wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KImia A

Total questions: 52

Worksheet time: 1hrs 17mins

Name
Class
Date
1.
Nama
4 lines
2.
NIM
4 lines
3.
Kromatografi adalah metode pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan pada:
a)
Berat molekul
b)
Kekentalan
c)
Fasa diam dan fasa gerak
d)
Sifat warna
e)
Konduktivitas
4.
Jenis kromatografi yang menggunakan fase diam yang merupakan cairan yang terikat pada permukaan padatan disebut sebagai:
a)
Kromatografi Kolom
b)
Kromatografi Lapis Tipis
c)
Kromatografi Gas
d)
Kromatografi Cair Kinerja Tinggi
e)
Kromatografi Afinitas
5.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini: 1.Merupakan gas yang paling ekonomis dan aman, namun memiliki efisiensi pemisahan yang rendah sehingga analisis menjadi lebih lambat. 2.Dianggap sebagai gold standard, memiliki efisiensi pemisahan terbaik dan kompatibel dengan hampir semua detektor, namun harganya mahal. 3.Gas ini memberikan efisiensi pemisahan yang sangat tinggi dan cepat, namun sangat mudah terbakar dan tidak dapat digunakan dengan detektor FID. 4.Tabung bentuk-U, W, dan koil yang terbuat dari stainless steel atau gelas. 5.Kolom dengan diameter 0,05-0,15 cm yang dapat memberikan plat teoritis lebih dari 10.000 dan sangat efisien. Berdasarkan materi, manakah dari pernyataan di atas yang menggambarkan karakteristik Nitrogen sebagai gas pembawa?
a)
1 dan 3
b)
B. 2 dan 4
c)
1 saja
d)
3 dan 5
e)
4 saja
6.
Panjang gelombang yang paling umum digunakan dalam spektrofotometri UV-Vis adalah dalam rentang:
a)
400-700 nm
b)
100-400 nm
c)
1000-2000 nm
d)
500-700 nm
e)
300-900 nm
7.
Jika panjang gelombang suatu gelombang adalah 500 nm, frekuensi gelombang tersebut adalah:
a)
3.0 × 10^8 Hz
b)
6.0 × 10^14 Hz
c)
2.5 × 10^8 Hz
d)
5.0 × 10^8 Hz
e)
3.0 × 10^14 Hz
8.
Sebuah pabrik kimia rutin melakukan kontrol kualitas dengan GC menggunakan detektor FID (Flame Ionization Detector). Selama ini mereka menggunakan gas Helium sebagai gas pembawa. Karena kenaikan harga yang signifikan, manajemen ingin mengganti gas pembawa yang lebih murah. Berdasarkan syarat gas pembawa ideal, pertimbangan PALING KRITIS yang harus diperhatikan sebelum mengganti ke gas Hidrogen adalah...
a)
Efisiensi pemisahan Hidrogen yang lebih rendah daripada Helium.
b)
Tingkat kemurnian Hidrogen yang sulit didapatkan.
c)
Sifat Hidrogen yang tidak inert dan dapat bereaksi dengan sampel.
d)
Bahaya keamanan karena Hidrogen sangat mudah terbakar dan dapat membentuk campuran eksplosif.
e)
Ketidakcocokan Hidrogen dengan detektor FID yang digunakan.
9.
Sebuah larutan senyawa X memiliki konsentrasi 1.5 × 10⁻⁴ M. Larutan ini diukur dalam kuvet dengan panjang 1 cm dan menghasilkan absorbansi 0.45. Berapakah koefisien absorpsi molar (ε) senyawa X tersebut?
a)
500 M⁻¹cm⁻¹
b)
1500 M⁻¹cm⁻¹
c)
3000 M⁻¹cm⁻¹
d)
4500 M⁻¹cm⁻¹
e)
6750 M⁻¹cm⁻¹
10.
Seorang praktikan mengukur larutan standar konsentrasi 0.1 mM yang memberikan absorbansi 0.25. Kemudian ia mengukur sampel tidak diketahui dengan kuvet yang sama dan mendapatkan absorbansi 0.75. Konsentrasi sampel tidak diketahui tersebut adalah...
a)
0.05 mM
b)
0.15 mM
c)
0.45 mM
d)
0.30 mM
e)
0.60 mM
11.
Gugus kromofor adalah bagian dari molekul yang bertanggung jawab atas:
a)
Kekentalan larutan
b)
Warna dari senyawa organik
c)
Kekuatan ikatan antar atom
d)
Kelarutan senyawa dalam air
e)
Kestabilan termodinamika senyawa
12.
Manakah pernyataan yang BENAR mengenai Hukum Lambert-Beer?
a)
Absorbansi berbanding terbalik dengan konsentrasi larutan.
b)
Koefisien absorpsi molar (ε) bergantung pada konsentrasi larutan.
c)
Hukum ini berlaku untuk larutan dengan konsentrasi sangat tinggi.
d)
Absorbansi berbanding lurus dengan panjang jalur kuvet.
e)
Transmitansi berbanding lurus dengan konsentrasi larutan.
13.
Pada spektrofotometri UV-Vis, berkas cahaya yang melewati sampel diserap oleh:
a)
Elektron valensi
b)
Elektron konduksi
c)
Proton
d)
Neutron
e)
Elektron netral
14.
Puncak pada grafik absorbansi vs. panjang gelombang dalam spektrofotometri UV-Vis menunjukkan:
a)
Panjang gelombang maksimum absorpsi
b)
Panjang gelombang minimum absorpsi
c)
Jumlah cahaya yang diteruskan
d)
Jumlah cahaya yang diserap
e)
Konsentrasi maksimum sampel
15.
Panjang gelombang adalah jarak antara dua titik berturut-turut pada gelombang yang sama dan diukur dalam:
a)
Watt
b)
Hertz
c)
Meter
d)
Newton
e)
Ampere
16.
Jika jumlah gelombang suatu gelombang adalah 4 × 10^14, panjang gelombangnya adalah:
a)
2.5 × 10^-6 m
b)
7.5 × 10^-7 m
c)
2.5 × 10^-7 m
d)
7.5 × 10^-6 m
e)
2.5 × 10^-8 m
17.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut mengenai jenis kolom dalam GC: 1. Memiliki panjang 1-2 meter dengan diameter relatif besar, yaitu 0,3 - 1,0 cm. 2. Panjangnya dapat mencapai 20 meter atau lebih dengan diameter yang sangat kecil. 3. Diameternya berkisar 0,05-0,15 cm dan mampu memberikan plat teoritis lebih dari 10.000. Jenis kolom yang sesuai dengan pernyataan 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah...
a)
Kapiler - SCOT - Packing
b)
Packing - Kapiler - SCOT
c)
SCOT - Packing - Kapiler
d)
Packing - SCOT - Kapiler
e)
Kapiler - Packing - SCOT
18.
Suatu sampel dengan konsentrasi 0.2 mM diukur menggunakan kuvet berdiameter 0.5 cm dan memberikan nilai absorbansi 0.8. Koefisien absorpsi molar (ε) senyawa tersebut adalah ... (M⁻¹cm⁻¹)
a)
2000
b)
4000
c)
8000
d)
16000
e)
32000
19.
Salah satu contoh gugus auxokromik adalah:
a)
Gugus alkana
b)
Gugus amina
c)
Gugus hidrokarbon
d)
Gugus etil
e)
Gugus metil
20.
Panjang gelombang di mana suatu senyawa menyerap cahaya paling kuat dan bersifat khas untuk identifikasi senyawa tersebut dikenal sebagai...
a)
Panjang Gelombang Maksimum
b)
Absorbansi Muda
c)
Intensitas Maksimum
d)
Titik Isobestik
e)
Puncak Auxokrom
21.
Penambahan gugus metil (-CH₃) pada suatu senyawa aromatik menyebabkan serapan bergeser ke panjang gelombang yang lebih panjang. Fenomena ini dikenal sebagai efek...
a)
Hipokromik
b)
Auxokromik
c)
Hiperkromik
d)
Batokromik
e)
Termokromik
22.
Komponen dalam spektrofotometer UV-Vis yang berfungsi untuk memisahkan cahaya polikromatik dari sumber menjadi cahaya dengan panjang gelombang tunggal (monokromatik) adalah...
a)
Sumber Cahaya
b)
Kuvet
c)
Readout
d)
Detektor
e)
Monokromator
23.
Seorang siswa mengukur absorbansi larutan pada berbagai konsentrasi dan memperoleh data sebagai berikut: 0,01 M → A = 0,20 0,02 M → A = 0,41 0,03 M → A = 0,59 0,04 M → A = 0,85 Apa yang dapat disimpulkan tentang kepatuhan terhadap Hukum Lambert-Beer?
a)
Hukum Lambert-Beer dipatuhi dengan sempurna.
b)
Hukum Lambert-Beer tidak dipatuhi karena absorbansi tidak nol saat konsentrasi nol.
c)
Hukum Lambert-Beer tidak dipatuhi karena garis tidak linier sempurna.
d)
Ada sedikit penyimpangan dari linearitas, mungkin karena efek kimia/fisika.
e)
Data menunjukkan terjadi fenomena fluoresensi.
24.
Manakah dari gugus berikut yang merupakan contoh gugus auxokromik?
a)
Gugus Alkil (-CH₃)
b)
Gugus Amina (-NH₂)
c)
Gugus Nitro (-NO₂)
d)
Gugus Etena (-CH=CH-)
e)
Gugus Karbonil (>C=O)
25.
Gas kromatografi memiliki beberapa jenis detektor yang sering digunakan. Gambar berikut ini merupakan detertor apa?
a)
Flame Ionization Detector (FID)
b)
Thermal Conductivity Detector (TCD)
c)
Electron Capture Detector (ECD)
d)
Mass Spectrometry Detector (MSD )
e)
Flame detector (FD)
26.
HPLC dengan kombinasi antara fase diam polar dan fase gerak non polar disebut dengan hplc fase
a)
Diam
b)
Lurus
c)
Normal
d)
bergerak
e)
Terbalik
27.
Berikut ini merupakan fasa cair yang bersifat polar pada alat HPLC kecuali
a)
WFI
b)
Methanol
c)
Etanol
d)
Acetonitrile
e)
Kloroform
28.
Kromatografi gas memiliki banyak aplikasi dalam berbagai bidang. Manakah di antara berikut yang BUKAN merupakan aplikasi kromatografi gas?
a)
Analisis forensik untuk identifikasi narkoba dalam sampel darah.
b)
Analisis kandungan gizi dalam makanan.
c)
Identifikasi senyawa organik dalam minyak bumi.
d)
Pemisahan dan analisis campuran gas alam.
e)
Analisis unsur logam dalam larutan.
29.
HPLC Kromatografi Fase Balik (Reverse Phase) menggunakan fase diam yang bersifat:
a)
Nonpolar
b)
Polar
c)
Asam
d)
Basa
e)
Kationik
30.
Diagram tersebut merupakan hasil pemisahan HPLC menggunakan system reverse phase, senyawa yang memiliki sifat paling polar adalah
a)
1
b)
5
c)
6
d)
3
e)
2
31.
Gambar tersebut merupakan skema dari :
a)
HPLC
b)
AAC
c)
GC
d)
Spektro UV
e)
IR
32.
Fungsi dari degassing unit dalam HPLC adalah
a)
Tempat injek sampel
b)
Untuk mendeteksi
c)
Untuk pemisahan
d)
Membersihkan pengotor udara dari kolom
e)
Tempat solvent
33.
Jenis kolom HPLC yang memanfaatkan perbedaan afinitas senyawa terhadap ion dalam fase diam disebut:
a)
Kolom pertukaran ion
b)
Kolom fase terbalik
c)
Kolom fase normal
d)
Kolom kromatografi gas
e)
Kolom lapis tipis
34.
Data kurva kalibrasi untuk glukosa memberikan persamaan garis: A = 0.025C + 0.002, dimana A adalah absorbansi dan C adalah konsentrasi dalam mg/L. Jika suatu sampel makanan diukur absorbansinya 0.152, berapakah perkiraan konsentrasi glukosa dalam sampel tersebut?
a)
4 mg/L
b)
5 mg/L
c)
6 mg/L
d)
7 mg/L
e)
8 mg/L
35.
Suatu larutan sampel dalam sel 1,0 cm setelah diukur dengan spektrofotometer mentransmisikan 80 % cahaya pada suatu panjang gelombang tertentu. Jika absorptivitas zat pada l ini = 2,0. Hitunglah konsentrasi zat tersebut.
a)
0,025 g/L
b)
0,039 g/L
c)
0,049 g/L
d)
0,065 g/L
e)
0,080 g/L
36.
Ketika memisahkan dua senyawa dengan KLT menggunakan fase gerak yang sama, senyawa A memiliki nilai Rf 0.8, sedangkan senyawa B memiliki nilai Rf 0.2. Berdasarkan informasi ini, pernyataan manakah yang PALING BENAR?
a)
Senyawa A lebih polar daripada senyawa B dan memiliki afinitas lebih besar terhadap fase diam.
b)
Senyawa B lebih polar daripada senyawa A dan memiliki afinitas lebih besar terhadap fase diam.
c)
Senyawa A kurang polar sehingga lebih sulit larut dalam fase gerak.
d)
Nilai Rf senyawa B yang lebih rendah menunjukkan bahwa fase gerak yang digunakan terlalu polar.
e)
Kedua senyawa memiliki polaritas yang sama, perbedaan Rf hanya disebabkan oleh ukuran molekul.
37.
Sebuah campuran senyawa sedang dipisahkan dengan KLT. Hasilnya, semua noda sampel berada tepat di garis dasar (start) dengan nilai Rf = 0. Tindakan apa yang PALING TEPAT untuk dilakukan?
a)
Mengurangi polaritas fase gerak karena sampel terlalu mudah bergerak.
b)
Menghentikan analisis karena pemisahan sudah sempurna.
c)
Meningkatkan polaritas fase gerak karena sampel tidak bergerak dari titik awal.
d)
Mengurangi ketebalan lapisan fase diam pada plat KLT.
e)
Melakukan elusi ulang dengan fase gerak yang sama tetapi dalam bejana yang tidak jenuh.
38.
Seorang siswa melakukan percobaan KLT. Ia mengukur jarak yang ditempuh oleh fase gerak sebesar 8,0 cm dari garis start. Jika suatu senyawa menempuh jarak 4,0 cm dari garis start, berapakah nilai Rf senyawa tersebut?
a)
0,20
b)
0,25
c)
0,50
d)
0,75
e)
2,00
39.
Dari sebuah plat KLT setelah dielusi dan dideteksi, diperoleh data sebagai berikut: Jarak dari start ke garis depan pelarut: 7,5 cm Jarak dari start ke noda A: 2,5 cm Jarak dari start ke noda B: 5,0 cm Jarak dari start ke noda C: 6,0 cm Urutan senyawa dari yang paling polar ke yang paling non-polar adalah...
a)
A - B - C
b)
B - C - A
c)
C - B - A
d)
A - C - B
e)
E. C - A - B
40.
Dua plat KLT dengan jenis dan kondisi yang sama digunakan untuk mengidentifikasi senyawa dalam sampel. Plat 1 (Standar): Kafein murni memiliki Rf = 0,55 Plat 2 (Sampel): Suatu noda dalam sampel minuman energi memiliki Rf = 0,55 Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa...
a)
Sampel minuman energi pasti mengandung kafein.
b)
Sampel minuman energi tidak mengandung kafein.
c)
Sampel minuman energi mungkin mengandung kafein, tetapi perlu konfirmasi lebih lanjut.
d)
Nilai Rf yang sama membuktikan bahwa senyawa tersebut identik.
e)
Polaritas kafein berubah dalam sampel minuman energi.
41.
Seorang peneliti ingin memisahkan campuran protein berdasarkan perbedaan ukuran molekulnya. Jenis kolom HPLC apakah yang PALING TEPAT untuk digunakan?
a)
Kolom Fase Normal
b)
Kolom Fase Balik
c)
Kolom Pertukaran Ion
d)
Kolom Ekslusi Ukuran
e)
Kolom Afinitas
42.
Sebuah laboratorium farmasi akan menganalisis konsentrasi runut (trace level) dari suatu senyawa obat organik dalam sediaan. Detektor HPLC manakah yang paling umum digunakan karena kombinasi antara sensitivitas tinggi, stabilitas, dan kemampuan mendeteksi banyak senyawa organik?
a)
Detektor Refraktometer Differensial
b)
Detektor Ultraviolet-Visible (UV-Vis)
c)
Detektor Fluoresensi
d)
Detektor Amperometrik
e)
Detektor Nyala Ionisasi
43.
Dalam Kromatografi Fase Balik (Reverse Phase Chromatography), yang terjadi adalah...
a)
Fase diamnya lebih polar daripada fase geraknya.
b)
Fase geraknya selalu berupa heksana atau pelarut organik non-polar lainnya.
c)
Fase diamnya kurang polar daripada fase geraknya.
d)
Pemisahan terutama didasarkan pada muatan ionik analit.
e)
Air tidak dapat digunakan sebagai komponen fase gerak.
44.
Seorang analis ingin memisahkan campuran antibiotik beta-laktam (seperti amoksisilin dan ampisilin) yang bersifat asam. Kolom manakah yang PALING COCOK sebagai fase diam?
a)
Kolom Silika Gel Murni (Fase Normal)
b)
Kolom C8 (oktil)
c)
Kolom C18 (oktadesil)
d)
Kolom Fenil
e)
Kolom CN (siano)
45.
Suatu laboratorium kontrol kualitas harus memisahkan dan mengkuantifikasi ion logam kalsium dan magnesium dalam sediaan sirup antasida. Teknik HPLC manakah yang PALING EFEKTIF?
a)
Fase Balik dengan kolom C18
b)
Fase Normal dengan kolom Silika
c)
Pertukaran Ion dengan kolom bermuatan negatif
d)
Ekslusi Ukuran dengan kolom untuk molekul kecil
e)
Fase Balik dengan penanding ion
46.
Sebuah larutan senyawa Y memiliki konsentrasi 2.0 × 10⁻³ M. Larutan ini diukur dalam kuvet dengan panjang 1 cm dan menghasilkan absorbansi 0.60. Berapakah koefisien absorpsi molar (ε) senyawa Y tersebut?
a)
2000 M⁻¹cm⁻¹
b)
600 M⁻¹cm⁻¹
c)
1500 M⁻¹cm⁻¹
d)
300 M⁻¹cm⁻¹
e)
1200 M⁻¹cm⁻¹
47.
Dalam kromatografi gas, manakah dari pernyataan berikut yang benar mengenai detektor Thermal Conductivity Detector (TCD)?
a)
TCD memiliki waktu respon yang sangat cepat.
b)
TCD tidak memerlukan gas pembawa.
c)
TCD sangat sensitif terhadap senyawa organik.
d)
TCD dapat digunakan untuk mendeteksi semua jenis gas.
e)
TCD tidak dapat digunakan untuk analisis kuantitatif.
48.
Apa yang dimaksud dengan nilai Rf dalam kromatografi lapis tipis (KLT)?
a)
Nilai yang menunjukkan polaritas senyawa.
b)
Rasio jarak yang ditempuh oleh senyawa terhadap jarak yang ditempuh oleh fase gerak.
c)
Ukuran partikel senyawa dalam campuran.
d)
Rasio konsentrasi senyawa dalam fase diam dan fase gerak.
e)
Waktu yang dibutuhkan senyawa untuk mencapai titik akhir.
49.
Ketika menggunakan spektrofotometri UV-Vis, apa yang terjadi jika konsentrasi larutan meningkat?
a)
Transmitansi akan meningkat
b)
Absorbansi akan tetap sama
c)
Panjang gelombang maksimum akan bergeser
d)
Absorbansi akan meningkat
e)
Absorbansi akan menurun
50.
Dalam sebuah analisis KLT untuk identifikasi parasetamol (Rf standar = 0,45), seorang siswa salah menggunakan fase gerak yang lebih polar dari yang seharusnya. Apa yang paling mungkin terjadi pada nilai Rf noda sampel yang diduga parasetamol?
a)
Nilai Rf sampel akan lebih rendah dari 0,45.
b)
Nilai Rf sampel akan lebih tinggi dari 0,45.
c)
Nilai Rf sampel akan tetap 0,45.
d)
Noda sampel tidak akan bergerak dari titik totol.
e)
Nilai Rf tidak dapat diprediksi.
51.
Sebuah sampel diuji dengan KLT terhadap standar glukosa dan fruktosa. Hasilnya, sampel menunjukkan dua noda dengan Rf yang berbeda dari standar. Kesimpulan yang tepat adalah...
a)
Sampel tidak mengandung glukosa maupun fruktosa.
b)
Sampel mengandung glukosa dan fruktosa yang sangat murni.
c)
Sampel tidak mengandung glukosa atau fruktosa, atau mungkin mengandungnya tetapi kondisi KLT tidak sesuai.
d)
Nilai Rf yang berbeda membuktikan sampel terdegradasi.
e)
Sampel pasti mengandung isomer lain dari glukosa.
52.
Suatu larutan standar konsentrasi 5,0×10⁻⁵ M diukur absorbansinya dalam kuvet 1 cm, menghasilkan A = 0,40. Sebuah sampel yang mengandung senyawa sama diukur dengan kondisi sama, menghasilkan A = 0,60. Berapakah konsentrasi sampel?
a)
2,5×10⁻⁵ M
b)
5,0×10⁻⁵ M
c)
7,5×10⁻⁵ M
d)
1,0×10⁻⁴ M
e)
1,2×10⁻⁴ M