wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SAS GANJIL TAHUN PELAJARAN 2025

Total questions: 50

Worksheet time: 37mins

Name
Class
Date
1.

Siapakah tokoh yang dimaksud dalam proses perumusan Pancasila

a)

Ir. Soekarno

b)

Muhammad Hatta

c)

Ki Hajar Dewantara

d)

Tan Malaka

2.

‘Indonesia dikenal sebagai negara multikultural. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika menjadi perekat yang memastikan bahwa meskipun terdapat perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan, bangsa Indonesia harus tetap bersatu.’ Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan pengejawantahan dari Sila Pancasila ke...

a)

Satu

b)

Dua

c)

Tiga

d)

Lima

3.

Konflik antarkelompok masyarakat sering dipicu oleh isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) di media sosial. Tindakan yang secara fundamental paling bertentangan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika adalah...

a)

Mengutamakan gotong royong dalam kelompok kecil.

b)

Mengembangkan sikap diskriminasi dan mengejek teman karena perbedaan suku atau agama.

c)

Mempelajari dan mempromosikan budaya daerah sendiri.

d)

Hanya menggunakan bahasa Indonesia saat berinteraksi dengan teman dari suku yang sama.

4.

Globalisasi membawa tantangan berupa masuknya budaya dan ideologi asing yang berpotensi menggerus identitas lokal. Strategi yang paling efektif dalam menggunakan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai benteng pertahanan terhadap arus globalisasi adalah...

a)

Mengisolasi diri dari semua pengaruh asing dan menutup akses informasi dari luar negeri.

b)

Mengadopsi teknologi dan ilmu pengetahuan modern dari luar sambil tetap bersikap selektif dan berpegang pada nilai-nilai Pancasila.

c)

Meniadakan budaya lokal yang dianggap menghambat kemajuan teknologi.

d)

Mendorong polarisasi antarbudaya untuk menolak semua produk asing.

5.

Sila Persatuan Indonesia dalam Pancasila memiliki hubungan yang erat dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Keduanya menekankan pentingnya persaudaraan. Nilai inti yang sama-sama dijunjung tinggi oleh Sila Ketiga dan Bhinneka Tunggal Ika adalah...

a)

Menerapkan sistem pemerintahan presidensial yang stabil.

b)

Memprioritaskan kepentingan individu di atas kepentingan kelompok.

c)

Menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

d)

Mengabaikan perbedaan suku dan agama dalam pembangunan nasional.

6.

Pelajar memiliki peran penting dalam menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekolah. Tindakan yang paling mendukung upaya menjaga semboyan Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekolah adalah...

a)

Hanya bergaul dengan teman yang berasal dari suku yang sama.

b)

Menghindari diskusi dengan teman yang memiliki pandangan berbeda.

c)

Membentuk kelompok belajar yang anggotanya berasal dari berbagai suku dan daerah.

d)

Menganggap budaya atau daerah sendiri paling unggul dan meremehkan budaya daerah lain.

7.

Hubungan antara negara dan warga negara bersifat timbal balik. Warga negara melaksanakan kewajiban (misalnya membayar pajak), dan negara memiliki kewajiban untuk menjamin kesejahteraan dan hak sipil. Manakah contoh tindakan yang secara tepat menunjukkan bahwa negara melaksanakan kewajibannya kepada warga negara di bidang sosial?

a)

Negara mewajibkan setiap warga negara untuk mengikuti program pelatihan dasar kemiliteran.

b)

Negara menarik pajak dari setiap warga negara untuk membiayai pembangunan.

c)

Negara menjamin kebebasan warga negara untuk berserikat dan berkumpul.

d)

Negara harus menetapkan Upah Minimum Regional (UMR) yang layak.

8.

Seorang pengusaha memiliki hak untuk mendirikan usaha, berinvestasi, dan memperoleh keuntungan. Hak ini harus diimbangi dengan kewajiban agar tidak merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar. Manakah pasangan Hak dan Kewajiban pengusaha yang paling mencerminkan prinsip keseimbangan?

a)

Hak: Memperoleh keuntungan yang besar. Kewajiban: Mengutamakan pekerja yang berasal dari suku yang sama dengan pengusaha.

b)

Hak: Mendapatkan fasilitas perizinan yang mudah. Kewajiban: Membayar pajak penghasilan dan pajak badan usaha secara jujur dan tepat waktu.

c)

Hak: Memperoleh fasilitas dinas mewah. Kewajiban: Tidak melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

d)

Hak: Mendirikan usaha. Kewajiban: Menghilangkan semua jenis pajak untuk meningkatkan laba.

9.

Sikap apatis, individualisme, dan ketidakpedulian terhadap isu publik menjadi tantangan besar dalam pelaksanaan kewajiban warga negara. Sikap ini berpotensi merusak sendi-sendi keutuhan NKRI. Manakah tindakan berikut yang tergolong sebagai pengingkaran kewajiban warga negara yang disebabkan oleh sikap apatis?

a)

Melakukan demonstrasi anarkis yang mengganggu ketertiban umum.

b)

Seorang warga menolak berpartisipasi dalam kegiatan Siskamling atau gotong royong di lingkungannya.

c)

Pemerintah melakukan penggusuran terhadap lahan warga tanpa ganti rugi yang layak.

d)

Seorang pelajar memilih untuk berkarir di luar negeri karena kesempatan kerja yang lebih baik.

10.

Jodohkanlah pernyataan mengenai isi UUD NRI Tahun 1945 di Kolom A dengan Pasal yang sesuai di Kolom B. Terdapat satu pasal di Kolom B yang tidak memiliki pasangan (pengecoh).

a)

Kewajiban warga negara untuk menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan tanpa kecuali.

1.

Pasal 27 ayat (1)

b)

Hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

2.

Pasal 27 ayat (3)

c)

Hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

3.

Pasal 30 ayat (1)

d)

Hak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

4.

Pasal 28E ayat (3)

11.

Jodohkan pernyataan pada Kolom A dengan penjelasan yang tepat pada Kolom B!

a)

Kemerdekaan berpendapat

1.

Kebebasan menyampaikan pikiran secara bertanggung jawab.

b)

Batas kebebasan berpendapat

2.

Harus sesuai norma hukum, agama, dan kesusilaan.

c)

Tujuan kemerdekaan berpendapat

3.

Mewujudkan masyarakat demokratis dan partisipatif.

d)

Tanggung jawab dalam berpendapat

4.

Menghormati hak dan pendapat orang lain.

12.

Sila Persatuan Indonesia memiliki hubungan erat dengan UUD NRI Tahun 1945, terutama terkait dengan perlindungan segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Manakah tindakan-tindakan di bawah ini yang paling konkret mendukung upaya menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Sila Persatuan Indonesia? (Jawaban lebih dari satu)

a)

Mengamalkan nilai-nilai persatuan yang terkandung dalam Pancasila dan menjunjung tinggi hukum nasional.

b)

Mencintai dan menggunakan produk-produk dalam negeri sebagai wujud rasa bangga nasional.

c)

Aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai bentuk bela negara.

d)

Membentuk organisasi kemasyarakatan yang berbasis kedaerahan dengan tujuan memisahkan diri dari negara.

13.

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan yang menjadi pilar penting dalam menjaga persatuan NKRI. Manakah prinsip-prinsip yang harus dipegang teguh oleh warga negara dalam mengimplementasikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

a)

Inklusivisme, yaitu sikap terbuka dan menerima berbagai perbedaan sebagai bagian dari kekayaan bangsa.

b)

Menghargai keragaman suku, agama, ras, dan antargolongan, tanpa perlu adanya sikap primordialisme berlebihan.

c)

Tidak memaksakan kehendak dan menghormati hak setiap kelompok untuk mempertahankan identitas budayanya.

d)

Eksklusivisme, yaitu menutup diri dan membatasi pergaulan hanya pada kelompok yang memiliki kesamaan identitas.

14.

”SMPN 1 Sangatta Utara berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berintegritas. Tata tertib sekolah mewajibkan semua siswa datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan menghormati guru. Sebaliknya, sekolah (melalui guru) berkewajiban memberikan pengajaran yang berkualitas, menyediakan fasilitas belajar yang layak, dan memberikan penilaian yang objektif. Apabila terjadi pelanggaran, seperti perundungan (bullying) antarsiswa, sekolah wajib mengambil tindakan tegas sesuai prosedur untuk melindungi hak korban. Pelaksanaan hak dan kewajiban yang seimbang dari semua pihak adalah kunci tercapainya profil sekolah.”

Narasi tersebut menekankan "pelaksanaan hak dan kewajiban yang seimbang" sebagai kunci sukses. Analisislah skenario-skenario berikut!

Pilihlah semua skenario yang menunjukkan adanya ketidakseimbangan atau pelanggaran terhadap prinsip hak dan kewajiban di SMPN 1 Sangatta Utara!

a)

Guru telah memberikan pengajaran yang berkualitas (kewajiban guru terpenuhi), namun sebagian siswa sering datang terlambat dan tidak menghormati guru (kewajiban siswa dilanggar).

b)

Siswa telah aktif menjaga kebersihan kelas (kewajiban siswa terpenuhi), tetapi pihak sekolah membiarkan fasilitas belajar seperti kursi dan meja rusak (kewajiban sekolah dilanggar).

c)

Siswa menghormati guru saat belajar (kewajiban siswa terpenuhi), dan guru tersebut memberikan penilaian yang objektif kepada semua siswa (kewajiban guru terpenuhi).

d)

Sekolah menindak tegas pelaku perundungan (kewajiban sekolah terpenuhi) untuk melindungi hak siswa yang menjadi korban (hak siswa terpenuhi).

15.

”SMPN 1 Sangatta Utara berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berintegritas. Tata tertib sekolah mewajibkan semua siswa datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan menghormati guru. Sebaliknya, sekolah (melalui guru) berkewajiban memberikan pengajaran yang berkualitas, menyediakan fasilitas belajar yang layak, dan memberikan penilaian yang objektif. Apabila terjadi pelanggaran, seperti perundungan (bullying) antarsiswa, sekolah wajib mengambil tindakan tegas sesuai prosedur untuk melindungi hak korban. Pelaksanaan hak dan kewajiban yang seimbang dari semua pihak adalah kunci tercapainya profil sekolah.”

Berdasarkan narasi di atas dan prinsip Hak dan Kewajiban Guru, manakah pernyataan yang secara tepat menggambarkan hak yang seharusnya diterima oleh guru di SMPN 1 Sangatta Utara? (Jawaban lebih dari satu)

a)

Guru berhak mendapatkan penghormatan dan perlakuan adil dari siswa tanpa diskriminasi.

b)

Guru berhak mendapatkan jaminan perlindungan hukum dan rasa aman dalam melaksanakan tugas profesionalnya.

c)

Guru berkewajiban menjaga kerahasiaan hasil evaluasi siswa dan tidak membocorkannya kepada pihak yang tidak berkepentingan.

d)

Guru berhak menggunakan fasilitas dan sarana prasarana sekolah (seperti laboratorium dan perpustakaan) untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

16.

Dalam upaya mewujudkan profil sekolah yang berintegritas dan patuh, manakah tindakan-tindakan berikut yang merupakan pelaksanaan kewajiban siswa SMPN 1 Sangatta Utara? (Jawaban lebih dari satu)

a)

Siswa wajib menjaga kebersihan ruang kelas dan fasilitas sekolah (misalnya, tidak mencoret meja atau dinding).

b)

Siswa wajib mendapatkan bimbingan dan layanan konseling dari guru bimbingan konseling (BK).

c)

Siswa wajib berpartisipasi dalam upacara bendera dan kegiatan kesiswaan yang ditetapkan sekolah.

d)

Siswa wajib menaati dan melaksanakan semua tata tertib sekolah, termasuk datang tepat waktu.

17.

Kasus perundungan (bullying) merupakan pelanggaran hak siswa atas rasa aman. Dalam menanggapi kasus tersebut, manakah tindakan yang menunjukkan bahwa sekolah telah menyeimbangkan hak dan kewajiban bagi semua pihak sesuai stimulus?

a)

Sekolah (guru) wajib memberikan hukuman kepada pelaku perundungan sesuai tata tertib yang berlaku.

b)

Sekolah wajib memberikan perlindungan dan pendampingan psikologis kepada siswa yang menjadi korban perundungan.

c)

Sekolah mengabaikan kasus perundungan yang terjadi.

d)

Sekolah melakukan mediasi antara pelaku dan korban.

18.
a)

Kota Utara adalah daerah yang paling mendekati pemenuhan hak pendidikan dasar secara penuh (100%).

b)

Di Kabupaten Timur, masih ada 15% warga usia sekolah yang belum mendapatkan akses pendidikan dasar.

c)

Pulau Selatan adalah daerah dengan tingkat kesenjangan akses pendidikan dasar (selisih dari 100%) yang paling tinggi.

d)

Persentase akses pendidikan di Kota Utara lebih rendah 13% dibandingkan Kabupaten Timur.

19.

Perhatikan kutipan pasal berikut!

·    1. UUD NRI Tahun 1945 Pasal 28E ayat (3): "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat."

  1. 2. UUD NRI Tahun 1945 Pasal 28J ayat (1): "Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara."

Berdasarkan kedua pasal di atas, pilihlah semua pernyataan yang benar mengenai makna jaminan kemerdekaan berpendapat di Indonesia!

a)

Negara secara konstitusional menjamin hak setiap warga negara untuk mengeluarkan pendapatnya.

b)

Kebebasan berpendapat yang dimiliki seseorang dibatasi oleh kewajiban untuk menghormati hak asasi orang lain.

c)

Pasal 28J memberikan negara kekuasaan mutlak untuk melarang semua pendapat yang berbeda dengan pemerintah.

d)

Hak mengeluarkan pendapat hanya dijamin oleh negara jika disampaikan melalui media sosial atau pers.

20.

Seorang kepala desa ingin meningkatkan partisipasi warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Berdasarkan data pada tabel, pilihlah semua pernyataan yang logis atau benar terkait upaya yang harus dilakukannya!

a)

Sosialisasi mengenai rincian alokasi dan penggunaan anggaran desa (54%) harus menjadi prioritas utama karena tingkat pengetahuannya paling rendah dan sangat relevan dengan Musrenbangdes.

b)

Sosialisasi program pendidikan (82%) adalah yang paling mendesak karena angkanya tertinggi dan paling banyak diketahui warga.

c)

Tingkat pengetahuan tentang Informasi Lingkungan (60%) juga tergolong rendah dan perlu ditingkatkan, karena isu lingkungan (seperti pengelolaan sampah) sering menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa.

21.

Dengan membandingkan data 'Informasi Pendidikan' (82%) dan 'Informasi Anggaran Desa' (54%), terdapat kesenjangan pengetahuan sebesar 28%. Pilihlah semua kesimpulan atau fenomena sosial yang paling mungkin ditunjukkan oleh kesenjangan tersebut! (Jawaban lebih dari satu)

a)

Masyarakat cenderung lebih fokus pada layanan yang mereka rasakan secara langsung (seperti pendidikan anak) daripada mekanisme pemerintahan yang abstrak (seperti anggaran).

b)

Rendahnya angka 'Informasi Anggaran Desa' (54%) mengindikasikan kemungkinan adanya tantangan dalam transparansi atau efektivitas sosialisasi anggaran oleh pemerintah desa.

c)

Kesenjangan 28% ini menunjukkan bahwa masyarakat desa tidak peduli sama sekali dengan anggaran desa.

d)

Angka 82% pada 'Informasi Pendidikan' membuktikan bahwa 82% dari seluruh warga desa tersebut telah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar.

22.

Studi Kasus: OSIS SMPN 1 Sangatta Utara ingin mengusulkan program “Jumat Bersih” kepada kepala sekolah. Mereka menyampaikan pendapat dengan membuat proposal tertulis dan mempresentasikannya dalam rapat sekolah. Namun, beberapa siswa lain ingin menyampaikan pendapat dengan membuat unggahan di media sosial sekolah yang berisi sindiran terhadap guru.

Berdasarkan studi kasus tersebut, lakukan analisis perbandingan antara metode yang digunakan OSIS dan metode "siswa lain". Pilihlah semua pernyataan yang tepat dalam menganalisis perbedaan kedua pendekatan tersebut!

a)

Metode OSIS (proposal dan rapat) menunjukkan pemahaman prosedur formal sekolah dan menargetkan audiens yang tepat (Kepala Sekolah sebagai pengambil keputusan).

b)

Metode "siswa lain" (sindiran di medos) berpotensi lebih cepat menyebar, namun gagal menyampaikan substansi usulan secara konstruktif dan profesional.

c)

Kedua kelompok (OSIS dan "siswa lain") pada dasarnya sama-sama melanggar etika karena mengganggu wibawa guru dan sekolah.

d)

Penggunaan "sindiran" oleh "siswa lain" menunjukkan pergeseran dari penyampaian aspirasi (usulan program) menjadi konflik personal (dengan guru), yang dapat merusak komunikasi.

23.

Studi Kasus: OSIS SMPN 1 Sangatta Utara ingin mengusulkan program “Jumat Bersih” kepada kepala sekolah. Mereka menyampaikan pendapat dengan membuat proposal tertulis dan mempresentasikannya dalam rapat sekolah. Namun, beberapa siswa lain ingin menyampaikan pendapat dengan membuat unggahan di media sosial sekolah yang berisi sindiran terhadap guru.

Berdasarkan kasus tersebut, evaluasilah tindakan kedua kelompok berdasarkan prinsip etika berpendapat, tanggung jawab (Pasal 28J UUD 1945), dan potensi dampaknya. Pilihlah semua evaluasi yang benar!

a)

Tindakan OSIS (proposal & rapat) dapat dinilai sebagai implementasi kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab, karena menghormati hak orang lain (nama baik guru) dan tata tertib (aturan sekolah).

b)

Tindakan "siswa lain" (sindiran di medos) dapat dievaluasi sebagai penyalahgunaan hak berpendapat karena berpotensi menciptakan fitnah, melanggar hak guru (nama baik), dan tidak solutif.

c)

Jika ditinjau dari segi efektivitas jangka panjang, metode OSIS lebih unggul karena membangun kepercayaan dan kredibilitas, sementara metode "sindiran" justru dapat menutup jalur komunikasi dengan pihak sekolah.

d)

Tindakan "siswa lain" (sindiran di medos) dapat dibenarkan sebagai bentuk "kontrol sosial" yang sah dalam demokrasi sekolah, terlepas dari cara penyampaiannya.

24.

UUD NRI Tahun 1945 menjamin berbagai hak warga negara di bidang Sosial dan Budaya, seperti hak mendapatkan pendidikan (Pasal 31) dan hak untuk memajukan kebudayaan nasional (Pasal 32). Pasal 28E ayat (1) tentang hak untuk memeluk agama dan beribadah juga termasuk Hak Warga Negara di bidang Sosial dan Budaya.

a)

BENAR

b)

SALAH

25.

Dalam lingkungan sekolah, prinsip keseimbangan hak dan kewajiban harus diterapkan. Hak siswa untuk mendapatkan nilai yang baik harus sejalan dengan kewajiban tertentu. Pasangan Hak dan Kewajiban siswa yang mencerminkan prinsip keseimbangan adalah: Hak mendapatkan nilai yang baik dari guru; Kewajiban tidak menyontek saat ujian.

a)

BENAR

b)

SALAH

26.

Hak warga negara untuk mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945. Prinsip ini adalah kunci utama mewujudkan keadilan sosial. Skenario seorang hakim memvonis seorang koruptor ringan karena ia adalah pejabat publik yang berjasa pada negara menunjukkan pelanggaran terhadap hak kesamaan kedudukan di mata hukum.

a)

BENAR

b)

SALAH

27.

Pembangunan berkelanjutan adalah upaya negara dalam menyeimbangkan hak generasi saat ini dan hak generasi mendatang (kewajiban intergenerasi). Tindakan negara yang melakukan reklamasi lahan bekas tambang dan membatasi izin eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan merupakan perwujudan dari kewajiban negara terhadap generasi mendatang.

a)

BENAR

b)

SALAH

28.

Perkembangan teknologi informasi menimbulkan tantangan baru dalam pelaksanaan kewajiban warga negara, terutama terkait ketertiban dan keamanan siber. Sulitnya mengontrol informasi palsu (hoax) yang disebarkan melalui media sosial merupakan tantangan terhadap kewajiban warga negara untuk menghormati hak asasi manusia orang lain dan menjaga ketertiban umum.

a)

BENAR

b)

SALAH

29.

Dalam kehidupan sehari-hari, nilai-nilai Pancasila sering kali diwujudkan melalui perilaku warga negara. Namun, tidak semua orang memahami makna filosofis dari lambang setiap sila. Misalnya, lambang rantai emas pada sila kedua tidak sekadar menggambarkan bentuk rantai yang saling terhubung, tetapi bermakna bahwa setiap manusia saling membutuhkan satu sama lain tanpa membeda-bedakan jenis kelamin, suku, ______, atau agama. Demikian pula, kepala banteng pada sila keempat menggambarkan semangat bermusyawarah dan menghargai suara bersama, bukan sekadar simbol kekuatan. Sayangnya, di era digital saat ini, nilai-nilai itu sering terabaikan. Banyak orang lebih suka menonjolkan pendapat pribadi di media sosial tanpa menghargai pandangan orang lain. Di sinilah pentingnya memahami makna filosofis lambang Pancasila agar nilai-nilainya benar-benar hidup dalam perilaku masyarakat modern. Jika masyarakat lebih mengutamakan pendapat pribadi dan menolak bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah, maka nilai yang bertentangan dengan makna lambang _____ sedang diabaikan.

a)

golongan, kepala banteng

b)

ras, pohon beringin

c)

agama, bintang

d)

warna kulit, padi dan kapas

30.

Dalam kehidupan bermedia sosial, sikap menghormati perbedaan pendapat dan tidak menyebar ujaran kebencian merupakan wujud pengalaman sila kedua dengan lambang ______.

a)

rantai emas

b)

pohon beringin

c)

bintang

d)

kepala banteng

31.

Ketika pemerintah memastikan seluruh rakyat mendapatkan akses pangan dan sandang secara merata, tindakan tersebut mencerminkan penerapan nilai dari lambang ______.

a)

padi dan kapas

b)

bintang

c)

rantai

d)

pohon beringin

32.

Sebuah sekolah membuat kegiatan penanaman pohon sebagai simbol persatuan seluruh siswa dari berbagai daerah. Kegiatan ini mencerminkan makna filosofis lambang ______.

a)

pohon beringin

b)

kepala banteng

c)

rantai

d)

padi dan kapas

33.

Dalam masyarakat modern, semakin banyak orang yang kehilangan arah moral karena menomorsatukan materi. Untuk mengembalikan keseimbangan spiritual, masyarakat harus kembali pada nilai sila pertama yang dilambangkan dengan ______.

a)

bintang

b)

rantai

c)

pohon beringin

d)

kepala banteng

34.

Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat secara lisan, tulisan, atau melalui media lain sesuai dengan ______.

a)

undang-undang

b)

peraturan sekolah

c)

keputusan kepala desa

d)

arahan guru

35.

Kebebasan berpendapat diatur dalam Pasal .... Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

a)

Pasal 28E ayat (3)

b)

Pasal 27 ayat (1)

c)

Pasal 29 ayat (2)

d)

Pasal 30 ayat (1)

36.

Tujuan dari kemerdekaan berpendapat adalah agar setiap warga negara dapat berpartisipasi aktif dalam kehidupan .....

a)

bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara

b)

beragama dan beribadah saja

c)

berpolitik praktis saja

d)

berbisnis dan berdagang saja

37.

Dalam rangka menjaga kerukunan antarumat beragama, tindakan yang paling tepat untuk dilakukan oleh masyarakat adalah...

a)

Menjauhi orang yang berbeda agama

b)

Memaksakan keyakinan kepada orang lain

c)

Melakukan dialog antaragama untuk saling memahami

d)

Mengabaikan perbedaan dan fokus pada kepentingan pribadi

38.

Contoh keseimbangan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bidang ekonomi adalah….

a)

Mendapatkan layanan pendidikan yang sama di sekolah dan belajar dengan sungguh-sungguh

b)

Mendapatkan perlakuan yang sama di hadapan hukum dan menaati setiap perundang-undangan yang berlaku

c)

Mendapatkan kesejahteraan, kesempatan dalam bekerja dan berusaha, serta mencintai produk dalam negeri

d)

Mendapatkan jaminan keamanan dan kenyamanan serta melaksanakan upaya bela negara sesuai dengan profesi sebagai peserta didik

39.

Seorang siswa menginginkan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak, namun ia sering absen dan tidak mengerjakan tugas-tugas sekolah. Menurut Anda, apakah tindakan siswa tersebut sudah sesuai dengan kewajibannya?

a)

Sudah, karena hak pendidikan adalah hak dasar

b)

Belum, karena hak harus diimbangi dengan kewajiban

c)

Sudah, karena tugas sekolah bukan kewajiban utama

d)

Belum, karena siswa tidak berhak mendapat pendidikan

40.

Seorang pegawai menuntut lingkungan kerja yang nyaman dan sehat. Namun, ia sendiri sering merokok di area kantor yang seharusnya bebas asap rokok. Bagaimana penerapan hak dan kewajiban pegawai tersebut?

a)

Pegawai berhak merokok di mana saja karena itu kebebasannya

b)

Pegawai wajib menjaga lingkungan kerja sehat dengan tidak merokok

c)

Hak merokok lebih penting daripada menjaga lingkungan sehat

d)

Tidak ada masalah jika pegawai lain tidak keberatan

41.

Seorang tetangga selalu memutar musik dengan volume yang sangat keras di malam hari, sehingga mengganggu warga sekitar. Apa yang seharusnya dilakukan oleh tetangga tersebut terkait hak dan kewajibannya?

a)

Terus memutar musik karena itu haknya

b)

Mengurangi volume musik untuk menghormati hak tetangga lain

c)

Menunggu sampai tetangga lain yang komplain

d)

Tidak ada yang salah karena setiap orang berhak menikmati hiburan

42.

Apa yang dimaksud dengan Advokat ?

a)

orang yang mengatur jalannya persidangan

b)

pengawas saat berlangsungnya acara persidangan

c)

profesi seseorang yang memberikan jasa hukum & bertugas menyelesaikan persoalan hukum

d)

seseorang yang memiliki kekuasaan tertinggi dalam hukum

43.

Perhatikan hak-hak berikut!

1) Hak mengemukakan pendapat.

2) Hak berkumpul dan mengadakan rapat.

3) Hak ikut serta dalam pemerintahan.

4) Hak menduduki jabatan

Hak-hak tersebut merupakan perwujudan sila ...

a)

lima

b)

empat

c)

tiga

d)

dua

44.

Perhatikan isi dari pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 tentang hak dan kewajiban dibawah ini, tuliskan makna dari isi pasal tersebut dan berikan contoh pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari.

PASAL 34

4 lines
45.

Perhatikan isi dari pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 tentang hak dan kewajiban dibawah ini, tuliskan makna dari isi pasal tersebut dan berikan contoh pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari.

PASAL 26

4 lines
46.

Sikap yang sebaiknya dilakukan teman-teman Zaky berdasarkan semboyan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila adalah …..

a)

Mengindari Zaky karena berbeda Bahasa

b)

Meminta Zaky untuk berbicara Bahasa Indonesia saja

c)

Membuat Zaky merasa tidak nyaman dengan Bahasa yang digunakan

d)

Menghargai keberagaman bahasa dan membantu Zaky belajar Bahasa Sunda

47.

Perhatikan pernyataan berikut!

1)      Membantu bisnis illegal

2)      Menjunjung tinggi toleransi

3)      Melindungi hak-hak kaum minoritas

4)      Melakukan rasisme terhadap kelompok tertentu

Sikap penerapan nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ditunjukkan oleh angka ….

a)

1) dan 2)

b)

2) dan 3)

c)

2) dan 4)

d)

3) dan 4)

48.

Membina persatuan dan kesatuan dihubungkan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika mengandung makna bahwa…..

 

a)

Dalam pergaulan boleh membedakan suku

b)

Dalam bergaul harus dapat menerima perbedaan

c)

Kebudayaan masyarakat tidak tergantikan budaya lain

d)

Kebudayaan daerah harus terus dilestarikan

e)

Keanekaragaman tak mungkin dipersatukan

49.

Hubungan Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika menunjukkan ​ (a)   antara kondisi keberagaman masyarakat Indonesia dan nilai-nilai ​ (b)   Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, ​ (c)   di Indonesia dapat ​ (d)   dengan baik sehingga ​ (e)   kehidupan harmonis, sinergi, toleran, dan saling menghormati dengan berpedoman pada Pancasila.

Choose from the below words
Pancasila
keterkaitan
keberagaman
dikelola
tercipta
toleransi
individu
50.

Pada hakikatnya kebhinnekaan bangsa Indonesia merupakan suatu realitas bangsa yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya, sehingga dalam proses kebhinnekaan perlu mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa demi terciptanya dinamisasi dalam kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia. Salah satu contoh sikap yang mencerminkan komitmen terhadap hal tersebut adalah ....

a)

  bersikap apatis terhadap kebijakan yang sedang dijalankan pemerintah

b)

bersikap eksklusif dalam pergaulan hidup bermasyarakat dan bernegara

c)

meningkatkan sikap dan  kepedulian sosial dalam masyarakat yang beragam

d)

memandang suku bangsanya lebih baik dan unggul dari suku bangsa orang lain

e)

berpartisipasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh sesama kelompoknya