NEW
Font size
WorksheetsUjian semester Ganjil Engine, Chasis, Kelistrikan Kelas XII
Total questions: 75
Worksheet time: 2hrs 53mins
Andi melakukan perawatan pada mobil Toyota Avanza 2015. Gejala: lampu depan redup saat idle, terang saat rpm dinaikkan; saat starter hanya terdengar klik dari starter relay, mesin tidak berputar; setelah jump start, mesin hidup dan alternator 13.8V; charging lamp kadang berkedip lemah. Analisis awal paling mungkin adalah...
ECU mengalami gangguan
Kontak slip ring kotor atau brush aus
Alternator overcharging
Kabel ground body putus
Voltage regulator rusak total
Dengan gejala sama, klik tunggal saat starter dinyalakan namun mesin tidak berputar. Penyebab paling mungkin adalah...
Solenoid starter macet
Battery drop voltage berat
Motor starter mengalami short internal
Ignition switch rusak
Ring gear flywheel aus
Setelah mesin hidup hasil jump start, alternator 13.8V. Tegangan pengisian dianggap...
Sangat tinggi, berbahaya bagi battery
Agak rendah, indikasi masalah regulator
Normal untuk mobil dengan AC menyala
Tanda alternator kondisi prima
Overcharging menyebabkan battery kering
Charging lamp berkedip lemah sesekali. Kemungkinan besar disebabkan oleh...
Battery sudah jenuh tidak menerima muatan
Lampu indikator soketnya longgar
Sistem pengaturan idle tidak stabil
Diode rectifier alternator bocor atau rusak
Sensor rpm malfunction
Langkah diagnosis sistematis yang tepat setelah mengamati semua gejala: redup di idle, klik saat start, alternator 13.8V, charging lamp berkedip lemah, adalah...
Ganti semua relay di kotak sekring
Reset ECU dan lihat hasilnya
Fokus perbaikan pada sistem starter saja
Langsung ganti alternator dan battery
Ukur tegangan battery saat istirahat, cranking, dan hidup; uji beban
Mobil dengan sistem pengapian konvensional sulit start pagi lembap namun mudah start siang panas. Komponen paling mungkin bermasalah adalah...
Kabel busi nomor 1
Rotor dan tutup distributor retak
Koil pengapian
Kondensor
Ignition switch
Pada sistem starter tipe reduction gear, penggunaan gigi reduksi bertujuan untuk...
Memperpanjang waktu cranking
Meningkatkan kecepatan putar pinion
Mencegah kickback saat start
Mengurangi arus listrik yang dibutuhkan
Meningkatkan torsi motor starter dan kurangi kecepatan
Alternator menghasilkan tegangan output tidak stabil antara 13V-16V. Komponen paling bertanggung jawab adalah...
Pulley alternator
Diode trio
Slip ring
Stator coil
IC Voltage Regulator rusak
Pada lampu kepala semi-sealed beam, kedua filamen low dan high putus bersamaan, sekering dan relay bagus. Kemungkinan penyebab adalah...
Lampu terlalu sering digunakan
Kabel daya dari baterai putus
Ground rumah lampu ke body buruk, panas berlebih
Saklar dimmer rusak
Voltage regulator overcharging
Pengukuran battery menunjukkan SG 1.22 pada satu sel, sel lain rata-rata 1.15. Interpretasi tepat adalah...
Sel 1.22 short internal
Battery kondisi prima
Ada sel 1.22 mengalami sulfasi
Battery overcharging kronis
Battery perlu di-equalize charge
Alternator tipe Smart Charge atau Regulated Voltage Control (RVC) yang dikendalikan ECU bertujuan utama untuk...
Memperpanjang umur alternator
Memaksimalkan output alternator setiap saat
Mencegah overcharge secara mutlak
Mengoptimalkan efisiensi bahan bakar dengan kurangi beban alternator
Meningkatkan daya output aksesori tambahan
Klakson tidak berbunyi. Saat diberi power langsung dari baterai, klakson berbunyi. Masalah besar kemungkinan pada...
Saklar klakson atau rangkaian kendalinya
Ground body
Kabel positif baterai
Klakson itu sendiri
Sekring utama
Pada wiper intermittent, komponen yang mengatur jeda waktu adalah...
Saklar kombinasi
Timer atau modul interval terintegrasi
Motor wiper dengan posisi parkir
Linkage wiper
ECU body
Mengganti bulb lampu sein depan 21W menjadi LED 5W tanpa modifikasi. Dampak yang mungkin terjadi adalah...
Sekering putus
Hyperflash karena beban arus berkurang
Lampu hazard tidak berfungsi
Lampu sein menyala lebih terang
Relay sein langsung rusak
Prosedur tepat mendiagnosis voltage drop pada kabel ground utama mesin adalah...
Ukur tegangan baterai saat mesin off
Pasang voltmeter antara negatif baterai dan blok mesin, lalu starter
Ukur resistansi kabel ground dengan ohmmeter saat dilepas
Periksa visual saja
Ukur tegangan antar kutub baterai saat starter
Pada sistem keyless entry, ketika pengemudi menyentuh handle pintu dan pintu terkunci otomatis terbuka, teknologi yang mendeteksi sentuhan tersebut adalah...
Sensor kapasitif (capacitive sensor)
Sensor tekanan (pressure sensor)
Sensor ultrasonik
Radio Frequency Identification (RFID)
Switch mekanis mikro
ECM mematikan salah satu injektor (fuel injector) secara bergantian saat mesin hidup untuk melakukan diagnosis. Tes ini disebut...
Fuel Trim Adaptation
Misfire Detection
Clear Flood Mode
Active Command
Idle Air Learn
Sebuah mobil modern dengan sistem start-stop tidak dapat melakukan auto-stop mesin meski kondisi terpenuhi. Manakah yang BUKAN kemungkinan penyebabnya?
Steering wheel dalam posisi miring >90 derajat
Tegangan output alternator 14.4V (ini kondisi normal)
Sabuk pengemudi tidak terpasang
Suhu kabin belum mencapai set point AC
SOC baterai AGM di bawah 75%
Penggunaan CAN-H (CAN High) dan CAN-L (CAN Low) pada jaringan komunikasi kendaraan bertujuan untuk...
Meningkatkan kekebalan terhadap noise elektromagnetik
Meningkatkan kecepatan data
Mempermudah diagnosis
Mengurangi tegangan operasi
Mengurangi jumlah kabel
Jika sebuah lampu rem tidak menyala padahal bulb baik, tetapi lampu sein pada unit lampu yang sama berfungsi, titik pemeriksaan pertama yang paling logis adalah...
Saklar lampu rem di pedal
Soket lampu khusus terminal lampu rem
BCM (Body Control Module)
Wiring harness utama
Sekering lampu rem
Pada sistem charging, pengukuran voltage drop pada kabel B+ alternator ke baterai lebih informatif untuk mendiagnosis resistansi berlebihan dibanding hanya mengukur tegangan di terminal baterai.
BENAR
SALAH
Semakin tinggi rating Cold Cranking Ampere (CCA) pada sebuah aki, maka semakin tinggi pula kapasitasnya dalam satuan Ampere-hour (Ah).
BENAR
SALAH
Pada sistem pengapian elektronik tanpa distributor, timing pengapian sepenuhnya dihitung oleh ECU berdasarkan informasi dari sensor-sensor seperti CKP dan CMP.
BENAR
SALAH
Relay lampu kepala (headlamp) terutama dipasang untuk menghemat daya listrik yang dikonsumsi oleh lampu.
BENAR
SALAH
Power window dengan fitur "auto-up" dan "auto-down" biasanya menggunakan motor DC yang dilengkapi dengan sensor arus atau encoder untuk mendeteksi hambatan (pinch detection).
BENAR
SALAH
Seorang teknisi memperbaiki mobil dengan gejala shimmy pada kecepatan 40-60 km/jam. Toe-in dan camber sudah normal. Komponen mana yang paling mungkin menyebabkan masalah tersebut?
Stabilizer link rusak
Tie rod end aus
Steering gearbox bocor
Wheel balancing tidak seimbang
Upper ball joint longgar berlebih
Transmisi manual tipe constant mesh sulit memasukkan gigi 1 dan 2, sedangkan gigi 3, 4, 5 normal. Gigi mundur juga sulit dioperasikan. Pedal kopling memiliki freeplay sesuai. Komponen mana yang paling mungkin rusak?
Shift fork gigi 1, 2, dan mundur bengkok
Input shaft bengkok
Master cylinder kopling bocor
Synchronizer ring gigi 1 dan 2 aus
Release bearing macet
Cerita: Pak Rudi mengeluh mobil otomatis sering mengalami flare saat perpindahan dari gigi 2 ke 3. Teknisi A menduga throttle cable (jika ada), Teknisi B menduga clutch pack gigi 3 aus, Teknisi C menduga tekanan hidrolik di valve body tidak optimal. Berdasarkan analisis, penyebab PALING MUNGKIN adalah...
Hanya dugaan Teknisi A
Hanya dugaan Teknisi C
Dugaan Teknisi A dan C
Hanya dugaan Teknisi B
Ketiga dugaan teknisi mungkin benar
Mobil FF menghasilkan suara "klik" berulang yang semakin cepat seiring kecepatan, terutama saat belok. Suara hilang saat jalan lurus. Komponen mana yang paling mungkin bermasalah?
Outer CV joint
Inner CV joint
Differential gear
Drive shaft bengkok
Wheel bearing
Setelah mengganti rack end dan melakukan spooring, setir tidak kembali sempurna ke posisi lurus setelah belok. Penyebab utama yang mungkin TERSISA adalah...
Steering gearbox terlalu kencang
Toe setting belum tepat
Tekanan angin ban tidak sama
Sudut caster terlalu kecil
Lower ball joint kering
Mobil dengan Electric Power Steering menyalakan indikator EPS dan kemudi menjadi berat. Scan tool menunjukkan kode C1511 - Torque Sensor Signal Malfunction. Tindakan perbaikan paling tepat adalah...
Mengganti seluruh rack and pinion assembly
Mereset zero point steering angle sensor
Mengganti torque sensor terintegrasi dengan EPS motor
Mengganti steering angle sensor
Menggantung steering column
Mobil mengalami getaran hebat di bodi pada >80 km/jam. Setelah wheel balancing getaran di steering wheel berkurang, tetapi di kursi tetap ada. Komponen selanjutnya yang harus diperiksa adalah...
Stabilizer bar
Lower arm bush
Tie rod
Steering damper
Propeller shaft dan center bearing
Pada sistem kemudi rack and pinion, bunyi "krek" saat setir diputar di tempat diam, paling mungkin disebabkan oleh:
Ban depan aus tidak merata
Steering fluid sedikit kurang
Rack mounting bush aus atau longgar
Pitman arm rusak pada recirculating ball
Tie rod end aus ringan
Saat pedal kopling ditekan terdengar suara "wrrr" yang hilang saat pedal dilepas pada transmisi manual. Komponen yang harus diganti adalah:
Clutch disc aus tipis
Pilot bearing sedikit seret
Pressure plate retak kecil
Flywheel permukaan bergelombang
Release bearing (throw out) rusak
Final drive ratio yang lebih besar (misal 4.3:1 dibanding 3.7:1) cenderung menghasilkan:
Kecepatan maksimum lebih tinggi
Akselerasi lebih lambat
Konsumsi lebih irit di kecepatan tinggi
Torsi pada roda lebih besar
Putaran mesin lebih rendah pada kecepatan sama
Limited Slip Differential (LSD) umumnya bekerja dengan cara:
Memutuskan tenaga ke roda yang selip
Selalu membagi torsi 50:50 ke kedua roda
Mengunci differential saat satu roda selip penuh
Hanya aktif saat mobil berbelok tajam
Membatasi perbedaan putaran roda kiri-kanan via kopling/viscous
Kasus: CVT mengalami "judder" saat start dari berhenti pada mesin panas, lalu gejala berkurang setelah pendinginan. Komponen CVT yang paling mungkin penyebabnya adalah:
Drive pulley sensor rusak ringan
Primary pressure terlalu rendah terus
Start clutch aus atau overheating
Steel belt sudah mulur sedikit
Secondary pulley valve macet ringan
Fungsi utama torsion bar pada suspensi depan adalah:
Sebagai pengganti per koil (coil spring)
Sebagai damper hidrolik tambahan
Sebagai pengatur tinggi rendah kendaraan
Sebagai penahan beban vertikal sekaligus energi
Sebagai batang stabilizer lateral
Pada Hydraulic Power Steering, mengganti pompa dengan flow rate lebih tinggi kemungkinan berdampak:
Risiko kebocoran meningkat drastis
Jawaban B dan C masuk akal
Kemudi menjadi lebih berat di semua kondisi
Konsumsi bahan bakar menurun sedikit
Steering terasa sangat ringan pada kecepatan tinggi
Oversteer adalah kondisi di mana:
Depan mobil cenderung keluar dari lintasan belok
Mobil tidak bisa berbelok dengan tajam
Kedua roda depan kehilangan traksi bersamaan
Belakang mobil cenderung keluar dari lintasan belok
Sudut slip roda depan lebih besar dari belakang
Gear ratio pada transmisi yang ideal untuk efisiensi mesin saat jelajah konstan di tol adalah:
Gear ratio sesingkat mungkin
Gear ratio yang membuat RPM sekitar 3000
Gear ratio terpanjang (overdrive)
Tergantung torsi yang dibutuhkan sesaat
Gear ratio gigi 3 standar
Toe-out pada roda depan saat berbelok (Ackermann) bertujuan:
Membuat kemudi lebih ringan saat parkir
Memastikan semua roda melalui center point saat belok
Meningkatkan camber gain sementara
Meningkatkan stabilitas garis lurus
Mengurangi gesekan ban lurus
Cerita: Setelah service rutin oli transmisi otomatis, perpindahan gigi justru kasar. Reset learning dilakukan namun tidak membaik. Kemungkinan penyebab paling mungkin adalah:
Valve body rusak karena kotoran baru
Oli transmisi spesifikasi tidak sesuai sedikit
Semua opsi di atas mungkin
Jumlah oli kurang tipis dari standar
Transmission Control Module (TCM) rusak
Komponen pada constant velocity joint (CV joint) yang menjaga posisi drive shaft agar tidak bergeser memanjang adalah:
Tripod joint assembly
Circlip pengunci spline
Boot clamp karet luar
Bell housing luar joint
Snap ring pada inner joint
King Pin Inclination (KPI) atau Steering Axis Inclination (SAI) yang sesuai berfungsi untuk (Kecuali):
Meningkatkan efek camber positif ban
Mengembalikan setir ke posisi lurus setelah belok
Meringankan usaha kemudi di kecepatan rendah
Mengurangi scrub radius efektif
Meningkatkan efek camber negatif ban
Pada sistem rack and pinion, rack boot yang robek cenderung menyebabkan:
Steering column longgar sendirinya
Masuknya kotoran sehingga gear cepat aus
Tie rod menjadi terlalu kaku mendadak
Masuknya air sehingga bunyi belt
Kebocoran oli mesin melalui seal
Double wishbone suspension dapat diatur untuk menghasilkan camber negatif saat kompresi. Manfaat utamanya:
Mengurangi keausan ban bagian luar
Menguntungkan traksi saat menikung
Membuat ban lebih tahan panas tinggi
Meningkatkan kenyamanan jalan bergelombang
Mengurangi dive saat pengereman keras
Clutch master cylinder bocor akan menyebabkan:
Kebocoran oli mesin ke transmisi
Pedal kopling menjadi sangat berat
Gigi sulit dimasukkan saat mesin mati
Percepatan mesin menjadi tidak stabil
Kopling tidak dapat dilepas (stuck engaged)
Tiptronic atau sequential shift mode pada AT konvensional memungkinkan:
Launch control aktif di semua mode
Pemilihan gigi tertentu namun dicegah over‑rev oleh TCU
Pengemudi memilih gigi persis tanpa kontrol ECU
Clutch lock otomatis aktif di setiap gigi
Perpindahan otomatis sepenuhnya tanpa input
Pada MacPherson Strut, lower ball joint terutama berfungsi sebagai:
Pengikat anti-roll bar ke knuckle
Peredam getaran longitudinal roda
Pengatur tinggi kendaraan otomatis
Titik putar untuk kemudi roda depan
Penahan beban vertikal utama kendaraan
Gejala: Saat rpm dinaikkan, lampu utama meredup sesaat lalu kembali terang. Pengukuran tegangan baterai pada rpm tinggi 15,8 V. Analisis paling mungkin:
Dioda rectifier ada yang short sementara
Rotor alternator short coil lokal
Baterai mengalami sulfasi resistansi tinggi
Kabel ground alternator berkarat ringan
Alternator overcharging karena regulator rusak
Starter tidak berputar sama sekali, terdengar "klik" dari solenoid. Lampu kepala redup saat kunci diputar ke start. Penyebab paling mungkin:
Solenoid starter kumparan putus
Relay starter utama terputus
Baterai lemah atau terminal kotor
Ignition switch kontak aus ringan
Motor starter macet karena mekanis
Setelah kecelakaan depan, airbag mengembang. Setelah perbaikan bodi, lampu indikator airbag tetap menyala. Diagnosa dengan scan tool menunjukkan kode "Resistance Too High" pada squib driver airbag. Tindakan awal yang PALING AMAN dan tepat sebelum diagnosa lebih lanjut adalah...
Melepas terminal negatif baterai dan menunggu waktu yang ditentukan sebelum melepas connector airbag
Melepas connector ECU airbag dan memeriksa kakinya
Me-reset ECU airbag dengan scan tool
Mengukur kontinuitas squib airbag dengan multimeter
Langsung mengganti clock spring
Pada sistem penerangan, lampu kepala jenis halogen low beam menyala normal, namun high beam tidak menyala sama sekali pada kedua sisi. Komponen yang paling mungkin rusak adalah...
Bohlam high beam kiri dan kanan rusak bersamaan
Soket lampu kanan dan kiri korosi
Switch dimmer pada steering column putus
Relay low beam rusak
Fuse untuk rangkaian high beam putus
ECU Engine mendapatkan sinyal knock sensor berupa tegangan. Ketika tidak terjadi knocking, sinyal yang dihasilkan adalah...
Tegangan AC dengan amplitudo sangat kecil (mendekati 0V)
Tegangan AC dengan frekuensi tinggi
Tegangan AC dengan frekuensi tetap 50Hz
Tegangan DC 12V
Tegangan DC sekitar 5V
Dua buah lampu sein depan (masing-masing 21W) dinyalakan bersamaan. Jika tegangan sistem 12V, berapakah kira-kira arus total yang ditarik oleh kedua lampu tersebut?
1,75 A
10,0 A
3,5 A
17,5 A
5,0 A
Mobil dengan sistem CAN Bus mengalami masalah: speedometer tidak bekerja, indikator transmisi otomatis tidak menunjukkan posisi gigi, namun mesin tetap hidup dan dapat berjalan. Teknisi mencurigai terjadi kegagalan komunikasi data. Modul mana yang paling mungkin mengalami gangguan atau kehilangan komunikasi berdasarkan gejala tersebut?
Modul ABS/ESP
Kombinasi Meter (Cluster)
Modul Airbag (SRS)
Modul Body Control (BCM)
ECU Engine (ECM)
Fungsi utama dari "load response" pada sistem pengisian modern adalah...
Mengatur idle-up saat banyak beban listrik menyala
Mengkompensasi drop tegangan pada kabel panjang
Mencegah alternator overheat
Mengurangi output alternator saat mesin dingin
Mematikan alternator saat aki penuh untuk menghemat bahan bakar
Dalam sistem starting, komponen yang berfungsi untuk menggerakkan pinion gear agar terkait dengan flywheel ring gear adalah...
Armature
Solenoid plunger
Brush holder
Field coil
Overrunning clutch
Sebuah mobil memiliki kode DTC P0335 (Crankshaft Position Sensor "A" Circuit). Sensor ini rusak. Dampak yang TIDAK akan terjadi adalah...
Pengapian dan injeksi tidak sinkron
RPM meter tidak bekerja
Alternator berhenti menghasilkan listrik
Lampu check engine menyala
Engine tidak bisa start
Sebuah kendaraan menggunakan alternator tipe IC regulator internal. Terminal "L" atau "IND" pada alternator berfungsi untuk...
Ground alternator
Sensing tegangan baterai
Input perintah dari ECU untuk mengatur output
Menyalakan lampu indikator charging dan memberi excitasi awal
Output pengisian ke baterai (B+)
Setelah mengganti aki dengan kapasitas yang sama, lampu indikator charging tetap menyala meski pengukuran menunjukkan alternator mengisi normal (13.8V - 14.4V). Penyebab yang mungkin adalah...
V-belt alternator kendor
Kipas alternator patah
Kabel antara alternator dan aki putus
Regulator tegangan tidak presisi
Dioda trio pada alternator putus
Prinsip kerja sensor MAP (Manifold Absolute Pressure) yang umum digunakan adalah...
Perubahan kapasitansi akibat defleksi diafragma
Efek Hall akibat perubahan medan magnet
Perubahan resistansi piezoelektrik
Perubahan frekuensi resonansi
Perubahan resistansi (potensiometer) akibat pergerakan throttle
Pada sistem pemanas (blower), jika kecepatan blower hanya bekerja pada posisi HIGH saja, kemungkinan penyebabnya adalah...
Switch blower pada panel rusak.
Motor blower rusak.
Relay blower rusak.
Fuse blower putus.
Resistor blower putus.
Jika spesifikasi sebuah aki tertulis 40 Ah, artinya...
Dapat menyuplai arus 40A selama 1 jam hingga tegangannya 0V.
Berat aki adalah 40 kg.
Arus start dingin sebesar 40A.
Tegangan aki adalah 40V.
Dapat menyuplai arus 1A selama 40 jam hingga tegangan mencapai batas tertentu (biasanya 10.5V).
Untuk mengukur arus starting yang ditarik oleh motor starter, alat ukur dan cara yang tepat adalah...
Clamp meter AC, dijepitkan pada salah satu kabel baterai.
Multimeter pada posisi DC Current (skala tinggi >200A), dipasang seri dengan kabel baterai ke starter.
Multimeter pada posisi DC Voltage, diparalel dengan terminal motor.
Clamp meter DC, dijepitkan pada kabel positif baterai.
Osiloskop, dihubungkan ke terminal solenoid.
Mobil dengan fitur keyless entry tidak dapat dikunci/buka dari remote, tetapi dapat dikunci menggunakan kunci fisik di pintu. Saat tombol pada gagang pintu ditekan, lampu hazard tidak berkedip sebagai konfirmasi. Langkah diagnosa logis pertama adalah...
Mengganti door lock actuator.
Memeriksa fuse untuk modul keyless entry/body control.
Mengganti baterai remote.
Melakukan reprogramming remote.
Memeriksa antena penerima di pintu.
Pada sistem pengapian konvensional (dengan distributor), komponen yang berfungsi untuk memutus dan menghubungkan arus primer koil secara mekanis adalah...
Centrifugal Advancer
Contact Breaker Point (platina)
Kondensor
Rotor
Vacuum Advancer
Apa fungsi dari "Blanking Time" pada sinyal input ke ECU dari sensor CKP/CMP?
Waktu tunda pengapian.
Interval penggantian sensor yang disarankan.
Waktu untuk mengaktifkan glow plug pada mesin diesel.
Waktu jeda yang disediakan ECU untuk mengabaikan noise atau osilasi sinyal setelah pulsa utama.
Waktu pemanasan sensor saat mesin dingin.
Dalam rangkaian lampu kepala dengan sistem relay, tujuan utama penggunaan relay adalah...
Melindungi saklar dashboard dari arus besar.
Menghindari voltage drop pada kabel panjang.
Mengatur intensitas kecerahan lampu.
Mengurangi konsumsi daya pada saklar dashboard.
Memperbesar arus yang mengalir ke lampu.
Pada sistem charging, jika tegangan output alternator diukur pada terminal B+ saat mesin hidup adalah 12,2V, dapat disimpulkan alternator rusak tidak menghasilkan listrik.
Benar
Salah
Sensor Oksigen (O2 Sensor) upstream (sebelum catalytic converter) menghasilkan sinyal tegangan DC yang berubah-ubah antara 0,1V (campuran lean) dan 0,9V (campuran rich) sebagai umpan balik untuk koreksi injeksi.
Salah
Benar
Semakin tinggi rating CCA (Cold Cranking Amps) pada sebuah aki, maka waktu yang dibutuhkan untuk start mesin akan semakin singkat.
Salah
Benar
ECU (Engine Control Unit) dapat mengaktifkan mode limp-home (bekerja dengan parameter terbatas) jika salah satu sensor kritis seperti TPS (Throttle Position Sensor) rusak, agar kendaraan tetap dapat dibawa ke bengkel.
Benar
Salah
Pada sistem CAN Bus, jika terdapat gangguan pada salah satu jalur (CAN-H atau CAN-L), komunikasi data akan terputus total dan semua sistem elektronik yang terkait akan mati.
Salah
Benar
