WorksheetsSoal Pilihan Ganda Pengelasan SMAW
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
SMAW adalah singkatan dari:
Shielded Metal Active Welding
Shielded Metal Arc Welding
Semiautomatic Metal Arc Welding
Submerged Metal Arc Welding
Dalam proses SMAW, fungsi fluks pada elektroda adalah untuk:
Meningkatkan konduktivitas listrik
Melindungi cairan las dari kontaminasi atmosfer
Mempercepat proses pendinginan
Menambah kekuatan tarik lasan
Istilah HAZ dalam pengelasan SMAW merujuk pada:
Heat Affected Zone
High Amperage Zone
Hazardous Area Zone
Heat Application Zone
Jenis mesin las yang dapat digunakan pada SMAW adalah, kecuali:
Mesin las AC
Mesin las DC
Mesin las AC/DC
Mesin las MIG
OCV adalah singkatan dari:
Open Circuit Voltage
Over Current Voltage
Sistem klasifikasi elektroda yang umum digunakan adalah standar dari:
ANSI
ASME
AWS
ASTM
Elektroda E7018 termasuk jenis elektroda:
Baja karbon
Baja paduan rendah
Stainless steel
Non-ferrous
Mengapa elektroda harus disimpan dalam kondisi kering?
Agar tidak berkarat
Agar tidak mudah patah
Mencegah penyerapan kelembaban
Agar fluks tidak rusak
Fungsi utama helm las adalah untuk melindungi:
Tangan dari panas
Kaki dari percikan api
Mata dan wajah dari radiasi dan percikan api
Seluruh tubuh dari panas
Lensa filter pada helm las berfungsi untuk:
Memperjelas pandangan
Mengurangi intensitas cahaya dan radiasi berbahaya
Meningkatkan kontras warna
Menahan panas
Material yang paling umum digunakan pada sarung tangan las adalah:
Kain katun
Kulit tahan panas
Karet
Plastik
Apron las berfungsi untuk melindungi:
Kepala
Tangan
Tubuh dari percikan api dan panas
Kaki
Fitur utama pada sepatu safety adalah:
Sol karet
Ujung baja dan sol tahan panas
Tali yang kuat
Bahan yang ringan
Respirator digunakan untuk melindungi dari:
Panas
Percikan api
Asap dan partikel berbahaya
Kebisingan
Kemampuan logam menahan gaya tarik sebelum patah disebut:
Kekuatan luluh
Kekuatan tarik
Kekerasan
Keuletan
Kemampuan logam menahan deformasi permanen disebut:
Kekuatan tarik
Kekuatan luluh
Kekerasan
Ketangguhan
Ketahanan logam terhadap penetrasi disebut:
Kekuatan tarik
Kekuatan luluh
Kekerasan
Keuletan
Kemampuan logam untuk ditarik menjadi kawat disebut:
Kekuatan tarik
Kekuatan luluh
Kekerasan
Keuletan
Kemampuan logam menyerap energi tanpa patah disebut:
Kekuatan tarik
Kekuatan luluh
Kekerasan
Ketangguhan
Area di sekitar lasan yang mengalami perubahan struktur mikro akibat panas disebut:
Zona Inti Las
Zona Terpengaruh Panas (HAZ)
Zona Cair
Zona Solidifikasi
Kromium, nikel, dan molibdenum adalah paduan umum pada:
Baja karbon
Baja paduan rendah
Stainless steel
Aluminium
Jenis stainless steel yang paling umum adalah:
A. Austenitic
B. Ferritic
C. Martensitic
D. Duplex
Metode penyalaan busur dengan menggoreskan elektroda pada benda kerja disebut:
Metode gores
Metode sentuh
Metode tekan
Metode putar
Cara menyalakan busur listrik pada pengelasan SMAW adalah:
Tap Start
Scratch Start
Lift Start
Touch Start
Panjang busur yang ideal dalam SMAW adalah:
Setengah dari diameter elektroda
Sama dengan diameter elektroda
Dua kali diameter elektroda
Tiga kali diameter elektroda
Pola gerakan elektroda yang digunakan untuk lasan datar dan tipis adalah:
Gerakan Zig-Zag
Gerakan Lingkaran
Gerakan Lurus (Stringer Bead)
Gerakan Segitiga
Posisi pengelasan yang paling sulit adalah:
Datar (Flat)
Horizontal
Vertikal
Overhead
Arus yang terlalu rendah dalam pengelasan SMAW dapat menyebabkan:
Burn-through
Busur tidak stabil
Penumpukan material berlebihan
Undercut
Polaritas DCEP memiliki karakteristik:
Penetrasi lebih dalam
Laju deposisi lebih tinggi
Digunakan untuk semua jenis elektroda
Menghasilkan panas yang lebih rendah
Retak yang terjadi sepanjang lasan disebut:
Crater cracks
Transversal cracks
Longitudinal cracks
Surface cracks
Gelembung gas yang terperangkap dalam lasan disebut:
Inklusi terak
Undercut
Porositas
Overlap
Alur pada logam dasar di sepanjang tepi lasan disebut:
Overlap
Undercut
Kurangnya penetrasi
Kurangnya fusi
Logam las yang tumpang tindih di atas permukaan logam dasar tanpa menyatu disebut:
Undercut
Overlap
Kurangnya penetrasi
Kurangnya fusi
Salah satu penyebab cacat las adalah:
Teknik pengelasan yang benar
Parameter pengelasan yang tepat
Material yang bersih
Teknik pengelasan yang salah
Metode perbaikan cacat las dengan menghilangkan cacat dan mengelas ulang area tersebut disebut:
Grinding
Pengelasan ulang (Re-Welding)
Penggunaan filler metal
Peening
Inspeksi visual dilakukan untuk mengidentifikasi:
Cacat internal
Cacat permukaan
Kekuatan tarik
Kekerasan
Pengujian NDT yang menggunakan cairan penetran untuk mendeteksi cacat permukaan adalah:
Radiographic Testing (RT)
Ultrasonic Testing (UT)
Liquid Penetrant Testing (PT)
Magnetic Particle Testing (MT)
Pengujian yang menggunakan sinar-X untuk mendeteksi cacat internal adalah:
Ultrasonic Testing (UT)
Liquid Penetrant Testing (PT)
Magnetic Particle Testing (MT)
Radiographic Testing (RT)
Pengujian yang menguji kekuatan tarik lasan adalah:
Bend Test
Impact Test
Tensile Test
Hardness Test
Pengujian yang menguji keuletan dan ketangguhan lasan adalah:
Tensile Test
Impact Test
Bend Test
Hardness Test
Pengujian yang menguji ketahanan lasan terhadap beban kejut adalah:
Tensile Test
Bend Test
Hardness Test
Impact Test
Pengujian yang menguji kekerasan lasan dan HAZ adalah:
Tensile Test
Bend Test
Impact Test
Hardness Test
Polaritas yang digunakan untuk penetrasi yang lebih dalam adalah:
AC
DCEP
DCEN
Semua benar
Apa yang harus dilakukan sebelum memulai pengelasan SMAW?
Memastikan semua peralatan keselamatan tersedia dan digunakan
Memeriksa kondisi mesin las
Membersihkan permukaan logam yang akan dilas
Semua benar
Mengapa penting untuk menjaga panjang busur tetap stabil selama pengelasan?
Untuk menghasilkan lasan yang konsisten
Untuk mengontrol panas yang masuk
Untuk mencegah cacat las
Semua benar
Apa yang dimaksud dengan "burn-through" dalam pengelasan?
Logam las tidak menembus sepenuhnya ke dalam sambungan
Logam dasar meleleh dan membentuk lubang
Terak terperangkap dalam lasan
Logam las tumpang tindih di atas permukaan logam dasar
Apa fungsi dari klem massa (ground clamp)?
Menjepit elektroda
Menghubungkan benda kerja ke mesin las
Mengatur arus pengelasan
Melindungi kabel las
Mengapa penting untuk melakukan latihan pengelasan pada berbagai posisi?
Untuk mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri
Agar terbiasa dengan berbagai kondisi pengelasan
Untuk meningkatkan kualitas lasan
Semua benar
Apa yang harus dilakukan jika terjadi undercut pada hasil pengelasan?
Mengabaikannya
Mengelas ulang area tersebut dengan teknik yang benar
Menutupinya dengan cat
Menggunakan filler metal tanpa mengelas ulang
Apa tujuan dari pengujian destructive pada lasan?
Untuk mengidentifikasi cacat permukaan
Untuk menguji sifat mekanik lasan
Untuk memeriksa dimensi lasan
Untuk mendeteksi cacat internal tanpa merusak lasan
