wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TRY OUT SUMATIF XI

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Kolonialisme berasal dari kata colonia yang berarti tanah jajahan. Kolonialisme dilakukan oleh negara kuat terhadap wilayah lain untuk menguasai sumber daya alam dan manusia di daerah tersebut. Berdasarkan pengertian di atas, hakikat dari kolonialisme adalah

a)

Upaya memperluas penyebaran agama ke daerah lain

b)

Dominasi politik dan ekonomi terhadap wilayah lain

c)

Persaingan budaya antara bangsa-bangsa di dunia

d)

Bentuk kerja sama antarnegar a dalam perdagangan

e)

Usaha menanamkan pengaruh sosial tanpa paksaan

2.

Imperialisme adalah politik atau sistem untuk menguasai negara lain agar dapat memengaruhi kehidupan politik, ekonomi, dan budaya negara tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Perbedaan mendasar antara kolonialisme dan imperialisme terletak pada

a)

Kolonialisme menekankan ekspansi wilayah, sedangkan imperialisme menekankan pengaruh

b)

Kolonialisme bersifat ideologis, sedangkan imperialisme bersifat religius

c)

Kolonialisme berorientasi budaya, sedangkan imperialisme berorientasi ekonomi

d)

Kolonialisme dilakukan tanpa kekerasan, sedangkan imperialisme dengan kekerasan

e)

Kolonialisme muncul setelah Revolusi Industri, sedangkan imperialisme sebelumnya

3.

Dalam praktik kolonialisme, bangsa penjajah menguasai tanah, sumber daya alam, serta tenaga kerja di daerah jajahan untuk kepentingan negara induk. Dari bacaan di atas, ciri utama kolonialisme yang paling menonjol adalah

a)

Adanya hubungan dagang yang saling menguntungkan

b)

Adanya penguasaan wilayah dan eksploitasi sumber daya

c)

Adanya bantuan ekonomi untuk pembangunan daerah jajahan

d)

Adanya kebebasan politik bagi rakyat jajahan

e)

Adanya kerja sama sosial dan budaya antarbangsa

4.

Imperialisme tidak selalu dilakukan dengan penjajahan langsung. Setelah Revolusi Industri, negara-negara Eropa menguasai ekonomi negara lain melalui perdagangan, investasi, dan teknologi. Pernyataan yang tepat untuk menggambarkan ciri imperialisme modern adalah

a)

Menguasai wilayah secara langsung melalui kekuatan militer

b)

Mengendalikan perekonomian negara lain tanpa pendudukan fisik

c)

Memaksakan sistem keagamaan tertentu

d)

Menerapkan sistem pemerintahan tradisional

e)

Menjalankan perdagangan tanpa keuntungan

5.

Bangsa Eropa melakukan kolonialisme dan imperialisme dengan berbagai alasan: ekonomi (kebutuhan bahan baku), politik (kekuasaan), dan ideologi (menyebarkan peradaban Barat). Jika dilihat dari motifnya, faktor utama yang menyebabkan terjadinya kolonialisme dan imperialisme adalah

a)

Dorongan untuk menguasai agama lain

b)

Kebutuhan memperluas wilayah kekuasaan demi prestise

c)

Keinginan memperbaiki hubungan diplomatik

d)

Kebutuhan bahan baku dan pasar industri

e)

Perkembangan teknologi militer yang cepat

6.

Kolonialisme sering menjadi bentuk nyata dari imperialisme. Ketika sebuah negara melakukan imperialisme ekonomi, biasanya akan diikuti dengan kolonisasi untuk memperkuat pengaruhnya. Berdasarkan bacaan tersebut, hubungan antara kolonialisme dan imperialisme adalah

a)

Tidak ada hubungan sebab-akibat

b)

Kolonialisme merupakan bagian dari imperialisme

c)

Imperialisme muncul setelah kolonialisme berakhir

d)

Keduanya tidak saling bergantung

e)

Kolonialisme lebih luas daripada imperialisme

7.

Akibat kolonialisme dan imperialisme, bangsa-bangsa Asia dan Afrika kehilangan kedaulatan politik, ekonomi mereka dikuasai, dan struktur sosial berubah drastis. Pernyataan yang menunjukkan dampak struktural kolonialisme dan imperialisme adalah

a)

Hilangnya identitas budaya dan munculnya elite terdidik baru

b)

Berkembangnya perdagangan bebas antarnegara

c)

Terjalinnya persahabatan antarbangsa

d)

Meningkatnya kemandirian ekonomi rakyat jajahan

e)

Berkembangnya teknologi lokal secara mandiri

8.

Imperialisme sering dibenarkan dengan ideologi “beban orang kulit putih” (white man’s burden) yang menganggap bangsa Barat lebih maju dan harus “mendidik” bangsa lain. Ideologi tersebut mencerminkan pandangan bahwa

a)

Semua bangsa memiliki derajat yang sama

b)

Bangsa Barat berhak menguasai bangsa lain karena merasa superior

c)

Kolonialisme dilakukan demi kepentingan bersama

d)

Misi kolonial bersifat religius murni

e)

Penjajahan dilakukan tanpa paksaan

9.

Imperialisme terbagi menjadi dua jenis, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berorientasi pada kejayaan dan kekuasaan, sedangkan imperialisme modern berorientasi pada ekonomi industri. Berdasarkan bacaan, yang membedakan imperialisme kuno dan modern adalah

a)

Tujuan utama dan cara penguasaannya

b)

Wilayah yang dikuasai dan jumlah pasukan

c)

Adanya kerja sama internasional

d)

Pengaruh terhadap kehidupan sosial

e)

Bentuk pemerintahan negara penjajah

10.

Pada abad ke-15, bangsa Portugis dan Spanyol berlomba-lomba menemukan jalur laut ke Asia. Mereka berambisi mendapatkan rempah-rempah langsung dari sumbernya, tanpa melalui pedagang Arab dan Italia. Faktor utama yang mendorong bangsa Eropa melakukan pelayaran ke dunia Timur pada masa itu adalah

a)

Persaingan politik antarnegara di Eropa

b)

Keinginan menyebarkan agama Kristen

c)

Runtuhnya Konstantinopel yang menghambat jalur perdagangan

d)

Kebutuhan memperluas wilayah kolonial di Afrika

e)

Penemuan teknologi komunikasi modern

11.

Belanda dan Inggris pernah bersaing memperebutkan wilayah kekuasaan di Nusantara. Namun, keduanya kemudian menandatangani Traktat London 1824. Isi utama Traktat London 1824 yang berpengaruh terhadap wilayah Indonesia adalah

a)

Inggris menyerahkan Bengkulu kepada Belanda

b)

Belanda menguasai seluruh Semenanjung Malaka

c)

Indonesia dibagi dua antara Inggris dan Prancis

d)

Inggris menguasai seluruh kepulauan Indonesia Timur

e)

Belanda mendapatkan hak monopoli atas rempah

12.

Revolusi Industri di Inggris membawa perubahan besar pada cara produksi dan kebutuhan bahan baku industri. Bagaimana Revolusi Industri memengaruhi praktik imperialisme Eropa abad ke-19

a)

Negara Eropa beralih ke sistem pertanian subsisten

b)

Kebutuhan bahan baku dan pasar mendorong ekspansi ke Asia-Afrika

c)

Negara Eropa menutup diri dari perdagangan luar negeri

d)

Produksi industri berkurang karena biaya mahal

e)

Kolonisasi tidak lagi dianggap penting

13.

VOC memiliki kekuasaan besar di wilayah jajahan, bahkan berhak mencetak uang dan membuat perjanjian. VOC dapat disebut sebagai negara dalam negara karena

a)

Mengandalkan kekuatan militer dari Belanda

b)

Memiliki kedaulatan politik dan ekonomi di Nusantara

c)

Dibiayai oleh pemerintah Inggris

d)

Dipimpin langsung oleh Raja Belanda

e)

Tidak tunduk pada hukum internasional

14.

Kebijakan kolonial menyebabkan munculnya kelas sosial baru di masyarakat, seperti kaum priyayi dan pegawai kolonial. Bagaimana kebijakan kolonial memengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia

a)

Menghapuskan perbedaan status sosial

b)

Menyamaratakan kesempatan ekonomi

c)

Melahirkan lapisan sosial baru yang berpihak pada penjajah

d)

Menguatkan peran adat dalam pemerintahan

e)

Menyebarkan nilai-nilai egaliterisme

15.

Hasil tanaman ekspor dari Jawa dikirim ke Belanda dan memberikan keuntungan besar bagi negeri induk. Mengapa sistem tanam paksa justru memperkaya Belanda, bukan rakyat Indonesia

a)

Karena hasil panen dijual langsung oleh petani

b)

Karena keuntungan dari ekspor digunakan untuk pembangunan lokal

c)

Karena sebagian besar nilai tambah diambil oleh pemerintah kolonial

d)

Karena harga komoditas ditentukan petani

e)

Karena VOC memberi subsidi besar kepada rakyat

16.

Pada awal abad ke-20, Belanda mulai menerapkan Politik Etis dengan tiga program utama: irigasi, edukasi, dan emigrasi. Tujuan utama Politik Etis sebenarnya adalah...

a)

Membebaskan Indonesia dari penjajahan

b)

Meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh

c)

Membayar “utang moral” Belanda terhadap rakyat jajahan

d)

Menyebarkan pendidikan gratis bagi seluruh rakyat

e)

Membangun industri modern di Indonesia

17.

Kebijakan kolonial yang diskriminatif mendorong munculnya kesadaran kebangsaan di kalangan pelajar pribumi. Bagaimana pengaruh sistem pendidikan kolonial terhadap munculnya nasionalisme Indonesia...

a)

Mendorong rakyat agar setia pada Belanda

b)

Menumbuhkan kesadaran akan ketidakadilan kolonial

c)

Menghapus perbedaan sosial antara Eropa dan pribumi

d)

Meningkatkan peran kaum petani dalam pemerintahan

e)

Membatasi perkembangan bahasa Indonesia

18.

Setelah Revolusi Industri, kebutuhan bahan baku meningkat tajam di Eropa. Dampak global dari kolonialisme dan imperialisme terhadap negara jajahan adalah...

a)

Kemandirian ekonomi meningkat

b)

Ketergantungan ekonomi terhadap negara induk

c)

Hilangnya pasar ekspor Eropa

d)

Keterbatasan akses teknologi

e)

Munculnya industri lokal

19.

Belanda sering memecah belah kerajaan-kerajaan lokal agar mudah dikuasai. Tujuan utama penerapan politik devide et impera adalah...

a)

Membentuk pemerintahan federal

b)

Melemahkan persatuan rakyat jajahan

c)

Mengajarkan demokrasi lokal

d)

Menguatkan posisi penguasa pribumi

e)

Mengembangkan pendidikan politik

20.

Maluku dijuluki “Kepulauan Rempah” karena menjadi sumber utama pala dan cengkih. Apa dampak ekonomi dari monopoli perdagangan rempah oleh VOC...

a)

Harga rempah di pasar dunia turun

b)

Rakyat Maluku menjadi sejahtera

c)

Pedagang pribumi kehilangan kesempatan berdagang

d)

Terjadi kerjasama dagang yang adil

e)

Produksi rempah meningkat pesat

21.

Kolonialisme membawa pengaruh baru dalam bidang teknologi dan transportasi seperti pembangunan jalan dan kereta api. Mengapa pembangunan infrastruktur oleh kolonial Belanda tidak sepenuhnya menguntungkan rakyat...

a)

Karena dibangun dengan tenaga kerja sukarela

b)

Karena hanya untuk kepentingan militer dan ekonomi kolonial

c)

Karena tidak berfungsi dengan baik

d)

Karena dibuat untuk menghapuskan pajak

e)

Karena digunakan untuk kepentingan sosial

22.

Masuknya budaya Barat mengubah cara hidup masyarakat Indonesia, terutama di kota-kota besar. Salah satu dampak budaya kolonial yang masih terlihat hingga kini adalah...

a)

Tradisi gotong royong semakin kuat

b)

Munculnya sistem pendidikan modern

c)

Hilangnya sistem birokrasi

d)

Penghapusan bahasa daerah

e)

Penguatan sistem kerajaan

23.

Abad ke-19 disebut masa imperialisme modern karena ekspansi Eropa lebih sistematis dan berorientasi ekonomi. Perbedaan utama antara imperialisme kuno dan modern adalah...

a)

Imperialisme modern menekankan aspek ekonomi dan industri

b)

Imperialisme kuno didukung oleh Revolusi Industri

c)

Imperialisme modern bersifat keagamaan

d)

Imperialisme kuno berorientasi pada pendidikan

e)

Keduanya sama dalam tujuan politik

24.

Penderitaan akibat eksploitasi kolonial membangkitkan semangat perlawanan rakyat. Hubungan antara kolonialisme dan lahirnya nasionalisme Indonesia adalah...

a)

Kolonialisme mendorong kesadaran untuk bersatu melawan penindasan

b)

Kolonialisme menumbuhkan ketaatan terhadap Belanda

c)

Kolonialisme menghapuskan perbedaan antarsuku

d)

Kolonialisme memperkuat sistem feodalisme

e)

Kolonialisme menciptakan ketergantungan pada Eropa

25.

Kolonialisme menyebabkan negara-negara Asia dan Afrika kehilangan kedaulatan. Apa dampak jangka panjang kolonialisme terhadap negara bekas jajahan...

a)

Kemajuan ekonomi yang merata

b)

Ketergantungan struktural terhadap negara maju

c)

Hilangnya identitas nasional

d)

Penurunan jumlah penduduk

e)

Kemandirian politik penuh

26.

Kolonialisme dan imperialisme menimbulkan penderitaan tetapi juga membawa perubahan sosial dan teknologi. Sikap yang tepat dalam memaknai sejarah kolonialisme adalah...

a)

Membenci seluruh peninggalan Barat

b)

Menolak semua bentuk modernisasi

c)

Mengambil nilai positif tanpa melupakan penderitaan masa lalu

d)

Melupakan masa lalu agar dapat maju

e)

Menganggap kolonialisme sebagai berkah

27.

Pada awal abad ke-19, rakyat Maluku melakukan perlawanan terhadap monopoli perdagangan rempah-rempah yang dilakukan oleh VOC. Tokoh utama perlawanan ini adalah Pattimura, yang menentang kebijakan kolonial yang menindas rakyat. Apa penyebab utama perlawanan Pattimura terhadap VOC di Maluku

a)

Penolakan terhadap sistem tanam paksa yang merugikan petani

b)

Ketidakadilan dalam pembagian hasil bumi oleh pemerintah kolonial

c)

Monopoli perdagangan rempah-rempah yang menekan rakyat Maluku

d)

Penindasan terhadap kalangan bangsawan lokal oleh Belanda

e)

Keinginan Maluku untuk berdagang langsung dengan bangsa Eropa lain

28.

Perang Diponegoro (1825–1830) merupakan salah satu perang terbesar di Jawa yang melibatkan rakyat dan bangsawan melawan Belanda akibat campur tangan Belanda dalam urusan keraton. Faktor utama yang memicu pecahnya Perang Diponegoro adalah

a)

Pengangkatan residen Belanda di Yogyakarta tanpa izin Sultan

b)

Campur tangan Belanda dalam pergantian takhta Keraton

c)

Pemasangan patok jalan di tanah milik Pangeran Diponegoro

d)

Pajak tanah yang terlalu tinggi bagi petani Jawa

e)

Larangan terhadap ritual keagamaan Jawa tradisional

29.

Gerakan Padri di Sumatra Barat awalnya adalah gerakan pembaruan Islam, namun kemudian berkembang menjadi perlawanan terhadap Belanda. Apa perubahan karakter gerakan Padri yang membuatnya menjadi perlawanan nasional

a)

Dari dakwah keagamaan menjadi perang suku

b)

Dari konflik internal menjadi perjuangan anti-kolonial

c)

Dari gerakan sosial menjadi perlawanan ekonomi

d)

Dari perdagangan menjadi penyebaran ideologi politik

e)

Dari sistem nagari ke sistem kerajaan terpusat

30.

Sultan Hasanuddin dari Gowa menentang dominasi VOC yang berusaha memonopoli perdagangan di wilayah timur Nusantara. Strategi utama Sultan Hasanuddin dalam menghadapi VOC adalah

a)

Membentuk aliansi dengan Kesultanan Ternate

b)

Memperkuat perdagangan laut bebas di Makassar

c)

Membangun koalisi antar-kerajaan untuk melawan VOC

d)

Mengadakan perjanjian damai dengan Portugis

e)

Menyerahkan wilayah dagang kepada sekutu lokal

31.

Perang Banjar (1859–1906) terjadi karena campur tangan Belanda dalam urusan pergantian Sultan Banjar dan eksploitasi sumber daya alam. Faktor utama yang memperkuat semangat rakyat Banjar melawan Belanda adalah

a)

Rasa ketidakadilan terhadap pajak tanah

b)

Dukungan ulama dalam mempertahankan kedaulatan Islam

c)

Adanya bantuan senjata dari Kesultanan Makassar

d)

Penolakan terhadap sistem kerja rodi

e)

Keinginan menguasai perdagangan batubara

32.

Pattimura menggerakkan rakyat untuk mempertahankan hak-hak mereka atas sumber daya alam yang dikuasai VOC. Nilai nasionalisme yang dapat diambil dari perjuangan Pattimura adalah

a)

Kesetiaan terhadap adat dan budaya lokal

b)

Persatuan seluruh rakyat tanpa membedakan asal

c)

Semangat memperluas wilayah kekuasaan

d)

Ketaatan penuh terhadap perintah kerajaan

e)

Keinginan bekerja sama dengan bangsa asing

33.

Perang Aceh (1873–1904) merupakan perang panjang melawan Belanda yang melibatkan tokoh-tokoh seperti Cut Nyak Dien dan Teuku Umar. Salah satu faktor yang membuat perang Aceh berlangsung lama adalah

a)

Kekuatan militer Aceh lebih unggul dari Belanda

b)

Strategi gerilya yang efektif di medan sulit

c)

Bantuan senjata dari kerajaan-kerajaan Eropa

d)

Ketidakmampuan Belanda dalam diplomasi ekonomi

e)

Kesetiaan prajurit Belanda yang rendah

34.

Perlawanan rakyat Bali terhadap Belanda terjadi karena penolakan terhadap sistem “tawan karang” yang dianggap melanggar kedaulatan adat. Sistem “tawan karang” menyebabkan konflik karena

a)

Belanda menolak hukum adat Bali tentang pelabuhan

b)

Belanda menuduh kapal lokal melakukan pembajakan

c)

Bali menolak kapal asing yang melanggar adat laut

d)

Pedagang Bali tidak diizinkan berdagang bebas

e)

Rakyat Bali tidak mau membayar bea pelabuhan

35.

Perlawanan petani Banten (1888) dipicu oleh penindasan pejabat kolonial dan penderitaan ekonomi. Apa makna sosial dari perlawanan petani Banten

a)

Gerakan spontan tanpa perencanaan

b)

Perlawanan berbasis agama dan ekonomi rakyat

c)

Tindakan politik elit bangsawan terhadap Belanda

d)

Reaksi terhadap kebijakan modernisasi pertanian

e)

Tuntutan untuk membentuk kerajaan Islam

36.

Rakyat Minahasa berperang melawan Belanda dalam Perang Tondano (1808–1809) karena kebijakan monopoli yang menekan ekonomi rakyat. Perlawanan rakyat Tondano menunjukkan bahwa

a)

Perdagangan bebas sangat penting bagi kemerdekaan

b)

Penindasan ekonomi dapat memicu semangat nasionalisme

c)

Agama menjadi dasar utama perjuangan rakyat

d)

Dukungan bangsawan menentukan hasil perang

e)

Monarki lokal selalu berpihak pada penjajah

37.

Pangeran Antasari memimpin perlawanan di Kalimantan Selatan menentang monopoli Belanda. Apa nilai kepemimpinan yang ditunjukkan Pangeran Antasari

a)

Tegas, religius, dan mengutamakan rakyat

b)

Ambisius, diplomatis, dan tertutup

c)

Pasif, berserah, dan konservatif

d)

Egois, keras, dan tidak fleksibel

e)

Liberal, terbuka, dan oportunis

38.

Perlawanan rakyat Cirebon terjadi karena ketidakpuasan terhadap sistem pajak dan tekanan kolonial atas tanah pertanian. Makna perjuangan rakyat Cirebon adalah

a)

Menolak kebijakan ekonomi yang merugikan rakyat

b)

Melawan sistem kasta sosial di pedesaan

c)

Menegakkan ajaran keagamaan lokal

d)

Menuntut kebebasan politik secara nasional

e)

Mendirikan pemerintahan baru yang modern

39.

Berbagai perlawanan di Nusantara menunjukkan semangat rakyat dalam mempertahankan kedaulatan dari penjajah meski berbeda latar budaya dan wilayah. Kesimpulan utama dari berbagai perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme adalah

a)

Semua perlawanan selalu berhasil mengusir penjajah

b)

Semangat perlawanan menjadi dasar nasionalisme Indonesia

c)

Tiap daerah berjuang tanpa hubungan satu sama lain

d)

Penjajahan memperkuat ekonomi dan budaya lokal

e)

Kolonialisme membawa kemajuan bagi masyarakat

40.

Perlawanan Pangeran Diponegoro (1825–1830) melibatkan seluruh lapisan masyarakat Jawa, namun belum memiliki koordinasi nasional. Perlawanan ini masih berfokus pada pertahanan wilayah dan kepemimpinan lokal. Sifat utama perlawanan Pangeran Diponegoro terhadap Belanda adalah...

a)

Bersifat lokal dan belum terorganisasi nasional

b)

Terapdu secara nasional lintas pulau Indonesia

c)

Didukung penuh oleh pemerintahan kolonial Jawa

d)

Mengandalkan strategi politik diplomasi terbuka

e)

Berorientasi pada pembentukan negara modern

41.

Perlawanan Sultan Hasanuddin di Makassar (1666–1669), Sultan Hasanuddin menolak monopoli VOC dan menggagalkan persekutuan kerajaan-kerajaan timur. Meskipun semangatnya tinggi, koordinasi antarwilayah masih terbatas. Mengapa perlawanan Sultan Hasanuddin sulit berhasil...

a)

Karena kekuatan militernya lebih lemah dari VOC

b)

Karena sifat perlawanan masih kedaerahan

c)

Karena rakyat tidak mendukung perjuangan

d)

Karena VOC tidak memiliki tujuan ekonomi

e)

Karena sistem politik kerajaan tidak stabil

42.

Perlawanan Pattimura di Maluku (1817), Thomas Matulesy (Pattimura) memimpin rakyat Maluku melawan VOC akibat monopoli rempah-rempah. Walau memiliki semangat tinggi, perlawanan ini bersifat lokal. Apa yang menunjukkan sifat lokal perlawanan Pattimura...

a)

Fokus pada kepentingan rakyat Maluku saja

b)

Melibatkan seluruh rakyat Indonesia dalam perjuangan

c)

Mendapat dukungan dari semua kerajaan di Nusantara

d)

Menggunakan strategi diplomatik antar bangsa

e)

Mengutamakan kerja sama ekonomi dengan VOC

43.

Perang Banjar (1859–1906), perlawanan rakyat Banjar terjadi karena campur tangan Belanda dalam urusan kerajaan dan eksploitasi sumber daya alam. Perjuangan ini bersifat heroik namun masih berskala daerah. Ciri utama yang menandai sifat perlawanan rakyat Banjar adalah...

a)

Terorganisasi secara nasional dan modern

b)

Bersifat daerah dan belum ada kesatuan nasional

c)

Didukung oleh seluruh rakyat Jawa dan Sumatra

d)

Menggunakan strategi politik internasional

e)

Dipimpin oleh tokoh dari berbagai wilayah

44.

Perang Aceh (1873–1904), rakyat Aceh melawan Belanda dengan semangat jihad dan mempertahankan kedaulatan Kesultanan Aceh. Meskipun perang berlangsung lama, perlawanan tetap bersifat regional. Mengapa Perang Aceh belum dapat disebut perjuangan nasional...

a)

Tidak melibatkan rakyat dari daerah lain di Nusantara

b)

Hanya memperjuangkan kepentingan perdagangan

c)

Mengandalkan bantuan politik bangsa Eropa

d)

Dilatari motif kekuasaan pribadi

e)

Dipimpin oleh bangsawan kolonial Belanda

45.

Tahun 1908 menandai lahirnya kesadaran nasional bangsa Indonesia melalui berdirinya organisasi Budi Utomo. Perjuangan mulai mengarah pada bidang pendidikan dan sosial budaya, bukan lagi semata-mata perang bersenjata. Apa perbedaan utama sifat perlawanan sebelum dan sesudah tahun 1908...

a)

Sesudah 1908 bersifat nasional dan terorganisasi modern

b)

Sebelum 1908 sudah melibatkan seluruh rakyat Nusantara

c)

Sesudah 1908 lebih mengandalkan kekuatan militer daerah

d)

Sebelum 1908 lebih menonjolkan diplomasi antarbangsa

e)

Sesudah 1908 dilakukan oleh kerajaan dan bangsawan

46.

Sarekat Islam didirikan pada 1911 sebagai wadah ekonomi rakyat pribumi yang berkembang menjadi organisasi politik. Perjuangan tidak lagi berbentuk perang, tetapi penyadaran melalui organisasi massa. Sifat baru perjuangan yang ditunjukkan oleh Sarekat Islam adalah...

a)

Mengutamakan organisasi modern dan kesadaran rakyat

b)

Mempertahankan sistem kerajaan tradisional daerah

c)

Menekankan perjuangan bersenjata melawan Belanda

d)

Mengandalkan bantuan negara-negara Islam lain

e)

Fokus pada perdagangan dan ekonomi kolonial

47.

Indische Partij didirikan oleh Tiga Serangkai (Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara) pada 1912. Organisasi ini memperjuangkan kesetaraan semua bangsa di Hindia Belanda. Sifat perlawanan Indische Partij menunjukkan...

a)

Perjuangan nasional yang melampaui batas etnis dan daerah

b)

Perlawanan daerah terhadap kebijakan kolonial tertentu

c)

Upaya mempertahankan kedaulatan kerajaan tradisional

d)

Gerakan bersenjata rakyat tanpa strategi politik

e)

Dukungan terhadap pemerintahan Belanda yang adil

48.

Para pelajar Indonesia di Belanda mendirikan Perhimpunan Indonesia (1925). Mereka menegaskan semangat nasionalisme dan menggunakan diplomasi internasional untuk memperjuangkan kemerdekaan. Sifat perlawanan Perhimpunan Indonesia adalah...

a)

Nasional, intelektual, dan berorientasi internasional

b)

Daerah, bersenjata, dan berfokus pada wilayah lokal

c)

Tradisional, feodal, dan terikat adat istiadat

d)

Ekonomis, kapitalistik, dan bersifat komersial

e)

Militeristik, agresif, dan tanpa diplomasi

49.

Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, bangsa-bangsa Asia mulai sadar akan penindasan kolonial. Kesadaran itu mendorong lahirnya gerakan nasionalisme di berbagai wilayah Asia. Faktor utama yang mendorong kebangkitan bangsa-bangsa Asia adalah...

a)

Kesadaran untuk melepaskan diri dari penindasan kolonial

b)

Keinginan untuk memperluas kekuasaan ke wilayah Barat

c)

Dorongan bangsa Eropa agar Asia lebih modern

d)

Persaingan dagang antara negara Asia dan Afrika

e)

Pengaruh politik liberal dari Eropa Barat

50.

Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905 menggemparkan dunia. Untuk pertama kalinya bangsa Asia mengalahkan bangsa Eropa dalam perang modern. Kemenangan Jepang atas Rusia memberi dampak besar bagi Asia karena...

a)

Membuktikan bahwa bangsa Asia mampu menandingi Barat

b)

Menunjukkan lemahnya kekuatan politik Eropa di dunia

c)

Mendorong bangsa Eropa memperkuat pertahanannya

d)

Mengubah sistem ekonomi Asia menjadi kapitalistik

e)

Menimbulkan perpecahan di antara bangsa Asia