wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pendidikan Pancasila 10 DKV 1

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.
Kesadaran hukum tidak hanya berarti memahami aturan, tetapi juga bersikap patuh tanpa harus diawasi. Dalam kehidupan sekolah, manakah situasi berikut yang paling menunjukkan kesadaran hukum yang tinggi?
a)
Siswa membuang sampah pada tempatnya karena takut ditegur guru piket.
b)
Siswa mematuhi tata tertib sekolah hanya saat ada kepala sekolah.
c)
Siswa tetap mematuhi aturan meskipun tidak ada guru yang mengawasi.
d)
Siswa terlambat masuk kelas karena menganggap guru tidak mempermasalahkan.
2.
Kesadaran hukum muncul ketika seseorang mengerti manfaat hukum bagi kehidupannya. Dalam konteks masyarakat, pernyataan manakah yang paling menggambarkan pentingnya pemahaman tersebut?
a)
Masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas agar tidak didenda polisi.
b)
Warga memilih tidak melakukan tawuran karena sadar dampak buruknya bagi keamanan lingkungan.
c)
Warga menaati jam malam karena paksaan ketua RT.
d)
Masyarakat membayar pajak hanya setelah mendapatkan surat peringatan.
3.
Seseorang yang memiliki kesadaran hukum akan melakukan tindakan berdasarkan nilai yang dipercayainya benar. Manakah contoh yang paling tepat?
a)
Tidak menyontek saat ujian karena diawasi ketat.
b)
Tidak membawa motor ke sekolah karena takut disita guru BK.
c)
Tidak membuat kebisingan malam hari karena menghargai ketenangan tetangga.
d)
Tidak membuang sampah sembarangan hanya karena banyak CCTV.
4.
Kesadaran hukum masyarakat dapat meningkat jika mereka dilibatkan dalam proses penyusunan aturan. Mengapa keterlibatan tersebut penting?
a)
Agar masyarakat tidak memprotes aturan yang telah jadi.
b)
Karena masyarakat akan lebih takut melanggar hukum.
c)
Karena masyarakat merasa memiliki aturan dan lebih bertanggung jawab untuk mematuhinya.
d)
Agar pemerintah lebih mudah memberi sanksi.
5.
Seorang siswa mengetahui bahwa merokok di lingkungan sekolah dilarang. Namun, ia tetap tidak merokok meskipun tidak ada guru. Tindakan ini menunjukkan kesadaran hukum pada tingkat…
a)
Takut pada sanksi
b)
Kepatuhan instrumental
c)
Kepatuhan karena lingkungan
d)
Kepatuhan berdasarkan nilai
6.
Kesadaran hukum sering dipengaruhi oleh keteladanan tokoh masyarakat. Jika seorang kepala desa selalu mematuhi aturan tentang administrasi desa, dampak yang paling mungkin terjadi adalah…
a)
Warga menjadi takut jika mereka melakukan pelanggaran.
b)
Warga meniru perilakunya sehingga kepatuhan hukum meningkat.
c)
Warga semakin patuh hanya ketika bertemu kepala desa.
d)
Warga merasa aturan tidak penting karena sudah diberi contoh.
7.
Dalam sebuah komunitas, kesadaran hukum rendah ketika masyarakat hanya mematuhi aturan untuk menghindari hukuman. Dampak jangka panjang dari kondisi tersebut adalah…
a)
A.Masyarakat menjadi lebih disiplin.
b)
Pelanggaran meningkat jika pengawasan berkurang.
c)
Hukum tidak perlu ditegakkan dengan ketat.
d)
Semua warga menjadi takut terhadap aparat hukum.
8.
Seorang guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi membuat aturan kelas. Hal ini dapat meningkatkan kesadaran hukum karena…
a)
Siswa merasa aturan tersebut berasal dari guru.
b)
Siswa merasa diwajibkan untuk mematuhi aturan.
c)
Siswa merasa berhak melanggar aturan kapan saja.
d)
Siswa merasa memiliki aturan sehingga lebih bertanggung jawab mengikuti aturan itu.
9.
Jika kesadaran hukum tidak dibangun sejak dini, salah satu risiko yang mungkin terjadi dalam masyarakat adalah…
a)
Masyarakat semakin kreatif dalam menerapkan aturan.
b)
Pelanggaran hukum meningkat karena tidak ada rasa tanggung jawab pribadi.
c)
Lebih banyak aturan yang dibuat pemerintah.
d)
Masyarakat semakin kritis terhadap peraturan pemerintah.
10.
Di sebuah sekolah, sebagian siswa masih melanggar aturan seperti terlambat dan membuang sampah sembarangan. OSIS berencana membuat program untuk meningkatkan kedisiplinan. Sikap yang paling mencerminkan budaya taat hukum adalah...
a)
Membuat poster larangan lalu menempelkannya di setiap kelas
b)
Mengajak teman dekat saja agar disiplin
c)
Memastikan seluruh warga sekolah terlibat dalam penyusunan dan pelaksanaan aturan
d)
Memberikan hukuman tegas tanpa sosialisasi sebelumnya
11.
Dalam kegiatan bela negara, siswa diwajibkan mengikuti upacara bendera setiap hari Senin. Seorang siswa menolak dengan alasan “tidak suka berdiri lama”. Tindakan terbaik untuk membangun budaya taat hukum adalah...
a)
Membiarkannya karena itu hak pribadi
b)
Mengingatkannya bahwa aturan dibuat untuk dipatuhi dan memberi pemahaman makna upacara
c)
Memaksa siswa tersebut dengan ancaman
d)
Meminta guru membebaskannya dari kegiatan upacara
12.
Di lingkungan desa, warga mulai sering melanggar aturan jam ronda malam. Kepala desa ingin meningkatkan kepatuhan warga. Langkah yang paling efektif adalah...
a)
Menambah jumlah aturan baru
b)
Memberikan denda tanpa menimbang kondisi warga
c)
Melibatkan warga dalam musyawarah untuk mengevaluasi sistem ronda
d)
Menghapus sistem ronda agar tidak ada pelanggaran
13.
Seorang siswa melihat temannya melakukan plagiarisme saat mengerjakan tugas. Jika ia ingin membantu membangun budaya taat hukum, tindakan paling tepat adalah...
a)
Melaporkan langsung ke kepala sekolah tanpa berbicara dengan temannya
b)
Mengabaikan karena bukan urusannya
c)
Menyampaikan secara baik-baik kepada temannya tentang dampak pelanggaran akademik dan menyarankan membuat ulang tugasnya
d)
Meniru tindakan temannya agar nilainya sama
14.
Pemerintah membuat aturan tentang penggunaan helm saat berkendara. Namun banyak remaja yang tidak mematuhinya. Faktor paling logis yang menyebabkan lemahnya budaya taat hukum adalah...
a)
Helm tidak nyaman digunakan
b)
Aturannya baru diberlakukan
c)
Minimnya kesadaran dan pemahaman tentang risiko keselamatan
d)
Polisi jarang melakukan razia
15.
Di suatu kelas diberlakukan aturan untuk menjaga kebersihan. Namun hanya sebagian siswa yang menjalankannya, sementara yang lain tidak peduli. Upaya guru untuk menumbuhkan budaya taat hukum yang paling tepat adalah…
a)
Membuat jadwal piket yang disepakati bersama
b)
Menghukum semua siswa meskipun ada yang sudah patuh
c)
Menyerahkan seluruh tanggung jawab kebersihan kepada petugas sekolah
d)
Menghapus aturan karena tidak efektif
16.
Rafi mengendarai motor tanpa SIM karena merasa sudah mahir. Ia tidak melihat hubungan antara SIM dan keselamatan. Kesalahan pola pikir Rafi adalah...
a)
Menganggap dirinya terlalu muda untuk taat hukum
b)
Menganggap aturan dibuat untuk kelompok tertentu saja
c)
Mengabaikan bahwa aturan dibuat untuk kepentingan umum, bukan kemampuan individu
d)
Menganggap bahwa hukum tidak berlaku di daerahnya
17.
Sebuah sekolah ingin meningkatkan budaya taat hukum melalui pendidikan karakter. Program yang paling mendukung tujuan tersebut adalah...
a)
Mengadakan perlombaan kebersihan kelas
b)
Membuat pelatihan kepemimpinan dan diskusi tentang nilai-nilai hukum
c)
Menambah jam pelajaran tanpa tujuan yang jelas
d)
Memberikan tugas rumah lebih banyak
18.
Seorang siswa berpendapat bahwa aturan sekolah terlalu banyak sehingga membuatnya malas mematuhi. Tindakan paling tepat untuk menumbuhkan kesadaran taat hukum adalah...
a)
Mengajak siswa memahami tujuan dan manfaat setiap aturan
b)
Menghilangkan aturan yang tidak disukai
c)
Mengeluarkan siswa yang tidak suka aturan
d)
Membiarkan siswa memilih aturan mana yang ingin diikuti
19.
Di sebuah desa, sering terjadi sengketa batas tanah antarwarga karena tidak adanya kejelasan kepemilikan. Pemerintah desa kemudian melakukan program penertiban administrasi tanah dengan menerbitkan sertifikat resmi bagi seluruh warga. Program ini menunjukkan bahwa tujuan hukum adalah untuk….
a)
Mengubah kebiasaan masyarakat
b)
Memberi kepastian hukum
c)
Memberi sanksi bagi pelanggar hukum
d)
Melindungi kebebasan individu
20.
Dalam suatu kasus, seorang pengusaha besar membuang limbah pabrik ke sungai sehingga merugikan warga sekitar. Pemerintah menindak tegas perusahaan tersebut dengan denda dan kewajiban pemulihan lingkungan. Penegakan hukum dalam kasus ini bertujuan untuk….
a)
Memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat
b)
Menjamin ketertiban dan keamanan
c)
Menjaga hak asasi masyarakat dari tindakan merugikan
d)
Membuktikan kekuasaan pemerintah
21.
Dalam sebuah kota, pemerintah memberikan ruang khusus bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di area yang tidak mengganggu lalu lintas. Namun sebagian PKL tetap memilih berdagang di jalan raya karena lokasi tersebut lebih ramai. Jika Anda menjadi bagian dari tim pemerintah kota, solusi apa yang paling sesuai dengan tujuan hukum?
a)
Mengabaikan PKL karena mereka hanya mencari nafkah
b)
Mengusir seluruh PKL dari kota
c)
Memberikan sosialisasi dan penegakan hukum yang tegas agar ketertiban dan keadilan tercapai
d)
Membiarkan PKL di jalan raya agar kota lebih hidup
22.
Hukum dibuat untuk menciptakan keadilan di masyarakat. Namun, dalam praktiknya terkadang terjadi diskriminasi dalam penegakan hukum. Kondisi ini menunjukkan bahwa tujuan hukum belum tercapai karena….
a)
Hukum terlalu banyak aturan
b)
Hukum tidak sesuai perkembangan zaman
c)
Penegakan hukum tidak dilakukan secara adil
d)
Masyarakat tidak mau taat hukum
23.
Dalam kasus kecelakaan lalu lintas, polisi memastikan bahwa baik korban maupun pelaku mendapatkan haknya: korban mendapat perlindungan dan pelaku diproses sesuai aturan. Tindakan polisi tersebut mencerminkan tujuan hukum yaitu….
a)
Mengubah perilaku moral masyarakat
b)
Memberikan efek jera bagi semua orang
c)
Menciptakan ketertiban tanpa memperhatikan keadilan
d)
Memberikan keadilan bagi semua pihak
24.
Sebuah perusahaan menaikkan upah karyawan setelah pemerintah mengeluarkan aturan upah minimum baru. Namun perusahaan lain di wilayah yang sama tidak mematuhinya dengan alasan tidak mampu. Kondisi ini menunjukkan bahwa tujuan hukum untuk menciptakan keadilan ekonomi belum tercapai karena….
a)
Perusahaan besar terlalu kuat
b)
Tidak semua pihak mematuhi hukum
c)
Hukum tidak perlu mengatur ekonomi
d)
Upah minimum terlalu tinggi
25.
Di sebuah sekolah, siswa diwajibkan menggunakan masker saat berkegiatan di laboratorium kimia. Namun ada beberapa siswa yang tidak mematuhi aturan tersebut. Jika kamu menjadi ketua kelas, tindakan yang paling tepat untuk menumbuhkan kesadaran hukum teman-temanmu adalah …
a)
Melaporkan mereka kepada guru BK agar diberi sanksi
b)
Membiarkan mereka karena tidak ingin menimbulkan konflik
c)
Memberikan pemahaman tentang pentingnya aturan demi keselamatan bersama
d)
Menegur dengan nada keras agar mereka jera
26.
Kesadaran hukum tidak hanya terlihat dari seseorang yang mematuhi peraturan, tetapi juga …
a)
Mampu menghafal isi undang-undang
b)
Mengetahui akibat yang dialami jika melanggar hukum
c)
Menghindari keramaian agar tidak salah bertindak
d)
Menyalahkan orang lain ketika terjadi pelanggaran
27.
Seseorang yang memiliki kesadaran hukum tinggi akan….
a)
Melanggar aturan lalu lintas ketika jalan sepi
b)
Membayar pajak hanya jika mendapat teguran
c)
Mematuhi aturan tanpa paksaan dan tekanan
d)
Mengikuti aturan karena ingin dipuji orang lain
28.
Pemerintah membuat aturan lalu lintas untuk menjaga keselamatan masyarakat. Namun angka kecelakaan tetap tinggi karena banyak pengendara tidak mematuhi aturan. Analisis yang tepat untuk masalah tersebut adalah …
a)
Aturannya perlu dihapus karena tidak efektif
b)
Kesadaran hukum masyarakat masih rendah sehingga aturan tidak berjalan optimal
c)
Polisi yang bertugas tidak bekerja dengan baik
d)
Semua pengendara selalu mengabaikan aturan
29.
Dalam rangka membangun budaya taat hukum, sekolah mengadakan sosialisasi tentang bahaya bullying. Manfaat utama dari kegiatan tersebut adalah …
a)
Membuat siswa takut melakukan pelanggaran karena ancaman sanksi
b)
Menambah deretan aturan agar siswa lebih banyak dibatasi
c)
Meningkatkan pemahaman sehingga siswa sadar pentingnya menghormati hak orang lain
d)
Membuat citra sekolah terlihat baik di masyarakat
30.
Seorang siswa menemukan uang di koridor sekolah. Tanpa diketahui orang lain, ia mengembalikan uang tersebut ke guru piket. Tindakan ini mencerminkan …
a)
Kepatuhan karena diperintah guru
b)
Kesadaran hukum dan moral yang tumbuh dari diri sendiri
c)
Keinginan untuk mencari perhatian guru
d)
Sikap ragu karena takut ketahuan mengambil
31.
Apa dampak utama jika kesadaran hukum di masyarakat rendah?
a)
Masyarakat hidup lebih bebas
b)
Terciptanya kondisi yang tidak tertib dan rawan konflik
c)
Aturan hukum menjadi lebih sederhana
d)
Pemerintah tidak perlu membuat peraturan baru
32.
Dalam diskusi kelas, seorang siswa berpendapat bahwa “taat hukum itu penting karena tanpa hukum, manusia tidak bisa hidup aman.” Pendapat tersebut menunjukkan …
a)
Pemahaman tentang fungsi hukum bagi masyarakat
b)
Sikap takut terhadap sanksi hukum
c)
Penolakan terhadap aturan yang ada
d)
Ketidakinginan untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial
33.
Salah satu faktor yang memengaruhi kesadaran hukum masyarakat adalah….
a)
Tingkat ekonomi semata
b)
Pemahaman terhadap aturan yang berlaku
c)
Banyaknya aparat yang bertugas
d)
Jumlah penduduk di suatu wilayah
34.
Di sebuah sekolah, aturan “wajib hadir tepat waktu” telah dituangkan dalam tata tertib sekolah. Namun, beberapa siswa tetap sering datang terlambat karena tidak ada sanksi yang tegas. Dari kasus tersebut, apa yang dapat disimpulkan terkait hubungan antara hukum dan norma?
a)
Norma dan hukum tidak diperlukan selama semua siswa memahami aturan.
b)
Norma hanya berlaku jika seluruh siswa setuju, sedangkan hukum bersifat memaksa.
c)
Norma akan efektif menjadi hukum jika disertai sanksi yang tegas dan dapat dipaksakan.
d)
Hukum tidak dapat dibuat dari norma karena keduanya memiliki dasar yang berbeda.
35.
Di masyarakat, menjaga kebersihan adalah norma sosial. Pemerintah kemudian menerapkan peraturan daerah mengenai larangan membuang sampah sembarangan dengan sanksi denda. Contoh tersebut menunjukkan bahwa...
a)
Norma sosial selalu lebih kuat daripada hukum.
b)
Hukum muncul untuk memperkuat norma yang sudah ada di masyarakat.
c)
Hukum dibuat untuk menggantikan norma yang tidak berfungsi.
d)
Norma sosial tidak bisa berubah menjadi hukum.
36.
Dalam suatu komunitas digital, terdapat norma tidak tertulis untuk tidak menyebarkan informasi pribadi. Pemerintah kemudian merumuskan UU Perlindungan Data Pribadi. Apa hubungan antara norma dan hukum dalam kasus tersebut?
a)
Norma tidak tertulis menjadi dasar munculnya hukum tertulis untuk kepentingan umum.
b)
Hukum dibuat karena norma digital tidak berlaku di masyarakat nyata.
c)
Norma dan hukum tidak ada kaitannya dalam dunia digital.
d)
Norma digital lebih kuat daripada hukum negara.
37.
Seorang siswa tidak mau menyontek meskipun tidak ada guru yang mengawasi karena ia merasa itu perbuatan tidak bermoral. Sikap tersebut menunjukkan bahwa...
a)
Norma hukum lebih kuat daripada norma pribadi.
b)
Norma kesusilaan berperan penting meski tidak disertai sanksi formal.
c)
Hukum sekolah sudah cukup kuat untuk mencegah kecurangan.
d)
Norma kesopanan lebih penting daripada hukum negara.
38.
Pemerintah membuat peraturan tentang kewajiban penggunaan helm saat berkendara. Sebelum aturan ini dibuat, masyarakat sudah memiliki kebiasaan menggunakan helm demi keselamatan. Kasus ini menunjukkan bahwa...
a)
Hukum dibentuk untuk menentang norma yang berlaku.
b)
Norma tidak berpengaruh dalam pembuatan hukum.
c)
Norma yang kuat dalam masyarakat sering menjadi pertimbangan pembentukan hukum.
d)
Hukum dan norma tidak dapat saling memengaruhi.
39.
Di sebuah kelas, guru menemukan ada siswa yang sering mengganggu teman saat belajar. Tindakan tersebut melanggar norma karena mengurangi kenyamanan orang lain. Norma apakah yang paling relevan untuk mengatur perilaku ini?
a)
Norma agama
b)
Norma kesopanan
c)
Norma hukum
d)
Norma kesusilaan
40.
Ketika seorang siswa berniat mengembalikan dompet yang ditemukannya di halaman sekolah, ia sedang mempraktikkan norma…
a)
Hukum
b)
Kesusilaan
c)
Kesopanan
d)
Agama
41.
Di sebuah sekolah, terdapat aturan bahwa semua siswa wajib memakai seragam lengkap setiap hari Senin. Aturan tersebut termasuk norma…
a)
Hukum
b)
Kesopanan
c)
Agama
d)
Kesusilaan
42.
Seorang siswa tetap menjalankan ibadah sesuai agamanya meski sedang sibuk dengan kegiatan OSIS. Perilaku ini mencerminkan norma…
a)
Kesusilaan
b)
Agama
c)
Hukum
d)
Kesopanan
43.
Fajar tidak membuang sampah sembarangan karena ia tahu bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Ia menerapkan norma…
a)
Hukum dan kesopanan
b)
Agama dan kesusilaan
c)
Agama dan hukum
d)
Kesopanan dan kesusilaan
44.
Di ruang publik, seorang siswa berbicara sangat keras hingga mengganggu orang lain. Kebiasaan itu melanggar norma…
a)
Kesusilaan, karena tidak mematuhi aturan hati nurani
b)
Kesopanan, karena tidak menunjukkan sikap menghargai orang lain
c)
Agama, karena tidak sesuai ajaran ibadah
d)
Hukum, karena dilarang undang-undang
45.
Saat ujian berlangsung, Beni menolak menyontek meskipun tidak ada guru yang mengawasi. Tindakan Beni mencerminkan kepatuhan terhadap norma…
a)
Hukum semata
b)
Kesopanan
c)
Kesusilaan
d)
Agama
46.
Di masyarakat, seseorang yang membuka jasa praktik kesehatan tanpa izin resmi dapat dikenakan sanksi pidana. Ini menunjukkan bahwa norma hukum bersifat…
a)
Tidak mengikat
b)
Mengatur tata krama
c)
Bersumber dari hati nurani
d)
Memiliki sanksi tegas
47.
Seorang siswa mengunggah komentar kasar kepada gurunya di media sosial. Pelanggaran ini termasuk kategori…
a)
Norma kesopanan dan hukum
b)
Norma agama saja
c)
Norma kesusilaan saja
d)
Tidak termasuk norma apa pun
48.
Untuk menumbuhkan budaya taat hukum di sekolah, OSIS merancang program “Siswa Teladan Taat Aturan”. Strategi yang paling tepat adalah…
a)
Menakut-nakuti siswa dengan hukuman berat
b)
Memberi pemahaman tentang nilai pentingnya aturan
c)
Memaksa siswa menandatangani surat perjanjian
d)
Mengurangi aturan agar siswa tidak merasa dibatasi
49.
Yang dimaksud dengan kesadaran hukum adalah….
a)
Sikap patuh terhadap semua peraturan karena takut dihukum
b)
Pemahaman, sikap, dan perilaku seseorang untuk menaati hukum secara sukarela
c)
Peraturan yang dibuat oleh lembaga peradilan
d)
Sikap mematuhi aturan hanya saat diawasi aparat
50.
Berikut yang merupakan ciri-ciri seseorang yang memiliki kesadaran hukum adalah….
a)
Hanya menaati aturan ketika ada guru atau petugas keamanan
b)
Menghindari sanksi dengan cara mencari celah hukum
c)
Menaati aturan karena memahami manfaatnya bagi diri dan orang lain
d)
Mengabaikan aturan jika tidak sesuai kebutuhan pribadi