Font size
WorksheetsASPEK CIA KEAMANAN INFORMASI
Total questions: 35
Worksheet time: 18mins
Sebuah Lembaga Layanan Publik menyimpan data sensitif warga negara dan menerapkan kebijakan password yang hanya mengharuskan 4 digit PIN statis. Manajer Keamanan Informasi berdebat bahwa ini adalah kerentanan Confidentiality. Namun, seorang konsultan berpendapat bahwa ini adalah kegagalan primer pada aspek Authentication. Berdasarkan definisi dalam dokumen, mengapa argumen konsultan mungkin lebih tepat?
Karena password yang lemah akan selalu berujung pada penyangkalan transaksi (Non-Repudiation).
Karena Authentication adalah metode untuk memastikan orang yang mengakses benar-benar orang yang dimaksud.
Karena Confidentiality secara khusus hanya berhubungan dengan enkripsi data.
Karena password yang lemah adalah ancaman lingkungan terhadap Availability.
Karena Access Control adalah satu-satunya solusi untuk mencegah kebocoran data.
Sebuah bank digital mengalami serangan cracking yang berhasil mengubah nilai saldo dari beberapa nasabah secara diam-diam di database. Tindakan ini secara langsung dan paling parah melanggar aspek CIA yang mana, dan mengapa?
Confidentiality, karena data saldo menjadi rahasia dan tidak dapat diakses.
Availability, karena sistem bank otomatis mati akibat perubahan data.
Authentication, karena cracking membuktikan keaslian penyerang.
Integrity, karena informasi (saldo) diubah/dimanipulasi tanpa seizin pemilik.
Non-Repudiation, karena bank tidak dapat menyangkal transaksi palsu tersebut.
Menurut dokumen, salah satu upaya antisipasi untuk aspek Integrity adalah kontrol akses pengguna (seperti face detection atau sidik jari). Jika hal ini diimplementasikan, tujuan utama dari kontrol akses tersebut dalam konteks Integritas adalah untuk:
Mencegah penyadapan data oleh orang yang tidak berhak.
Memastikan sistem selalu online dan dapat diakses.
Menghindari penyangkalan transaksi oleh pengguna.
Memastikan data penting tidak bisa diedit/diubah oleh pihak yang tidak berwenang.
Menghindari mailbomb yang dapat membanjiri server.
Suatu sistem mengalami Down Time yang parah karena atap gedung data center bocor dan merusak beberapa unit server. Berdasarkan klasifikasi ancaman dalam dokumen, insiden ini tergolong ancaman yang mengganggu Availability dari jenis:
Ancaman Alam (Ancaman Alam).
Ancaman Manusia (Ancaman Manusia).
Ancaman Lingkungan (Ancaman Lingkungan).
Cacat atau Kelemahan Sistem.
Serangan Distributed Denial of Services (DDoS).
Jika sebuah organisasi memutuskan untuk mengimplementasikan teknologi enkripsi full disk pada seluruh laptop operasionalnya, tindakan ini secara eksplisit disebut sebagai solusi yang paling efektif untuk mengamankan data dan melindungi dari penjahat siber dalam konteks aspek keamanan yang mana?
Integrity
Availability
Non-Repudiation
Confidentiality
Access Control
Aspek Non-Repudiation secara unik mengelola risiko yang berbeda dari aspek CIA (Confidentiality, Integrity, Availability). Bentuk serangan yang paling dituju oleh Non-Repudiation adalah:
Adanya virus trojan yang mengubah isi email.
Usaha pembajakan dan penyadapan informasi.
Pemakai dikirimi permintaan yang bertubi-tubi (DOS).
Usaha penipuan Carding atau penyangkalan transaksi.
Penurunan atau kenaikan tegangan listrik.
Prosedur untuk memilih Manage, Disk Management, lalu Properties pada partisi sistem operasi, yang kemudian dilanjutkan dengan memilih System Image Backup melalui Control Panel, adalah langkah-langkah yang termasuk dalam:
Aspek Tingkat Kekritisan dalam Availability.
Aspek Proses Autentifikasi Password dalam Confidentiality.
Aspek Prosedur Backup dalam Availability.
Aspek Akses Kontrol dalam Integrity.
Aspek Metadata dalam Integrity.
Sebuah sistem yang mengalami kegagalan pada aspek Availability dan berakibat pada ketidakpuasan user dan reputasi Lembaga, menunjukkan bahwa kegagalan tersebut bersifat:
Lokal dan tidak dapat dipulihkan.
Permanen dan merusak data.
Internal dan disebabkan oleh cacat sistem.
Kritis dan berdampak pada operasional serta persepsi publik.
Hanya berhubungan dengan ancaman alam.
Dalam konteks Keamanan Informasi, mengapa Metadata dianggap penting untuk mendukung aspek Integrity?
Karena Metadata secara otomatis mengenkripsi data penting.
Karena Metadata adalah informasi terstruktur yang memudahkan informasi ditemukan kembali dan dikelola.
Karena Metadata adalah metode untuk membuktikan keaslian dokumen.
Karena Metadata menggantikan password untuk autentifikasi.
Karena Metadata secara khusus mencegah serangan backdoor.
Jika seorang Admin Sistem menemukan adanya backdoor (pintu belakang) yang dipasang oleh pihak tidak berwenang pada server mereka. Berdasarkan kategori ancaman dalam dokumen, backdoor ini dikategorikan sebagai ancaman yang termasuk dalam kelompok:
Ancaman Alam
Ancaman Lingkungan
Ancaman Manusia
Cacat atau Kelemahan Sistem
Ancaman DDoS
Pilih DUA jawaban yang paling tepat (misalnya A dan B, A dan C, dst.). 11. Untuk memastikan aspek Confidentiality terpenuhi dan mengantisipasi data breach, dua upaya pencegahan berikut secara eksplisit disebutkan dalam dokumen:
Menginstal anti-virus pada sistem.
Menggunakan 2-factor authentification.
Menggunakan teknologi enkripsi data.
Menerapkan watermarking pada dokumen.
Melakukan restorasi dari DVD bootable.
Berdasarkan deskripsi di dokumen, dua aspek keamanan berikut yang keduanya memiliki tujuan utama untuk membatasi atau mengontrol akses pengguna ke sumber daya atau informasi adalah:
Authentication dan Availability.
Privacy/Confidentiality dan Access Control.
Integrity dan Non-Repudiation.
Authentication dan Non-Repudiation.
Availability dan Integrity.
Kegagalan Integrity dapat menyebabkan informasi menjadi tidak akurat atau sistem mengalami kerusakan. Dua tindakan antisipasi berikut, yang tercantum dalam dokumen untuk aspek Integritas, yang berfungsi sebagai pemulihan dan pencegahan manipulasi adalah:
Menggunakan shredder untuk enkripsi e-mail.
Melakukan data backup secara rutin.
Menggunakan kontrol akses pengguna (sidik jari).
Menggunakan Tarpitting untuk mencegah spam.
Memastikan tingkat kekritisan sistem.
Dokumen memaparkan berbagai ancaman terhadap Availability sistem. Dua ancaman berikut yang secara eksplisit dikategorikan sebagai ancaman manusia adalah:
Hacking dan DDoS.
Banjir dan Gempa.
Kebocoran A/C dan Atap Bocor.
Cacat dalam desain sistem dan setting firewall.
Cracking dan Penurunan Tegangan Listrik.
Aspek Authentication bertujuan untuk menyatakan bahwa informasi itu asli atau orang yang mengakses adalah benar orang yang dimaksud. Dua hal berikut yang tercantum dalam dokumen yang menjadi bentuk serangan atau penyalahgunaan terhadap aspek ini adalah:
Pencurian informasi.
Serangan Mailbomb.
Pemakai lain yang mengubah informasi tanpa izin.
Data dapat dimanupulasi (pada saat proses pembuktian keaslian).
Usaha penipuan Carding.
Dalam menjalankan Prosedur Restorasi untuk mengembalikan sistem seperti semula, dua langkah berikut yang secara eksplisit tercantum dalam dokumen adalah:
Memulai proses system image backup.
Memilih Manage dan klik Disk Management.
Memilih booting dari DVD ROM.
Memilih opsi Repair your computer.
Menggunakan password yang kuat.
Serangan DDoS (Distributed Denial of Services) merupakan penyalahgunaan terhadap aspek Availability. Dua konsekuensi atau akibat langsung yang disebutkan dari serangan ini adalah:
Kerusakan data dan sistem.
Informasi menjadi tidak akurat.
Penurunan reputasi Lembaga.
Ketidakpuasan user.
Penyangkal transaksi.
Berdasarkan contoh kegagalan yang dijelaskan dalam dokumen, dua skenario berikut yang merupakan contoh kegagalan pada aspek Integrity adalah:
Email di intercept di tengah jalan, diubah isinya kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.
Seorang mengirimkan email pemesanan barang dan menyangkalnya.
Pembatasan orang yang dapat mengakses informasi.
Kerusakan system sehingga informasi menjadi tidak akurat.
Kesulitan membuka emailnya.
Untuk mengantisipasi serangan terhadap Availability seperti DDoS, dua kontrol teknis berikut yang direkomendasikan secara eksplisit dalam dokumen adalah:
Firewall.
Enkripsi file.
Layanan pelindung DDoS.
Kontrol akses untuk sidik jari.
Menggunakan Tarpitting.
Dua upaya berikut yang secara langsung berfokus pada pencegahan agar suatu informasi tidak dapat diakses oleh orang yang tidak berhak (meningkatkan Privacy/Confidentiality) adalah:
Menginstall anti-virus.
Menggunakan Teknologi Kriptografi.
Jangan memberikan data akun kepada orang lain.
Adanya tools yang membuktikan keaslian dokumen.
Mengkonfirmasi identitas dengan KTP.
Pernyataan: Untuk mengantisipasi penyalahgunaan terhadap aspek Integritas, organisasi harus mengimplementasikan kontrol akses pengguna seperti deteksi wajah atau sidik jari. Alasan: Kontrol akses pengguna merupakan cara efektif untuk mencegah data penting diedit/diubah/dimanipulasi oleh orang yang tidak berwenang.
A. Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
C. Pernyataan benar, alasan salah.
D. Pernyataan salah, alasan benar.
E. Pernyataan salah, alasan salah.
Pernyataan: Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) secara langsung menyebabkan reputasi Lembaga menurun dan ketidakpuasan user. Alasan: Serangan DDoS membanjiri lalu lintas server/jaringan sehingga sistem tidak dapat digunakan atau diakses kapanpun dibutuhkan.
A. Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
C. Pernyataan benar, alasan salah.
D. Pernyataan salah, alasan benar.
E. Pernyataan salah, alasan salah.
Salah satu ancaman lingkungan yang dapat mengganggu keseimbangan sistem informasi adalah serangan hacking dan cracking. Ancaman lingkungan didefinisikan sebagai kebocoran A/C, atap bocor, atau perubahan tegangan listrik.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan salah.
Pernyataan salah, alasan benar.
Pernyataan salah, alasan salah.
Pernyataan: Sebuah organisasi harus memilih kompleksitas dan panjang proses autentifikasi password sesuai dengan kebijakan password pada organisasi, karena hal tersebut merupakan bagian dari kebutuhan personal organisasi untuk mengamankan sumber daya informasi. Alasan: Kebijakan password yang kuat merupakan antisipasi utama terhadap penyalahgunaan berupa kerusakan sistem dan informasi menjadi tidak akurat.
A. Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
C. Pernyataan benar, alasan salah.
D. Pernyataan salah, alasan benar.
E. Pernyataan salah, alasan salah.
Pernyataan: Prosedur Backup dan Prosedur Restorasi adalah dua aspek yang paling penting untuk memastikan sebuah sistem memenuhi standar Integrity yang tinggi. Alasan: Prosedur Backup dan Restorasi memastikan bahwa sistem selalu bisa digunakan dan diakses kapanpun dibutuhkan, yang merupakan inti dari aspek Availability.
A. Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
C. Pernyataan benar, alasan salah.
D. Pernyataan salah, alasan benar.
E. Pernyataan salah, alasan salah.
Pernyataan: Watermarking merupakan salah satu usaha antisipasi yang efektif untuk meningkatkan aspek Integrity pada suatu dokumen. Alasan: Watermarking adalah teknik penyembunyian data atau informasi pada suatu media, dan oleh dokumen diletakkan sebagai upaya pendukung Authentication.
A. Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
C. Pernyataan benar, alasan salah.
D. Pernyataan salah, alasan benar.
E. Pernyataan salah, alasan salah.
27. Pernyataan: Sistem yang mengalami kegagalan pada aspek Availability tidak akan pernah bisa dibuka kembali karena datanya telah dimanipulasi secara permanen. Alasan: Kegagalan Availability hanya mengacu pada upaya pencegahan ditahannya informasi, bukan pada perubahan isinya.
A. Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
C. Pernyataan benar, alasan salah.
D. Pernyataan salah, alasan benar.
E. Pernyataan salah, alasan salah.
Jika terjadi kasus penyangkalan transaksi (non-repudiation), penanggung jawab sistem harus memiliki tools yang dapat membuktikan keaslian dokumen dan akses kontrol yang ketat. Alasan: Kedua hal tersebut (tools pembuktian keaslian dan Access Control) secara eksplisit disebutkan sebagai usaha untuk aspek Authentication dalam dokumen.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan salah.
Pernyataan salah, alasan benar.
Pernyataan salah, alasan salah.
Pernyataan: Aspek Access Control memiliki peran ganda yang unik, yang mana definisinya yang membatasi pintu masuk ke suatu properti fisik diletakkan di bawah sub-bab Aspek Integrity. Alasan: Pembatasan akses ke lokasi fisik yang menyimpan informasi merupakan langkah krusial untuk mencegah modifikasi data yang tidak sah, yang merupakan inti dari Integritas.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan salah.
Pernyataan salah, alasan benar.
Pernyataan salah, alasan salah.
Pernyataan: Untuk meningkatkan Availability sistem, salah satu upaya yang disarankan adalah menggunakan email firewall dan Tarpitting. Alasan: Kedua teknologi tersebut berfungsi untuk mencegah spam dan membanjiri email korban dengan kiriman yang banyak, yang merupakan serangan terhadap ketersediaan.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pernyataan benar, alasan salah.
Pernyataan salah, alasan benar.
Pernyataan salah, alasan salah.
Kelemahan atau cacat dari suatu sistem yang mungkin timbul saat mendesain, menetapkan prosedur, atau mengimplementasikan sistem merupakan bagian dari ancaman manusia yang mengganggu aspek Availability.
True
False
Penggunaan enkripsi full disk pada laptop yang berisi data strategis organisasi dapat dianggap sebagai upaya yang cukup untuk memenuhi tingkat kekritisan sistem informasi.
True
False
Dalam konteks Integrity, enkripsi data bertujuan untuk mencegah kerusakan sistem atau informasi menjadi tidak akurat, sedangkan dalam konteks Confidentiality, enkripsi bertujuan untuk mencegah kebocoran data.
True
False
Ketika seorang pengguna tidak dapat mengakses emailnya karena server dibanjiri permintaan yang bertubi-tubi (Mailbomb), maka aspek Non-Repudiation sedang mengalami kegagalan.
True
False
Aspek Authentication dan Access Control adalah metode yang digunakan oleh organisasi untuk melindungi baik peralatan komputer atau non-komputer, fasilitas, data, dan informasi dari penyalahgunaan pihak-pihak yang tidak berwenang (Kebutuhan personal organisasi).
True
False
