NEW
Font size
WorksheetsPerekonomian Indonesia pt.4
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Di bawah ini adalah latar belakang penerapan ekonomi daerah di Indonesia adalah
Pertumbuhan ekonomi rendah
Kemiskinan struktural
Pengangguran
Sentralisasi ekonomi
Tingginya tingkat kebutuhan daerah sementara penerimaan daerah tidak cukup untuk membiayai kebutuhan daerah akan menimbulkan
Desentralisasi fiskal
Kesenjangan fiskal
Kebijakan fiskal
Kesenjangan tabungan
Praktik-praktik yang dapat menimbulkan ekonomi biaya tinggi di era otonomi daerah adalah
Pendapatan daerah
Pungutan liar
Bagi hasil
Peraturan daerah
Sumber-sumber Pendapatan asli daerah (PAD) adalah tersebut di bawah ini
Bagi hasil migas
Pajak daerah
Pajak pusat
Dasar Alokasi Umum (DAU)
Konsentrasi industri pada beberapa provinsi di pulau Jawa dapat terjadi karena tersebut di bawah ini
Bahan baku melimpah
Lokasi strategis
Kebijakan pemerintah daerah
Sentralisasi perizinan
Provinsi yang indikator indeks pembangunan manusia (IPM)-nya paling rendah di Indonesia adalah
Papua
Nusa Tenggara Timur
Lampung
Sulawesi Selatan
Salah satu indikator IPM yang digunakan untuk mengukur umur harapan hidup penduduk Indonesia adalah
Tingkat pertumbuhan penduduk
Tingkat kematian bayi lahir
Jumlah pasangan usia subur
Akses penduduk ke rumah sakit
Salah satu indikator IPM yang digunakan untuk mengukur tingkat melek huruf penduduk Indonesia adalah
Kemampuan baca tulis
Banyaknya sekolah
Lama sekolah
Tingkat putus sekolah
Di bawah ini adalah elemen pembangunan manusia menurut United Nation Development Program adalah
Kreativitas
Kemandirian
Kemampuan
Pemberdayaan
Salah satu indikator bahwa kebijakan anggaran pemerintah berorientasi pada pembangunan manusia adalah besarnya proporsi pengeluaran untuk
Pertahanan dan keamanan
Pendidikan dan belanja modal
Gaji pegawai dan belanja modal
Pendidikan dan kesehatan
Lembaga internasional yang mengikat Indonesia dalam kesepakatan kesepakatan yang mengarah pada pelaksanaan globalisasi ekonomi (pasar bebas) adalah
World bank
World trade organization
International monetary fund
United nation development program
Pakar ekonomi yang menyebut globalisasi sebagai "Americanisasi" karena makin menyebarnya perusahaan pengecer Amerika seperti bank dan restoran ke seluruh dunia adalah
Joseph Stiglitz
James Petras
Alan Shipman
Von Hayek
Pakar ekonomi yang dalam bukunya "ekonomi terjajah" menggugat globalisasi ekonomi yang makin melengkung perekonomian Indonesia adalah
Mubyarto
Sri-Edi Swasono
Emil Salim
Widjojo Nitisasro
Perombakan ekonomi yang dipaksakan oleh IMF pasca krisis moneter 1997/1998 untuk meliberalisasi dan mengintegrasikan ekonomi Indonesia ke sistem perekonomian Global disebut
Washington consensus
Structural adjustment program
Letter of intent
General agreement on trade and services
Kebijakan pemerintah yang dilakukan dalam rangka liberalisasi dan globalisasi ekonomi adalah
Pengurangan impor gula
Peningkatan subsidi pupuk
Peningkatan kuota impor
Pengurangan bea masuk beras
Martin feldstein telah mengembangkan dan mengajarkan ilmu ekonomi alternatif yang berlainan dengan ilmu ekonomi konvensional di salah satu Universitas terkemuka di dunia yaitu
Berkeley University
Harvard University
MIT University
Oxford University
Aspek-aspek epistemologis ilmu ekonomi Pancasila adalah
Mencapai customer society
Manusia sebagai homo economicus
Self-interest
Pendekatan multidisiplin
Wadah usaha yang dikembangkan sesuai dengan penerapan prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan sebagai salah satu pilar ekonomi Pancasila adalah
Koperasi
BUMN
Korporasi Internasional
Perseroan Terbatas
Ekonomi sosiolog yang berpandangan bahwa ilmu ekonomi tidak boleh bebas nilai (value free) melainkan saran nilai (value Ladden) adalah
Samuelsen
Milton friedman
Gunnar myrdal
Alfred marshal
Misi pengembangan ekonomi Pancasila yang diuraikan Dawam Raharjo adalah
Mendorong liberalisasi ekonomi pancasila
Privatisasi badan usaha pemerintah
Mengembangkan permotoran ekonomi
Reformasi sistem ekonomi Indonesia
