wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Struktur Baja Bangunan Tinggi

Total questions: 50

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan dari "Evaluasi Hasil Analisa Struktur" pada bangunan tinggi?

a)

Untuk memperindah tampilan bangunan

b)

Untuk menilai keamanan dan kekuatan struktur bangunan

c)

Untuk menentukan warna cat bangunan

d)

Untuk memilih lokasi pembangunan

2.

Apa tujuan utama dari kontrol partisipasi massa dalam perencanaan struktur?

a)

Memastikan mode getar yang dianalisis sudah mewakili cukup besar partisipasi massa struktur

b)

Mengurangi biaya pembangunan struktur

c)

Kontrol beban gempa respon spektrum dianggap memenuhi

d)

Partisipasi massa berperan pada pergerakan struktur akibat gempa

3.

Menurut SNI 1726, berapa persentase minimum kontrol partisipasi massa yang harus dicapai untuk arah X dan Y?

a)

≥ 90%

b)

≥ 50%

c)

≥ 75%

d)

≥ 100%

4.

Kontrol partisipasi massa biasanya digunakan dalam analisis dinamik struktur. Manakah dari berikut ini yang termasuk jenis analisis dinamik yang disebutkan dalam materi?

a)

Analisis modal

b)

Analisis statik

c)

Analisis termal

d)

Analisis gravitasi

5.

Mengapa penting memastikan mode getar yang dianalisis mewakili partisipasi massa struktur yang cukup besar dalam arah eksitasi?

a)

Agar hasil analisis dinamik akurat dan struktur aman terhadap gaya eksitasi

b)

Agar biaya konstruksi lebih murah

c)

Agar proses pembangunan lebih cepat

d)

Agar struktur terlihat lebih menarik

6.

Apa yang dimaksud dengan periode getar alami (T) pada struktur bangunan?

a)

Waktu terjadinya getaran pada saat posisi keseimbangan statis struktur terganggu, kemudian kembali pada posisi awalnya

b)

Waktu yang dibutuhkan struktur untuk mencapai kekakuan maksimum

c)

Waktu yang diperlukan struktur untuk mengalami kerusakan total

d)

Waktu yang dibutuhkan struktur untuk menerima gaya luar

7.

Menurut SNI 1726, periode fundamental struktur (T) tidak boleh melebihi hasil perkalian koefisien untuk batasan atas pada periode yang dihitung (Cu) dari Tabel 17 dan periode fundamental pendekatan (Ta). Apa alternatif lain yang diizinkan dalam analisis periode fundamental struktur?

a)

Menggunakan periode bangunan pendekatan (Ta) secara langsung

b)

Menggunakan periode getar alami dari struktur lain

c)

Menggunakan periode getar alami dari bangunan tertinggi di sekitar

d)

Menggunakan periode getar alami dari struktur yang berbeda material

8.

Getaran alami yang ditimbulkan bangunan disebabkan oleh adanya kekakuan dan massa struktur tanpa adanya gaya luar. Berdasarkan pernyataan tersebut, apa yang menjadi penyebab utama getaran alami pada bangunan?

a)

Kekakuan dan massa struktur

b)

Gaya luar yang besar

c)

Daktilitas

d)

Respon Spektrum

9.

Berdasarkan Tabel 17, berapakah nilai koefisien Cₙ untuk parameter percepatan respons spektral desain pada 1 detik (SD₁) sebesar 0,2?

a)

1,4

b)

1,5

c)

1,6

d)

1,7

10.

Apa rumus yang digunakan untuk menentukan periode fundamental pendekatan (Tₐ) suatu struktur?

a)

Tₐ = Cₙ × hₙ

b)

Tₐ = Cₜ × hₙˣ

c)

Tₐ = hₙ / Cₜ

d)

Tₐ = Cₜ + hₙˣ

11.

Dalam rumus Tₐ = Cₜ × hₙˣ, apa arti dari hₙ?

a)

Koefisien struktur

b)

Ketinggian struktur (m)

c)

Berat struktur (kg)

d)

Luas struktur (m²)

12.

Berdasarkan Tabel 18, berapakah nilai Cₜ untuk rangka baja pemikul momen?

a)

0,0724

b)

0,0466

c)

0,0731

d)

0,0488

13.

Berdasarkan Tabel 18, tipe struktur apa yang memiliki nilai x sebesar 0,8?

a)

Rangka baja pemikul momen

b)

Rangka beton pemikul momen

c)

Rangka baja dengan bracing eksentris

d)

Semua sistem struktur lainnya

14.

Jika sebuah struktur menggunakan rangka baja dengan bracing eksentris, berapakah nilai x yang digunakan dalam perhitungan periode fundamental pendekatan?

a)

0,8

b)

0,9

c)

0,75

d)

0,7

15.

Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menentukan periode fundamental pendekatan (Tₐ) suatu struktur menggunakan data dari Tabel 18.

a)

Pilih tipe struktur, tentukan nilai Cₜ dan x, lalu masukkan ketinggian struktur ke dalam rumus Tₐ = Cₜ × hₙˣ

b)

Hitung berat struktur, lalu kalikan dengan Cₜ

c)

Pilih nilai Cₙ dari Tabel 17, lalu masukkan ke rumus Tₐ = Cₙ × hₙ

d)

Tentukan luas struktur, lalu kalikan dengan x

16.

Apa yang dimaksud dengan N pada persamaan Ta = 0,1N?

a)

Jumlah tingkat

b)

Tinggi rata-rata tingkat

c)

Periode fundamental

d)

Gaya seismik

17.

Pada struktur dengan ketinggian tidak melebihi berapa tingkat, persamaan Ta = 0,1N dapat digunakan untuk menentukan periode fundamental pendekatan?

a)

12 tingkat

b)

10 tingkat

c)

15 tingkat

d)

20 tingkat

18.

Jika sebuah gedung memiliki 8 tingkat, berapakah periode fundamental pendekatan (Ta) menurut persamaan yang diberikan?

a)

0,8 detik

b)

1,2 detik

c)

0,1 detik

d)

8 detik

19.

Sebutkan syarat rata-rata tinggi tingkat minimum agar persamaan Ta = 0,1N dapat digunakan!

a)

3 m

b)

2 m

c)

5 m

d)

1 m

20.

Apa yang dimaksud dengan Cs dalam persamaan gaya geser dasar akibat gempa bumi?

a)

Koefisien respon seismik

b)

Berat seismik efektif

c)

Faktor modifikasi respon

d)

Parameter percepatan spektrum

21.

Bagaimana rumus untuk menghitung besaran koefisien respon seismik, Cs?

a)

Cs = S_DS / (R / Ie)

b)

Cs = R / (S_DS / Ie)

c)

Cs = Ie / (S_DS * R)

d)

Cs = S_DS * R * Ie

22.

Apa fungsi dari parameter S_DS dalam perhitungan koefisien respon seismik?

a)

Parameter percepatan spektrum respon desain pada periode pendek 0,2 detik

b)

Faktor modifikasi respon

c)

Faktor keutamaan

d)

Berat seismik efektif

23.

Jika nilai R meningkat, bagaimana pengaruhnya terhadap nilai Cs dalam rumus Cs = S_DS / (R / Ie)?

a)

Nilai Cs akan menurun

b)

Nilai Cs akan meningkat

c)

Nilai Cs tetap

d)

Nilai Cs tidak terpengaruh

24.

Peran faktor Ie dalam rumus perhitungan Cs adalah sebagai apa?

a)

Faktor keutamaan

b)

Faktor modifikasi respon

c)

Berat seismik efektif

d)

Parameter percepatan

25.

Rumus Cs untuk T ≤ TL yang benar adalah?

a)

Cs = SD1 / [T (R/Ie)]

b)

Cs = SD1 TL / [T² (R/Ie)]

c)

Cs = 0,5S1 / (R/Ie)

d)

Cs = 0,044SDSIe

26.

Berapakah nilai minimum yang tidak boleh kurang untuk Cs menurut kontrol gaya geser dasar seismik?

a)

Cs = 0,044SDSIe ≥ 0,01

b)

Cs = 0,5S1 / (R/Ie)

c)

Cs = SD1 / [T (R/Ie)]

d)

Cs = SD1 TL / [T² (R/Ie)]

27.

Untuk struktur yang berada di daerah dengan nilai S1 sama dengan atau lebih besar dari 0,6g, berapakah nilai maksimum Cs?

a)

Cs = 0,5S1 / (R/Ie)

b)

Cs = SD1 / [T (R/Ie)]

c)

Cs = 0,044SDSIe ≥ 0,01

d)

Cs = SD1 TL / [T² (R/Ie)]

28.

Perbedaan rumus Cs untuk T ≤ TL dan T > TL dalam kontrol gaya geser dasar seismik adalah:

a)

Untuk T ≤ TL menggunakan SD1, untuk T > TL menggunakan SD1 dan TL serta T².

b)

Untuk T ≤ TL menggunakan S1, untuk T > TL menggunakan SDS.

c)

Untuk T ≤ TL menggunakan TL, untuk T > TL menggunakan SD1.

d)

Untuk T ≤ TL menggunakan T², untuk T > TL menggunakan T.

29.

Apa yang dimaksud dengan "story drift" dalam proses perencanaan struktur bangunan?

a)

Perbedaan tinggi antar lantai

b)

Simpangan lateral antar lantai akibat gaya gempa

c)

Perubahan bentuk struktur akibat beban mati

d)

Penurunan pondasi bangunan

30.

Mengapa simpangan lateral antar lantai harus selalu diperiksa dalam perencanaan struktur?

a)

Untuk mempercepat proses konstruksi

b)

Untuk menghemat biaya pembangunan

c)

Untuk menjamin stabilitas struktur dan kenyamanan pengguna

d)

Untuk memperindah tampilan bangunan

31.

Faktor apa saja yang terdapat dalam rumus δx = (Cd δxe) / Ie?

a)

Cd, δxe, Ie

b)

Cb, δxe, Ie

c)

Cd, δxe, Ib

d)

Cb, δxe, Ib

32.

Apa fungsi dari faktor Cd dalam rumus simpangan antar lantai?

a)

Faktor pembesaran defleksi

b)

Faktor pengurangan beban

c)

Faktor penambahan massa

d)

Faktor pengurangan tinggi lantai

33.

Bagaimana cara menentukan simpangan antar lantai tingkat desain (D) menurut materi?

a)

Dengan mengukur tinggi bangunan

b)

Dengan menghitung perbedaan defleksi pada pusat massa di tingkat yang ditinjau

c)

Dengan menambah beban pada lantai

d)

Dengan mengurangi jumlah lantai

34.

Apa yang dimaksud dengan F₃ pada tingkat 3 dalam penentuan simpangan antar tingkat?

a)

Gaya geser akibat angin

b)

Gaya gempa desain tingkat kekuatan

c)

Perpindahan elastik tingkat 3

d)

Rasio simpangan antar tingkat

35.

Bagaimana rumus untuk menghitung perpindahan yang diperbesar (δ₃) pada tingkat 3?

a)

δ₃ = (δₑ₃ – δₑ₂) C_d / I_E

b)

δ₃ = C_d δₑ₃ / I_E

c)

δ₃ = δₑ₃ + δₑ₂

d)

δ₃ = δₑ₃ / C_d

36.

Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menentukan simpangan antar tingkat pada tingkat 2.

a)

Hitung gaya gempa, tentukan perpindahan elastik, perbesar perpindahan, lalu kurangi dengan tingkat di bawahnya

b)

Hitung gaya geser, tentukan rasio simpangan, lalu jumlahkan semua perpindahan

c)

Hitung gaya gempa, tentukan rasio simpangan, lalu bagi dengan jumlah tingkat

d)

Hitung gaya geser, tentukan perpindahan elastik, lalu kalikan dengan jumlah tingkat

37.

Apa yang dimaksud dengan Δi/Li dalam konteks penentuan simpangan antar tingkat?

a)

Perpindahan total

b)

Rasio simpangan antar tingkat

c)

Gaya gempa desain tingkat kekuatan

d)

Perpindahan elastik

38.

Apa yang dimaksud dengan kontrol simpangan antar lantai dalam struktur bangunan?

a)

Pengendalian suhu antar lantai

b)

Pengendalian pergerakan antar lantai agar tidak melebihi batas yang diizinkan

c)

Pengendalian warna lantai

d)

Pengendalian jumlah lantai

39.

Berdasarkan Tabel 20, berapakah batas simpangan antar tingkat ijin untuk struktur dinding geser batu bata lainnya pada kategori risiko IV?

a)

0,010hsx

b)

0,007hsx

c)

0,015hsx

d)

0,020hsx

40.

Jika sebuah bangunan memiliki struktur dinding geser kantilever batu bata dan masuk kategori risiko III, berapakah batas simpangan antar tingkat ijin yang harus dipenuhi?

a)

0,010hsx

b)

0,007hsx

c)

0,015hsx

d)

0,020hsx

41.

Jelaskan mengapa penting untuk mengontrol simpangan antar lantai pada bangunan bertingkat menurut tabel dan penjelasan yang diberikan.

a)

Untuk menjaga estetika bangunan

b)

Untuk memastikan keamanan dan stabilitas struktur bangunan

c)

Untuk mengurangi biaya konstruksi

d)

Untuk mempercepat proses pembangunan

42.

Dalam kasus struktur selain dinding geser batu bata, berapakah batas simpangan antar tingkat ijin untuk kategori risiko I atau II?

a)

0,025hsx

b)

0,020hsx

c)

0,015hsx

d)

0,010hsx

43.

Sebutkan dua contoh struktur yang memiliki batas simpangan antar tingkat ijin sebesar 0,010hsx pada kategori risiko III!

a)

Struktur dinding geser kantilever batu bata dan semua struktur lainnya

b)

Struktur dinding geser batu bata lainnya dan struktur dinding geser kantilever batu bata

c)

Semua struktur lainnya dan struktur selain dinding geser batu bata

d)

Struktur dinding geser kantilever batu bata dan struktur selain dinding geser batu bata

44.

Bagaimana cara menentukan nilai h_sx dalam perhitungan simpangan antar lantai?

a)

Menggunakan lebar lantai

b)

Menggunakan tinggi tingkat di bawah tingkat-x

c)

Menggunakan panjang bangunan

d)

Menggunakan jumlah lantai

45.

Pada kontrol kekuatan penampang, apa yang harus dikontrol terhadap lentur akibat kekuatan bracing?

a)

Kekuatan balok

b)

Kekuatan kolom

c)

Kekuatan sambungan

d)

Kekuatan pondasi

46.

Apa fungsi utama bracing pada struktur baja ?

a)

Menambah kekakuan dan stabilitas struktur

b)

Mengurangi berat struktur

c)

Memperindah tampilan struktur

d)

Menghemat biaya konstruksi

47.

Mengapa penting melakukan kontrol kekuatan tekan kolom akibat kekuatan bracing dalam perhitungan struktur baja?

a)

Untuk mencegah kegagalan struktur akibat beban tekan

b)

Untuk mempercepat proses konstruksi

c)

Untuk memastikan ketercapaian lentur

d)

Untuk mencegah kegagalan tarik

48.

Jelaskan mengapa asumsi adanya lateral support menyebabkan L_b < L_p pada analisis balok.

a)

Karena bentang balok menjadi lebih panjang

b)

Karena balok tidak memerlukan bracing

c)

Karena bentang balok menjadi pendek

d)

Karena nilai M_ub menjadi lebih kecil

49.

Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengontrol kekuatan geser link pada portal EBF.

a)

Menghitung gaya geser maksimum, membandingkan dengan kapasitas geser link, dan memastikan link tidak melebihi batas desain.

b)

Mengukur panjang balok, membagi dengan jumlah kolom, dan menentukan kekuatan link.

c)

Menghitung luas penampang kolom, membagi dengan modulus elastisitas, dan menentukan kekuatan geser, memastikan link daktail

d)

Menghitung berat struktur, membagi dengan jumlah bracing, dan menentukan kekuatan link.

50.

Jelaskan menurut anda, apa perbedaan prinsip rangka pemikul momen, rangka bresing konsentris dan rangka bresing eksentris? Kapan harus digunakan ketiga tipe rangka tersebut?

4 lines