wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Remidi Tradisional PSAS

Total questions: 88

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Setelah ikan mati, terjadi perubahan-perubahan baik secara biologis, fisik, maupun kimia yang tidak diinginkan. Hal ini disebut dengan

a)

Pembusukan

b)

Pengawetan

c)

Pengolahan

d)

Kualitas

e)

Manajemen

2.

Kelebihan ikan sebagai bahan makanan kecuali

a)

Tinggi protein hewani

b)

Mudah didapat

c)

Harga murah

d)

Banyak mengandung unsur anorganik esensial

e)

Tidak mudah busuk

3.

Jenis produk olahan tradisional misalnya

a)

Bakso

b)

Kecap ikan

c)

Sosis

d)

Udang kupas

e)

Khitosan

4.

Pengolahan tradisional akan menghasilkan mutu produk yang jelek jika

a)

Kadar air bahan diturunkan optimal

b)

Bahan baku dicuci bersih

c)

Alat yang digunakan tidak bersih

d)

Menggunakan garam yang murah

e)

Bahan baku segar

5.

Yang bukan ciri pengolahan tradisional yaitu

a)

Mutu bahan mentah bervariasi

b)

Proses dan kondisi lingkungan susah dikontrol

c)

Kemasan bervariasi

d)

Bahan pembantu bervariasi

e)

Titik akhir proses tidak pasti

6.

Sifat akhir produk pengolahan tradisional yaitu kecuali

a)

Perubahan pada produk tidak terkontrol

b)

Produk tidak dapat terlindung dengan baik

c)

Cita rasa sangat bervariasi

d)

Penampilan sangat bervariasi

e)

Masa simpan pendek

7.

Suatu metode yang dilakukan untuk mengawetkan produk hasil perikanan dengan menggunakan garam (NaCl) disebut

a)

Chilling

b)

Freezing

c)

Canning

d)

Salting

e)

Smoking

8.

Penggaraman yang dilanjutkan dengan perebusan disebut

a)

Ikan asin basah

b)

Ikan asin kering

c)

Ikan pindang

d)

Ikan peda

e)

Kecap ikan

9.

Produk ikan asin banyak dijumpai di Indonesia karena

a)

Harganya murah

b)

Prosesnya sederhana

c)

Disukai masyarakat

d)

Produksi ikan berlebih

e)

Masa simpan lama

10.

Kandungan air dalam tubuh ikan berkurang melalui proses penggaraman karena

a)

Proses osmosis

b)

Penjemuran

c)

Aktivitas bakteri

d)

Pembusukan

e)

Aktivitas enzim

11.

Garam murni memiliki kandungan senyawa paling besar yaitu

a)

Mg Cl2

b)

Ca Cl2

c)

Na Cl

d)

Mg SO4

e)

Ca SO4

12.

Garam dapat dikategorikan sedang jika memiliki kandungan

a)

Mg Cl2 80–90%

b)

Ca SO4 90–95%

c)

Ca Cl2 diatas 95%

d)

Na Cl 80–90%

e)

Mg SO4 di bawah 80%

13.

Kelemahan garam yang mengandung Ca dan Mg yaitu

a)

Menghasilkan produk yang kaku dan warnanya putih

b)

Lambat menembus masuk ke dalam daging ikan

c)

Produk menjadi agak pahit

d)

Produk berwarna coklat kotor dan kuning

e)

Produk berwarna putih keras dan mudah pecah

14.

Kelemahan garam yang mengandung Mg SO4 yaitu

a)

Menghasilkan produk yang kaku dan warnanya putih

b)

Lambat menembus masuk ke dalam daging ikan

c)

Produk menjadi agak pahit

d)

Produk berwarna coklat kotor dan kuning

e)

Produk berwarna putih keras dan mudah pecah

15.

Kelemahan garam yang mengandung Fe dan Cu yaitu

a)

Menghasilkan produk yang kaku dan warnanya putih

b)

Lambat menembus masuk ke dalam daging ikan

c)

Produk menjadi agak pahit

d)

Produk berwarna coklat kotor dan kuning

e)

Produk berwarna putih keras dan mudah pecah

16.

Kelemahan garam yang mengandung Ca Cl2 yaitu

a)

Menghasilkan produk yang kaku dan warnanya putih

b)

Lambat menembus masuk ke dalam daging ikan

c)

Produk menjadi agak pahit

d)

Produk berwarna coklat kotor dan kuning

e)

Produk berwarna putih keras dan mudah pecah

17.

Kecepatan penyerapan garam dalam tubuh ikan tidak dipengaruhi oleh

a)

Kesegaran ikan

b)

Kandungan lemak

c)

Ketebalan daging ikan

d)

Kehalusan kristal garam

e)

Warna daging ikan

18.

Pernyataan berikut yang benar adalah

a)

Viskositas larutan akan turun ketika suhu naik sehingga proses penyerapan garam naik

b)

Viskositas larutan akan naik ketika suhu naik sehingga proses penyerapan garam naik

c)

Viskositas larutan akan turun ketika suhu turun sehingga proses penyerapan garam naik

d)

Viskositas larutan akan naik ketika suhu turun sehingga proses penyerapan garam naik

e)

Viskositas larutan akan turun ketika suhu naik sehingga proses penyerapan garam turun

19.

Metode penggaraman yang tanpa menggunakan wadah adalah

a)

Dry salting

b)

Wet salting

c)

Kench salting

d)

Mix salting

e)

Pure salting

20.

Banyaknya garam yang ditambahkan untuk melakukan proses penggaraman yaitu

a)

0–5%

b)

5–10%

c)

10–35%

d)

35–50%

e)

Di atas 50%

21.

Pernyataan yang benar tentang proses penyiangan pada penggaraman adalah

a)

Ikan yang berukuran besar tidak disiangi

b)

Ikan yang berukuran sedang tidak perlu disiangi

c)

Ikan berukuran kecil tidak disiangi

d)

Ikan dicuci bersih dengan air mengalir sebelum disiangi

e)

Ikan tidak ditiriskan setelah pencucian

22.

Pernyataan yang salah dalam proses dry salting adalah

a)

Garam ditaburkan di dasar wadah

b)

Disusun ikan di atas lapisan garam dengan perut menghadap ke bawah

c)

Wadah ditutup dengan penutup berbemberat

d)

Proses penggaraman berlangsung selama 1–3 minggu

e)

Penggaraman selesai bila ada perubahan tekstur, daging kencang dan padat

23.

Proses penggaraman dalam wet salting dianggap selesai bila

a)

Ikan mengapung

b)

Wadah menjadi hangat

c)

Larutan garam habis

d)

Bau amis hilang

e)

Konsentrasi cairan di dalam sama dengan di luar tubuh ikan

24.

Berikut ini bukan alat yang digunakan dalam penggaraman yaitu

a)

Food processor

b)

Wadah dengan penutup

c)

Pisau

d)

Talenan

e)

Para-para

25.

Berikut ini bukan merupakan produk dari penggaraman yaitu

a)

Ikan asin basah

b)

Ikan asin kering

c)

Ikan asin rebus

d)

Ikan pindang

e)

Ikan kaleng

26.

Berikut bukan Standar Industri Indonesia (SII) untuk ikan asin yaitu

a)

Penampakan segar

b)

Mempunyai bau, rasa dan warna normal serta bentuk yang baik

c)

Berkadar air paling tinggi 25%

d)

Berkadar garam 10–20%

e)

Tidak mengandung logam, jamur

27.

Pink spoilage yaitu kerusakan pada ikan asin yang

a)

Ditandai dengan warna kuning kemerahan karena aktivitas bakteri halofilik

b)

Disebabkan oleh jamur yang tumbuh di permukaan menyebabkan warna keabu-abuan

c)

Disebabkan karena reaksi senyawa karbonil dengan asam amino berbau tengik

d)

Disebabkan bakteri saponifikasi menghasilkan lender berbau busuk

e)

Berbau sangat busuk dan noda merah sepanjang tulang punggung ikan

28.

Dun spoilage yaitu kerusakan pada ikan asin yang

a)

Ditandai dengan warna kuning kemerahan karena aktivitas bakteri halofilik

b)

Disebabkan oleh jamur yang tumbuh di permukaan menyebabkan warna keabu-abuan

c)

Disebabkan karena reaksi senyawa karbonil dengan asam amino berbau tengik

d)

Disebabkan bakteri saponifikasi menghasilkan lender berbau busuk

e)

Berbau sangat busuk dan noda merah sepanjang tulang punggung ikan

29.

Rust spoilage yaitu kerusakan pada ikan asin yang

a)

Ditandai dengan warna kuning kemerahan karena aktivitas bakteri halofilik

b)

Disebabkan oleh jamur yang tumbuh di permukaan menyebabkan warna keabu-abuan

c)

Disebabkan karena reaksi senyawa karbonil dengan asam amino berbau tengik

d)

Disebabkan bakteri saponifikasi menghasilkan lender berbau busuk

e)

Berbau sangat busuk dan noda merah sepanjang tulang punggung ikan

30.

Saponifikasi yaitu kerusakan pada ikan asin yang

a)

Ditandai dengan warna kuning kemerahan karena aktivitas bakteri halofilik

b)

Disebabkan oleh jamur yang tumbuh di permukaan menyebabkan warna keabu-abuan

c)

Disebabkan karena reaksi senyawa karbonil dengan asam amino berbau tengik

d)

Disebabkan bakteri saponifikasi menghasilkan lender berbau busuk

e)

Berbau sangat busuk dan noda merah sepanjang tulang punggung ikan

31.

Tanning yaitu kerusakan pada ikan asin yang

a)

Ditandai dengan warna kuning kemerahan karena aktivitas bakteri halofilik

b)

Disebabkan oleh jamur yang tumbuh di permukaan menyebabkan warna keabu-abuan

c)

Disebabkan karena reaksi senyawa karbonil dengan asam amino berbau tengik

d)

Disebabkan bakteri saponifikasi menghasilkan lender berbau busuk

e)

Berbau sangat busuk dan noda merah sepanjang tulang punggung ikan

32.

Salt burn yaitu kerusakan pada ikan asin yang

a)

Ditandai dengan warna kuning kemerahan karena aktivitas bakteri halofilik

b)

Disebabkan oleh jamur yang tumbuh di permukaan menyebabkan warna keabu-abuan

c)

Disebabkan karena reaksi senyawa karbonil dengan asam amino berbau tengik

d)

Disebabkan bakteri saponifikasi menghasilkan lender berbau busuk

e)

Disebabkan penggunaan garam berlebih sehingga bagian luar ikan keras

33.

Berikut ini bukan merupakan fungsi formaldehid (HCHO) adalah

a)

Disinfektan

b)

Pengawet ikan

c)

Fumigant

d)

Fungisida

e)

Resin

34.

Berikut ini bukan merupakan cara untuk mempercepat pengeringan ikan asin yaitu

a)

Menjemur ikan di atas para-para 1 meter di atas tanah

b)

Jangan menumpuk ikan saat dijemur

c)

Menambah garam

d)

Membelah daging ikan

e)

Membuat sayatan pada daging ikan

35.

Jenis ikan air tawar yang biasa digunakan untuk bahan baku ikan asin yaitu

a)

Euthynus spp

b)

Scomberomorus spp

c)

Decapterus spp

d)

Cyprinus carpio

e)

Chanos chanos

36.

Limbah cair pembuatan ikan pindang biasanya digunakan untuk

a)

Pupuk organik

b)

Pembuatan petis

c)

Pakan ikan

d)

Penambah rasa makanan

e)

Dibuang ke sungai

37.

Berikut ini bukan keuntungan pemindangan dibandingkan pengolahan ikan asin yaitu

a)

Proses lebih cepat

b)

Kadar garam lebih rendah

c)

Tekstur lebih lunak

d)

Masa simpan lebih lama

e)

Cita rasa lebih segar

38.

Saat ini produksi ikan pindang lebih rendah dari ikan asin karena

a)

Cita rasanya kurang sesuai

b)

Pengolahannya rumit

c)

Daya tahan ikan lebih rendah

d)

Pengemasannya kurang menarik

e)

Kurangnya produsen

39.

Daya awet ikan pindang tidak akan lama bila

a)

Ruang penyimpanan lembab

b)

Ruang penyimpanan bersih, kering dan sejuk

c)

Sirkulasi udara lancar di ruang penyimpanan

d)

Tidak ada benda asing yang mencemari di tempat penyimpanan

e)

Wadah penyimpanan tertutup rapat

40.

Faktor yang tidak menyebabkan keberhasilan proses pemindangan yaitu

a)

Kesegaran ikan

b)

Lama perebusan

c)

Kualitas garam

d)

Sanitasi dan hygiene

e)

Pengemasan dan penyimpanan

41.

Mekanisme garam dalam pengawetan ikan yang menyebabkan membrane sel mikroba pecah karena

a)

Memiliki rasa asin

b)

Kristalnya lembut

c)

Bersifat higroskopis

d)

Mengurangi kelarutan oksigen

e)

Menambah kelarutan oksigen

42.

Berikut ini bukan merupakan criteria mutu ikan pindang yang baik yaitu

a)

Warna pindang putih keabuan

b)

Permukaan kulit keset

c)

Ikan pindang utuh tidak patah-patah

d)

Tidak terlihat adanya lender atau kapang

e)

Berbau segar

43.

Berikut bukan jenis ikan pindang berdasarkan wadahnya yaitu

a)

Ikan pindang naya

b)

Ikan pindang besek

c)

Ikan pindang paso

d)

Ikan pindang Juwono

e)

Ikan pindang kendil

44.

Berikut bukan jenis ikan pindang berdasarkan asalnya yaitu

a)

Ikan pindang Pekalongan

b)

Ikan pindang Kudus

c)

Ikan pindang Muncar

d)

Ikan pindang presto

e)

Ikan pindang Juwono

45.

Jenis pemindangan yang menggunakan suhu tinggi dan memiliki cirri durinya bersifat lunak yaitu

a)

Ikan pindang naya

b)

Ikan pindang air garam

c)

Ikan pindang bumbu

d)

Ikan pindang presto

e)

Ikan pindang Juwono

46.

Proses pengeluaran air dari bahan sampai kadar air setimbang dengan keadaan udara sekelilingnya atau sampai tingkat kadar air tertentu sehingga terhindar dari serangan jamur dan aktivitas serangga disebut

a)

Pendinginan

b)

Penjemuran

c)

Pengeringan

d)

Pemindangan

e)

Penggaraman

47.

Faktor yang tidak mempengaruhi kecepatan pengeringan adalah

a)

Kecepatan udara

b)

Daerah penangkapan ikan

c)

Suhu udara

d)

Kelembaban udara

e)

Ukuran dan ketebalan ikan

48.

Proses pengeringan alami maksudnya adalah

a)

Menggunakan sinar matahari

b)

Tanpa bahan pengawet

c)

Menggunakan api

d)

Menggunakan ikan segar

e)

Menggunakan mesin pengering

49.

Kelemahan pengeringan alami yaitu

a)

Mahal

b)

Memerlukan teknologi yang rumit

c)

Tergantung kondisi cuaca

d)

Sanitasi dan hygiene terjamin

e)

Bisa dilakukan kapan saja

50.

Tanda pengeringan alami sudah selesai prosesnya bila

a)

Bau ikan sudah tidak amis

b)

Tekanan jari pada produk tidak menimbulkan bekas

c)

Tidak ada air yang menetes dari produk

d)

Rasa ikan sudah asin

e)

Penampakan produk bersih

51.

Pengeringan yang proses pengeringannya tanpa penggunaan sinar matahari disebut

a)

Pengeringan alami

b)

Pengeringan musiman

c)

Pengeringan teknis

d)

Pengeringan suhu tinggi

e)

Pengeringan buatan

52.

Kelemahan pengeringan buatan yaitu

a)

Suhu dan kelembaban dapat diatur

b)

Sanitasi dan hygiene terjaga

c)

Kecepatan angin dapat diatur

d)

Harga relative mahal

e)

Dapat dilakukan kapan saja

53.

Berikut ini bukan merupakan metode pengeringan buatan yaitu

a)

Pengeringan dengan udara hangat

b)

Pengeringan dengan udara dingin

c)

Pengeringan menggunakan silica gel

d)

Pengeringan menggunakan air

e)

Pengeringan mekanis

54.

Alat pengering yang memiliki pompa vakum dan kondensor yaitu

a)

Alat pengering surya

b)

Alat pengering tunnel

c)

Alat pengering suhu rendah

55.

Berikut ini bukan merupakan mekanisme keluarnya air dari bahan pangan selama pengeringan yaitu

a)

Air bergerak melalui tekanan kapiler

b)

Penarikan air karena perbedaan konsentrasi larutan

c)

Penarikan air ke permukaan karena absorpsi lapisan permukaan bahan

d)

Perpindahan air dari bahan ke udara karena perbedaan tekanan uap

e)

Pengeringan terjadi terus menerus

56.

Faktor yang tidak menentukan kecepatan pengeringan yaitu

a)

Kebersihan lingkungan

b)

Luas permukaan

c)

Perbedaan suhu dan udara sekitarnya

d)

Kecepatan aliran udara

e)

Tekanan udara

57.

Proses mengolah atau mengawetkan ikan dengan media pengawet yang merupakan sisa hasil pembakaran kayu, tempurung kelapa, serbuk gergaji, atau sekam padi yaitu

a)

Pendinginan

b)

Pembekuan

c)

Pengeringan

d)

Pengasapan

e)

Penggaraman

58.

Proses pengasapan merupakan gabungan dari beberapa metode yaitu

a)

Pembekuan, pengeringan dan pengalengan

b)

Penggaraman, pengeringan dan pengasapan

c)

Pengasapan, pengeringan dan pengalengan

d)

Pengeringan, penggaraman dan pengemasan

e)

Penggaraman, pengasapan dan pengemasan

59.

Tujuan pengasapan selain mengawetkan ikan adalah

a)

Mengolah ikan dengan harga murah

b)

Menurunkan suhu ikan

c)

Memberikan rasa dan aroma yang khas

d)

Memudahkan untuk dipasarkan

e)

Memberi rasa asin

60.

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pengasapan yaitu

a)

Jenis ikan

b)

Ukuran ikan

c)

Jumlah ikan

d)

Mutu dan volume asap

e)

Tempat penyimpanan

61.

Berikut ini bukan merupakan metode pengasapan yang dikenal yaitu

a)

Cold smoking

b)

Warm smoking

c)

Hot smoking

d)

Liquid smoking

e)

Dry smoking

62.

Berikut ini bukan merupakan keuntungan pengasapan cair yaitu

a)

Hemat biaya

b)

Dapat mengatur flavor produk

c)

Mengurangi komponen yang berbahaya

d)

Produk bersifat lebih kering

e)

Mengurangi polusi udara

63.

Alat berikut ini bukan peralatan pengolahan pengasapan yaitu

a)

Smoking room

b)

Drum smoke

c)

Cabinet smoke

d)

Semi conventional smoke

e)

Indirect smoke

64.

Faktor-faktor yang harus dikontrol selama pengasapan, kecuali

a)

Volume dan mutu asap

b)

Suhu

c)

Kelembaban udara

d)

Jumlah ikan yang diasap

e)

Kecepatan udara dan pembagian asap

65.

Proses penguraian senyawa dari bahan-bahan senyawa kompleks menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana dalam keadaan yang terkontrol dengan bantuan mikroorganisme disebut

a)

Koagulasi

b)

Fermentasi

c)

Diversifikasi

d)

Pembusukan

e)

Karamelisasi

66.

Enzim yang mampu berperan dalam pengolahan ikan fermentasi adalah

a)

Enzim karboksilase

b)

Enzim lipolitik

c)

Enzim proteolisis

d)

Enzim buatan

e)

Enzim amilase

67.

Proses fermentasi dapat dibedakan dalam golongan berikut kecuali

a)

Fermentasi garam tinggi

b)

Fermentasi asam organic

c)

Fermentasi asam mineral

d)

Fermentasi bakteri

e)

Fermentasi fisik

68.

Proses fermentasi yang menggunakan asam propionate termasuk dalam golongan

a)

Fermentasi garam tinggi

b)

Fermentasi asam organic

c)

Fermentasi asam mineral

d)

Fermentasi bakteri

e)

Fermentasi fisik

69.

Proses fermentasi yang menggunakan asam kuat termasuk dalam golongan

a)

Fermentasi garam tinggi

b)

Fermentasi asam organic

c)

Fermentasi asam mineral

d)

Fermentasi bakteri

e)

Fermentasi fisik

70.

Proses fermentasi ikan berlemak tinggi dilakukan dalam kondisi

a)

Penggaraman kering

b)

Penggaraman basah

c)

Tanpa cahaya

d)

Tanpa oksigen

e)

Tanpa suara

71.

Proses fermentasi ikan berlemak rendah dilakukan dalam kondisi

a)

Penggaraman kering

b)

Penggaraman basah

c)

Tanpa cahaya

d)

Tanpa oksigen

e)

Tanpa suara

72.

Bakteri ini dapat mengubah 95% dari glukosa atau heksosa lainnya menjadi asam laktat disebut.

a)

Bakteri asam laktat

b)

Bakteri asam laktat homofermentatif

c)

Bakteri asam laktat heterofermentatif

d)

Bakteri proteolitik

e)

Bakteri karboksilase

73.

Faktor yang tidak mempengaruhi proses fermentasi yaitu.

a)

Suhu

b)

Oksigen

c)

Substrat

d)

Ketinggian

e)

Air

74.

Pada proses fermentasi, suhu penyimpanan yang terlalu tinggi akan menyebabkan.

a)

Pertumbuhan bakteri terhambat

b)

Proses fermentasi optimal

c)

Produk awet

d)

Produk rusak

e)

Bahan baku rusak

75.

Alat yang digunakan dalam proses fermentasi harus steril terutama agar.

a)

Bakteri pembusuk tumbuh

b)

Bakteri pembusuk tidak tumbuh

c)

Memenuhi tuntutan konsumen

d)

Sesuai aturan

e)

Produk menjadi bagus

76.

Produk fermentasi yang prosesnya memfermentasikan ikan dengan garam dan dibiarkan selama 1 minggu disebut.

a)

Kecap Ikan

b)

Bekasam

c)

Terasi

d)

Peda

e)

Silase

77.

Produk fermentasi yang berupa cairan jernih berwarna coklat yang mempunyai bau dan rasa yang khas serta banyak mengandung nitrogen terlarut dan garam disebut.

a)

Kecap Ikan

b)

Bekasam

c)

Terasi

d)

Peda

e)

Silase

78.

Produk fermentasi yang proses fermentasinya dilakukan bersamaan dengan proses fermentasi karbohidrat disebut.

a)

Kecap Ikan

b)

Bekasam

c)

Terasi

d)

Peda

e)

Silase

79.

Produk fermentasi yang berbentuk pasta dan merupakan usaha pemanfaatan dari hasil perikanan (ikan atau udang) yang berkualitas rendah disebut.

a)

Kecap Ikan

b)

Bekasam

c)

Terasi

d)

Peda

e)

Silase

80.

Produk cair fermentasi yang dibuat dari ikan-ikan utuh atau sisa-sisa industri pengolahan ikan yang dicairkan menyerupai bubur disebut.

a)

Kecap Ikan

b)

Bekasam

c)

Terasi

d)

Peda

e)

Silase

81.

Bahan kimia yang tidak biasa ditambahkan dalam pembuatan silase ikan yaitu.

a)

HCl

b)

H2SO4

c)

NaCl

d)

Asam propionate

e)

Asam Formiat

82.

Tujuan pengemasan produk perikanan yaitu.

a)

Memudahkan saat produksi

b)

Memberikan perlindungan dalam penyimpanan dan distribusi

c)

Memudahkan konsumen membawa

d)

Memperjelas identitas produk

e)

Memudahkan saat menjual

83.

Bahan pengemas yang biasa dan paling banyak digunakan untuk produk perikanan yaitu.

a)

Logam

b)

Kertas

c)

Kayu

d)

Plastik

e)

Daun

84.

Fungsi pengemasan sebagai berikut kecuali.

a)

Perlindungan produk dari kotoran

b)

Memberikan kemudahan dalam membuka dan menutup wadah

c)

Memberikan informasi yang jelas ke konsumen

d)

Mempunyai ukuran yang sesuai dan mudah dibentuk

e)

Menambah biaya produksi

85.

Berikut ini bukan merupakan criteria bahan kemasan yaitu.

a)

Harganya murah

b)

Tidak toksik

c)

Barier terhadap air

d)

Barier terhadap oksigen

e)

Barier terhadap mikroba

86.

Kemasan yang hanya digunakan sekali saja disebut.

a)

Kemasan disposable

b)

Kemasan multi trip

c)

Kemasan primer

d)

Kemasan sekunder

e)

Kemasan tersier

87.

Kemasan yang dapat dipakai berulang kali disebut.

a)

Kemasan disposable

b)

Kemasan multi trip

c)

Kemasan primer

d)

Kemasan sekunder

e)

Kemasan tersier

88.

Kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk disebut.

a)

Kemasan disposable

b)

Kemasan multi trip

c)

Kemasan primer

d)

Kemasan sekunder

e)

Kemasan tersier