Worksheetssoal chasis kelas xi
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 40mins
Saat memeriksa roda, seorang teknisi menemukan bahwa beberapa jari-jari memiliki ketegangan yang berbeda. Apa risiko utama bila motor tetap digunakan?
Rantai cepat aus
Roda menjadi tidak seimbang saat kecepatan tinggi
Ban mengembang berlebihan
Rem menjadi macet
Oli shock absorber bocor
Teknisi ingin memastikan arah putaran ban benar saat pemasangan. Apa dampak paling nyata jika pemasangan terbalik?
Kampas rem mudah aus
Daya cengkeram ban menurun terutama saat hujan
Swing arm cepat patah
Roda tidak bisa berputar
Pentil ban rusak
Ban tubeless bocor perlahan setelah melewati jalan berbatu. Tindakan terbaik adalah...
Mengganti ban langsung
Memberi tambalan dari dalam dengan seal tubeless
Menurunkan tekanan angin
Menggunakan ban dalam tambahan
Menggosok permukaan ban dengan amplas
Ban motor aus tidak merata pada bagian tengah. Penyebab paling mungkin adalah...
Jari-jari longgar
Tekanan ban terlalu tinggi
Rantai terlalu kencang
Rem belakang terlalu pakem
Beban muatan terlalu berat
Jika ditemukan benang carcass ban mulai terlihat, solusi paling tepat adalah...
Memutar posisi ban
Menambah tekanan
Mengurangi tekanan
Mengganti ban baru
Mengisi nitrogen
Mengapa pelek aluminium lebih sering digunakan pada motor modern?
Lebih mahal
Tidak dapat berkarat
Lebih ringan sehingga meningkatkan akselerasi
Bisa digunakan tanpa ban
Tidak dapat bengkok
Mengapa roda belakang lebih cepat aus dibanding roda depan?
Lebih sering terkena panas mesin
Menanggung beban dan traksi lebih besar
Kualitas ban belakang lebih rendah
Kurang mendapatkan udara
Sering terkena batu
Motor terasa bergetar saat kecepatan tinggi. Pemeriksaan pertama yang tepat adalah...
Ketegangan rantai
Balance roda
Tekanan oli mesin
Kebersihan karburator
Kabel speedometer
Ketika ban luar masih bagus tetapi ban dalam sering bocor, indikasi paling mungkin adalah...
Ukuran ban tidak cocok
Terdapat serpihan tajam di pelek
Tekanan terlalu tinggi
Ban sudah kedaluwarsa
Kampas rem terlalu pakem
Ban tubetype masih digunakan pada motor tertentu karena...
Lebih cepat dipasang
Lebih aman saat bocor
Biaya produksi murah dan kompatibel dengan pelek jari-jari
Tidak memerlukan pentil
Lebih ringan dari tubeless
Ban belakang cepat habis pada satu sisi saja. Apa penyebab paling mungkin?
Ban kurang angin
Shock absorber miring atau swing arm aus
Rem belakang tidak pakem
Rantai terlalu panjang
Ban terlalu besar
Saat motor digunakan membawa beban berlebih, efek yang paling terasa pada ban adalah...
Tekanan ban meningkat
Ban cepat panas dan aus
Ban menjadi licin
Ban mengeras
Ban bergeser dari pelek
Mengapa tekanan ban harus diukur saat kondisi dingin?
Udara akan lebih berat saat panas
Pengukuran lebih akurat karena udara belum memuai
Pentil ban tidak bocor
Ban tidak lentur
Ban akan keras jika diukur panas
Fungsi utama bead pada ban adalah...
Membuat ban lebih tinggi
Menempel kuat pada pelek
Mengurangi panas
Mencegah bocor halus
Menambah cengkeraman
Jika ban menggelembung pada salah satu titik, ini menandakan...
Tekanan kurang
Carcass rusak
Ban terlalu keras
Ban terlalu tebal
Pentil pecah
Mengganti ban dengan ukuran yang lebih lebar dapat mengakibatkan...
Stabilitas meningkat namun akselerasi menurun
Akselerasi meningkat drastis
Shock absorber lebih awet
Rem lebih kuat
Tekanan ban turun otomatis
Ketika roda depan sulit dilepas dari fork, kemungkinan penyebabnya adalah...
Rantai kendor
As roda berkarat
Tromol pecah
Ban keras
Rem depan aus
Mengapa velg jari-jari lebih tahan terhadap benturan dibanding velg cast wheel?
Lebih berat
Memiliki fleksibilitas sehingga mampu meredam deformasi
Lebih kaku
Dipasang dengan baut
Ban lebih besar
Jika ban tubeless mengalami kebocoran besar, tindakan paling tepat adalah...
Mengisi angin lebih banyak
Menambah sealant
Menambal dari dalam dengan patch khusus
Mengurangi tekanan
Mengganti pentil
Rem tromol tipe single leading shoe memiliki self-energizing effect pada salah satu sepatu. Dampak kondisi ini terhadap pola keausan kampas adalah...
Kedua kampas aus merata
Kampas primer aus lebih cepat daripada sekunder
Kampas sekunder aus lebih cepat
Kampas justru tidak aus karena self-energizing
Kampas aus hanya pada bagian bawah
Jika kampas rem tromol mengalami kontaminasi oli, gejala yang paling mungkin muncul adalah...
Rem mengunci
Rem menjadi tidak pakem dan terasa selip
Rem bergetar
Rem sangat keras ditekan
Tuas rem kembali lambat
Mengapa rem tromol cenderung lebih cepat mengalami brake fading dibanding rem cakram?
Menggunakan bahan gesek lebih keras
Tertutup sehingga panas tidak cepat terbuang
Membutuhkan tekanan lebih kecil
Memiliki dua kampas
Kampas lebih tipis
Ketika roda belakang bergetar saat pengereman rem tromol, analisis paling tepat adalah...
Ban kelebihan tekanan
Tromol oval (out of round)
Kampas baru
Pegas kampas terlalu panjang
Kabel rem terlalu kendor
Jika sepatu rem bergerak tidak simetris ketika tuas rem ditekan, kemungkinan kerusakannya adalah...
Brake cam aus
Pegas kampas terlalu kuat
Rantai terlalu kencang
Ban botak
Bearing roda macet
Alasan teknis rem tromol tipe double leading shoe lebih kuat pengeremannya adalah...
Menggunakan kampas lebih tebal
Kedua sepatu menjadi leading
Diameter tromol lebih besar
Putaran hub lebih rendah
Kampas menggunakan bahan keramik
Jika saat servis ditemukan kampas rem aus tidak rata bagian atas lebih parah, kemungkinan penyebab adalah...
Pegas kampas terlalu kuat
Self-energizing effect bekerja tidak simetris
Kampas menggunakan bahan keras
Tromol terlalu besar
Tuas rem terlalu panjang
Rem tromol memerlukan return spring. Fungsi utamanya adalah...
Menambah daya pengereman
Mengembalikan sepatu ke posisi semula
Mengunci roda
Menambah gaya dorong
Memperbesar diameter tromol
Jika tuas rem terasa sangat panjang sebelum rem bekerja, analisis paling tepat adalah...
Kampas rem terlalu tebal
Kampas aus dan celah terlalu besar
Tromol retak
Pegas terlalu kaku
Ban kempes
Rem tromol mengalami overheating setelah turunan panjang. Solusi terbaik adalah...
Menyiram air
Mengurangi tekanan ban
Menggunakan engine brake
Mengendurkan kabel rem
Mengganti kampas dengan tipe lebih lembut
Jika pedal rem terasa berdenyut saat mengerem menggunakan rem tromol, penyebab yang paling mungkin adalah...
Pegas kampas lemah
Tromol bergelombang
Kabel rem baru
Kampas terlalu tipis
Ban aus
Mengapa rem tromol suara mendecrit saat pengereman?
Kampas terlalu basah
Kampas mengeras dan permukaan tidak rata
Tromol terlalu licin
Kabel rem kendor
Poros roda miring
Ketika rem tromol diservis dan kampas baru dipasang, mengapa rem tidak boleh langsung dipaksa pengereman keras?
Kampas terlalu lembut
Kampas perlu proses bedding agar permukaan rata
Tromol tidak kompatibel
Pegas masih lemah
Kabel perlu pelumasan terlebih dahulu
Jika rem tromol belakang terlalu pakem dan roda mudah terkunci, kemungkinan penyebab adalah...
Kampas keras
Penyetelan kabel terlalu ketat
Tromol besar
Pegas terlalu kuat
Ban keras
Faktor yang membuat rem tromol lebih sulit recovery dari kondisi basah adalah...
Bentuk kampas tebal
Ruang tertutup sehingga air mengendap
Bahan kampas menyerap air
Tidak memiliki ventilasi
Cam rem berputar lambat
Mengapa rem cakram hidrolik mampu memberikan respon pengereman yang lebih cepat dibandingkan rem cakram mekanik?
Karena memiliki kampas rem lebih besar
Karena minyak rem tidak dapat dimampatkan sehingga tekanan langsung diteruskan
Karena master rem memiliki pegas tambahan
Karena rotor rem selalu lebih tebal
Karena kaliper rem terbuat dari bahan aluminium
Jika piston kaliper sulit kembali ke posisi semula setelah pengereman, kerusakan yang paling mungkin terjadi adalah...
Kampas rem terlalu tipis
Seal piston mengembang karena panas
Rotor rem bengkok
Tuas rem terlalu panjang
Reservoir minyak rem kosong
Dalam kondisi normal, mengapa minyak rem harus diganti secara berkala?
Agar warna minyak tetap jernih
Karena minyak rem menyerap uap air (higroskopis)
Agar kampas rem tidak aus
Karena kaliper cepat panas
Untuk mengurangi tekanan rem
Jika saat pengereman terasa getaran pada rem cakram, komponen yang perlu diperiksa pertama kali adalah...
Master rem
Rotor/cakram
Selang rem
Kampas rem belakang
Suspensi depan
Mengapa kampas rem cakram tidak boleh terkontaminasi oli atau gemuk?
Kampas menjadi keras
Kampas menjadi licin dan kehilangan daya gesek
Kampas lebih cepat habis
Kaliper menjadi sulit bergerak
Rotor akan berkarat
Pada rem cakram, fungsi utama reservoir tank adalah...
Menambah tekanan pengereman
Menyimpan cadangan minyak rem dan mengkompensasi keausan kampas
Membersihkan minyak rem
Meningkatkan gesekan pada kampas
Menahan panas
Saat mengganti kampas rem cakram, mengapa piston kaliper harus didorong kembali ke posisi awal?
Agar kampas tidak cepat habis
Agar kampas baru bisa masuk dan jarak celah kembali normal
Agar minyak rem tidak bocor
Agar kaliper tidak aus
Agar rotor tetap dingin
Jika selang rem hidrolik mengalami penggelembungan saat pengereman kuat, apa dampaknya?
Rem menjadi sangat pakem
Rem terasa dalam dan kurang responsif
Kampas cepat habis
Rotor cepat panas
Master rem bocor
Jenis kampas rem dengan kode “HH” pada umumnya memiliki karakteristik...
Pengereman paling lembut
Tahan panas dan memiliki daya gesek tinggi
Tidak bisa digunakan pada rem cakram
Hanya untuk motor kecil
Menghasilkan suara bising
Perbedaan utama rem cakram floating rotor dibanding fixed rotor adalah...
Floating rotor dapat bergerak mengikuti kampas rem
Floating rotor lebih tebal
Floating rotor hanya untuk motor matic
Fixed rotor tidak terbuat dari besi
Fixed rotor dapat mengembang
Apabila kaliper rem jenis dual piston hanya bergerak satu piston saja, kemungkinan kerusakan adalah...
Rotor aus
Satu piston macet akibat kotoran atau karat
Minyak rem terlalu banyak
Master rem patah
Reservoir terlalu kecil
Mengapa rem cakram depan umumnya lebih kuat daripada rem belakang?
Rotor belakang lebih tipis
Transfer beban ke depan saat pengereman meningkatkan traksi roda depan
Kampas rem belakang lebih kecil
Ban belakang lebih keras
Rem belakang memakai kampas yang lembut
Jika master rem memiliki udara (air trapped), gejala yang timbul adalah...
Rem langsung mengunci
Tuas rem terasa “kosong” dan dalam
Rotor cepat panas
Kampas rem tidak aus
Kaliper macet
Mengapa rotor rem dibuat berlubang (ventilated / drilled rotor)?
Mengurangi gesekan
Meningkatkan pendinginan dan mengurangi brake fade
Agar kampas rem lebih awet
Mengurangi kebutuhan minyak rem
Agar terlihat lebih sporty
Saat melakukan bleeding minyak rem, posisi handle rem sebaiknya ditekan dan ditahan karena...
Untuk mengalirkan udara keluar bersama minyak
Agar kampas rem lebih keras
Agar rotor tidak bergoyang
Agar master rem tidak bocor
Agar kaliper tidak panas
Jika ketebalan rotor di bawah batas minimum (minimum thickness), bahaya yang mungkin terjadi adalah...
Kampas rem tidak muat
Rotor bisa retak saat panas
Minyak rem cepat habis
Kaliper tidak bekerja
Ban depan cepat aus
Mengapa pasangan kampas baru harus melalui proses bedding-in?
Agar kampas rem tidak aus
Agar permukaan kampas dan rotor saling menyesuaikan untuk daya gesek optimal
Agar rotor tetap dingin
Agar pedal rem empuk
Agar kampas tidak bising
Kaliper rem tipe floating memerlukan sliding pin. Apa fungsi sliding pin tersebut?
Menambah tekanan kampas
Menggerakkan seluruh kaliper agar kampas luar ikut menekan rotor
Mengurangi kebisingan kampas
Menghilangkan panas rotor
Mengunci kampas rem
Jika rem cakram berbunyi “cit-cit”, tetapi masih pakem, kemungkinan penyebabnya adalah...
Kampas terlalu lunak
Debu kampas menumpuk
Minyak rem habis
Mengapa kampas rem dengan bahan sintered lebih cocok untuk motor berkecepatan tinggi?
Karena lebih ringan
Karena mampu bekerja optimal pada suhu sangat tinggi
Karena lebih murah
Karena tidak mengeluarkan debu
Karena tidak memerlukan rotor
Saat motor dengan ABS melakukan pengereman mendadak di jalan licin, apa yang paling mungkin dilakukan modul ABS?
Menahan tekanan hidrolik agar rem tidak bekerja
Memaksimalkan tekanan hingga ban mengunci
Mengatur tekanan rem secara cepat untuk mencegah penguncian roda
Mengurangi tekanan rem hingga motor tidak berhenti
Mengubah putaran mesin secara otomatis
Jika sensor kecepatan roda belakang rusak, dampak paling logis terhadap sistem ABS adalah...
ABS bekerja lebih kuat
ABS tetap bekerja normal
ABS tidak aktif karena data kecepatan roda tidak terbaca
Rem menjadi lebih pakem dari biasanya
Minyak rem cepat habis
Ketika lampu indikator ABS menyala terus saat motor berjalan, tindakan awal teknisi yang paling tepat adalah...
Mengganti kampas rem
Memeriksa tegangan aki dan konektor sensor ABS
Menguras minyak rem
Mengganti kaliper rem
Menyetel free play pedal rem
Mengapa ABS lebih efektif saat pengereman di permukaan jalan basah?
Karena memperbesar gaya gesek ban
Karena mencegah roda mengunci sehingga motor tetap dapat dikendalikan
Karena membuat ban lebih panas
Karena memperkuat kampas rem
Karena mengurangi beban suspensi
Dalam sistem ABS, komponen apa yang berfungsi memvariasikan tekanan minyak rem?
Kaliper
Modulator ABS
Master rem
Reservoir
Selang rem
Jika modulator ABS tersumbat, gejala paling mungkin adalah...
Tuas rem menjadi sangat ringan
Rem tidak merespon atau terasa “pulsing” tidak normal
Ban menjadi cepat aus
Suspensi bergetar
Minyak rem berubah warna hijau
Pada motor ABS, mengapa roda tetap berputar saat pengereman keras?
Karena rem tidak bekerja
Karena kampas rem aus
Karena ABS mengatur slip optimal agar tidak lock
Karena tekanan ban terlalu tinggi
Karena master rem rusak
Ketika melakukan diagnosa ABS, seluruh rodanya harus diputar bebas. Mengapa demikian?
Agar oli rem mengalir lancar
Karena sensor harus membaca perubahan kecepatan roda
Agar kampas rem rata
Untuk menguras minyak rem
Untuk mengecek bearing
Jika ABS tidak aktif tetapi rem masih bekerja normal, apa penyebab paling masuk akal?
Kampas rem habis
ECU ABS rusak total
Sistem memasuki mode fail-safe
Master rem bocor
Roda depan bengkok
Dalam pengereman ABS, modul ABS mengatur tekanan rem berdasarkan...
Tekanan ban
Suhu mesin
Sinyal putaran roda dan slip ratio
Kecepatan angin
Frekuensi getaran mesin
Mengapa pada motor ABS, minyak rem harus sangat bersih dan bebas dari gelembung udara?
Agar warna minyak tetap cerah
Karena udara membuat modulator gagal mengatur tekanan
Karena udara memperkeras kampas rem
Agar sensor lebih sensitif
Agar ban tidak cepat aus
Teknisi mengganti kampas rem tetapi setelah itu lampu ABS menyala. Penyebab paling mungkin adalah...
Minyak rem terlalu penuh
Sensor ABS tidak terpasang tepat atau terkena kotoran
Kampas terlalu tebal
Rotor rem bengkok
Lapisan kampas keras
Apa dampak jika celah antara sensor ABS dan tone ring terlalu jauh?
Rem menjadi lebih pakem
Sensor tidak dapat membaca putaran roda
Minyak rem bocor
Rem tidak dapat kembali
Kampas rem macet
Pada motor ABS, mengapa ukuran ban harus sesuai standar?
Agar motor terlihat seimbang
ABS menghitung slip berdasarkan diameter roda
Agar kampas tidak cepat habis
Agar oli rem tidak bocor
Agar mesin tidak panas
Ketika uji jalan (road test), motor ABS terasa bergetar di tuas rem saat pengereman keras. Apakah hal ini normal?
Tidak, menunjukkan kaliper rusak
Normal karena merupakan kerja modulator ABS
Menandakan pelek bengkok
Menandakan bearing habis
Menandakan kampas retak
Pada rem ABS, fungsi tone ring adalah...
Menjaga posisi kaliper
Mengirim tekanan ke modulator
Memberikan sinyal kecepatan melalui celah-celahnya
Menstabilkan rotor rem
Mengikat kampas rem
Apa kepanjangan dari REM pada Sistem REM ABS?
Rear End Management
Rapid Eye Movement
Rear End Module
Remote Engine Monitoring
Apa fungsi dari Sistem REM ABS pada sepeda motor?
Memperbaiki lampu depan sepeda motor
Mencegah roda terkunci saat mengerem secara mendadak
Meningkatkan kecepatan sepeda motor
Mengurangi konsumsi bahan bakar sepeda motor
Bagaimana cara kerja Sistem REM ABS pada sepeda motor?
Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan mengatur tekanan pengereman secara manual
Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan mengabaikan deteksi kecepatan putaran roda
Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan meningkatkan risiko roda terkunci
Sistem REM ABS pada sepeda motor bekerja dengan mengatur tekanan pengereman secara otomatis berdasarkan deteksi kecepatan putaran roda untuk mencegah roda terkunci dan mempertahankan kontrol stabil.
Apa keuntungan menggunakan Sistem REM ABS?
Meningkatkan konsumsi bahan bakar saat berkendara di jalanan berliku.
Meningkatkan keamanan dan stabilitas kendaraan saat melakukan pengereman darurat.
Meningkatkan kecepatan kendaraan saat melakukan pengereman darurat.
Menurunkan risiko kecelakaan saat berkendara di jalanan berbatu.
Sebutkan komponen-komponen utama dari Sistem REM ABS!
sensor suhu mesin, unit kontrol ABS, aktuator rem, pedal rem
sensor kecepatan roda, unit kontrol ABS, aktuator rem, pedal rem
sensor tekanan ban, unit kontrol REM, aktuator gas, pedal gas
sensor kecepatan kendaraan, unit kontrol REM, aktuator rem, pedal rem
Apakah Sistem REM ABS dapat mencegah terjadinya selip roda?
Ya
Kadang-kadang
Tidak
Tergantung situasi
Bagaimana cara melakukan perawatan Sistem REM ABS?
Mengganti oli mesin
Menambahkan cairan radiator
Membersihkan kaca depan
Periksa dan pastikan semua komponen dalam kondisi baik, bersihkan sensor ABS, ganti cairan rem, ganti cakram dan blok rem aus, kalibrasi sistem sesuai standar.
Apakah Sistem REM ABS dapat digunakan pada semua jenis sepeda motor?
Tergantung model sepeda motor
Tidak
Mungkin
Ya
Apa perbedaan antara Sistem REM ABS dan Sistem REM konvensional?
Sistem REM ABS memiliki kekuatan pengereman yang lebih rendah daripada Sistem REM konvensional
Sistem REM ABS memiliki fitur tambahan ABS untuk mencegah roda terkunci, sedangkan Sistem REM konvensional tidak memiliki fitur ABS.
Sistem REM ABS lebih mahal daripada Sistem REM konvensional
Sistem REM ABS tidak memiliki fitur ABS, sedangkan Sistem REM konvensional memiliki fitur ABS
Mengapa Sistem REM ABS dianggap lebih aman daripada Sistem REM konvensional?
Sistem REM ABS lebih sulit untuk dikendalikan daripada Sistem REM konvensional
Sistem REM ABS lebih mahal daripada Sistem REM konvensional
Sistem REM ABS tidak memiliki fitur keamanan tambahan
Sistem REM ABS menggabungkan sistem pengereman konvensional dengan ABS untuk mencegah roda terkunci, sehingga lebih aman dalam mengerem mendadak.
Fungsi rem pada kendaraan adalah
mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan
menghentikan kendaraan
memperlambat kendaraan
memperlambat dan mempercepat kendaraan
Prinsip kerja sistem rem berdasarkan
perubahan energi kinetik menjadi energi panas
perubahan energi panas menjadi energi kalor
perubahan energi panas menjadi menjadi energi potensial
perubahan energi potensial menjadi energi panas
Pada sistem rem tipe hidrolis, tekanan zat cair akan diteruskan ke segala arah dengan tekanan yang sama besar,sesuai dengan hukum
bernoulli
pascal
newton
otto
Pada reservoir tank, tinggi volume permukaan minyak rem menurun walaupun tidak ada kebocoran pada sistem hidroliknya, hal itu disebakan oleh
terjadi pembesaran volume di silinder roda karena pad telah aus
minyak rem menguap karena vicositasnya sangat kecil bila dibandingkan dengan minyak pelumas
minyak rem menguap karena sering digunakan
terdapat udara di dalam sistem hidroliknya
Komponen pada wheel cylinder terdapat komponen yang digunakan untuk membuang udara dari minyak rem adalah
bleeder plug
piston plug
spring seat plug
compression spring plug
Gaya pengereman suatu kendaraan ketika berjalan mundur, maka leading shoe menjadi trailing shoe dan trailing shoe menjadi leading shoe adalah ciri pada rem tromol jenis
tandem ganda
leading dan trailing
tandem ganda leading-trailing
tandem servo leading-trailing
Yang bukan tipe rem tromol adalah
type two friction
type uni servo
type leading and trailing
type duo servo
Menggubah gerak pedal rem ke dalam tekanan hidrolis adalah tugas
master silinder
girling type
portrles type
silinder pembebas
Pada gambar wheel cylinder di samping, yang berfungsi untuk membuang udara palsu ditunjukkan pada nomor
1
2
3
4
Gambar di bawah merupakan rem tromol dengan tipe
two leading
leading and trailing
dual two leading
uni servo
Pada penyetelan celah sepatu rem, jika celah sepatu rem tidak sama dapat menyebabkan
kendaraan akan tertarik ke salah satu arah
rem akan mengunci
rem tidak dapat bekerja
keterlambatan dalam pengereman
Pada rem piringan, untuk mencegah bunyi menderit pada saat proses pengereman maka pad pada rem piringan dilengkapi dengan
anti squal shim
spring pad
spring retainer
pin pad
Faktor utama dalam pengereman adalah
friction
freezing
action
pressing
Pada skema sistem rem di bawah ini,nomor 5 – 3 – 4 adalah
proportioning valve, brake booster dan master cylinder
proportioning valve, master cylinder dan brake booster
master cylinder, brake booster dan proportioning valve
master cylinder, proportioning valve dan brake booster
Gambar di bawah merupakan disc brake type
fixed caliper
floating caliper
semi floating caliper
full floating caliper
Apa yang dimaksud dengan sistem rem ABS pada sepeda motor?
Sistem yang mengurangi suara bising saat pengereman
Sistem pengereman yang mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak
Sistem yang meningkatkan daya cengkeram ban pada permukaan licin
Sistem yang menggunakan minyak rem khusus untuk meningkatkan performa
Sistem yang mempercepat proses pengereman pada kecepatan tinggi
Komponen utama yang membedakan sistem rem ABS dengan sistem rem konvensional adalah...
Sensor kecepatan roda
Diameter rotor rem
Jumlah kaliper rem
Jenis kampas rem
Minyak rem yang digunakan
Bagaimana cara kerja sistem rem ABS saat pengereman mendadak?
Mempercepat rotasi roda untuk meningkatkan stabilitas
Menurunkan tekanan rem untuk menghindari overheating
Menyalakan lampu rem secara otomatis
Meningkatkan tekanan rem secara otomatis
Menjaga tekanan rem tetap stabil untuk mencegah terkuncinya roda
Jika sistem rem ABS tidak berfungsi saat pengereman mendadak, kemungkinan penyebabnya adalah...
Minyak rem terlalu kental
Sensor kecepatan roda rusak
Rotor rem tidak rata
Kampas rem aus
Master rem bocor
Ketika lampu indikator ABS menyala saat berkendara, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah...
Memeriksa kondisi kampas rem
Menambah beban pada motor
Menghentikan kendaraan dan memeriksa sistem rem
Memeriksa tekanan ban
Mengganti minyak rem
