Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

soal chasis kelas xi

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Saat memeriksa roda, seorang teknisi menemukan bahwa beberapa jari-jari memiliki ketegangan yang berbeda. Apa risiko utama bila motor tetap digunakan?

a)

Rantai cepat aus

b)

Roda menjadi tidak seimbang saat kecepatan tinggi

c)

Ban mengembang berlebihan

d)

Rem menjadi macet

e)

Oli shock absorber bocor

2.

Teknisi ingin memastikan arah putaran ban benar saat pemasangan. Apa dampak paling nyata jika pemasangan terbalik?

a)

Kampas rem mudah aus

b)

Daya cengkeram ban menurun terutama saat hujan

c)

Swing arm cepat patah

d)

Roda tidak bisa berputar

e)

Pentil ban rusak

3.

Ban tubeless bocor perlahan setelah melewati jalan berbatu. Tindakan terbaik adalah...

a)

Mengganti ban langsung

b)

Memberi tambalan dari dalam dengan seal tubeless

c)

Menurunkan tekanan angin

d)

Menggunakan ban dalam tambahan

e)

Menggosok permukaan ban dengan amplas

4.

Ban motor aus tidak merata pada bagian tengah. Penyebab paling mungkin adalah...

a)

Jari-jari longgar

b)

Tekanan ban terlalu tinggi

c)

Rantai terlalu kencang

d)

Rem belakang terlalu pakem

e)

Beban muatan terlalu berat

5.

Jika ditemukan benang carcass ban mulai terlihat, solusi paling tepat adalah...

a)

Memutar posisi ban

b)

Menambah tekanan

c)

Mengurangi tekanan

d)

Mengganti ban baru

e)

Mengisi nitrogen

6.

Mengapa pelek aluminium lebih sering digunakan pada motor modern?

a)

Lebih mahal

b)

Tidak dapat berkarat

c)

Lebih ringan sehingga meningkatkan akselerasi

d)

Bisa digunakan tanpa ban

e)

Tidak dapat bengkok

7.

Mengapa roda belakang lebih cepat aus dibanding roda depan?

a)

Lebih sering terkena panas mesin

b)

Menanggung beban dan traksi lebih besar

c)

Kualitas ban belakang lebih rendah

d)

Kurang mendapatkan udara

e)

Sering terkena batu

8.

Motor terasa bergetar saat kecepatan tinggi. Pemeriksaan pertama yang tepat adalah...

a)

Ketegangan rantai

b)

Balance roda

c)

Tekanan oli mesin

d)

Kebersihan karburator

e)

Kabel speedometer

9.

Ketika ban luar masih bagus tetapi ban dalam sering bocor, indikasi paling mungkin adalah...

a)

Ukuran ban tidak cocok

b)

Terdapat serpihan tajam di pelek

c)

Tekanan terlalu tinggi

d)

Ban sudah kedaluwarsa

e)

Kampas rem terlalu pakem

10.

Ban tubetype masih digunakan pada motor tertentu karena...

a)

Lebih cepat dipasang

b)

Lebih aman saat bocor

c)

Biaya produksi murah dan kompatibel dengan pelek jari-jari

d)

Tidak memerlukan pentil

e)

Lebih ringan dari tubeless

11.

Ban belakang cepat habis pada satu sisi saja. Apa penyebab paling mungkin?

a)

Ban kurang angin

b)

Shock absorber miring atau swing arm aus

c)

Rem belakang tidak pakem

d)

Rantai terlalu panjang

e)

Ban terlalu besar

12.

Saat motor digunakan membawa beban berlebih, efek yang paling terasa pada ban adalah...

a)

Tekanan ban meningkat

b)

Ban cepat panas dan aus

c)

Ban menjadi licin

d)

Ban mengeras

e)

Ban bergeser dari pelek

13.

Mengapa tekanan ban harus diukur saat kondisi dingin?

a)

Udara akan lebih berat saat panas

b)

Pengukuran lebih akurat karena udara belum memuai

c)

Pentil ban tidak bocor

d)

Ban tidak lentur

e)

Ban akan keras jika diukur panas

14.

Fungsi utama bead pada ban adalah...

a)

Membuat ban lebih tinggi

b)

Menempel kuat pada pelek

c)

Mengurangi panas

d)

Mencegah bocor halus

e)

Menambah cengkeraman

15.

Jika ban menggelembung pada salah satu titik, ini menandakan...

a)

Tekanan kurang

b)

Carcass rusak

c)

Ban terlalu keras

d)

Ban terlalu tebal

e)

Pentil pecah

16.

Mengganti ban dengan ukuran yang lebih lebar dapat mengakibatkan...

a)

Stabilitas meningkat namun akselerasi menurun

b)

Akselerasi meningkat drastis

c)

Shock absorber lebih awet

d)

Rem lebih kuat

e)

Tekanan ban turun otomatis

17.

Ketika roda depan sulit dilepas dari fork, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Rantai kendor

b)

As roda berkarat

c)

Tromol pecah

d)

Ban keras

e)

Rem depan aus

18.

Mengapa velg jari-jari lebih tahan terhadap benturan dibanding velg cast wheel?

a)

Lebih berat

b)

Memiliki fleksibilitas sehingga mampu meredam deformasi

c)

Lebih kaku

d)

Dipasang dengan baut

e)

Ban lebih besar

19.

Jika ban tubeless mengalami kebocoran besar, tindakan paling tepat adalah...

a)

Mengisi angin lebih banyak

b)

Menambah sealant

c)

Menambal dari dalam dengan patch khusus

d)

Mengurangi tekanan

e)

Mengganti pentil

20.

Rem tromol tipe single leading shoe memiliki self-energizing effect pada salah satu sepatu. Dampak kondisi ini terhadap pola keausan kampas adalah...

a)

Kedua kampas aus merata

b)

Kampas primer aus lebih cepat daripada sekunder

c)

Kampas sekunder aus lebih cepat

d)

Kampas justru tidak aus karena self-energizing

e)

Kampas aus hanya pada bagian bawah

21.

Jika kampas rem tromol mengalami kontaminasi oli, gejala yang paling mungkin muncul adalah...

a)

Rem mengunci

b)

Rem menjadi tidak pakem dan terasa selip

c)

Rem bergetar

d)

Rem sangat keras ditekan

e)

Tuas rem kembali lambat

22.

Mengapa rem tromol cenderung lebih cepat mengalami brake fading dibanding rem cakram?

a)

Menggunakan bahan gesek lebih keras

b)

Tertutup sehingga panas tidak cepat terbuang

c)

Membutuhkan tekanan lebih kecil

d)

Memiliki dua kampas

e)

Kampas lebih tipis

23.

Ketika roda belakang bergetar saat pengereman rem tromol, analisis paling tepat adalah...

a)

Ban kelebihan tekanan

b)

Tromol oval (out of round)

c)

Kampas baru

d)

Pegas kampas terlalu panjang

e)

Kabel rem terlalu kendor

24.

Jika sepatu rem bergerak tidak simetris ketika tuas rem ditekan, kemungkinan kerusakannya adalah...

a)

Brake cam aus

b)

Pegas kampas terlalu kuat

c)

Rantai terlalu kencang

d)

Ban botak

e)

Bearing roda macet

25.

Alasan teknis rem tromol tipe double leading shoe lebih kuat pengeremannya adalah...

a)

Menggunakan kampas lebih tebal

b)

Kedua sepatu menjadi leading

c)

Diameter tromol lebih besar

d)

Putaran hub lebih rendah

e)

Kampas menggunakan bahan keramik

26.

Jika saat servis ditemukan kampas rem aus tidak rata bagian atas lebih parah, kemungkinan penyebab adalah...

a)

Pegas kampas terlalu kuat

b)

Self-energizing effect bekerja tidak simetris

c)

Kampas menggunakan bahan keras

d)

Tromol terlalu besar

e)

Tuas rem terlalu panjang

27.

Rem tromol memerlukan return spring. Fungsi utamanya adalah...

a)

Menambah daya pengereman

b)

Mengembalikan sepatu ke posisi semula

c)

Mengunci roda

d)

Menambah gaya dorong

e)

Memperbesar diameter tromol

28.

Jika tuas rem terasa sangat panjang sebelum rem bekerja, analisis paling tepat adalah...

a)

Kampas rem terlalu tebal

b)

Kampas aus dan celah terlalu besar

c)

Tromol retak

d)

Pegas terlalu kaku

e)

Ban kempes

29.

Rem tromol mengalami overheating setelah turunan panjang. Solusi terbaik adalah...

a)

Menyiram air

b)

Mengurangi tekanan ban

c)

Menggunakan engine brake

d)

Mengendurkan kabel rem

e)

Mengganti kampas dengan tipe lebih lembut

30.

Jika pedal rem terasa berdenyut saat mengerem menggunakan rem tromol, penyebab yang paling mungkin adalah...

a)

Pegas kampas lemah

b)

Tromol bergelombang

c)

Kabel rem baru

d)

Kampas terlalu tipis

e)

Ban aus

31.

Mengapa rem tromol suara mendecrit saat pengereman?

a)

Kampas terlalu basah

b)

Kampas mengeras dan permukaan tidak rata

c)

Tromol terlalu licin

d)

Kabel rem kendor

e)

Poros roda miring

32.

Ketika rem tromol diservis dan kampas baru dipasang, mengapa rem tidak boleh langsung dipaksa pengereman keras?

a)

Kampas terlalu lembut

b)

Kampas perlu proses bedding agar permukaan rata

c)

Tromol tidak kompatibel

d)

Pegas masih lemah

e)

Kabel perlu pelumasan terlebih dahulu

33.

Jika rem tromol belakang terlalu pakem dan roda mudah terkunci, kemungkinan penyebab adalah...

a)

Kampas keras

b)

Penyetelan kabel terlalu ketat

c)

Tromol besar

d)

Pegas terlalu kuat

e)

Ban keras

34.

Faktor yang membuat rem tromol lebih sulit recovery dari kondisi basah adalah...

a)

Bentuk kampas tebal

b)

Ruang tertutup sehingga air mengendap

c)

Bahan kampas menyerap air

d)

Tidak memiliki ventilasi

e)

Cam rem berputar lambat

35.

Mengapa rem cakram hidrolik mampu memberikan respon pengereman yang lebih cepat dibandingkan rem cakram mekanik?

a)

Karena memiliki kampas rem lebih besar

b)

Karena minyak rem tidak dapat dimampatkan sehingga tekanan langsung diteruskan

c)

Karena master rem memiliki pegas tambahan

d)

Karena rotor rem selalu lebih tebal

e)

Karena kaliper rem terbuat dari bahan aluminium

36.

Jika piston kaliper sulit kembali ke posisi semula setelah pengereman, kerusakan yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Kampas rem terlalu tipis

b)

Seal piston mengembang karena panas

c)

Rotor rem bengkok

d)

Tuas rem terlalu panjang

e)

Reservoir minyak rem kosong

37.

Dalam kondisi normal, mengapa minyak rem harus diganti secara berkala?

a)

Agar warna minyak tetap jernih

b)

Karena minyak rem menyerap uap air (higroskopis)

c)

Agar kampas rem tidak aus

d)

Karena kaliper cepat panas

e)

Untuk mengurangi tekanan rem

38.

Jika saat pengereman terasa getaran pada rem cakram, komponen yang perlu diperiksa pertama kali adalah...

a)

Master rem

b)

Rotor/cakram

c)

Selang rem

d)

Kampas rem belakang

e)

Suspensi depan

39.

Mengapa kampas rem cakram tidak boleh terkontaminasi oli atau gemuk?

a)

Kampas menjadi keras

b)

Kampas menjadi licin dan kehilangan daya gesek

c)

Kampas lebih cepat habis

d)

Kaliper menjadi sulit bergerak

e)

Rotor akan berkarat

40.

Pada rem cakram, fungsi utama reservoir tank adalah...

a)

Menambah tekanan pengereman

b)

Menyimpan cadangan minyak rem dan mengkompensasi keausan kampas

c)

Membersihkan minyak rem

d)

Meningkatkan gesekan pada kampas

e)

Menahan panas

41.

Saat mengganti kampas rem cakram, mengapa piston kaliper harus didorong kembali ke posisi awal?

a)

Agar kampas tidak cepat habis

b)

Agar kampas baru bisa masuk dan jarak celah kembali normal

c)

Agar minyak rem tidak bocor

d)

Agar kaliper tidak aus

e)

Agar rotor tetap dingin

42.

Jika selang rem hidrolik mengalami penggelembungan saat pengereman kuat, apa dampaknya?

a)

Rem menjadi sangat pakem

b)

Rem terasa dalam dan kurang responsif

c)

Kampas cepat habis

d)

Rotor cepat panas

e)

Master rem bocor

43.

Jenis kampas rem dengan kode “HH” pada umumnya memiliki karakteristik...

a)

Pengereman paling lembut

b)

Tahan panas dan memiliki daya gesek tinggi

c)

Tidak bisa digunakan pada rem cakram

d)

Hanya untuk motor kecil

e)

Menghasilkan suara bising

44.

Perbedaan utama rem cakram floating rotor dibanding fixed rotor adalah...

a)

Floating rotor dapat bergerak mengikuti kampas rem

b)

Floating rotor lebih tebal

c)

Floating rotor hanya untuk motor matic

d)

Fixed rotor tidak terbuat dari besi

e)

Fixed rotor dapat mengembang

45.

Apabila kaliper rem jenis dual piston hanya bergerak satu piston saja, kemungkinan kerusakan adalah...

a)

Rotor aus

b)

Satu piston macet akibat kotoran atau karat

c)

Minyak rem terlalu banyak

d)

Master rem patah

e)

Reservoir terlalu kecil

46.

Mengapa rem cakram depan umumnya lebih kuat daripada rem belakang?

a)

Rotor belakang lebih tipis

b)

Transfer beban ke depan saat pengereman meningkatkan traksi roda depan

c)

Kampas rem belakang lebih kecil

d)

Ban belakang lebih keras

e)

Rem belakang memakai kampas yang lembut

47.

Jika master rem memiliki udara (air trapped), gejala yang timbul adalah...

a)

Rem langsung mengunci

b)

Tuas rem terasa “kosong” dan dalam

c)

Rotor cepat panas

d)

Kampas rem tidak aus

e)

Kaliper macet

48.

Mengapa rotor rem dibuat berlubang (ventilated / drilled rotor)?

a)

Mengurangi gesekan

b)

Meningkatkan pendinginan dan mengurangi brake fade

c)

Agar kampas rem lebih awet

d)

Mengurangi kebutuhan minyak rem

e)

Agar terlihat lebih sporty

49.

Saat melakukan bleeding minyak rem, posisi handle rem sebaiknya ditekan dan ditahan karena...

a)

Untuk mengalirkan udara keluar bersama minyak

b)

Agar kampas rem lebih keras

c)

Agar rotor tidak bergoyang

d)

Agar master rem tidak bocor

e)

Agar kaliper tidak panas

50.

Jika ketebalan rotor di bawah batas minimum (minimum thickness), bahaya yang mungkin terjadi adalah...

a)

Kampas rem tidak muat

b)

Rotor bisa retak saat panas

c)

Minyak rem cepat habis

d)

Kaliper tidak bekerja

e)

Ban depan cepat aus

51.

Mengapa pasangan kampas baru harus melalui proses bedding-in?

a)

Agar kampas rem tidak aus

b)

Agar permukaan kampas dan rotor saling menyesuaikan untuk daya gesek optimal

c)

Agar rotor tetap dingin

d)

Agar pedal rem empuk

e)

Agar kampas tidak bising

52.

Kaliper rem tipe floating memerlukan sliding pin. Apa fungsi sliding pin tersebut?

a)

Menambah tekanan kampas

b)

Menggerakkan seluruh kaliper agar kampas luar ikut menekan rotor

c)

Mengurangi kebisingan kampas

d)

Menghilangkan panas rotor

e)

Mengunci kampas rem

53.

Jika rem cakram berbunyi “cit-cit”, tetapi masih pakem, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Kampas terlalu lunak

b)

Debu kampas menumpuk

c)

Minyak rem habis

54.

Mengapa kampas rem dengan bahan sintered lebih cocok untuk motor berkecepatan tinggi?

a)

Karena lebih ringan

b)

Karena mampu bekerja optimal pada suhu sangat tinggi

c)

Karena lebih murah

d)

Karena tidak mengeluarkan debu

e)

Karena tidak memerlukan rotor

55.

Saat motor dengan ABS melakukan pengereman mendadak di jalan licin, apa yang paling mungkin dilakukan modul ABS?

a)

Menahan tekanan hidrolik agar rem tidak bekerja

b)

Memaksimalkan tekanan hingga ban mengunci

c)

Mengatur tekanan rem secara cepat untuk mencegah penguncian roda

d)

Mengurangi tekanan rem hingga motor tidak berhenti

e)

Mengubah putaran mesin secara otomatis

56.

Jika sensor kecepatan roda belakang rusak, dampak paling logis terhadap sistem ABS adalah...

a)

ABS bekerja lebih kuat

b)

ABS tetap bekerja normal

c)

ABS tidak aktif karena data kecepatan roda tidak terbaca

d)

Rem menjadi lebih pakem dari biasanya

e)

Minyak rem cepat habis

57.

Ketika lampu indikator ABS menyala terus saat motor berjalan, tindakan awal teknisi yang paling tepat adalah...

a)

Mengganti kampas rem

b)

Memeriksa tegangan aki dan konektor sensor ABS

c)

Menguras minyak rem

d)

Mengganti kaliper rem

e)

Menyetel free play pedal rem

58.

Mengapa ABS lebih efektif saat pengereman di permukaan jalan basah?

a)

Karena memperbesar gaya gesek ban

b)

Karena mencegah roda mengunci sehingga motor tetap dapat dikendalikan

c)

Karena membuat ban lebih panas

d)

Karena memperkuat kampas rem

e)

Karena mengurangi beban suspensi

59.

Dalam sistem ABS, komponen apa yang berfungsi memvariasikan tekanan minyak rem?

a)

Kaliper

b)

Modulator ABS

c)

Master rem

d)

Reservoir

e)

Selang rem

60.

Jika modulator ABS tersumbat, gejala paling mungkin adalah...

a)

Tuas rem menjadi sangat ringan

b)

Rem tidak merespon atau terasa “pulsing” tidak normal

c)

Ban menjadi cepat aus

d)

Suspensi bergetar

e)

Minyak rem berubah warna hijau

61.

Pada motor ABS, mengapa roda tetap berputar saat pengereman keras?

a)

Karena rem tidak bekerja

b)

Karena kampas rem aus

c)

Karena ABS mengatur slip optimal agar tidak lock

d)

Karena tekanan ban terlalu tinggi

e)

Karena master rem rusak

62.

Ketika melakukan diagnosa ABS, seluruh rodanya harus diputar bebas. Mengapa demikian?

a)

Agar oli rem mengalir lancar

b)

Karena sensor harus membaca perubahan kecepatan roda

c)

Agar kampas rem rata

d)

Untuk menguras minyak rem

e)

Untuk mengecek bearing

63.

Jika ABS tidak aktif tetapi rem masih bekerja normal, apa penyebab paling masuk akal?

a)

Kampas rem habis

b)

ECU ABS rusak total

c)

Sistem memasuki mode fail-safe

d)

Master rem bocor

e)

Roda depan bengkok

64.

Dalam pengereman ABS, modul ABS mengatur tekanan rem berdasarkan...

a)

Tekanan ban

b)

Suhu mesin

c)

Sinyal putaran roda dan slip ratio

d)

Kecepatan angin

e)

Frekuensi getaran mesin

65.

Mengapa pada motor ABS, minyak rem harus sangat bersih dan bebas dari gelembung udara?

a)

Agar warna minyak tetap cerah

b)

Karena udara membuat modulator gagal mengatur tekanan

c)

Karena udara memperkeras kampas rem

d)

Agar sensor lebih sensitif

e)

Agar ban tidak cepat aus

66.

Teknisi mengganti kampas rem tetapi setelah itu lampu ABS menyala. Penyebab paling mungkin adalah...

a)

Minyak rem terlalu penuh

b)

Sensor ABS tidak terpasang tepat atau terkena kotoran

c)

Kampas terlalu tebal

d)

Rotor rem bengkok

e)

Lapisan kampas keras

67.

Apa dampak jika celah antara sensor ABS dan tone ring terlalu jauh?

a)

Rem menjadi lebih pakem

b)

Sensor tidak dapat membaca putaran roda

c)

Minyak rem bocor

d)

Rem tidak dapat kembali

e)

Kampas rem macet

68.

Pada motor ABS, mengapa ukuran ban harus sesuai standar?

a)

Agar motor terlihat seimbang

b)

ABS menghitung slip berdasarkan diameter roda

c)

Agar kampas tidak cepat habis

d)

Agar oli rem tidak bocor

e)

Agar mesin tidak panas

69.

Ketika uji jalan (road test), motor ABS terasa bergetar di tuas rem saat pengereman keras. Apakah hal ini normal?

a)

Tidak, menunjukkan kaliper rusak

b)

Normal karena merupakan kerja modulator ABS

c)

Menandakan pelek bengkok

d)

Menandakan bearing habis

e)

Menandakan kampas retak

70.

Pada rem ABS, fungsi tone ring adalah...

a)

Menjaga posisi kaliper

b)

Mengirim tekanan ke modulator

c)

Memberikan sinyal kecepatan melalui celah-celahnya

d)

Menstabilkan rotor rem

e)

Mengikat kampas rem

71.

Apa kepanjangan dari REM pada Sistem REM ABS?

a)

Rear End Management

b)

Rapid Eye Movement

c)

Rear End Module

d)

Remote Engine Monitoring

72.

Apa fungsi dari Sistem REM ABS pada sepeda motor?

a)

Memperbaiki lampu depan sepeda motor

b)

Mencegah roda terkunci saat mengerem secara mendadak

c)

Meningkatkan kecepatan sepeda motor

d)

Mengurangi konsumsi bahan bakar sepeda motor

73.

Bagaimana cara kerja Sistem REM ABS pada sepeda motor?

a)

Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan mengatur tekanan pengereman secara manual

b)

Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan mengabaikan deteksi kecepatan putaran roda

c)

Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan meningkatkan risiko roda terkunci

d)

Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan mengatur tekanan pengereman secara otomatis berdasarkan deteksi kecepatan putaran roda untuk mencegah roda terkunci dan mempertahankan kontrol stabil.

74.

Apa keuntungan menggunakan Sistem REM ABS?

a)

Meningkatkan konsumsi bahan bakar saat berkendara di jalanan berliku.

b)

Meningkatkan keamanan dan stabilitas kendaraan saat melakukan pengereman darurat.

c)

Meningkatkan kecepatan kendaraan saat melakukan pengereman darurat.

d)

Menurunkan risiko kecelakaan saat berkendara di jalanan berbatu.

75.

Sebutkan komponen-komponen utama dari Sistem REM ABS!

a)

sensor suhu mesin, unit kontrol ABS, aktuator rem, pedal rem

b)

sensor kecepatan roda, unit kontrol ABS, aktuator rem, pedal rem

c)

sensor tekanan ban, unit kontrol REM, aktuator gas, pedal gas

d)

sensor kecepatan kendaraan, unit kontrol REM, aktuator rem, pedal rem

76.

Apakah Sistem REM ABS dapat mencegah terjadinya selip roda?

a)

Ya

b)

Kadang-kadang

c)

Tidak

d)

Tergantung situasi

77.

Bagaimana cara melakukan perawatan Sistem REM ABS?

a)

Mengganti oli mesin

b)

Menambahkan cairan radiator

c)

Membersihkan kaca depan

d)

Periksa dan pastikan semua komponen dalam kondisi baik, bersihkan sensor ABS, ganti cairan rem, ganti cakram dan blok rem aus, kalibrasi sistem sesuai standar.

78.

Apakah Sistem REM ABS dapat digunakan pada semua jenis sepeda motor?

a)

Tergantung model sepeda motor

b)

Tidak

c)

Mungkin

d)

Ya

79.

Apa perbedaan antara Sistem REM ABS dan Sistem REM konvensional?

a)

Sistem REM ABS memiliki kekuatan pengereman yang lebih rendah daripada Sistem REM konvensional

b)

Sistem REM ABS memiliki fitur tambahan ABS untuk mencegah roda terkunci, sedangkan Sistem REM konvensional tidak memiliki fitur ABS.

c)

Sistem REM ABS lebih mahal daripada Sistem REM konvensional

d)

Sistem REM ABS tidak memiliki fitur ABS, sedangkan Sistem REM konvensional memiliki fitur ABS

80.

Mengapa Sistem REM ABS dianggap lebih aman daripada Sistem REM konvensional?

a)

Sistem REM ABS lebih sulit untuk dikendalikan daripada Sistem REM konvensional

b)

Sistem REM ABS lebih mahal daripada Sistem REM konvensional

c)

Sistem REM ABS tidak memiliki fitur keamanan tambahan

d)

Sistem REM ABS menggabungkan sistem pengereman konvensional dengan ABS untuk mencegah roda terkunci, sehingga lebih aman dalam mengerem mendadak.

81.

Fungsi rem pada kendaraan adalah

a)

mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan

b)

menghentikan kendaraan

c)

memperlambat kendaraan

d)

memperlambat dan mempercepat kendaraan

82.

Prinsip kerja sistem rem berdasarkan

a)

perubahan energi kinetik menjadi energi panas

b)

perubahan energi panas menjadi energi kalor

c)

perubahan energi panas menjadi menjadi energi potensial

d)

perubahan energi potensial menjadi energi panas

83.

Pada sistem rem tipe hidrolis, tekanan zat cair akan diteruskan ke segala arah dengan tekanan yang sama besar,sesuai dengan hukum

a)

bernoulli

b)

pascal

c)

newton

d)

otto

84.

Pada reservoir tank, tinggi volume permukaan minyak rem menurun walaupun tidak ada kebocoran pada sistem hidroliknya, hal itu disebakan oleh

a)

terjadi pembesaran volume di silinder roda karena pad telah aus

b)

minyak rem menguap karena vicositasnya sangat kecil bila dibandingkan dengan minyak pelumas

c)

minyak rem menguap karena sering digunakan

d)

terdapat udara di dalam sistem hidroliknya

85.

Komponen pada wheel cylinder terdapat komponen yang digunakan untuk membuang udara dari minyak rem adalah

a)

bleeder plug

b)

piston plug

c)

spring seat plug

d)

compression spring plug

86.

Gaya pengereman suatu kendaraan ketika berjalan mundur, maka leading shoe menjadi trailing shoe dan trailing shoe menjadi leading shoe adalah ciri pada rem tromol jenis

a)

tandem ganda

b)

leading dan trailing

c)

tandem ganda leading-trailing

d)

tandem servo leading-trailing

87.

Yang bukan tipe rem tromol adalah

a)

type two friction

b)

type uni servo

c)

type leading and trailing

d)

type duo servo

88.

Menggubah gerak pedal rem ke dalam tekanan hidrolis adalah tugas

a)

master silinder

b)

girling type

c)

portrles type

d)

silinder pembebas

89.

Pada gambar wheel cylinder di samping, yang berfungsi untuk membuang udara palsu ditunjukkan pada nomor

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

90.

Gambar di bawah merupakan rem tromol dengan tipe

a)

two leading

b)

leading and trailing

c)

dual two leading

d)

uni servo

91.

Pada penyetelan celah sepatu rem, jika celah sepatu rem tidak sama dapat menyebabkan

a)

kendaraan akan tertarik ke salah satu arah

b)

rem akan mengunci

c)

rem tidak dapat bekerja

d)

keterlambatan dalam pengereman

92.

Pada rem piringan, untuk mencegah bunyi menderit pada saat proses pengereman maka pad pada rem piringan dilengkapi dengan

a)

anti squal shim

b)

spring pad

c)

spring retainer

d)

pin pad

93.

Faktor utama dalam pengereman adalah

a)

friction

b)

freezing

c)

action

d)

pressing

94.

Pada skema sistem rem di bawah ini,nomor 5 – 3 – 4 adalah

a)

proportioning valve, brake booster dan master cylinder

b)

proportioning valve, master cylinder dan brake booster

c)

master cylinder, brake booster dan proportioning valve

d)

master cylinder, proportioning valve dan brake booster

95.

Gambar di bawah merupakan disc brake type

a)

fixed caliper

b)

floating caliper

c)

semi floating caliper

d)

full floating caliper

96.

Apa yang dimaksud dengan sistem rem ABS pada sepeda motor?

a)

Sistem yang mengurangi suara bising saat pengereman

b)

Sistem pengereman yang mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak

c)

Sistem yang meningkatkan daya cengkeram ban pada permukaan licin

d)

Sistem yang menggunakan minyak rem khusus untuk meningkatkan performa

e)

Sistem yang mempercepat proses pengereman pada kecepatan tinggi

97.

Komponen utama yang membedakan sistem rem ABS dengan sistem rem konvensional adalah...

a)

Sensor kecepatan roda

b)

Diameter rotor rem

c)

Jumlah kaliper rem

d)

Jenis kampas rem

e)

Minyak rem yang digunakan

98.

Bagaimana cara kerja sistem rem ABS saat pengereman mendadak?

a)

Mempercepat rotasi roda untuk meningkatkan stabilitas

b)

Menurunkan tekanan rem untuk menghindari overheating

c)

Menyalakan lampu rem secara otomatis

d)

Meningkatkan tekanan rem secara otomatis

e)

Menjaga tekanan rem tetap stabil untuk mencegah terkuncinya roda

99.

Jika sistem rem ABS tidak berfungsi saat pengereman mendadak, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Minyak rem terlalu kental

b)

Sensor kecepatan roda rusak

c)

Rotor rem tidak rata

d)

Kampas rem aus

e)

Master rem bocor

100.

Ketika lampu indikator ABS menyala saat berkendara, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah...

a)

Memeriksa kondisi kampas rem

b)

Menambah beban pada motor

c)

Menghentikan kendaraan dan memeriksa sistem rem

d)

Memeriksa tekanan ban

e)

Mengganti minyak rem