Font size
WorksheetsUAS-PEMBER 2025
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 1mins
Negara "X" berhasil meningkatkan pendapatan per kapita secara drastis selama era MDGs (2000-2015), namun tingkat kerusakan hutan dan polusi air di negara tersebut justru meningkat tajam. Hal ini mencerminkan salah satu kritik utama terhadap pelaksanaan MDGs, yaitu...
Terlalu berfokus pada bantuan asing.
Kurangnya fokus pada keberlanjutan lingkungan yang terintegrasi.
Terlalu banyak tujuan yang ingin dicapai.
Tidak melibatkan sektor swasta.
Data yang digunakan tidak valid.
MDGs (Millennium Development Goals) berbeda dengan SDGs karena MDGs berlaku universal untuk seluruh negara maju dan berkembang, sedangkan SDGs hanya untuk negara miskin.
Benar
Salah
Dalam sebuah diskusi kelas, mahasiswa A berpendapat bahwa SDGs lebih baik daripada MDGs karena prinsip "No One Left Behind". Manakah situasi di bawah ini yang paling tepat menggambarkan penerapan prinsip tersebut dibandingkan era MDGs?
Pemerintah fokus membangun infrastruktur di ibu kota negara saja.
Program bantuan pangan hanya diberikan kepada mereka yang memiliki KTP elektronik.
Intervensi kesehatan dilakukan dengan mendatangi kelompok disabilitas dan masyarakat adat terpencil yang tidak terdata sebelumnya.
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi makro tanpa melihat Gini Ratio.
Fokus pada rata-rata nasional penurunan angka kematian ibu.
Salah satu kegagalan MDGs adalah ketimpangan pencapaian antar negara dan antar wilayah di dalam satu negara. Bagaimana struktur SDGs dirancang untuk memperbaiki kegagalan ini?
Dengan mengurangi jumlah target agar lebih fokus.
Dengan menerapkan target yang berlaku universal untuk negara maju dan berkembang (Universality).
Dengan memberikan sanksi bagi negara yang gagal.
Dengan menghapus peran PBB dalam pemantauan.
Dengan memfokuskan dana hanya untuk negara termiskin.
SDGs memiliki prinsip "Indivisibility". Jika sebuah negara fokus mencapai Goal 8 dengan membangun pabrik semen secara masif tetapi mengabaikan Goal 6 dengan membiarkan limbah mencemari sungai, dampak jangka panjang apa yang akan terjadi?
Ekonomi akan tumbuh stabil selamanya.
Tujuan SDGs tetap tercapai karena Goal 8 terpenuhi.
Pencapaian ekonomi akan tergerus oleh biaya kesehatan dan krisis air, menggagalkan pembangunan berkelanjutan.
Masyarakat akan beradaptasi dengan air kotor.
Investor asing akan semakin tertarik karena regulasi lingkungan longgar.
Praktek memisahkan pertumbuhan ekonomi dari dampak kerusakan lingkungan (ekonomi tumbuh tapi polusi turun) dalam Goal 8 disebut sebagai
(a)
"Stunting" pada anak hanya disebabkan oleh kurangnya jumlah makanan yang dimakan, bukan karena kualitas sanitasi atau air bersih.
Benar
Salah
Perbedaan mendasar dalam proses penyusunan MDGs dan SDGs mempengaruhi rasa kepemilikan (ownership) negara-negara di dunia. Fakta manakah yang mendukung pernyataan ini?
MDGs disusun oleh sekelompok ahli PBB secara teknokratis, sedangkan SDGs melibatkan konsultasi global yang inklusif.
MDGs disusun melalui voting seluruh warga dunia.
SDGs disusun hanya oleh negara-negara G7.
MDGs lebih demokratis dibandingkan SDGs.
SDGs tidak melibatkan NGO dalam penyusunannya.
Kepala Desa "Maju Jaya" ingin menerapkan SDGs Desa. Ia menemukan bahwa data kemiskinan di desanya selama ini hanya berdasarkan sampel survei nasional yang tidak akurat. Langkah pertama apa yang harus ia lakukan sesuai prinsip SDGs Desa?
Meminta bantuan langsung ke Presiden.
Melakukan pendataan mikro by name by address (sensus desa) untuk memetakan kondisi riil warga.
Mengajukan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK)
Menunggu instruksi teknis dari PBB.
Mengadopsi data dari desa tetangga.
Bank Benih (Seed Bank) yang menjaga keragaman genetik tanaman pangan merupakan implementasi dari Goal 2. Mengapa keragaman genetik ini penting?
Agar petani bisa memilih warna tanaman yang mereka suka.
Untuk mencegah kepunahan varietas tanaman yang mungkin memiliki ketahanan terhadap hama atau perubahan iklim di masa depan.
Untuk meningkatkan harga jual benih semahal mungkin.
Hanya sebagai koleksi museum.
Agar perusahaan multinasional bisa mematenkan semua benih.
Kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang menjadi fokus utama Goal 2 di Indonesia, disebut
(a)
Salah satu bentuk perlindungan sosial (Goal 1) di Indonesia berupa bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin dikenal dengan nama Program
(a)
Dalam konteks pemulihan pasca pandemi COVID-19, konsep "Build Back Better" yang selaras dengan SDGs menekankan pada...
Kembali ke cara lama asalkan ekonomi tumbuh cepat.
Pemulihan ekonomi yang inklusif dan hijau, bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan.
Mengabaikan protokol kesehatan demi ekonomi.
Fokus hanya pada sektor kesehatan, mengabaikan ekonomi.
Menutup perbatasan negara selamanya.
Sebuah perusahaan air minum dalam kemasan mengambil air dari mata air pegunungan, menyebabkan petani di hilir kekurangan air irigasi. Ini adalah contoh konflik pemanfaatan air yang harus diselesaikan dengan pendekatan Goal 6, yaitu...
Memenangkan perusahaan karena membayar pajak besar.
Memenangkan petani karena mereka orang kecil.
Manajemen Sumber Daya Air Terpadu yang menyeimbangkan fungsi sosial, lingkungan, dan ekonomi air.
Menutup mata air tersebut dari kedua pihak.
Mengganti tanaman padi dengan kaktus.
“Remitansi” diakui dalam Goal 10 sebagai sumber pendanaan pembangunan. Tantangan utama yang ingin dikurangi oleh target 10.c adalah...
Jumlah uang yang dikirim terlalu banyak.
Biaya transaksi pengiriman uang yang terlalu tinggi (potongan bank/agen) yang merugikan pekerja migran.
Uang digunakan untuk konsumtif.
Pekerja migran tidak mau pulang.
Nilai tukar mata uang yang fluktuatif.
Seorang investor ingin membuka pabrik di desa. Ia menjanjikan pertumbuhan ekonomi (Goal 8), namun pabriknya akan menggusur lahan pertanian produktif (ancaman Goal 2) dan membuang limbah ke sungai (ancaman Goal 6). Sebagai pengambil kebijakan yang paham SDGs, keputusan terbaik adalah...
Menolak investasi mentah-mentah demi lingkungan.
Menerima investasi tanpa syarat demi pertumbuhan ekonomi.
Menerima investasi dengan syarat ketat: Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), pengelolaan limbah terpadu, dan penyerapan tenaga kerja lokal tanpa menggusur lahan pangan utama.
Meminta saham pribadi kepada investor.
Memindahkan warga desa ke tempat lain.
Rasio Gini (Gini Ratio) adalah indikator utama untuk memantau Goal 10. Jika Rasio Gini sebuah negara mendekati angka 1, artinya...
Ketimpangan pendapatan sangat rendah (merata sempurna).
Ketimpangan pendapatan sangat tinggi (kekayaan terkonsentrasi pada segelintir orang).
Negara tersebut sangat miskin.
Negara tersebut sangat kaya.
Tidak ada data yang tersedia.
Target 10.1 berbunyi: "Secara progresif mencapai pertumbuhan pendapatan 40% penduduk terbawah pada tingkat yang lebih tinggi dari rata-rata nasional". Strategi fiskal apa yang paling mendukung target ini?
Pajak Regresif (orang miskin bayar pajak lebih tinggi).
Pajak Progresif (orang kaya bayar pajak lebih tinggi) dan subsidi tepat sasaran.
Penghapusan semua subsidi sosial.
Kenaikan PPN untuk barang kebutuhan pokok.
Penurunan Upah Minimum Regional.
Diskriminasi terhadap kelompok tertentu (ras, agama, gender, disabilitas) menghambat pencapaian Goal 10. Kebijakan afirmatif (affirmative action) diperlukan, contohnya...
Melarang penyandang disabilitas melamar CPNS.
Memberikan kuota khusus beasiswa atau pekerjaan bagi kelompok marginal/tertinggal untuk mengejar ketertinggalan.
Memperlakukan semua orang sama persis tanpa melihat latar belakang sejarah ketertinggalan.
Memisahkan sekolah berdasarkan status ekonomi.
Memberikan hak istimewa pada kelompok mayoritas.
Apa istilah untuk pemuda yang tidak sedang bekerja, tidak sekolah, dan tidak sedang mengikuti pelatihan?
(a)
Tindakan "Decoupling" dalam Goal 8.4 berarti...
Memisahkan pertumbuhan ekonomi dari degradasi lingkungan (ekonomi tumbuh, kerusakan lingkungan turun).
Memisahkan pekerja laki-laki dan perempuan.
Memisahkan ekonomi desa dan kota.
Menghentikan pertumbuhan ekonomi demi lingkungan.
Memisahkan sektor industri dari sektor pertanian.
Indonesia memiliki potensi Geothermal (Panas Bumi) yang besar. Pengembangan Geothermal sangat mendukung Goal 7 karena...
Merupakan energi fosil yang murah.
Merupakan energi terbarukan yang rendah emisi karbon dan memiliki kestabilan pasokan (baseload) lebih baik dari tenaga surya.
Tidak memerlukan teknologi tinggi.
Bisa dilakukan di halaman rumah warga.
Tidak membutuhkan investasi besar.
Mengapa akses internet dan teknologi informasi menjadi pengungkit penting (enabler) bagi Goal 1, 8, dan 10 sekaligus?
Karena internet hanya untuk hiburan.
Teknologi membuka akses pasar bagi UMKM (Goal 8), akses bantuan sosial digital (Goal 1), dan akses informasi pendidikan bagi daerah terpencil untuk mengurangi kesenjangan (Goal 10).
Internet membuat orang malas bekerja.
Teknologi hanya menguntungkan perusahaan besar.
Internet memperparah kesenjangan sosial secara otomatis.
Program "Food Estate" skala besar sering menuai kritik terkait keberlanjutan. Kritik tersebut biasanya berkaitan dengan potensi pelanggaran Goal 15 dan Goal...
Goal 7
Goal 6
Goal 4
Goal 9
Goal 17
Ketimpangan gender (terkait Goal 5) juga menghambat Goal 8. Mengapa?
Karena perempuan tidak bisa bekerja sekeras laki-laki.
Jika perempuan terhambat aksesnya ke pasar kerja dan aset ekonomi, negara kehilangan potensi produktivitas dari setengah populasinya.
Perempuan sebaiknya di rumah saja untuk mengurus anak (Goal 4).
Gaji perempuan lebih mahal.
Laki-laki akan merasa tersaingi.
Subsidi BBM fosil seringkali dianggap tidak tepat sasaran dan bertentangan dengan SDGs (Goal 7 dan 13). Alasan utamanya adalah..
Subsidi BBM lebih banyak dinikmati orang yang punya mobil (mampu) dan menghambat transisi ke energi bersih.
BBM fosil terlalu murah untuk diproduksi.
Pemerintah kelebihan uang anggaran.
Mobil listrik belum tersedia.
Kebiasaan masyarakat sulit meninggalkan energi fosil
Negara Y memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi, namun angka kecelakaan kerja sangat tinggi dan buruh dilarang berserikat. Kondisi ini melanggar aspek "Decent Work" pada Goal 8, khususnya terkait...
Produktivitas ekonomi.
Keselamatan kerja dan hak-hak pekerja di tempat kerja.
Diversifikasi teknologi.
Akses perbankan.
Kewirausahaan.
Mengapa sektor informal perlu didorong menjadi formal?
A. Agar pemerintah bisa menarik pajak sebanyak-banyaknya dan mematikan usaha kecil.
B. Agar pekerja mendapatkan perlindungan sosial (BPJS), akses kredit bank, dan kepastian hukum.
C. Agar UMKM tidak bisa bersaing dengan perusahaan besar.
D. Untuk mempersulit proses administrasi pedagang kaki lima.
E. Agar pedagang kecil tidak berjualan di trotoar.
Pariwisata berkelanjutan (Target 8.9) adalah pariwisata yang...
Mendatangkan turis sebanyak mungkin tanpa peduli kapasitas lingkungan.
Menciptakan lapangan kerja, mempromosikan budaya lokal, dan produk setempat tanpa merusak lingkungan.
Membangun hotel bintang 5 di kawasan konservasi mutlak.
Mengubah seluruh budaya lokal agar sesuai selera turis asing.
Melarang penduduk lokal masuk ke area wisata.
Dalam Goal 8, istilah untuk pekerjaan yang menjamin hak-hak dasar pekerja, keamanan, dan perlindungan sosial disebut sebagai (Bahasa Inggris).
(a)
Slogan utama SDGs yang menjamin bahwa pembangunan harus menjangkau kelompok paling rentan dan terpinggirkan adalah
(a)
Goal 10 (Berkurangnya Kesenjangan) hanya berfokus pada kesenjangan ekonomi (pendapatan) dan tidak mencakup kesenjangan sosial akibat diskriminasi ras atau agama.
Benar
Salah
IWRM (Integrated Water Resources Management) dalam Goal 6 menyarankan pengelolaan air dilakukan secara terkotak-kotak (sektoral) agar setiap instansi fokus pada tugasnya masing-masing.
Benar
Salah
Sebuah desa sudah memiliki jamban umum, tetapi saluran pembuangannya langsung dialirkan ke sungai tanpa pengolahan (septic tank). Apakah desa ini sudah memenuhi kriteria “Safely Managed Sanitation” dalam SDGs?
Sudah, yang penting tidak buang air besar sembarangan di kebun.
Belum, karena limbah tinja mencemari lingkungan; sanitasi aman mensyaratkan pengolahan limbah.
Sudah, karena sungai akan membersihkan kotoran secara alami.
Belum, karena jambannya bukan jamban duduk.
Sudah, asalkan jambannya bersih dan wangi.
Desa 'Sumber Rejeki' memiliki potensi wisata alam yang bagus, namun pemudanya banyak yang menganggur. Kepala Desa ingin mengembangkan desa wisata. Hal ini paling relevan dengan pencapaian SDGs Desa nomor...
SDGs Desa 8
SDGs Desa 2
SDGs Desa 6
SDGs Desa 16
SDGs Desa 11
Desa 'Suka Mundur' telah mendapat bantuan sumur bor dan pipanisasi, tetapi warga masih menggunakan air sungai. Survei menunjukkan kualitas air sungai buruk. Apa hambatan utama pencapaian SDG 6?
A. Infrastruktur air bersih tidak diikuti edukasi perilaku.
B. Sumur bor terlalu dalam.
C. Sungai tidak stagnan.
D. Pipa tidak cocok diterapkan di desa tsb
Konsep 'Leave No One Behind' adalah prinsip fundamental dalam SDGs. Tujuan global SDG 10 secara spesifik berupaya mengatasi kesenjangan antar dan di dalam negara. Tindakan kunci yang dianjurkan SDG 10 adalah:
Mengadopsi kebijakan fiskal, upah, dan perlindungan sosial yang progresif dan secara bertahap mencapai kesetaraan hasil
Memastikan semua anak mendapatkan pendidikan dasar dan menengah yang gratis, setara, dan berkualitas.
Mengakhiri kelaparan dan memastikan akses semua orang, terutama yang miskin, terhadap makanan yang aman, bergizi, dan cukup sepanjang tahun
Mengalokasikan 0,7% dari Pendapatan Nasional Bruto (PNB) negara maju sebagai Bantuan Pembangunan Resmi (ODA) untuk negara berkembang.
SDGs Desa merupakan adaptasi lokal dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Global di Indonesia. Apa fokus utama dari inisiatif SDGs Desa yang membedakannya sebagai lokalisasi yang spesifik?
Memperkenalkan 17 tujuan baru yang sama sekali berbeda dari SDGs global.
Mendorong penggunaan Dana Desa untuk mencapai kesejahteraan masyarakat desa dan menguatkan kelembagaan desa secara partisipatif.
Menargetkan pembangunan infrastruktur besar-besaran seperti jalan tol dan bandara di wilayah perdesaan.
Berfokus pada pemenuhan target social dan ekonomi desa.
Tujuan SDG 7 (Affordable and Clean Energy) memiliki target untuk menjamin akses terhadap energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern bagi semua. Indikator utama untuk mencapai target ini adalah:
Memastikan semua negara mencapai swasembada pangan dengan penggunaan pupuk kimia yang efisien.
Menghentikan seluruh penggunaan batu bara secara global pada tahun 2030.
Meningkatkan pangsa energi terbarukan dalam bauran energi global secara substansial.
Mewajibkan semua negara untuk mengadopsi mobil listrik pada tahun 2045.
Aspek apakah yang termasuk dalam definisi 'pekerjaan layak' menurut SDG 8?
Pekerjaan yang hanya berfokus pada sektor industri dan menghindari sektor pertanian.
Menghapus semua bentuk serikat pekerja untuk mempermudah investasi dan penciptaan lapangan kerja.
Memastikan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk mendapatkan pekerjaan yang produktif, upah yang adil, kondisi kerja yang aman, dan perlindungan sosial.
Pengurangan total jam kerja menjadi 30 jam per minggu tanpa adanya penyesuaian upah.
Tujuan SDG 2 tidak hanya berfokus pada pengentasan kelaparan tetapi juga pada pencapaian ketahanan pangan dan peningkatan gizi. Apa peran kunci pertanian berkelanjutan dalam mencapai Tujuan 2?
Memfokuskan seluruh produksi pangan pada komoditas ekspor bernilai tinggi tanpa memperhatikan gizi lokal.
Meningkatkan produktivitas dan pendapatan produsen makanan skala kecil sambil melestarikan ekosistem dan meningkatkan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim.
Memaksimalkan penggunaan air dan pestisida untuk meningkatkan hasil panen dalam jangka pendek.
Mengubah semua lahan pertanian menjadi kawasan industri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang cepat.
Mengapa MDGs dinilai gagal dalam konteks kesenjangan (inequality) meskipun beberapa target telah tercapai di tingkat global?
Karena MDGs tidak memiliki target spesifik mengenai pemberdayaan perempuan di semua tingkatan.
MDGs tidak secara eksplisit menargetkan dan mengukur kesenjangan di dalam negara (intranegara), sehingga kelompok termiskin dan terpinggirkan sering terabaikan.
Karena MDGs terlalu ambisius dengan target yang sangat tinggi sehingga hampir mustahil untuk dicapai.
Karena kegagalan MDGs dalam mengurangi emisi gas rumah kaca secara global.
Pemerintah Kabupaten Beta memutuskan untuk mengembangkan pariwisata berbasis alam dan budaya di sebuah desa terpencil. Proyek ini menciptakan 500 lapangan kerja baru (pemandu, pengelola homestay, pengrajin) yang sebelumnya tidak tersedia di desa tersebut. Namun, sebagian besar pekerjaan baru tersebut berupa kontrak musiman dan tidak menyediakan asuransi kesehatan atau jaminan pensiun. Meskipun proyek ini mendukung aspek penciptaan lapangan kerja dari SDG 8, tindakan apa yang paling tepat dilakukan oleh Kabupaten Beta untuk memenuhi secara utuh prinsip Pekerjaan Layak (SDG 8) sekaligus mengurangi kerentanan ekonomi (SDG 10) bagi pekerja desa tersebut?
Membatasi jumlah wisatawan untuk memastikan kelestarian alam dan budaya.
Meningkatkan PDB Kabupaten Beta dengan mengenakan pajak yang tinggi pada wisatawan asing.
Mendorong perusahaan pariwisata untuk memberikan pelatihan keterampilan teknis semata.
Mewajibkan registrasi pekerja, memastikan kepatuhan terhadap upah minimum, dan menyediakan jaminan sosial serta kontrak kerja yang stabil.
Setelah pandemi global, Negara Gamma mengalami peningkatan jumlah lulusan universitas yang menganggur karena minimnya kesempatan kerja formal. Pada saat yang sama, sektor informal (kerja serabutan, gig economy) melonjak.
Sektor informal meningkat karena minimnya kesempatan kerja formal.
Banyak pemuda bekerja dengan perlindungan hukum.
Jam kerja di sektor informal sangat teratur.
Pendapatan di sektor informal sangat stabil.
Negara Delta telah berhasil mencapai pertumbuhan PDB yang tinggi selama sepuluh tahun terakhir, tetapi Indeks Gini terus memburuk. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mengusulkan sistem pajak penghasilan progresif yang lebih curam bagi kelompok super kaya dan menggunakan hasil pendapatan pajak tersebut untuk mendanai program transfer tunai bersyarat serta subsidi pendidikan dan kesehatan untuk 40% penduduk termiskin. Kebijakan yang diusulkan Negara Delta secara langsung merupakan implementasi dari target SDG 10 dalam konteks apa?
Memastikan peningkatan representasi dan suara negara-negara berkembang dalam pengambilan keputusan global.
Menghapus semua tarif dan kuota impor untuk negara-negara kurang berkembang (LDCs).
Mengadopsi kebijakan fiskal, upah, dan perlindungan sosial yang secara progresif mencapai kesetaraan hasil.
Mengurangi biaya transaksi pengiriman uang oleh migran (remitansi).
Sebuah organisasi non-pemerintah (LSM) di Kota Konoha menjalankan program pelatihan kerja untuk para penyandang disabilitas (kelompok rentan) agar mereka dapat memasuki pasar kerja formal. Pelatihan ini berhasil. Namun, perusahaan-perusahaan di Kota Konoha menolak mempekerjakan mereka dengan alasan 'fasilitas kantor belum memadai' dan 'kekhawatiran terhadap produktivitas'. Untuk memastikan program ini benar-benar efektif dan sejalan dengan SDG 8 dan SDG 10, langkah kebijakan yang paling efektif yang harus diambil oleh pemerintah Kota Konoha adalah:
Menutup program pelatihan kerja karena tidak efektif.
Memberikan subsidi gaji kepada perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas, sekaligus memberikan insentif pajak untuk modifikasi fasilitas kantor.
Mewajibkan semua perusahaan untuk hanya mempekerjakan penyandang disabilitas sebesar 50% dari total karyawan.
Mengubah fokus program pelatihan ke sektor kerajinan tangan yang hanya bersifat informal.
Apa yang dimaksud dengan 'kemiskinan dalam semua dimensinya'?
Hanya merujuk pada kemiskinan absolut berdasarkan garis batas pendapatan di bawah $1,90 per hari.
Mengacu pada tingkat utang negara yang diakibatkan oleh pinjaman luar negeri yang tinggi.
Hanya merujuk pada kemiskinan relatif yang didefinisikan sebagai hidup di bawah 60% pendapatan rata-rata nasional.
Meliputi kekurangan dalam hal pendapatan, akses terhadap pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, dan perlindungan sosial.
Target SDG 6 yang secara langsung berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit berbasis air adalah:
Akses universal terhadap air minum yang aman dan terjangkau
Pengurangan emisi karbon dari industri air
Peningkatan efisiensi energi di sektor air
Pengembangan teknologi irigasi modern
Kota Marvel memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi selama 5 tahun, tetapi Indeks Gini meningkat. Interpretasi:
Pembangunan tidak inklusif dan hanya menguntungkan sektor tertentu
Semua pekerja digaji di bawah UMR
Tidak ada Kemiskinan dan kesenjangan
Adanya legagalan dalam pembangunan infrastruktur kota
Blok Ekonomi Epsilon memutuskan untuk menghilangkan semua hambatan perdagangan dan memfasilitasi pergerakan tenaga kerja antar negara anggotanya, yang terdiri dari negara-negara dengan tingkat pembangunan ekonomi yang sangat beragam. Keputusan ini meningkatkan pertumbuhan PDB regional (SDG 8), tetapi juga menyebabkan eksodus pekerja terampil dari negara anggota termiskin ke negara anggota terkaya.
Meskipun kebijakan ini mencapai aspek pertumbuhan ekonomi dari SDG 8, ini berpotensi merusak target SDG 10 bagi negara anggota termiskin melalui fenomena apa?
Peningkatan ketergantungan pada Bantuan Pembangunan Resmi (ODA).
Brain Drain (Kekurangan Tenaga Terampil), yang melemahkan kapasitas negara termiskin untuk membangun pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif.
Penurunan nilai tukar mata uang lokal secara drastis di negara anggota terkaya.
Kelebihan pasokan tenaga kerja di negara anggota termiskin, menyebabkan deflasi upah.
