaan suhu antara dua titik

b)

Karena adanya perbedaan potensial atau tegangan antara dua titik dalam rangkaian

c)

Karena adanya perbedaan massa antara dua titik

d)

Karena adanya perbedaan warna antara dua titik

8.

Pilih pernyataan yang benar mengenai bagaimana arus listrik dapat mengalir dalam suatu rangkaian listrik!

a)

Arus listrik mengalir karena adanya perbedaan warna pada penghantar

b)

Arus listrik mengalir karena elektron bergerak dari satu titik ke titik lain akibat perbedaan potensial atau tegangan

c)

Arus listrik mengalir karena proton bergerak dari satu titik ke titik lain akibat perbedaan suhu

d)

Arus listrik mengalir karena neutron bergerak dari satu titik ke titik lain akibat perbedaan massa

9.

Apa yang dimaksud dengan tegangan listrik?

a)

Perbedaan potensial atau energi listrik antara dua titik dalam suatu rangkaian

b)

Jumlah arus listrik yang mengalir dalam suatu penghantar

c)

Banyaknya elektron yang bergerak dalam suatu rangkaian

d)

Hambatan listrik antara dua titik dalam suatu rangkaian

10.

Satuan tegangan listrik disebut dengan...

a)

Volt (V)

b)

Ampere (A)

c)

Ohm (Ω)

d)

Watt (W)

11.

1 MegaVolt (MV) setara dengan berapa KiloVolt (KV)?

a)

1000 KiloVolt (KV)

b)

100 KiloVolt (KV)

c)

10 KiloVolt (KV)

d)

1 KiloVolt (KV)

12.

Bagaimana hubungan antara perbedaan potensial dan besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian?

a)

Semakin besar perbedaan potensial, semakin besar tegangan listriknya

b)

Semakin besar perbedaan potensial, semakin kecil tegangan listriknya

c)

Tidak ada hubungan antara perbedaan potensial dan tegangan listrik

d)

Tegangan listrik selalu tetap meskipun perbedaan potensial berubah

13.

Jika diketahui 1 Volt (V) = 1000 miliVolt (mV), maka berapakah nilai 5 Volt dalam satuan miliVolt?

a)

5000 miliVolt

b)

50 miliVolt

c)

500 miliVolt

d)

1000 miliVolt

14.

Apa yang dimaksud dengan hambatan listrik?

a)

Energi panas yang dihasilkan oleh arus listrik

b)

Penghalang aliran arus listrik dalam suatu penghantar

c)

Aliran arus listrik yang sangat cepat

d)

Tegangan listrik yang sangat tinggi

15.

Satuan hambatan listrik dalam Sistem Internasional adalah...

a)

Volt

b)

Ampere

c)

Ohm

d)

Watt

16.

Satu ohm merupakan hambatan yang membatasi aliran arus satu ampere dengan tegangan...

a)

Satu volt

b)

Sepuluh volt

c)

Satu watt

d)

Seratus volt

17.

Semakin tinggi hambatan listrik dalam penghantar, maka...

a)

Arus listrik semakin mudah mengalir

b)

Arus listrik semakin sulit mengalir

c)

Tegangan listrik semakin rendah

d)

Energi panas semakin berkurang

18.

Faktor-faktor yang memengaruhi hambatan listrik di antaranya adalah...

a)

Warna kawat, suhu ruangan, dan panjang kawat

b)

Panjang penghantar, luas penampang penghantar, dan jenis material penghantar

c)

Jenis arus listrik, tegangan, dan frekuensi

d)

Bentuk kawat, ukuran molekul, dan kecepatan arus

19.

Jika panjang kawat bertambah dan luas penampang tetap, apa yang terjadi pada hambatan listrik?

a)

Hambatan listrik berkurang

b)

Hambatan listrik tetap

c)

Hambatan listrik bertambah

d)

Hambatan listrik hilang

20.

Rumus hambatan listrik pada kawat penghantar adalah...

a)

R = L × A / ρ

b)

R = ρ × L / A

c)

R = A × L / ρ

d)

R = L / (A × ρ)

21.

Apa yang terjadi pada arus listrik jika luas penampang kawat diperbesar, sedangkan panjang dan jenis material tetap?

a)

Arus listrik semakin sulit mengalir

b)

Hambatan listrik bertambah

c)

Hambatan listrik berkurang

d)

Tegangan listrik meningkat

22.

Apa peran elektron bebas dalam penghantar logam?

a)

Menghambat aliran arus listrik

b)

Membantu aliran arus listrik

c)

Mengubah arus listrik menjadi panas

d)

Menyerap energi listrik

23.

Jika tahanan jenis (ρ) suatu material meningkat, bagaimana pengaruhnya terhadap hambatan listrik?

a)

Hambatan listrik berkurang

b)

Hambatan listrik tetap

c)

Hambatan listrik bertambah

d)

Hambatan listrik hilang

24.

Apa yang dimaksud dengan hukum Ohm?

a)

Hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan dalam suatu penghantar

b)

Hubungan antara massa, gaya, dan percepatan

c)

Hubungan antara energi, waktu, dan daya

d)

Hubungan antara suhu, tekanan, dan volume

25.

Jika diketahui nilai tegangan (V) dan hambatan (R), rumus untuk mencari arus (I) menurut hukum Ohm adalah?

a)

I = V / R

b)

I = V × R

c)

I = R / V

d)

I = V + R

26.

Berdasarkan hukum Ohm, apa yang terjadi pada arus (I) jika tegangan (V) dinaikkan dan hambatan (R) tetap?

a)

Arus bertambah

b)

Arus berkurang

c)

Arus tetap

d)

Arus menjadi nol

27.

Sebutkan satuan dari arus listrik, tegangan, dan hambatan sesuai keterangan pada gambar!

a)

Ampere, Volt, Ohm

b)

Watt, Joule, Newton

c)

Volt, Ampere, Ohm

d)

Ohm, Volt, Ampere

28.

Jika sebuah penghantar memiliki tegangan 12 Volt dan hambatan 4 Ohm, berapakah arus yang mengalir menurut hukum Ohm?

a)

3 Ampere

b)

48 Ampere

c)

8 Ampere

d)

0,33 Ampere

29.

Menurut hukum watt, rumus daya listrik (P) dalam suatu rangkaian listrik adalah...

a)

P = I x V

b)

P = V / I

c)

P = I / V

d)

P = V + I

30.

Apa satuan dari arus listrik (I) menurut keterangan pada gambar?

a)

Ampere

b)

Volt

c)

Watt

d)

Ohm

31.

Jika diketahui daya listrik (P) dan tegangan (V), bagaimana cara mencari arus listrik (I)?

a)

I = P / V

b)

I = V / P

c)

I = P x V

d)

I = V + P

32.

Apa yang terjadi jika daya listrik yang digunakan oleh suatu perangkat semakin tinggi?

a)

Semakin besar energi listrik yang digunakan atau dihasilkan dalam waktu tertentu.

b)

Semakin kecil energi listrik yang digunakan atau dihasilkan dalam waktu tertentu.

c)

Tidak ada perubahan pada energi listrik yang digunakan.

d)

Energi listrik berubah menjadi energi panas sepenuhnya.

33.

Jika diketahui arus listrik (I) dan daya listrik (P), bagaimana cara mencari tegangan (V)?

a)

V = P / I

b)

V = I / P

c)

V = P x I

d)

V = I + P

34.

Apa yang dimaksud dengan rangkaian seri dalam listrik?

a)

Rangkaian listrik di mana komponennya disusun secara berurutan dalam satu jalur tunggal

b)

Rangkaian listrik di mana komponennya disusun secara acak

c)

Rangkaian listrik di mana komponennya disusun dalam banyak jalur

d)

Rangkaian listrik yang tidak memiliki jalur arus

35.

Apa yang terjadi jika salah satu komponen pada rangkaian seri rusak atau terputus?

a)

Seluruh rangkaian akan mati karena aliran arus terhenti

b)

Komponen lain tetap menyala

c)

Arus listrik tetap mengalir pada jalur lain

d)

Hanya komponen yang rusak yang mati

36.

Mengapa arus listrik pada rangkaian seri hanya memiliki satu jalur?

a)

Karena semua komponen disusun secara berurutan dalam satu jalur tunggal

b)

Karena setiap komponen memiliki jalur sendiri-sendiri

c)

Karena arus listrik dapat memilih jalur yang berbeda

d)

Karena rangkaian seri menggunakan banyak sumber listrik

37.

Pernyataan manakah yang benar tentang rangkaian seri jika Anda ingin lampu tetap menyala meskipun salah satu lampu padam?

a)

Rangkaian seri tidak cocok karena jika satu komponen rusak, seluruh rangkaian akan mati

b)

Rangkaian seri cocok karena arus listrik tetap mengalir pada komponen lain

c)

Rangkaian seri cocok karena memiliki banyak jalur arus listrik

d)

Rangkaian seri tidak menggunakan arus listrik

38.

Apa yang dimaksud dengan tegangan total pada rangkaian seri?

a)

Tegangan total adalah hasil penjumlahan dari semua voltase pada setiap baterai

b)

Tegangan total adalah hasil pengurangan dari semua voltase pada setiap baterai

c)

Tegangan total adalah voltase dari baterai terbesar saja

d)

Tegangan total adalah voltase dari baterai terkecil saja

39.

Jika terdapat tiga baterai dengan voltase V1, V2, dan V3 yang disusun secara seri, bagaimana rumus untuk menghitung tegangan totalnya?

a)

Vtotal = V1 + V2 + V3

b)

Vtotal = V1 × V2 × V3

c)

Vtotal = V1 - V2 - V3

d)

Vtotal = V1 ÷ V2 ÷ V3

40.

Dalam rangkaian seri, jika V1 = 2V, V2 = 3V, dan V3 = 4V, berapakah tegangan totalnya?

a)

9V

b)

6V

c)

5V

d)

2V

41.

Mengapa pada rangkaian seri, tegangan total merupakan penjumlahan dari voltase setiap baterai?

a)

Karena arus listrik melewati setiap baterai secara berurutan sehingga setiap voltase ditambahkan

b)

Karena arus listrik hanya melewati satu baterai saja

c)

Karena voltase pada rangkaian seri selalu sama di setiap titik

d)

Karena baterai pada rangkaian seri tidak mempengaruhi tegangan total

42.

Apa rumus untuk menghitung tahanan total pada rangkaian seri?

a)

R_total = R1 + R2 + R3 + ... + Rn

b)

R_total = (R1 × R2 × R3) / (R1 + R2 + R3)

c)

R_total = R1 - R2 - R3

d)

R_total = R1 / R2 + R3

43.

Apa yang dimaksud dengan R_total dalam rumus rangkaian seri?

a)

Tahanan total rangkaian seri

b)

Tegangan total rangkaian seri

c)

Arus total rangkaian seri

d)

Daya total rangkaian seri

44.

Jika sebuah rangkaian seri terdiri dari tiga resistor dengan nilai R1 = 2Ω, R2 = 3Ω, dan R3 = 5Ω, berapakah tahanan totalnya?

a)

10Ω

b)

c)

d)

45.

Mengapa nilai tahanan total pada rangkaian seri merupakan penjumlahan dari setiap tahanan yang terhubung?

a)

Karena arus yang mengalir sama melalui setiap resistor sehingga setiap tahanan menambah hambatan total

b)

Karena tegangan dibagi rata pada setiap resistor

c)

Karena arus dibagi pada setiap resistor

d)

Karena semua resistor memiliki nilai yang sama

46.

Pada rangkaian seri, bagaimana hubungan antara arus total dan arus di setiap komponen?

a)

Arus total sama dengan arus di setiap komponen

b)

Arus total lebih kecil dari arus di setiap komponen

c)

Arus total lebih besar dari arus di setiap komponen

d)

Arus total tidak berhubungan dengan arus di setiap komponen

47.

Jika terdapat tiga resistor yang disusun secara seri, arus yang mengalir pada masing-masing resistor adalah...

a)

Sama besar

b)

Berbeda-beda

c)

Bertambah pada setiap resistor

d)

Berkurang pada setiap resistor

48.

Berdasarkan rumus A_total = A1 = A2 = A3 + ... + An, apa yang dimaksud dengan A_total?

a)

Arus total rangkaian seri

b)

Tegangan total rangkaian seri

c)

Hambatan total rangkaian seri

d)

Daya total rangkaian seri

49.

Jika arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah 2A, berapakah arus yang mengalir pada setiap resistor?

a)

2A

b)

1A

c)

0,5A

d)

4A

50.

Pilih alasan yang benar mengapa arus pada rangkaian seri selalu sama pada setiap komponen.

a)

Karena hanya ada satu jalur arus yang dilalui

b)

Karena tegangan selalu sama pada setiap komponen

c)

Karena hambatan selalu sama pada setiap komponen

d)

Karena arus dibagi pada setiap komponen

51.

Apa yang dimaksud dengan rangkaian paralel dalam listrik?

a)

Rangkaian listrik di mana komponen-komponennya disusun secara bercabang atau sejajar

b)

Rangkaian listrik di mana komponen-komponennya disusun secara berurutan

c)

Rangkaian listrik yang hanya memiliki satu jalur arus

d)

Rangkaian listrik yang tidak menggunakan arus listrik

52.

Apa keuntungan utama dari rangkaian paralel jika salah satu komponen rusak?

a)

Komponen lain tetap bisa berfungsi

b)

Semua komponen akan mati

c)

Arus listrik berhenti mengalir

d)

Tegangan menjadi nol

53.

Mengapa rangkaian listrik di rumah umumnya menggunakan rangkaian paralel?

a)

Agar setiap perangkat dapat berfungsi secara independen

b)

Agar arus listrik hanya mengalir pada satu jalur

c)

Agar semua perangkat mati jika satu perangkat rusak

d)

Agar tegangan menjadi lebih rendah

54.

Jika ada tiga lampu yang disusun secara paralel dan salah satu lampu putus, apa yang terjadi pada dua lampu lainnya?

a)

Dua lampu lainnya tetap menyala

b)

Dua lampu lainnya juga padam

c)

Semua lampu menjadi redup

d)

Arus listrik berhenti mengalir

55.

Apa yang dimaksud dengan V_total pada rangkaian paralel?

a)

Tegangan total rangkaian paralel

b)

Kuat arus total rangkaian paralel

c)

Hambatan total rangkaian paralel

d)

Daya total rangkaian paralel

56.

Rumus untuk menghitung tegangan total pada rangkaian paralel adalah...

a)

V_total = V1 + V2 + V3 + ... + Vn

b)

V_total = I1 + I2 + I3 + ... + In

c)

V_total = R1 + R2 + R3 + ... + Rn

d)

V_total = P1 + P2 + P3 + ... + Pn

57.

Pada rangkaian paralel, bagaimana tegangan pada setiap cabang dibandingkan dengan tegangan sumber?

a)

Sama besar dengan tegangan sumber

b)

Lebih kecil dari tegangan sumber

c)

Lebih besar dari tegangan sumber

d)

Tidak dapat ditentukan

58.

Jika Anda memiliki empat baterai dengan tegangan masing-masing 2V, 2V, 2V, dan 2V yang dirangkai paralel, berapakah tegangan total yang dihasilkan?

a)

2V

b)

4V

c)

6V

d)

8V

59.

Apa yang dimaksud dengan hambatan total pada rangkaian paralel?

a)

Jumlah langsung dari semua hambatan

b)

Invers dari jumlah invers setiap hambatan

c)

Selisih antara hambatan terbesar dan terkecil

d)

Perkalian semua hambatan

60.

Rumus yang digunakan untuk menghitung hambatan total pada rangkaian paralel adalah...

a)

R_total = R1 + R2 + R3 + ... + Rn

b)

R_total = R1 x R2 x R3 x ... x Rn

c)

1/R_total = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ... + 1/Rn

d)

R_total = (R1 + R2 + R3) / n

61.

Mengapa nilai hambatan total pada rangkaian paralel selalu lebih kecil dibandingkan nilai hambatan terkecil pada rangkaian tersebut?

a)

Karena arus hanya mengalir pada satu jalur

b)

Karena tegangan dibagi rata pada setiap hambatan

c)

Karena penjumlahan invers hambatan menghasilkan nilai total yang lebih kecil

d)

Karena semua hambatan dihubungkan secara seri

62.

Jika sebuah rangkaian paralel terdiri dari tiga hambatan, R1 = 2Ω, R2 = 4Ω, dan R3 = 8Ω, berapakah hambatan totalnya?

a)

14 Ω

b)

1 Ω

c)

8 Ω

d)

2 Ω

63.

Langkah strategis yang benar untuk menentukan hambatan total pada rangkaian paralel dengan lebih dari dua hambatan adalah...

a)

Menjumlahkan semua nilai hambatan secara langsung

b)

Mengalikan semua nilai hambatan

c)

Menghitung invers dari setiap hambatan, menjumlahkan hasilnya, lalu mengambil invers dari jumlah tersebut

d)

Mengurangkan nilai hambatan terbesar dengan yang terkecil

64.

Apa yang dimaksud dengan arus total pada rangkaian paralel baterai?

a)

Arus total adalah arus yang mengalir hanya pada satu baterai.

b)

Arus total adalah penjumlahan dari kapasitas arus di setiap sumber baterai yang dirangkai.

c)

Arus total adalah arus yang dihasilkan oleh satu komponen saja.

d)

Arus total adalah arus yang berkurang pada setiap baterai.

65.

Rumus yang digunakan untuk menghitung arus total pada rangkaian paralel adalah...

a)

I_total = I_1 × I_2 × I_3 × ... × I_n

b)

I_total = I_1 - I_2 - I_3 - ... - I_n

c)

I_total = I_1 + I_2 + I_3 + ... + I_n

d)

I_total = I_1 / I_2 / I_3 / ... / I_n

66.

Jika tiga baterai 3,7V 2000mA dirangkai paralel, berapakah arus total yang dihasilkan?

a)

2000mA

b)

4000mA

c)

6000mA

d)

8000mA

67.

Apa keuntungan utama dari merangkai baterai secara paralel?

a)

Meningkatkan tegangan total

b)

Mengurangi kapasitas arus total

c)

Memungkinkan arus total memiliki kapasitas yang lebih besar dari sumbernya

d)

Menurunkan tegangan pada setiap baterai

68.

Jika dua baterai 12 Volt 45 Ah dirangkai paralel, berapakah kapasitas arus totalnya?

a)

45 Ah

b)

90 Ah

c)

24 Ah

d)

12 Ah

69.

Apa fungsi utama dari sistem pengisian pada kendaraan?

a)

Mengisi arus listrik ke battery, mensuplai arus listrik ke seluruh sistem kelistrikan setelah mesin hidup, dan memastikan baterai terisi penuh agar selalu siap untuk digunakan

b)

Mengatur kecepatan mesin

c)

Mengontrol suhu mesin

d)

Mengatur tekanan ban

70.

Dua tipe sistem pengisian yang digunakan pada kendaraan adalah...

a)

Generator (arus searah) dan Alternator (arus bolak-balik)

b)

Motor listrik dan dinamo

c)

Baterai dan aki

d)

Regulator dan lampu CHG

71.

Apa fungsi dari kunci kontak dalam sistem pengisian?

a)

Memutus dan menghubungkan arus listrik dari baterai ke beban kelistrikan

b)

Mengisi baterai secara otomatis

c)

Mengatur jumlah output tegangan pengisian

d)

Menghasilkan arus listrik untuk mengisi baterai

72.

Bagaimana cara kerja lampu CHG pada sistem pengisian?

a)

Memberikan tanda kepada pengguna bahwa sistem pengisian berfungsi dengan normal

b)

Mengatur jumlah output tegangan pengisian

c)

Menyimpan arus listrik sementara

d)

Menghasilkan arus listrik untuk mengisi baterai

73.

Apa prinsip kerja alternator menurut hukum Faraday?

a)

Jika konduktor digerakkan dalam medan magnet, akan timbul arus induksi pada konduktor tersebut

b)

Jika baterai diisi penuh, arus listrik berhenti mengalir

c)

Jika regulator rusak, arus listrik tidak mengalir

d)

Jika lampu CHG menyala, alternator bekerja maksimal

74.

Mengapa regulator penting dalam sistem pengisian?

a)

Untuk mengatur jumlah output tegangan pengisian dengan mengatur arus yang mengalir ke terminal F alternator

b)

Untuk memutus dan menghubungkan arus listrik dari baterai ke beban

c)

Untuk menyimpan arus listrik sementara

d)

Untuk memberikan tanda kepada pengguna

75.

Apa fungsi utama alternator dalam proses induksi arus listrik?

a)

Mengubah arus searah menjadi arus bolak-balik

b)

Menghasilkan arus listrik dengan memutar magnet di dalam kumparan

c)

Menyimpan energi listrik dalam baterai

d)

Menghentikan aliran arus listrik

76.

Pada sudut berapa arus yang dibangkitkan oleh alternator mencapai nilai maksimum positif?

a)

b)

90°

c)

180°

d)

270°

77.

Mengapa alternator dikembangkan menjadi pengisian 2 kumparan/phase dan 3 kumparan/phase?

a)

Agar arus listrik yang dihasilkan lebih kecil

b)

Agar proses induksi arus listrik untuk pengisian lebih efektif

c)

Agar arus listrik menjadi arus searah

d)

Agar alternator lebih mudah diperbaiki

78.

Apa tujuan dari proses penyearahan arus pengisian pada kelistrikan mobil?

a)

Mengubah arus searah menjadi arus bolak-balik

b)

Mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah

c)

Mengurangi tegangan listrik

d)

Meningkatkan frekuensi arus listrik

79.

Bagaimana cara arus bolak-balik (AC) diubah menjadi arus searah (DC) dalam proses penyearahan pada alternator?

a)

Dengan menggunakan resistor untuk menghambat arus

b)

Dengan menggunakan dioda yang mengalirkan arus satu arah

c)

Dengan memutar rotor lebih cepat

d)

Dengan menambah jumlah kumparan

80.

Pada proses penyearahan arus pengisian, apa yang terjadi pada arah arus yang mengalir ke beban?

a)

Arah arus selalu berubah-ubah

b)

Arah arus tetap sama

c)

Arah arus mengikuti arah putaran rotor

d)

Arah arus bergantung pada jumlah kumparan

81.

Jika pada 270° arus yang dibangkitkan adalah maksimum negatif, apa yang terjadi pada arus yang dibangkitkan pada 0° dan 180°?

a)

Arus maksimum positif

b)

Arus maksimum negatif

c)

Arus nol

d)

Arus searah

82.

Mengapa arus yang dihasilkan oleh alternator tidak dapat langsung digunakan pada kelistrikan mobil?

a)

Karena arusnya terlalu kecil

b)

Karena arusnya bolak-balik, sedangkan mobil membutuhkan arus searah

c)

Karena tegangannya terlalu tinggi

d)

Karena arusnya tidak stabil

83.

Apa fungsi utama dari alternator?

a)

Mengubah energi mekanik menjadi energi listrik

b)

Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik

c)

Menyimpan energi listrik

d)

Mengubah energi panas menjadi energi listrik

84.

Bagian manakah pada alternator yang berfungsi sebagai kumparan medan?

a)

Kumparan Rotor

b)

Sikat Arang

c)

Puli

d)

Fan

85.

Bagaimana cara alternator menghasilkan energi listrik dari energi mekanik?

a)

Dengan memutar rotor sehingga terjadi induksi pada kumparan stator

b)

Dengan memanaskan stator hingga menghasilkan listrik

c)

Dengan mengalirkan arus listrik ke puli

d)

Dengan menggesekkan fan pada stator

86.

Apa fungsi utama dari rotor pada alternator?

a)

Membangkitan medan magnet

b)

Mengubah arus AC menjadi DC

c)

Menerima tenaga mekanis dari mesin

d)

Menahan bagian-bagian alternator

87.

Bagian apa saja yang terdapat pada rotor alternator?

a)

Rotor coil, rotor core, slip ring, rotor shaft

b)

Stator coil, stator core, slot

c)

Diode positif, diode negatif, diode holder

d)

Pulley V, Pulley V Ribbed

88.

Stator pada alternator berfungsi untuk?

a)

Membangkitan arus listrik bolak-balik

b)

Mengubah arus AC menjadi DC

c)

Menahan bagian-bagian alternator

d)

Membangkitan medan magnet

89.

Pulley pada alternator berfungsi untuk?

a)

Menerima tenaga mekanis dari mesin untuk memutarkan rotor

b)

Membangkitan arus listrik bolak-balik

c)

Mengubah arus AC menjadi DC

d)

Menahan bagian-bagian alternator

90.

Rasio pulley alternator terhadap pulley mesin adalah?

a)

1,8 – 2,2 : 1

b)

2,5 – 3,0 : 1

c)

0,5 – 1,0 : 1

d)

3,5 – 4,0 : 1