wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Metode Penilaian Persediaan dan Perhitungan (Kelas 11)

Total questions: 89

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Metode FIFO dalam penentuan persediaan berarti…

a)

Barang pertama dibeli dianggap pertama dijual

b)

Barang terakhir dibeli dianggap pertama dijual

c)

Harga rata-rata digunakan untuk semua penjualan

d)

Semua barang memiliki harga yang sama

e)

Stok akhir dinilai berdasarkan harga tertinggi

2.

Pada metode LIFO, persediaan akhir dinilai berdasarkan harga…

a)

Pembelian terakhir

b)

Pembelian pertama

c)

Harga rata-rata

d)

Harga tertinggi

e)

Harga terendah

3.

Metode average dalam periodik menggunakan rumus…

a)

Total harga beli dibagi kuantitas yang terjual

b)

Total harga beli dibagi kuantitas tersedia

c)

Harga pembelian terakhir dikali kuantitas

d)

Harga pembelian pertama dikali kuantitas

e)

Jumlah unit awal dikali harga unit

4.

Metode FIFO lebih menggambarkan kondisi fisik jika…

a)

Barang bersifat mudah rusak

b)

Harga selalu stabil

c)

Barang tidak dipengaruhi kualitas

d)

Barang tahan jangka panjang

e)

Barang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa

5.

Jika harga pembelian cenderung meningkat, metode LIFO akan menghasilkan…

a)

Laba lebih besar

b)

HPP lebih besar

c)

Pajak lebih tinggi

d)

Persediaan akhir lebih besar

e)

Modal lebih besar

6.

Ciri metode periodik adalah…

a)

HPP dihitung setiap transaksi

b)

Persediaan dicatat terus menerus

c)

Persediaan dihitung di akhir periode

d)

Menggunakan kartu persediaan perpetual

e)

Hanya metode FIFO yang digunakan

7.

Dalam metode periodik, akun yang tidak digunakan adalah…

a)

Pembelian

b)

Retur pembelian

c)

Persediaan

d)

Beban angkut pembelian

e)

HPP

8.

Jika data pembelian berubah-ubah, metode average akan menghasilkan…

a)

Harga rata-rata stabil

b)

Harga mendekati pembelian pertama

c)

Harga mendekati pembelian terakhir

d)

Harga tertinggi

e)

Harga terendah

9.

Dalam FIFO, barang yang tersisa di gudang adalah…

a)

Unit yang baru dibeli

b)

Unit yang pertama dibeli

c)

Unit rata-rata

d)

Unit acak

e)

Unit yang rusak

10.

Pada metode LIFO, barang yang dianggap terjual adalah…

a)

Unit pembelian pertama

b)

Unit pembelian terakhir

c)

Unit rata-rata

d)

Unit dengan harga terendah

e)

Unit dari persediaan awal

11.

Gunakan data berikut secara mandiri: persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; pembelian 1 sebanyak 200 unit @ Rp12.000; pembelian 2 sebanyak 100 unit @ Rp14.000; penjualan 250 unit. FIFO – Berapa unit yang diambil dari persediaan awal?

a)

50 unit

b)

100 unit

c)

150 unit

d)

200 unit

e)

250 unit

12.

Gunakan data berikut secara mandiri: persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; pembelian 1 sebanyak 200 unit @ Rp12.000; pembelian 2 sebanyak 100 unit @ Rp14.000; penjualan 250 unit. FIFO – Berapa unit yang diambil dari pembelian 1?

a)

150 unit

b)

100 unit

c)

200 unit

d)

250 unit

e)

50 unit

13.

Gunakan data berikut secara mandiri: persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; pembelian 1 sebanyak 200 unit @ Rp12.000; pembelian 2 sebanyak 100 unit @ Rp14.000; penjualan 250 unit. FIFO – Berapa nilai persediaan akhir?

a)

Rp1.800.000

b)

Rp2.000.000

c)

Rp2.300.000

d)

Rp2.400.000

e)

Rp2.500.000

14.

Gunakan data berikut secara mandiri: persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; pembelian 1 sebanyak 200 unit @ Rp12.000; pembelian 2 sebanyak 100 unit @ Rp14.000; penjualan 250 unit. LIFO – Unit pertama yang dipakai untuk penjualan berasal dari…

a)

Pembelian 2

b)

Pembelian 1

c)

Persediaan awal

d)

Rata-rata

e)

Semua sama

15.

Gunakan data berikut secara mandiri: persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; pembelian 1 sebanyak 200 unit @ Rp12.000; pembelian 2 sebanyak 100 unit @ Rp14.000; penjualan 250 unit. Average – Harga rata-rata per unit adalah…

a)

Rp11.000

b)

Rp11.500

c)

Rp12.000

d)

Rp12.500

e)

Rp13.000

16.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 50 unit @ 20.000; Pembelian 100 unit @ 22.000; Penjualan 80 unit. FIFO – Nilai HPP adalah…

a)

1.600.000

b)

1.660.000

c)

1.700.000

d)

1.720.000

e)

1.760.000

17.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 50 unit @ 20.000; Pembelian 100 unit @ 22.000; Penjualan 80 unit. FIFO – Nilai persediaan akhir…

a)

400.000

b)

420.000

c)

440.000

d)

460.000

e)

480.000

18.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 50 unit @ 20.000; Pembelian 100 unit @ 22.000; Penjualan 80 unit. LIFO – HPP adalah…

a)

1.600.000

b)

1.660.000

c)

1.720.000

d)

1.760.000

e)

1.800.000

19.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 50 unit @ 20.000; Pembelian 100 unit @ 22.000; Penjualan 80 unit. LIFO – Persediaan akhir…

a)

1.000.000

b)

1.200.000

c)

1.400.000

d)

1.440.000

e)

1.460.000

20.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 50 unit @ 20.000; Pembelian 100 unit @ 22.000; Penjualan 80 unit. Average – Harga rata‑rata…

a)

21.100

b)

21.200

c)

21.333

d)

21.400

e)

21.500

21.

Metode FIFO akan menghasilkan persediaan akhir yang paling besar jika…

a)

Harga meningkat

b)

Harga menurun

c)

Harga stabil

d)

Tidak ada pembelian

e)

Penjualan sedikit

22.

LIFO tidak diperbolehkan dalam standar akuntansi internasional karena…

a)

Menurunkan laba secara sengaja

b)

Tidak mencerminkan arus fisik barang

c)

Terlalu rumit

d)

Menghasilkan laba terlalu besar

e)

Mengurangi aset

23.

Jika tujuan perusahaan adalah mengurangi beban pajak pada saat harga naik, maka metode yang paling cocok adalah…

a)

FIFO

b)

LIFO

c)

Average

d)

Spesifik identifikasi

e)

Netto realisasi

24.

Jika perusahaan ingin harga pokok yang stabil setiap periode, metode terbaik adalah…

a)

FIFO

b)

LIFO

c)

Average

d)

NRV

e)

Identifikasi khusus

25.

Dalam metode periodik, HPP dihitung dengan rumus…

a)

Persediaan awal + pembelian – persediaan akhir

b)

Pembelian – retur pembelian

c)

Harga jual – laba kotor

d)

Total unit tersedia / harga rata-rata

e)

Persediaan awal × harga rata-rata

26.

Gunakan data berikut untuk seluruh perhitungan pada pertanyaan ini: Persediaan awal 200 unit @ 5.000; Pembelian 1: 100 unit @ 6.000; Pembelian 2: 300 unit @ 7.000; Penjualan: 450 unit. FIFO – HPP terdiri dari unit…

a)

200 @5.000 + 100 @6.000 + 150 @7.000

b)

200 @5.000 + 250 @6.000

c)

150 @5.000 + 300 @7.000

d)

200 @7.000 + 100 @6.000

e)

450 @7.000

27.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 200 unit @ 5.000; Pembelian 1: 100 unit @ 6.000; Pembelian 2: 300 unit @ 7.000; Penjualan: 450 unit. FIFO – Nilai persediaan akhir adalah…

a)

900.000

b)

1.000.000

c)

1.050.000

d)

1.100.000

e)

1.150.000

28.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 200 unit @ 5.000; Pembelian 1: 100 unit @ 6.000; Pembelian 2: 300 unit @ 7.000; Penjualan: 450 unit. LIFO – HPP terdiri dari…

a)

300; 100; 50

b)

200; 100; 150

c)

450; 150; 100

d)

300; 150

e)

250; 200

29.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 200 unit @ 5.000; Pembelian 1: 100 unit @ 6.000; Pembelian 2: 300 unit @ 7.000; Penjualan: 450 unit. LIFO – Persediaan akhir bernilai…

a)

600.000

b)

650.000

c)

700.000

d)

750.000

e)

800.000

30.

Gunakan data berikut: Persediaan awal 200 unit @ 5.000; Pembelian 1: 100 unit @ 6.000; Pembelian 2: 300 unit @ 7.000; Penjualan: 450 unit. Average – Harga rata-rata per unit adalah…

a)

6.000

b)

6.050

c)

6.100

d)

6.167

e)

6.200

31.

Ciri utama metode persediaan perpetual adalah…

a)

Persediaan dihitung di akhir periode saja

b)

HPP dihitung setiap transaksi pembelian

c)

HPP dihitung setiap ada penjualan

d)

Tidak menggunakan kartu persediaan

e)

Hanya metode FIFO yang digunakan

32.

Dalam metode perpetual, akun yang selalu diperbarui adalah…

a)

Pembelian

b)

Penjualan

c)

Persediaan barang dagang

d)

Retur pembelian

e)

Beban angkut pembelian

33.

Dalam metode perpetual, HPP dicatat saat…

a)

Pembelian

b)

Penjualan

c)

Retur pembelian

d)

Potongan pembelian

e)

Pengiriman barang

34.

Pada metode FIFO perpetual, barang yang keluar adalah…

a)

Unit terakhir dibeli

b)

Unit pertama dibeli

c)

Unit rata-rata

d)

Unit dengan harga tertinggi

e)

Unit dengan harga terendah

35.

Pada metode LIFO perpetual, persediaan akhir akan mencerminkan harga…

a)

Pembelian pertama

b)

Pembelian terakhir

c)

Harga rata-rata

d)

Harga terendah

e)

Harga tertinggi

36.

Average perpetual disebut juga…

a)

Moving average

b)

Weighted average

c)

Simple average

d)

Net average

e)

Variable average

37.

Dalam moving average, harga pokok per unit diperbarui saat…

a)

Ada penjualan

b)

Ada pembelian

c)

Ada retur penjualan

d)

Ada retur pembelian

e)

Ada stock opname

38.

Pada saat pembelian dalam metode perpetual, akun persediaan…

a)

Bertambah

b)

Berkurang

c)

Tidak berubah

d)

Menjadi nol

e)

Diganti dengan akun pembelian

39.

Dalam metode perpetual, retur pembelian dicatat dengan…

a)

Mengurangi akun persediaan

b)

Mengurangi penjualan

c)

Menaikkan persediaan

d)

Mengurangi kas saja

e)

Menambah HPP

40.

DATA UNTUK SOAL 11–15: Persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; Pembelian 1: 100 unit @ Rp12.000; Penjualan: 150 unit. FIFO – Berapa komposisi unit yang digunakan untuk penjualan?

a)

150 unit dari awal

b)

100 unit dari awal + 50 unit dari pembelian

c)

50 unit dari awal + 100 unit dari pembelian

d)

150 unit dari pembelian

e)

Tidak ada

41.

DATA UNTUK SOAL 11–15: Persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; Pembelian 1: 100 unit @ Rp12.000; Penjualan: 150 unit. FIFO – Berapa HPP penjualan?

a)

Rp1.500.000

b)

Rp1.550.000

c)

Rp1.600.000

d)

Rp1.650.000

e)

Rp1.700.000

42.

DATA UNTUK SOAL 11–15: Persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; Pembelian 1: 100 unit @ Rp12.000; Penjualan: 150 unit. FIFO – Berapa nilai persediaan akhir?

a)

Rp400.000

b)

Rp500.000

c)

Rp600.000

d)

Rp700.000

e)

Rp800.000

43.

DATA UNTUK SOAL 11–15: Persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; Pembelian 1: 100 unit @ Rp12.000; Penjualan: 150 unit. LIFO – Komposisi unit yang terjual adalah…

a)

150 unit dari awal

b)

100 unit dari pembelian + 50 unit dari awal

c)

150 unit dari pembelian

d)

50 unit dari pembelian + 100 unit dari awal

e)

Campuran acak

44.

DATA UNTUK SOAL 11–15: Persediaan awal 100 unit @ Rp10.000; Pembelian 1: 100 unit @ Rp12.000; Penjualan: 150 unit. Average – Berapa harga pokok rata‑rata per unit setelah pembelian?

a)

Rp10.000

b)

Rp10.500

c)

Rp11.000

d)

Rp11.500

e)

Rp12.000

45.

DATA UNTUK SOAL 16–20: Persediaan awal 50 unit @ Rp20.000; Pembelian 1: 50 unit @ Rp22.000; Penjualan 1: 60 unit; Pembelian 2: 40 unit @ Rp24.000; Penjualan 2: 40 unit. FIFO – Berapa HPP penjualan 1?

a)

Rp1.100.000

b)

Rp1.200.000

c)

Rp1. pipeline

d)

Rp1.250.000

e)

Rp1.300.000

46.

DATA UNTUK SOAL 16–20: Persediaan awal 50 unit @ Rp20.000; Pembelian 1: 50 unit @ Rp22.000; Penjualan 1: 60 unit; Pembelian 2: 40 unit @ Rp24.000; Penjualan 2: 40 unit. FIFO – Berapa HPP penjualan 2?

a)

Rp800.000

b)

Rp840.000

c)

Rp880.000

d)

Rp900.000

e)

Rp920.000

47.

DATA UNTUK SOAL 16–20: Persediaan awal 50 unit @ Rp20.000; Pembelian 1: 50 unit @ Rp22.000; Penjualan 1: 60 unit; Pembelian 2: 40 unit @ Rp24.000; Penjualan 2: 40 unit. LIFO – Berapa HPP penjualan 1?

a)

Rp1.200.000

b)

Rp1.250.000

c)

Rp1.300.000

d)

Rp1.320.000

e)

Rp1.350.000

48.

DATA UNTUK SOAL 16–20: Persediaan awal 50 unit @ Rp20.000; Pembelian 1: 50 unit @ Rp22.000; Penjualan 1: 60 unit; Pembelian 2: 40 unit @ Rp24.000; Penjualan 2: 40 unit. LIFO – Berapa HPP penjualan 2?

a)

Rp880.000

b)

Rp920.000

c)

Rp940.000

d)

Rp960.000

e)

Rp1.000.000

49.

DATA UNTUK SOAL 16–20: Persediaan awal 50 unit @ Rp20.000; Pembelian 1: 50 unit @ Rp22.000; Penjualan 1: 60 unit; Pembelian 2: 40 unit @ Rp24.000; Penjualan 2: 40 unit. Average – Berapa harga pokok rata‑rata per unit setelah pembelian 1?

a)

Rp20.500

b)

Rp20.800

c)

Rp21.000

d)

Rp21.200

e)

Rp21.500

50.

DATA UNTUK SOAL 21–25: Persediaan awal 200 unit @ Rp6.000; Pembelian 1: 100 unit @ Rp7.000; Penjualan 1: 150 unit; Pembelian 2: 100 unit @ Rp8.000; Penjualan 2: 150 unit. FIFO – Berapa HPP penjualan 1?

a)

Rp850.000

b)

Rp880.000

c)

Rp900.000

d)

Rp910.000

e)

Rp920.000

51.

DATA UNTUK SOAL 21–25: Persediaan awal 200 unit @ Rp6.000; Pembelian 1: 100 unit @ Rp7.000; Penjualan 1: 150 unit; Pembelian 2: 100 unit @ Rp8.000; Penjualan 2: 150 unit. FIFO – Berapa HPP penjualan 2?

a)

Rp960.000

b)

Rp980.000

c)

Rp1.000.000

d)

Rp1.020.000

e)

Rp1.040.000

52.

LIFO – HPP penjualan 1: Ambil 100@7.000 + 50@6.000 = 700.000 + 300.000 = 1.000.000

a)

900.000

b)

920.000

c)

950.000

d)

1.000.000

e)

1.050.000

53.

LIFO – HPP penjualan 2: Ambil 100@8.000 + 50@6.000 = 800.000 + 300.000 = 1.100.000

a)

1.000.000

b)

1.050.000

c)

1.080.000

d)

1.100.000

e)

1.150.000

54.

Average – Harga rata-rata setelah pembelian 2: Total nilai awal: 200×6.000 = 1.200.000; Pembelian 1: 100×7.000 = 700.000; Pembelian 2: 100×8.000 = 800.000; Total nilai = 2.700.000; Total unit = 400; Average = …

a)

6.500

b)

6.600

c)

6.700

d)

6.750

e)

7.000

55.

Metode persediaan perpetual paling menggambarkan kondisi nyata karena…

a)

Perhitungan hanya di akhir periode

b)

Stok selalu tercatat real-time

c)

Tidak ada jurnal HPP

d)

Semua harga disamakan

e)

Barang keluar tidak dihitung

56.

Metode FIFO perpetual biasanya menghasilkan laba lebih besar jika…

a)

Harga naik

b)

Harga turun

c)

Harga stabil

d)

Tidak ada pembelian

e)

Penjualan kecil

57.

Dalam moving average, harga rata-rata berubah ketika…

a)

Penjualan terjadi

b)

Pembelian terjadi

c)

Ada retur penjualan

d)

Stok opname

e)

Harga jual berubah

58.

Jika perusahaan ingin HPP lebih stabil sepanjang tahun, metode terbaik adalah…

a)

FIFO perpetual

b)

LIFO perpetual

c)

Moving average

d)

NRV

e)

Spesifik identifikasi

59.

Metode yang paling cocok untuk barang unik bernilai tinggi adalah…

a)

FIFO

b)

LIFO

c)

Average

d)

Identifikasi khusus

e)

Moving average

60.

Rekonsiliasi bank adalah proses untuk…

a)

Menyamakan saldo kas kecil dengan buku besar

b)

Menyamakan saldo menurut perusahaan dengan saldo menurut bank

c)

Menentukan saldo piutang

d)

Menghitung pendapatan bunga

e)

Menghitung beban pajak

61.

Dokumen utama dalam rekonsiliasi bank adalah…

a)

Faktur pajak

b)

Surat jalan

c)

Bilyet giro

d)

Rekening koran

e)

Nota debit

62.

Rekonsiliasi bank dilakukan dengan tujuan…

a)

Mencari selisih kas dengan modal

b)

Mengukur laba bersih

c)

Mengetahui penyebab selisih saldo kas antara perusahaan dan bank

d)

Menentukan saldo piutang

e)

Menghitung retur penjualan

63.

Setoran dalam perjalanan adalah…

a)

Setoran yang sudah dicatat perusahaan tetapi belum dicatat bank

b)

Setoran yang sudah dicatat bank tetapi belum dicatat perusahaan

c)

Pengeluaran kas yang salah catat

d)

Pendapatan bunga

e)

Koreksi saldo kas

64.

Cek beredar adalah cek yang…

a)

Sudah dicairkan bank

b)

Belum diberikan kepada pemasok

c)

Sudah dicatat bank tetapi belum dicatat perusahaan

d)

Sudah dicatat perusahaan tetapi belum dicairkan bank

e)

Tidak berlaku

65.

Beban administrasi bank dicatat oleh…

a)

Bank tetapi belum dicatat perusahaan

b)

Perusahaan tetapi belum dicatat bank

c)

Keduanya telah mencatat

d)

Investor

e)

Supplier

66.

Jika perusahaan salah menulis penerimaan kas lebih kecil dari seharusnya, maka…

a)

Saldo perusahaan lebih besar

b)

Saldo perusahaan lebih kecil

c)

Saldo bank lebih besar

d)

Tidak mempengaruhi saldo

e)

Relevan hanya untuk pajak

67.

Yang merupakan penambahan saldo menurut bank adalah…

a)

Cek beredar

b)

Setoran dalam perjalanan

c)

Beban administrasi

d)

Cek kosong

68.

Yang termasuk penambahan saldo menurut perusahaan adalah…

a)

Beban administrasi dan retur cek

b)

Pendapatan bunga dan setoran tunai

c)

Cek beredar

d)

Setoran dalam perjalanan

e)

Nota debit bank

69.

Nota kredit dari bank biasanya berarti…

a)

Bank mengurangi saldo perusahaan

b)

Bank menambah saldo perusahaan

c)

Perusahaan mengurangi saldo

d)

Perusahaan menambah saldo

e)

Rekening ditutup

70.

Yang mempengaruhi saldo bank tetapi tidak mempengaruhi saldo perusahaan adalah…

a)

Setoran dalam perjalanan

b)

Cek beredar

c)

Pendapatan bunga bank

d)

Cek kosong

e)

Kas masuk dari pelanggan

71.

Yang mempengaruhi saldo perusahaan tetapi belum mempengaruhi bank adalah…

a)

Pendapatan bunga

b)

Cek beredar

c)

Denda bank

d)

Transfer masuk

e)

Retur cek nasabah

72.

Jika bank mencatat setoran Rp5.000.000 tetapi perusahaan mencatat Rp4.500.000, maka koreksi dilakukan pada…

a)

Perusahaan +500.000

b)

Perusahaan −500.000

c)

Bank +500.000

d)

Bank −500.000

e)

Tidak perlu koreksi

73.

Jika bank menagih piutang perusahaan, maka perusahaan harus mencatat…

a)

Kas bertambah

b)

Kas berkurang

c)

Piutang dagang bertambah

d)

Piutang dagang berkurang

e)

Beban bunga

74.

Jika cek perusahaan ditolak (cek kosong), maka…

a)

Bank menambah saldo

b)

Bank mengurangi saldo

c)

Perusahaan mengurangi saldo

d)

Saldo piutang bertambah

e)

Perusahaan menambah saldo

75.

Nota debet bank berarti…

a)

Penambahan saldo di bank

b)

Penambahan saldo perusahaan

c)

Penurunan saldo di bank

d)

Penurunan saldo nasabah

e)

B dan D benar

76.

Jika perusahaan mencatat pembayaran dua kali, maka saldo perusahaan…

a)

Terlalu besar

b)

Terlalu kecil

c)

Sama dengan saldo bank

d)

Tidak mempengaruhi

e)

Akan sama setelah rekonsiliasi

77.

Jika setoran dalam perjalanan dicatat bank bulan depan, maka dalam rekonsiliasi bulan ini…

a)

Ditambah ke saldo bank

b)

Dikurang saldo bank

c)

Ditambah saldo perusahaan

d)

Dikurang saldo perusahaan

e)

Tidak dicatat

78.

Cek beredar dalam laporan rekonsiliasi berada pada sisi…

a)

Penambah saldo bank

b)

Pengurang saldo bank

c)

Penambah saldo perusahaan

d)

Pengurang saldo perusahaan

e)

Tidak dicatat

79.

Beban administrasi bank berada pada sisi…

a)

Penambah saldo bank

b)

Pengurang saldo bank

c)

Penambah saldo perusahaan

d)

Pengurang saldo perusahaan

e)

Beban modal

80.

Diberikan data: saldo menurut bank Rp20.000.000; setoran dalam perjalanan Rp5.000.000; cek beredar Rp3.000.000. Saldo bank setelah rekonsiliasi adalah…

a)

20.000.000

b)

21.000.000

c)

22.000.000

d)

23.000.000

e)

25.000.000

81.

Jika tujuan rekonsiliasi adalah mencari saldo perusahaan, maka saldo perusahaan harus…

a)

Sama dengan saldo bank setelah rekonsiliasi

b)

Selalu lebih kecil

c)

Selalu lebih besar

d)

Tergantung saldo modal

e)

Tidak harus sama

82.

Diberikan data: saldo menurut perusahaan Rp18.000.000; beban administrasi bank Rp100.000; pendapatan bunga Rp200.000; cek ditolak bank Rp500.000. Saldo perusahaan setelah rekonsiliasi adalah…

a)

17.500.000

b)

17.600.000

c)

17.700.000

d)

18.000.000

83.

Cek ditolak bank (NSF) menyebabkan…

a)

Saldo perusahaan bertambah

b)

Saldo perusahaan berkurang

c)

Saldo bank berkurang

d)

Piutang berkurang

e)

Utang bertambah

84.

Pendapatan bunga dari bank dicatat perusahaan sebagai…

a)

Beban

b)

Pengurang saldo kas

c)

Penambah saldo kas

d)

Penambah beban

e)

Pengurang modal

85.

Diketahui data untuk rekonsiliasi bank: Saldo bank Rp30.000.000; Saldo perusahaan Rp28.500.000; Setoran dalam perjalanan Rp3.500.000; Cek beredar Rp2.000.000; Beban bank Rp250.000; Pendapatan bunga Rp300.000. Saldo bank setelah rekonsiliasi adalah… 30.000.000 + 3.500.000 – 2.000.000 = 31.500.000

a)

30.000.000

b)

31.000.000

c)

31.500.000

d)

32.000.000

e)

33.000.000

86.

Diketahui data untuk rekonsiliasi bank: Saldo bank Rp30.000.000; Saldo perusahaan Rp28.500.000; Setoran dalam perjalanan Rp3.500.000; Cek beredar Rp2.000.000; Beban bank Rp250.000; Pendapatan bunga Rp300.000. Saldo perusahaan setelah rekonsiliasi adalah… 28.500.000 – 250.000 + 300.000 = 28.550.000

a)

28.250.000

b)

28.300.000

c)

28.450.000

d)

28.550.000

e)

28.750.000

87.

Diketahui data untuk rekonsiliasi bank: Saldo bank Rp30.000.000; Saldo perusahaan Rp28.500.000; Setoran dalam perjalanan Rp3.500.000; Cek beredar Rp2.000.000; Beban bank Rp250.000; Pendapatan bunga Rp300.000. Jika cek beredar bertambah, maka saldo bank setelah rekonsiliasi…

a)

Bertambah

b)

Berkurang

c)

Tidak berubah

d)

Menjadi lebih besar dari perusahaan

e)

Tidak mempengaruhi

88.

Diketahui data untuk rekonsiliasi bank: Saldo bank Rp30.000.000; Saldo perusahaan Rp28.500.000; Setoran dalam perjalanan Rp3.500.000; Cek beredar Rp2.000.000; Beban bank Rp250.000; Pendapatan bunga Rp300.000. Jika setoran dalam perjalanan berkurang, maka saldo bank setelah rekonsiliasi…

a)

Bertambah

b)

Berkurang

c)

Sama dengan saldo perusahaan

d)

Tidak berubah

e)

Hilang

89.

Rekonsiliasi bank perlu dibuat karena…

a)

Perusahaan tidak boleh percaya pada bank

b)

Perusahaan dan bank mungkin mencatat transaksi pada waktu yang berbeda

c)

Saldo kas harus selalu nol

d)

Untuk menentukan laba

e)

Untuk membuat jurnal penutup