WorksheetsSOAL KRISTEN X
Total questions: 50
Worksheet time: 13hrs 30mins
Name
Class
Date
1.
1. Dewasa dapat dijelaskan sebagai periode dalam kehidupan manusia di mana mereka mencapai kedewasaan fisik dan intelektual secara penuh. Tahap dewasa adalah masa di mana kendali orang tua hilang dan setiap individu memiliki tugas sendiri.
Remaja Kristen yang bertumbuh dengan karakter yang baik, akan melaksanakan semua tugasnya dengan sikap yang benar yaitu :
a)
A. Bijaksana
b)
B. Kolaboratif
c)
C. Prinsip teguh
d)
D. Bertanggung jawab
e)
E. Kerelaan beradaptasi
2.
2. Kristo mendengarkan semua pendapat orang tetapi tetap mengambil keputusannya sendiri. Ia juga menilai segala sesuatu bukan berdasarkan rasa suka atau tidak suka, melainkan sesuai kenyataan. Kristo memiliki ciri remaja Kristen dewasa yang ....
a)
A. Tidak egois
b)
B. Berpikir objektif
c)
C. Bertanggung jawab
d)
D. Menerima kritik dari orang lain
e)
E. Mampu bekerjasama dengan orang lain
3.
3. Di dalam Lukas pasal 2:41-52 menceritakan tentang Yesus saat berumur 12 tahun. Yesus beserta orang tuanya pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah, Dia membuat orang-orang takjub dan heran akan kecerdasanNya. Yesus bertumbuh menjadi pribadi yang dewasa secara spiritual, dalam ayat 52 dikatakan : sebab IA adalah seorang yang ….
a)
A. Memiliki ketahanan tubuh yang kuat
b)
B. Menahan amarahNya sewaktu di Bait Suci
c)
C. Tidak menyalurkan emosi dengan baik
d)
D. Memiliki hikmat dan pengenalan akan Allah
e)
E. Mengajari Ahli Taurat
4.
4. Meskipun telah dewasa secara umur tetapi Benny tidak pernah dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, ia selalu minta bantuan ayahnya untuk menyelesaikannya. Akibatnya Benny bertumbuh menjadi laki-laki yang lemah, sebab ….
a)
A. Kurang mendapat informasi
b)
B. Selalu mengandalkan keluarganya
c)
C. Selalu bergantung kepada orang lain
d)
D. Tidak dapat menyesuaikan dengan teman
e)
E. Plin-plan dan gampang menyerah
5.
5. Roma 8:38-39 menyatakan bahwa 'tidak ada yang akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah'. Dalam konteks ini, jika seorang siswa Kristen mengalami musibah besar seperti bencana alam, apa yang harus menjadi keyakinan utamanya tentang pemeliharaan Allah?
a)
A. Allah telah meninggalkan siswa itu karena terjadi musibah.
b)
B. Siswa itu pasti telah berbuat dosa sehingga mendapat hukuman.
c)
C. Kasih Allah akan langsung menghilangkan bencana itu secara ajaib.
d)
D. Meskipun musibah terjadi, kasih Allah dan jaminan hubungan-Nya tetap ada dan tak terpisahkan, menjadi kekuatan untuk bertahan.
e)
E. Ayat ini hanya berlaku untuk hal-hal di surga, bukan masalah di bumi.
6.
6. Seseorang yang dewasa di dalam Kristus bukan sekadar memiliki pengertian mengenai hal yang baik dan buruk, namun juga berani mengambil keputusan untuk melakukan hal yang baik dan benar dalam kondisi apapun.
Di lingkungan sekolah, salah satu sikap yang perlu dihindari karena tidak merupakan perilaku dewasa yang diharapkan yakni …
a)
A. Berani membela yang benar
b)
B. Percaya diri di depan umum
c)
C. Bekerjasama di saat ulangan
d)
D. Mengisi waktu luang dengan belajar
e)
E. Tidak pilih-pilih teman
7.
7. Kata “dewasa”, adult berasal dr kata latin, adolescene-adolescere yang artinya tumbuh menjadi dewasa. Tumbuh adalah hidup dan bertambah besar atau sempurna.
Salah satu ciri kedewasaan adalah hidup terarah kepada orang lain, maksudnya....
a)
A. Mengikuti jejak orang lain
b)
B. Selalu melihat cara hidup orang lain
c)
C. Peduli, care, bertanggung jawab kepada orang lain
d)
D. Mengalah kepada orang lain demi kebaikan bersama
e)
E. Bersedia adu pendapat dengan orang lain
8.
8. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan, teks kitab Kejadian 1:26-28, terdapat unsur yang menegaskan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah dan Allah memberikan amanat kepada manusia untuk menguasai semua ciptaan.
Pribadi dewasa tidak akan mementingkan diri sendiri, tetapi memusatkan perhatian kepada kehendak Allah, sebab pribadi dewasa akan menjadi ....
a)
A. Keluarga Allah
b)
B. Teladan sesama
c)
C. Orang bertanggung jawab
d)
D. Rekan Sekerja Allah
e)
E. Pemikir yang berhikmat
9.
9. Dalam Kekristenan, kasih merupakan perintah utama dari Tuhan Yesus yang harus ditaati oleh setiap orang percaya. Kasih yang diajarkan oleh Tuhan Yesus adalah kasih yang harus diterapkan kepada sesama manusia dan kepada Allah. Salah satu alasan mengapa kita mengasihi :
a)
A. Menyelesaikan masalah jemaat
b)
B. Mengikuti ajaran para rasul Kristus
c)
C. Terlibat aktif dalam pelayanan kepada orang lain
d)
D. Meneladani kasih Allah
e)
E. Mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang kudus
10.
10. Manusia semestinya dapat bertumbuh dengan pola pikir yang proaktif sebab Tuhan telah melengkapinya dengan kemampuan untuk....
a)
A. Dapat meramal masa depan
b)
B. Punya imajinasi yang tinggi
c)
C. Menyempurnakan pekerjaan yang diberikan
d)
D. Mengembangkan diri dan merancang masa depannya
e)
E. Menentukan masa depan sendiri
11.
11. Raja Bacalah cuplikan puisi Kliping di bawah ini
Jika kau dapat berbicara kepada rakyat jelata dan mempertahankan kebajikan
Atau berjalan dengan raja tanpa kehilangan hubungan dengan rakyat biasa
Jika tiada musuh atau teman tercinta dapat melukaimu
Jika semua orang menghargaimu tapi tak berlebihan
Dari Cuplikan puisi di atas Kliping mau mengatakan bahwa orang yang dewasa adalah ....
a)
A. tidak sombong meski memiliki kedudukan
b)
B. mengerti akan kebutuhan orang lain
c)
C. suka berjalan jalan dengan raja
d)
D. berkomunikasi dengan baik
e)
E. menghormati orang lain
12.
12. Dalam perkembangan pergaulan yang buruk saat ini, diperlukan kemampuan untuk menentukan pilihan meskipun tidak harus membangun pergaulan yang tertutup. Remaja Kristen harus menjadi pribadi yang ....
a)
A. Tidak egois
b)
B. Realistis setiap saat
c)
C. Objektif dan realistis
d)
D. Teguh prinsip dan fleksibel
e)
E. Mampu beradaptasi dengan baik
13.
13. Sebagai makhluk sosial, Jeremy selalu berusaha memenuhi kewajibannya terhadap masyarakat disekitarnya dilingkungan dimana dia tinggal dan juga dilingkungan sekolah. Ini menunjukkan bahwa Jeremy adalah seorang remaja Kristen yang ….
a)
A. Mengikuti gaya temannya
b)
B. Sopan dan memiliki tata krama
c)
C. Tidak bergantung kepada orang lain
d)
D. Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan
e)
E. Menerima dan memenuhi tanggung jawabnya
14.
14. Manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia membutuhkan kehadiran orang lain sepanjang hidupnya. Kejadian 2:18 menyaksikan bahwa manusia pertama yang diciptakan Tuhan ternyata dianggap “tidak baik” bila hanya sendirian. “ Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan dia.”
Ciri-ciri orang yang sudah dewasa dari aspek sosial adalah....
a)
A. Setiap hari selalu berkomunikasi secara terbuka dengan orang lain
b)
B. Mengikuti geng "anak gaul" agar dapat diterima di lingkungannya
c)
C. Rasa solidaritas yang tinggi sehingga mampu mengikuti ajakan teman
d)
D. Tidak bergaul dengan siapapun agar tidak terpengaruh hal yang buruk
e)
E. Sanggup melawan tekanan teman sebaya dan tidak mudah terpengaruh
15.
15. Pola pikir positif akan melihat sisi baik dalam segala hal, beberapa karakteristik orang dengan pola pikir positif kecuali :
a)
A. Yakin terhadap pendapat dan sikapnya
b)
B. Tidak bersedia dikendalikan oleh orang lain
c)
C. Yakin pada kemampuannya
d)
D. Pesimis dan cenderung menghindari kompetisi sehat
e)
E. Merasa setara dengan orang lain
16.
16. Kitab 1 Samuel 3:19 menceritakan pengalaman Samuel kecil yang mendengar suara Allah ketika ia sedang tidur. Suara itu memanggil-manggil dia, namun Samuel tidak mengerti dari mana asal suara itu. Karena itu ia kemudian pergi menjumpai Imam Eli dan menanyakan apakah Imam Eli memanggil nya. Setelah 2 kali Samuel mengajukan pertanyaan yang sama maka mengertilah Imam Eli bahwa Allah yang memanggil Samuel. Imam Eli menasehati Samuel kecil agar menjawab panggilan tersebut. Di panggilan ketigalah Samuel mendengarkan suara Allah yang berbicara kepadanya. Kitab 1 Samuel menggambarkan bahwa :
a)
A. Samuel masih kecil umurnya
b)
B. Samuel tidak disukai oleh anak Imam Eli
c)
C. Samuel bertumbuh dalam ketaatan kepada Allah
d)
D. Imam Eli sebagai pemimpin rohani bagi Samuel
e)
E. Samuel menolak panggilan Allah
17.
17. Gaya hidup modern seringkali ditandai oleh tekanan untuk mencapai kesuksesan material, konsumerisme, dan ketergantungan pada teknologi digital. Hal ini dapat menimbulkan sikap individualisme, materialisme, dan hedonisme, yang bertentangan dengan nilai-nilai Kristiani.
Dalam menghadapi tantangan ini, iman Kristen memanggil kita untuk hidup secara bijaksana dan bertanggung jawab. 1 Yohanes 2:15-17 mengingatkan kita agar tidak mencintai dunia dan segala yang ada di dalamnya.
Gaya hidup modern sangat menekankan pada konsumerisme (keinginan untuk terus membeli barang baru). Berdasarkan 1 Yohanes 2:16 (keinginan mata dan keangkuhan hidup), bagaimana seharusnya iman Kristen memengaruhi kebiasaan belanja seorang remaja?
a)
A. Membeli barang merek terkenal agar terlihat berbeda dengan oranglain
b)
B. Membeli dan menggunakan barang seperlunya, serta mengutamakan kebutuhan
c)
C. Menabung uang sebanyak-banyaknya tanpa peduli pada orang lain.
d)
D. Berutang untuk membeli gawai terbaru agar tidak ketinggalan trend
e)
E. Menolak kemajuan teknologi karena berdampak negatif
18.
18. Galatia 5:22-23 dalam Alkitab membahas tentang sembilan buah Roh, yaitu:
Kasih, Sukacita, Damai sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, Kesetiaan, Kelemahlembutan, Penguasaan diri.
Buah-buah Roh ini merupakan karunia dari Roh Kudus yang bertujuan untuk menyelaraskan kehidupan orang percaya dengan Kristus. Buah-buah Roh ini memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan manusia, baik dengan Allah, sesama manusia, dan diri sendiri, melakukan hal ini memiliki alasan utama yakni :
a)
A. Karena kita mengasihi Allah
b)
B. Supaya tidak dihukum
c)
C. kita hidup dalam kelemahan
d)
D. Agar tidak dikeluarkan dari komunitas gereja
e)
E. Mengikuti ajaran gereja
19.
19. Remaja modern menghabiskan banyak waktu di media sosial, yang seringkali memicu perbandingan diri dan kecemburuan ('keangkuhan hidup' dalam 1 Yohanes 2:16). Bagaimana seorang Kristen harus menggunakan media sosial secara bertanggung jawab?
a)
A. Berhenti total menggunakan media sosial karena dianggap berbahaya.
b)
B. Hanya mengikuti akun selebriti terkenal untuk mendapat inspirasi
c)
C. Menggunakannya untuk membangun relasi, menyebarkan nilai positif, dan membatasi waktu sebaik-baiknya
d)
D. Mengkritik postingan teman yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Alkitab.
e)
E. Berpura-pura menjadi orang lain yang lebih sukses di dunia maya.
20.
20. Efesus 4:14-15,”Sehingga kita bukan lagi anak-anak yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan dst....”
Dalam mengembangkan dirinya kepada kedewasaan yang penuh ditengah tantangan pergaulan dan gaya hidup modern, maka yang merupakan tolok ukur atau standar kehidupan remaja Kristiani adalah….
a)
A. Alkitab atau Firman Tuhan
b)
B. Sikap toleransi dan aturan negara
c)
C. Solidaritas sesama
d)
D. Empati kepada sesama
e)
E. Hal-hal kebenaran dunia
21.
21. Yesus mengatakan demikian: “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. ( Matius 22 : 39 ).
Perilaku berikut yang bertentangan dengan firmanTuhan yakni tidak mengasihi diri sendiri adalah....
a)
A. Makan yang cukup dan bergizi
b)
B. Minum air putih yang bersih
c)
C. Mencoba makan sesuai selera
d)
D. Rajin mandi agar tubuh bersih
e)
E. Menjauhi rokok dan minuman keras
22.
22. Mendahulukan logika daripada perasaan , memikirkan masa depan yang lebih baik, menerima hal buruk dengan tenang dan stabil, adalah beberapa ciri pertumbuhan orang dewasa dalam aspek ....
a)
A. Intelektual
b)
B. Emosi
c)
C. Moral
d)
D. Spiritual
e)
E. Sosial
23.
23. Kedewasaan seseorang juga sangat dipengaruhi oleh nilai moral yang dimiliki. Standar moral seseorang yang percaya kepada Tuhan akan ditentukan oleh....
a)
A. Hubungan pribadinya dengan Tuhan
b)
B. Hubungan yang baik dengan sesama
c)
C. Cara hidup yang memberkati sesama
d)
D. Cara hidup yang menentang kejahatan
e)
E. Ketegasan menolak semua pergaulan buruk
24.
24. Dalam Efesus 4: 14-15 mengingatkan bahwa orang yang dewasa tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai pengaruh atau ajaran yang palsu yang semakin marak terjadi. Pertumbuhan ini adalah proses yang bertahap dimana setiap orang yang percaya harus melakukan bagiannya untuk menyatukan tubuh Kristus. Hal ini menunjukkan kedewasaan dalam aspek ....
a)
A. Intelektual
b)
B. Emosi
c)
C. Moral
d)
D. Spiritual
e)
E. Sosial
25.
25. Matius 6:33 :” Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Melalui ayat tersebut dapat menjadi tuntunan hidup. Seorang siswa merasa tidak nyaman karena teman-temannya sering menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak perlu. Tindakan manakah yang menunjukkan ia menerapkan iman Kristen (Matius 6:33) dalam hal keuangan?
a)
A. Mengasingkan diri dari teman-temannya yang boros.
b)
B. Diam-diam menghakimi mereka karena tidak hidup sederhana.
c)
C. Menyisihkan sebagian uang sakunya untuk ditabung atau dibagikan kepada yang membutuhkan
d)
D. Berdebat dengan teman tentang etika berbelanja.
e)
E. Berhenti berteman dengan mereka agar tidak tergoda.
26.
26. Maria mendapati ada seorang teman sekelas yang mengalami bullying karena latar belakang keluarganya yang sederhana. Sementara sebagian teman lain menganggap hal itu lucu dan membiarkannya, Maria merasa tidak nyaman. Ia berpikir, “Jika aku diam, aku sama saja dengan orang yang menyakiti.” Ia sadar bahwa membela temannya bisa membuat dirinya juga menjadi sasaran ejekan. Namun, nilai yang ia yakini tentang kasih dan penghargaan terhadap sesama lebih kuat daripada rasa takutnya. Ia akhirnya mengajak guru untuk membantu menangani situasi tersebut. Tindakan Maria menunjukkan bahwa nilai…
a)
A. menjadi prinsip batin yang menggerakkan seseorang melakukan tindakan kasih meskipun penuh risiko
b)
B. hanya berlaku jika semua orang setuju
c)
C. adalah aturan sosial yang ditetapkan sekolah
d)
D. diprioritaskan hanya jika menguntungkan diri sendiri
e)
E. tidak memengaruhi keputusan dalam situasi sulit
27.
27. Riko adalah seorang siswa yang aktif dalam pelayanan sekolah minggu di gerejanya. Ketika guru pembina meminta dirinya menjadi ketua panitia acara Natal, banyak temannya meragukan kemampuannya karena ia belum pernah memimpin acara sebesar itu. Meskipun demikian, Riko merasa bahwa melayani Tuhan adalah hal terpenting dalam hidupnya. Ia belajar mengatur waktu, bekerja sama dengan banyak pihak, dan tetap berusaha memberikan yang terbaik. Walaupun lelah dan penuh tantangan, ia merasakan sukacita ketika mengingat bahwa semua yang ia lakukan adalah untuk kemuliaan Tuhan.
Apa yang menjadi pendorong utama tindakan Riko menurut teori nilai Schwartz?
a)
A. Tuntutan aturan yang berlaku dalam organisasi sekolah minggu
b)
B. Keinginan untuk memperoleh penghargaan dari gereja
c)
C. Keyakinan yang ia anut bahwa melayani Tuhan adalah nilai penting dalam hidupnya
d)
D. Harapan agar dilihat sebagai pemimpin yang hebat di sekolah
e)
E. Dorongan dari teman-temannya yang memintanya memimpin
28.
28. Sekolah memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti kegiatan sosial di panti asuhan. Banyak siswa memutuskan ikut hanya untuk mendapatkan sertifikat yang dapat menunjang nilai akademik mereka. Namun, berbeda dengan siswa lainnya, David mengikuti kegiatan tersebut dengan hati yang tulus. Ia menghabiskan waktunya membantu adik-adik di panti, mendengarkan cerita mereka, dan memberikan dukungan. David percaya bahwa setiap manusia berharga di mata Allah, sehingga melayani adalah salah satu wujud cintanya kepada Tuhan. Apa fungsi nilai dalam perilaku David menurut teori Schwartz?
a)
A. Nilai sebagai keyakinan yang mengarahkan individu pada tindakan yang dianggap benar
b)
B. Nilai sebagai dorongan untuk menuruti keinginan orang lain
c)
C. Nilai hanya terlihat dalam aturan sekolah
d)
D. Nilai menentukan cara seseorang menilai prestasi akademik
e)
E. Nilai tidak berhubungan dengan pertimbangan moral
29.
29. Saat ujian tengah semester, guru sedang sibuk mengoreksi tugas di mejanya. Banyak teman John membuka ponsel untuk mencari jawaban. John tahu bahwa jika ia mengikuti mereka, ia dapat memperoleh nilai tinggi tanpa kesulitan. Namun, ia teringat ajaran orang tuanya dan imannya bahwa Tuhan menghendaki kejujuran dalam segala hal. Ia memilih mengandalkan kemampuan sendiri meski risikonya nilai bisa lebih rendah. Baginya, melakukan yang benar lebih penting daripada hasil yang sempurna. Apa yang menjadi dasar tindakan John menurut teori nilai....
a)
A. Keyakinan moral pribadi yang menjadi pedoman dalam bersikap
b)
B. Ketakutan jika tertangkap oleh guru
c)
C. Keinginan untuk menunjukkan diri lebih baik dari teman
d)
D. Tekanan dari teman untuk tetap jujur
e)
E. Ajakan lingkungan untuk berperilaku tidak jujur
30.
30. Dalam pelajaran Pendidikan Agama Kristen, guru menugaskan siswa berdiskusi mengenai peran manusia dalam menjaga alam ciptaan Tuhan. Anton berpendapat bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk melestarikan lingkungan karena bumi adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga. Ia mengusulkan untuk mengadakan aksi menanam pohon dan mengurangi penggunaan plastik di sekolah. Teman-temannya terinspirasi oleh pandangannya dan setuju untuk ikut serta dalam program yang ia rancang.
Pandangan Anton menunjukkan bahwa nilai…
a)
A. mendorong seseorang bertindak demi kebaikan bersama sesuai keyakinannya
b)
B. tidak berpengaruh pada pilihan manusia
c)
C. hanya berlaku pada kegiatan keagamaan
d)
D. dipilih berdasarkan apa yang paling populer
e)
E. tidak memerlukan tindakan nyata dalam keseharian
31.
31. Seorang siswa ingin mengembangkan kebiasaan membaca Alkitab dan belajar mandiri, tetapi teman-temannya lebih suka menghabiskan waktu dengan kegiatan yang tidak produktif. Ia merasa terdorong untuk ikut agar tidak dianggap aneh.
Tindakan manakah yang paling menunjukkan self-direction yang sehat?
a)
A. Mengatur jadwal belajar sendiri, meski masih mengikuti sebagian ajakan teman.
b)
B. Menolak seluruh ajakan teman dan menghindari mereka sepenuhnya.
c)
C. Mengikuti kegiatan teman terlebih dahulu agar suasana tetap akrab.
d)
D. Menjelaskan prioritasnya sambil tetap menjaga relasi secara seimbang.
e)
E. Menunda rencana belajar mandiri sampai situasi lebih kondusif.
32.
32. Saat mendapat uang saku tambahan, kamu tergoda membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Teman-temanmu menyemangati kamu dengan berkata, “Mumpung ada uangnya!”. Apa tindakan yang paling mencerminkan sikap anti-hedonis dan pengendalian diri?
a)
A. Membeli sebagian barang saja agar tidak terlalu boros.
b)
B. Menunda pembelian dan menilai kembali apakah barang itu penting.
c)
C. Menghabiskan uang sekarang lalu menabung di bulan berikutnya.
d)
D. Membeli barang termurah agar tidak merasa bersalah.
e)
E. Mengikuti saran teman karena itu kesempatan langka.
33.
33. Di media sosial, banyak influencer memamerkan gaya hidup mewah. Temanmu bilang kamu harus ikut tren itu agar terlihat modern. Bagaimana respon paling bijaksana untuk tidak terjebak pola hedonisme digital?
a)
A. Mengikuti tren seperlunya tetapi tetap menampilkan diri secara sederhana.
b)
B. Menghapus semua media sosial tanpa mempertimbangkan dampaknya.
c)
C. Menimbang motivasi pribadi sebelum terlibat dalam tren tersebut.
d)
D. Mengikuti tren hanya jika teman dekat juga melakukannya.
e)
E. Mengunggah konten yang lebih mewah agar tidak kalah.
34.
34. Beberapa teman di kelas sering mengejek siswa lain yang berbeda pendapat. Kamu ditekan untuk ikut mengejek agar “gaul”. Kamu tahu mengejek itu salah menurut ajaran Kristus. Langkah manakah yang paling tepat menunjukkan penolakan terhadap conformity negatif sekaligus menjaga hubungan dengan teman?
a)
A. Menolak ikut mengejek dan menjauhi kelompok tanpa penjelasan.
b)
B. Menolak ikut mengejek dan secara tegas menegur kebiasaan itu di depan semua orang.
c)
C. Tidak ikut mengejek tetapi pura-pura menerima agar tidak menciptakan konflik.
d)
D. Menolak ikut mengejek, menjelaskan dengan tenang alasan rohani, dan menawarkan alternatif sikap.
e)
E. Diam saja saat ejekan berlangsung tetapi memberi tahu guru setelah kejadian.
35.
35. Di kelas, ada siswa baru dari latar budaya berbeda. Beberapa temanmu memandangnya kurang ramah karena perbedaan cara berbicara. Sikap manakah yang paling sesuai dengan nilai universalism?
a)
A. Menunggu ia beradaptasi sendiri agar tidak salah paham.
b)
B. Menyambutnya sambil menjelaskan norma kelas dengan ramah.
c)
C. Mengamati terlebih dahulu apakah ia cocok dengan kelompokmu.
d)
D. Mengikutinya dari jauh untuk memastikan ia tidak salah langkah.
e)
E. Berinteraksi seperlunya agar tidak terlihat mencampuri.
36.
36. Sekolahmu sedang mengadakan kegiatan peduli lingkungan. Banyak siswa ikut hanya untuk mendapatkan poin tambahan. Tindakan mana yang benar-benar sesuai nilai universalism?
a)
A. Ikut kegiatan karena sebagian besar teman ikut juga.
b)
B. Berpartisipasi sambil membantu menata prosedur kegiatan agar efektif.
c)
C. Mengikuti kegiatan sebentar lalu berfoto untuk laporan.
d)
D. Mendukung kegiatan tetapi tidak terlibat langsung.
e)
E. Mengikuti kegiatan hanya pada bagian yang mudah.
37.
37. Guru memberi aturan baru tentang ketepatan waktu tugas. Temanmu mengeluh bahwa aturan itu merepotkan. Apa tindakan terbaik sesuai nilai conformity....
a)
A. Mengumpulkan tepat waktu dan mengingatkan teman tanpa memaksa.
b)
B. Mengikuti aturan hanya jika guru mengawasi.
c)
C. Mengikuti sebagian aturan agar tidak terlalu terbebani.
d)
D. Mengabaikan aturan karena tidak semua siswa setuju.
e)
E. Memprotes aturan agar disederhanakan.
38.
38. Keluargamu memiliki kebiasaan doa malam bersama. Namun saat ini beberapa anggota merasa terlalu sibuk. Langkah mana yang menghargai tradition secara sehat....
a)
A. Memaksa semua anggota hadir meskipun kondisi tidak memungkinkan.
b)
B. Mengusulkan waktu doa yang lebih fleksibel agar tetap berjalan.
c)
C. Mengikuti doa jika sedang sempat saja.
d)
D. Mengurangi frekuensi doa agar tidak memberatkan.
e)
E. Menghentikan kebiasaan agar tidak menimbulkan tekanan.
39.
39. Sekolahmu memiliki upacara nasional setiap Senin. Beberapa siswa menganggapnya membosankan. Sikap yang paling mencerminkan penghargaan terhadap tradition....
a)
A. Mengikuti upacara sambil melakukan aktivitas lain.
b)
B. Hadir penuh hormat karena memahami nilai sejarahnya.
c)
C. Mengusulkan penghapusan upacara demi efisiensi waktu.
d)
D. Hadir tetapi tidak memperhatikan jalannya upacara.
e)
E. Mengikuti hanya saat guru memperhatikan.
40.
40. Teman sekelompokmu sedang sakit tetapi tugas harus dikumpulkan besok. Sikap mana yang menggambarkan benevolence ?
a)
A. Menyuruhnya tetap mengerjakan agar hasil kelompok seimbang.
b)
B. Membagi tugasnya secara adil sambil mendoakannya lekas sembuh.
c)
C. Menyelesaikan seluruh tugas tanpa memberi tahu anggota lain.
d)
D. Mengganti anggota itu agar tidak menghambat.
e)
E. Mengabaikan kondisinya karena jadwal sudah mepet.
41.
41. Ada teman yang tampak murung akhir-akhir ini. Siswa lain menilainya hanya sedang tidak ingin diganggu. Langkah mana yang paling mencerminkan benevolence ?
a)
A. Mengawasinya dari jauh tanpa berinteraksi langsung.
b)
B. Menyapanya dengan tulus dan menanyakan kondisinya secara pribadi.
c)
C. Membicarakan suasana hatinya pada teman lain untuk mencari tahu.
d)
D. Menunggu ia datang meminta bantuan sendiri.
e)
E. Memberinya nasihat panjang tanpa menanyakan apa yang terjadi.
42.
42. Di kelas, kamu melihat beberapa teman mulai menunjukkan perilaku yang saling meremehkan dan saling menjatuhkan. Ketika kamu mengingatkan mereka untuk saling menghargai, mereka berkata bahwa hal itu hanya “bercanda biasa” dan kamu terlalu serius. Berdasarkan pemahamanmu tentang 2 Timotius 3:1-9, mana respon yang paling mencerminkan penerapan nilai Kristiani yang diajarkan Paulus?
a)
A. Membiarkan mereka karena Paulus memang menubuatkan bahwa zaman akan menjadi sulit.
b)
B. Menjelaskan dengan tenang bahwa nilai Kristiani menuntut kita menjaga sikap, meski orang lain menganggap sepele.
c)
C. Menyesuaikan diri agar tetap diterima, selama tidak berlebihan.
d)
D. Menegur mereka dengan keras agar mereka sadar bahwa perilaku itu termasuk tanda akhir zaman.
e)
E. Menghindari seluruh kelompok tersebut tanpa memberi alasan agar tidak ikut terpengaruh.
43.
43. Dalam kelompok belajar, beberapa anggota terbiasa menyalin jawaban dari internet agar tugas cepat selesai. Mereka mengajakmu bergabung dan mengatakan bahwa “hasilnya tetap sama, yang penting terkumpul”. Kamu teringat peringatan Paulus mengenai orang yang “selalu belajar tetapi tidak pernah mengenal kebenaran”. Tindakan mana yang paling menunjukkan pemahaman terhadap pesan Paulus dalam 2 Timotius 3:1-9?
a)
A. Mengingatkan bahwa belajar sejati menuntut kejujuran, bukan hanya hasil akhir
b)
B. Melaporkan mereka ke guru tanpa memberi penjelasan sebelumnya.
c)
C. Menyalin sebagian saja agar tetap dianggap bekerja sama.
d)
D. Menolak dengan halus tetapi tetap membiarkan mereka menyalin.
e)
E. Membuat tugas sendiri tanpa komentar agar tidak menimbulkan ketegangan.
44.
44. Dalam renungan pagi, guru membacakan ayat 1 Petrus 5:6: “Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.” Seorang siswa menyadari bahwa ia sering ingin cepat terlihat hebat, namun ayat tersebut mengingatkannya bahwa Tuhan meninggikan seseorang pada waktu-Nya dan kerendahan hati lebih penting daripada pengakuan manusia. Berdasarkan ayat dan situasi tersebut, nilai kristiani apa yang terutama ditekankan?
a)
A. Kerendahan hati untuk mempercayai waktu Tuhan.
b)
B. Kerja keras agar cepat mendapat pengakuan.
c)
C. Percaya diri yang kuat untuk tampil menonjol.
d)
D. Kerendahan hati sebagai cara menyembunyikan kemampuan diri.
e)
E. Sikap pasrah tanpa perlu berusaha.
45.
45. Saat membahas konflik di sekolah, guru membacakan 1 Petrus 5:6 dan menekankan bahwa kerendahan hati diperlukan dalam hubungan antar teman; ia memberi contoh dua sahabat yang berselisih namun salah satu menolak mengalah karena merasa benar. Guru meminta siswa menentukan tindakan yang paling mencerminkan pesan ayat tersebut untuk menjaga hubungan tetap baik di hadapan Tuhan.
a)
A. Mengambil langkah pertama untuk berdamai dengan rendah hati.
b)
B. Bersikeras mempertahankan ego agar tidak dianggap lemah.
c)
C. Menunggu teman meminta maaf dulu demi menjaga harga diri.
d)
D. Menghindari bicara sama sekali agar tidak memicu konflik.
e)
E. Membiarkan masalah berlalu tanpa penyelesaian.
46.
46. Dalam ibadah remaja, pembina membacakan 1 Yohanes 4:8 – “Allah adalah kasih.” Ia menantang siswa untuk menunjukkan kasih yang tidak bergantung pada perasaan, terutama kepada teman yang pernah mengecewakan mereka. Seorang siswa merasa sulit mengampuni temannya yang pernah berbohong, tetapi ia ingin menaati kasih Agape yang bersifat tanpa syarat. Tindakan mana yang paling mencerminkan kasih Agape?
a)
A. Mengampuni sambil tetap menjaga jarak karena merasa lebih benar.
b)
B. Memberi kesempatan kedua tanpa membalas kesalahan temannya.
c)
C. Mengabaikan masalah agar tidak terlihat bermusuhan.
d)
D. Menunggu temannya berubah dulu sebelum mengampuni.
e)
E. Mengampuni tetapi terus mengungkit kesalahan tersebut.
47.
47. Saat acara kelas, guru mengutip Yohanes 15:13 – “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” Ia menjelaskan bahwa Philia menuntut kesetiaan dan pengorbanan. Seorang siswa dihadapkan pada pilihan: membantu sahabatnya menyelesaikan proyek kelompok atau mengutamakan hiburan pribadinya. Tindakan mana yang paling mencerminkan kasih Philia?
a)
A. Menunda bantuan sampai hiburannya selesai.
b)
B. Membantu sebentar lalu pergi agar tetap bisa bersenang-senang.
c)
C. Memprioritaskan sahabat walau harus mengorbankan waktu hiburannya.
d)
D. Menyuruh sahabat mencari bantuan lain.
e)
E. Menyarankan sahabat menunda proyek tersebut.
48.
48. Dalam kelas pembinaan remaja, pembina membacakan Kidung Agung 8:6 – “Cintamu kuat seperti maut.” Ia menjelaskan bahwa Eros adalah kasih romantis yang harus dijalani dengan kemurnian dan komitmen. Seorang siswa ingin membangun hubungan sehat dengan pasangannya tanpa tergesa-gesa mengambil keputusan dewasa. Pilihan mana yang paling sesuai dengan nilai Eros yang Alkitabiah?
a)
A. Menghabiskan waktu berduaan tanpa batas agar hubungan semakin dekat.
b)
B. Menjaga batasan sehat dan membangun hubungan dengan komitmen dan hormat.
c)
C. Mengikuti keinginan pasangan agar tidak kehilangan perhatian.
d)
D. Mengutamakan perasaan sesaat daripada nilai rohani.
e)
E. Membiarkan hubungan berjalan tanpa arah.
49.
49. Dalam sebuah kelas bimbingan, guru menampilkan contoh keluarga yang rajin berdoa bersama, tetapi anak-anak tetap sering bertengkar dan sulit menghargai satu sama lain. Guru kemudian menjelaskan bahwa anak biasanya belajar nilai Kristiani bukan hanya dari kegiatan rohani, tetapi dari apa yang mereka lihat setiap hari di rumah. Dari situasi tersebut, faktor apa yang paling berpengaruh terhadap penerapan nilai Kristiani dalam keluarga?
a)
A. Banyaknya kegiatan rohani yang diikuti anak.
b)
B. Aturan keluarga yang ketat dan disiplin.
c)
C. Keteladanan orangtua dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
d)
D. Keberhasilan orangtua memenuhi kebutuhan materi.
e)
E. Kerajinan anak dalam mengikuti ibadah setiap minggu.
50.
50. Dalam kelas pembinaan remaja, guru membacakan 1 Korintus 13:4–7: “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu… ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.” Guru menjelaskan bahwa berpacaran seharusnya menjadi proses belajar menunjukkan karakter kasih yang sehat, bukan hanya mengikuti perasaan. Seorang siswa bertanya bagaimana ia dapat mengetahui apakah hubungan pacarannya mencerminkan tujuan tersebut. Sikap mana yang paling sesuai dengan prinsip kasih menurut ayat itu?
a)
A. Mencari pasangan yang selalu memenuhi keinginannya.
b)
B. Membangun hubungan yang mendorong kesabaran, kebaikan, dan saling menghormati.
c)
C. Menuntut pasangan untuk berubah sesuai standar pribadi.
d)
D. Mengabaikan masalah demi menjaga suasana tetap menyenangkan.
e)
E. Mengakhiri hubungan setiap kali muncul perbedaan pendapat kecil.
100 %
