wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN UJIAN SENI BUDAYA_KELAS XI

Total questions: 60

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Elemen dasar yang paling utama dalam seni tari, yang merupakan rangkaian gerak tubuh yang berirama, adalah...

a)

Wirasa

b)

Wirama

c)

Wirupa

d)

Wiraga

e)

Wirahana

2.

Makna yang tersirat atau tersembunyi yang ingin disampaikan oleh koreografer melalui elemen-elemen tari seperti gerak, rias, dan properti disebut...

a)

Gaya tari

b)

Estetika tari

c)

Tema tari

d)

Fungsi tari

e)

Simbol tari

3.

Dalam konteks tari tradisional, penggunaan kostum yang didominasi warna putih, kuning, dan merah cerah pada karakter tertentu seringkali melambangkan...

a)

Kematian dan kesedihan

b)

Kesuburan dan kemakmuran

c)

Keduniawian dan keserakahan

d)

Kemarahan dan peperangan

e)

Kesucian dan kekuatan magis

4.

Unsur yang merujuk pada kesesuaian gerak dengan iringan musik atau tempo yang digunakan dalam pertunjukan tari disebut...

a)

Wiraga

b)

Wirasa

c)

Wirupa

d)

Wirama

e)

Wirakarya

5.

Perbedaan mendasar antara Tari Tradisional dengan Tari Kreasi Baru terletak pada aspek...

a)

Jumlah penari yang terlibat

b)

Nilai estetika geraknya

c)

Penggunaan properti yang lebih modern

d)

Kecepatan tempo iringannya

e)

Terikatnya pada kaidah baku dan fungsi adat

6.

Sebuah tari berfungsi sebagai sarana upacara adat atau ritual keagamaan. Hal ini menunjukkan bahwa tari tersebut mengandung makna...

a)

Sosial

b)

Rekreasi

c)

Komunikasi

d)

Historis

e)

Spiritual

7.

Properti keris yang digunakan dalam tari kepahlawanan melambangkan...

a)

Kelembutan dan cinta

b)

Kesuburan dan panen

c)

Kesedihan dan penyesalan

d)

Kerajinan dan ketekunan

e)

Kekuatan dan kepahlawanan

8.

Karakteristik nilai estetis pada Tari Tradisi cenderung menekankan pada harmonisasi bentuk dan kepatuhan pada aturan, sedangkan pada Tari Kreasi Baru lebih menekankan pada...

a)

Kesamaan pola gerak antar penari

b)

Ketaatan pada iringan gamelan

c)

Kejelasan fungsi ritual yang diwariskan

d)

Pembatasan improvisasi gerak

e)

Eksplorasi gerak individu dan kebaruan

9.

Aspek nilai estetis yang berkaitan dengan penjiwaan atau penghayatan emosi penari dalam membawakan gerak disebut...

a)

Wiraga

b)

Wirama

c)

Wirupa

d)

Wirahana

e)

Wirasa

10.

Mengapa gerakan-gerakan dalam tari tradisional umumnya bersifat stereotip dan diulang-ulang?

a)

Agar mudah diingat oleh penonton

b)

Untuk menonjolkan kemampuan improvisasi penari

c)

Agar penari tidak terlalu lelah

d)

Untuk mengurangi energi yang dikeluarkan penari

e)

Karena gerak tersebut memiliki makna simbolik yang harus dipertahankan

11.

Dalam Tari Saman dari Aceh, pola lantai yang rapat dan ritme yang cepat, selain menciptakan keindahan visual, juga melambangkan...

a)

Kegembiraan setelah panen

b)

Latihan fisik untuk perang

c)

Rasa syukur kepada leluhur

d)

Struktur pemerintahan adat

e)

Persatuan, kekompakan, dan kebersamaan

12.

Nilai estetis tari tidak hanya dilihat dari keindahan gerak, tetapi juga dari keselarasan antara gerak, iringan, rias, busana, dan properti. Prinsip ini dalam komposisi tari disebut...

a)

Variasi

b)

Kontras

c)

Repetisi

d)

Transisi

e)

Harmoni

13.

Perhatikan pernyataan berikut: "Tari Bali memiliki karakteristik gerak yang dinamis, staccato, dan energik, sementara Tari Jawa memiliki karakteristik gerak yang halus, mengalir, dan lirih." Perbedaan ini menunjukkan adanya variasi pada aspek nilai estetis...

a)

Simbolisme gerak

b)

Fungsi ritual

c)

Pola iringan musik

d)

Desain pola lantai

e)

Penggunaan wiraga (kualitas gerak)

14.

Penggunaan tata rias yang tebal dan kontras dalam tari topeng dimaksudkan untuk...

a)

Menyembunyikan identitas penari

b)

Mengikuti tren modern

c)

Membuat penari terlihat lebih cantik

d)

Memberi efek horor pada penonton

e)

Menegaskan karakter tokoh yang dibawakan

15.

Tahapan awal dalam penciptaan tari, di mana koreografer mencari dan mengumpulkan berbagai ide, konsep, atau materi gerak, disebut...

a)

Evaluasi

b)

Komposisi

c)

Improvisasi

d)

Pementasan

e)

Eksplorasi

16.

Kegiatan bereksperimen dengan berbagai kemungkinan gerak secara spontan dan bebas, yang menjadi jembatan antara eksplorasi dan komposisi, disebut...

a)

Pementasan

b)

Imitasi

c)

Rekonstruksi

d)

Evaluasi

e)

Improvisasi

17.

Seorang koreografer memutuskan untuk menggunakan gerak-gerak patah-patah, cepat, dan tiba-tiba untuk menggambarkan situasi ketegangan. Keputusan ini berkaitan dengan pengolahan elemen dasar tari, yaitu...

a)

Ruang

b)

Level

c)

Arah

d)

Fokus

e)

Tenaga (kualitas gerak)

18.

Pada tahap komposisi, koreografer mulai menyusun dan menata rangkaian gerak yang telah ditemukan menjadi sebuah bentuk tari yang utuh. Prinsip utama yang harus diperhatikan adalah...

a)

Kesempatan

b)

Kesenangan

c)

Kecepatan

d)

Keterbatasan

e)

Kesatuan (unity)

19.

Gerak yang dilakukan penari di tempat tanpa berpindah posisi disebut...

a)

Gerak berpindah

b)

Gerak diam

c)

Gerak dinamis

d)

Gerak lincah

e)

Gerak stasioner

20.

Desain atas dalam tari merujuk pada bentuk-bentuk yang dibuat oleh...

a)

Pola lantai

b)

Lintasan gerak

c)

Tata cahaya

d)

Gerak kaki penari

e)

Tubuh penari di udara

21.

Prinsip komposisi tari yang mengatur agar penonton tidak merasa bosan dengan pengulangan gerak yang sama, sehingga perlu adanya pengembangan dan variasi, disebut...

a)

Unity (kesatuan)

b)

Balance (keseimbangan)

c)

Repetition (pengulangan)

d)

Transisi (perpindahan)

e)

Variety (keragaman/variasi)

22.

Iringan musik yang berasal dari penari itu sendiri, seperti tepukan tangan, hentakan kaki, atau suara dari tubuh, disebut iringan...

a)

Internal

b)

Eksternal

c)

Akustik

d)

Etnis

e)

Modern

23.

Dalam penciptaan tari, penentuan tema akan sangat mempengaruhi keputusan koreografer dalam memilih...

a)

Tempat pementasan dan harga tiket

b)

Waktu latihan dan jumlah penonton

c)

Nama tari dan umur penari

d)

Tingkat kesulitan properti yang digunakan

e)

Gerak, properti, rias, busana, dan iringan

24.

Mengapa unsur waktu (tempo, ritme, durasi) sangat penting dalam tahap improvisasi?

a)

Agar penari bisa menari sesuai jam yang ditentukan

b)

Karena waktu membatasi kreativitas gerak penari

c)

Waktu menunjukkan umur tarian

d)

Untuk menyesuaikan dengan kostum yang digunakan

e)

Untuk menghasilkan beragam kualitas gerak yang berbeda (cepat–lambat)

25.

Bagian dari struktur tari yang berfungsi sebagai pengenalan atau pembuka pertunjukan disebut...

a)

Klimaks

b)

Ending

c)

Transisi

d)

Repetisi

e)

Bagian awal/pembukaan

26.

Pola lantai diagonal, melingkar, dan lurus ke depan adalah contoh dari elemen dasar tari, yaitu...

a)

Waktu

b)

Tenaga

c)

Level

d)

Fokus

e)

Ruang

27.

Jika suatu tarian tradisional berdurasi panjang dan memiliki banyak episode (babak), maka struktur komposisi tari yang paling sesuai untuk diterapkan adalah...

a)

Struktur naratif sederhana

b)

Struktur tunggal

c)

Struktur repetitif

d)

Struktur kontras

e)

Struktur episode

28.

Tingkatan gerak yang dapat dicapai oleh penari (tinggi, sedang, rendah) disebut...

a)

Desain lantai

b)

Fokus

c)

Proyeksi

d)

Kontras

e)

Level

29.

Penataan gerak yang menciptakan bentuk atau rupa yang jelas dan mudah dipahami oleh penonton disebut Desain Bentuk. Contohnya adalah...

a)

Gerak berputar secara acak

b)

Gerak mengayun ke segala arah

c)

Gerak tanpa fokus

d)

Gerak dengan tempo cepat

e)

Gerak menirukan pohon (bentuk visual yang jelas)

30.

Dalam proses komposisi, konsep 'Motif Gerak' merujuk pada...

a)

Gerak yang paling sulit dilakukan penari

b)

Gerak yang hanya dilakukan di bagian penutup

c)

Perpindahan dari satu level ke level lainnya

d)

Gerak yang menggunakan properti terbanyak

e)

Rangkaian gerak paling sederhana yang menjadi inti dan ciri khas tarian

31.

Faktor utama yang membatasi gerak penari dalam sebuah tarian adalah...

a)

Biaya busana

b)

Jumlah penonton

c)

Waktu pementasan

d)

Kualitas iringan

e)

Ruang

32.

Seorang penari yang fokus pandangannya terarah ke satu titik di luar panggung untuk memperkuat ekspresi, menunjukkan penggunaan prinsip...

a)

Respon

b)

Kontras

c)

Transisi

d)

Leveling

e)

Proyeksi

33.

Ketika sebuah tari tradisional diolah untuk pementasan modern tanpa menghilangkan esensi gerak bakunya, langkah ini paling erat kaitannya dengan...

a)

Pemasaran seni tari

b)

Penentuan iringan eksternal

c)

Penambahan jumlah penari

d)

Pengubahan fungsi ritual

e)

Rekonstruksi gerak

34.

Salah satu prinsip paling dasar dalam penataan tari agar tercipta keindahan visual yang seimbang adalah...

a)

Mempertahankan gerak yang sama dari awal hingga akhir

b)

Menggunakan properti sebanyak mungkin

c)

Menghindari gerak yang bertabrakan

d)

Menggunakan tempo yang selalu cepat

e)

Keseimbangan (Balance)

35.

Tari tradisional Lampung yang berfungsi sebagai tari penyambutan tamu kehormatan dan sudah menjadi ikon budaya Lampung saat ini adalah...

a)

Tari Bedana

b)

Tari Melinting

c)

Tari Japin

d)

Tari Topeng

e)

Tari Sigeh Penguten

36.

Properti busana yang wajib ada pada penari wanita dalam Tari Sigeh Penguten sebagai simbol mahkota adat Lampung adalah...

a)

Tapis

b)

Keris

c)

Selendang

d)

Kain Kapal

e)

Siger

37.

Perbedaan mendasar antara Tari Bedana dengan Tari Sigeh Penguten dari segi gerak dan nuansa adalah...

a)

Bedana bersifat magis, Sigeh Penguten bersifat hiburan

b)

Bedana merupakan tari klasik, Sigeh Penguten merupakan tari keraton

c)

Bedana menggunakan Siger, Sigeh Penguten menggunakan Topeng

d)

Bedana lebih modern, Sigeh Penguten lebih tradisional

e)

Bedana kental dengan nuansa Melayu dan nilai Islam, Sigeh Penguten adalah tari penyambutan modern yang diangkat dari tradisi

38.

Musik tradisional yang sering digunakan sebagai iringan Tari Bedana dan kental dengan nuansa Melayu adalah...

a)

Gamelan

b)

Talempong

c)

Kulintang

d)

Sasando

e)

Gambus

39.

Selain sebagai tari penyambutan, Tari Sigeh Penguten juga memiliki makna filosofis yang dalam, yaitu...

a)

Kekuatan magis untuk menolak bala

b)

Pengangkatan derajat sosial keluarga

c)

Latihan perang untuk pemuda

d)

Pengabdian pada leluhur

e)

Nilai-nilai keterbukaan, keramahan, dan penghargaan

40.

Jenis kain khas Lampung yang kaya akan motif benang emas dan sering digunakan sebagai busana tari adalah...

a)

Songket

b)

Batik

c)

Ulos

d)

Tenun

e)

Tapis

41.

Dalam budaya Lampung, Tari Cangget secara historis berfungsi sebagai...

a)

Tari untuk hiburan rakyat biasa

b)

Tari yang dipertunjukkan khusus saat upacara panen

c)

Tari untuk menolak bala di tepi pantai

d)

Tari penyambutan tamu kehormatan

e)

Tari pergaulan muda-mudi yang dilaksanakan dalam acara adat

42.

Seorang koreografer Kreasi Baru Lampung menciptakan tari baru dengan mengambil Motif Gerak dasar dari Gerakan Tangan Bedana yang khas, tetapi mengubah iringannya menjadi musik jazz. Hal ini menunjukkan eksplorasi pada elemen...

a)

Pengenalan rias dan busana tradisional.

b)

Penemuan pola lantai yang baru sama sekali.

c)

Penciptaan fungsi ritual yang baru.

d)

Konservasi murni terhadap tradisi.

e)

Pengembangan nilai estetis gerak dan iringan (Sinkretisasi)

43.

Apa yang menjadi ciri khas gerak Tari Bedana?

a)

Gerak yang sangat cepat dan akrobatik.

b)

Gerak tangan yang menirukan binatang buas.

c)

Gerak mata melotot dan kepala menggeleng.

d)

Gerak badan yang kaku dan tegang.

e)

Gerak kaki yang cenderung ringan, patah-patah, dan dinamis

44.

Tari Kreasi Baru yang terinspirasi dari Keindahan alam pesisir Lampung dan aktivitas para nelayan, maka properti yang paling mungkin digunakan adalah...

a)

Siger dan Keris

b)

Topeng dan Mahkota

c)

Cangkul dan Caping

d)

Payung dan Kipas

e)

Jaring dan Perahu (Simbolis)

45.

Tari Melinting merupakan tari klasik yang berasal dari Lampung Timur. Makna utama yang terkandung dalam tarian ini berkaitan dengan...

a)

Kemakmuran hasil pertanian

b)

Perjuangan melawan penjajah

c)

Kecintaan pada alam semesta

d)

Rasa syukur masyarakat nelayan

e)

Kebesaran dan kepahlawanan raja-raja (Tari istana/keraton)

46.

Tari Lampung yang umumnya ditarikan secara berpasangan antara penari pria dan wanita adalah...

a)

Tari Sigeh Penguten

b)

Tari Melinting

c)

Tari Topeng

d)

Tari Cetikan

e)

Tari Bedana

47.

Penggunaan Aksara Lampung sebagai motif dalam desain panggung (setting) untuk pementasan tari kreasi baru Lampung merupakan upaya untuk memperkuat aspek...

a)

Komersialisme tari

b)

Penggunaan teknologi

c)

Kesulitan gerak

d)

Pencapaian tingkat keprofesionalan

e)

Identitas budaya lokal

48.

Konsep 'Rekonstruksi' dalam Tari Tradisi Lampung akan fokus pada...

a)

Menciptakan gerak baru tanpa terikat aturan lama.

b)

Menjadikan tari tradisional sebagai tari modern.

c)

Mengganti semua properti dan busana dengan yang baru.

d)

Membuat tarian lebih menarik bagi turis asing.

e)

Mengembalikan bentuk dan esensi tarian pada bentuk aslinya

49.

Sebutan untuk penari wanita dalam Tari Bedana yang biasanya memakai baju kurung dan kain tapis adalah...

a)

Mekhanai

b)

Bidan

c)

Ratu

d)

Sangha

e)

Muli

50.

Busana tari Lampung yang kaya dengan ornamen emas dan perak serta gerak yang dinamis dan agung, mencerminkan...

a)

Fungsi tari sebagai pengusir roh jahat.

b)

Kekayaan budaya maritim Lampung.

c)

Kepasrahan dan kesederhanaan hidup.

d)

Kondisi geografis yang subur.

e)

Status sosial yang tinggi dan adat istiadat yang kuat

51.

Penciptaan tari kreasi baru yang mengambil irama dari alat musik Cetikan (Gerantung) khas Lampung, tetapi geraknya diolah dengan teknik tari kontemporer, menunjukkan adanya proses...

a)

Dekonstruksi busana

b)

Monotonitas komposisi

c)

Purifikasi gerak

d)

Pengurangan unsur tradisi

e)

Sinkretisasi gerak dan iringan

52.

Makna yang paling dominan muncul pada gerak membungkuk dengan tangan menyembah dalam Tari Sigeh Penguten adalah...

a)

Menyambut

b)

Menolak

c)

Berpamitan

d)

Meminta maaf

e)

Menghormati

53.

Mengapa pelestarian Tari Tradisi Lampung penting dalam konteks pendidikan Seni Budaya Fase F (kelas 11)?

a)

Agar pariwisata Lampung meningkat.

b)

Agar penari Lampung bisa tampil di luar negeri.

c)

Untuk mengurangi jumlah tari kreasi baru.

d)

Untuk memenuhi syarat kurikulum yang ada.

e)

Untuk menumbuhkan rasa cinta dan pemahaman akan identitas budaya lokal

54.

Prinsip Nilai Estetis yang paling sulit dicapai dalam penggarapan Tari Kreasi Baru yang mengadaptasi Tari Tradisi Lampung adalah...

a)

Penggunaan Siger yang benar.

b)

Penentuan pola lantai yang rumit.

c)

Kepastian jumlah penari yang berpasangan.

d)

Pemilihan iringan musik modern.

e)

Ketercapaian harmoni antara unsur tradisi dan unsur kebaruan

55.

Berikut ini adalah contoh tarian yang berasal dari Bali yang dilakukan secara serentak dan menghentak, yaitu…

a)

Tari barongsai

b)

Tari kecak

c)

Tari topeng

d)

Tari ketawang

e)

Tari Jaipong

56.

Tata rias penari saat pertunjukan adalah berfungsi untuk…

a)

Daya tarik penonton

b)

Mempercantik penari

c)

Mendukung penampilan dan karakter

d)

Menambah percaya diri

e)

Menutupi wajah aslinya

57.

Gerakan tari yang memiliki makna tertentu disebut gerak…

a)

Murni

b)

Tidak murni

c)

Maknawi

d)

Nonmaknawi

e)

Alami

58.

Tahap awal dalam proses penciptaan tari di mana seorang koreografer mencari, menentukan, dan mematangkan ide atau tema yang akan digarap menjadi karya tari, disebut sebagai tahap…

a)

Evaluasi

b)

Komposisi

c)

Stimulasi (Penemuan Konsep)

d)

Improvisasi

e)

Sintesis Gerak

59.

Berikut ini adalah kriteria yang sebaiknya dipertimbangkan oleh seorang koreografer saat memilih tema tari, kecuali…

a)

Tema harus menarik dan memiliki daya tarik estetis.

b)

Tema harus dapat diolah dan diinterpretasikan melalui gerak.

c)

Tema harus memiliki nilai filosofis atau relevansi sosial.

d)

Tema harus sangat mahal dan membutuhkan properti yang sulit dicari.

e)

Tema harus dikuasai dan dipahami secara mendalam oleh koreografer.

60.

Ketika seorang koreografer memutuskan untuk mengangkat tema tentang "Semangat Gotong Royong Petani", sumber inspirasi utama yang digunakan untuk menentukan tema tersebut berasal dari…

a)

Mimpi dan imajinasi pribadi.

b)

Kehidupan dan interaksi sosial masyarakat pedesaan.

c)

Laporan keuangan pertunjukan.

d)

Pola lantai tari-tari modern.

e)

Spesifikasi teknis tata suara.