wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASAS KIMIA KELAS XII

Total questions: 27

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.
Nama Lengkap
4 lines
2.
Nomor Ujian
4 lines
3.
Berikut ini beberapa penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari: (1) penyerapan air oleh akar tanaman; (2) penambahan garam dalam proses pembuatan es putar; (3) penambahan garam untuk mencairkan salju; (4) penggunaan garam untuk membunuh lintah; dan (5) menambah etilen glikol pada radiator mobil. Penerapan tekanan osmotik terdapat pada peristiwa nomor….
a)
A. (1) dan (3)
b)
B. (1) dan (4)
c)
C. (2) dan (3)
d)
D. (2) dan (5)
e)
E. (4) dan (5)
4.
Seorang siswa membuat larutan gula dan larutan NaCl dengan molalitas yang sama. Ketika diuji, larutan NaCl memiliki penurunan titik beku yang lebih besar. Faktor penyebab perbedaan tersebut adalah…
a)
a. NaCl memiliki massa molar lebih kecil
b)
b. NaCl terion sehingga jumlah partikelnya lebih banyak
c)
c. Gula lebih mudah menguap
d)
d. Gula bersifat nonpolar
e)
e. NaCl lebih pekat
5.
Seorang peneliti menyiapkan dua larutan: A (glukosa) dan B (CaCl₂), masing-masing 1 m. Ketika diukur, titik didih larutan B lebih tinggi. Hal ini terjadi karena…
a)
a. CaCl₂ bersifat volatil
b)
b. CaCl₂ menghasilkan lebih sedikit partikel
c)
c. CaCl₂ terion menjadi lebih banyak partikel
d)
d. Glukosa memiliki ikatan hidrogen
e)
e. Glukosa memiliki tekanan osmotik lebih tinggi
6.
Pada proses pembuatan es krim tradisional, garam ditambahkan ke dalam es batu agar es krim cepat beku. Proses tersebut memanfaatkan konsep…
a)
a. Kenaikan titik didih
b)
b. Penurunan titik beku
c)
c. Tekanan osmotik
d)
d. Penurunan tekanan uap
e)
e. Osmosis
7.
Larutan obat tetes mata dibuat isotonik dengan cairan tubuh. Artinya obat tersebut…
a)
a.Mempunyai tekanan osmotik yang sama dengan cairan tubuh
b)
b. Memiliki titik didih tinggi
c)
c. Tidak mengandung ion
d)
d. Lebih encer dari darah
e)
e. Menurunkan tekanan darah
8.
Dua siswa membandingkan larutan 1 m glukosa dan 1 m MgCl₂. Siswa A menganggap sifat koligatif keduanya sama, sementara siswa B mengatakan tidak. Siswa yang benar adalah…
a)
a. Siswa A, karena konsentrasi keduanya sama
b)
b. Siswa B, karena MgCl₂ menghasilkan 3 partikel
c)
c. Siswa A, karena glukosa adalah elektrolit
d)
d. Siswa B, karena glukosa volatil
e)
e. Keduanya salah
9.
Tekanan uap jenuh air pada temperatur 25ᵒC adalah 30 mmHg. Tentukan penurunan tekanan uap jenuh air, jika ke dalam 90 gram air dilarutkan 18 gram glukosa (C6H12O6) dengan Mr = 180!
a)
a. 0,2 mmHg
b)
b. 0,3 mmHg
c)
c. 0,4 mmHg
d)
d. 0,5 mmHg
e)
e. 0,6 mmHg
10.
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut. 1. Proses penyerapan air dalam tanah oleh akar tanaman 2. Membasmi lintah dengan menabur garam dapur 3. Pemakaian garam dapur untuk pencairan salju 4. Penambahan etilena glikol pada radiator mobil Penerapan sifat koligatif yang berkaitan dengan penurunan titik beku larutan adalah ... .
a)
a. 1 dan 2
b)
b. 1 dan 3
c)
c. 2 dan 3
d)
d. 2 dan 4
e)
e. 3 dan 4
11.
Sebanyak 18 gr glukosa (Mr = 180) dilarut adalam 500 gram air. Jika Kf air = 1,8, maka titik beku larutan tersebut …..
a)
a. -0,18°C
b)
b. -0,36°C
c)
c. +0,36°C
d)
d. -0,72°C
e)
e. +0,18°C
12.
Sebanyak 450 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 2 kg air (Kb = 0,52) akan mendidih pada suhu ... °C.
a)
a. 0,65
b)
b. 100,65
c)
c. 100
d)
d. 100,75
e)
e. 100,325
13.
Tekanan osmotik larutan glukosa 0,01 M pada suhu 27 oC dimana R = 0,082 adalah ....
a)
a. 0,022 atm
b)
b. 0,738 atm
c)
c. 0,066 atm
d)
d. 1,246 atm
e)
e. 0,246 atm
14.
.
a)
a. Jenis zat terlarut
b)
b. Jumlah partikel zat terlarut
c)
c. Jenis larutan
d)
d. Jenis pelarut
e)
e. Perbedaan titik beku pelarut
15.
Ketika memasak sayuran, penambahan garam selalu dilakukan setelah air mendidih. Sumber menjelaskan bahwa penambahan garam ketika larutan belum mendidih akan menaikkan titik didih larutan, sehingga proses memasak akan membutuhkan waktu lebih lama. Berdasarkan prinsip kenaikan titik didih larutan, mengapa penambahan garam sebelum air mendidih akan memperlambat proses memasak, padahal tujuannya adalah agar larutan mencapai suhu mendidih?
a)
a. Garam adalah zat non-volatil yang menyebabkan penurunan tekanan uap air, sehingga titik didih menjadi (titik didih air murni) atau lebih rendah.
b)
b. Garam yang ditambahkan sebelum mendidih akan terdisosiasi penuh menjadi ion, menyebabkan molalitas larutan rendah, dan titik didih menjadi sangat tinggi.
c)
c. Garam yang ditambahkan sebelum mendidih menyebabkan kenaikan titik didih (), yang berarti air harus dipanaskan hingga suhu di atas (Titik didih air murni) untuk mulai mendidih, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik didih tersebut lebih lama.
d)
d. Kenaikan titik didih hanya berlaku untuk zat terlarut elektrolit, sementara garam merupakan zat non-elektrolit, sehingga tidak relevan dengan kenaikan suhu.
e)
e. Titik didih larutan selalu lebih rendah daripada pelarut murni, sehingga panas yang diserap tidak efisien untuk memasak.
16.
Cairan infus yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien harus memiliki tekanan osmotik yang sama (isotonik) dengan cairan sel-sel darah. Jika tekanan larutan infus lebih tinggi (hipertonik) atau lebih rendah (hipotonik), sel-sel darah akan mengalami kerusakan. Jika suatu larutan yang hipotonik (tekanan osmotik rendah) dimasukkan ke dalam pembuluh darah yang berisi sel darah merah, prediksi yang akan terjadi pada sel darah merah adalah....
a)
a. Sel darah merah akan mengerut (krenasi) karena molekul pelarut dari sel cenderung bergerak keluar menuju larutan infus.
b)
b. Sel darah merah akan membengkak dan berpotensi pecah karena terjadi perpindahan pelarut (air) dari larutan infus yang encer ke dalam sel yang lebih pekat.
c)
c. Sel darah merah akan tetap stabil karena prinsip osmosis hanya berlaku pada sel tumbuhan.
d)
d. Peristiwa ini tidak dapat dianalisis karena tekanan osmosis hanya berlaku pada larutan non-elektrolit.
e)
e. Sel darah merah akan mengerut karena larutan infus hipotonik memiliki konsentrasi zat terlarut yang lebih tinggi daripada sel.
17.
Kolam apung (seperti yang terdapat di Atlantis Water Adventure) memiliki kadar garam yang sangat tinggi, 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan kadar garam rata-rata di lautan. Konsentrasi zat terlarut yang sangat tinggi ini membuat seseorang dapat mengapung atau tidak tenggelam. Manakah penjelasan yang paling tepat mengenai hubungan antara konsentrasi garam yang sangat tinggi dengan fenomena sifat koligatif larutan?
a)
a. Larutan garam yang pekat memiliki titik didih yang sangat tinggi, sehingga gaya apung menjadi maksimal.
b)
b. Konsentrasi zat terlarut yang tinggi menyebabkan tekanan osmotik larutan menjadi lebih rendah (hipotonik), sehingga tubuh manusia menolak air.
c)
c. Konsentrasi zat terlarut yang sangat tinggi menyebabkan pelarut sukar menguap karena terjadi penurunan tekanan uap, yang selanjutnya meningkatkan densitas larutan dan gaya apung.
d)
d. Sifat koligatif yang berlaku adalah kenaikan titik didih, yang membuat air di kolam tersebut memiliki suhu lebih tinggi daripada air biasa.
e)
e. Zat terlarut yang sangat banyak (tinggi fraksi mol terlarutnya, Xt) akan menyebabkan kenaikan tekanan uap (ΔP) sebanding dengan fraksi mol pelarut.
18.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
19.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
20.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
21.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
22.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
23.
.
a)
a. -0,38 v
b)
b. -0,03 v
c)
c. +0,12 v
d)
d. +0,25 v
e)
e. +0,38 v
24.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
25.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
26.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e
27.
.
a)
a
b)
b
c)
c
d)
d
e)
e