wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pertemuan 11_Departementalisasi BOP

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan utama dilakukan departementalisasi biaya overhead pabrik (BOP) adalah …

a)

Mempermudah alokasi BOP ke departemen produksi secara adil dan rasional

b)

Mengurangi biaya produksi menjadi nol

c)

Menghapus biaya tenaga kerja langsung

d)

Mengurangi jumlah departemen dalam pabrik

e)

Menentukan harga pokok penjualan

2.

Contoh yang termasuk departemen pendukung adalah …

a)

Departemen pengecatan akhir produk

b)

Departemen perakitan komponen

c)

Departemen pemeliharaan peralatan produksi

d)

Departemen pemotongan bahan baku

e)

Departemen finishing permukaan

3.

Sebuah perusahaan ingin menggunakan metode alokasi BOP yang paling sederhana dan cepat diterapkan ketika hubungan antar departemen pendukung diabaikan. Metode yang sebaiknya dipilih adalah …

a)

Metode Step-down dengan urutan prioritas layanan

b)

Metode Langsung tanpa memperhitungkan layanan timbal balik

c)

Metode Aljabar dengan simultanitas layanan

d)

Metode Kontinyu berbasis iterasi proporsi layanan

e)

Metode Gabungan mengintegrasikan beberapa pendekatan

4.

Dalam metode step-down, kriteria umum untuk menentukan urutan alokasi departemen pendukung adalah …

a)

besar kecilnya biaya overhead departemen

b)

luas lantai pabrik yang digunakan

c)

biaya variabel rata-rata per unit

d)

jumlah karyawan pada setiap departemen

e)

harga pokok penjualan perusahaan

5.

Apa kelemahan utama metode langsung dalam alokasi BOP?

a)

harus diulang sampai sisa biaya nol

b)

menghasilkan perhitungan terlalu rumit

c)

tidak dapat diterapkan pada manufaktur

d)

mengabaikan jasa antar departemen pendukung

e)

membutuhkan persamaan simultan linear

6.

Continuous (repeated distribution) method pada alokasi BOP cenderung menghasilkan hasil yang …

a)

mendekati metode aljabar simultan

b)

tidak mempertimbangkan jasa timbal balik

c)

sama dengan metode langsung sederhana

d)

tidak cocok bagi perusahaan besar

e)

identik dengan metode step-down tradisional

7.

Jika dasar alokasi BOP adalah jam mesin, implikasinya adalah …

a)

beban BOP mengikuti jumlah karyawan

b)

BOP dialokasikan proporsional jam mesin terpakai

c)

BOP dibagi sama rata ke semua departemen

d)

BOP didasarkan luas ruangan produksi

e)

BOP didasarkan nilai penjualan produk

8.

Departementalisasi BOP membantu manajemen terutama untuk …

a)

mengurangi biaya variabel langsung unit

b)

menghitung laba per saham akuntansi

c)

mengalokasikan overhead lebih rasional per aktivitas

d)

menentukan besaran pajak terutang

e)

membuat laporan arus kas periodik

9.

Output akhir dari proses departementalisasi BOP adalah …

a)

anggaran pemasaran tahunan resmi

b)

harga pokok penjualan agregat

c)

biaya tenaga kerja langsung departemen

d)

beban penyusutan mesin tahunan

e)

tarif pembebanan BOP per departemen produksi

10.

Jika tarif BOP ditetapkan berbasis DLH (Direct Labour Hours), maka semakin banyak jam kerja langsung digunakan akan …

a)

tidak ada pengaruh terhadap BOP

b)

semakin kecil BOP yang dibebankan

c)

harga pokok produk tidak terpengaruh

d)

semakin besar BOP yang dibebankan

e)

BOP per unit menjadi nol otomatis