Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

K3LH 10 AKL

Total questions: 15

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Seorang siswa magang TKR kesulitan menemukan kunci momen di lemari yang penuh dengan sisa gasket, baut berkarat, dan komponen rusak yang bercampur dengan alat bagus. Berdasarkan prinsip 5R, langkah paling awal yang harus dilakukan adalah...

a)

Ringkas

b)

Rapi

c)


Resik

d)

Rawat

2.


Sebuah perusahaan semikonduktor memiliki toleransi kesalahan nol (zero-error). Setiap prosedur harus disetujui secara berjenjang dari Supervisor hingga Kepala Divisi, dan karyawan dilarang melompati garis komando. Jenis budaya kerja apa yang diterapkan?

a)

Budaya Pasar (Market Culture)

b)

Budaya Hierarki (Hierarchy Culture)

c)

Budaya Klan (Clan Culture)

d)

Budaya Adhokrasi (Adhocracy Culture)

3.

Di sebuah agensi desain dengan 'Budaya Berfokus pada Kekeluargaan', manajer sering merasa sungkan menegur desainer yang kinerjanya buruk karena alasan pribadi. Apa dampak negatif utama dari situasi ini?

a)


Kurangnya kerja sama tim

b)

Tingginya tingkat turnover karyawan

c)

Menurunnya kualitas output dan standar profesionalisme

d)

Meningkatnya konflik terbuka antar karyawan

4.

Siswa SMK jurusan pemesinan wajib menghentikan pekerjaan 30 menit sebelum pulang untuk menyapu, mengelap oli di mesin, dan membuang tatal (sisa potongan besi). Aktivitas fisik membersihkan ini merupakan penerapan dari...

a)

Ringkas

b)

Resik

c)

Rapi

d)

Rajin

5.


Seorang teknisi sering membuang waktu 15 menit hanya untuk mencari komponen di kotak yang tidak berlabel dan bercampur aduk. Jika ia menerapkan prinsip 'Rapi' (penataan dan pelabelan), manfaat langsung apa yang akan didapatkan?

a)

Terbentuknya kebiasaan disiplin positif

b)

Mengurangi jumlah barang yang tidak terpakai

c)

Efisiensi waktu dan kemudahan akses pengambilan alat

d)

Area kerja menjadi mengilap dan bebas debu

6.


Siapakah tokoh yang dikenal sebagai 'Bapak Akuntansi Modern' yang memperkenalkan sistem pembukuan berpasangan (Double-Entry Bookkeeping) pada abad ke-15?

a)

Alexander Graham Bell

b)

Adam Smith

c)

Luca Pacioli

d)

Henry Ford

7.


Dalam peran modernnya, seorang akuntan tidak hanya mencatat data tetapi juga merancang prosedur untuk mencegah terjadinya kecurangan (fraud) dan melindungi aset perusahaan. Peran ini disebut sebagai...

a)

Teller Bank

b)

Mitra Strategis

c)

Konsultan Pajak

d)

Pengendali Internal (Internal Controller)

8.

Manajer bengkel menyadari bahwa setelah kegiatan bersih-bersih besar, area kerja kembali kotor dalam 3 hari karena tidak ada jadwal piket dan standar kebersihan. Untuk mengatasi ini, ia membuat checklist harian. Tindakan manajer ini adalah penerapan dari...

a)

Ringkas

b)


Rajin

c)


Resik

d)

Rawat

9.

Sebuah startup game membutuhkan inovasi cepat dan eksperimen terus-menerus. Mereka membentuk tim-tim kecil yang bebas berkreasi tanpa birokrasi kaku. Budaya kerja yang paling cocok untuk situasi ini adalah...

a)

Budaya Adhokrasi (Adhocracy)

b)

Budaya Hierarki

c)

Budaya Konservatif

d)

Budaya Birokrasi

10.


Seorang akuntan harus menjelaskan laporan keuangan yang rumit kepada Manajer Pemasaran yang tidak memiliki latar belakang keuangan. Keterampilan utama apa yang dibutuhkan akuntan tersebut?

a)

Keterampilan Teknis Menghitung

b)

Keterampilan Komunikasi

c)

Keterampilan Manajemen Risiko

d)

Keterampilan Investigasi

11.

Di sebuah agensi desain kreatif di Jakarta, suasana kerja terasa sangat hangat layaknya sebuah keluarga besar. Setiap hari Jumat diadakan makan siang bersama, dan karyawan saling mendukung dalam masalah pribadi. Namun, budaya ini memiliki sisi gelap. Saat rapat evaluasi, seorang manajer merasa sangat sungkan untuk menegur desainer senior yang hasil kerjanya di bawah standar klien, hanya karena ia tahu desainer tersebut sedang ada masalah di rumah. Sikap memaklumi yang berlebihan dan rasa "tidak enakan" ini akhirnya membuat kualitas proyek menurun dan klien kecewa.

Dalam budaya kerja tipe Klan (Clan Culture) seperti kasus di atas, kelemahan utama yang muncul akibat terlalu mengutamakan harmoni dan hubungan personal di atas standar profesionalisme adalah hilangnya kemampuan untuk memberikan ...

4 lines
12.

Sebuah pabrik semikonduktor yang memproduksi microchip berpresisi tinggi menerapkan aturan yang sangat ketat. Karena industri ini menuntut toleransi kesalahan nol (zero-error), setiap keputusan kecil harus melalui validasi berjenjang. Seorang staf biasa dilarang keras melompati garis komando; ide perbaikan dari bawah harus disetujui dulu oleh Supervisor, lalu Manajer, hingga Kepala Divisi. Meskipun sistem ini menjamin kestabilan dan keamanan produksi, dampaknya membuat aliran informasi menjadi lambat dan kreativitas individu terhambat oleh tembok birokrasi.

Jenis budaya kerja yang digambarkan dalam literasi tersebut, yang menekankan pada stabilitas, kepatuhan pada aturan, dan struktur komando yang jelas, disebut sebagai Budaya ...

4 lines
13.

Sebuah perusahaan game developer baru menyadari bahwa industri mereka sangat hit-driven, di mana satu produk sukses bisa menghidupi perusahaan, namun kegagalan bisa berarti kebangkrutan. Untuk bertahan, mereka membentuk tim-tim kecil yang diberi kebebasan penuh untuk bereksperimen membuat prototype permainan dalam waktu 48 jam. Di sini, kegagalan dianggap sebagai bagian dari proses belajar. Struktur formal diabaikan demi kecepatan inovasi, dan ide terbaik bisa datang dari siapa saja tanpa memandang jabatan.

Lingkungan kerja yang fleksibel, dinamis, dan berani mengambil risiko demi menciptakan inovasi cepat seperti pada literasi di atas merupakan karakteristik utama dari Budaya ...

4 lines
14.

Dua perusahaan memiliki pendekatan berbeda dalam memotivasi karyawan. Perusahaan "K" sangat guyub dan rukun, tetapi evaluasi kerjanya sering bias karena perasaan. Sebaliknya, Perusahaan "P" menerapkan sistem bonus besar bagi siapa saja yang mencapai target penjualan tertinggi. Hal ini membuat karyawan di Perusahaan "P" sangat terpacu untuk bekerja keras, namun suasana kantor menjadi sangat kompetitif dan individualistis. Karyawan sering kali enggan membantu rekan kerjanya karena menganggap mereka sebagai saingan dalam perebutan bonus.

Pada budaya kerja yang berorientasi pada Kinerja (Market Culture) seperti di Perusahaan "P", risiko psikologis utama yang sering dialami karyawan akibat tekanan target dan kompetisi internal yang tinggi adalah ...

4 lines
15.

Manajemen Ritel Y mengamati bahwa tren belanja offline mulai menurun drastis. Meskipun belum banyak pelanggan yang mengeluh atau meminta fitur baru, Ritel Y secara proaktif langsung mengubah tata letak toko dan meluncurkan aplikasi belanja online lebih cepat daripada pesaingnya. Mereka tidak menunggu keluhan datang (reaktif), melainkan bergerak mendahului perubahan tren industri untuk memenangkan persaingan.

Tindakan Ritel Y yang berfokus pada adaptasi terhadap tren pesaing dan perubahan industri—bukan sekadar melayani permintaan pelanggan saat ini—menunjukkan penerapan budaya kerja yang bersifat ...

4 lines