WorksheetsPENILAIAN SUMATIF AKHIR SEMESTER GANJIL 2025/2026 - BIOLOGI KELAS X
Total questions: 25
Worksheet time: 38mins
Harus memiliki DNA dan RNA sebagai materi genetiknya.
Memiliki sitoplasma, ribosom, dan membran sel untuk metabolisme.
Bersifat aseluler dan hanya dapat bereproduksi di dalam sel hidup (parasit obligat intraseluler).
Berukuran besar, yaitu lebih dari 100 \mum, dan terlihat dengan mikroskop cahaya.
Dapat melakukan proses metabolisme secara mandiri dan memperbanyak diri di luar sel inang.
1
2
3
4
5
Melakukan proses metabolisme untuk menghasilkan energi.
Melindungi asam nukleat (DNA/RNA) virus dari kerusakan lingkungan.
Sebagai alat gerak virus untuk berpindah tempat.
Menyediakan energi untuk replikasi virus.
Berperan dalam proses pembelahan diri virus secara biner.
Adsorpsi
Penetrasi
Sintesis
Perakitan
Lisis
Virus segera menghancurkan sel inang setelah perakitan.
Asam nukleat virus melebur dengan DNA sel inang dan membentuk profag.
Virus tidak memerlukan sel inang untuk bereplikasi.
Pembentukan virus baru terjadi sangat cepat.
Sel inang akan lisis segera setelah virus dilepaskan.
Fase adsorpsi
Fase sintesis
Fase perakitan
Fase lisis
Fase integrasi
Virus Rabies
Herpes Simplex Virus
Human Immunodeficiency Virus (HIV)
Virus Ebola
Virus Influenza
Menyebabkan penyakit pada tanaman.
Digunakan sebagai vektor dalam terapi gen.
Memproduksi antibodi secara berlebihan.
Menyebabkan kanker.
Digunakan sebagai bahan baku deterjen.
Membunuh virus yang sudah ada di dalam tubuh.
Mencegah virus masuk ke dalam tubuh.
Merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi.
Menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh virus.
Menghambat sintesis asam nukleat virus.
(Pilihan benar lebih dari 1)
Berikut adalah cara pencegahan penyakit yang disebabkan oleh virus ...
Melakukan vaksinasi.
Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Mengonsumsi antibiotik secara teratur.
Menerapkan pola hidup sehat.
Menghindari kontak langsung dengan penderita.
Gen
Jenis
Populasi
Ekosistem
Individu
(Pilihan benar lebih dari 1)
Hewan khas daerah peralihan Indonesia ditunjukkan oleh nomor ....
Gurun
Taiga
Tundra
Hutan hujan tropis
Hutan gugur
Memanfaatkan sumber daya alamnya semaksimal mungkin
Menggunakan alat-alat modern sehingga tidak menimbulkan kerusakan
Membuat semua hutan menjadi kawasan tertutup
Menggunakan metode tebang pilih dan tanam kembali
Melakukan penelitian yang intensif di kawasan hutan tersebut
(Pilihan benar lebih dari 1)
Hewan dengan kekerabatan paling dekat ditunjukkan oleh pilihan ....
(Pilihan benar lebih dari 1)
Berikut ini yang termasuk fauna tipe Asia adalah ...
Anoa
Komodo
Harimau Sumatra
Orang utan
Badak Jawa
Garis imajiner yang membagi zona persebaran fauna di Indonesia menjadi dua wilayah utama, yaitu fauna Asiatis dan fauna Australis, adalah...
Garis Khatulistiwa
Garis Lintang
Garis Greenwich
Garis Wallace
Garis Weber
garis Weber
garis Khatulistiwa
garis Wallace
garis lintang
garis bujur
(Pilihan benar lebih dari 1)
Berdasarkan Garis Wallace dan Weber, kelompok fauna yang berada di wilayah timur (australis) adalah....
Bekantan
Komodo
Walabi
Cendrawasih
Gajah Sumatra
(Pilihan benar lebih dari 1)
Berikut yang termasuk flora khas Indonesia bagian Timur adalah ....
Bunga bangkai
Matoa
Sagu
Pala
Kayu jati
Sumber keindahan alam dan rekreasi (ekoturisme).
Sumber karbohidrat, protein, dan vitamin untuk konsumsi sehari-hari.
Sumber kayu dan bahan bakar biomassa.
Pengendali iklim global dan penyeimbang siklus air.
Sumber plasma nutfah untuk rekayasa genetik di laboratorium.
(Pilihan benar lebih dari 1)
Berikut ini adalah aktivitas manusia yang dapat menyebabkan punahnya hewan atau tumbuhan, antara lain ....
membangun tempat tinggal baru dalam hutan
memburu hewan langka
membuat cagar alam
perluasan lahan pertanian
pertambangan
penanaman secara monokultur
membuang limbah rumahtangga ke sungai
perburuan hewan
menangkap ikan menggunakan peledak
pelestarian hewan secara in situ dan eksitu
Pelestarian Ex Situ di Kebun Binatang
Pelestarian Ex Situ di Bank Gen
Pelestarian Ex Situ di Kebun Raya
Pelestarian In Situ di Suaka Margasatwa
Pelestarian In Situ di Taman Kota
Menetapkan Cagar Alam untuk melindungi habitat.
Pelestarian Ex Situ untuk memperkaya plasma nutfah di luar habitat.
Pelestarian In Situ untuk menjaga interaksi ekosistem.
Melakukan suaka margasatwa secara berkelanjutan.
Melakukan reboisasi di hutan konservasi.
