wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bahasa Indonesia 10 DKV 1

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.
Teks untuk soal No. 1-6 Indah pada Waktunya Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah. Kala itu, mereka berdua sedang berada di dalam ruang BK. “Dedi, ibu mendapatkan laporan bahwa kamu jarang membuat PR dan sering tidur di kelas, benarkah itu?” tanya guru BK dengan nada bersahabat. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai. Ia mengakui bahwa yang dikatakan guru BK memang benar adanya. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi, “Nak, bukannya kamu selepas SMA ini ingin jadi polisi?” “Kok ibu tahu?” tanya Dedi penasaran. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya. Tidak lama berselang, ia menunjukkan sebuah tulisan status Facebook yang bertuliskan, “Akan indah pada waktunya, pasti jadi polisi”. “Status ini kamu kan yang membuatnya?” sambil menunjukkan tulisan tersebut ke Dedi. Wajah Dedi kemudian menjadi merah seketika. (Sumber: Kurniawan/Kemendikbudristek, 2023) Sindiran yang terkandung dalam anekdot tersebut adalah ….
a)
A. Kebiasaan seorang pelajar yang ingin sukses di kemudian hari, tetapi malas untuk belajar.
b)
B. Kelakuan seorang pelajar yang selalu mencari alasan dari kesalahan yang dilakukannya.
c)
C. Kebiasaan seorang pelajar yang suka membuat masalah di sekolah dan tidak takut ditegur guru.
d)
D. Kelakuan seorang pelajar saat ini yang selalu berkeinginan untuk dituruti semua kemauannya.
e)
E. Kebiasaan seorang pelajar yang sudah kecanduan bermain Facebook dan tidak bisa dihentikan.
2.
Indah pada Waktunya Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah. Kala itu, mereka berdua sedang berada di dalam ruang BK. “Dedi, ibu mendapatkan laporan bahwa kamu jarang membuat PR dan sering tidur di kelas, benarkah itu?” tanya guru BK dengan nada bersahabat. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai. Ia mengakui bahwa yang dikatakan guru BK memang benar adanya. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi, “Nak, bukannya kamu selepas SMA ini ingin jadi polisi?” “Kok ibu tahu?” tanya Dedi penasaran. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya. Tidak lama berselang, ia menunjukkan sebuah tulisan status Facebook yang bertuliskan, “Akan indah pada waktunya, pasti jadi polisi”. “Status ini kamu kan yang membuatnya?” sambil menunjukkan tulisan tersebut ke Dedi. Wajah Dedi kemudian menjadi merah seketika. (Sumber: Kurniawan/Kemendikbudristek, 2023) Kalimat yang mengandung krisis dalam teks anekdot di atas adalah ...
a)
A. Seorang siswa yang jarang membuat PR dan sering tidur di kelas
b)
B. Siswa yang keseringan main facebook
c)
C. Siswa tidur di kelas
d)
D. Para siswa yang jarang membuat PR dan sering tidur di kelas
e)
E. Siswa yang tidak disiplin
3.
Indah pada Waktunya Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah. Kala itu, mereka berdua sedang berada di dalam ruang BK. “Dedi, ibu mendapatkan laporan bahwa kamu jarang membuat PR dan sering tidur di kelas, benarkah itu?” tanya guru BK dengan nada bersahabat. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai. Ia mengakui bahwa yang dikatakan guru BK memang benar adanya. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi, “Nak, bukannya kamu selepas SMA ini ingin jadi polisi?” “Kok ibu tahu?” tanya Dedi penasaran. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya. Tidak lama berselang, ia menunjukkan sebuah tulisan status Facebook yang bertuliskan, “Akan indah pada waktunya, pasti jadi polisi”. “Status ini kamu kan yang membuatnya?” sambil menunjukkan tulisan tersebut ke Dedi. Wajah Dedi kemudian menjadi merah seketika. (Sumber: Kurniawan/Kemendikbudristek, 2023) Berdasarkan anekdot tersebut, gambaran dampak negatif yang terjadi apabila terlalu sering melanggar aturan sekolah adalah ….
a)
A. Akan terbiasa melakukan kesalahan dan kurang peduli terhadap teguran dari pihak sekolah.
b)
B. Akan selalu melawan kehendak guru ataupun orang tua di rumah.
c)
C. Akan selalu membuat alasan yang tidak masuk akal agar terbebas dari berbagai hukuman.
d)
D. Akan menjadi pribadi yang tidak peka terhadap lingkungan sekitar dan perkembangan zaman.
e)
E. Akan menuliskan semua keluhan yang dialaminya melalui akun media sosial pribadi miliknya.
4.
Indah pada Waktunya Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah. Kala itu, mereka berdua sedang berada di dalam ruang BK. “Dedi, ibu mendapatkan laporan bahwa kamu jarang membuat PR dan sering tidur di kelas, benarkah itu?” tanya guru BK dengan nada bersahabat. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai. Ia mengakui bahwa yang dikatakan guru BK memang benar adanya. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi, “Nak, bukannya kamu selepas SMA ini ingin jadi polisi?” “Kok ibu tahu?” tanya Dedi penasaran. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya. Tidak lama berselang, ia menunjukkan sebuah tulisan status Facebook yang bertuliskan, “Akan indah pada waktunya, pasti jadi polisi”. “Status ini kamu kan yang membuatnya?” sambil menunjukkan tulisan tersebut ke Dedi. Wajah Dedi kemudian menjadi merah seketika. (Sumber: Kurniawan/Kemendikbudristek, 2023) Kalimat yang mengandung Orientasi dalam teks anekdot di atas adalah ...
a)
A. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi
b)
B. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai
c)
C. Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah.
d)
D. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya
e)
E. Tidak lama berselang, ia menunjukkan sebuah tulisan status Facebook yang bertuliskan, “Akan indah pada waktunya, pasti jadi polisi”
5.
Indah pada Waktunya Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah. Kala itu, mereka berdua sedang berada di dalam ruang BK. “Dedi, ibu mendapatkan laporan bahwa kamu jarang membuat PR dan sering tidur di kelas, benarkah itu?” tanya guru BK dengan nada bersahabat. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai. Ia mengakui bahwa yang dikatakan guru BK memang benar adanya. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi, “Nak, bukannya kamu selepas SMA ini ingin jadi polisi?” “Kok ibu tahu?” tanya Dedi penasaran. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya. Tidak lama berselang, ia menunjukkan sebuah tulisan status Facebook yang bertuliskan, “Akan indah pada waktunya, pasti jadi polisi”. “Status ini kamu kan yang membuatnya?” sambil menunjukkan tulisan tersebut ke Dedi. Wajah Dedi kemudian menjadi merah seketika. (Sumber: Kurniawan/Kemendikbudristek, 2023) Tujuan yang ingin dicapai melalui kritikan di atas adalah . . . .
a)
A. Menyadarkan akan cita-cita siswa
b)
B. Menyadarkan akan pentingnya sikap tanggung jawab
c)
C. Memberitahu informasi mengenai media sosial facebook
d)
D. Menyampaikan bentuk perhatian antara siswa dan wali kelas
e)
E. A dan C betul semua
6.
Indah pada Waktunya Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah. Kala itu, mereka berdua sedang berada di dalam ruang BK. “Dedi, ibu mendapatkan laporan bahwa kamu jarang membuat PR dan sering tidur di kelas, benarkah itu?” tanya guru BK dengan nada bersahabat. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai. Ia mengakui bahwa yang dikatakan guru BK memang benar adanya. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi, “Nak, bukannya kamu selepas SMA ini ingin jadi polisi?” “Kok ibu tahu?” tanya Dedi penasaran. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya. Tidak lama berselang, ia menunjukkan sebuah tulisan status Facebook yang bertuliskan, “Akan indah pada waktunya, pasti jadi polisi”. “Status ini kamu kan yang membuatnya?” sambil menunjukkan tulisan tersebut ke Dedi. Wajah Dedi kemudian menjadi merah seketika. (Sumber: Kurniawan/Kemendikbudristek, 2023) Kalimat yang mengandung reaksi dalam teks anekdot di atas adalah ...
a)
A. Mendengar respons muridnya yang cenderung tidak menunjukkan penyesalan sama sekali, lantas sang guru pun kembali bertanya kepada Dodi
b)
B. Mendengar pertanyaan itu, Dedi justru menjawab dengan sangat santai
c)
C. Seorang guru Bimbingan Konseling memanggil Dedi, salah seorang siswa kelas X yang diketahui sering melakukan pelanggaran di sekolah.
d)
D. Ibu guru mulai mengambil ponsel miliknya dari dalam tas, kemudian ia tampak membuka akun Facebook pribadinya
e)
E. cenderung menunjukkan penyesalan dan sakit hati
7.
Berikut ciri khas teks anekdot adalah...
a)
A. Bersifat sindiran dan lucu
b)
B. Mengungkapkan kebenaran yang lebih umum
c)
C. Terilhami dari kejadian nyata
d)
D. Anekdot dekat dengan pantun
e)
E. Bersifat menghibur
8.
Bagian yang menunjukan konflik cerita disebut…
a)
A. Abstraksi
b)
B. Orientasi
c)
C. Krisis
d)
D. Koda
e)
E. Reaksi
9.
Bagian yang menunjukan tanggapan tokoh terhadap konflik disebut…
a)
A. Abstraksi
b)
B. Orientasi
c)
C. Krisis
d)
D. Koda
e)
E. Reaksi
10.
Simak struktur teks anekdot berikut. 1) Koda 2) Krisis 3) Abstraksi 4) Reaksi 5) Orientasi Urutan struktur teks anekdot yang tepat ialah…
a)
A. 3-4-2-5-1
b)
B. 3-5-2-4-1
c)
C. 2-4-3-5-1
d)
D. 5-3-1-2-4
e)
E. 3-1-2-4-5
11.
Cermati kalimat-kalimat berikut! (1) Bu guru pun tersenyum. (2) Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas. (3) Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek. (4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang. (5) Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu. (6) Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat. Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!
a)
A. (1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)
b)
B. (1) – (2) – (4) – (5) – (3) – (6)
c)
C. (2) – (4) – (5) – (3) – (6) – (1)
d)
D. (2) – (4) – (5) – (6) – (3) – (1)
e)
E. (3) – (2) – (1) – (4) – (5) – (6)
12.
Bagian yang menunjukan situasi awal cerita disebut...
a)
A. Abstraksi
b)
B. Koda
c)
C. Reaksi
d)
D. Orientasi
e)
E. Krisis
13.
Di bawah ini yang tidak termasuk unsur kebahasaan teks anekdot adalah ....
a)
A. Menggunakan konjungsi
b)
B. Penggunaan kalimat seru
c)
C. Penggunaan kalimat perintah
d)
D. Menggunakan kata nomina
e)
E. Menggunakan kata kerja aksi
14.
Bagian yang menunjukan kesimpulan cerita anekdot disebut…
a)
A. Abstraksi
b)
B. Orientasi
c)
C. Krisis
d)
D. Reaksi
e)
E. Koda
15.
Aspek yang harus ada dalam struktur teks anekdot, yaitu…
a)
A. Krisis-reaksi-koda
b)
B. Orientasi-krisis-koda
c)
C. Abstraksi- krisis-koda
d)
D. Orientasi-krisis-reaksi
e)
E. Abstrak-orientasi-krisis
16.
Kata lain observasi adalah ….
a)
A. Pengetahuan
b)
B. Penulisan
c)
C. Pengamatan
d)
D. Pelaporan
e)
E. Pelajaran
17.
Kunang-Kunang yang Perlahan Menghilang Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience menyatakan kunang-kunang menghadapi ancaman kepunahan. Ada beberapa factor penyebab serangga ini terancam punah. Kunang-kunang merupakan jenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari. Cahaya ini di hasilkan dari “sinar dingin” yang tidak mengandung ultraviolet ataupun sinar inframerah. Terdapat lebih dari 2000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis didunia. Penyebab pertama kepunahan kunang-kunang adalah hilangnya habitat hidup kunang-kunang. Kunang-kunang menderita karena habitat yang menjadi tempat untuk menyelesaikan siklus hidupnya telah menghilang. Misalnya, kunang-kunang Malaysia (Pteroptyx tener), yang terkenal karena panjangnya, harus kehilangan habitatnya untuk berkembang biak di kawasan bakau karena dikonversi menjadi perkebunan sawit dan pertanian budidaya. Dalam penelitian lain juga disebutkan bahwa polusi cahaya menjadi penyebab kedua terbesar punahnya kunang-kunang. Penggunaan cahaya buatan pada malam hari, yang makin marak seabad terakhir, adalah ancaman paling serius kedua bagi kunang-kunang. Banyak kunang-kunang mengandalkan bioluminescence, reaksi kimia didalam tubuh mereka yang memungkinkan untuk menyala saat menemukan dan menarik pasangan. Banyaknya cahaya buatan dapat mengganggu fase ini. Deskripsi bagian / isi dari teks hasil obser observasi di atas adalah . . . .
a)
A. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience menyatakan kunang-kunang menghadapi ancaman kepunahan
b)
B. Penyebab pertama kepunahan kunang-kunang adalah hilangnya habitat hidup kunang-kunang
c)
C. Banyak kunang-kunang mengandalkan bioluminescence, reaksi kimia didalam tubuh mereka yang memungkinkan untuk menyala saat menemukan dan menarik pasangan
d)
D. Kunang-kunang menderita karena habitat yang menjadi tempat untuk menyelesaikan siklus hidupnya telah menghilang
e)
E. Terdapat lebih dari 2000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis didunia
18.
Kunang-Kunang yang Perlahan Menghilang Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience menyatakan kunang-kunang menghadapi ancaman kepunahan. Ada beberapa factor penyebab serangga ini terancam punah. Kunang-kunang merupakan jenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari. Cahaya ini di hasilkan dari “sinar dingin” yang tidak mengandung ultraviolet ataupun sinar inframerah. Terdapat lebih dari 2000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis didunia. Penyebab pertama kepunahan kunang-kunang adalah hilangnya habitat hidup kunang-kunang. Kunang-kunang menderita karena habitat yang menjadi tempat untuk menyelesaikan siklus hidupnya telah menghilang. Misalnya, kunang-kunang Malaysia (Pteroptyx tener), yang terkenal karena panjangnya, harus kehilangan habitatnya untuk berkembang biak di kawasan bakau karena dikonversi menjadi perkebunan sawit dan pertanian budidaya. Dalam penelitian lain juga disebutkan bahwa polusi cahaya menjadi penyebab kedua terbesar punahnya kunang-kunang. Penggunaan cahaya buatan pada malam hari, yang makin marak seabad terakhir, adalah ancaman paling serius kedua bagi kunang-kunang. Banyak kunang-kunang mengandalkan bioluminescence, reaksi kimia didalam tubuh mereka yang memungkinkan untuk menyala saat menemukan dan menarik pasangan. Banyaknya cahaya buatan dapat mengganggu fase ini. Penulisan kata berimbuhan di- yang kurang tepat pada teks di atas adalah . . .
a)
A. Disebutkan
b)
B. Didunia
c)
C. Dikonversi
d)
D. Didalam
e)
E. Di kawasan
19.
Kunang-Kunang yang Perlahan Menghilang Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience menyatakan kunang-kunang menghadapi ancaman kepunahan. Ada beberapa factor penyebab serangga ini terancam punah. Kunang-kunang merupakan jenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari. Cahaya ini di hasilkan dari “sinar dingin” yang tidak mengandung ultraviolet ataupun sinar inframerah. Terdapat lebih dari 2000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis didunia. Penyebab pertama kepunahan kunang-kunang adalah hilangnya habitat hidup kunang-kunang. Kunang-kunang menderita karena habitat yang menjadi tempat untuk menyelesaikan siklus hidupnya telah menghilang. Misalnya, kunang-kunang Malaysia (Pteroptyx tener), yang terkenal karena panjangnya, harus kehilangan habitatnya untuk berkembang biak di kawasan bakau karena dikonversi menjadi perkebunan sawit dan pertanian budidaya. Dalam penelitian lain juga disebutkan bahwa polusi cahaya menjadi penyebab kedua terbesar punahnya kunang-kunang. Penggunaan cahaya buatan pada malam hari, yang makin marak seabad terakhir, adalah ancaman paling serius kedua bagi kunang-kunang. Banyak kunang-kunang mengandalkan bioluminescence, reaksi kimia didalam tubuh mereka yang memungkinkan untuk menyala saat menemukan dan menarik pasangan. Banyaknya cahaya buatan dapat mengganggu fase ini. Kesimpulan dari teks hasil observasi di atas adalah . . .
a)
A. Penyebab kepunahan kunang-kunang adalah hilangnya habitat hidup kunang-kunang karena reaksi kimia didalam tubuh mereka yang memungkinkan untuk menyala saat menemukan dan menarik pasangan terganggu akibat Banyaknya cahaya buatan
b)
B. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience menyatakan kunang-kunang menghadapi ancaman kepunahan
c)
C. Kunang-kunang Malaysia (Pteroptyx tener), yang terkenal karena panjangnya, harus kehilangan habitatnya untuk berkembang biak di kawasan bakau karena dikonversi menjadi perkebunan sawit dan pertanian budidaya
d)
D. Kunang-kunang menderita karena habitat yang menjadi tempat untuk menyelesaikan siklus hidupnya telah menghilang
e)
E. Terdapat lebih dari 2000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis didunia
20.
Kunang-Kunang yang Perlahan Menghilang Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience menyatakan kunang-kunang menghadapi ancaman kepunahan. Ada beberapa factor penyebab serangga ini terancam punah. Kunang-kunang merupakan jenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari. Cahaya ini di hasilkan dari “sinar dingin” yang tidak mengandung ultraviolet ataupun sinar inframerah. Terdapat lebih dari 2000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis didunia. Penyebab pertama kepunahan kunang-kunang adalah hilangnya habitat hidup kunang-kunang. Kunang-kunang menderita karena habitat yang menjadi tempat untuk menyelesaikan siklus hidupnya telah menghilang. Misalnya, kunang-kunang Malaysia (Pteroptyx tener), yang terkenal karena panjangnya, harus kehilangan habitatnya untuk berkembang biak di kawasan bakau karena dikonversi menjadi perkebunan sawit dan pertanian budidaya. Dalam penelitian lain juga disebutkan bahwa polusi cahaya menjadi penyebab kedua terbesar punahnya kunang-kunang. Penggunaan cahaya buatan pada malam hari, yang makin marak seabad terakhir, adalah ancaman paling serius kedua bagi kunang-kunang. Banyak kunang-kunang mengandalkan bioluminescence, reaksi kimia didalam tubuh mereka yang memungkinkan untuk menyala saat menemukan dan menarik pasangan. Banyaknya cahaya buatan dapat mengganggu fase ini. Arti kata “terancam punah” pada teks di atas adalah . . .
a)
A. Habis semua hingga tak tersisa
b)
B. Risiko tinggi musnah
c)
C. Binasa
d)
D. Hilang lenyap
e)
E. Hampir mati
21.
Kalimat yang berisi informasi sesuai suatu fakta dan tidak dipengaruhi pendapat penulis disebut kalimat ….
a)
A. Transitif
b)
B. subjektif
c)
C. objektif
d)
D. majemuk
e)
E. manipulatif
22.
Kalimat yang isinya dipengaruhi pendapat penulis disebut kalimat ….
a)
A. transitif
b)
B. objektif
c)
C. manipulatif
d)
D. subjektif
e)
E. majemuk
23.
Salah satu syarat laporan hasil observasi adalah bersifat faktual. yang dimaksud faktual adalah . . .
a)
A. Bersifat manipulatif
b)
B. berdasarkan informasti terbaru
c)
C. bersifat fiktif
d)
D. mengandung pendapat seseorang
e)
E. berdasarkan fakta
24.
Bacalah penggalan teks laporan hasil observasi berikut! Kebanyakan penumpang bus kota merupakan anak sekolah dan pegawai kantor. Itu terlihat dari seragam mereka. Seorang peserta didik berseragam SMP berdiri tepat di belakang sopir. Posisinya menghadap ke arah penumpang bus kota yang lainnya. Seorang ibu hamil duduk satu meter darinya. Tepat di depan peserta didik itu, seorang ibu lain duduk sembari memangku anak balitanya. Tidak jauh dari ibu itu, duduk seorang laki-laki penyandang disabilitas atau difabel dengan kruk yang disandarkan pada kursi. Pertanyaan yang jawabannya sesuai dengan isi paragraf di atas adalah ….
a)
A. Siapa yang duduk memangku anak balita?
b)
B. Bagaimana cara penumpang membayar ongkos bus?
c)
C. Mengapa laki-laki penyandang disabilitas menggunakan kruk?
d)
D. Berapa tarif naik bus bagi seorang siswa?
e)
E. Kemana arah bus itu berjalan?
25.
Imbuhan di- dan kata depan di- yang tepat pada kata berikut adalah . . .
a)
A. Di makan, di rumah, di sana, di saat
b)
B. Dimakan, di rumah, di sana, di saat
c)
C. Dimakan, di rumah, disana, di saat
d)
D. Dimakan, dirumah, disana, disaat
e)
E. Dimakan, di rumah, di sana, disaat
26.
Yang dimaksud dengan teks laporan hasil observasi adalah . . .
a)
A. Teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berdasarkan hasil pengamatan secara sistematis, objektif, dan fiktif
b)
B. Teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berdasarkan hasil pengamatan secara sistematis, objektif, dan faktual
c)
C. Teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berdasarkan hasil pengetahuan secara sistematis, objektif, dan faktual
d)
D. Teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berdasarkan hasil penulisan secara sistematis, objektif, dan faktual
e)
E. Teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berdasarkan hasil pengamatan secara sistematis, subjektif, dan faktual
27.
Struktur teks laporan hasil observasi yang membahas bagian-bagian objek yang diamati disebut …
a)
A. Definisi umum
b)
B. Presentasi
c)
C. Ieskripsi bagian
d)
D. Isi
e)
E. Simpulan
28.
Bacalah penggalan teks laporan hasil observasi berikut! Demikian, bendi menjadi salah satu alat transportasi pilihan bagi wisatawan saat berkunjung ke Kota Padang. Wisatawan dapat berjalan-jalan mengitari Kota Padang dengan bendi. Oleh karena itu, bendi masih tetap eksis sampai sekarang. Berdasarkan ciri-cirinya, paragraf di atas termasuk struktur teks laporan hasil observasi bagian ….
a)
A. Definisi umum
b)
B. Deskripsi bagian
c)
C. Simpulan
d)
D. Isi
e)
E. Narasi
29.
Paragraf yang isinya bertujuan menggambarkan suatu objek disebut paragraf ….
a)
A. Isi
b)
B. Narasi
c)
C. Eksposisi
d)
D. Deskripsi
e)
E. Persuasi
30.
Berbicara di depan umum untuk menyampaikan gagasan, informasi, atau ide dengan tujuan tertentu, seperti memberi informasi, meyakinkan, menghibur, atau memotivasi audiens di sebut . . .
a)
A. Deskripsi
b)
B. Narasi
c)
C. Eksposisi
d)
D. Presentasi
e)
E. Persuasi
31.
Bagian yang menunjukan pembuka umum pada cerita anekdot disebut…
a)
A. Abstraksi
b)
B. Orientasi
c)
C. Krisis
d)
D. Reaksi
e)
E. Koda
32.
Cermati kalimat-kalimat berikut! Sebelum memilih jurusan, setiap peserta didik diwawancarai untuk menjaring data. Wawancara berlangsung selama 10 menit. Guru : Aini! Aini : Ya, Pak. Guru : Silakan duduk. Bapakmu buruh, ya? Aini : Kok tahu, Pak. Guru : Pipimu berstempel tikar. Aini : Maksud Bapak apa, ya? Guru : Tersenyum sambil menunjuk tanda bangun tidur di pipi Aini. Unsur yang tidak terdapat dalam teks tersebut adalah …
a)
A. lucu
b)
B. bermakna
c)
C. menyindir
d)
D. menggurui
e)
E. berstruktur
33.
Sering kali diangkat dari pengalaman, merupakan ciri-ciri teks anekdot yaitu . . .
a)
A. Menyajikan kebenaran
b)
B. Bersifat lucu
c)
C. Berdasarkan kejadian nyata
d)
D. Kritik terselubung
e)
E. Penyampaian yang ringan
34.
Di bawah ini kalimat yang menunjukan konjungsi waktu adalah...
a)
A. Seorang dosen fakultas hukum suatu Universitas sedang memberi kuliah hukum pidana.
b)
B. Dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya pada Ahmad.
c)
C. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen hanya menggeleng-gelengkan kepala.
d)
D. Kelas kembali berlangsung normal.
e)
E. Saat tiba sesi tanya jawab Ali bertanya pada dosen.
35.
Unsur kebahasaan pada teks anekdot di antaranya adalah menggunakan kalimat retoris yang dimaksud dengan kalimat retoris adalah...
a)
A. Kalimat yang mengandung pesan moral
b)
B. Kalimat kata kerja aksi
c)
C. Kalimat yang penuh dengan kelucuan
d)
D. Kalimat yang tidak memerlukan jawaban
e)
E. Kalimat yang di dalamnya terdapat dialog
36.
Di bawah ini yang tidak termasuk unsur kebahasaan pada teks anekdot adalah...
a)
A. Menggunakan kalimat perintah
b)
B. Penggunaan kalimat interogatif
c)
C. Penggunaan kalimat seru
d)
D. Penggunaan konjungsi
e)
E. Penggunaan kata kerja aksi
37.
Cermati teks berikut! Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir,” jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi.” Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir.” Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa. Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…
a)
A. Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.
b)
B. “Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir,” jelasnya.
c)
C. Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah
d)
D. ”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya.“
e)
E. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
38.
Kalimat yang menunjukkan abstraksi pada teks soal No. 37 adalah . . .
a)
A. Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.
b)
B. “Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir,” jelasnya.
c)
C. Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah
d)
D. ”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya.“
e)
E. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
39.
Cerita singkat yang lucu, mengesankan, dan sering kali berdasarkan kejadian nyata tentang orang penting atau terkenal, yang berfungsi untuk menyindir atau mengkritik secara halus melalui humor, merupakan pengertian dari . . .
a)
A. Lawakan
b)
B. Cerita lucu
c)
C. Cerpen
d)
D. Standup comedi
e)
E. Anekdot
40.
Perhatikan struktur anekdot: 1) Koda 2) Krisis 3) Abstraksi 4) Reaksi 5) Orientasi Urutan struktur teks anekdot yang tepat adalah ...
a)
A. 3-5-4-2-1
b)
B. 3-5-2-4-1
c)
C. 3-4-5-2-1
d)
D. 3-2-4-5-1
41.
Ada tiga orang yang berdiri di dalam bus Tanda baca untuk melengkapi kalimat di atas adalah ….
a)
A. Titik
b)
B. Koma
c)
C. Titik dua
d)
D. Koma dan titik
e)
E. Petik
42.
Harga daging telur dan beras cukup stabil di pasaran. Penggunaan tanda koma yang tepat adalah ….
a)
A. Diletakkan setelah kata “daging”, “telur”, dan “beras”
b)
B. Diletakkan setelah kata “daging” dan “telur”
c)
C. Diletakkan setelah kata “daging”
d)
D. Diletakkan setelah kata “telur”
e)
E. Diletakkan setelah kata “beras”
43.
Petani memanen aneka buah-buahan apel alpukat dan durian Penulisan kalimat di atas dengan tanda baca yang tepat adalah ….
a)
A. Petani memanen aneka buah-buahan apel, alpukat dan durian.
b)
B. Petani memanen aneka buah-buahan: apel, alpukat dan durian.
c)
C. Petani memanen aneka buah-buahan: apel, alpukat, dan durian.
d)
D. Petani memanen aneka buah-buahan, apel, alpukat, dan durian.
e)
E. Petani memanen aneka buah-buahan. apel, alpukat, dan durian.
44.
Bacalah paragraf berikut! Ada beberapa jenis sampah. Ada sampah organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang dapat terurai. Contoh sampah organik adalah sisa makanan sayuran daun kering dan sampah lain yang mudah terurai. Kalimat yang seharusnya menggunakan tanda koma terletak di kalimat ….
a)
A. Pertama
b)
B. Kedua
c)
C. Ketiga
d)
D. Pertama dan kedua
e)
E. Keempat
45.
Tujuan utama teks laporan hasil observasi adalah...
a)
A. Menyampaikan pendapat pribadi penulis
b)
B. Menyajikan informasi dan data objektif mengenai hasil pengamatan
c)
C. Menceritakan kembali pengalaman pribadi
d)
D. Menghibur pembaca dengan cerita yang menarik
e)
E. Menyampaikan isi hati
46.
Ciri utama teks laporan hasil observasi adalah bersifat objektif. Artinya, teks tersebut...
a)
A. Dipengaruhi oleh perasaan dan emosi penulis
b)
B. Hanya memuat opini dan asumsi
c)
C. Berisi fakta dan data yang dapat dibuktikan kebenarannya
d)
D. Menggunakan bahasa yang sangat subjektif
e)
E. Bersifat subjektif
47.
Di antara kalimat berikut yang paling tepat digunakan dalam teks laporan hasil observasi adalah . . .
a)
A. "Pohon itu terlihat sangat indah dan menjulang tinggi."
b)
B. “Aku yang telah dikecewakan”
c)
C. "Saya merasa pohon itu punya bentuk yang sangat unik."
d)
D. "Pohon ini sangat luar biasa dan pasti akan membuat semua orang terkesan."
e)
E. "Pohon tersebut memiliki tinggi sekitar 15 meter dan diameter batang 1 meter."
48.
Berikut ini yang bukan termasuk struktur teks laporan hasil observasi adalah . . .
a)
A. Kesimpulan
b)
B. Deskripsi bagian
c)
C. Pernyataan umum
d)
D. Identifikasi
e)
E. Klasifikasi
49.
Perhatikan langkah-langkah menyajikan teks laporan hasil observasi berikut! 1) Menyusun Jadwal Observasi 2) Menyajikan Laporan dengan Menarik 3) Menentukan Objek Observasi 4) Melakukan Observasi 5) Menyusun Kerangka Laporan 6) Memperhatikan Aspek Objektivitas 7) Menulis Laporan 8) Menggunakan Bahasa yang Tepat Urutan yang tepat dalam langkah-langkah menyajikan teks laporan hasil observasi adalah . . .
a)
A. 1,2,3,4,5,6,7,8
b)
B. 2,5,3,8,6,7,4,1
c)
C. 8,3,4,6,7,5,1,2
d)
D. 7,6,4,3,1,2,8,5
e)
E. 3,1,4,5,7,8,6,2
50.
Teks yang berisi penjabaran umum atau laporan mengenai sesuatu yang diperoleh dari hasil pengamatan merupakan pengertian dari . . .
a)
A. Teks presentasi
b)
B. Teks pembelajaran
c)
C. Teks persuasi
d)
D. Teks pidato
e)
E. Teks laporan hasil observasi