wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kisi-Kisi Soal Pilihan Ganda PPKn Kelas VII

Total questions: 69

Worksheet time: 37mins

Name
Class
Date
1.

Arti penting norma dalam kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Menjaga ketertiban dan keharmonisan dalam masyarakat

b)

Membatasi kreativitas individu secara mutlak

c)

Menghilangkan hak asasi manusia

d)

Mendorong perilaku menyimpang

2.

Contoh penerapan Norma Agama dalam lingkungan sekolah atau rumah adalah:

a)

Berdoa sebelum belajar atau makan bersama keluarga.

b)

Membuang sampah sembarangan di kelas.

c)

Berbicara kasar kepada orang tua.

d)

Melanggar aturan sekolah dengan sengaja.

3.

Konsekuensi pelanggaran Norma Kesusilaan yang dialami secara pribadi adalah:

a)

Merasa bersalah dan menyesal atas perbuatan yang dilakukan

b)

Mendapat penghargaan dari masyarakat

c)

Menjadi panutan bagi orang lain

d)

Meningkatkan rasa percaya diri secara positif

4.

Perilaku yang sesuai dengan Norma Kesopanan di lingkungan sosial adalah...

a)

Berbicara sopan kepada orang lain

b)

Membentak orang yang lebih tua

c)

Membuang sampah sembarangan

d)

Mengabaikan tamu yang datang

5.

Manakah ciri-ciri dan sanksi dari Norma Hukum berikut yang benar?

a)

Ciri-ciri: bersifat memaksa, sanksi: tegas dan nyata

b)

Ciri-ciri: bersifat tidak mengikat, sanksi: hanya teguran

c)

Ciri-ciri: bersifat fleksibel, sanksi: tidak ada

d)

Ciri-ciri: bersifat sukarela, sanksi: berupa nasihat

6.

Pilih contoh penerapan jenis-jenis norma untuk menyelesaikan masalah kontekstual di sekolah!

a)

Menyelesaikan konflik dengan musyawarah sesuai norma sosial

b)

Mengabaikan aturan sekolah saat ada masalah

c)

Menyelesaikan masalah dengan kekerasan fisik

d)

Melanggar tata tertib demi kepentingan pribadi

7.

Pilih tindakan yang sesuai dengan norma dalam menghadapi konflik di rumah.

a)

Menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan saling menghormati.

b)

Mengabaikan masalah dan membiarkan konflik berlarut-larut.

c)

Memaksakan kehendak kepada anggota keluarga lain.

d)

Menyalahkan orang lain tanpa mencari solusi bersama.

8.

Pilih salah satu contoh sikap taat terhadap peraturan lalu lintas (Norma Hukum) dalam simulasi sederhana berikut:

a)

Berhenti di lampu merah

b)

Melanggar batas kecepatan

c)

Menerobos lampu merah

d)

Mengabaikan rambu lalu lintas

9.

Salah satu cara mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam UUD NRI Tahun 1945 dalam kehidupan bernegara yang sederhana adalah...

a)

Menghormati hak asasi orang lain

b)

Melanggar peraturan yang berlaku

c)

Mengabaikan kepentingan bersama

d)

Mementingkan diri sendiri

10.

Hubungan antara Norma Hukum dan peraturan perundang-undangan di bawahnya adalah...

a)

Norma Hukum menjadi dasar bagi peraturan perundang-undangan di bawahnya.

b)

Peraturan perundang-undangan lebih tinggi dari Norma Hukum.

c)

Norma Hukum tidak berhubungan dengan peraturan perundang-undangan.

d)

Norma Hukum hanya berlaku di lingkungan keluarga.

11.

Perbedaan sanksi dan sumber dari norma Agama, Kesusilaan, Kesopanan, dan Hukum adalah...

a)

Norma Agama bersumber dari Tuhan dan sanksinya berupa dosa, norma Kesusilaan bersumber dari hati nurani dan sanksinya rasa malu, norma Kesopanan bersumber dari masyarakat dan sanksinya celaan, norma Hukum bersumber dari negara dan sanksinya hukuman nyata.

b)

Norma Agama bersumber dari masyarakat dan sanksinya hukuman fisik, norma Kesusilaan bersumber dari negara dan sanksinya penjara, norma Kesopanan bersumber dari hati nurani dan sanksinya rasa bersalah, norma Hukum bersumber dari Tuhan dan sanksinya dosa.

c)

Norma Agama bersumber dari hati nurani dan sanksinya rasa malu, norma Kesusilaan bersumber dari negara dan sanksinya hukuman fisik, norma Kesopanan bersumber dari Tuhan dan sanksinya dosa, norma Hukum bersumber dari masyarakat dan sanksinya celaan.

d)

Norma Agama bersumber dari negara dan sanksinya hukuman fisik, norma Kesusilaan bersumber dari masyarakat dan sanksinya celaan, norma Kesopanan bersumber dari hati nurani dan sanksinya rasa malu, norma Hukum bersumber dari Tuhan dan sanksinya dosa.

12.

Faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan pelanggaran norma dalam kasus-kasus?

a)

Kurangnya kesadaran akan norma

b)

Tingginya tingkat pendidikan

c)

Kepatuhan terhadap aturan

d)

Pengawasan yang ketat

13.

Dampak buruk ketidakpatuhan terhadap UUD NRI Tahun 1945 di tingkat daerah adalah:

a)

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah

b)

Menimbulkan konflik dan ketidakstabilan di daerah

c)

Memperkuat sistem pemerintahan daerah

d)

Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah

14.

Peran UUD NRI Tahun 1945 sebagai alat kontrol terhadap peraturan di bawahnya adalah...

a)

Menjadi dasar hukum tertinggi yang mengatur dan membatasi peraturan di bawahnya agar tidak bertentangan dengan konstitusi.

b)

Sebagai pedoman dalam pembuatan undang-undang internasional.

c)

Menjadi sumber utama dalam penetapan peraturan daerah saja.

d)

Sebagai alat untuk mengesahkan peraturan pemerintah tanpa pertimbangan lain.

15.

Evaluasi efektivitas peraturan sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dapat dilakukan dengan cara:

a)

Mengamati perubahan perilaku siswa sebelum dan sesudah peraturan diterapkan

b)

Membiarkan siswa melanggar peraturan tanpa konsekuensi

c)

Mengabaikan peraturan yang ada

d)

Hanya menilai dari pendapat guru saja

16.

Evaluasi Keadilan Peraturan: Suatu aturan yang dibuat di lingkungan masyarakat dikatakan mencerminkan rasa keadilan dan kemanfaatan jika...

a)

aturan tersebut menguntungkan semua pihak dan tidak merugikan kelompok tertentu

b)

aturan tersebut hanya menguntungkan kelompok mayoritas

c)

aturan tersebut dibuat tanpa mempertimbangkan kepentingan masyarakat

d)

aturan tersebut diterapkan secara tidak konsisten

17.

Pilih salah satu Norma Kesopanan yang paling relevan untuk mengatasi masalah penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

a)

Menggunakan gawai hanya pada waktu dan tempat yang telah ditentukan oleh sekolah.

b)

Menggunakan gawai secara bebas di seluruh area sekolah.

c)

Meminjamkan gawai kepada teman tanpa izin guru.

d)

Menggunakan gawai untuk bermain game selama pelajaran berlangsung.

18.

Langkah konkret apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan tempat tinggal siswa?

a)

Mengadakan sosialisasi hukum di lingkungan sekitar

b)

Membiarkan pelanggaran hukum tanpa tindakan

c)

Melarang diskusi tentang hukum di lingkungan

d)

Mengabaikan peraturan yang berlaku

19.

Di kelasmu, ada peraturan tidak tertulis bahwa saat guru sedang menjelaskan, semua siswa harus diam dan memperhatikan. Jika ada siswa yang terus mengobrol, ia akan ditegur oleh teman-temannya. Peraturan ini dibuat agar suasana belajar menjadi kondusif. Berdasarkan ilustrasi tersebut, fungsi utama adanya norma adalah untuk...

a)

Mendapatkan hukuman dari guru.

b)

Menciptakan ketertiban dan keteraturan.

c)

Memperoleh pujian dari orang lain.

d)

Menghafal semua peraturan yang ada di sekolah.

20.

Bayu tidak sengaja menjatuhkan buku temannya hingga sobek. Walaupun tidak ada yang melihat, Bayu merasa bersalah dan kemudian meminta maaf serta menawarkan untuk mengganti buku tersebut. Tindakan Bayu ini didasari oleh adanya Norma Kesusilaan. Ciri utama dari norma ini adalah sumbernya berasal dari...

a)

Kitab suci agama.

b)

Hati nurani manusia.

c)

Kebiasaan masyarakat.

d)

Undang-undang negara.

21.

Dalam ajaran agama yang dianut oleh Rina, diwajibkan untuk membantu sesama yang sedang kesusahan. Ketika terjadi musibah banjir di desa sebelah, Rina tergerak untuk menyumbangkan sebagian uang jajannya. Norma yang mengatur tindakan Rina ini adalah...

a)

Norma Kesusilaan.

b)

Norma Kesopanan.

c)

Norma Hukum.

d)

Norma Agama.

22.

Di rumahmu, ayah selalu mengingatkan agar kamu berdoa sebelum makan dan tidur. Hal ini merupakan bentuk ketaatan terhadap...

a)

Norma Hukum.

b)

Norma Kesopanan.

c)

Norma Agama.

d)

Norma Kesusilaan.

23.

Sanksi utama bagi pelanggar Norma Agama datang dari Tuhan, tetapi secara langsung dapat dirasakan dalam bentuk...

a)

Denda dan kurungan penjara.

b)

Dijauhi dan diejek teman.

c)

Penyesalan dan kegelisahan jiwa.

d)

Dicabut hak-hak sipilnya.

24.

Ani menasihati adiknya, "Kalau mengambil barang milik orang lain harus izin dulu, kalau tidak itu namanya mencuri dan itu perbuatan dosa." Nasihat Ani ini mencerminkan ketaatan pada norma...

a)

Kesopanan.

b)

Kesusilaan.

c)

Hukum.

d)

Agama.

25.

Dion menyontek saat ujian, padahal tidak ada guru yang mengawasinya. Setelah itu, Dion merasa sangat malu dan bersalah pada dirinya sendiri. Perasaan ini adalah sanksi dari pelanggaran...

4 lines
26.

Saat ada pemilihan ketua OSIS, Budi menerima sejumlah uang dari salah satu calon untuk memilihnya. Walaupun tergoda, Budi menolak karena merasa hal itu tidak jujur. Keputusan Budi mencerminkan suara dari...

a)

Aturan sekolah.

b)

Hati nurani.

c)

Perintah orang tua.

d)

Hukuman yang berat.

27.

Sanksi yang ditimbulkan oleh Norma Kesusilaan bersifat internal, yang berarti...

a)

Dilakukan oleh penegak hukum.

b)

Ditetapkan oleh ketua RT.

c)

Dirasakan oleh diri sendiri.

d)

Diucapkan oleh orang lain.

28.

Ketika sedang berjalan melewati orang yang lebih tua di lorong sekolah, Winda membungkukkan badan dan mengucapkan "Permisi, Bapak/Ibu." Tindakan Winda ini adalah contoh nyata dari pelaksanaan...

a)

Norma Kesusilaan.

b)

Norma Kesopanan.

c)

Norma Hukum.

d)

Norma Agama.

29.

Di sebuah rapat lingkungan, Rudi datang terlambat dan langsung duduk tanpa menyapa atau meminta maaf kepada peserta rapat lainnya. Perilaku Rudi ini melanggar...

a)

Norma Kesusilaan.

b)

Norma Hukum.

c)

Norma Kesopanan.

d)

Norma Agama.

30.

Sanksi untuk pelanggaran Norma Kesopanan biasanya berupa...

a)

Denda uang.

b)

Kurungan badan.

c)

Cemoohan atau teguran dari masyarakat.

d)

Rasa bersalah yang mendalam.

31.

Peraturan sekolah tentang larangan membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah adalah contoh dari...

a)

Norma Kesusilaan.

b)

Norma Kesopanan.

c)

Norma Agama.

d)

Norma Hukum.

32.

Ciri utama yang membedakan Norma Hukum dari norma lainnya adalah bahwa sanksinya bersifat________

a)

Tidak pasti dan spontan.

b)

Tegas, memaksa, dan jelas.

c)

Internal dan rahasia.

d)

Berupa penyesalan.

33.

Di jalan raya, setiap pengendara wajib mengenakan helm. Aturan ini dibuat oleh lembaga negara dan wajib ditaati. Lembaga negara yang berwenang membuat Norma Hukum di Indonesia adalah...

a)

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

b)

Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).

c)

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

d)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

34.

Saat jam pelajaran sedang berlangsung, Doni menyalakan musik dari gawainya dengan suara keras. Tindakan Doni ini melanggar Norma Hukum (aturan sekolah) dan juga melanggar Norma...

a)

Agama, karena mengganggu ketenangan.

b)

Kesusilaan, karena tidak jujur.

c)

Kesopanan, karena mengabaikan kenyamanan orang lain.

d)

Kekeluargaan, karena tidak menghormati.

35.

Bayangkan kamu sedang menunggu antrian di loket pembelian tiket bioskop. Tiba-tiba ada seseorang yang menyerobot antrianmu. Sebagai pelajar yang taat norma, tindakan yang paling tepat kamu lakukan adalah...

a)

Meneriakinya agar semua orang tahu.

b)

Ikut-ikutan menyerobot antrian di depannya.

c)

Mengingatkannya dengan sopan bahwa ia harus antri.

d)

Mendiankan saja dan berharap dia sadar sendiri.

36.

Di lingkungan rumahmu, setiap malam Minggu diadakan ronda malam, dan setiap kepala keluarga wajib ikut. Jika kamu adalah anak SMP yang diminta menggantikan ayahmu karena sakit, kamu harus...

a)

Menolak karena kamu bukan kepala keluarga.

b)

Menggantikan, tetapi sambil bermain gawai.

c)

Menggantikan dengan penuh tanggung jawab.

d)

Mencari alasan agar tidak perlu ikut.

37.

Adikmu mengambil diam-diam uang di dompet ibumu tanpa izin. Sebagai kakak, apa yang harus kamu lakukan berdasarkan pemahamanmu tentang norma?

a)

Diam saja agar adikmu tidak dihukum.

b)

Mengancam adikmu agar ia berbagi uang itu.

c)

Menasihati adikmu bahwa mencuri adalah pelanggaran Kesusilaan dan Hukum, lalu mengajaknya meminta maaf.

d)

Langsung melaporkannya kepada ayah agar dihukum berat.

38.

Perhatikan skenario berikut: Pamanmu tidak mau membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) karena merasa uangnya tidak digunakan untuk kepentingan warga. Sikap pamanmu ini merupakan pelanggaran terhadap...

a)

Norma Kesusilaan.

b)

Norma Kesopanan.

c)

Norma Hukum.

d)

Norma Agama.

39.

Di sebuah taman kota, terdapat papan bertuliskan "Dilarang memetik bunga" (Norma Hukum). Ada juga larangan tidak tertulis untuk tidak meludah sembarangan (Norma Kesopanan). Jika kamu melihat temanmu meludah di taman tersebut, kamu harus...

a)

Memanggil petugas keamanan untuk menghukumnya.

b)

Mengabaikannya karena tidak ada hukum tertulis yang melarang.

c)

Mengingatkannya bahwa meludah di tempat umum adalah tidak sopan.

d)

Ikut meludah agar dia tidak merasa sendirian.

40.

Di lingkungan sekolahmu, setiap hari Senin wajib mengikuti upacara bendera. Sikap disiplin dalam mengikuti upacara ini adalah wujud ketaatan terhadap...

a)

Norma Agama.

b)

Norma Kesusilaan.

c)

Norma Hukum (Peraturan Sekolah).

d)

Norma Kesopanan.

41.

Ketika kamu menemukan Surat Izin Mengemudi (SIM) milik orang lain yang jatuh di jalan, kamu segera menyerahkannya kepada kantor polisi terdekat. Tindakanmu ini mencerminkan ketaatan terhadap...

a)

Norma Kesopanan (karena bersikap baik).

b)

Norma Kesusilaan (karena jujur dan berniat baik).

c)

Norma Hukum (karena takut dihukum).

d)

Norma Perdagangan (karena barang berharga).

42.

Sikap yang harus kamu tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar SMP terkait UUD NRI Tahun 1945 sebagai dasar hukum tertinggi di Indonesia adalah...

a)

Mematuhi peraturan sekolah dan negara

b)

Mengabaikan aturan yang berlaku

c)

Melanggar tata tertib sekolah

d)

Tidak peduli terhadap hukum yang berlaku

43.

Ketika di sekolah diadakan pemilihan ketua kelas, setiap siswa berhak memberikan suaranya tanpa paksaan. Hal ini sesuai dengan prinsip kedaulatan rakyat yang diatur dalam...

a)

Norma Kesopanan.

b)

Norma Agama.

c)

UUD NRI Tahun 1945.

d)

Norma Kesusilaan.

44.

Salah satu amanat UUD NRI Tahun 1945 adalah menjamin kebebasan beragama. Pengaplikasian nyata dari amanat ini di sekolah adalah...

a)

Sekolah mewajibkan semua siswa mengikuti satu agama tertentu.

b)

Sekolah menyediakan tempat untuk ibadah bagi semua agama yang diakui.

c)

Sekolah melarang perayaan hari besar agama.

d)

Sekolah hanya mengajarkan pelajaran agama Islam.

45.

Di daerahmu akan dibangun pusat perbelanjaan, dan masyarakat diizinkan menyampaikan pendapat mereka melalui musyawarah. Pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat adalah penerapan prinsip dalam UUD NRI Tahun 1945 yaitu ________

a)

Keseimbangan kekuasaan.

b)

Demokrasi dan kedaulatan rakyat.

c)

Negara hukum.

d)

Hak asasi manusia.

46.

UUD NRI Tahun 1945 berfungsi sebagai hukum dasar. Semua peraturan yang lebih rendah, seperti Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, hingga Peraturan Daerah, harus...

a)

Lebih ketat dan keras dari UUD.

b)

Tidak boleh bertentangan dengan UUD.

c)

Selalu sama persis dengan UUD.

d)

Hanya mengatur hal yang tidak diatur UUD.

47.

Pak RT di lingkungannya membuat peraturan bahwa setiap tamu yang menginap lebih dari 24 jam wajib lapor. Hubungan antara peraturan Pak RT ini dengan UUD NRI Tahun 1945 adalah...

a)

Peraturan Pak RT bisa menggantikan UUD jika disepakati warga.

b)

Peraturan Pak RT adalah aturan turunan yang bersumber pada UUD dan peraturan di atasnya.

c)

Peraturan Pak RT tidak ada hubungannya sama sekali dengan UUD.

d)

UUD hanya mengatur hal besar, bukan hal kecil di lingkungan RT.

48.

Peraturan sekolah tentang larangan membawa gawai saat jam pelajaran (Norma Hukum) pada dasarnya dibuat untuk mencapai tujuan yang juga didukung oleh...

a)

Norma Agama (menghindari godaan).

b)

Norma Kesusilaan (fokus dan jujur).

c)

Norma Kesopanan (menghargai guru).

d)

Semua jawaban di atas benar.

49.

Perbedaan paling mendasar dalam sanksi yang mereka terima adalah...

a)

Sanksi Andi pasti berupa denda, sanksi Budi pasti teguran.

b)

Sanksi Andi bersifat internal dan tidak ada yang tahu, sanksi Budi diketahui banyak orang.

c)

Sanksi Andi bisa berupa hukuman formal dari sekolah/hukum, sedangkan sanksi Budi hanya berupa celaan sosial.

d)

Sanksi Budi lebih berat karena mengganggu kenyamanan.

50.

Di sebuah desa yang masyarakatnya sangat menjaga adat ketimuran, Norma Kesopanan memiliki kekuatan yang hampir sama dengan Norma Hukum. Hal ini dapat dianalisis karena...

a)

Norma Kesopanan di sana sudah diresmikan oleh kepala desa.

b)

Norma Kesopanan di sana sudah menjadi kebiasaan turun-temurun.

c)

Norma Kesopanan di sana sudah menjadi hukum tertulis.

d)

Norma Kesopanan di sana sudah menjadi hukum adat.

51.

Bencana banjir sering terjadi di desamu karena banyak warga yang membuang sampah ke sungai. Hal ini melanggar Norma Hukum (Perda tentang lingkungan) dan juga melanggar Norma Kesusilaan. Dalam kasus ini, analisislah mengapa Norma Hukum tidak cukup efektif menghentikan kebiasaan buruk warga.

a)

Karena sanksi dari Norma Hukum terlalu ringan.

b)

Karena warga tidak tahu bahwa membuang sampah itu dilarang.

c)

Karena yang membuat peraturan itu bukan dari desa sendiri.

d)

Karena kesadaran dari hati nurani (Kesusilaan) dan rasa tanggung jawab sosial belum terbentuk.

52.

Di Indonesia, Norma Hukum menduduki posisi paling tinggi di bawah Pancasila. Analisis manakah yang paling tepat menggambarkan mengapa Norma Hukum harus menjadi puncak dari semua aturan normatif lainnya (selain Agama)?

a)

Karena Norma Hukum dapat berubah-ubah setiap saat sesuai kebutuhan.

b)

Karena Norma Hukum dibuat oleh seluruh masyarakat.

c)

Karena Norma Hukum mengatur semua hal, dari yang kecil sampai besar.

d)

Karena Norma Hukum memiliki sifat memaksa dan sanksi yang tegas, diperlukan untuk ketertiban masyarakat majemuk.

53.

Terdapat perbedaan antara peraturan sekolah dan peraturan perundang-undangan di negara. Analisis yang tepat mengenai perbedaan keduanya adalah...

a)

Peraturan sekolah tidak perlu dipatuhi, sementara perundang-undangan wajib.

b)

Peraturan sekolah adalah Norma Hukum yang bersumber dan harus selaras dengan peraturan perundang-undangan di atasnya.

c)

Perundang-undangan berlaku secara lisan, peraturan sekolah berlaku tertulis.

d)

Hanya perundang-undangan yang memiliki sanksi yang jelas.

54.

Pasal 28 UUD NRI Tahun 1945 menjamin Hak Asasi Manusia. Analisis manakah yang paling sesuai menggambarkan mengapa pasal ini dianggap sebagai fondasi utama dari semua peraturan tentang HAM di Indonesia?

a)

Karena Pasal 28 adalah yang paling panjang dan rumit.

b)

Karena Pasal 28 adalah satu-satunya pasal yang tidak bisa diubah.

c)

Karena semua Undang-Undang dan Peraturan tentang HAM wajib merujuk dan tidak boleh mengurangi jaminan dalam Pasal 28.

d)

Karena hanya Pasal 28 yang mengatur kebebasan berpendapat.

55.

Sebuah kota mengalami kemacetan parah dan tingkat polusi udara yang tinggi. Pemerintah Kota mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pembatasan usia kendaraan (Norma Hukum). Mengapa Perda ini penting untuk dianalisis sebagai implementasi UUD NRI Tahun 1945?

a)

Karena Perda ini melanggar hak warga untuk memiliki kendaraan.

b)

Karena Perda ini mengatur tentang lalu lintas saja.

c)

Karena Perda ini adalah bentuk pemenuhan hak warga atas lingkungan hidup yang baik, sesuai UUD NRI 1945 Pasal 28H.

d)

Karena UUD 1945 secara spesifik menyebutkan pembatasan usia kendaraan.

56.

Di sebuah desa, kepala desa memutuskan semua pengurus rukun tetangga (RT) harus dari satu suku tertentu. Keputusan ini dianalisis bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945 karena...

a)

Kepala desa tidak berhak membuat keputusan.

b)

Pengurus RT tidak termasuk jabatan penting.

c)

Melanggar prinsip persamaan kedudukan warga negara di mata hukum dan pemerintahan (Pasal 27).

d)

Melanggar kebebasan berpendapat.

57.

UUD NRI Tahun 1945 sering disebut sebagai "alat kontrol" terhadap semua peraturan di bawahnya. Analisis manakah yang paling tepat untuk mendeskripsikan fungsi alat kontrol ini?

a)

Mengatur kebebasan berpendapat.

b)

Menjamin hak asasi manusia.

c)

Menjadi dasar hukum tertinggi yang mengawasi dan mengendalikan semua peraturan di bawahnya.

d)

Menjadi sumber hukum bagi peraturan daerah.

58.

UUD 1945 dapat membatalkan semua peraturan yang dianggap tidak berguna.

a)

UUD 1945 dapat membatalkan semua peraturan yang dianggap tidak berguna.

b)

UUD 1945 hanya mengontrol Undang-Undang yang dibuat oleh DPR.

c)

UUD 1945 memastikan bahwa setiap peraturan turunan tidak menyimpang dari nilai-nilai dasar dan tujuan negara yang termaktub di dalamnya.

d)

UUD 1945 hanya bertindak sebagai pengawas ekonomi.

59.

Di Indonesia, ada kasus peraturan daerah yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA). Tindakan MA ini dapat dianalisis sebagai bukti...

a)

Norma Hukum selalu bertentangan dengan Norma Kesopanan.

b)

Peraturan Daerah memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari UUD.

c)

Adanya hierarki peraturan perundang-undangan di mana UUD NRI 1945 berada di puncak, dan MA memastikan peraturan di bawahnya sesuai.

d)

Peraturan Daerah tidak perlu diatur oleh UUD.

60.

Di sekolahmu diterapkan peraturan baru: setiap keterlambatan lebih dari 5 menit akan didenda Rp5.000,00. Evaluasilah apakah peraturan ini efektif untuk meningkatkan kedisiplinan, dilihat dari sudut pandang norma dan sanksi.

a)

Tidak efektif, karena uang denda tidak membuat siswa jera.

b)

Efektif, karena sanksinya bersifat memaksa dan tegas (Norma Hukum).

c)

Tidak efektif, karena sanksi seharusnya datang dari hati nurani (Kesusilaan).

d)

Efektif jika denda tersebut dibarengi dengan peningkatan kesadaran akan pentingnya waktu (Norma Kesusilaan) dan penggunaan uang denda yang transparan.

61.

Seorang anggota DPR mengusulkan agar UUD NRI Tahun 1945 diamandemen (diubah) untuk memuat lebih banyak aturan tentang lingkungan hidup, mengingat seringnya bencana alam. Evaluasilah usulan tersebut berdasarkan prinsip-prinsip hukum.

a)

Usulan tidak perlu, karena UUD 1945 tidak boleh diubah sama sekali.

b)

Usulan salah, karena masalah lingkungan sudah diatur oleh Norma Agama.

c)

Usulan baik jika perubahan tersebut memang mendesak dan disetujui, asalkan tidak mengubah bentuk negara kesatuan (sesuai Pasal 37 UUD 1945).

d)

Seharusnya yang diubah adalah Peraturan Pemerintah, bukan UUD.

62.

Di lingkungan komplek perumahan, dipasang kamera pengawas (CCTV) untuk mencegah pencurian. Beberapa warga menilai pemasangan ini melanggar privasi, namun RT menilai ini untuk keamanan bersama. Evaluasilah kasus ini dari perspektif Norma Hukum dan Hak Asasi Manusia (yang dijamin UUD 1945).

a)

CCTV pasti melanggar privasi, jadi harus dibongkar.

b)

CCTV pasti benar karena keamanan lebih penting dari privasi.

c)

Pemasangan CCTV dapat dibenarkan asalkan area pengawasan dibatasi (hanya di ruang publik) sehingga tetap menjamin hak keamanan tanpa melanggar privasi secara berlebihan.

d)

UUD 1945 tidak mengatur masalah CCTV.

63.

Pada masa pandemi, pemerintah menetapkan aturan wajib masker di ruang publik (Norma Hukum). Evaluasilah tujuan dari aturan ini, apakah lebih condong kepada ketertiban atau keamanan/kesehatan?

a)

Lebih condong kepada ketertiban, agar semua orang seragam.

b)

Lebih condong kepada keamanan/kesehatan, karena dibuat untuk melindungi hak hidup dan kesehatan masyarakat (Pasal 28H UUD 1945).

c)

Sama sekali tidak ada hubungannya dengan norma.

d)

Lebih condong kepada Norma Kesopanan.

64.

Ada aturan tidak tertulis di desamu bahwa jika ada hajatan (pesta), semua tetangga wajib datang dan membawa amplop. Jika tidak datang, akan dianggap tidak sopan. Evaluasilah apakah aturan ini adil.

a)

Adil, karena itu sudah menjadi tradisi turun-temurun.

b)

Tidak adil, karena memaksakan kehendak dan memberikan sanksi sosial tanpa mempertimbangkan kemampuan/alasan yang sah (melanggar prinsip Keadilan).

c)

Adil, karena jika kita mengadakan hajatan, tetangga juga akan datang.

d)

Harus diubah menjadi Norma Hukum agar sanksinya jelas.

65.

46. Di tengah maraknya bullying daring di sekolah, sekolah ingin membuat Norma Kesopanan baru. Pilihlah kalimat Norma Kesopanan yang relevan untuk penggunaan media sosial di sekolah berikut ini:

a)

Menghormati privasi dan tidak menyebarkan informasi pribadi orang lain tanpa izin.

b)

Menyebarkan rumor tentang teman di media sosial.

c)

Mengabaikan pesan dari guru di grup sekolah.

d)

Mengejek teman secara terbuka di media sosial.

66.

Sekolahmu akan mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Untuk memastikan semua siswa berpartisipasi, rumuskanlah satu Norma Hukum (peraturan tertulis) yang paling efektif untuk kegiatan ini.

a)

Semua siswa harus datang tepat waktu.

b)

Siswa yang tidak ikut gotong royong akan dijauhi.

c)

Siswa yang tidak ikut gotong royong wajib memberikan sumbangan uang ke kas OSIS.

d)

Setiap siswa kelas 7 wajib hadir dalam kegiatan gotong royong, ketidak hadiran tanpa keterangan yang sah akan dikenai sanksi sesuai tata tertib sekolah.

67.

Di lingkungan tempat tinggalmu sering terjadi pencurian sepeda. Untuk mengatasi masalah ini, rancanglah langkah pertama yang harus dilakukan oleh warga, dimulai dari penetapan norma.

a)

Membeli banyak anjing penjaga untuk berkeliling.

b)

Membuat kesepakatan tertulis (Norma Hukum) tentang jadwal ronda dan sanksi yang tegas bagi yang melanggar.

c)

Melaporkan semua warga yang mencurigakan ke polisi.

d)

Setiap warga mengunci rumahnya sendiri-sendiri.

68.

Rancanglah satu contoh yang dapat menunjukkan bahwa Norma Kesusilaan dapat membantu memperkuat Norma Hukum.

a)

Seorang pencuri merasa menyesal setelah tertangkap dan dipenjara.

b)

Seseorang yang jujur mengembalikan dompet yang ia temukan (Kesusilaan) tanpa perlu diawasi petugas hukum (Hukum).

c)

Seorang siswa dihukum karena tidak mengerjakan PR.

d)

Warga hanya membuang sampah pada tempatnya jika ada petugas kebersihan yang mengawasi.

69.

Rancanglah skema hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia mulai dari yang tertinggi (UUD NRI 1945) hingga yang paling rendah (Peraturan Daerah).

a)

UUD – Undang-Undang – Peraturan Pemerintah – Peraturan Presiden – Peraturan Daerah.

b)

UUD – Peraturan Presiden – Undang-Undang – Peraturan Daerah – Peraturan Pemerintah.

c)

UUD NRI 1945 – Ketetapan MPR – Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti UU – Peraturan Pemerintah – Peraturan Presiden – Peraturan Daerah.

d)

UUD – Pancasila – Peraturan Presiden – Undang-Undang – Peraturan Daerah.