Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SMK TANOKO_HOUSEKEEPING_KELAS XII

Total questions: 30

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Seorang supervisor housekeeping melakukan room inspection pada kamar yang baru saja selesai dibersihkan oleh room attendant. Pada saat inspeksi, supervisor memperhatikan kesesuaian standar seperti kebersihan permukaan meja, posisi amenities, kelengkapan linen, dan keamanan kamar. Room inspection dilakukan tidak hanya untuk memastikan kebersihan visual, tetapi juga memastikan standar pelayanan hotel terpenuhi secara konsisten. Berdasarkan hal tersebut, tujuan utama dilakukannya room inspection adalah …

a)

Memastikan kamar terlihat bersih secara fisik meskipun belum tentu memenuhi seluruh standar operasional hotel yang lebih rinci.

b)

Memastikan kamar sesuai standar kebersihan, kelengkapan, keamanan, dan kenyamanan sesuai prosedur operasional hotel sebelum diberikan kepada tamu.

c)

Memastikan room attendant bekerja cepat meskipun kualitas pembersihan tidak dievaluasi secara menyeluruh.

d)

Memastikan supervisor dapat menilai kinerja staf secara personal meskipun kebersihan kamar tidak sepenuhnya diperhatikan.

e)

Memastikan kamar siap ditempati tanpa memperhatikan kelengkapan amenities atau keamanan kamar secara detail.

2.

Saat melakukan room inspection, supervisor mendapati bahwa bed sheet sudah rapi namun tidak ditarik kencang, amenities tidak ditempatkan pada posisi yang benar, dan lantai masih terasa sedikit lengket. Kondisi ini menunjukkan bahwa room attendant belum melakukan langkah-langkah pembersihan sesuai SOP. Hal pertama yang seharusnya dilakukan supervisor adalah …

a)

Menyuruh room attendant merapikan satu bagian saja tanpa mengevaluasi keseluruhan pekerjaan.

b)

Mengembalikan room attendant ke kamar untuk melakukan re-cleaning dan memberikan penjelasan standar yang harus dipenuhi.

c)

Melaporkan masalah ini kepada general manager tanpa memberikan kesempatan perbaikan kepada room attendant.

d)

Mengabaikan kekurangan tersebut karena kamar masih terlihat cukup rapi.

e)

Menempatkan room attendant pada area lain tanpa menjelaskan kesalahan yang telah terjadi.

3.

Dalam proses room inspection, supervisor memeriksa minibar untuk memastikan jumlah item sesuai standar hotel. Supervisor menemukan bahwa terdapat item yang hilang dan belum tercatat pada form kontrol minibar. Tindakan supervisor yang paling tepat adalah …

a)

Mengabaikannya karena item minibar adalah fasilitas tambahan yang tidak perlu dicatat.

b)

Meminta room attendant untuk mengganti item tersebut tanpa mencatat perubahan pada form.

c)

Mencatat selisih pada form minibar, memverifikasi dengan housekeeper, dan memastikan item diganti sesuai daftar standar.

d)

Menyuruh tamu berikutnya membayar item yang hilang tanpa konfirmasi.

e)

Mengosongkan minibar sepenuhnya agar tidak ada selisih yang harus diperiksa.

4.

Supervisor sedang melakukan room inspection pada kamar yang baru saja check-out. Ia menemukan tisu bekas di bawah tempat tidur, noda air di cermin kamar mandi, dan kesalahan urutan penataan amenities. Situasi ini menunjukkan bahwa room inspection berfungsi sebagai …

a)

Tahap penilaian kecepatan kerja room attendant tanpa memperhatikan rincian kebersihan kamar.

b)

Final quality control untuk memastikan kamar benar-benar bersih, rapi, dan memenuhi standar SOP sebelum dinyatakan siap.

c)

Cara untuk menambah waktu kerja room attendant sehingga pembersihan menjadi lebih lama.

d)

Proses untuk mengurangi jumlah staf tanpa alasan jelas.

e)

Proses yang hanya dilakukan jika tamu VIP akan datang.

5.

Dalam inspeksi kamar, supervisor mengecek kondisi linen, termasuk kebersihan, warna, kerapian lipatan, dan kualitas kain. Jika supervisor menemukan handuk yang sudah terlihat kusam serta memiliki bercak noda yang tidak hilang setelah dicuci, maka langkah yang paling tepat adalah …

a)

Tetap menempatkan handuk tersebut di kamar karena masih bisa digunakan meskipun terlihat kusam.

b)

Menata handuk tersebut dengan benar untuk mengurangi terlihatnya noda.

c)

Mengeluarkan handuk dari kamar, menandakannya sebagai linen reject, dan melaporkannya ke laundry untuk pemisahan lebih lanjut.

d)

Mengabaikan kondisi tersebut karena tamu biasanya tidak mempermasalahkan linen.

e)

Mengganti handuk tersebut dengan warna lain agar tidak terlihat noda lama.

6.

Saat room inspection, supervisor mengecek sistem keamanan kamar seperti kondisi door lock, peephole, dan chain lock. Supervisor menemukan bahwa door lock tidak menutup dengan sempurna dan berpotensi membahayakan tamu. Maka supervisor harus …

a)

Mengabaikan masalah tersebut karena kerusakan pintu tergolong minor dan jarang menimbulkan masalah serius.

b)

Meminta room attendant memberi catatan kecil tanpa melibatkan departemen engineering.

c)

Melaporkan kerusakan secara resmi ke engineering dan menandai kamar sebagai out of order sampai diperbaiki.

d)

Tetap memberikan kamar kepada tamu dengan catatan tamu diminta berhati-hati.

e)

Menghubungi security untuk mengganti pintu meskipun tidak perlu pemeriksaan engineering.

7.

Supervisor menemukan bahwa kamar telah dibersihkan dengan baik, tetapi lampu kamar mandi tidak menyala dan AC mengeluarkan suara bising. Dalam situasi ini, supervisor harus mempertimbangkan aspek room readiness sebelum kamar dapat dijual kepada tamu. Oleh karena itu, langkah paling tepat adalah …

a)

Tetap membuka kamar untuk dijual karena masalah tersebut tidak terlalu memengaruhi tamu.

b)

Menunda penjualan kamar dan menghubungi engineering untuk melakukan perbaikan sebelum kamar dinyatakan siap.

c)

Mengandalkan room attendant untuk memperbaiki lampu dan AC tanpa meminta bantuan engineering.

d)

Menyuruh tamu untuk memilih kamar lain tanpa memperbaiki kamar tersebut.

e)

Membiarkan kondisi tersebut dan berharap tamu tidak mengeluh.

8.

Room inspection juga melibatkan pengecekan bau ruangan, apakah terdapat bau rokok, bau lembap, atau bau kimia berlebihan dari bahan pembersih. Jika supervisor mendapati ruangan masih berbau rokok meskipun kamar adalah non-smoking room, maka tindakan yang paling tepat adalah …

a)

Mengabaikannya karena bau rokok lama-kelamaan akan hilang sendiri.

b)

Tetap menjual kamar karena secara visual kamar sudah bersih.

c)

Meminta room attendant melakukan deep cleaning, termasuk penggantian linen dan penyemprotan odor neutralizer.

d)

Mengubah kamar menjadi smoking room agar tidak menjadi masalah.

e)

Menutup kamar tanpa melakukan pembersihan ulang.

9.

Dalam proses inspeksi, supervisor mengecek apakah semua peralatan seperti hair dryer, kettle, TV remote, dan lampu meja berfungsi normal. Jika ditemukan bahwa kettle tidak berfungsi namun seluruh peralatan lain berfungsi dengan baik, maka supervisor harus …

a)

Mengabaikan kondisi tersebut karena tamu jarang menggunakan kettle.

b)

Mengarahkan room attendant untuk menyembunyikan kettle agar tamu tidak menggunakannya.

c)

Melaporkan kerusakan, mengganti kettle dengan unit cadangan, dan mengupdate checklist.

d)

Mengganti seluruh peralatan kamar meskipun hanya satu yang rusak.

e)

Menyuruh tamu membawa kettle sendiri.

10.

Supervisor melakukan pemeriksaan pada kamar VIP yang membutuhkan standar pelayanan lebih tinggi dari kamar reguler. Supervisor memeriksa urutan penataan amenities khusus, pengecekan dekorasi kamar, kondisi bunga segar, hingga aroma ruangan. Jika supervisor menemukan bahwa penataan amenities VIP belum sesuai template hotel, maka tindakan terbaik adalah …

a)

Tetap menyerahkan kamar kepada tamu VIP karena fasilitas yang ada sudah cukup lengkap.

b)

Mengabaikan detail penataan karena tamu VIP biasanya tidak terlalu memperhatikan posisi amenities.

c)

Meminta room attendant memperbaiki seluruh detail penataan sesuai standar VIP sebelum kamar dinyatakan siap.

d)

Menyuruh tamu memilih kamar lain agar kamar tersebut tidak perlu diperbaiki.

e)

Mengubah standar VIP agar menyesuaikan kondisi kamar saat itu.

11.

Saat melakukan making bed dengan duvet, Room Attendant harus memastikan bahwa bagian atas duvet tidak menutupi bantal secara berlebihan. Jika duvet terlalu maju ke bagian bantal, tampilan bed akan terlihat tidak seimbang. Tindakan terbaik untuk memastikan posisi duvet tepat adalah …

a)

Menarik duvet sedikit ke arah kaki tempat tidur sampai batas yang sama dengan tinggi bantal ketika disusun berdampingan.

b)

Mengangkat bantal sambil menarik duvet ke depan agar posisi duvet dapat menyesuaikan tinggi bantal.

c)

Melipat duvet ke arah kepala tempat tidur untuk menutupi sebagian bantal agar terlihat lebih rapi.

d)

Mengarahkan duvet agar berada tepat di bawah bagian tengah bantal tanpa perlu penyesuaian lain.

e)

Mengatur posisi duvet hingga menutupi seluruh bagian bantal sehingga tampilannya lebih padat.

12.

Dalam proses membuat lipatan atas (top fold) pada duvet, kesalahan yang sering dilakukan adalah menarik duvet terlalu keras sehingga permukaan menjadi tidak simetris. Cara paling efektif untuk membuat lipatan yang halus dan profesional adalah …

a)

Melipat duvet dari bagian tengah ke arah kepala tempat tidur sambil menarik sisi kanan dan kiri secara bergantian.

b)

Menarik bagian atas duvet secara bersamaan dari dua sisi lalu merapikannya dari tengah ke samping.

c)

Mengangkat seluruh permukaan duvet sebelum melipat agar udara di dalamnya keluar terlebih dahulu.

d)

Melipat bagian atas duvet dengan satu kali tarikan cepat agar lipatannya tampak natural.

e)

Menarik bagian atas duvet dari arah kaki tempat tidur sebelum disesuaikan ke sisi-sisinya.

13.

Room Attendant harus memperhatikan proporsi penurunan lipatan duvet ketika menyiapkan kamar untuk turn-down service. Jika lipatan terlalu pendek, tamu akan merasa kesulitan ketika hendak tidur. Proporsi lipatan yang paling baik adalah …

a)

Menurunkan duvet hingga menutupi seluruh area bantal agar posisi tidurnya lebih hangat.

b)

Melipat duvet sekitar sepertiga panjang tempat tidur sehingga tamu hanya perlu menarik sebagian kecil duvet.

c)

Melipat duvet hingga setengah panjang tempat tidur agar memudahkan tamu masuk ke bawah duvet.

d)

Menurunkan duvet hanya beberapa sentimeter dari batas bantal untuk menjaga tampilan estetis.

e)

Melipat duvet hingga hampir mencapai kaki tempat tidur agar terlihat lebih formal.

14.

Ketika memasukkan duvet ke dalam duvet cover, sering kali ujung duvet tidak tepat berada pada sudut-sudut cover. Teknik yang paling dianjurkan untuk memastikan ujung duvet berada pada sudut yang benar adalah …

a)

Memasukkan tangan ke dalam duvet cover lalu menarik ujung duvet menggunakan pegangan jepit linen.

b)

Menggulung duvet dari atas ke bawah lalu memasukkan gulungan tersebut sebelum dibuka kembali di bagian dalam cover.

c)

Membalik duvet cover terlebih dahulu lalu memasukkan duvet dari arah luar ke dalam.

d)

Menyusun duvet di atas cover lalu menarik cover ke arah atas seperti mengenakan sarung bantal.

e)

Mengguncang duvet cover ke atas dan ke bawah sampai isi duvet berada pada sudut yang tepat.

15.

Dalam proses finishing making bed, Room Attendant perlu memeriksa sisi bawah duvet agar tidak terlihat menggantung terlalu panjang. Sisi duvet yang terlalu panjang dapat mengganggu tampilan simetris tempat tidur. Langkah evaluasi paling tepat adalah …

a)

Menarik duvet dari arah tengah ke atas agar bagian bawah duvet otomatis terangkat.

b)

Mengukur jarak jatuhan duvet dari kedua sisi bed menggunakan patokan tinggi bed skirt.

c)

Menggulung bagian bawah duvet sedikit agar panjangnya tampak seimbang.

d)

Mengangkat seluruh duvet dan menepuknya sebelum menurunkannya kembali.

e)

Menarik hanya sisi yang lebih panjang tanpa memeriksa sisi lainnya.

16.

Kamar dapat diberi status Clean of Ready (COR) apabila …

a)

Semua tugas Room Attendant selesai, meskipun minibar atau fasilitas pendukung belum dicek

b)

Kamar sudah bersih dan lengkap, serta seluruh fasilitas termasuk linen, amenities, dan peralatan berfungsi sesuai standar.

c)

Kamar terlihat rapi secara visual walaupun beberapa fasilitas belum diperiksa secara detail.

d)

Supervisor sudah masuk kamar meskipun pemeriksaan belum dilakukan secara keseluruhan.

e)

Kamar telah dibereskan sebagian dan dapat dilanjutkan ketika tamu check-in.

17.

Saat memasang pillowcase pada bantal yang akan ditempatkan di atas bed dengan duvet, Room Attendant harus memastikan bahwa lipatan dalam pillowcase tidak terlihat dari luar. Teknik yang paling tepat untuk menghasilkan pillowcase yang rapi adalah …

a)

membiarkannya

b)

Lipatan boleh terlihat dari depan

c)

Menggulung bagian tengah pillowcase hingga menutupi lipatan yang terlihat.

d)

Menarik pillowcase dari sisi kanan dan kiri hingga bantal merata sehingga lipatan rapi sampai ujung

e)

Melipat-lipatkan pillowcase sebelum memasukkan pillow

18.

Dalam standar hotel, tampilan bed harus konsisten antara kamar satu dengan kamar lainnya. Salah satu indikator konsistensi adalah jarak “drop” duvet di sisi kanan dan kiri. Apabila Room Attendant menemukan perbedaan 3–4 cm antara sisi kanan dan kiri, tindakan yang paling benar adalah …

a)

Mengabaikan perbedaan kecil tersebut karena tidak terlalu terlihat oleh tamu.

b)

Menarik duvet ke arah sisi yang lebih pendek untuk menyimbangkannya.

c)

Melipat sedikit sisi yang lebih panjang untuk menyamakan panjangnya.

d)

Mengangkat seluruh duvet kemudian merapikannya kembali dari tengah.

e)

Menggulung sudut bawah duvet agar tampilannya seimbang.

19.

Salah satu kesalahan umum dalam making bed dengan duvet adalah tidak memastikan duvet merata di seluruh bagian dalam duvet cover. Hal ini biasanya menyebabkan tampilan bergelombang pada beberapa titik. Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah …

a)

Menepuk permukaan duvet secara intens agar isinya menyebar dengan sendirinya.

b)

Mengguncang kedua ujung duvet cover sambil memegang sudut dalamnya hingga isian merata.

c)

Menarik bagian atas duvet hingga mengisi bagian bawah cover tanpa membuka ulang.

d)

Menekan bagian tengah duvet sambil mengusap ke arah pinggir agar rata.

e)

Mengangkat sisi kiri duvet lalu menarik sisi kanan hingga simetris.

20.

Saat finishing touch, Room Attendant biasanya menambahkan dekorasi seperti bed runner. Namun, dekorasi tersebut tidak boleh mengganggu fungsi duvet. Prinsip utama dalam menempatkan dekorasi pada bed dengan duvet adalah …

a)

Menempatkan dekorasi di bagian tengah duvet agar menjadi titik fokus utama.

b)

Memastikan dekorasi tidak menutupi fungsi duvet dan tetap menjaga akses kemudahan bagi tamu.

c)

Menyusun seluruh dekorasi di bagian kepala tempat tidur agar tampilan terlihat lebih padat.

d)

Menempatkan bed runner di bagian kaki tempat tidur meskipun mengganggu kerapihan duvet.

e)

Meletakkan cushion di posisi acak agar tampilan terlihat lebih dinamis.

21.

Seorang Room Attendant menemukan sebuah dompet di bawah bed saat melakukan final checking. Berdasarkan SOP Lost and Found, tindakan pertama yang wajib dilakukan sebelum menyerahkan barang ke Supervisor adalah …

a)

Membuka dompet untuk memastikan nama pemilik dan jumlah barang di dalamnya agar laporan lebih lengkap.

b)

Mengambil dompet menggunakan tangan kosong lalu langsung meletakkannya di Housekeeping Office.

c)

Mengamankan dompet tanpa membukanya, mencatat lokasi penemuan secara rinci, dan melaporkannya segera kepada Supervisor.

d)

Membersihkan dompet dari debu sebelum melaporkannya agar terlihat lebih rapi saat diserahkan.

e)

Membawa dompet ke Front Office terlebih dahulu untuk ditanyakan apakah ada tamu yang kehilangan.

22.

Dalam prosedur Lost and Found, waktu penyimpanan barang sangat penting untuk memastikan hak tamu tetap terlindungi. Barang berharga seperti jam tangan, perhiasan, atau dompet biasanya disimpan oleh hotel dalam jangka waktu …

a)

3 hari karena biasanya tamu langsung mengklaim barang mereka setelah check-out.

b)

7 hari karena dianggap cukup untuk menunggu tamu kembali ke hotel.

c)

1 bulan karena dianggap standar minimal untuk barang yang bernilai tinggi.

d)

3 bulan karena memberikan kesempatan luas bagi tamu untuk menghubungi hotel.

e)

1 tahun karena hotel wajib menyimpan barang tamu dalam jangka waktu yang sangat panjang.

23.

Jika seorang tamu yang sudah check-out menghubungi hotel dan mengklaim kehilangan barang, langkah paling tepat yang harus dilakukan petugas Housekeeping adalah …

a)

Segera mengatakan barang tidak ditemukan jika belum ada laporan resmi dari Room Attendant.

b)

Meminta tamu datang langsung ke hotel sebelum memeriksa laporan Lost and Found.

c)

Melakukan pengecekan pada daftar Lost and Found, memastikan deskripsi barang cocok, dan melakukan verifikasi data tamu.

d)

Menyarankan tamu untuk menghubungi Security terlebih dahulu sebelum menghubungi Housekeeping.

e)

Meminta tamu menunggu hingga 48 jam untuk pemrosesan, meskipun barang sudah ada.

24.

Ketika sebuah barang makanan ditemukan di minibar setelah tamu check-out, status barang tersebut dalam sistem Lost and Found paling tepat dikategorikan sebagai …

a)

Perishable item karena barang mudah rusak dan tidak perlu disimpan lama.

b)

Valuable item karena makanan minibar termasuk inventaris hotel.

c)

Confidential item karena berhubungan dengan preferensi konsumsi tamu.

d)

Claimable item karena tamu dapat mengambilnya kembali kapan saja.

e)

Reversible item karena barang dapat dikembalikan ke minibar untuk dijual kembali.

25.

Sebuah laptop ditemukan di meeting room setelah acara perusahaan selesai. Saat akan dicatat dalam log book Lost and Found, informasi terpenting yang wajib dituliskan adalah …

a)

Estimasi harga laptop agar bagian hotel mengetahui nilai barang tersebut.

b)

Deskripsi barang sedetail mungkin, lokasi penemuan, waktu penemuan, dan identitas petugas penemu.

c)

Nama/rootan tamu pemilik laptop meskipun belum ada verifikasi.

d)

Warna tas pembungkus laptop saja karena itu ciri utama barang.

e)

Menyebutkan kondisi ruangan saat barang ditemukan tanpa menyebut detail barangnya.

26.

Jelaskan langkah-langkah jika menemukan barang tamu

4 lines
27.

Jelaskan langkah-langkah making bed menggunakan duvet sesuai SOP

4 lines
28.

Barang lost and found dilasifikasikan menjadi 3 kelompok, sebutkan dan jelaskan!

4 lines
29.

Tamu yang baru check in menemukan bahwa amenities seperti shampoo, shower gel serta dental kit tidak tersedia dan kemudian menghubungi housekeeping untuk meminta amenities. Analisislah masalah utama penyebab dan tindakan yang dilakukan oleh housekeeping

4 lines
30.

Sebuah hotel memiliki 135 kamar twin. Setiap kamar menggunakan:

Bath Towel, hand towel, face towel, dan bathmat

Hotel menggunakan 3 parstock, berapakah jumlah towel yang harus dimiliki hotel ?

4 lines