Font size
WorksheetsWayground PKWU Kelas XII Senin 1-12-2025
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Aroma Baru di Dapur Cek Mari
Di tepian Sungai Musi, Palembang, dapur usaha pempek milik Cek Mari sedang sibuk-sibuknya. Namun, wajah Cek Mari tampak masam saat melihat tumpukan tulang dan kulit ikan tenggiri yang menggunung di sudut ruangan. "Biaya buang sampah naik lagi, Sar. Kalau dibuang ke sungai, nanti didenda dinas lingkungan hidup. Padahal baunya sudah menyengat," keluh Cek Mari kepada keponakannya, Sarah.
Sarah, siswi kelas 12 yang sedang riset ujian praktek PKWU, justru tersenyum melihat tumpukan "sampah" itu. "Cek, ini bukan sampah. Ini duit yang belum dicairkan!" Sarah membuka laptopnya dan menunjukkan sebuah artikel dari jurnal teknologi pangan yang baru saja ia baca.
INOVASI PANGAN: MENUJU INDUSTRI KULINER BERKELANJUTAN
Dalam industri pengolahan ikan tradisional (seperti pempek, otak-otak, atau bakso ikan), seringkali hanya daging ikan (fillet) yang diambil. Sekitar 30-40% bagian ikan tersisa sebagai limbah, padahal memiliki potensi nilai ekonomi dan gizi tinggi jika diolah dengan prinsip Zero Waste:
1. Kulit Ikan menjadi Kerupuk Kulit (Fish Skin Chips): Kulit ikan tenggiri atau gabus yang biasanya dibuang, jika dibersihkan, dibumbui rempah nusantara (seperti balado atau telur asin), dan digoreng kering, akan menjadi camilan premium yang tinggi kolagen dan berharga jual mahal.
2. Tulang Ikan menjadi Tepung Kalsium: Tulang ikan dapat direbus (presto), dikeringkan, dan digiling menjadi tepung. Tepung ini tidak berasa amis jika diproses dengan benar dan bisa menjadi bahan substitusi/tambahan pada adonan kerupuk kemplang atau kue untuk meningkatkan kadar kalsium (fortifikasi pangan).
3. Kepala Ikan untuk Kaldu Pindang: Kepala ikan adalah basis utama pembuatan kuah Pindang Palembang yang kaya rasa umami alami, mengurangi penggunaan penyedap rasa buatan (MSG).
"Jadi Cek, daripada bayar orang buat buang sampah, kita olah kulitnya jadi kerupuk kemasan premium, dan tulang ikannya kita campur ke adonan kemplang supaya jadi 'Kemplang Tinggi Kalsium'. Masalah limbah beres, omzet nambah," jelas Sarah.
Pertanyaan :
Berdasarkan artikel yang ditunjukkan Sarah, produk olahan pangan nusantara apa saja yang dapat diciptakan dari bagian ikan yang biasanya dianggap limbah oleh Cek Mari?
Pempek lenjer dari daging ikan tenggiri giling
Kerupuk kulit ikan dengan varian rasa rempah nusantara
Pindang Palembang yang memanfaatkan kaldu dari kepala ikan
Tepung tulang ikan sebagai bahan tambahan adonan kemplang
Bacalah teks informasi berikut :
Kekayaan Rimpang Nusantara: Lebih dari Sekadar Penyedap
Indonesia, yang dahulu dikenal sebagai "Kepulauan Rempah", memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, terutama dalam kelompok tanaman rimpang atau empon-empon. Bahan-bahan ini bukan sekadar bumbu dapur untuk melezatkan masakan tradisional, tetapi juga fondasi dari pengobatan herbal (jamu) yang telah diwariskan turun-temurun. Memahami karakteristik fisik dan fungsi organoleptik (rasa dan aroma) dari rimpang-rimpang ini sangat penting dalam pengolahan makanan khas daerah.
Salah satu yang paling populer adalah Jahe (Zingiber officinale). Rimpang ini mudah dikenali dari kulitnya yang berwarna cokelat muda dan dagingnya yang berserat serta berwarna kekuningan atau putih. Karakteristik utamanya adalah rasa pedas dan sensasi hangat yang ditimbulkannya, membuatnya menjadi bahan utama untuk minuman penghangat tubuh seperti wedang ronde. Berbeda dengan jahe, Kunyit (Curcuma longa) memiliki ciri khas warna oranye terang hingga kuning tua pada dagingnya. Selain memberikan aroma tanah (earthy) yang khas, fungsi utama kunyit dalam masakan seperti nasi kuning atau gulai adalah sebagai pewarna alami yang kuat dan antiseptik.
Rimpang lain yang tak kalah penting adalah Lengkuas atau Laos (Alpinia galanga). Secara fisik, lengkuas memiliki tekstur kulit yang lebih keras dan bersisik dibandingkan jahe, dengan daging yang lebih alot dan berwarna putih kemerahan. Aromanya segar seperti citrus dan sedikit pedas. Dalam kuliner seperti rendang, lengkuas sering digunakan dalam potongan besar atau dimemarkan untuk menyumbang aroma segar tanpa mendominasi rasa. Terakhir, ada Kencur (Kaempferia galanga). Rimpang ini berukuran lebih kecil dan cenderung bulat. Kencur memiliki aroma yang sangat tajam, khas, dan sedikit menyengat. Kencur adalah kunci aroma pada sambal pecel atau minuman beras kencur yang menyegarkan.
Pertanyaan :
Berdasarkan teks di atas, penulis mendeskripsikan karakteristik fisik dan kegunaan dari beberapa jenis rimpang. Manakah pernyataan di bawah ini yang benar mengenai identifikasi bumbu nusantara tersebut? (Pilih lebih dari satu jawaban)
Kunyit memiliki daging berwarna putih berserat dan memberikan sensasi rasa hangat yang dominan pada masakan
Lengkuas memiliki tekstur yang keras, alot, dan memberikan aroma segar seperti citrus pada masakan seperti rendang
Jahe dan Kencur memiliki karakteristik yang sama persis, yaitu berukuran kecil dan digunakan sebagai pewarna alami
Kencur dapat diidentifikasi dari ukurannya yang cenderung kecil, bulat, dan aromanya yang sangat tajam dan khas
Bacalah teks informasi berikut :
Kekayaan Rimpang Nusantara: Lebih dari Sekadar Penyedap
Indonesia, yang dahulu dikenal sebagai "Kepulauan Rempah", memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, terutama dalam kelompok tanaman rimpang atau empon-empon. Bahan-bahan ini bukan sekadar bumbu dapur untuk melezatkan masakan tradisional, tetapi juga fondasi dari pengobatan herbal (jamu) yang telah diwariskan turun-temurun. Memahami karakteristik fisik dan fungsi organoleptik (rasa dan aroma) dari rimpang-rimpang ini sangat penting dalam pengolahan makanan khas daerah.
Salah satu yang paling populer adalah Jahe (Zingiber officinale). Rimpang ini mudah dikenali dari kulitnya yang berwarna cokelat muda dan dagingnya yang berserat serta berwarna kekuningan atau putih. Karakteristik utamanya adalah rasa pedas dan sensasi hangat yang ditimbulkannya, membuatnya menjadi bahan utama untuk minuman penghangat tubuh seperti wedang ronde. Berbeda dengan jahe, Kunyit (Curcuma longa) memiliki ciri khas warna oranye terang hingga kuning tua pada dagingnya. Selain memberikan aroma tanah (earthy) yang khas, fungsi utama kunyit dalam masakan seperti nasi kuning atau gulai adalah sebagai pewarna alami yang kuat dan antiseptik.
Rimpang lain yang tak kalah penting adalah Lengkuas atau Laos (Alpinia galanga). Secara fisik, lengkuas memiliki tekstur kulit yang lebih keras dan bersisik dibandingkan jahe, dengan daging yang lebih alot dan berwarna putih kemerahan. Aromanya segar seperti citrus dan sedikit pedas. Dalam kuliner seperti rendang, lengkuas sering digunakan dalam potongan besar atau dimemarkan untuk menyumbang aroma segar tanpa mendominasi rasa. Terakhir, ada Kencur (Kaempferia galanga). Rimpang ini berukuran lebih kecil dan cenderung bulat. Kencur memiliki aroma yang sangat tajam, khas, dan sedikit menyengat. Kencur adalah kunci aroma pada sambal pecel atau minuman beras kencur yang menyegarkan.
Ilustrasi Gambar: Disajikan gambar 4 mangkuk kecil berisi bumbu halus :
Mangkuk 1: Bumbu berwarna kuning oranye cerah.
Mangkuk 2: Bumbu berwarna putih pucat berserat.
Mangkuk 3: Bumbu berwarna kecokelatan dengan tekstur agak kasar.
Mangkuk 4: Bumbu berwarna putih kekuningan dengan aroma tajam yang "terasa" dari deskripsi visualnya
Dalam proses pengolahan makanan khas daerah, pemilihan bumbu sangat menentukan hasil akhir.
Pertanyaan :
Berdasarkan deskripsi fungsi dan karakteristik warna di dalam teks, manakah pernyataan yang tepat terkait penggunaan bumbu-bumbu tersebut? (Pilih lebih dari satu jawaban)
Untuk membuat Nasi Kuning yang warnanya cerah menarik, juru masak harus menggunakan rimpang yang dijelaskan memiliki daging berwarna oranye terang
Jika ingin membuat minuman yang memberikan efek kehangatan pada tubuh saat cuaca dingin, bahan utama yang dipilih adalah rimpang yang bertekstur keras dan beraroma citrus
Untuk memberikan aroma khas yang kuat pada bumbu pecel, digunakan rimpang yang ukurannya kecil dan beraroma menyengat
Sebagai pewarna alami yang juga berfungsi sebagai antiseptik dalam masakan berkuah santan, digunakan rimpang yang berserat dan berwarna putih
Bacalah teks fiksi berikut :
Jejak Kunyit di Buku Resep Eyang
Aroma debu dan kertas tua menguar saat Maya membuka peti kayu di gudang rumah neneknya di Palembang. Di dalamnya, terselip sebuah buku tulis bersampul kulit yang sudah rapuh—buku resep tulisan tangan Eyang Putri. Maya, yang sedang mencari ide untuk tugas kewirausahaan sekolahnya, merasa menemukan harta karun.
Ia membuka halaman yang ditandai dengan noda kuning kunyit yang sudah memudar. Tulisannya bergaya sambung kuno, berjudul "Resep Andalan Keluarga untuk Hari Raya". Maya mulai membaca daftar bahannya dengan saksama.
"Bahan Utama: 1 kg daging ikan tenggiri giling (harus segar!), 500 gr tepung sagu tani, bawang putih dihaluskan, air es secukupnya, dan garam."
Di bagian bawah, ada catatan tambahan yang ditulis dengan tinta merah. "Catatan penting: Jangan diuli terlalu lama nanti keras. Bentuk sesuai selera—bisa lonjong besar (kapal selam) atau keriting kecil. Rebus di air mendidih yang diberi sedikit minyak sampai mengapung, baru tiriskan. Kalau mau dimakan, goreng sebentar biar kulitnya garing."
Maya membalik halaman berikutnya. Di sana tertulis resep "Kuah Pendamping Wajib". Bahan-bahannya membuat Maya menelan ludah: gula aren batok berwarna gelap, asam jawa, cabai rawit hijau tumbuk kasar, dan bawang putih. Eyang menulis di pinggirnya: "Kuncinya di sini. Harus pedas, asam, dan kental. Tanpa ini, ikannya terasa sepi."
Maya tersenyum lebar. Ia langsung tahu jenis makanan apa yang sedang ia baca resepnya, meskipun Eyang tidak menuliskan nama makanannya secara eksplisit di judul. Ini adalah jiwa dari kuliner tanah kelahirannya.
Berdasarkan Teks : Jejak Kunyit di Buku Resep Eyang
Ilustrasi Gambar: resep "Kuah Pendamping Wajib"
Buku resep Eyang menyebutkan tentang "Kuah Pendamping Wajib" dengan karakteristik rasa pedas, asam, dan kental (seperti ilustrasi di atas). Apa fungsi dan identifikasi jenis kuah tersebut dalam sajian makanan yang dimaksud? (Pilih lebih dari satu jawaban)
Kuah tersebut berfungsi sebagai saus cocolan (dipping sauce) yang krusial untuk menyeimbangkan rasa amis ikan
Kuah ini dikategorikan sebagai sup atau makanan berkuah utama yang disantap dengan nasi
Merupakan elemen pelengkap (condiment) yang menjadi ciri khas identitas kuliner Palembang, sering disebut "Cuko"
Jenis kuah ini dibuat dengan teknik fermentasi udang dalam jangka waktu lama
Bacalah dua teks berikut:
Teks Informasi:
"Pengemasan makanan khas daerah perlu menonjolkan identitas lokal dan mencantumkan informasi produk."
Teks Fiksi:
"Bu Ina menjual rendang dalam wadah daun pisang yang dibungkus anyaman rotan. Pada kemasannya terdapat label dengan tulisan tangan yang mencantumkan bahan baku dan tanggal pembuatan."
Apa kesamaan teknik pengemasan dalam kedua teks?
Fokus pada estetika saja
Menonjolkan identitas budaya lokal
Menggunakan bahan sintetis untuk efisiensi
Mengabaikan informasi pada label
Informasi bahwa Bu Ina menjual rendang
Bacalah teks berikut:
"Pengemasan hidangan lauk pauk khas daerah harus memenuhi standar keamanan pangan, menarik, dan ramah lingkungan. Label pada produk mencantumkan informasi tentang nama produk, komposisi, dan tanggal kadaluarsa."
Apa fungsi utama dari label pada kemasan hidangan khas daerah?
Sebagai hiasan pada kemasan
Untuk menonjolkan desain produk
Memberikan informasi penting kepada konsumen
Mempermudah proses distribusi
Mencari model desain
Bacalah teks berikut:
Teks Informasi:
"Pemasaran makanan khas daerah membutuhkan strategi yang mencakup promosi, harga kompetitif, dan distribusi luas."
Teks Fiksi:
"Pak Rahmat memasarkan minuman tradisional es cendol melalui media sosial, memberikan potongan harga, dan mengirimkan produknya ke berbagai daerah dengan jasa pengiriman."
Apa kesamaan strategi pemasaran yang digunakan pada kedua teks?
Mengutamakan promosi dan distribusi
Fokus pada produksi dan kemasan
Mengabaikan harga produk
Menggunakan bahan baku berkualitas rendah
Pak Rahmat memasarkan minuman tradisional
Bacalah teks berikut:
Teks Informasi:
"Pemasaran makanan khas daerah membutuhkan strategi yang mencakup promosi, harga kompetitif, dan distribusi luas."
Teks Fiksi:
"Pak Rahmat memasarkan minuman tradisional es cendol melalui media sosial, memberikan potongan harga, dan mengirimkan produknya ke berbagai daerah dengan jasa pengiriman."
Berdasarkan kedua teks, pilih pernyataan yang sesuai:
Harga yang kompetitif menarik minat pembeli
Promosi melalui media sosial memperluas pasar
Distribusi hanya penting untuk pasar lokal
Mengabaikan promosi dapat menurunkan minat konsumen
Bacalah kutipan cerita berikut:
"Ibu Tia menjual keripik pisang dengan merek lokal 'Keripik Nusantara'. Ia mempromosikan produknya melalui media sosial, menawarkan harga diskon untuk pembelian pertama, dan mendistribusikan produknya ke pasar tradisional dan swalayan."
Apa strategi pemasaran utama yang digunakan Ibu Tia?
Mengurangi biaya produksi
Memanfaatkan media sosial dan distribusi luas
Menjual produk tanpa promosi
Fokus pada produksi saja
Fokus pada penerimaan produk oleh masyarakat
Bacalah kutipan berikut:
"Produk khas daerah memiliki nilai jual tinggi jika diolah dengan baik dan dipromosikan secara efektif. Sebuah proposal usaha harus mencakup analisis produk dan strategi pemasarannya."
Apa yang menjadi isi utama dalam proposal tersebut?
Daftar bahan baku dan alat produksi
Analisis keunggulan dan strategi pemasaran
Desain logo produk
Studi perbandingan harga dengan produk luar negeri
Produk khas daerah memiliki nilai jual tinggi
Seorang pengusaha mengalokasikan 25% dari anggaran total Rp10.000.000 untuk promosi makanan khas daerah. Berapa besar dana yang dialokasikan untuk promosi?
Rp 2.000.000
Rp 2.500.000
Rp 3.000.000
Rp 4.000.000
Rp 4.500.000
Seorang pengusaha memiliki rincian biaya promosi berikut:
· Biaya media sosial: Rp800.000
· Biaya cetak spanduk: Rp1.200.000
· Biaya diskon: Rp1.500.000
Pilihlah pernyataan yang benar. (Pilih lebih dari satu jawaban)
Total biaya promosi adalah Rp3.500.000
Biaya diskon lebih besar dibandingkan media sosial
Biaya cetak spanduk adalah 40% dari total biaya promosi
Biaya promosi di media sosial lebih kecil dari cetak spanduk
Sebuah toko oleh-oleh memberikan diskon promosi sebesar 10% untuk semua produknya. Jika harga awal produk adalah Rp20.000, berapa harga setelah diskon?
Rp 18.000
Rp 18.500
Rp 19.000
Rp 19.500
Rp 20.000
Seorang pengusaha membuat 50 bungkus keripik singkong dengan biaya bahan baku Rp200.000, biaya tenaga kerja Rp150.000, dan biaya operasional Rp50.000. Berapakah harga pokok per bungkus?
Rp 8.000
Rp 8.500
Rp 8.750
Rp 9.000
Rp 9.500
Jika harga pokok sebuah botol jus jeruk adalah Rp12.000 dan pengusaha menetapkan keuntungan sebesar 25%, berapakah harga jualnya?
Rp 14.000
Rp 15.000
Rp 16.000
Rp 17.000
Rp 18.000
Pak Andi menjual makanan khas daerah dengan total biaya produksi Rp400.000 untuk 80 porsi. Jika ingin mendapatkan keuntungan 20% dari harga pokok, berapakah harga jual per porsi?
Rp 5.000
Rp 6.000
Rp 7.000
Rp 8.000
Rp 9.000
Seorang pengusaha membuat keripik pisang dengan biaya tetap Rp500.000, biaya variabel per bungkus Rp3.000, dan harga jual per bungkus Rp5.000. Berapa jumlah bungkus yang harus dijual untuk mencapai BEP?
100 bungkus
150 bungkus
200 bungkus
250 bungkus
300 bungkus
Sebuah usaha kue lapis memerlukan biaya tetap Rp1.000.000, biaya variabel per kotak Rp20.000, dan harga jual Rp40.000 per kotak. Berapa pendapatan minimum yang harus diperoleh untuk mencapai BEP?
Rp 2.000.000
Rp 2.500.000
Rp 3.000.000
Rp 3.500.000
Rp 4.000.000
Biaya tetap produksi dodol adalah Rp600.000, biaya variabel per bungkus Rp10.000, dan harga jual per bungkus Rp15.000. Jika usaha ini menghasilkan 150 bungkus, berapa keuntungan yang diperoleh setelah BEP tercapai?
Rp 150.000
Rp 200.000
Rp 250.000
Rp 300.000
Rp 350.000
Bacalah teks informasi berikut :
Kekayaan Rimpang Nusantara: Lebih dari Sekadar Penyedap
Indonesia, yang dahulu dikenal sebagai "Kepulauan Rempah", memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, terutama dalam kelompok tanaman rimpang atau empon-empon. Bahan-bahan ini bukan sekadar bumbu dapur untuk melezatkan masakan tradisional, tetapi juga fondasi dari pengobatan herbal (jamu) yang telah diwariskan turun-temurun. Memahami karakteristik fisik dan fungsi organoleptik (rasa dan aroma) dari rimpang-rimpang ini sangat penting dalam pengolahan makanan khas daerah.
Salah satu yang paling populer adalah Jahe (Zingiber officinale). Rimpang ini mudah dikenali dari kulitnya yang berwarna cokelat muda dan dagingnya yang berserat serta berwarna kekuningan atau putih. Karakteristik utamanya adalah rasa pedas dan sensasi hangat yang ditimbulkannya, membuatnya menjadi bahan utama untuk minuman penghangat tubuh seperti wedang ronde. Berbeda dengan jahe, Kunyit (Curcuma longa) memiliki ciri khas warna oranye terang hingga kuning tua pada dagingnya. Selain memberikan aroma tanah (earthy) yang khas, fungsi utama kunyit dalam masakan seperti nasi kuning atau gulai adalah sebagai pewarna alami yang kuat dan antiseptik.
Rimpang lain yang tak kalah penting adalah Lengkuas atau Laos (Alpinia galanga). Secara fisik, lengkuas memiliki tekstur kulit yang lebih keras dan bersisik dibandingkan jahe, dengan daging yang lebih alot dan berwarna putih kemerahan. Aromanya segar seperti citrus dan sedikit pedas. Dalam kuliner seperti rendang, lengkuas sering digunakan dalam potongan besar atau dimemarkan untuk menyumbang aroma segar tanpa mendominasi rasa. Terakhir, ada Kencur (Kaempferia galanga). Rimpang ini berukuran lebih kecil dan cenderung bulat. Kencur memiliki aroma yang sangat tajam, khas, dan sedikit menyengat. Kencur adalah kunci aroma pada sambal pecel atau minuman beras kencur yang menyegarkan.
Ilustrasi Gambar: Disajikan gambar 4 mangkuk kecil berisi bumbu halus :
Mangkuk 1: Bumbu berwarna kuning oranye cerah.
Mangkuk 2: Bumbu berwarna putih pucat berserat.
Mangkuk 3: Bumbu berwarna kecokelatan dengan tekstur agak kasar.
Mangkuk 4: Bumbu berwarna putih kekuningan dengan aroma tajam yang "terasa" dari deskripsi visualnya
Dalam proses pengolahan makanan khas daerah, pemilihan bumbu sangat menentukan hasil akhir.
Pertanyaan :
Berdasarkan deskripsi fungsi dan karakteristik warna di dalam teks, manakah pernyataan yang tepat terkait penggunaan bumbu-bumbu tersebut? (Pilih lebih dari satu jawaban)
Untuk membuat Nasi Kuning yang warnanya cerah menarik, juru masak harus menggunakan rimpang yang dijelaskan memiliki daging berwarna oranye terang
Jika ingin membuat minuman yang memberikan efek kehangatan pada tubuh saat cuaca dingin, bahan utama yang dipilih adalah rimpang yang bertekstur keras dan beraroma citrus
Untuk memberikan aroma khas yang kuat pada bumbu pecel, digunakan rimpang yang ukurannya kecil dan beraroma menyengat
Sebagai pewarna alami yang juga berfungsi sebagai antiseptik dalam masakan berkuah santan, digunakan rimpang yang berserat dan berwarna putih
