wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UJIAN BMR X GANJIL

Total questions: 40

Worksheet time: 2hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Di sebuah desa, terdapat seorang pemuda bernama Dedi yang sangat mencintai budayanya. Ia percaya bahwa meskipun ada perubahan dan tantangan, nilai-nilai luhur budaya Melayu harus tetap dijaga. Suatu ketika, Dedi mendengar pepatah, 'Tuah sakti hamba negeri, esa hilang dua terbilang, patah tumbuh hilang berganti, tak Melayu hilang di bumi.' Ia pun bertanya kepada teman-temannya tentang sumber dari pepatah tersebut. Nilai tersebut terdapat dalam tunjuk ajar melayu yaitu....

a)

TAM-4

b)

TAM-6

c)

TAM-11

d)

TAM-15

e)

TAM-16

2.

Di sebuah desa, terdapat seorang pemuda bernama Adi yang selalu mengingat akan tanggung jawabnya sebagai anak dan anggota masyarakat. Ia sering merenungkan tentang hidup dan mati, serta beban yang dipikulnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Adi juga memiliki minat yang besar untuk membantu orang lain dan berkontribusi pada desanya. Sifat ingat kepada diri, ingat hidup akan mati, ingat segala tugas dan tanggung jawabnya, ingat kepada beban yang dipikulnya dan menaruh minat ini tertuang dalam Tunjuk Ajar Melayu yaitu....

a)

TAM-4

b)

TAM-6

c)

TAM-11

d)

TAM-16

e)

TAM-15

3.

Di bawah ini yang bukan Tunjuk ajar Melayu 4 adalah...

a)

Senenek semoyang

b)

Seaib dan semalu

c)

Seanak sekemenkan

d)

Seadat sepusaka, sepucuk setali dara

e)

Bertanam Budi dan berbalas budi

4.

Di sebuah desa yang kaya akan budaya dan tradisi, Rani dan Dedi sering mengingatkan satu sama lain tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga dan menghormati adat istiadat yang ada. Mereka percaya bahwa nilai yang mengajarkan dan menyadarkan orang agar hidup saling menjaga pelihara hubungan baik, saling menjaga marwah, saling menjaga agar tidak melanggar pantang larang yang terdapat di dalam setiap suku dan puak yang terdapat dalam asas adat melayu yaitu....

a)

Seaib dan semalu

b)

Mendapat sama berlaba, hilang sama merugi

c)

Seanak sekemenakan

d)

Seadat sepusaka, sepucuk setali dara

e)

Bertanam budi dan membalas budi

5.

Nilai yang terkandung dalam TAM-16 adalah...

a)

Tahan menantang matahari

b)

Menegakkan marwah dalam musyawarah, menegakkan daulat dalam mufakat

c)

Ingat dan Minat

d)

Bertanam budi dan membalas budi

e)

Senenek semoyang

6.

Dalam sebuah pertemuan desa, Rina mengusulkan agar keputusan penting mengenai pembangunan infrastruktur diambil dengan cara...

a)

Musyawarah dan mufakat

b)

Mengikuti pemimpinnya

c)

Tergantung adatnya

d)

Voting

e)

Derajat keturunannya

7.

Di sebuah kampung, terdapat seorang pemuda bernama Hadi yang terkenal dengan keberaniannya. Suatu hari, Hadi bertekad untuk membuktikan bahawa orang Melayu itu identik dengan orang yang bertuah. Dia mengumpulkan penduduk kampung untuk mendengar petua-petua yang diwarisi dari nenek moyangnya. Nilai yang ditonjolkan dalam petua-petua tersebut adalah...

a)

Tuah sakti hamba negeri

b)

Tahan menentang matahari

c)

Esa hilang dua terbilang

d)

Patah tumbuh hilang berganti

e)

Tak akan melayu hilang di bumi

8.

Dalam kehidupan sehari-hari, Rudi selalu mengingat pesan neneknya yang mengatakan bahwa bagi orang melayu, berpantang dengan yang namanya menyerah dan putus asa. Hal ini sesuai dengan makna tunujuk ajar melayu yaitu...

a)

Esa hilang dua terbilang

b)

Ingat dan minat

c)

Tahan menantang mata hari

d)

Tak kan melayu hilang di bumi

e)

Tuah sakti hamba negeri

9.

Di sebuah desa, terdapat seorang pemuda bernama Surya yang dikenal karena sifatnya yang rendah hati. Ia selalu membantu tetangganya tanpa mengharapkan imbalan, tidak pernah membesarkan diri sendiri, dan selalu menghargai orang lain. Suatu hari, Surya diundang untuk memberikan sambutan dalam sebuah acara desa. Dalam sambutannya, ia mengingatkan semua orang tentang pentingnya sikap rendah hati dan saling menghargai. Apa makna dari ajaran yang dipegang oleh Surya tersebut?

a)

Merendah menjujung tuah

b)

ingat dan minat

c)

bertanam budi dan membalas budi

d)

Sesampan sehaluan

e)

seanak - sekemenakan

10.

Di sebuah desa, Nisa dan teman-temannya sering berkumpul untuk membahas pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka percaya bahwa nilai-nilai yang menyadarkan orang tentang kehidupan berbangsa dan bernegara, agar mereka turut memelihara bangsa dan negaranya merupakan makna dari tunjuk ajar yaitu...

a)

Sesampan sehaluan

b)

Seanak sekemenakan

c)

Seaib dan semalu

d)

Senasib dan sepenanggungan

e)

Senenek semoyang

11.

Pada penggalangan dana, Dini menyumbang sedikit tetapi dengan hati ikhlas. Petatah Melayu berbunyi:
“Setitik ikhlas lebih bernilai dari segunung harta.”
Sikap yang seharusnya ditunjukkan teman-temannya adalah …

a)

Mengejek jumlah sumbangannya



b)

Menyuruh memberi lebih banyak

c)

Tidak peduli dan tidak menghargai

d)

Menghargai ketulusannya dan memberi dukungan

e)

Menyuruhnya menarik kembali uangnya

12.

Wahyu, seorang pemuda di Riau, sering mendengar dari orang tuanya bahwa alam adalah amanah dari Tuhan yang harus dijaga. Suatu hari, ia melihat banyak orang menebang pohon di hutan tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkan. Dalam pandangan budaya Melayu Riau, fungsi alam dipandang sebagai …

a)

Ruang pemanfaatan sumber daya tanpa batas demi kebutuhan manusia



b)

Dasar kehidupan manusia yang harus dijaga keseimbangannya

c)

Objek ekonomi yang boleh dieksplorasi sebanyak mungkin

d)

Tempat pemenuhan kebutuhan materi tanpa memperhatikan dampak sosial

e)

Sumber daya yang dapat dimiliki oleh siapa pun tanpa aturan

13.

Di sebuah desa, Nisa sering mengajak teman-temannya untuk belajar dari alam sekitar. Ia percaya bahwa alam berfungsi sebagai guru yang mengajarkan banyak hal. Suatu hari, mereka pergi ke hutan dan melihat berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Nisa berkata, "Alam takambang jadi guru". Apa yang dimaksud Nisa dengan pernyataannya tersebut?

a)

Contoh yang mengajarkan manusia bagaimana menguasai lingkungan



b)

Sarana yang memberi pelajaran tentang nilai kehidupan dan kebijaksanaan

c)

Objek pengetahuan ilmiah yang dipelajari secara teknis dan mekanis

d)

Media rekreasi bagi kebutuhan hiburan manusia

e)

Tempat yang bebas diperlakukan sesuai kehendak manusia

14.

Nisa, seorang warga Melayu Riau, sering menggunakan tumbuhan tradisional sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit ringan. Penggunaan tumbuhan ini menunjukkan bahwa alam berfungsi sebagai …

a)

Bahan percobaan yang belum tentu memberikan manfaat nyata



b)

Sumber pengetahuan kesehatan yang lahir dari pengalaman budaya

c)

Alternatif pengobatan sementara sebelum obat modern digunakan

d)

Komoditas ekonomi yang harus dimanfaatkan sebanyak mungkin

e)

Elemen budaya yang tidak relevan dalam kehidupan masa kini

15.

Makan jangan menghabiskan

Minum jangan mengeringkan

orang tua-tua mengingatkan :

Makan jangan kenyang seorang

ingat-ingat penderitaan orang

Ungkapan adat diatas sesuai dengan Tunjuk Ajar Melayu...

a)

Mendapat sama berlaba, hilang sama merugi

b)

Bertanam budi dan membalas budi

c)

Seanak sekemanakan

d)

Sesampan sehaluan

e)

Seaib dan semalu

16.

Dalam sebuah komunitas, terdapat ungkapan yang sering diucapkan oleh para anggotanya untuk menunjukkan rasa kebersamaan dan saling mendukung. Ungkapan di bawah ini yang mengungkapkan tentang senasib dan sepenanggungan adalah...

a)

Aib orang jangan dibilang. aib diri yang kita kaji

b)

Bertuah bangsa seiya sekata. bertuah negeri bersatu hati

c)

Yang belalang sama ketingnya. yang ikan sama insangnya

d)

Yang tua sama dipercaya. yang muda sama dipelihara

e)

Mencari laba berhingga-hingga. mencari untung berhitung-hitung

17.

Adat berlayar satu kemudi. adat memerintah satu titah. adat memimpin satu petuah. ungkapan adat tersebut sesuai dengan Tunjuk Ajar Melayu yaitu...

a)

Sesamapan sehaluan

b)

Bertanam budi dan membalas budi

c)

Seanak sekemenakan

d)

Seaib dan semalu

e)

senenek dan semoyang

18.

Larangan menebang hutan bakau secara sembarangan di wilayah pesisir Riau merupakan contoh dari fungsi alam sebagai …

a)

Penyedia sumber bahan makanan



b)

Pelindung dari abrasi dan bencana

c)

Tempat hiburan keluarga

d)

Sumber pendapatan daerah

e)

Bahan industri rumah tangga

19.

Di sebuah desa di Riau, Hadi dan Siti sedang merencanakan sebuah upacara adat. Salah satu bentuk fungsi religius alam yang mereka pertimbangkan adalah …

a)

Menggunakan air sungai sebagai sarana ritual adat



b)

Menjadikan sungai tempat perlombaan perahu

c)

Memanfaatkan hutan untuk industri kayu

d)

Menangkap ikan untuk kebutuhan ekonomi

e)

Mengolah lahan untuk pertanian

20.

Ketika masyarakat di desa Nita menjaga kelestarian hutan adat mereka, hal itu menunjukkan fungsi alam sebagai …

a)

Komersialisasi sumber daya



b)

Warisan budaya yang harus dipertahankan

c)

Sarana kompetisi ekonomi

d)

Tempat eksploitasi kekayaan alam

e)

Area produksi industri besar

21.

Di sebuah desa pesisir di Riau, Susi dan Dimas sedang mempersiapkan upacara adat semah laut yang akan dihadiri oleh seluruh masyarakat. Upacara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga mencerminkan fungsi alam dalam aspek …

a)

Rekreasi dan hiburan



b)

Religius dan spiritual

c)

Pengembangan industri pariwisata

d)

Persaingan sosial ekonomi

e)

Persiapaan bencana alam

22.

Di sebuah desa di Riau, Maya dan Angga sering menghabiskan waktu di hutan. Mereka tidak hanya mencari makanan, tetapi juga belajar dari alam tentang cara hidup yang bijaksana. Hal ini menunjukkan konsep …

a)

Harmoni antara manusia dan alam



b)

Eksploitasi alam sebagai kekayaan

c)

Penaklukan terhadap sumber daya

d)

Prioritas ekonomi dibanding lingkungan

e)

Pemisahan budaya dari lingkungan

23.

Di sebuah desa di Riau, Nisa dan teman-temannya merencanakan untuk melakukan tradisi Mandi Balimau menjelang Ramadan. Mereka percaya bahwa tradisi ini merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat Melayu Riau yang memanfaatkan sumber air alam untuk …

a)

Memperkuat ritual komersial pariwisata



b)

Membersihkan diri lahir batin sebagai simbol penyucian

c)

Memamerkan budaya daerah kepada wisatawan

d)

Menguji kemampuan berenang masyarakat pesisir

e)

Mengadakan perlombaan air antarwilayah

24.

Ombak Bono di Sungai Kampar dimanfaatkan masyarakat sebagai kegiatan wisata selancar karena memiliki gelombang tinggi dan panjang. Pemanfaatan tersebut mencerminkan kearifan lokal dalam …

a)

Menjaga tradisi yang sulit berubah



b)

Memanfaatkan fenomena alam sebagai peluang ekonomi

c)

Menghindari pemanfaatan sungai secara modern

d)

Mengubah sungai menjadi kawasan industri

e)

Menghilangkan budaya lokal demi pariwisata

25.

Rumah panggung Melayu Riau didesain dengan tiang-tiang tinggi untuk menyesuaikan kondisi alam yang rawan banjir. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Melayu …

a)

Mengabaikan faktor lingkungan dalam membangun rumah



b)

Meniru gaya arsitektur luar negeri

c)

Mengandalkan teknologi industri modern

d)

Mengadaptasi lingkungan untuk menjaga keselamatan dan kelestarian

e)

Menghindari kehidupan di daerah rawa

26.

Fenomena Ombak Bono di Sungai Kampar kini dimanfaatkan sebagai objek wisata selancar internasional. Namun, sebagian masyarakat khawatir bahwa peningkatan wisatawan dapat mengganggu ekosistem sungai. Langkah paling bijaksana yang seharusnya dilakukan pemerintah daerah dan masyarakat adalah …

a)

Menutup kawasan wisata Bono sementara waktu sampai kondisi sungai benar-benar stabil



b)

Membatasi kegiatan wisata hanya pada saat ombak tinggi dan menarik wisatawan asing

c)

Menyusun aturan pemanfaatan kawasan Bono dengan prinsip ekowisata dan keterlibatan masyarakat lokal

d)

Membangun fasilitas wisata modern untuk meningkatkan jumlah pengunjung setiap tahun

e)

Mengalihkan kegiatan wisata ke pantai agar sungai tetap terjaga kelestariannya

27.

Rumah panggung Melayu dibangun tinggi dari tanah untuk menghindari banjir, binatang buas, dan menjaga sirkulasi udara. Jika Angga memutuskan untuk menggantikan rumah panggung keluarganya dengan beton permanen, dampak jangka panjang paling nyata yang mungkin terjadi adalah …

a)

Meningkatnya kenyamanan hidup karena rumah lebih kokoh



b)

Penghematan biaya pembangunan akibat bahan yang lebih murah

c)

Menurunnya kearifan lokal dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan alam

d)

Meningkatnya daya tarik wisata budaya Melayu Riau

e)

Berkurangnya risiko kebakaran akibat penggunaan kayu

28.

Di sebuah desa, Adi mengajak warga untuk melakukan tradisi Tahlil Bianyut di tepi sungai yang indah. Kegiatan ini diadakan untuk mendoakan arwah leluhur dan menunjukkan rasa syukur kepada alam. Tradisi ini mencerminkan pandangan bahwa alam berfungsi sebagai …

a)

Tempat ritual untuk mengingat hubungan manusia dengan Sang Pencipta



b)

Ruang produksi yang harus dimaksimalkan

c)

Kawasan industri dalam pengembangan ekonomi

d)

Lokasi hiburan keluarga besar

e)

Tempat untuk mengadakan perlombaan antar wilayah

29.

Rina sedang mengikuti prosesi Tepuk Tepung Tawar di desanya. Dalam prosesi tersebut, ia menggunakan bahan-bahan alami seperti beras kunyit dan air bunga. Hal ini menunjukkan bahwa alam memiliki fungsi …

a)

Media estetika untuk kepentingan politik lokal



b)

Sarana simbolik untuk doa keselamatan dan keseimbangan hidup

c)

Sumber komoditas ekonomi untuk dijual kepada wisatawan

d)

Tempat persaingan antara kelompok adat

e)

Objek penelitian yang bersifat ilmiah

30.

Dalam sebuah pertemuan keluarga di Riau, Adi mengingatkan semua anggota keluarga tentang pentingnya menghormati yang lebih tua dan menjaga hubungan baik antar generasi. Ia mengutip ungkapan tradisional Melayu, “biar lambat asal selamat” dan “yang tua dihormati yang muda disayangi”, untuk menekankan nilai-nilai tersebut. Ungkapan ini berfungsi sebagai…

a)

Slogan untuk kegiatan adat resmi



b)

Aturan hukum tertulis dalam kehidupan sehari-hari

c)

Pengingat nilai moral dan kesantunan dalam berinteraksi sosial

d)

Bukti modernisasi budaya Melayu sejak dahulu

e)

Cara memisahkan kelompok usia muda dan tua

31.

Dalam sebuah majlis pertemuan masyarakat, Angga dan Ratna saling bertegur sapa menggunakan kata sapaan seperti “kak” dan “abang” meskipun mereka bukan keluarga sedarah. Makna sosial dari penggunaan sapaan tersebut adalah…

a)

Menghindari batasan sosial antara laki-laki dan perempuan



b)

Menunjukkan bahwa budaya Melayu lebih tinggi dari budaya lain

c)

Menjalin rasa kedekatan dan keharmonisan sosial dalam masyarakat

d)

Menandai status sosial seseorang secara tegas di lingkungan umum

e)

Mengatur struktur komunikasi agar tidak terjadi perdebatan terbuka

32.

Dalam sebuah pertemuan resmi di kantor, Wawan yang merupakan seorang manajer harus berbicara dengan Rina, seorang staf junior. Peraturan linguistik dalam kesantunan berbahasa Melayu terutama menekankan pada…

a)

Cara berbicara sesuai jabatan dan status sosial seseorang



b)

Penggunaan pilihan kata berdasarkan perbedaan usia penutur

c)

Aturan struktur kalimat, ejaan, dan pemilihan kata yang tepat

d)

Kemampuan menyampaikan pesan secara tersirat melalui ungkapan adat

e)

Penggunaan bahasa sesuai tempat dan situasi dalam masyarakat

33.

Dalam sebuah pertemuan resmi di Riau, Ratna sebagai moderator menekankan pentingnya kesantunan dalam berbahasa. Ia menjelaskan bahwa peraturan sosiolinguistik dalam kesantunan bahasa Melayu Riau menekankan pada…

a)

Ketepatan struktur kalimat sesuai aturan tata bahasa



b)

Penggunaan bahasa yang mengikuti situasi, lawan bicara, dan tempat

c)

Penggunaan simbol adat dalam komunikasi budaya

d)

Pemilihan diksi yang rumit dan berlapis makna

e)

Proses memahami bahasa melalui kamus dan ejaan baku

34.

Dalam sebuah rapat desa, Wawan berbicara dengan para anggota masyarakat. Ia ingin menunjukkan sikap yang sesuai dengan peraturan sosiolinguistik. Sikap yang mana yang sebaiknya ia tunjukkan?

a)

Menggunakan bahasa santai kepada guru untuk menunjukkan keakraban



b)

Menggunakan bahasa resmi ketika berbicara dalam rapat desa

c)

Menggunakan kata-kata keras saat menegur teman agar lebih tegas

d)

Menyampaikan kritik dengan nada tinggi kepada orang tua

e)

Menggunakan sapaan yang sama terhadap semua orang

35.

Seorang siswa bernama Rudi berbicara kepada temannya Dewi:

“Bro, nanti sore ikut latihan ya?”
Namun ia mengganti gaya bicara menjadi:
“Permisi pak, mohon arahannya untuk kegiatan latihan sore ini.” ketika berbicara dengan pelatih.
Situasi tersebut menunjukkan penerapan…

a)

Peraturan linguistik



b)

Peraturan sosiolinguistik

c)

Peraturan pragmatik

d)

Peraturan estetika bahasa

e)

Peraturan tradisi lisan

36.

Wahyu sedang berbicara dengan Ina di sebuah acara formal. Dalam percakapan mereka, Wahyu berusaha untuk menjaga kesantunan berbahasa Melayu. Apa yang harus diperhatikan Wahyu dalam berkomunikasi dengan Ina?

a)

Penggunaan pilihan kata baku berdasarkan kamus resmi

b)

Penyusunan kalimat sesuai struktur SPOK

c)

Penyampaian maksud dan tujuan komunikasi secara tepat sesuai konteks

d)

Penggunaan bahasa formal dalam semua situasi

e)

Kesesuaian bahasa dengan perbedaan usia dan status sosial penutur

37.

Perhatikan situasi berikut:

Di sebuah kelas, Tiara sedang menjelaskan materi pelajaran kepada teman-temannya.
Rudi yang duduk di belakang terus menerus menginterupsi tanpa memberi kesempatan kepada Tiara untuk menyelesaikan penjelasannya.
Adi yang mendengarkan merasa bahwa sebaiknya Rudi mendengarkan terlebih dahulu sebelum memberikan pendapatnya.

Pesan dari situasi tersebut paling berkaitan dengan prinsip kesantunan…

a)

Peraturan linguistik dalam pemilihan struktur kalimat yang benar



b)

Peraturan sosiolinguistik dalam memilih sapaan yang sesuai

c)

Peraturan pragmatik untuk memahami tujuan dan dampak ucapan

d)

Peraturan estetika untuk memperindah bahasa dengan rima

e)

Peraturan tradisi adat untuk menjaga warisan budaya

38.

Dalam sebuah pertemuan resmi, Yuni ingin menyampaikan pendapatnya dengan baik. Ia berusaha untuk memperhatikan aspek kesantunan verbal dalam komunikasinya. Apa yang sebaiknya dilakukan Yuni untuk menunjukkan kesantunan tersebut?

a)

Sikap hormat yang ditunjukkan melalui gerakan tubuh dan mimik wajah.



b)

Kesantunan yang tampak dalam pemilihan kata dan cara seseorang bertutur.

c)

Nada suara keras agar pesan mudah dipahami lawan bicara.

d)

Cara berpakaian yang sesuai ketika berbicara di depan umum.

e)

Sikap diam untuk menghindari kesalahan berbicara.

39.

Rudi sedang berbicara dengan Ina tentang pentingnya kesantunan dalam berkomunikasi. Ia mengingatkan Ina tentang peribahasa “Kalau takut dilambung ombak, jangan berumah di tepi pantai” dan menjelaskan bahwa dalam konteks kesantunan verbal, peribahasa ini digunakan untuk…

a)

Menegaskan kesalahan orang lain secara langsung.



b)

Menyampaikan nasihat secara halus dan tidak menyinggung.

c)

Menunjukkan keberanian berbicara di depan umum.

d)

Mengkritik secara terbuka pada saat diskusi formal.

e)

Menunjukkan kemampuan berbicara panjang dan mendetail.

40.

Ketika presentasi kelompok, Sari berbicara dengan nada baik, namun tubuhnya membungkuk, jarang menatap audiens, dan tangannya gemetar.
Sebagai teman satu kelompok, strategi terbaik untuk menunjukkan kesantunan nonverbal dalam membantu situasi tersebut adalah…

a)

Membiarkan saja agar ia belajar mandiri dan terbiasa menghadapi tekanan.



b)

Mengambil alih seluruh presentasi agar tidak semakin mempermalukan dirinya.

c)

Berdiri sedikit lebih dekat dan memberi dukungan lewat kontak mata dan anggukan.

d)

Mengingatkan penonton agar tidak memperhatikan gerakan tubuh temannya.

e)

Menghentikan presentasi dan memberikan kritik langsung di depan kelas.