wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TRY OUT - FIQIH KONTEMPORER TEMA 31-60 - PKU-MUI KAB BEKASI 2025

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.
Ahmad mengambil pinjaman online tanpa jaminan dengan bunga 0.8% per hari. Ia beralasan bahwa kemudahan ini termasuk maslahah mursalah karena membantu kebutuhan darurat. Dalam konteks fiqih muamalah, bagaimana hukum transaksi ini menurut kaidah سدّ الذرائع (menutup jalan menuju haram)?
a)
Diperbolehkan karena kebutuhan mendesak
b)
Haram karena membuka jalan ke riba
c)
Makruh karena merugikan
d)
Mubah karena tanpa paksaan
e)
Jaiz dengan syarat tidak menipu
2.
Dalam sistem fintech lending, perusahaan menyediakan dana melalui platform digital dan mengambil keuntungan dari biaya layanan tetap, bukan bunga. Bagaimana status hukum akad ini menurut prinsip al-‘aqd al-jadīd (akad baru) dalam fiqih muamalah kontemporer?
a)
Haram mutlak karena berbasis pinjaman
b)
Diperbolehkan jika sesuai prinsip syariah
c)
Syubhat karena tidak disebut dalam nash
d)
Haram karena ada unsur gharar
e)
Makruh karena tidak ada pengawasan
3.
Sebagian ulama kontemporer menilai bunga bank modern bukan riba karena bank berperan sebagai lembaga investasi, bukan peminjam pribadi. Bagaimana metode istinbath hukum yang digunakan pandangan ini?
a)
Qiyas terhadap akad mudharabah
b)
Maslahah mursalah
c)
Istihsan
d)
Istishab
e)
‘Urf
4.
Dalam konteks perbankan konvensional, bunga tetap dikenakan meskipun nasabah merugi. Menurut kaidah الغنم بالغرم (keuntungan sebanding dengan risiko), bagaimana status bunga bank ini?
a)
Sesuai dengan prinsip syariah
b)
Bertentangan karena tidak ada risiko
c)
Mubah karena sudah disepakati
d)
Jaiz dengan akad qardh hasan
e)
Makruh jika berlebihan
5.
Jika sebuah bank syariah menyalurkan pembiayaan dengan akad murābahah namun menyamarkannya sebagai “bunga ringan”, bagaimana hukum transaksi tersebut?
a)
Sah karena niatnya syariah
b)
Tidak sah karena mengandung tipu muslihat (tahyīl riba)
c)
Mubah karena tidak disebut bunga
d)
Syubhat tapi boleh
e)
Makruh karena tidak ideal
6.
Dalam akad ijarah muntahiyah bit-tamlik (sewa yang berakhir dengan kepemilikan), nasabah menyewa barang dan memilikinya di akhir masa kontrak. Mengapa ulama memperbolehkan akad ini?
a)
Karena mengandung riba
b)
Karena memenuhi prinsip keadilan dan risiko
c)
Karena bentuk sedekah
d)
Karena akadnya tidak tertulis
e)
Karena disetujui pemerintah
7.
Dalam kasus bank digital syariah, sistem otomatis menentukan nisbah bagi hasil menggunakan algoritma tanpa campur tangan manusia. Bagaimana pandangan fiqih terhadap hal ini?
a)
Tidak sah karena tidak manual
b)
Sah jika sesuai prinsip musyarakah
c)
Haram karena sistemnya AI
d)
Syubhat karena tidak ada ulama yang membahas
e)
Makruh karena tidak konvensional
8.
Ali berpendapat bahwa bunga bank dibolehkan karena semua pihak ridha. Bagaimana tanggapan yang benar menurut kaidah التراضي لا يُحل الحرام (kerelaan tidak menghalalkan yang haram)?
a)
Benar karena tidak ada paksaan
b)
Salah karena riba tetap haram meski rela
c)
Benar jika akad tertulis
d)
Mubah karena sesuai kesepakatan
e)
Makruh tapi boleh dilakukan
9.
Seorang ekonom muslim berargumen bahwa bunga bank bisa dikategorikan ujrah (imbalan jasa) atas pengelolaan dana. Dalam perspektif fiqih, apa kelemahan argumen ini?
a)
Karena bunga bersifat tetap tanpa risiko
b)
Karena bank memberi manfaat
c)
Karena akadnya berbentuk hibah
d)
Karena tidak ada pengawasan ulama
e)
Karena masyarakat membutuhkannya
10.
Dalam akad musyarakah, dua pihak bekerja sama menanggung risiko dan keuntungan secara proporsional. Jika salah satu pihak hanya menanggung risiko tanpa mendapat keuntungan, bagaimana status akadnya?
a)
Sah karena ada kerelaan
b)
Batil karena melanggar prinsip keadilan
c)
Syubhat tapi sah
d)
Makruh karena berat sebelah
e)
Mubah karena darurat
11.
Dalam kasus seorang pasangan muslim melakukan program bayi tabung menggunakan sperma dan ovum keduanya sendiri, tetapi proses pembuahan dilakukan di laboratorium non-muslim di luar negeri. Sebagian ulama membolehkan dengan alasan menjaga nasab dan memenuhi maqashid ḥifẓ al-nasl, sedangkan yang lain melarang karena khawatir tercampur benih. Bagaimana hukum terbaik menurut pendekatan سدّ الذرائع (menutup jalan kerusakan)?
a)
Diperbolehkan sepenuhnya
b)
Dilarang mutlak karena ada risiko pencampuran
c)
Mubah karena keduanya suami istri sah
d)
Makruh karena dilakukan di luar negeri
e)
Jaiz jika disupervisi ulama
12.
Dalam praktik cloning manusia, ilmuwan berargumen bahwa hal itu dapat membantu infertilitas dan pengembangan ilmu. Namun ulama menolaknya karena melanggar prinsip خَلْقِ اللَّهِ (mengubah ciptaan Allah). Bagaimana prinsip maqāṣid syarī‘ah menilai hal ini?
a)
Termasuk dalam ḥifẓ al-nasl karena melahirkan keturunan
b)
Bertentangan dengan ḥifẓ al-dīn dan ḥifẓ al-nasl
c)
Tidak termasuk kajian fiqih
d)
Mubah karena bertujuan penelitian
e)
Syubhat karena belum jelas hasilnya
13.
Seorang dokter muslim melakukan transplantasi ginjal dari donor hidup non-muslim kepada pasien muslim. Sebagian masyarakat menolak karena perbedaan agama. Dalam pandangan fiqih, bagaimana hukumnya?
a)
Haram karena perbedaan agama
b)
Boleh jika ada kerelaan dan maslahat
c)
Tidak sah karena melibatkan non-muslim
d)
Makruh karena melibatkan organ tubuh
e)
Wajib dihindari
14.
Dalam konteks donor darah, seorang ulama menyatakan bahwa memberi darah sama dengan menyumbangkan bagian tubuh, sedangkan darah akan tumbuh kembali. Berdasarkan kaidah المشقة تجلب التيسير (kesulitan mendatangkan kemudahan), bagaimana hukumnya?
a)
Haram karena mengubah ciptaan Allah
b)
Jaiz karena untuk menyelamatkan nyawa
c)
Syubhat karena darah termasuk aurat
d)
Makruh karena mengurangi kekuatan
e)
Dilarang jika untuk non-muslim
15.
Dalam kasus vaksinasi, sebagian orang menolak karena bahan vaksin mengandung unsur haram, namun di sisi lain vaksin penting mencegah wabah. Berdasarkan kaidah الضرورات تبيح المحظورات (darurat membolehkan yang terlarang), bagaimana penetapan hukumnya?
a)
Haram karena bahan haram
b)
Jaiz dalam kondisi darurat kesehatan
c)
Makruh karena belum pasti
d)
Boleh jika dibuat ulama
e)
Tidak sah karena tidak ada nash
16.
Seorang suami tidak subur melakukan inseminasi buatan menggunakan donor sperma orang lain tanpa izin istrinya. Dalam fiqih, bagaimana penilaian terhadap anak yang lahir?
a)
Sah dan bernasab kepada suami
b)
Tidak sah karena nasab tercampur
c)
Dianggap anak zina
d)
Sah dengan akad baru
e)
Syubhat karena tanpa hubungan fisik
17.
Dalam kasus operasi perubahan jenis kelamin, seseorang merasa terlahir dalam tubuh yang salah dan ingin menyesuaikan. Ulama membedakan antara kelainan biologis dan dorongan psikologis. Menurut Qawaid Fiqhiyyah, kapan operasi ini boleh dilakukan?
a)
Selalu haram karena menentang takdir
b)
Boleh jika terbukti kelainan biologis (khuntsa musykil)
c)
Makruh karena menyerupai lawan jenis
d)
Syubhat karena tidak ada nash
e)
Boleh untuk kebahagiaan pribadi
18.
Seorang pasien meminta dokter menghentikan alat bantu hidup karena ingin “mati dengan damai”. Dokter muslim menolak. Bagaimana hukum euthanasia menurut fiqih dan kaidah لا ضرر ولا ضرار?
a)
Diperbolehkan demi kemanusiaan
b)
Dilarang karena mempercepat kematian
c)
Jaiz jika atas permintaan pasien
d)
Mubah karena rasa sakit
e)
Syubhat karena alasan medis
19.
Dalam bioetika Islam, keputusan medis tidak hanya mempertimbangkan ilmu kedokteran tetapi juga nilai syariah. Bagaimana metode istinbath hukum yang tepat untuk kasus medis modern seperti cloning atau transplantasi organ?
a)
Qiyas dan Ijma’ klasik saja
b)
Maqashid Syariah dan Maslahah Mursalah
c)
Istihsan semata
d)
Taklid pada ulama terdahulu
e)
Istishab pada hukum asal
20.
Seorang ilmuwan muslim menemukan cara membekukan embrio hasil bayi tabung untuk ditanam beberapa tahun kemudian. Apabila pasangan bercerai sebelum implantasi, siapa pemilik sah embrio tersebut menurut fiqih?
a)
Menjadi milik istri
b)
Menjadi milik suami
c)
Dihancurkan karena hilang akad nikah
d)
Dapat dijual untuk penelitian
e)
Menjadi milik negara
21.
Dalam masyarakat modern, sebagian pria beralasan bahwa poligami adalah solusi sosial untuk mengurangi jumlah wanita lajang, sementara sebagian ulama menekankan aspek ‘adl (العدل) sebagai syarat utama. Dalam konteks maqāṣid syarī‘ah, bagaimana menilai praktik poligami yang tanpa keadilan emosional dan finansial?
a)
Tetap boleh karena disyariatkan
b)
Haram karena menimbulkan mudarat sosial
c)
Makruh karena mengurangi cinta
d)
Mubah jika disetujui istri pertama
e)
Jaiz sebagai sunnah Nabi
22.
Seorang suami sering melakukan kekerasan verbal dan emosional terhadap istri namun menganggapnya “hak pendidikan” dalam rumah tangga. Menurut kaidah لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ (tidak boleh menimbulkan bahaya), bagaimana pandangan fiqihnya?
a)
Boleh jika niat mendidik
b)
Haram karena termasuk ḍarar
c)
Makruh jika tidak fisik
d)
Mubah jika istri sabar
e)
Jaiz dengan batas wajar
23.
Dalam hukum Islam, KDRT dapat dihukumi ta‘zīr oleh penguasa. Bagaimana maqashid syariah menjelaskan penegakan hukum bagi pelaku KDRT?
a)
Melindungi suami dari fitnah
b)
Menjaga ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-‘irdh
c)
Menegakkan hak laki-laki
d)
Mengatur rumah tangga
e)
Mencegah perceraian
24.
Dalam konteks keluarga miskin, sebagian ulama membolehkan membatasi kehamilan dengan metode alami. Namun, metode seperti vasektomi dan tubektomi bersifat permanen. Bagaimana pandangan fiqih terhadap tindakan tersebut?
a)
Haram karena menghalangi takdir
b)
Mubah tanpa niat menolak takdir
c)
Jaiz jika untuk kesehatan istri
d)
Makruh karena tidak alami
e)
Syubhat karena tanpa dalil jelas
25.
Seorang wanita bekerja di bank konvensional karena faktor ekonomi. Ia menyadari sistem bunga yang dilarang, tetapi tidak ada lapangan kerja lain. Berdasarkan kaidah الضرورات تبيح المحظورات, bagaimana status pekerjaannya?
a)
Haram mutlak
b)
Jaiz dalam kondisi darurat sementara
c)
Mubah tanpa batas
d)
Syubhat karena niat nafkah
e)
Makruh
26.
Seorang istri menjadi tulang punggung keluarga karena suami sakit keras. Dalam fiqih keluarga, apakah hal ini bertentangan dengan konsep qiwāmah (القوامة)?
a)
Ya, karena qiwamah wajib suami
b)
Tidak, karena qiwamah berarti tanggung jawab bersama
c)
Ya, karena bertentangan dengan fitrah
d)
Syubhat karena keadaan darurat
e)
Tidak relevan dalam konteks modern
27.
Seorang suami ingin berpoligami diam-diam tanpa alasan syar‘i, lalu menelantarkan istri pertama. Bagaimana status akad dan dosanya menurut fiqih?
a)
Akad sah tapi berdosa
b)
Akad batal otomatis
c)
Mubah asal rahasia
d)
Haram dan termasuk zalim
e)
Syubhat karena niat baik
28.
Dalam fiqih, istri yang dizalimi memiliki hak untuk khulu‘ (gugat cerai). Dalam konteks modern, apakah khulu‘ termasuk bentuk emansipasi wanita?
a)
Tidak, karena hanya hak suami
b)
Ya, karena perlindungan hak wanita
c)
Tidak, karena bertentangan syariat
d)
Syubhat
e)
Makruh dilakukan
29.
Dalam sebuah keluarga, suami melarang istri berkarier meskipun pekerjaannya halal dan bermanfaat. Menurut kaidah الأصل في الأشياء الإباحة (asal hukum segala sesuatu itu boleh), bagaimana hukumnya?
a)
Wajib taat pada suami
b)
Boleh jika tidak melalaikan kewajiban rumah tangga
c)
Haram karena keluar rumah
d)
Syubhat
e)
Makruh
30.
Seorang suami mengancam istri untuk menceraikannya jika tidak menuruti perintah yang zalim. Dalam kaidah لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق, bagaimana sikap istri?
a)
Taat agar rumah tangga utuh
b)
Menolak karena larangan maksiat
c)
Diam agar aman
d)
Mencari fatwa
e)
Meminta cerai langsung
31.
Dalam masyarakat modern, banyak anak muda mengikuti gaya hidup konsumtif dengan dalih memperlihatkan kemajuan ekonomi. Berdasarkan maqāṣid syariah, perilaku ini dapat dikategorikan melanggar prinsip apa?
a)
Ḥifẓ al-nasl
b)
Ḥifẓ al-‘irdh
c)
Ḥifẓ al-māl
d)
Ḥifẓ al-nafs
e)
Ḥifẓ al-dīn
32.
Dalam kasus kemacetan lalu lintas, seorang pengendara sengaja melanggar lampu merah untuk mengejar waktu shalat. Berdasarkan kaidah درء المفاسد مقدم على جلب المصالح, bagaimana hukumnya?
a)
Boleh demi shalat
b)
Wajib karena niat baik
c)
Tidak boleh karena menimbulkan bahaya
d)
Syubhat
e)
Mubah jika hati-hati
33.
Pemerintah menutup lokalisasi prostitusi, namun muncul praktik tersembunyi melalui media daring. Bagaimana pendekatan fiqih sosial terhadap fenomena ini?
a)
Hukum selesai saat tempat ditutup
b)
Fokus pada moral pelaku
c)
Perlu reformasi sistemik berbasis maqāṣid
d)
Serahkan pada aparat
e)
Tidak relevan bagi fiqih
34.
Dalam pariwisata modern, konsep “halal tourism” dikembangkan untuk menarik wisatawan Muslim. Apa prinsip utama yang menjadikannya sesuai syariah?
a)
Adanya sertifikat pemerintah
b)
Menghindari unsur maksiat
c)
Harga terjangkau
d)
Dikelola Muslim
e)
Lokasi di negara Islam
35.
Seorang influencer Muslim memamerkan kekayaan di media sosial dengan dalih dakwah tentang “keberkahan rezeki”. Berdasarkan qaidah sadd al-dzari‘ah, bagaimana hukumnya?
a)
Mubah karena niat dakwah
b)
Haram jika menimbulkan riya dan iri sosial
c)
Jaiz asal sopan
d)
Makruh
e)
Wajib dihapus
36.
Dalam dunia digital, fenomena deepfake (pemalsuan wajah/video) mulai digunakan untuk menipu publik. Berdasarkan kaidah الضرر يزال, apa sikap hukum terhadap teknologi ini?
a)
Dibiarkan karena hiburan
b)
Haram karena mudarat besar
c)
Makruh
d)
Jaiz jika lucu
e)
Syubhat
37.
Seseorang membagikan video tanpa izin pemiliknya dengan tujuan edukatif. Dalam fiqih muamalah digital, hal ini dikategorikan sebagai?
a)
Sedekah ilmu
b)
Ghasab digital
c)
Ta‘awun
d)
Istifādah mubahah
e)
Tabarru‘
38.
Dalam penyebaran berita hoaks agama, masyarakat mudah terprovokasi karena kurang tabayyun. Berdasarkan QS. al-Ḥujurāt: 6, bagaimana kaidah fiqih yang relevan?
a)
Al-yaqīn lā yazūlu bisy-syak
b)
Al-‘ādah muhakkamah
c)
Al-amru bi al-tatsabbut
d)
Al-dharar yuzal
e)
Sadd al-dzari‘ah
39.
Seorang santri menggunakan AI chatbot untuk membuat fatwa sendiri lalu menyebarkannya. Dalam etika fiqih, tindakan ini termasuk pelanggaran terhadap?
a)
Ijma‘ ulama
b)
Amanah ilmiah dan otoritas keilmuan
c)
Qiyas
d)
Qadha
e)
Istihsan
40.
Dalam perdagangan online, banyak pedagang menyembunyikan cacat produk demi menjaga rating. Berdasarkan kaidah الغرر يمنع في البيع, apa implikasi hukumnya?
a)
Sah karena penjual berhak
b)
Tidak sah karena mengandung gharar
c)
Makruh
d)
Jaiz jika kecil
e)
Syubhat
41.
Seorang Muslim menjadi content creator dakwah, namun ia lebih menonjolkan sensasi ketimbang substansi. Berdasarkan maqāṣid al-da‘wah, apa kritik utamanya?
a)
Tidak sesuai metode Nabi
b)
Kurang efisien
c)
Mengabaikan ilmu tajwid
d)
Tidak menggunakan media tepat
e)
Terlalu populer
42.
Dalam masyarakat plural, sebagian ustadz menolak kerjasama dengan pemuka agama lain. Berdasarkan kaidah درء المفاسد مقدم على جلب المصالح, bagaimana pendekatan moderatnya?
a)
Menolak total kerja sama
b)
Boleh jika untuk maslahat umum
c)
Haram
d)
Makruh
e)
Syubhat
43.
Dalam konteks krisis iklim, pembuangan limbah pabrik ke sungai sering diabaikan dengan alasan ekonomi. Berdasarkan maqāṣid syarī‘ah, hal ini melanggar perlindungan terhadap?
a)
Ḥifẓ al-nasl
b)
Ḥifẓ al-māl
c)
Ḥifẓ al-bi’ah (lingkungan) dan nafs
d)
Ḥifẓ al-‘irdh
e)
Ḥifẓ al-dīn
44.
Pemerintah mewajibkan pengelolaan sampah plastik. Sebagian masyarakat menganggapnya tidak urgen. Berdasarkan fiqih, kewajiban ini termasuk bentuk?
a)
Sadd al-dzari‘ah
b)
Maṣlahah mursalah
c)
Qiyas
d)
Istihsan
e)
Ijma‘
45.
Dalam pandemi, ulama mengeluarkan fatwa bolehnya shalat Jumat diganti Dzuhur. Berdasarkan kaidah fiqih, ini merupakan penerapan dari?
a)
Al-masyaqqah tajlibu al-taysir
b)
Al-yaqīn lā yazūlu bisy-syak
c)
Sadd al-dzari‘ah
d)
Al-‘ādah muhakkamah
e)
Al-darar yuzal
46.
Dalam dunia digital, seseorang memanipulasi data untuk mengambil beasiswa yang bukan haknya. Dalam fiqih, hal ini termasuk?
a)
Hilah syar‘iyyah
b)
Ghasab
c)
Risywah
d)
Tadlis
e)
Gharar
47.
Seorang ustadz membuka kanal YouTube berisi ceramah berbayar. Apakah dakwah berbayar bertentangan dengan syariah?
a)
Ya, dakwah harus gratis
b)
Tidak, jika bayaran wajar dan profesional
c)
Haram mutlak
d)
Syubhat
e)
Makruh
48.
Dalam sistem keuangan syariah, penggunaan uang digital (crypto) masih diperdebatkan. Berdasarkan fiqih muamalah, apa prinsip utamanya?
a)
Harus ada underlying asset
b)
Bebas karena modern
c)
Tidak perlu otorisasi
d)
Syubhat
e)
Haram mutlak
49.
Dalam interaksi daring, sebagian orang menggunakan identitas palsu untuk berdakwah anonim. Berdasarkan kaidah الصدق واجب, bagaimana hukumnya?
a)
Jaiz jika niat baik
b)
Haram karena kebohongan
c)
Mubah
d)
Syubhat
e)
Makruh
50.
Dalam masyarakat konsumtif, zakat sering dianggap “ritual tahunan” bukan instrumen sosial. Berdasarkan maqāṣid al-zakah, apa tujuan utamanya?
a)
Membersihkan harta pribadi
b)
Menghilangkan kemiskinan struktural
c)
Membayar kewajiban formal
d)
Menambah pahala
e)
Menunjukkan status sosial
51.
Seorang ustadz berdakwah di media sosial, namun menggunakan gaya sarkastik dan menyindir kelompok lain agar viral. Jika diibaratkan, dakwah seperti itu seperti obat yang disajikan dengan racun, bagaimana penilaian fiqihnya?
a)
Boleh, karena niatnya baik
b)
Haram karena mengandung mafsadah sosial
c)
Jaiz asal lucu
d)
Makruh
e)
Syubhat
52.
Seorang murid mengambil pelajaran sanad hadits melalui YouTube, tanpa bertemu guru langsung. Analogi seperti belajar berenang lewat buku — tahu teori, tapi tanpa praktik. Bagaimana hukum sanadnya?
a)
Sah secara mutlak
b)
Tidak sah tanpa talaqqi langsung
c)
Sah jika guru membolehkan
d)
Syubhat
e)
Batal
53.
Dalam konteks digital, ihyā’ al-arḍ al-mawāt (menghidupkan tanah mati) bisa diibaratkan membangun situs dakwah dari domain kosong. Apa prinsip syariahnya?
a)
Dilarang karena bukan fisik
b)
Jaiz karena memberi manfaat baru
c)
Haram karena digital
d)
Makruh
e)
Syubhat
54.
Seorang pengusaha mengelola limbah organik jadi pupuk halal. Jika diibaratkan, ia seperti menjadikan “najis menjadi manfaat”. Berdasarkan kaidah fiqih, perbuatannya tergolong?
a)
Maṣlahah mursalah
b)
Sadd al-dzari‘ah
c)
Ghasab
d)
Haram
e)
Makruh
55.
Negara mengeluarkan kebijakan pajak karbon untuk mengurangi polusi. Jika diibaratkan, pajak ini seperti rem pada kendaraan industri. Berdasarkan maqāṣid syariah, hukumnya?
a)
Haram karena menambah beban
b)
Jaiz karena mencegah mafsadah lingkungan
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Bid‘ah
56.
Seorang pengusaha tambang menebang hutan tanpa reboisasi dengan alasan “lapangan kerja”. Ini seperti mengobati luka dengan racun. Berdasarkan prinsip fiqih, tindakan ini melanggar?
a)
Ḥifẓ al-māl
b)
Ḥifẓ al-bi’ah wa al-nafs
c)
Ḥifẓ al-‘irdh
d)
Ḥifẓ al-nasl
e)
Ḥifẓ al-dīn
57.
Kota besar memperluas pembangunan tanpa memperhatikan drainase. Akibatnya banjir meningkat. Analogi: menyiram tanaman tanpa pot. Dalam fiqih lingkungan, tanggung jawab siapa yang utama?
a)
Pemerintah saja
b)
Warga saja
c)
Kolektif antara individu dan negara
d)
Tidak ada
e)
Syubhat
58.
Seorang Muslim mengucapkan “Selamat Natal” kepada rekan kerjanya non-Muslim, dengan niat menjaga keharmonisan. Berdasarkan kaidah niyyah, bagaimana hukum fiqihnya?
a)
Haram mutlak
b)
Jaiz jika untuk ta‘āruf sosial
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Wajib
59.
Dalam masyarakat majemuk, seorang khatib menyerukan agar umat Islam menjauhi semua non-Muslim. Analogi: menutup jendela karena takut angin, padahal angin bisa membawa segar. Berdasarkan maqāṣid syariah, sikap ini?
a)
Tepat karena menjaga akidah
b)
Keliru karena menutup maslahat sosial
c)
Wajib diikuti
d)
Syubhat
e)
Makruh
60.
Dalam kasus warga non-Muslim menjadi pejabat publik, sebagian menolak dengan alasan akidah. Berdasarkan fiqih siyasah syar‘iyyah, apa pendekatan moderatnya?
a)
Menolak semua
b)
Menilai berdasarkan kompetensi dan keadilan
c)
Menerima tanpa syarat
d)
Syubhat
e)
Haram mutlak
61.
Dalam masyarakat desa, gotong royong membersihkan masjid dilakukan setiap pekan. Analogi: ibadah sosial yang menghidupkan ruh jama‘ah. Apa nilai maqāṣid yang tampak?
a)
Ḥifẓ al-māl
b)
Ḥifẓ al-‘irdh
c)
Ḥifẓ al-dīn dan al-nafs
d)
Ḥifẓ al-nasl
e)
Ḥifẓ al-‘aql
62.
Dalam ekonomi syariah, fintech lending sering menimbulkan beban bunga terselubung. Jika diibaratkan, seperti “menjual air hujan tapi menagih langitnya”. Prinsip apa yang dilanggar?
a)
Larangan riba dan gharar
b)
Ijma‘ ulama
c)
Qiyas
d)
Istihsan
e)
Istishab
63.
Dalam bank konvensional, bunga disebut “imbalan waktu”. Analogi: menjual waktu yang tidak dimiliki. Berdasarkan fiqih, apa hukumnya?
a)
Mubah
b)
Haram karena riba nasi’ah
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Wajib dihindari
64.
Bank syariah beroperasi dengan sistem bagi hasil (mudharabah). Analogi: menanam benih bersama dan panen dibagi adil. Apa prinsip fiqih di dalamnya?
a)
Keadilan dan transparansi
b)
Gharar
c)
Riba
d)
Qiyas
e)
Ijma‘
65.
Dalam kasus bayi tabung, sperma dan ovum diambil dari pasangan sah lalu dibuahi di luar rahim. Analogi: memindahkan ladang tapi benih tetap sama. Apa hukumnya?
a)
Jaiz karena pasangan sah
b)
Haram karena tidak alami
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Mubah mutlak
66.
Dalam donor organ, seseorang menyumbangkan ginjal demi menolong orang lain. Analogi: meminjamkan satu pelita agar dua rumah tetap terang. Berdasarkan maqāṣid, hukumnya?
a)
Haram
b)
Jaiz karena menyelamatkan jiwa
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Wajib
67.
Dalam vaksinasi, sebagian menolak karena bahan tidak sepenuhnya halal. Namun jika menolak menimbulkan wabah, maka secara fiqih prinsip apa diterapkan?
a)
Al-dharar yuzal
b)
Sadd al-dzari‘ah
c)
Al-‘ādah muhakkamah
d)
Al-masyaqqah tajlibu al-taysir
e)
Istihsan
68.
Dalam operasi ganti kelamin, seseorang ingin berubah jenis karena ketidakpuasan psikologis. Analogi: mengubah peta tanpa mengubah bumi. Bagaimana hukumnya?
a)
Haram karena melawan takdir
b)
Jaiz
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Wajib
69.
Dalam euthanasia, pasien meminta mati untuk mengakhiri penderitaan. Analogi: memadamkan lampu karena takut gelap. Bagaimana pandangan fiqih?
a)
Wajib dikabulkan
b)
Haram karena menghilangkan nyawa tanpa hak
c)
Jaiz
d)
Syubhat
e)
Mubah
70.
Dalam kasus poligami modern, seorang suami menikah lagi dengan alasan “menghindari zina”, padahal tidak adil secara ekonomi. Analogi: menutup lubang satu dengan menggali dua. Apa hukumnya?
a)
Jaiz mutlak
b)
Haram jika menimbulkan dzulm
c)
Wajib
d)
Syubhat
e)
Makruh
71.
Seorang remaja membuat konten dakwah dengan AI-generated voice karena merasa suaranya kurang menarik. Analogi: mengirim surat cinta lewat robot. Dalam fiqih dakwah, bagaimana hukumnya?
a)
Haram karena palsu
b)
Jaiz selama tidak menipu audiens
c)
Makruh
d)
Wajib
e)
Syubhat
72.
Seorang influencer memakai teknologi deepfake untuk menggambarkan sahabat Nabi dalam video dakwah. Analogi: melukis wajah orang saleh dengan cat palsu. Bagaimana fiqihnya?
a)
Jaiz
b)
Haram karena tasyabbuh dan manipulatif
c)
Syubhat
d)
Mubah
e)
Bid‘ah
73.
Seorang pelajar merepost cuplikan video ceramah tanpa izin dari pemilik. Analogi: meminjam buku lalu mencetak ulang tanpa menyebut penulisnya. Apa hukumnya?
a)
Jaiz
b)
Haram karena melanggar hak cipta
c)
Syubhat
d)
Wajib
e)
Mubah
74.
Seorang mahasiswa menyebarkan berita bohong di grup WhatsApp kampus karena ingin menguji respons teman. Analogi: menyalakan api di hutan untuk menguji angin. Bagaimana hukumnya?
a)
Haram karena menimbulkan fitnah
b)
Mubah
c)
Syubhat
d)
Jaiz
e)
Makruh
75.
Seorang dai memanfaatkan TikTok sebagai media dakwah dengan gaya humor, namun tetap berisi pesan moral. Analogi: menyampaikan ilmu dengan gula agar tidak pahit. Bagaimana pandangan fiqihnya?
a)
Wajib
b)
Jaiz selama tidak melanggar adab
c)
Haram
d)
Syubhat
e)
Bid‘ah
76.
Dalam konteks fiqih lingkungan digital, seseorang menambang crypto (mining) hingga boros energi listrik. Analogi: menyalakan seribu lampu untuk menyalakan satu lilin. Bagaimana hukumnya?
a)
Haram karena isrāf (berlebihan)
b)
Jaiz
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Mubah
77.
Dalam pembangunan kota modern, masjid hanya dijadikan simbol tanpa fungsi sosial. Analogi: tubuh megah tanpa ruh. Menurut maqāṣid syariah, apa dampaknya?
a)
Menguatkan spiritualitas
b)
Melemahkan peran ibadah sosial
c)
Tidak masalah
d)
Wajib dibangun
e)
Mubah
78.
Dalam isu perubahan iklim, sebagian ulama menyerukan “green jihad” — menjaga bumi sebagai ibadah. Analogi: berwudhu dengan air kesadaran ekologis. Apa dasar syariahnya?
a)
Ḥifẓ al-māl
b)
Ḥifẓ al-bi’ah sebagai bagian dari ḥifẓ al-nafs
c)
Ḥifẓ al-‘irdh
d)
Ḥifẓ al-nasl
e)
Ḥifẓ al-dīn
79.
Dalam kasus eksploitasi hutan, pengusaha berdalih untuk membuka lapangan kerja. Analogi: menebang pohon kehidupan demi menanam kursi ekonomi. Menurut fiqih, bagaimana statusnya?
a)
Haram karena merusak bumi
b)
Jaiz karena maslahat ekonomi
c)
Syubhat
d)
Mubah
e)
Makruh
80.
Seorang pejabat mengeluarkan izin tambang tanpa AMDAL. Analogi: memberi izin membangun rumah tanpa fondasi. Dalam fiqih siyasah, apa tanggung jawabnya?
a)
Dosa pribadi
b)
Tanggung jawab moral dan hukum publik
c)
Tidak berdosa
d)
Syubhat
e)
Boleh karena wewenang
81.
Dalam ucapan selamat lintas agama, seorang Muslim mengucapkan salam damai kepada temannya non-Muslim dengan kalimat netral. Analogi: menyiram bunga tanpa mengganti tanahnya. Bagaimana hukumnya?
a)
Jaiz sebagai etika sosial
b)
Haram
c)
Wajib
d)
Syubhat
e)
Makruh
82.
Dalam ibadah umat beragama di negara plural, sebagian kelompok ingin melarang gereja berdiri di daerah Muslim. Analogi: menutup telinga karena takut mendengar musik. Apa pandangan fiqihnya?
a)
Haram melarang ibadah agama lain
b)
Jaiz
c)
Wajib
d)
Syubhat
e)
Makruh
83.
Dalam kewarganegaraan non-Muslim, seorang warga non-Muslim membayar pajak dan menjaga keamanan negara. Analogi: menyiram pohon yang sama dari sisi berbeda. Apa hak fiqihnya?
a)
Tidak punya hak
b)
Sama dengan warga Muslim
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Wajib dibatasi
84.
Dalam poligami modern, seorang istri bekerja dan menopang keluarga, namun suaminya menikah lagi karena “izin syariah.” Analogi: mengambil air di sumur orang lain tanpa izin. Apa hukumnya?
a)
Haram jika tanpa keadilan dan maslahat
b)
Jaiz mutlak
c)
Syubhat
d)
Wajib
e)
Makruh
85.
Dalam kasus KDRT, suami berdalih “mendidik istri” berdasarkan QS. an-Nisā’: 34. Analogi: mengobati luka dengan pisau. Apa hukum tindakannya?
a)
Jaiz
b)
Haram karena penyimpangan makna ayat
c)
Wajib
d)
Syubhat
e)
Makruh
86.
Dalam program KB (vasektomi/tubektomi), pasangan sepakat membatasi kehamilan demi kesehatan istri. Analogi: menutup keran air agar wadah tidak pecah. Apa hukumnya?
a)
Jaiz dengan alasan kesehatan
b)
Haram mutlak
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Wajib
87.
Seorang Muslim bekerja di bank konvensional karena tidak ada lapangan kerja lain. Analogi: bernaung di bawah atap bocor saat hujan. Bagaimana hukumnya?
a)
Haram mutlak
b)
Jaiz sementara dengan niat mencari alternatif
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Wajib
88.
Dalam industri rokok dan vaping, perusahaan menggunakan label “rokok halal.” Analogi: menjual racun dengan bungkus madu. Pandangan fiqihnya?
a)
Haram karena membahayakan tubuh
b)
Jaiz
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Wajib
89.
Dalam tertib lalu lintas, seorang santri melanggar lampu merah dengan alasan “tidak ada polisi.” Analogi: menabrak pagar moral karena tidak ada saksi. Apa hukumnya?
a)
Haram karena melanggar ketaatan kepada ulil amri
b)
Jaiz
c)
Syubhat
d)
Mubah
e)
Makruh
90.
Dalam lokalisasi maksiat, pemerintah menempatkan area prostitusi agar mudah diawasi. Analogi: menyimpan racun di tempat yang terkunci. Apa pandangan fiqihnya?
a)
Haram karena melegitimasi maksiat
b)
Jaiz
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Wajib
91.
Dalam pariwisata halal, hotel menyediakan fasilitas ibadah dan kuliner syariah. Analogi: tamasya yang menenangkan iman. Apa maqāṣid yang tercapai?
a)
Ḥifẓ al-dīn dan ḥifẓ al-nafs
b)
Ḥifẓ al-māl
c)
Ḥifẓ al-‘aql
d)
Ḥifẓ al-nasl
e)
Ḥifẓ al-bi’ah
92.
Dalam AI-generated fatwa, sistem menyalin pendapat ulama tanpa memahami konteks. Analogi: burung beo membaca kitab tanpa tadabbur. Apa pandangan fiqihnya?
a)
Haram jika tanpa pengawasan ulama
b)
Jaiz
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Wajib
93.
Dalam hoax politik agama, masyarakat terpecah belah antar madzhab. Analogi: pecahan kaca yang melukai semua tangan. Prinsip fiqih apa yang dilanggar?
a)
La darar wa la dirar
b)
Al-‘ādah muhakkamah
c)
Istishab
d)
Istihsan
e)
Sadd al-dzari‘ah
94.
Dalam media dakwah digital, seorang ustadz membuat konten clickbait agar banyak view. Analogi: menjual madu dalam botol racun. Apa hukumnya?
a)
Haram jika menipu niat dakwah
b)
Jaiz
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Mubah
95.
Dalam belajar sanad online, guru memberikan izin rekam dan sanad digital. Analogi: rantai emas yang diperpanjang lewat kabel. Sahkah sanad itu?
a)
Sah jika ada izin guru
b)
Tidak sah
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Haram
96.
Dalam pengelolaan sampah digital (data, file hoax), seseorang menumpuk konten negatif tanpa dihapus. Analogi: menimbun sampah di rumah pikiran. Bagaimana pandangan fiqihnya?
a)
Haram karena menimbulkan mafsadah sosial
b)
Jaiz
c)
Syubhat
d)
Mubah
e)
Makruh
97.
Dalam pembangunan kota ramah lingkungan, arsitek Muslim membuat desain masjid hijau hemat energi. Analogi: ibadah yang menanam pohon pahala. Apa nilai fiqihnya?
a)
Ibadah sosial dan ekologis
b)
Hanya arsitektur
c)
Makruh
d)
Bid‘ah
e)
Mubah
98.
Dalam pemanfaatan limbah ternak untuk energi biogas, ulama berbeda pendapat tentang kesucian. Analogi: najis yang berubah jadi cahaya. Apa hukum hasil energinya?
a)
Suci jika berubah hakikat
b)
Tetap najis
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Haram
99.
Dalam kerukunan lintas iman, seorang Muslim ikut gotong royong membangun rumah ibadah agama lain tanpa ikut ibadah. Analogi: meminjamkan palu, bukan keyakinan. Bagaimana hukumnya?
a)
Jaiz jika demi harmoni sosial
b)
Haram
c)
Makruh
d)
Syubhat
e)
Wajib
100.
Dalam ucapan salam universal “Salam sejahtera bagi kita semua”, digunakan di forum lintas agama. Analogi: atap yang menaungi berbagai rumah iman. Apa hukumnya?
a)
Jaiz karena bentuk penghormatan umum
b)
Haram
c)
Syubhat
d)
Makruh
e)
Wajib