wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

puisi

Total questions: 60

Worksheet time: 54mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan langkah-langkah dalam menganalisis puisi!

a)

Langkah-langkah dalam menganalisis puisi adalah membaca, menganalisis struktur, mengidentifikasi bahasa, meneliti makna, menghubungkan konteks, dan menyimpulkan interpretasi.

b)

Hanya menyimpulkan tanpa analisis mendalam

c)

Mengabaikan struktur dan bahasa puisi

d)

Membaca puisi tanpa memahami konteks

2.

Apa yang dimaksud dengan nada dan suasana dalam puisi?

a)

Suasana adalah tema utama dalam puisi.

b)

Nada adalah perasaan yang disampaikan, sedangkan suasana adalah konteks atau atmosfer dalam puisi.

c)

Nada dan suasana adalah sinonim dalam puisi.

d)

Nada adalah jenis puisi yang digunakan.

3.

Apa yang dimaksud dengan simbol dalam puisi?

a)

Simbol dalam puisi adalah elemen yang tidak berhubungan dengan tema.

b)

Simbol dalam puisi adalah representasi dari ide atau perasaan yang lebih besar.

c)

Simbol dalam puisi hanya digunakan untuk memperindah bahasa.

d)

Simbol dalam puisi adalah kata-kata yang tidak memiliki makna.

4.

Hiduplah kisah puteri besatari

Elok rupa serta memiliki budi

Tidak dapat menolak senyum berseri

Duhai puteri yang selalu menari


Cuplikan puisi lama tersebut berjenis ...

a)

pantun

b)

karmina

c)

syair

d)

talibun

5.

Kurang pikir kurang siasat

Tentu dirimu akan tersesat


Bila dilihat dari bentuk rima, cuplikan puisi tersebut berima ...

a)

a-a

b)

2 baris

c)

8-12 suku kata

d)

satu bait

6.

Bila terkena penyakit kikir

....

Isi yang tepat untuk mengisi bagian gurindam yang rumpang di atas adalah ....

a)

Tuan muda hidup kembali

b)

Sanak saudara lari menyingkir

c)

Mulia namanya sepanjang masa

d)

Tentu dirimu kelak tersesat

7.
Ciri-ciri syair yang tepat adalah . . . .
a)
Empat baris sebait, bersajak sama, tidak terikat jumlah suku kata.
b)
Sebait empat baris, bersajak abab, terdiri atas 8 – 12 suku kata
c)
Empat baris setiap baitnya, bersajak aaaa, terikat jumlah suku kata.
d)
 Sebaris empat bait, bersajak sama, terikat jumlah suku kata
8.

Perhatikan ciri-ciri puisi rakyat berikut ini!

1. Terdiri dari dua baris dalam sebait

2. terdiri dari empat baris dalam sebait

3. Berisi nasihat atau kata-kata mutiara

4. Bersajak a-a-a-a

5. Bersajak a-b-a-b

6. Bersajak a-a

7. Semua baris adalah isi

8. Baris 1-2 sampiran,baris 3-4 isi

Berdasarkan ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri syair adalah …

a)

a. 2-4-7

b)

b. 1-6-7

c)

c. 2-5-8

d)

d. 1-3-6

9.

Berikut adalah contoh gurindam yang tepat ...

a)

buah salak buah kedongdong

rasanya asam sebelum matang

b)

buah manggis

buah nangka

c)

Barang siapa mencari ilmu

Maka carilah ke para guru

d)

buah nangka manis rasanya

anak baik tak boleh menangis baik budinya

10.

Perhatikan pantun berikut ini!

Pergi ke laut membawa jala,

Jala ditebar sambil mengingat;

Meski hidup banyak kendala,

Haruslah kita selalu semangat.

Isi pantun tersebut adalah …

a)

Janganlah putus asa dengan nasib yang telah digariskan

b)

Jika kita berusaha dengan keras, maka cita-cita akan tercapai.

c)

Kita harus selalu membantu sesama manusia agar hidup kita jadi bahagia.

d)

Meski kehidupan banyak cobaan dan aral melintang, kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap semangat berjuang.

11.

Setelah berusaha belajar lebih giat dan serius, Danang mendapat peringkat pertama di kelas. Ia sangat senang karena akan memperoleh hadiah atas prestasinya itu.

Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...

a)

Bila kita ingin ke pasar

Pasar modern ada di mall

Ayo kita bergiat belajar

Supaya nilainya maksimal

b)

Kuda poni si kuda kepang

Tubuhnya tinggi larinya cepat

Riang hati bukan kepalang

Hadiah prestasi akan didapat

c)

Sari kelapa buah nira

Nira diolah untuk sedekah

Gembira hati tiada terkira

Ibu datang bawa hadiah

d)

Pergi ke goa Jatijajar

Banyak orang bertamasya

Mari kita giat belajar

Supaya orang tua bahagia

12.

Jenis puisi baru berikut adalah contoh puisi ...

a)

Romansa

b)

Satire

c)

Elegi

d)

Himne

13.

Seruling menggema di bukit Pina

Pada kutipan di atas termasuk ke dalam imaji visual (penglihatan).

a)

Benar

b)

Salah

14.

Menyesal

Karya Ali Hasjmi

Pagiku hilang sudah melayang,

Hari mudaku sudah pergi

Kini petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

 

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu, miskin harta

 

Ah, apa guna kusesalkan

Menyesal tua tiada berguna

Hanya menambah luka sukma

 

Kepada yang muda kuharapkan

Atur barisan di hari pagi

Menuju arah padang bakti.

 

 

Teks Puisi di atas terdiri atas 4 larik .

a)

Benar

b)

Salah

15.

Dengan adanya irama, puisi yang ditulis dapat disajikan dengan indah, sehingga mampu memengaruhi ketertarikan pembaca atau pendengar terhadap puisi. Berdasarkan pernyataan tersebut, pengertian irama adalah....

a)

Karya sasrta hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia.

b)

Penyusunan bunyi dari kata-kata dalam sebuah puisi.

c)

Pergantian, keras lembut, lambat cepat, panjang pendek, atau tinggi rendahnya pengucapan kata dalam puisi.

d)

Hasil dari upaya memilih kata kata tertentu untuk dipakai dalam suatu tuturan bahasa.

16.

Buku yang memuat kumpulan puisi, baik dari seorang penyair atau beberapa penyair, pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....

a)

pembacaan puisi

b)

memahami puisi

c)

antologi puisi

d)

penilaian puisi

17.

Puisi berjudul “aku“ merupakan karya dari....

a)

Goenawan Muhammad

b)

Chairil Anwar

c)

Acep Zamzam

d)

H.B. Jasin

18.

SURAT DARI IBU

Pergi ke dunia luas anakku sayang

pergi ke hidup bebas

selama angin masih angin buritan

dan matahari pagi menyinari daun-daunan

dalam rimba dan padang hijau


Suasana puisi tersebut adalah . . . .

a)

mengharukan

b)

mengecewakan

c)

menyedihkan

d)

menjengkelkan

19.

.....................

Tuhanku

di pintuMu aku mengetuk

aku tidak bisa berpaling


Makna dalam bait puisi tersebut adalah .....

a)

seseorang yang ingin bertaubat

b)

seseorang yang selalu berbuat salah

c)

seseorang yang mengetuk pintu

d)

seseorang yang ikhlas terhadap takdirnya

20.

Baca puisi ini dengan seksama!


Saya seorang anak yang penuh gairah

Saya selalu belajar keras

Patuhi orang tua saya

Ketaatan kepada guruku

Saya ingin menjadi anak yang cerdas

Untuk membuat orang tua saya bangga

Saya ingin mengejar tujuan saya

Saya akan menjadi guru nanti

Jadi guru itu mulia


Apa cita-cita anak-anak dalam puisi di atas?

a)

Menjadi dokter

b)

menjadi guru

c)

menjadi orang tua

d)

menjadi suster

21.

Dengan ibu jangan durhaka

Supaya Tuhan tidak murka


Isi puisi itu menyatakan bahwa ....

a)

sikap durhaka itu tidak baik

b)

setiap ibu mengharapkan anaknya taat pada Tuhan

c)

Tuhan tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain

d)

kita harus berbakti pada ibu agar tidak dimurkai Tuhan

22.

Permintaan Langit


maafkan aku…

jika aku tak seindah dulu

dan tak lagi berwarna biru

karena semua juga ulahmu

kau tebangi semua pilarku

untuk hiasan perabotanmu


wahai makhluk berbudi

permintaanku hanya satu

jagalah sahabatku

bumi ini

seperti kau jaga dirimu


andai kau sadari

sakit bumi ini adalah sakitmu

derita bumi adalah deritamu jua

sekali lagi, jagalah bumi

karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa


Isi puisi di atas adalah ...

a)

Permintaan untuk menjaga bumi

b)

Permintaan untuk menjaga langit

c)

Permintaan untuk menjaga sahabat

d)

Permintaan maaf dari penjaga bumi

e)

Permintaan maaf telah menyakiti

23.

Untuk dapat menghayati puisi, maka terlebih dahulu kita harus....

a)

membuat puisi

b)

merangkai puisi

c)

menghafal puisi

d)

memaknai puisi

24.

Cara membaca puisi yang bagus adalah …

a)

Suara tidak harus keras

b)

Suara nyaring

c)

Intonasi yang benar

d)

Suara selalu hening

25.

Kalau klasifikasi sorga ditentukan jumlah langit yang melapisinya

Maka negeri kita bagai maskapai rokok, sorga langit ke tujuh klasifikasinya


Majas yang terkandung dalam puisi tersebut yaitu ....

a)

Majas personifikasi

b)

Majas repetisi

c)

Majas simile

d)

Majas paradoks

26.

Dengarlah kami akan menyanyi lagu yang tidak nyaman di hati

Tentang sebuah negeri, negeri yang sedih dan ngeri


imaji yang terkandung dalam larik kedua puisi tersebut adalah ....

a)

imaji taktil

b)

imaji visual

c)

imaji auditif

d)

imaji rabaan

27.

Bagai bunyi tambur mainan

Anak-anak peri dunia yang gaib.

Dan angin mendesah mengeluh dan mendesah.

Citraan puisi tersebut adalah ... .

a)

pendengaran

b)

penglihatan

c)

perasaan

d)

pencecap

28.

Gadis Peminta-Minta

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil

Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka

Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa

Kata-kata gadis kecil berkaleng kecil bermakna ...

a)

Gadis kecil yang membawa kaleng yang berukuran kecil

b)

Seorang gadis yang memegang mainan kaleng

c)

Seorang perempuan yang masih anak-anak yang mengalami kesengsaraan

d)

Seorang perempuan yang masih anak-anak yang suka membawa kaleng

29.

Pagiku hilang sudah terbang melayang

Hari mudaku sudah jauh pergi

Kini petang datang membayang

Batang dari usiaku sudah sangat tinggi

Makna kata petang dalam kutipan di atas adalah .. .

a)

Suasana yang menyelimuti senja.

b)

Masa tua yang dihadapi.

c)

Kehidupan malam yang dijalani.

d)

Waktu yang berlangsung pada sore hari.

30.

aku menggigil

di antara sunyi yang merambati

tebing-tebing pantai dengan jerit camarnya

menghempaskan dalam terjal karang-Mu

(…)

 

Larik bermajas untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah … .

a)

angin pun tertawa bersiutan.

b)

angin bertiup dengan kencang

c)

semilir angin laut

d)

hembusan angin menerpa

31.

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!

Perahu yang bersama kan merapuh!

mengapa ajal memanggil dulu

sebelum sempat berpeluk dengan cintaku

Suasana dalam puisi tersebut adalah ... .

a)

bahagia

b)

sedih

c)

rindu

d)

ceria

32.

Struktur fisik yang menonjol dari puisi berikut ada;ah ...

a)

Majas

b)

Kata konkret

c)

Tipografi

d)

Imaji

33.

Gadis Peminta-Minta

Karya Toto S Bachtiar

 

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil Pulang kebawah jembatan yang melulur sosok Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan Gembira dari kemayaan riang Duniamu yang lebih tinggi dari menara katedral Melintas-lintas di atas air kotor, tapi begitu yang kau hafal Jiwa begitu murni, terlalu murni Untuk bias membagi dukaku

Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil Bulan di atas itu, tak ada yang punya Dan kotaku, ah kotaku Hidupnya tak punya lagi tanda.

 

1955

Tuhan, Kita Begitu Dekat

Karya Abdul Hadi W. M

 

Tuhan,

Kita begitu dekat

Sebagai api dengan panas

Aku panas dalam apimu

Tuhan,

Kita begitu dekat

Seperti kain dengan kapas

Aku kapas dalam kainmu

Tuhan,

Kita begitu dekat

Seperti angin dan arahnya

Kita begitu dekat

Dalam gelap

Kini aku nyala

Dalam lampu padammu

 

1976

  Tema yang sesuai untuk dua puisi di atas ialah …

a)

Puisi 1 kemanusiaan; puisi 2 ketuhanan

b)

Puisi 1 kritik sosial; puisi 2 kemanusiaan

c)

Puisi 1 ketuhanan; puisi 2 keindahan alam

d)

Puisi 1 patriotisme; puisi 2 kemanusiaan

e)

Puisi 1 kritik sosial; puisi 2 ketuhanan

34.

Unsur puisi yang dominan pada puisi tersebut ialah …

a)

Tema

b)

Nada

c)

Suasana

d)

Tipografi

e)

Enjabemen

35.

Gadis Peminta-Minta

Karya Toto S Bachtiar

 

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil Pulang kebawah jembatan yang melulur sosok Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan Gembira dari kemayaan riang Duniamu yang lebih tinggi dari menara katedral Melintas-lintas di atas air kotor, tapi begitu yang kau hafal Jiwa begitu murni, terlalu murni Untuk bias membagi dukaku

Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil Bulan di atas itu, tak ada yang punya Dan kotaku, ah kotaku Hidupnya tak punya lagi tanda.

 

1955

Suasana yang tergambar melalui puisi di atas adalah …

a)

Sedih

b)

Bahagia

c)

Iba

d)

Marah

e)

Gelisah

36.

Gadis Peminta-Minta

Karya Toto S Bachtiar

 

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil Pulang kebawah jembatan yang melulur sosok Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan Gembira dari kemayaan riang

……..

 

Makna larik “Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa” pada puisi di atas adalah ..

a)

Kota yang seperti tak berpenghuni

b)

Hilangnya kenyamanan kota

c)

Kota yang ditinggalkan orang karena banyak gadis peminta-minta

d)

Kota yang menghilang tanpa penghuni

e)

Hilangnya kepedulian manusia pada sesama

 

37.

Bacalah dengan cermat kalimat-kalimat bermajas berikut ini!

(1)   Dengarkan angin mengusir batang-batang padi

(2)   Sebelum matahari terbenam

(3)   Dengarkan senandung di balik jendela

(4)   Sebelum keadaan sepi

(5)   Rumah kecil, bukalah pintu pagarmu

Berikut ini baris puisi yang bermajas sama ditunjukkan oleh nomor …

a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

1 dan 4

d)

1 dan 5

e)

2 dan 4

38.

Tuhan, Kita Begitu Dekat

Karya Abdul Hadi W. M

 

Tuhan,

Kita begitu dekat

Sebagai api dengan panas

Aku panas dalam apimu

Tuhan,

Kita begitu dekat

Seperti kain dengan kapas

Aku kapas dalam kainmu

Tuhan,

Kita begitu dekat

Seperti angin dan arahnya

Kita begitu dekat

Dalam gelap

Kini aku nyala

Dalam lampu padammu

 (1976)

Majas yang dominan pada puisi tersebut adalah...

a)

hiperbola dan personifikasi

b)

hiperbola dan metafora

c)

metafora dan personifikasi

d)

metafora dan simile

e)

simile dan hiperbola

39.

Pada Suatu Hari Nanti

Karya Sapardi Djoko Damono

 

Pada suatu hari nanti,

Jasadku tak aka nada lagi,

Tapi dalam bait-bait sajak ini,

Kau tak akan kurelakan sendiri.

 

Pada suatu hari nanti,

Suaraku tak terdengar lagi,

Tapi di antara larik-larik sajak ini,

Kau akan tetap kusiasati.

 

Pada suatu hari nanti,

Impianku pun tak dikenal lagi,

Namun di sela-sela huruf sajak ini,

Kau tak akan letih-letihnya kucari.

Amanat yang ingin disampaikan penyair pada puisi tersebut ialah …

a)

Manusia sebaiknya melakukan usaha yang terbaik dalam hidup agar tidak menyesal kemudian hari.

b)

Manusia baiknya tidak menyimpan kemarahan dan dendam pada seseorang sebelum dirinya meninggal.

c)

  Beribadahlah sebab kita tidak tahu kapan tepatnya dan bagaimana caranya ajal akan menjemput.

d)

  Berkaryalah sebab seseorang akan tetap hidup lewat karyanya meskipun telah meninggalkan dunia.

e)

Manusia seharusnya menggunakan waktu sebaik-baiknya selama masih hidup di dunia.

40.

Pemandangan Senjakala

Karya WS Rendra

 

….

Kelelawar-kelelawar raksasa datang dari langit kelabu tua

Bau mesiu di udara, Bau mayat. Bau kotoran kuda

….

 

 Citraan/imaji yang muncul pada baris puisi di atas adalah …

a)

Pendengaran dan Penglihatan

b)

Penglihatan dan penciuman

c)

Pengecapan dan Penglihatan

d)

Penglihatan dan Perabaan

e)

Perasaan dan Penciuman

41.

Di Tengah Jalan

Karya Leon Agusta

 

…..

Sayup-sayup terdengar suara kereta penghabisan

Gerbang-gerbang dikosongkan tinggal muatan kematian

Di tengah jalan terdengar lolongan bersahutan

…..

 Citraan/imaji yang dominan pada baris puisi di atas adalah …

a)

Pendengaran

b)

Penglihatan

c)

Pengecapan

d)

Gerak

e)

Perasaan

42.

SAJAK SUARA

Karya Widji Thukul

 

sesungguhnya suara itu tak bisa diredam

mulut bisa dibungkam

namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang

dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku

suara-suara itu tak bisa dipenjarakan

di sana bersemayam kemerdekaan

apabila engkau memaksa diamaku

siapkan untukmu: pemberontakan!

sesungguhnya suara itu bukan perampok

yang ingin merayah hartamu

ia ingin bicara

mengapa kau kokang senjata

dan gemetar ketika suara-suara itu

menuntut keadilan?

………

 

 Kata Engkau/Kau yang dimaksud oleh penyair pada puisi di atas merujuk kepada …

a)

Kekasih yang meninggalkan

b)

Kawan yang berkhianat

c)

Pemimpin yang tidak mau dikritik

d)

  Pejuang kemerdekaan di masa lalu

e)

  Diri penyair sendiri

43.

TSUNAMI: JERITAN HATI

Karya: Yulia Puspa


Tangisan terus terdengar

seakan alam tak mau kompromi

manusia terjajar

terkapar . . . .

hanya doa yang terucap untuk saudara kami


Citraan pendengaran terdapat pada baris . . . .

a)

kesatu dan ketiga

b)

kedua dan keempat

c)

kesatu dan kelima

d)

kedua dan ketiga

44.

Perhatikan puisi berikut!

HAMPA

Sepi di luar

Sepi menekan mendesak

Lurus kaku pohonan

Tak bergerak

Sampai ke puncak

Sepi memagut

Segala menanti, menanti, menanti

Sepi

Tambah ini menanti jadi mencekik

Memberat mencekung punda

Sampai binasa segala. Belum apa-apa.

Karya Chairil Anwar

Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .

a)

Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.

b)

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.

c)

Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.

d)

Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.

45.

Perhatikan cuplikan puisi berikut!

“Aku”

Chairil Anwar


Kalau sampai waktuku

Ku mau tak seorang ‘kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang


Kata yang mengandung makna simbolik pada kutipan puisi di atas adalah ....

a)

waktu

b)

sedu sedan

c)

merayu

d)

binatang jalang

46.

Pedang di kanan dan keris di kiri

Berselempang semangat tak bisa mati

Ini barisan tak bergenderung-berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu

Penggalan puisi Chairil Anwar di atas melukiskan ....

a)

semangat yang terbelenggu

b)

sikap pasrah terhadap Tuhan

c)

perjuangan tanpa senjata

d)

semnagat perjuangan yang pantang meyerah

47.

Perhatikan puisi berikut dengan seksama !


Tadi siang kulihat

Pejabat !

Terlihat mata kuyup

penuh harap

Rupanya angin dan awan

tlah membangkitkan

hati dan jiwanya

yang dulu beku dan bisu

yang dulu tawar dan hambar


Terakhir kulihat

Pejabat!

Tersenyum lebar

Menyematkan kuntum bunga

di bibirnya

Di tangan kanannya

tergenggam erat

sebuah pernyataan :

Camkan keadilan !

Pejabat !

Khianat !

Tamat !


Dari puisi di atas, pengarang menggambarkan seorang pejabat sebagai orang yang....

a)

Ingin membangkitkan hati dan jiwanya

b)

Ingin menyematkan kuntum bunga di bibirnya

c)

Ingin menegakkan keadilan

d)

Bersifat khianat kepada rakyat

48.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

Di mana pembangunan ini

Tuan hidup kembali

Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar lawan banyaknya seratus kali

Pedang di kanan, keris di kiri

Berselubung semangat yang tak bisa mati

………

(Diponegoro: Chairil anwar)


Makna yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah….

a)

Sekarang ini Indonesia harus membangun semangat juang para pahlawan.

b)

Jangan gentar menghadapi masalah pembangunan apa saja.

c)

Semangat juang para pahlawan harus diteladani dalam membangun negeri.

d)

Pedang dan keris adalah senjata yang ampuh digunakan untuk berjuang.

49.

Dalam membacakan/memusikalisasikan puisi ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu ?

a)

suasana, tema, dan makna

b)

tema, makna, dan amanat

c)

Intonasi, vokal, dan ekspresi

d)

suara, tempat, dan gerakan

50.

6. Bacalah puisi berikut dengan teliti!


Kau peluk aku sebelum membunuhku

Tersenyum melihatku merenung melihatmu

Kau menungguku, menunggu ku terjatuh

Setiap langkah tertuju serta dalam . . . .


Kata berima sama dengan larik sebelumnya yang tepat untuk melengkapi kutipan lagu di atas agar serasi maknanya adalah . . . .

a)

A. senyumku

b)

B. hidupku

c)

C. renungku

d)

D. langkahku

51.

9. Puisi berikut yang menggunakan rima bebas adalah ....

a)

A. Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

b)

B. Pergi engkau jauh dariku

Pergi dan jangan kembali

Tak sudi lagi padamu

Biarkan aku sendiri

c)

C. Waktu masih muda dewasa

Nyata gembira masih dikandung

Sungai mengalir gagah perkasa

Gegap gempita di celah gunung

d)

D. Angin kencang datang dari jiwa

Air berpusar dan dan gelombang naik

Memukul hati kita yang telanjang

Dan menyelimuti dengan kegelapan

52.

Bacalah Kutipan Puisi Berikut !

Judul: Menyesal

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (A. Hasyim)


5. Baris 1 dan 4 pada puisi di atas menunjukkan majas…

a)

a. Simile

b)

b. Metafora

c)

c. Hiperbola

d)

d. Personafikasi

53.

Pahlawan Tak Dikenal

Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

Sebuah lubang peluru buundar di dadanya

Senyum bekunya berkata, kita sedang perang

Dia tidak tahu bilamana ia datang

Kedua tangannya memeluk senapan

Dia tidak tahu untuk siapa dia datang

Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang

............................

(Toto Sudarto Bahtiar)


6. Rima puisi Pahlawan Tak Dikenal bait pertama adalah ...

a)

a. a-b-a-b

b)

b. b-a-a-a

c)

c. a-b-b-a

d)

d. a-a-b-a

54.

Menyesal pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah di masa muda

Ini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.....................

(A. Hasyim)


9. Persamaan bunyi yang terdapat pada puisi di atas adalah....

a)

a. Hilang dan Melayang

b)

b. Pagiku dan Hilang

c)

c. Pagiku dan Melayang

d)

Sudah dan Melayang

55.

Bacalah puisi berikut!
Hujan Bulan Juni
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
(1989)
Karya Sapardi Djoko Damono

Makna “Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni”
yang terdapat dalam puisi tersebut adalah ....

a)

Bersikap bijak dan tidak mengeluh seperti hujan.

b)

Mampu menahan tidak menyampaikan sayang dan rindunya.

c)

Kebijaksanaan seseorang dalam menghadapi masalah.

d)

Sebagai manusia kita harus bersikap bijak seperti hujan.

e)

Mampu berkorban demi cinta dan kasih sayang.

56.

Bacalah gurindam berikut ini!
Jangan hanya pandai di dalam benak
Namun juga harus pandai ditindak

Berikut ini manakah yang tidak termasuk pada menafsirkan makna gurindam tersebut ....

a)

Jangan hanya pintar berbicara, buktikan dengan tindakan.

b)

Jangan hanya pandai secara intelektual, tetapi juga dalam mengambil suatu tindakan.

c)

Orang yang banyak bicara biasanya tidak pandai dalam bertindak.

d)

Dilarang mempunyai ilmu pengetahuan saja, tetapi pandailah juga dalam
bertindak.

e)

Jangan hanya pandai dalam berpikir, namun haruslah dapat bertindak.

57.

Bacalah puisi berikut!

Kita Adalah Pemilih Syah Republik Ini

Tidak ada lagi pilihan
Kita harus berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
berarti hancur
apakah akan kita jual keyakinan kita
dalam pengabdian tanpa harga
akan maukah kita duduk satu meja
dengan para pembunuh tahun yang lalu
dalam setiap kalimat yang berakhiran
“Duli Tuanku!”
Tidak ada lagi pilihan
Kita harus berjalan terus
Kita adalah manusia bermata sayu,
Yang di tepi jalan mengacungkan tangan untuk oplet
dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahan hidup
sengsara
Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama
Dan bertanya-tanya diam inikah yang namanya
merdeka
Kita yang tak punya dengan seribu slogan
Dan seribu pengeras suara yang hampa suara
Tidak ada lagi pilihan
Kita harus berjalan terus
(Karya: Taufiq Ismail dari Tirani dan Benteng, 1993)

Suasana yang terdapat dalam puisi tersebut adalah ....

a)

perjuanan

b)

tak ada pilihan

c)

semangat

d)

tidak gentar

e)

emosional

58.

Bacalah penggalan pantun berikut!


Pohon pepaya di dalam semak
Pohon manggis sebesar lengan
Kawan tertawa memanglah banyak
Kawan menangis diharap jangan

Maksud isi pantun tersebut adalah...

a)

Mencari kawan sebanyak-banyaknya agar terus bisa tertawa.

b)

Mencari kawan harus banyak supaya kesedihan hilang.

c)

Carilah kawan yang banyak dan senang tertawa.

d)

Kawan pada saat senang banyak, sangat sedikit ketika susah.

e)

Jangan mencari kawan yang membuat kita menangis.

59.

Perhatikan puisi berikut!

Karangan Bunga
Karya : Taufiq Ismail

Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi


Amanat dalam puisi tersebut adalah...

a)

Lakukan apa pun untuk membela kebenaran daqn keadilan.

b)

Jangan takut membela rakyat miskin dengan menentang Kebijakan Pemerintah.

c)

Berikan yang terbaik untuk bangsa dan negara dengan cara patuh dengan peraturan.

d)

Lakukan protes terhadap kebijakan Pemerintah yang merugikan rakyat kecil.

e)

Hendaklah kita selalu mengenang jasa pahlawan yang rela berkorban untuk keadilan.

60.

Cermati gurindam berikut!

Apabila anak tidak dilatih
jika besar bapaknya letih


Maksud isi gurindam tersebut adalah...

a)

Seorang anak harus dilatih bekerja dengan giat agar dewasa sudah terbiasa.

b)

Seorang bapak harus bertanggung jawab atas anaknya hingga dewasa.

c)

Seorang bapak harus memberi contoh yang baik kepada anaknya.

d)

Seorang anak yang tidak dididik sejak kecil ketika dewasa menyusahkan orang tua.

e)

Seorang anak yang tidak belerja akan membebani kehidupan orang tuanya.