WorksheetsLATIHAN PLBJ KELAS 5 SEMESTER 1
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk melestarikan lagu Sirih Kuning agar diketahui oleh generasi muda adalah:
Menyanyikan lagu tersebut di kamar sendirian
Menyanyikan dengan rasa malu-malu di kamar mandi
Menyanyikan dengan percaya diri di acara pesta rakyat
Menyanyikan dengan benar di dalam hati tanpa didengar orang lain
Syair lagu Sirih Kuning yang menggambarkan makna keberadaan seseorang yang memberikan keberanian dan dorongan untuk melakukan sesuatu dapat dilihat dari aspek:
Etika
Estetika
Logika
Praktika
Arti dari judul lagu Sirih Kuning adalah:
Nona cantik dan belia
Nona cantik dan elok
Gadis belia nan elok
Gadis cantik nan belia
Berikut ini adalah nilai-nilai luhur yang terkandung dalam praktik membuat replika Monas, kecuali:
Cinta budaya lokal
Cinta budaya asing
Mengasah kreativitas
Bangga dengan hasil karya sendiri
Alat dan bahan yang disebutkan untuk membuat replika Monas adalah:
Kardus bekas, gunting, cutter dan emas
Kardus bekas, perunggu, selotip dan lem
Kardus bekas, besi, patron dan gunting
Kardus bekas, penggaris besi, patron dan cutter
Langkah akhir dalam membuat replika Monas adalah:
Rapikan sisi-sisi cawan bagian atas dengan selotip kertas
Ukurlah kardus sesuai ukuran patron
Potong-potong garis hasil tindasan patron menggunakan cutter
Rekatkan bilah papan satu sama lain sehingga membentuk balok yang mengerucut
Gerakan penari berjajar memanjang sambil melangkah maju mundur mengikuti alunan musik Gambang Kromong disebut:
Cokek
Ngibing
Wawayangan
Sirih dare
Lagu yang dipakai untuk mengiringi tari Sirih Kuning adalah:
Jali-Jali dengan iringan Keroncong Tugu
Surilang dengan iringan Gambang Kromong
Keroncong Kemayoran dengan iringan Keroncong Tugu
Sirih Kuning dengan iringan Gambang Kromong
Kostum penari wanita tari Sirih Kuning antara lain:
Konde, cadar, selendang, dan sandal
Bunga cempaka, kerudung, cadar, dan selendang
Tusukan bunga cina, baju koko, kain betawi dan konde
Konde, bunga cemara, cadar, dan selendang
Jika Udin tidak bisa memainkan alat musik Gambang Kromong, cara lain yang bisa ia lakukan agar kesenian musik tersebut tetap lestari adalah:
Selalu menonton setiap ada pertunjukan kesenian musik tradisional
Selalu mendengarkan musik-musik band Indonesia
Selalu menonton pertunjukan musik modern dibanding tradisional
Giat belajar memainkan alat musik modern
Musik tradisional akan mengalami kepunahan jika:
Dipadukan dengan musik modern
Digunakan dalam pementasan modern
Disimpan di museum agar tidak hilang
Tidak dipelajari dan tidak dimodifikasi
Tujuan musik Gambang Kromong yang menghibur dan menghadirkan kegembiraan bagi para pemirsanya mengandung nilai:
Cinta budaya lokal
Kebersamaan
Kegembiraan
Kreativitas
Salah satu contoh kuliner Betawi yang dipamerkan di Pekan Raya Jakarta adalah:
Comro
Es selendang sutra
Bir pletok
Bajigur
Mengenal bir pletok yang merupakan kekayaan budaya lokal Betawi akan menumbuhkan kecintaan kepada budaya lokal dan semangat untuk melestarikannya. Nilai yang terkandung dalam pernyataan tersebut adalah:
Cinta budaya lokal
Ketekunan
Kegembiraan
Kreativitas
Berikut ini yang bukan merupakan alasan masyarakat Betawi mengganti bir dengan minuman yang terbuat dari rempah-rempah adalah:
Masyarakat Betawi merasa tidak nyaman melihat efek yang kurang baik, yaitu membuat orang menjadi mabuk
Masyarakat Betawi dikenal sebagai muslim yang taat sehingga tidak mau meminum bir
Masyarakat Betawi menyadari minuman beralkohol diharamkan dalam ajaran agama Islam
Bir masih dianggap minuman yang mahal harganya
Sikap sebagai penerus bangsa terhadap tugu atau monumen yang merupakan pengingat sejarah dan pengorbanan para pahlawan adalah:
Mempublikasikan monumen/tugu yang ada di Indonesia ke dunia internasional
Membangun lebih banyak lagi monumen/tugu agar Indonesia bisa lebih dikenal di dunia
Menjaga, merawat dan melestarikan monumen/tugu yang ada di Indonesia
Memiliki patung yang mengandung filsafat kehidupan bangsa Indonesia
Berikut ini adalah nama-nama tugu/monumen yang ada di Jakarta, kecuali:
Tugu Monas
Tugu Tani/Tugu Pahlawan
Tugu Kujang
Tugu Jenderal Sudirman
Monumen yang terletak di tengah Bundaran Hotel Indonesia berupa patung sepasang pemuda dan pemudi yang sedang menggenggam bunga dan melambaikan tangan, dibuat dengan tujuan:
Menggambarkan semangat untuk membangun Indonesia
Menghargai jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan
Memiliki patung yang mengandung filsafat kehidupan bangsa Indonesia
Menyambut atlet dan tamu kehormatan dari berbagai negara saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games IV tahun 1962
Permainan bentengan sudah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Pernyataan ini diperkuat oleh fakta:
Di beberapa daerah, permainan bentengan dikenal dengan nama yang berbeda-beda misalnya pal-palan di Jawa Barat dan jeg-jegan di Yogyakarta
Semua anak-anak bisa memainkan permainan bentengan
Permainan bentengan adalah permainan yang paling disukai oleh anak-anak
Hampir setiap hari anak-anak selalu memainkan permainan bentengan
Nilai luhur dari bermain bentengan yang menumbuhkan sikap bisa menerima setiap kekalahan maupun kemenangan dengan berbesar hati dan belajar menghargai keputusan regu lawan yang lebih baik adalah:
Cinta budaya lokal
Kerja sama dan kekompakan
Tanggung jawab
Sportif
Regu yang dinyatakan menang dalam permainan bentengan adalah:
Regu yang anggotanya bisa menawan salah satu anggota lawan
Regu yang tidak ada satupun anggotanya yang ditawan
Regu yang dapat menawan seluruh anggota lawan
Regu yang bisa menawan separuh anggota lawan
Permainan tok kadal lobang sering disebut juga dengan:
Jeg-jegan
Kalawadi
Pal-palan
Sirih dare
Alat yang digunakan untuk permainan tok kadal lobang adalah:
Kayu
Batu
Pelepah pisang
Biji-bijian
Dalam permainan tok kadal lobang, setelah anak jatuh ke tanah, jumlah langkah jarak jatuhnya sampai ke lubang dihitung menggunakan:
Langkah kaki
Meteran
Tongkat pengetok
Tongkat anak
Permainan tok kadal lobang melatih kemampuan fisik para pemainnya. Hal ini dapat dilihat dari:
Alat yang digunakan dalam permainan berasal dari alam
Menerima kekalahan maupun kemenangan dengan berbesar hati
Merupakan warisan tradisi budaya Betawi
Membutuhkan kemampuan untuk dapat memukul dengan kuat, koordinasi otot dan mata, serta menangkap tongkat yang terlempar
Kelompok yang dinyatakan menang dalam permainan tok kadal lobang adalah:
Berhasil memukul tongkat anak sejauh-jauhnya
Menangkap tongkat anak sebanyak-banyaknya
Mengeluarkan tongkat anak dari dalam lobang
Berhasil mendapat nilai terbanyak
Lagu Sirih Kuning termasuk kelompok lagu:
Keroncong
Gambang Kromong
Pop Betawi
Dangdut
Monas adalah singkatan dari:
Monumen Negara Indonesia
Monumen Nasional
Monumen Sejarah
Monumen Nusantara
Selain acara pesta rakyat, tari Sirih Kuning juga ditampilkan dalam upacara adat perkawinan Betawi, yaitu:
Upacara Ngunduh Mantu
Upacara Palang Pintu
Upacara Siraman
Upacara Tari Topeng
Tari Sirih Kuning merupakan pengembangan dari tari:
Tari Saman
Tari Cokek
Tari Yapong
Tari Topeng
Lagu pengiring Tari Sirih Kuning adalah:
Jali-Jali
Sirih Kuning
Keroncong Kemayoran
Ondel-Ondel
Alat musik Gambang Kromong yang berfungsi sebagai bass adalah:
Gambang
Kromong
Kongahyan
Gong
Alat musik Gambang Kromong yang bernada dasar D adalah:
Gambang
Kongahyan
Sukong
Tehyan
Kayu secang akan membuat warna bir pletok menjadi:
Hijau
Putih bening
Kuning
Merah
Permainan tradisional Betawi yang sering disebut juga dengan kalawadi adalah:
Bentengan
Galasin
Tok Kadal Lobang
Engklek
Kesenian Gambang Kromong adalah pertunjukan kesenian:
Tari
Teater
Musik
Sastra
Tugu/monumen dibangun sebagai pengingat:
Kebudayaan asing
Masa depan
Sejarah
Ilmu pengetahuan
Lagu Sirih Kuning adalah lagu dari Suku:
Sunda
Jawa
Betawi
Melayu
Lagu Sirih Kuning bisa dilihat dari empat aspek, yaitu logika, etika, estetika, dan:
Filosofi
Budaya
Praktika
Sosial
Permainan Bentengan adalah permainan yang berusia cukup tua dan sudah ada sejak zaman:
Kemerdekaan
Penjajahan Belanda
Pra-sejarah
Kerajaan Majapahit
